daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Skybazaar of Indonesia > Archive

Closed Thread
 
Thread Tools
Old December 4th, 2010, 12:50 AM   #1001
nowan
Registered User
 
Join Date: Sep 2009
Posts: 1,181

Sepertinya bukan lagi proposal dan memang berbeda detailnya. Mulai dari pangkal yang menyatu jalurnya, di atas Satrio yg terpisah sekitar 2 meter, semakin lebar dan tinggi tepat di atas underpass Casablanca.

Sudah akan dikerjakan di awal 2011 oleh bbrp kontraktor nasional. Tapi kok,...
Quote:
Saat ini masuk tahap penyelidikan tanah dan akan berlanjut pada pengerjaan inti, yakni pembuatan jembatan. ”Akhir Desember ini alat berat sudah masuk dan akan efektif pada Januari 2011,”ungkapnya kemarin.
Jagoan euy.. pekerjaan sudah ditenderkan, penyelidikan tanah masih dikerjakan. Begitu banyak proyek konstruksi di sana, jadi sudah hapal kondisi tanahnya kali ya...
nowan no está en línea  

Sponsored Links
 
Old December 4th, 2010, 02:44 PM   #1002
peseg5
SSC Indonesia
 
peseg5's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: Jakarta
Posts: 3,649
Likes (Received): 158

Kayaknya proposal yg sama dazon. Itu bentang yg jarak celahnya lebar hanya untuk sektor diatas underpass casablanca. Masuk kedalam Jl. Satrio celah bentangnya kembali dekat.
__________________
The only thing necessary for the triumph of evil is for good man to do nothing.
(Edmund Burke 1729-1797)

peseg5 no está en línea  
Old December 7th, 2010, 02:49 AM   #1003
Mimihitam
Pengguna Jelata
 
Mimihitam's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Location: Jakarta
Posts: 2,628
Likes (Received): 7

Trans Sulawesi Highway Seriously Damaged by Inundation

Heavy rains in Pangkep district, South Sulawesi province, in the last few days had caused serious floodings and serious damage to the trans Sulawesi highway.

The most serious damage of the trans Sulawesi highway was located in Bungoro and Segeri. The damage was also worsened by the incomplete road construction, making it very difficult to pass the highway.

Inundations as high as 20 centimeters caused the road full of potholes posing a very serious threat to passers by, especially at night. Motorists also had to be very careful when passing these roads, full of big potholes.

http://www.thejakartapost.com/news/2...nundation.html
__________________
Si Tou Timou Tumou Tou
—Sam Ratulangi, manusia hidup untuk menghidupkan manusia lain, human live for the people
Mimihitam no está en línea  
Old December 8th, 2010, 02:39 PM   #1004
unity
Tionghoa Indonesia
 
unity's Avatar
 
Join Date: Jan 2009
Location: Born in Balikpapan - Raised in Surabaya - Now in Sydney
Posts: 1,375
Likes (Received): 268

Sumut Diminta Bangun Tol Medan-Siantar
Selasa, 7 Desember 2010 | 08:16 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Keberadaan jalan tol Medan-Siantar dinilai perlu segera direalisasikan demi menunjang akses menuju objek wisata Danau Toba yang dalam beberapa tahun ini jumlah wisatawan yang berkunjung terus mengalami penurunan.

"Keberadaan jalan tol Medan-Siantar cukup stragetis untuk menunjang kepariwisataan di Sumut. Jadi saya pikir pemerintah perlu memikirkan untuk membuat jalan tol ini," kata Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Sumatera Utara Nuruddin Dalimunthe di Medan, Senin.

Menurut dia, selain dapat kembali menggairahkan dunia kepariwisataan, keberadaan jalan tol tersebut juga dapat menunjang akses perekonomian masyarakat.

Intinya, lanjut dia, pengembangan kepariwisataan tidak bisa hanya dilakukan Disbudpar semata, namun juga harus didukung instansi dan pemangku kepentingan lainnya lainnya termasuk Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan agen-agen travel. "Seperti misalnya pembangunan infrastruktur menuju objek-objek wisata. Ketika jalan menuju objek wisata tidak baik, tentunya ini akan menjadi kendala bagi kita untuk mendatangkan wisatawan," katanya.

Menurut dia, jika jalan tol Medan-Siantar itu nantinya jadi dibangun, maka selanjutnya yang perlu dipikirkan adalah membuat "cabel car" dari Siantar menuju Parapat, Danau Toba. Karena, lanjut dia, membuat "cabel car" tersebut tidaklah sulit asalkan ada dananya dan ini tentunya juga dalam rangka menunjang kepariwisataan di Danau Toba.

"Di Eropa ’cabel car’ tersebut sudah bukan barang modern lagi dan sudah dianggap hal yang biasa-biasa saja," ujarnya.

Selain itu, kata dia, ada beberapa pemikiran yang saat ini coba ia godok, yakni bagaimana membuat objek wisata kembar Pulau Bali dan Danau Toba. Bali luar biasa dengan budaya masyarakatnya sedangkan Danau Toba sangat luar biasa dengan keindahan alamnya.

"Danau Toba tidak hanya milik bangsa Indonesia tapi juga milik dunia. Kemungkinan untuk lebih mengenalkan Danau Toba di mata internasional saat ini cukup terbuka dengan telah dibangunnya Bandara Silangit di dekat danau itu. Sekarang bagaimana kita mengemasnya dengan sebaik-baiknya," katanya.

Sumber : antara

http://properti.kompas.com/read/2010....Medan.Siantar
__________________
"Ményak manis éla inélén, bapait éla iut"
unity no está en línea  
Old December 8th, 2010, 02:42 PM   #1005
unity
Tionghoa Indonesia
 
unity's Avatar
 
Join Date: Jan 2009
Location: Born in Balikpapan - Raised in Surabaya - Now in Sydney
Posts: 1,375
Likes (Received): 268

Tol Manado-Bitung Mulai Dibangun 2011
Selasa, 7 Desember 2010 | 20:20 WIB

MANADO, KOMPAS.com - Pembangunan jalan tol Manado-Bitung, Sulawesi Utara, dengan anggaran sekitar Rp2 triliun akan dimulai 2011.

"Proyek jalan tol dengan panjang 37 kilometer itu menggunakan dana APBN dan ditender langsung oleh pemerintah pusat," kata Asisten II bidang Pembangunan Pemprov Sulut Alex Wowor, di Manado, Selasa.

Pembangunan jalan tol yang mengambil titik nol dari Manado itu akan melewati Kabupaten Minahasa Utara dan berakhir di Kota Bitung yang dikenal dengan pelabuhan laut internasional.

Sementara itu, kata dia, biaya pembebasan lahan juga telah dianggarkan Pemprov Sulut sekitar Rp20 miliar, kemudian ditanggung bersama dengan pemerintah Minahasa Utara, Bitung, Manado dan APBN. "Total biaya pembebasan lahan mencapai Rp200 miliar dan sudah disosialisasikan kepada masyarakat," ujarnya.

Ketua Komisi III DPRD Sulut Sherpa Manembu mengatakan, proyek jalan tol tersebut harus didukung oleh semua pihak, karena menyangkut kepentingan umum. "Selain masyarakat memiliki jalur transportasi yang memadai, juga bisa meningkatkan dan menggairahkan kegiatan ekonomi di daerah," katanya.

Apalagi Manado dan Bitung telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang membutuhkan banyak infrastruktur pendukung, sehingga benar-benar kegiatan perekonomian bergairah dan berdampak signifikan untuk kesejahteraan rakyat.

Sumber : ANT

http://properti.kompas.com/read/2010....Dibangun.2011
__________________
"Ményak manis éla inélén, bapait éla iut"
unity no está en línea  
Old December 8th, 2010, 03:19 PM   #1006
Mimihitam
Pengguna Jelata
 
Mimihitam's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Location: Jakarta
Posts: 2,628
Likes (Received): 7

Tol Semarang– Ungaran Dibuka 16 Desember

SEMARANG(SINDO) – Jalur tol Semarang–Ungaran dijadwalkan akan dibuka pada 16 Desember 2010. Saat ini,kegiatan penyelesaian proyek di jalur itu terus dikebut.

Sekretaris Daerah Pemprov Jawa Tengah Hadi Prabowo mengakui, pengerjaan proyek tol tersebut banyak menemukan kendala. Hal itu di antaranya cuaca serta erupsi Merapi yang mengganggu pasokan pasir karena aktivitas penambangan dihentikan.Meski demikian,pengerjaan proyek konstruksi tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.“Semuanya sesuai target,” ujarnya belum lama ini. Menurut Hadi,proyek tol Semarang– Ungaran ini merupakan satusatunya ruas tol di Indonesia yang hingga saat ini masih dikerjakan konstruksinya.“Jadi,semuanya sudah sesuai perencanaan dan tidak ada istilah mengubah schedule,” paparnya.

Kepala Dinas Bina Marga Jawa Tengah Danang Atmodjo menambahkan, ruas tol yang belum dilakukan pengecoran tinggal sekitar 300 meter.“Kami menunggu pengerasan tanah di jalur yang belum bisa dicor. Setelah tanah dalam kondisi kuat, segera dilakukan pengecoran,” ungkapnya. Selama ini,mereka terus melakukan percepatan penguatan tanah di titik-titik yang belum bisa dilakukan pengecoran.Hal itu antara lain menambah sejumlah peralatan di kawasan tersebut.“Termasuk melakukan kerja lembur sehingga cepat selesai,”tuturnya.

Selain itu, mereka juga sudah memulai melakukan pekerjaan di jalur interchange (jalur keluar tol) di Kabupaten Semarang,termasuk penataan rambu-rambu lalu lintas yang dibutuhkan.“Secepatnya kami upayakan selesai,”tambahnya. Proyek tol Semarang–Ungaran ini memiliki panjang sekitar 14 km. Pekerjaan proyek ini terbagi dalam tiga paket.Paket I dilakukan dari Tembalang–Gedawang. Sementara untuk paket II Gedawang–Penggaron, dan paket III Penggaron– Ungaran. Terpisah,Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah Sasmito mengaku masih pesimistis jika jalur tol Semarang–Ungaran itu bisa dioperasikan pada 16 Desember.

“Rumah saya sangat dekat jalan tol itu.Jadi, setiap hari saya bisa melihat dan tahu perkembangan pembangunan jalan tol tersebut,”tuturnya. Apalagi, sejauh ini pelaksanaan pengeparasan Bukit Cemoro Sewu di kawasan Ungaran belum rampung. Padahal untuk merampungkan pekerjaan itu butuh waktu yang tidak sedikit.“Jalur untuk keluar dan masuk tol juga belum selesai.Padahal,sudah semestinya jalur keluar masuk itu dilakukan penyesuaian,”tandasnya. Anggota Komisi D DPRD Jawa Tengah Sri Praptono mengatakan, dalam pembangunan jalan tol, sisi keamanan, kenyamanan, maupun keindahan harus menjadi skala prioritas.

“ Jangan karena sekadar mengejar target, semuanya dipaksakan. Padahal skala-skala prioritas itu belum terpenuhi,”ungkapnya. Sri Praptono mengaku khawatir jika pekerjaan itu dipaksakan bisa berbuah blunder. Sebab, akibat berbagai persyaratan kelayakan jalan tersebut tidak bisa dipenuhi, maka jaminan keselamatan pengguna jalan itu tidak ada. “Karena itu, semestinya harus realistis.Namun, ini diiringi penjadwalan yang ketat dan evaluasi berkelanjutan,”paparnya. Menurut Sri, melalui penjadwalan secara ketat akan diketahui sejauh mana progres dari proyek tersebut.

Dia mencontohkan, jika memang akan diselesaikan pada 16 Desember,bisa diatur,kapan pelaksanaan pengecoran, pemasangan rambu-rambu lalu lintas, maupun pelaksanaan finishing. “Dengan itu,semuanya bisa tuntas dengan maksimal,”ujarnya. Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini tak memungkiri keberadaan jalan tersebut sangat ditunggu masyarakat. Sebab, keberadaannya bisa menjadi salah satu solusi mengatasi kemacetan lalu lintas yang sering terjadi di jalur Semarang– Ungaran tersebut.“Namun, tentunya harus ada jaminan mengenai kualitas pekerjaan jalan itu,”tandasnya. (muh slamet)

http://www.seputar-indonesia.com/edi...t/view/368624/
__________________
Si Tou Timou Tumou Tou
—Sam Ratulangi, manusia hidup untuk menghidupkan manusia lain, human live for the people
Mimihitam no está en línea  
Old December 8th, 2010, 03:20 PM   #1007
Mimihitam
Pengguna Jelata
 
Mimihitam's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Location: Jakarta
Posts: 2,628
Likes (Received): 7

Tol JORR 2 Tarumajaya-Cibitung-Setu Bakal Hidupkan Bekasi

BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, merancang peraturan daerah terkait rencana detail tata ruang kota wilayah pengembangan zona utara di wilayah setempat.


Bekasi merampungkan sistem jaringan pergerakan transportasi darat guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang meliputi pembangunan sejumlah jalan tol. Masing-masing Tol Lingkar Luar Jakarta II Karang Tanjung dan Lingkar Luar II Tarumajaya-Cibitung-Setu.

"Kegiatan itu bertujuan untuk mempublikasikan kepada masyarakat tentang rencana pemanfaatan ruang di wilayah utara terkait penataan Kawasan Pelabuhan Laut Internasional (PLI) yang meliputi Kecamatan Muaragembong, Babelan, Tarumajaya, dan Tambun Utara agar tidak terjadi penyalahgunaan pemanfaatan lahan," ujar Kepala Bidang Tata Ruang Kabupaten Bekasi Erwin Zulkarnaen di Gedung Sport Center, Harapan Indah, Medan Satria, Kota Bekasi, Selasa.

Menurut dia, dalam Raperda tersebut dibahas tentang rencana pemanfaatan ruang yang mendukung keberadaan PLI seperti kebutuhan fasilitas sosial, hutan lindung, industri berat, kawasan pertambangan strategis, pelabuhan kargo, pergudangan, terminal, dan pariwisata.

"Secara umum, wilayah pengembangan zona utara terbagi menjadi dua kategori yakni 24,74 persen untuk kawasan lindung pelestarian alam dan 75,26 persen untuk kawasan budidaya pertanian, pertambangan, industri, permukiman, dan komersial," katanya.

Dikatakan Erwin, wilayah pengembangan zona utara dibagi menjadi empat bagian dengan unit kecamatan yang diberi pusat pelayanan dan memiliki fungsi utama.

"Kecamatan Muaragembong seluas 14.000 hektare yang saat ini didominasi lahan perairan memiliki fungsi pemanfaatan lahan sebagai kawasan lindung dan penyangga, perumahan kepadatan rendah, permukiman nelayan, pendidikan skala lokal, kawasan budidaya pertanian, budidaya perikanan, dan kawasan pariwisata," katanya.

Sementara Kecamatan Babelan, kata dia, memiliki fungsi utama sebagai industri dan pergudangan, pelabuhan bongkar muat barang, dan pelabuhan standar yang berdiri di atas sungai. Kecamatan Tarumajaya memiliki fungsi utama sebagai lokalisasi industri, pusat pembangkit listrik, dan pelabuhan bongkar muat.

Sedangkan lahan di Kecamatan Tambun Utara akan memiliki fungsi sebagai permukiman berskala sedang dan tinggi, pendidikan, dan kesehatan berskala lokal. Masing-masing di Desa Sriamur, Srimukti, Setiamekar, Satria Jaya, Karangsatria, Srijaya, dan Jejalen Jaya.

Menurut Erwin, pihaknya tengah merampungkan sistem jaringan pergerakan transportasi darat guna mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan setempat yang meliputi pembangunan sejumlah jalan tol. Masing-masing Tol Lingkar Luar Jakarta II Karang Tanjung dan Lingkar Luar II Tarumajaya-Cibitung-Setu.

"Serta pembangunan jalan Lingkar Utara, dan ’interchange’ tol di Desa Pantai Makmur dan Srijaya. Sementara, pembangunan jalan Kolektor Primer meliputi Lingkar Pantai Muaragembong, Babelan-Muaragembong, Tambun Utara-Tambelang, Samudrajaya-Huripjaya, Sriamur-Babelan Kota," katanya.

Dikatakan Erwin, ketentuan tersebut akan diajukan kepada DPRD setempat guna disahkan menjadi Perda dengan tujuan meminimalkan penggunaan lahan yang tidak sesuai, meningkatkan pelayanan terhadap fasilitas yang bersifat publik, menjaga kesinambungan kehidupan masyarakat, dan mendorong pengembangan ekonomi.

http://properti.kompas.com/read/2010...idupkan.Bekasi
__________________
Si Tou Timou Tumou Tou
—Sam Ratulangi, manusia hidup untuk menghidupkan manusia lain, human live for the people
Mimihitam no está en línea  
Old December 8th, 2010, 03:21 PM   #1008
Mimihitam
Pengguna Jelata
 
Mimihitam's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Location: Jakarta
Posts: 2,628
Likes (Received): 7

Pembangunan Tol Serangan-Tanjung Benoa Molor

DENPASAR, KOMPAS.com - Sekretaris Komisi III DPRD Bali IGM Suryantha Putra mengatakan, rencana pembangunan jalan tol yang menghubungkan Pulau Serangan, Kota Denpasar dengan Tanjung Benoa dipastikan molor dari rencana awal.


Sedianya tahun 2011 pembangunan jalan tol Serangan-Tanjung Benoa (STB) sudah mulai digarap dan dapat beroperasi pada 2013. Tetapi hingga kini belum ada kejelasan lebih lanjut.
-- IGM Suryantha Putra

"Sedianya tahun 2011 pembangunan jalan tol Serangan-Tanjung Benoa (STB) sudah mulai digarap dan dapat beroperasi pada 2013. Tetapi hingga kini belum ada kejelasan lebih lanjut," katanya di Denpasar, Kamis.

Seusai sidang paripurna pembahasan ranperda DPRD Bali, ia mengatakan, molornya rencana pembangunan STB tersebut, salah satunya terbentur masalah pembebasan lahan yang akan digunakan.

"Hingga sekarang belum juga diketahui siapa pemilik lahan tersebut, maka sulit untuk membebaskan lahan di sana. Dengan begitu, dipastikan rencana pembangunannya akan molor dari jadwal," ucap politisi PDIP itu.

Ia mengatakan, persoalan pembebasan lahan ini, sebagaimana disepakati menjadi kewajiban Pemprov Bali. Hanya saja, Pemprov Bali sendiri hingga kini tak tahu siapa pemilik lahan tersebut.

"Yang bertanggung jawab terhadap pembebasan lahan itu adalah pemprov. Tetapi pemprov sendiri tak memiliki data, siapa sesungguhnya pemilik lahan tersebut. Itu yang membuat kita kesulitan membebaskan lahan," kata Suryantha Putra.

DPRD Bali, kata dia, sedang mengupayakan menemukan data siapa pemilik lahan di sekitar lokasi yang akan dibangun jalan tol STB, ke Pemkot Denpasar. "Kami akan berkoordinasi dengan Pemkot Denpasar. Sehingga mendapatkan data pemilik lahan tersebut," ujarnya.

Di tempat terpisah, anggota Komisi I DPRD Bali, Ketut Tama Tenaya mengatakan, pembangunan tol STB akan digantikan dengan jalan layang lingkar di lokasi yang sama, karena alasan ketinggian ambang batas bawah yang sempat menjadi polemik dengan pemerintah pusat.

"Karena alasan ambang batas bawah itu, maka pusat sendiri mengusulkan agar dibangun jalan layang lingkar di sekitar lokasi sebagai pengganti jalan tol STB," katanya.

Dikatakan, jalan tol STB dibangun untuk mengurai kemacetan yang semakin krodit di Bali selatan. Selain tol STB, upaya lainnya adalah membangun jalan bawah tanah di persimpangan Dewa Ruci. "Jika rencana pembangunan bawah tanah dipastikan sesuai dengan jadwal, beda halnya dengan tol STB," kata Tama Tenaya.

Proyek rencananya menelan dana miliaran rupiah itu dipastikan molor pembangunannya, akibat ketidakjelasan siapa pemilik lahan di sekitar lokasi yang akan dibebaskan.

Dari data yang dihimpun badan jalan di Tanjung Benoa, rencananya akan dibangun melewati hutan bakau sepanjang dua kilometer dan menyusuri tepi pantai sepanjang 2,3 kilometer atau 5,40 hektare. Sementara badan jalan di Pulau Serangan Denpasar melewati PT BTID sepanjang 2,6 kilometer atau 1,70 hektare.

Sedangkan untuk jembatan akan dibangun pada aliran Selat Benoa-Selat Badung dengan panjang alur 350 meter. Untuk bentang utama jembatan 2 X 140 meter dengan ambang batas bawah 35 meter dan ambang atas 45,919 meter. Panjang jalan dan jembatan seluruhnya 9,91 kilometer.

http://properti.kompas.com/read/2010...ng.Benoa.Molor
__________________
Si Tou Timou Tumou Tou
—Sam Ratulangi, manusia hidup untuk menghidupkan manusia lain, human live for the people
Mimihitam no está en línea  
Old December 8th, 2010, 03:23 PM   #1009
Mimihitam
Pengguna Jelata
 
Mimihitam's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Location: Jakarta
Posts: 2,628
Likes (Received): 7

Sulut Anggarkan Rp 20 Miliar Bebaskan Lahan Tol Manado-Bitung



MANADO, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara hanya akan mengalokasikan anggaran Rp 20 miliar melalui APBD 2011, untuk biaya ganti rugi lahan pembangunan jalan tol Manado-Bitung.

"Anggaran ganti rugi jalan tol mencapai Rp 300 miliar, sementara Pemprov Sulut hanya menyediakan Rp 15-Rp 20 miliar," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulut JE Kenap di Manado, Selasa (16/11/2010).

Ganti rugi lahan milik warga yang akan melintasi pembangunan megaproyek Rp 1,3 triliun itu juga bersumber dari APBN, Pemerintah Kota Manado, Kota Bitung, dan Kabupaten Minahasa Utara.

Menurutnya, pembebasan lahan untuk pelebaran jalan tol itu akan segera dimulai dengan luas 5-10 meter. "Anggaran dari Pemprov Sulut sudah dialokasikan dalam rancangan APBD 2011, dan menunggu pembahasan ulang dengan DPRD setempat," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Sulut SH Sarundajang mengharapkan agar warga tidak mempersulit pembebasan lahan pembangunan jalan tol Manado-Bitung karena memiliki manfaat besar bagi kepentingan umum di daerah. "Pembangunan jalan tol Manado-Bitung sendiri akan dikerjakan pada 2011 melalui dana APBN," kata Sarundajang.

Menurut dia, kondisi jalan Manado-Bitung saat ini sangat mengkhawatirkan seiring dengan kemacetan luar biasa terjadi di jalur jalan tersebut. "Biasanya kita ke Bitung hanya setengah jam, tapi sekarang membutuhkan dua jam baru sampai ke tujuan," katanya.

Apalagi, Kota Bitung merupakan daerah sentra industri akan tertopang ketika infrastruktur itu dibangun, kemudian turut mewujudkan program nasional Sulut sebagai pintu gerbang ekonomi Asia Pasifik.

http://properti.kompas.com/read/2010....Manado.Bitung
__________________
Si Tou Timou Tumou Tou
—Sam Ratulangi, manusia hidup untuk menghidupkan manusia lain, human live for the people
Mimihitam no está en línea  
Old December 8th, 2010, 03:25 PM   #1010
unity
Tionghoa Indonesia
 
unity's Avatar
 
Join Date: Jan 2009
Location: Born in Balikpapan - Raised in Surabaya - Now in Sydney
Posts: 1,375
Likes (Received): 268


Sooo many proposals, sooo little progress...
Oh my country... When you will gonna learn...
__________________
"Ményak manis éla inélén, bapait éla iut"
unity no está en línea  
Old December 8th, 2010, 05:50 PM   #1011
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,211
Likes (Received): 257

Sure we will learn that on the next part IV thread
http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=1274673
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  
Closed Thread

Tags
highway

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 09:52 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu