daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine
Old October 8th, 2010, 06:56 PM   #461
Sony Sjklw
Registered User
 
Sony Sjklw's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,777

Quote:
Originally Posted by bkz010019 View Post
Butuh Ratusan Kontainer Angkut Aset Eks PKG



GOWA, BKM--Pemerintah Kabupaten Gowa mendata ulang aset besi tua yang ada di eks Pabrik Kertas Gowa (PKG), di BorongloE Kecamatan Bontomarannu, Rabu (6/10).

Kesimpulannya, butuh ratusan kontainer untuk mengangkut dan menyimpang besi tua seberat 15.000 ton tersebut. Jenis barang terbagi 46 item.

Aset lain yang juga ada di lokasi itu adalah milik dua yayasan yakni Yayasan Bina Bangsa serta Yayasan Al Markas.

Di lokasi itu ada sekitar 200 batang pipa air baku sepanjang 1,5 kilometer (terbentang dari pabrik ke sungai) berdiameter 30 cm yang juga aset milik Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD) BorongloE.

Aset Bina Bangsa, sebagian besar sudah dimasukkan ke 52 kontainer. Sedangkan aset milik Al Markas dalam persiapan dan aset LKMD masih belum dibongkar.

Aset milik Pemkab Gowa sebagian besar masih melekat di gedung dan belum dibongkar.

''Yang jenis fiber masih di lokasi proyek, belum diangkut ke penampungan,'' tutur Asisten III Setkab Gowa, H Abbas Alauddin didampingi Hasrum Salim, Koordinator Pengamanan Satpol PP Gowa kepada BKM, Kamis (7/10) siang.

Penjagaan aset, kata asisten melibatkan Koramil, Polsek Bontomarannu, anggota satpol PP serta masyarakat.

Menurut Abbas, pemkab akan melakukan pembicaraan dengan dua yayasan serta LKMD BorongloE yang juga punya aset di lokasi itu.

''Tak satu pun aset boleh keluar baik itu aset yayasan, LKMD terlebih aset Pemkab jika tidak ada izin bupati,'' kata Hasrum.

Sumber: http://www.beritakotamakassar.com/in...d&newsid=46046

Waduh kok baru sekarang didata yak?? Bisa molor lagi nih pembangunan kampus fakultas teknik UNHAS.
besi tua, dibuang sayang , padahal kalo pemkab Gowa mau berpikir panjang jikalao Fak. Teknik ini selesai bukan tidak mungkin beberapa tahun kemudian akan menjadi cikal bakal ITG (institut teknologi gowa) yg nantinya akan mengangkat nama Gowa juga
Sony Sjklw no está en línea  

Sponsored Links
 
Old October 9th, 2010, 03:54 AM   #462
bkz010019
Registered User
 
Join Date: Sep 2008
Posts: 1,761
Likes (Received): 14

Quote:
Originally Posted by Sony Sjklw View Post
besi tua, dibuang sayang , padahal kalo pemkab Gowa mau berpikir panjang jikalao Fak. Teknik ini selesai bukan tidak mungkin beberapa tahun kemudian akan menjadi cikal bakal ITG (institut teknologi gowa) yg nantinya akan mengangkat nama Gowa juga
Akhirnya pihak UNHAS yg akan membongkar ... Ayo buruan.....
==============================================================
Unhas Siap Bongkar Aset Pemkab Gowa di PKG
Sabtu, 9 Oktober 2010 | 06:43 WITA

Sungguminasa, Tribun -

Pihak Universitas Hasanuddin (Unhas) akhirnya menyanggupi akan melakukan pembongkaran terhadap aset besi tua milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa yang berada di eks Pabrik Kertas Gowa, Kelurahan Borongloe, Kecamatan Bontomarannu, Gowa.

Lahan eks PKG sekarang menjadi lokasi pembangunan gedung perkuliahan Fakultas teknis Unhas Gowa. Kesiapan pihak Unhas tersebut diungkapkan dalam pertemuan tertutup antara pemkab, Unhas, LKMD, serta dua yayasan pemilik aset lainnya di PKG, yakni Bina Bangsa dan Al Markas, Jumat (8/10).

"Aset-aset Pemkab ini hanya bisa dibongkar jika Unhas yang mau membongkarnya dan itu sudah ada kesepakatan sebelumnya bahwa Unhas yang bersedia membongkarnya melalui bantuan TNI Zipur," kata Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gowa Arifuddin Saeni, kemarin.

Selain itu, Sekkab Gowa Yusuf Sommeng yang juga selaku ketua tim aset Pemkab Gowa, menegaskan pihaknya tidak akan mengangkut atau nengeluarkan aset-aset tersebut dari lokasi penyimpanan di PKG sebelum terjual dengan nilai hasil taksasi Sucofindo sebesar Rp 18 miliar dan masuk dalam APBD 2010 sebagai pendapatan lain-lain.

"Karena pemkab tidak mengalokasikan anggaran untuk pembongkaran dalam APBD, makanya pemkab tidak akan membongkarnya," ungkapnya.

Menanggapi itu, pihak Unhas yang diwakili Pembantu Rektor IV Unhas Dr Dwiya Aries Tina Kalla didampingi unsur dekan Fakultas Teknik Unhas menyatakan siap melakukan pembongkaran.

Menurutnya, pembongkaran itu akan dilakukan pihaknya dengan melibatkan TNI dari satuan Zipur dengan jangka waktu selama dua bulan. Hasil bongkaran akan dipindahkan pada suatu tempat yg setelah disepakati sebelumnya tapi masih dalam kawasan eks PKG itu juga.

"Semua biaya pembongkaran aset PKG milik Pemkab Gowa ditanggung sepenuhnya oleh pihak Unhas. Rencananya, pembongkaran mulai dilakukan Selasa pekan depan," tambah Arifuddin.(ute)

Sumber: http://www.tribun-timur.com/read/art...ab_Gowa_di_PKG
bkz010019 no está en línea  
Old October 12th, 2010, 10:38 AM   #463
bkz010019
Registered User
 
Join Date: Sep 2008
Posts: 1,761
Likes (Received): 14

Bantaeng Bangun Dua Blok Rusunawa
Selasa, 12 Oktober 2010 | 08:02 WITA

Bantaeng, Tribun -

Proyek pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) untuk masyarakat Kabupaten Bantaeng, mulai Senin (11/10).

Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah meresmikan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan perumahan untuk mengantisipasi perkembangan pembangunan kota Bantaeng itu.

Hadir pada acara peletakan batui pertama pembangunan rusunawa itu Ketua DPRD, Muspida, kepala SKPD, camat, dan undangan.

Proyek perumahan dua blok di Desa Bonto Jai, Kecamatan Bissappu itu menggunakan lahan seluas 7.338 meter persegi. Rusunawa berlantai lima ini menyediakan 180 kamar.

Anggaran proyek pembangunan rusunawa ini merupakan bantuan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) diluar pembebasan lahan karena dipersipakan Pemkab Bantaeng.

Ketua Panitia Pembangunan Rusunawa, M Iskandar Adam, menjelaskan pembangunan rusunawa ini dilakukan PT Putra Jaya dengan konsultan dari Jakarta PT Blanctickindo Aneka. Proyek ini dijadwalkan rampung Maret 2011.

Bupati Bantaeng M Nurdin Abdullah mengatakan, pembangunan rusunawa ini untuk mengantisipasi bangunan kumuh di Bantaeng.

Menurut bupati, Kementerian PU melalui Dirjen Cipta Karya akan memberi anggaran untuk membangun 12 tower hingga 2013.

"Ini merupakan bukti kepedulian pemerintah pusat terhadap masyarakat Bantaeng dalam pemberian hunian yang layak," katanya.

Nurdin Abdullah meminta kepada masyarakat di sekitar proyek rusunawa untuk memberi dukungan hingga proyek ini selesai tepat waktu.(ba)

Sumber: http://www.tribun-timur.com/read/art...-Blok-Rusunawa
===========================================================================

Perusahaan Korea Tertarik Investasi Pertanian di Maros
Senin, 11 Oktober 2010 | 07:06 WITA

Maros, Tribun -

Salah satu perusahaan asal Korea Selatan, Green People Inc, berniat menjajaki investasi di bidang pertanian yang ada di Kabupaten Maros. Hal ini terungkap dalam pertemuan yang dihadiri Bupati Maros Hatta Rahman, akhir pekan lalu.

Rombongan diterima di ruang rapat Bupati Maros yang dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Maros Chaidir Syam, anggota DPRD Maros, serta para kepala satuan kerja perangkat daerah.

"Perusahaan ini mendapat rekomendasi langsung dari Kedutaan Besar (Kedubes) Korea Selatan untuk Indonesia agar dapat melakukan kunjungan langsung ke beberapa wilayah di Sulawesi selatan untuk menjajaki kemungkinan adanya kerjasama di bidang pertanian," terang Direktur Budi Daya Kementerian Pertanian RI, Muchlizar AR, yang turut mendampingi rombongan tersebut.

Perusahaan Green People Inc yang berkunjung ke Kabupaten Maros dipimpin oleh Jonathan Lee dengan membawa lima rekannya. Di antaranya, Jason Kim, Hyeongkyan oh, Ki Yup Nah, Dio Panza dan Sendhy Ariesta asal Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Jonathan Lee mengemukakan, bahwa kerja sama yang akan mereka tawarkan bukan hanya berkaitan pengembangan bioethanol sebagai pengganti bahan bakar bensin tetapi juga kerja sama di bidang pertanian.

Seperti ekspor bawang putih, jahe, ketimun, dan kacang merah yang merupakan bahan pangan utama di Korsel.

Apalagi, katanya, melihat potensi Kabupaten Maros yang cukup besar di bidang pertanian. Semoga kerja sama ini nantinya dapat menambah pendapatan bagi daerah Maros khususnya kesejahteraan masyarakat.

Bupati Maros pada dasarnya menyambut baik keinginan Green People Inc untuk berinvestasi di Kabupaten Maros. Apalagi menyangkut pengembangan budi daya pertanian khususnya dalam pengembangan bio ethanol.(ink)

Sumber: http://www.tribun-timur.com/read/art...anian_di_Maros
===================================================================================

Akan Ada 100 Titik Lampu Hias di Maros
Laporan: Rasmi Rijang Sikati


tribun/abbas
lampu hias

Selasa, 12 Oktober 2010 | 15:08 WITA

MAROS, TRIBUN, TIMUR.COM --

Untuk menghadapi penilaian Adipura, Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Maros akan memprogramkan sekitar 100 titik lampu hias atau lampu taman yang akan dipasang di Kota Maros dan sekitarnya.

Kepala Distamben Muh Nawir mengungkapkan, untuk mengantisipasi keterbatasan tersedianya aliran listrik untuk menyalakan lampu-lampu itu, sudah disiapkan pula pengadaan genset. Genset itu juga akan digunakan untuk menerangi kantor-kantor instansi pemerintah yang vital.(*)

Sumber: http://www.tribun-timur.com/read/art..._Hias_di_Maros
bkz010019 no está en línea  
Old October 12th, 2010, 06:18 PM   #464
Comeliness
Registered User
 
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,310

Selayar Island

Image Credits: More Indonesia. Com (http://www.moreindonesia.com/takabon...e-marine-park/)






Comeliness no está en línea  
Old October 12th, 2010, 06:34 PM   #465
Comeliness
Registered User
 
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,310

Sabtu, 02 Oktober 2010, 21:41 WITA |
Maros akan Bangun Kawasan Olahraga

Maros (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, akan membangun kawasan olahraga di Kecamatan Turikale dengan dana sekitar Rp40 miliar. Ketua Bappeda Maros Agussalim, Sabtu, mengatakan, rencana pembangunan kawasan olahraga yang dilengkapi sejumlah sarana dan fasilitas olahraga itu telah mendapat dukungan dari Menpora Andi Alifian Mallarangeng.

Bupati Maros Hatta Rahman bersama sejumlah anggota DPRD setempat telah melakukan pertemuan dengan Menpora di Jakarta beberapa waktu lalu. Dalam petemuan itu, kata Agussalim, Kementerian Pemuda dan Olahraga menyatakan siap membantu dukungan dana pembangunan kawasan olahraga tersebut sehingga Maros bisa memiliki sarana olahraga lebih lengkap untuk menggelar kegiatan olahraga nasional maupun internasional.

Menurut rencana, Menpora Andi Mallarangeng akan meninjau lokasi pembangunan kawasan olahraga di Kecamatan Turikale Maros yang akan dilengkapi stadion, kolam renang serta sekolah sepak bola yang diharapkan menghasilkan pemain berprestasi. Jika kawasan olahraga ini rampung dibangun, akan berfungsi seperti Gelora Bung Karno di Jakarta.

Dengan terpilihnya Bupati Hatta Rahman sebagai Ketua Umum KONI Maros, rencana pembangunan kawasan olahraga tersebut akan menjadi prioritas.

Pada kesempatan itu, Bupati Hatta Rahman menyatakan, kontingen Maros bertekad meraih peringkat V pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) Sulsel, 6-13 November 2010 di Kabupaten Pangkep. " Kalau pada Porda sebelumnya di Kabupaten Bone 2006, Maros berada di posisi 11, di Porda 2010 kami bisa naik pada peringkat V, " katanya usai dikukuhkan sebagai Ketua Umum KONI Maros periode 2010-2014. (T.S016/N002)

Source: http://antara-sulawesiselatan.com/be...wasan-olahraga
Comeliness no está en línea  
Old October 12th, 2010, 07:25 PM   #466
Comeliness
Registered User
 
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,310

Takabonerate National Park, Selayar

Takabonerate is the third largest coral atoll in the world.

Image Credits: Scubagears. Org (http://www.scubagears.org/page04/tak...nbo02_gly.htm#)




Healthy brain coral


Crab

Image Credits: Scubagears. Org (http://www.scubagears.org/page04/tak...nbo02_gly.htm#)

Clown Fish


Clown fish

Image Credits: Scubagears. Org (http://www.scubagears.org/page04/tak...nbo02_gly.htm#)

Blue ribbon eel


A couple fish

Keindahan alam dibawah laut Takabonerate tidak kalah dengan Bunaken, Wakatobi, atau Raja Ampat.
Sayangnya potensi wisata di Takabonerate belum dikelola dengan baik.
Comeliness no está en línea  
Old October 14th, 2010, 03:02 AM   #467
bkz010019
Registered User
 
Join Date: Sep 2008
Posts: 1,761
Likes (Received): 14

Bantaeng Bangun Pasar Modern
Wednesday, 13 October 2010

BANTAENG(SINDO)-

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng tak berapa lama lagi akan memiliki Pasar Tradisional Modern.

Tahap awal pembangunan fasilitas umum bantuan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo ini dilakukan hari ini.

Rencana peletakan proyek senilai Rp 1,150 miliar dilakukan Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, didampingi oleh Kepala Dinas Perindag, Pertambangan dan Energi Bantaeng Abd Gani.

Menurut rencana pasar bantuan tradisional modern yang di bangun di lahan seluas 1 Ha, nantinya dilengkapi lods kering dan basah setiap unitnya.

Abd Gani mengatakan, kelanjutan pembangunan pasar ini akan diberikan fasilitas selain kios, Pemkab juga akan membangun fasilitas ibadah, tempat ganti pakaian, shower, kafe yang menjual makanan khas serta souvenir dari hasil bumi dan buah karya masyarakat Butta Toa.

Dia melanjutkan, adanya penambahan fasilitas di pasar ini adanya kaitannya dengan pengembangan kawasan wisata pantai Marina Korong Batu.

“Kalau pasar tradisional modern ini selesai akan menjadi tempat persinggahan masyarakat baik Bantaeng, maupun berasal dari daerah lainnya,”katanya.

Dia mengatakan, masyarakat dari berbagai daerah di selatan Sulsel akan memiliki tempat persinggahan yang representatif.

Selain wisatawan lokal dan nusantara, kehadiran fasilitas tersebut juga diharapkan menjadi tempat bagi wisatawan asing yang akan ke Bira.

“Tambahan fasilitas hingga membuat pasar tradisional modern tersebut benar-benar representatif diperkirakan menghabiskan anggaran Rp 6 miliar dari APBN 2910,” tutur Gani kepada wartawan. (baharuddin)

Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/edi...t/view/357151/
bkz010019 no está en línea  
Old October 15th, 2010, 07:28 AM   #468
bkz010019
Registered User
 
Join Date: Sep 2008
Posts: 1,761
Likes (Received): 14

India Lirik Potensi Batu Bara Sulsel
Thursday, 14 October 2010

MAKASSAR (SINDO) –

Potensi sumber daya alam Sulsel di bidang pertambangan kembali dilirik investor asing. Kali ini pengusaha asal India menyatakan minatnya mengelola bahan tambang, khususnya batu bara.

Penjajakan investasi tersebut dilakukan delapan pengusaha asal India didampingi Duta Besar RI untuk India, Letnan Jenderal TNI (Purn) Andi M Ghalib, dalam pertemuan khusus dengan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di rumah jabatan Gubernur kemarin.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 60 menit itu, mantan Jaksa Agung RI ini menyatakan, delapan pengusaha tersebut datang untuk menjajaki kerja sama dengan Sulsel.

Salah potensi Sulsel yang diminati kedua negara ini, yakni batu bara. Alasannya, kandungan batu bara yang dimiliki daerah ini dianggap cukup berkualitas. Hanya, masih perlu sentuhan khusus agar bisa diminati konsumen.

“Banyak batu bara di sini, tetapi masih rendah kalorinya.Karena itu, India menawarkan sebuah teknologi agar bisa mengolah dan membuat kalorinya lebih tinggi,” ujar Ghalib, seusai bertemu Gubernur kemarin.

Selain batu bara, rombongan pengusaha India itu juga menawarkan kerja sama dalam bidang pembuatan mal berskala besar, pembangkit listrik, pertanian, serta kerja sama pertanian dan pertambangan.

Menurut pria kelahiran Kabupaten Bone ini, kunjungannya ke Sulsel ini sebagai balasan atas lawatan Syahrul Yasin Limpo ke India, November 2009, dengan memboyong sejumlah bupati/wali kota.

“Sebenarnya banyak provinsi yang akan kami kunjungi di Indonesia. Tapi kali prioritaskan Sulsel karena Sulsel yang pertama kali mengunjungi India selama saya bertugas di sana,” tandas mantan Wakil Gubernur Sulsel tersebut.

Ke depan, kunjungan ini diharapkan bisa lebih meningkat ke penandatanganan kontrak dengan pengusaha lokal yang berada di Sulsel. Syahrul menyebutkan,momen kunjungan Dubes RI untuk India yang membawa rombongan pengusaha tersebut harus betul-betul dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian di daerah ini.

Mantan Bupati Gowa dua periode ini mengaku,pemerintah dalam hal ini akan siap memfasilitasi jajakan kerja sama dan memberikan kemudahan kepada investor India untuk menanamkan modalnya di Sulsel.

“India sekarang ini negara kedua setelah China sebagai pemodal terbesar pascakrisis ekonomi beberapa tahun lalu sehingga kami harus manfaatkan kunjungan mereka ini,”papar dia kepada wartawan. (wahyudi)

Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/edi...t/view/357484/

===============================================================================

Rasakan Nuansa Bulukumba di Festival Bulukumba 2010

Laporan: Ardiansya Ardi, Staf Humas Pemkab Bulukumba
Kamis, 14 Oktober 2010 | 14:00 WITA

BULUKUMBA, TRIBUN-TIMUR.COM -

Pemkab Bulukumba, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bersama even organizer Makassar (EO) Promosindo diwakili Diektur Ahmadi, Kamis (14/10) telah melakukan rapat pemantapan pada pelaksanaan Festival Phinisi.

Bertugas sebagai ketua panitia dan wakil ketua ditunjuk Sekkab Bulukumba A Untung Pangki, Asisten I Ekonomi Pembangunan A Mahrus Andis, Asisten Administrsi Pemerintahan II A Irwan Idjo, dan Asisten admistari umum III, serta sekertaris panitia A Bahagia.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bulukumba A Bahagia Amin mengatakan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata telah melakukan berbagai persiapan dan publikasi ke masyarakat.

"Tugas panitia antara lain bertanggung jawab pada bidang administrasi, koordiansi dan konsultasi dengan pihak lain pada seluruh rangkaian kegiatan festival ini.

Acara ini didukung oleh berbagai bidang diantaranya bidang akomodasi, dana, acara, penjemputan kesenian lomba-lomba, pameran poteansi dan kuliner serta humas dan kebersihan.

Pihak even oraganiser di depan panitia dan peserta rapat menjelaskan, adapun jadwal kegiatan festival Phinisi yakni bertempat Kawasan Wisata Pantai Bira, Kawasan Ammatoa Kajang, Desa Nelayan Pantai Kalumeme Kawasan Pembuatan Perahu Pinisi Tanah Beru Tanggal 22 - 25 Oktober 2010

"Rencanya kedatangan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI diwakili Direktur Promosi Pariwisata Dalam Negeri RI, Gubernur Provinsi Sulsel beserta rombongan akan disambut dengan pengalungan bunga, dan tabuhan gendang mengiringi. Ada juga penampilan tarian tradisional Bulukumba (Salonreng dan Pabbitte Passapu) serta tari nelayan, Pembacaan Puisi dengan Visualisasi tentang potensi pariwisata Kab Bulukumba, dan laporan Bupati Bulukumba.

Direktur Promosi Pariwisata dalam Negeri juga akan tampil membawakan kata sambutan. Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo akan membuka secara resmi penyelenggaraan Festival Phinisi 2010 ditandai dengan penandatanganan piagam pembukaan dan pemukulan 3 gendang, masing - masing Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI, Gubernur Sulsel dan Bupati Bulukumba.

150 Orang pengrajin perahu Phinisi akan memperlombakan dan memperlihatkan kepiawaiannya dalam membuat miniatur perahu phinisi dari keping-kepingan kayu dan lempengan badan perahu sampai terbentuknya miniatur perahu phinisi yang utuh.

Sedangkan untuk Bulukumba Expo, akan dilaksanakan di lapangan tennis kawasan Pantai Bira, diikuti oleh instansi pemerintah dan swasta se-Sulawesi Selatan, khususnya Kab. Bulukumba dan sekitarnya.

Bulukumba Expo menampilkan berbagai perkembangan dan kemajuan pembangunan dari berbagai sektor antara lain: pariwisata, perdagangan, industri, pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan dan kelautan, perhubungan dan jasa serta berbagai produk kuliner, kerajinan tangan dan industri kreatif. Acara ini akan berlangsung di Lapangan Tennis Pantai Bira. (*)

Sumbe: http://www.tribun-timur.com/read/art...Bulukumba_2010
bkz010019 no está en línea  
Old October 16th, 2010, 06:27 PM   #469
Coto.Gagak
Registered User
 
Join Date: Oct 2010
Location: Landak Baru-Pettarani-Hertasning
Posts: 48
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by Comeliness View Post
[FONT="Trebuchet MS"]Selayar Island

Image Credits: More Indonesia. Com (http://www.moreindonesia.com/takabon...e-marine-park/)


keren niy Selayar...
Kak, request dong gambar "Gong" yang di Selayar... kalau bisa Jangkar sekalian...
Coto.Gagak no está en línea  
Old October 17th, 2010, 07:31 PM   #470
Comeliness
Registered User
 
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,310

Quote:
Originally Posted by Coto.Gagak View Post
keren niy Selayar...
Kak, request dong gambar "Gong" yang di Selayar... kalau bisa Jangkar sekalian...
Utk Coto Gagak, sy copas Gong & Jangkar di Selayar.




Jangkar kuno peninggalan abad 17-18.

Image Credits: Selayar Island Resort (http://www.selayarislandresort.com/englmain.htm)


Gong Nekara-Dong Son, peninggalan Zaman Perunggu.

Image Credits: Selayar Online (http://www.selayaronline.com/index.p...0xMjIxNzEyNjU0)


Kantor Bupati, Selayar

Image Credits: Kompasiana (http://sosbud.kompasiana.com/2010/02...lauan-selayar/)

Last edited by Comeliness; October 17th, 2010 at 07:43 PM.
Comeliness no está en línea  
Old October 18th, 2010, 03:43 AM   #471
Comeliness
Registered User
 
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,310

Kaluku Kafe, Bira

Image Credits: Kaluku Kafe.Com (http://kalukukafe.com/gallery.html)







Image Credits: Kaluku Kafe.Com (http://kalukukafe.com/gallery.html)


Comeliness no está en línea  
Old October 18th, 2010, 04:48 AM   #472
Comeliness
Registered User
 
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,310

Salut atas kerja bupati Bantaeng yg serius nangani daerahnya.


Minggu, 17 Oktober 2010, 05:24 WITA |
Bantaeng Keluar dari Daerah Tertinggal di Indonesia

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) -Kementerian Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) mengeluarkan Kabupaten Bantaeng dari daftar Kabupaten Daerah Tertinggal di Indonesia. Kadis Koperasi dan UKM Bakhtiar Karim mengatakan hal itu setibanya di Bantaeng, Sabtu.

Menurut Bakhtiar, pernyataan dikeluarkannya daerah berjuluk Butta Toa ini dari daerah tertinggal di Indonesia dikemukakan Alvin, Staf Ahli Kementerian PDT Republik Indonesia pada Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal di Kendari, Sulawesi Tenggara, pekan ini. Rakor tersebut diikuti Wakil Bupati Bantaeng HA Asli Mustadjab, Kepala Bappeda Zainuddin Tahir, serta Kadis Koperasi dan UKM Bakhtiar Karim. Menurutnya, perubahan status tersebut berkat berbagai terobosan yang dilakukan pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam dua tahun terakhir di bawah kendali Bupati HM Nurdin Abdullah dan Wakilnya HA Asli Mustadjab.

Bakhtiar yang juga Ketua Tanfisiah Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Bantaeng mengatakan, terobosan yang dilakukan pasangan Nurani tersebut mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui program pembangunan yang lebih berpihak kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat di kabupaten berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar.

Masih menurut Kadis Koperasi dan UKM Kabupaten Bantaeng, dalam dua tahun, daerah ini mengalami pertumbuhan ekonomi yang signifikan dari 5,1 persen pada 2007 menjadi 7,3 persen pada 2009. Angka kemiskinan juga mengalami penurunan signifikan dari 61 persen menjadi 41 persen pada periode yang sama. Ia kemudian mengemukakan rasa terima kasihnya kepada Bupati, Wakil Bupati. Ketua DPRD dan anggota dewan serta petinggi daerah ini yang memberi dukungan terhadap Dinas Koperasi dan UKM yang bersentuhan langsung masyarakat.

"Atas dukungan tersebut, kami mampu melaksanakan program yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bantaeng dan memberi andil dalam mengantar daerah ini keluar dari kategori daerah tertinggal berdasarkan penilaian Kementerian PDT," terangnya. Ia berharap, program pembangunan yang sudah berpihak pada kepentingan masyarakat ini dapat lebih ditingkatkan sehingga harapan untuk menjadikan Bantaeng sebagai sentra perekonomian daerah di bagian selatan Sulsel dapat terwujud, urainya. (T.pso-102/F003)


Source: http://antara-sulawesiselatan.com/be...l-di-indonesia


Sabtu, 16 Oktober 2010, 22:01 WITA |
Sulsel Kehilangan "Water Levy" Inco Rp100 Miliar

Makassar (ANTARA News) - Sulawesi Selatan dipastikan akan kehilangan pendapatan dari pajak air permukaan (water levy) sebesar Rp100 miliar dari perusahaan tambang nikel di Luwu Timur PT Inco Tbk. "Dengan diberlakukannya UU nomor 28 tahun 2009 tentang pajak daerah pada 2011, maka Sulsel akan kehilangan pajak air permukaan dari Inco sekitar Rp100 miliar," kata Sekretaris Komisi C DPRD Sulsel Ariady Arsal di Makassar, Jumat.

Menurut dia, undang-undang tersebut juga membuat Sulsel kehilangan empat jenis pajak dari Inco, termasuk pajak air bawah tanah namun nilainya tidak banyak.

Sulsel sebelumnya menerima Water Levy dari Inco atas pajak Sungai Larona sebesar 70 persen, namun dengan diberlakukannya undang-undang tersebut maka Sulsel hanya mendapatkan 20 persen saja, selebihnya akan diambil Kabupaten Luwu Timur.

Meski kehilangan pendapatan di Water Levy, namun Sulsel mendapat keuntungan dari jenis pajak lain, termasuk pajak bahan bakar dan pajak kendaraan dari Inco. "Undang-undang ini menguntungkan tidak hanya menguntungkan kabupaten tetapi juga provinsi," jelasnya.

Anggota Fraksi PKS menambahkan, Komisi C akan mengundang PT Inco 21 Oktober untuk membicarakan lebih lanjut penerapan undang-undang tersebut, sekaligus sebagai acuan Perda Pajak Daerah Sulsel yang akan ditetapkan November. Ia menambahkan, semua kabupaten/kota di Sulsel mesti segera menetapkan perda pajak daerah sebelum 2011, jika tidak ingin kehilangan pendapatan dari pajak. (T.pso-099/F003)


Source: http://antara-sulawesiselatan.com/be...o-rp100-miliar

Last edited by Comeliness; October 18th, 2010 at 05:07 AM.
Comeliness no está en línea  
Old October 19th, 2010, 01:50 AM   #473
Sony Sjklw
Registered User
 
Sony Sjklw's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,777

Dirgahayu Propinsi Sulawesi Selatan yang ke 341
19 Oktober 2010



Maskot Hari jadi Sulsel yg ke 341
Baso itu temannya Basse !!
Minggu, Oktober 10, 2010 di Minggu, Oktober 10, 2010



Sepasang gambar disamping ini diberi nama Baso dan Besse. Sebuah perumpamaan dalam bentuk karikatur yang cukup unik dan lucu. Saya melihat dan mengambil gambar nya pertama kali dari baliho sewaktu melintasi ruas jalan Urip Sumohardjo depan kantor Gubernur Sulsel -Kota Mks. Dengar dengar sieh, maskot ini oleh pemerintah setempat akan di perkenalkan kepada khalayak sebagai kado Hari Ulang Tahun Ke- 341 Provinsi Sulsel tepat tgl 19 Oktober 2010 nanti. Sebuah Ikon baru bermuatan lokal yg sarat makna.
Dalam gambar disamping menggambarkan tokoh perempuan dan lelaki tengah bersanding. Ana' dara dan daeng Ahh, tapi sepertinya gambar itu bukan anak dara dan daeng. Maskot itu di simbolkan sebagai pasangan yang berusia dewasa . Tentunya itu terlihat dari gambar kumis yang melintang di atas bibir tokoh lelaki Baso dalam gambar. Hmm kira kira mirip kumis siapa yach

Sang pria berkumis, I Baso, memakai pakaian adat Sulsel, jas tutup lengkap dengan badik (senjata tajam khas Sulsel) yang terselip dipinggang bagian depannya. Tak salah lagi, tentunya itu berarti ia mewakili karakter masyarakat Sulsel yang dari dahulu terdengar pemberani dan pantang menyerah. Lengkap dengan penutup kepala khas, juga kumis melintang bak pahlawan nasional Sultan Hasanuddin- I Mallombassi Daeng Mattawang atau Ayam Jantan dari Timur.

Sementara I Besse, sang perempuan cantik bermata bundar itu di sosokkan mengenakan baju khas daerah Sulsel yakni baju bodo berwarna merah dengan rias empat tusuk sanggul. Kedua karakter tersebut nampak memberi salam tangan dengan mengatupkan kedua tangan berhias senyum menawan seakan mengucapkan selamat datang di kota Propinsi Sulsel.


Menurut informasi di koran, sejatinya maskot atau logo ini akan diluncurkan dengan menggandengkan sebuah tagline baru. Tagline itu bertuliskan “Saya Orang Sulsel, Saya Bangga, Saya Maju”. Sebuah tagline yang melambangkan ciri khas Sulsel dengan karakter masyarakatnya yang ramah, ceria, serta cinta kepada adat dan budayanya. Budaya mengakar yang menganut empat etnis Makassar, Bugis, Toraja dan suku Mandar (Kini menjadi Propinsi Sulbar).

Bagi masyarakat diluar Sulsel, mungkin masih ada yg belum tahu apa arti nama tersebut. namun bagi sebahagian besar masyarakat asli makassar, kedua nama Maskot tersebut sudah tak asing lagi di telinga. Terkadang nama ini biasanya di berikan kepada mereka atau anak kecil yang belum mempunyai nama. Malah sekali waktu dijadikan sebagai guyonan dan bernada konotasi jenaka disana. Nama yg juga seringkali 'maaf' masih sering dijadikan olok olokan, panggilan akrab bersahabat, juga dalam suasana santai bercanda dengan teman serta kenalan baru. Beragam penafsiran mengenai arti nama tsb. Namun sampai sekarang juga masih banyak yang belum mengetahui makna arti dari balik nama itu termasuk saya sendiri

Entahlah siapa dan dari mana asal mula nama itu muncul. setahu saya sewaktu kecil dulu, nama tersebut sudah begitu familiar di telinga. Hanya ada beberapa versi. Setahu saya sieh Aco dan Acce, atau Baco dan Bacce. Kini nama nama "gelaran" itu kini di munculkan kembali dalam bentuk Maskot "I Baso dan I Basse".

Selain memperkenalkan tagline baru, Maskot tersebut juga menampilkan gambar rumah Tongkonan Tanah Toraja yang bersanding dengan kapal kebanggaan Sulawesi Selatan yakni kapal pinisi dengan Tulisan Dirgahayu Sulsel 341 tercantum di dalam logo tongkonan.

Meretas kenangan Makassar yang terus bersolek. Roda kepemimpinan pun silih berganti memberi warna dalam pembangunan. Kota daeng ini semakin mengembeli dirinya dengan lencana tagline dalam balutan jas pembangunan. Kilas balik ke belakang. Dengan tagline Ujung pandang Kota Teduh Bersinar, Ujung Pandang – Pintu Gerbang Emas Timur Indonesia, Makassar kota Anging Mammiri, Makassar The Great Ekxpectation, Makassar Menuju Kota Dunia, kini sosisalisasi tagline “Saya Orang Sulsel, Saya Bangga, Saya Maju” mulai digulirkan di masyarakat.

Dari beberapa tagline yang telah di tempelkan ke dlm penggambaran karakteristik ranah daeng tentunya diharapkan tak hanya sebagai bumbu pemanis ucapan selamat datang kepada menyambut para wisatawan yang datang berkunjung ke makassar. Implementasi serta dukungan timbale balik antara pemerintah dan masyarakat dalam mengusung tagline tsb tak lagi berada di luar kurung. Berhasil atau tidaknya ikon baru ini tentunya tak lepas dari apresiasi masyarakat itu sendiri dalam menginterpretasikan makna yang ingin disampaikan.

Hingga tagline tsb benar benar melekat dan di rasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Siapapun mereka yang merasa atau pernah mempunyai ikatan darah dan emosional dgn tanah sulawesi Selatan. Bukan tagline yang hanya semusim dan gaungnya kembali terbang hilang di tiup angin selatan Anging Mammiri.

source :http://www.syamsoe.com/2010/10/baso-besse.html
Sony Sjklw no está en línea  
Old October 19th, 2010, 01:58 AM   #474
bkz010019
Registered User
 
Join Date: Sep 2008
Posts: 1,761
Likes (Received): 14

Bantaeng dibawah kepemimpinan Prof. Nurdin A. memang maju pesat kayaknya... Salut!!! BTW...Selamat ultah SULSEL!!!!1
==========================================================================
Mendagri Apresiasi Pembangunan Sulsel
Monday, 18 October 2010

MAKASSAR (SINDO) –

Pembangunan Sulsel dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat mendapat apresiasi dari pemerintah pusat.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi mengaku salut dengan pertumbuhan daerah ini.

Dia mengaku, pemerintah pusat sangat terkesan dengan pengembangan daerah, khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan ekonomi Sulsel yang mencapai 9,2% dan berada di atas rata-rata provinsi lain.

Kondisi tersebut memberikan kontribusi besar bagi peningkatan ekonomi Tanah Air.

“Saat kami transit pekan lalu di Makassar,malam harinya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menelepon saya dan mengatakan sangat tersanjung dengan paparan peningkatan ekonomi Sulsel,” ungkapnya saat memimpin peletakan batu pertama di IPDN Sulsel di Pallangga,Kabupaten Gowa.

Kebanggaan Presiden atas Sulsel, yakni kemampuan meningkatkan produksi beras hingga surplus dua juta ton, sekaligus mempertahankan predikat penyandang beras nasional.

Efek langsungnya, pendapatan masyarakat cukup meningkat. Presiden juga cukup tersanjung dengan kepemimpinan SYL yang dinilai bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi rakyatnya di Sulsel.

Selain itu, mantan Gubernur Sumatera Barat ini menilai, kepemimpinan Gubernur Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjadi cerminan sosok pemimpin nasional yang harus dijadikan contoh oleh seluruh gubernur di Tanah Air.

Salah satu kepemimpinan SYL yang dinilai bagus adalah saat terjadi bentrok antarsuku di Tarakan, Kalimantan Timur, yang melibatkan warga asal Sulsel. Saat itu Syahrul langsung menghubungi beberapa tokoh Sulsel di Tarakan sehingga bentrokan tidak sampai meluas.

“Saat terjadi bentrok di Tarakan, saya menelepon Gubernur Kaltim. Katanya Gubernur Sulsel sudah menelepon petinggi KKSS di Tarakan sehingga tidak terjadi bentrok yang lebih luas.Penanganan konflik seperti ini yang harus dicontoh pemimpin nasional,” ujarnya kemarin. Pemerintah pusat sangat berterima kasih kepada SYL dan memberikan apresiasi yang cukup tinggi atas langkah-langkah yang diambilnya. Gagasan tersebut cukup jitu meredam bentrok serupa yang terjadi di Tanah Air.

Pada kesempatan itu pula, Mendagri menambahkan, kedatangannya di Sulsel tersebut membawa seluruh pejabat eselon I Kemendagri dan baru pertama dilakukannya di Sulsel.

“Kami hadir di Sulsel lengkap dengan seluruh pejabat eselon I. Ini pertama kali lengkap kalau berkunjung ke provinsi di Indonesia,”pungkasnya.

Sementara itu, Syahrul Yasin Limpo mengaku, keberhasilan kepemimpinannya tersebut tidak luput dari bantuan Mendagri yang banyak berkontribusi untuk pembangunan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Sulsel.

“Kami akan pertanggungjawabkan semua ini. Kami juga berharap Sulsel menjadi harapan Bapak Mendagri,”tandas dia. (wahyudi)

Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/edi...t/view/358218/


Presiden Resmikan Proyek Rp700 M
Tuesday, 19 October 2010

MAKASSAR (SINDO) –

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan meresmikan empat proyek sarana transportasi di Sulsel yang nilainya mencapai Rp700 miliar,dalam kunjungannya ke Makassar hari ini.

Empat proyek yang akan diresmikan SBY, yakni Pelabuhan Penyeberangan Andi Mattalata, Garongkong, Kabupaten Barru; Pelabuhan Laut Pamatata Kabupaten Kepulauan Selayar; fasilitas sesi udara II Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar; serta peresmian Bandara Lagaligo,Kabupaten Luwu.

Selain itu, SBY juga akan membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Gubernur se-Indonesia yang berlangsung 19-20 Oktober di Clarion Hotel & Convention.

Dalam kunjungannya ke Makassar kali ini, Presiden SBY rencananya akan membawa 17 menteri dan pejabat setingkat menteri di acara Rakor Gubernur yang salah satu membahas tentang ketertiban dan keamanan di tanah air.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, yang dikonfirmasi, memastikan rencana kedatangan SBY tersebut ke Makassar.

”Insya Allah Beliau (SBY) akan hadir membuka Rakor Gubernur se-Indonesia besok (hari ini) dan hari ini sudah banyak gubernur yang hadir di kota ini,” ungkap Gamawan kepada wartawan kemarin.

Selain membahas masalah ketertiban dan keamanan dalam negeri, kata Mendagri, pertemuan seluruh gubernur di Indonesia tersebut juga akan membahas tentang dampak anomali cuaca yang sekarang ini terjadi serta mensinergitaskan komunikasi antara pemerintah daerah dengan pimpinan pusat.

Peresmian empat proyek sarana transportasi oleh Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini juga dijadwalkan secara simbolis dipusatkan di Trans Studio Mall,Jalan HM Daeng Patompo pukul 13.00 Wita.

Pelabuhan Fery Andi Mattalatta di Garongkong, yang terletak di Mangempang, Kecamatan Barru menghubungkan Pelabuhan Batu Licin Kalimantan Selatan dan pelabuhan lainnya untuk menjadikan Kabupaten Barru sebagai sasaran berinvestasi.

Sementara itu, Pelabuhan Laut Pamatata Kabupaten Selayar merupakan salah satu jalur penyeberangan fery dari Kab Bulukumba yang merupakan jalur laut satu-satunya menuju Kab Kepulauan Selayar.

”Setelah pembukaan Rakor Gubernur,Bapak SBY juga akan meresmikan empat proyek besar di Sulsel,”tandas Gamawan saat ditemui di sela-sela peletakan batu pertama Institut Pemerintahan Dalam Negeri Sulsel di Kab Gowa, kemarin.

Beberapa pejabat kementerian yang diboyong SBY ke Makassar di antaranya Menkopolhukam Djoko Suyanto, Mendagri Gamawan Fauzi, Kepala Bappenas Armida Alisjahbana, Menteri Keuangan Agus Martowardojo, Menteri Negara PAN dan RB EE Mangindaan, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Kepala BPKP Mardiasmo.

Turut hadir pula Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri serta Kepala Badan Intelejen Nasional (BIN) Syamsir Siregar. Keduanya dalam kapasitas memberikan penjelasan kepada 34 Gubernur se-Indonesia mengenai kondisi keamanan di tanah air.

SBY dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pukul 09.30 Wita dengan menggunakan pesawat khusus Boeing 737-800 bersama Ny Ani Bambang Yudhoyono.

Kemudian, setelah enam jam melakukan lawatannya di Kota Anging Mammiri ini, pukul 15.30 Wita, rombongan kepresiden kemudian kembali ke Bandara Internasional Hasanuddin lalu bertolak ke Jakarta.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo selaku tuan rumah dalam penyelenggarakan Rakor Gubernur se-Indonesia ini mengharapkan, seluruh pihak bisa bekerja bersama-sama untuk menyukseskan agenda pemerintah pusat tersebut.

Syahrul juga berpesan kepada pihak keamanan dan masyarakat, agar bisa menjaga kedamaian dan keamanan di Sulsel sehingga penyelenggaraan rakor gubernur ini berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

”Kami berharap besok menjalankan Rakor Gubernur se-Indonesia. Kami harapkan semua kontribusinya agar berlangsung aman, dan Pak Presiden SBY juga aman,”aku Syahrul.

Terpisah, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulsel A Muallim mengatakan, pihak panitia sudah siap 100% untuk penyelenggaraan kegiatan yang dibuka Presiden SBY itu.

Menurut Muallim, kegiatan tersebut sebagai surprise dalam rangkaian HUT Sulsel ke-341 tahun yang juga bertepatan pada hari ini.

Muallim mengungkapkan, Presiden SBY juga dijadwalkan akan meresmikan ekspor perdana bijih besi dari Sulsel ke negara China yang ditaksir mencapai Rp5,1 triliun.

”Semuanya sudah siap 100%. Ini merupakan kebanggaan khusus bagi masyarakat Sulsel karena tepat pada HUT Sulsel besok, Bapak SBY bersedia hadir ke Makassar dan membuka Rakor Gubernur se-Indonesia yang juga dilaksanakan di sini,” pungkasnya kepada SINDO.

Rakor Gubernur


Menurut Gamawan Fauzi, salah satu alasan dipilihnya Sulsel sebagai tuan rumah karena dinilai sebagai daerah yang potensial. Dengan potensi pertumbuhan ekonomi yang mencapai 9,21% dan kondisi pertanian yang cukup baik dengan surplus beras hingga 2 juta ton menjadikan Sulsel layak dikunjungi. Disamping itu, pertumbuhan kendaraan dan daftar tunggu haji Sulsel yang hingga 11 tahun,menjadikan daerah ini dengan perekonomian yang baik di Indonesia.

Kendati dengan banyaknya aksi demonstrasi di Makassar.


”Pelaksanaan rakor Gubernur se-Indonesia ini lebih untuk mengingatkan fungsi Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah. Penyambung kebijakan pembangunan yang ditetapkan,” jelasnya tadi malam.

Beberapa hal yang menurutnya harus menjadi perhatian adalah memelihara ketentraman dan ketertiban daerah,yang perlu diantisipasi oleh pemerintah daerah hingga tingkat kelurahan dan desa.

”Disamping itu,dalam rakor Gubernur se-Indonesia ini juga menjadi arena untuk sosialisasi program dari kementeraian lain, seperti soal perumahan, kehutanan, perencanaan pembangunan nasional dan pemberdayaan aparatur negara,”ungkap mantan Gubernur Sumatera Barat tersebut.

Amankan SBY


Sementara itu, Pangdam VII/ Wirabuana Mayjen TNI Amril Amir selaku Dansatgas PAM VVIP memimpin pelaksanaan gelar pasukan dalam rangka kedatangan Presiden SBY di Lapangan Hasanuddin Jalan Jend Sudirman,pagi kemarin.

Dalam gelar pasukan pengamanan SBY yang menghadirkan ratusan prajurit TNI ini, turut dihadiri Kapolda Sulselbar Irjen Pol Johny Wainal Usman, Kapolwilbin Makassar,Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, serta beberapa pejabat dari TNI AD, AL, serta AU.

Dari pantauan SINDO, sejumlah kendaraan taktis serta prajurit TNI-Polri, sudah disiagakan di beberapa objek vital lokasi yang akan dikunjungi dan akan dilalui rombongan kepresidenan. (wahyudi/ yakin achmad)

Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/edi...t/view/358351/
bkz010019 no está en línea  
Old October 19th, 2010, 02:01 AM   #475
bkz010019
Registered User
 
Join Date: Sep 2008
Posts: 1,761
Likes (Received): 14

Singapura Siap Bangun Perumahan
Monday, 18 October 2010

MAKASSAR (SINDO) –

Investor asing ternyata tidak hanya meminati sektor pertambangan dan perdagangan Sulsel.

Kemarin, sejumlah pengusaha asal Singapura menyatakan kesediaannya menanamkan modalnya pada sektor properti dengan membangun kawasan perumahan.

Kesediaan tersebut disampaikan pengusaha yang tergabung dalam Malay Chamber of Commerce and Industry (SMCCI) saat bertemu Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di rujab Gubernur kemarin.

Presiden SMCCI Abdul Rohim Sarip mengungkapkan,kerja sama jasa konstruksi tersebut diharapkan segera terealisasi. Mengingat Sulsel saat ini sedang bergairah membangun perumahan untuk warganya.

Sebelumnya investor Singapura ini sudah membangun sejumlah perumahan di Yogyakarta.

“Ini yang paling memungkinkan menjalin kerja sama. Semoga secepatnya bisa terealisasi. Untuk model dan bangunannya, kami sesuaikan di Sulsel,”ungkapnya kepada wartawan kemarin.

Selain jasa konstruksi perumahan, pemodal Singapura ini juga siap menjajaki hubungan kerja sama dalam bidang pertanian, perkapalan, dan sektor pendidikan.

Dia mengaku,pertemuan yang berlangsung 60 menit dengan Gubernur Sulsel ini untuk meningkatkan hubungan kerja sama kedua negara dan mempererat silaturahmi Singapura-Sulsel.

Apalagi sekarang ini ekspor impor Sulsel dan Singapura meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.

“ Kerja sama kami selama ini semakin meningkat. Ekspor Sulsel ke Singapura mencapai angka USD400 juta dolar.

Paling banyak di sektor pertanian dan perikanan serta mineral,” paparnya saat ditemui di rujab Gubernur.

Setelah menemui Syahrul Yasin Limpo, rombongan pengusaha Singapura yang berjumlah 19 orang ini juga akan berangkat ke Kabupaten Tana Toraja (Tator) untuk menjajaki kerja sama di bidang pariwisata.

“Di sana, kami akan temui beberapa bisnis chambers. Kami harapkan juga terjadi kerja sama di Tator,”tandas pria berkacamata ini.

Sementara itu, Syahrul Yasin Limpo menyebutkan, dari hasil pertemuan tersebut diharapkan kembali terjadi kerja sama untuk meningkatkan perekonomian serta gairah pariwisata di Sulsel ke mancanegara.

Mantan Bupati Gowa ini menambahkan, sekarang ini pihaknya juga menggenjot transportasi dari Sulsel ke Singapura untuk mempermudah jalinan kerja sama keduanya. (wahyudi)

Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/edi...t/view/358220/
bkz010019 no está en línea  
Old October 20th, 2010, 06:40 AM   #476
bkz010019
Registered User
 
Join Date: Sep 2008
Posts: 1,761
Likes (Received): 14

Karyawan Carefour MTC di Makassar berpakaian daerah melayani pelanggan pada hari ultah Sulsel yg jatuh pada tgl 19 Oktober 2010 kemarin



bkz010019 no está en línea  
Old October 22nd, 2010, 06:33 PM   #477
Comeliness
Registered User
 
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,310

Kaluku Cafe, Bira

Image Source: Kaluku Kafe. Com (http://kalukukafe.com/cottage.html)









Cottage
Comeliness no está en línea  
Old October 22nd, 2010, 07:24 PM   #478
Comeliness
Registered User
 
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,310

Rabu, 20 Oktober 2010, 20:45 WITA |
Pelebaran Jalan Trans Sulawesi Diteruskan 2011

Makassar (ANTARA News) - Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menyatakan bahwa proyek pelebaran jalan negara lintas provinsi dari Kabupaten Jeneponto hingga Sinjai, Sulawesi Selatan, akan diteruskan pada 2011. "Proyek jalan trans Sulawesi yang berada di wilayah selatan Sulsel itu dikerjakan atas bantuan dana dari luar negeri," kata Djoko Kirmanto di Makassar, Rabu.

Ia mengatakan, proyek jalan trans Sulawesi ini terwujud atas kerja sama Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Australia dengan program The Eastern Indonesian National Road Improvement Project (EINRIP). Proyek trans Sulawesi itu bakal menelan anggaran lebih dari Rp2,1 triliun sedangkan biaya pembebasan lahannya akan ditanggung pemerintah kabupaten/kota yang bersangkutan.

Selanjutnya pelebaran ruas jalan akan dilakukan dalam tiga tahap atau Annual Work Program (AWP). Tahap pertama dilakukan pada 2007 ini di tiga kabupaten yakni Bantaeng, Bulukumba dan Wajo. Panjang jalan yang akan dilebarkan di ketiga kabupaten itu mencapai 55,40 km, pelebaran tahap kedua dan ketiga meliputi Pangkep, Barru, Wajo, Parepare, Bantaeng, Jeneponto, Sinjai dan Bone.

Namun hingga saat ini pelebaran tahap kedua dan ketiga sepanjang 306,56 km itu belum dijadwalkan, yang pasti program ini diharapkan akan rampung pada 2011. (T.KR-MH/R007)

Source: http://antara-sulawesiselatan.com/be...iteruskan-2011


Rabu, 20 Oktober 2010, 16:05 WITA |
Pembangunan Jalan Torut-Luwu Butuh Rp80 Miliar

Makassar (ANTARA News) - Pembangunan jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Toraja Utara-Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan yang dimulai 2010 membutuhkan anggaran sekitar Rp70 miliar. "Pembangunan jalan alternatif Luwu-Torut membutuhkan anggaran sekitar Rp80 miliar. Dari APBD Sulsel 2010 baru dialokasikan Rp1 miliar," kata anggota Komisi D DPRD Sulsel, Amru Saher di Makassar, Rabu.

Amru yang juga legislator asal luwu raya menyebut, pengaspalan jalan sepanjang 72 km tersebut direncanakan selebar enam meter dan bahu jalan satu meter, dengan mengandalkan dana dari pusat. Jalur tersebut dibangun untuk menggantikan jalur lama jalan nasional yang menghubungkan, ibu kota Torut, Rantepao dengan Kota Palopo lewat puncak, yang beberapa waktu lalu terputus di 20 titik akibat bencana tanah lonsor.

Pembangunan jalan alternatif ini oleh Dinas Prasarana Wilayah Sulsel direncanakan rampung 2012, dirancang untuk menggantikan jalur Rantepao-Palopo lewat puncak yang lebih jauh, rawan lonsor dan berkelok-kelok.

Sementara, Ketua Komisi DPRD Sulsel Hery Suhari Attas mengemukakan pemerintah kabupaten Luwu dan Torut mesti menggunakan ABPD untuk mempercepat pembangunan jalan tersebut.

Menurut dia, jalan ini sulit mendapat dana APBN karena statusnya masih jalan kabupaten, sehingga mesti ditingkatkan dulu menjadi jalan provinsi. "Statusnya masih jalan kabupaten, sehingga pemerintah provinsi dan kabupaten harus bekerjasama memberikan stimulus lewat APBD, agar statusnya cepat dinaikkan menjadi jalan nasional yang semuanya ditanggung APBN," ucapnya. (T.pso-099/S016)

Source: http://antara-sulawesiselatan.com/be...uh-rp80-miliar
Comeliness no está en línea  
Old October 23rd, 2010, 02:07 AM   #479
Comeliness
Registered User
 
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,310

Di Sulsel yg potensi pariwisatanya besar spt Toraja, Bulukumba (Bira), dan Selayar mesti dibenahi listrik & infrastrukturnya utk memudahkan masyarakatnya & menarik wisatawan2.


JUMAT, 22 OKTOBER 2010 | 01:27 WITA |
PLTG Selayar Diperkirakan Telan Rp120 M
Direncanakan Berkapasitas 10 MW


BANGUN JETI. GM PLN Sultanbatara Ahmad Siang (kanan) menyampaikan kepada Bupati Selayar Syahrir Wahab (kiri) mengenai pembangunan dermaga jeti di Restoran Raja Gurih, Kamis 21 Oktober. (FOTO YULHAIDIR/FAJAR)

MAKASSAR -- PT PLN (Persero) Wilayah Sulsel, Sultra, Sulbar (Sulselrabar) optimis untuk mengatasi masalah krisis jaringan yang ada di Kabupaten Kepulauan Selayar. Saat ini, PLN sedang mengkaji lebih dalam rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) berbahan bakar batu bara untuk memberikan tambahan energi di kabupaten terluar Sulsel ini sekira 10 mega watt (MW). PLTG itu diperkirakan menelan Rp120 miliar.

GM PLN Sulselrabar Ahmad Siang mengungkapkan ini saat bertemu Bupati Selayar Syahrir Wahab dan Direktur Institute Lembang Sembilan (L9) Mohammad Rapsel Ali di Rumah Makan Raja Gurih, Kamis 21 Oktober. Menurut Ahmad Siang, masalah di Selayar jauh lebih mudah dibandingkan beberapa daerah lain di Sulsel. Di Selayar, infrastruktur jaringan kelistrikan seperti tiang sudah terpasang sehingga PLN tidak akan bekerja keras lagi. Tak hanya itu, bangunan perumahan di Selayar masih tidak terlalu tersebar jauh dari pusat kota sehingga pengaturan jaringannya tidak terlalu sulit.

"Pembangunan PLTG ini sudah melalui studi kelayakan. Saat ini, kami bersama investor sudah membahas bagaimana investasi dan pembangunan PLTGB tersebut. Salah satu fasilitas yang harus disiapkan dalam pembangunan PLTG adalah dermaga jeti. Nah, pembagian pembangunan inilah yang sekarang sedang diurus," kata Ahmad Siang.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Kepala Divisi Pembangkitan Indonesia Timur PT PLN (Persero) Sapto Triono Widiastoto dan Manager Pembangkitan PLN Wilayah Sulselrabar Mursalim M Nur. Ahmad menambahkan investasi pembangunan PLTG ini bisa menelan biaya hingga Rp120 miliar untuk daya terpasang 10 MW.

Menurut Ahmad, kebutuhan energi listrik di Selayar saat ini mencapai 4 MW lebih pada beban puncak sedangkan daya terpasang PLN sudah mencapai 6 MW. Meski begitu, pembangunan PLTG ini bukan saja untuk masyarakat, termasuk juga rencana pembangunan kilang minyak yang membutuhkan daya listrik hingga 40 MW.

Bupati Selayar Syahrir Wahab mengatakan pihaknya sudah menyiapkan tiang listrik sebanyak 1.836 yang sudah terpasang di beberapa daerah sekitar kota dan kecamatan. Jika fasilitas ini sudah dialiri listrik, diperkirakan seluruh daerah kota dan pulau Selayar sudah dapat terlayani.

Khusus untuk pembangunan dermaga jeti, pemerintah sudah menyiapkan lahan di daerah Baloiya seluas empat hektare. Lahan tersebut sangat potensial untuk dibuat dermaga karena merupakan pantai. (die)


Source: http://news.fajar.co.id/read/108007/...-telan-rp120-m
Comeliness no está en línea  
Old October 23rd, 2010, 06:58 PM   #480
Coto.Gagak
Registered User
 
Join Date: Oct 2010
Location: Landak Baru-Pettarani-Hertasning
Posts: 48
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by Comeliness View Post
Di Sulsel yg potensi pariwisatanya besar spt Toraja, Bulukumba (Bira), dan Selayar mesti dibenahi listrik & infrastrukturnya utk memudahkan masyarakatnya & menarik wisatawan2.


[FONT="Trebuchet MS"]JUMAT, 22 OKTOBER 2010 | 01:27 WITA |
PLTG Selayar Diperkirakan Telan Rp120 M
Direncanakan Berkapasitas 10 MW


BANGUN JETI. GM PLN Sultanbatara Ahmad Siang (kanan) menyampaikan kepada Bupati Selayar Syahrir Wahab (kiri) mengenai pembangunan dermaga jeti di Restoran Raja Gurih, Kamis 21 Oktober. (FOTO YULHAIDIR/FAJAR)

MAKASSAR -- PT PLN (Persero) Wilayah Sulsel, Sultra, Sulbar (Sulselrabar) optimis untuk mengatasi masalah krisis jaringan yang ada di Kabupaten Kepulauan Selayar. Saat ini, PLN sedang mengkaji lebih dalam rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) berbahan bakar batu bara untuk memberikan tambahan energi di kabupaten terluar Sulsel ini sekira 10 mega watt (MW). PLTG itu diperkirakan menelan Rp120 miliar.
Ewako Selayar...
makin maju nih Selayar..., kalau ga salah Pertamina juga akan membangun penyulingan BBM di Benteng atau sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan BBM Indonesia bagian Timur...
tapi ga tau udah dimulai atau belum..., ada kakak yang tahu...?
Coto.Gagak no está en línea  
Closed Thread

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 01:28 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu