|
|
|
| daily menu » rate the banner | guess the city | one on one |
|
|||||||
| Global Announcement |
|
SkyscraperCity needs your help to do some house cleaning! please click here for more info! |
![]() |
|
|
Thread Tools | Display Modes |
|
|
#1 |
|
Registered User
Join Date: May 2007
Location: Medan-San Francisco-Providence
Posts: 220
Likes (Received): 0
|
Mebidang ( Medan - Binjai - Deli Serdang ) and New Polonia CBD Masterplan information
Kota Medan berkembang seiring dengan pesatnya pertumbuhan aktivitas perkotaan yang
menjalar ke wilayah sekitarnya. Perkembangan aktivitas ini telah membentuk suatu kawasan metropolitan yang dikenal dengan Mebidang (Kota Medan, Kota Binjai, dan Kabupaten Deli Serdang). Istilah Mebidang lahir sejak tahun 1980-an. Hal ini dapat dilihat dalam beberapa studi perkotaan Kota Medan yang telah melibatkan wilayah sekitarnya dalam studi tersebut. Beberapa studi yang memperkenalkan konsep Mebidang adalah MUDS (Medan Urban Development Study 1980), MULMS (Medan Urban Land Management Study 1986) dan penilaian ADB (Asian Development Bank) atas proyek MUDP II tahun 1987. Secara resmi kawasan Mebidang telah ditetapkan oleh Gubernur Propinsi Sumatera Utara sebagai Mebidang Metropolitan Area (MMA) pada tahun 1985. Pada tahun yang sama, Ditjen Cipta Karya Departemen PU mempersiapkan Rencana Umum Kota Kawasan Medan Raya yang merupakan rencana pengembangan kawasan yang meliputi beberapa daerah regional. Pada saat itu pengembangan kawasan metropolitan Mebidang diarahkan untuk menjadi salah satu titik pertumbuhan segitiga pertumbuhan utara IMT-GT (Indonesia Malaysia Thailand – Growth Triangle) dalam rangka menyongsong AFTA 1992. Kawasan Mebidang saat ini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah Propinsi Sumatera Utara dan juga sebagai pintu gerbang keluar masuknya barang. Metropolitan Mebidang merupakan salah satu dari 6 kawasan tertentu di Indonesia sebagai Pusat Kegiatan Nasional dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN). Perkembangan yang terus terjadi di Kawasan Metropolitan Mebidang dirasakan perlu adanya suatu perencanaan yang mencakup seluruh wilayah Mebidang, sehingga lahirlah Rencana Umum Tata Ruang Perkotaan (RUTRP) Kawasan Mebidang Metropolitan tahun 1996 yang dikeluarkan oleh Pemerintah Propinsi Sumatera Utara. Penyusunan RUTRP Mebidang merupakan pemaduan dan tindak lanjut dari studi-studi yang telah dilakukan di wilayah Mebidang dan juga memadukan ketiga RTRW DT II yang termasuk di Kawasan Perkotaan Mebidang. Dokumen ini menjadi acuan dalam penyusunan program pembangunan di Kawasan Metropolitan Mebidang (RUTRK Kawasan Metropolitan Mebidang, 1996). Wilayah Mebidang itu sendiri terdiri dari 40 kecamatan yang meliputi 21 kecamatan di Kota Medan, 5 kecamatan di Kota Binjai dan 14 kecamatan (dari 33 kecamatan) di Kabupaten Deli Serdang. Further info http://www.penataanruang.net/taru/ns...litan/Bab3.pdf Bandara Polonia (Wiki) Akibat letaknya yang sangat dekat dengan pusat kota – sekitar 2 km – bandara ini menyebabkan bangunan-bangunan di Medan dibatasi jumlah tingkatnya. Dampak dari peraturan ini adalah sedikitnya jumlah bangunan tinggi di Medan. Selain itu, bandara ini juga diperkirakan sudah atau hampir melebihi kapasitasnya. Sejak pemberian izin penerbangan diringankan di Indonesia pada tahun 2000-an, jumlah penerbangan yang melayani Polonia meningkat tajam. Bandara Polonia tidak mempunyai garbarata sehingga para penumpang harus berjalan melalui tarmac untuk mencapai pesawat. Bandara Polonia tidak mempunyai garbarata sehingga para penumpang harus berjalan melalui tarmac untuk mencapai pesawat. Menurut rencana, bandara ini dalam beberapa tahun ke depan akan dipindahkan ke Kuala Namu, di Kabupaten Deli Serdang. Pada 29 Juni 2006, wakil presiden Indonesia, Jusuf Kalla, meresmikan pembangunan Bandara Kuala Namu. Setelah Kuala Namu mulai beroperasi, Polonia direncanakan akan dialihkan fungsinya menjadi sebuah central business district (CBD) serta 40% lahannya diperuntukkan bagi sebuah kebun raya.
Last edited by Aucostar; September 15th, 2008 at 02:03 AM. |
|
|
|
|
#2 |
|
Registered User
Join Date: May 2007
Location: Medan-San Francisco-Providence
Posts: 220
Likes (Received): 0
|
Is there anybody know any information about new CBD masterplan or blueprint
here is spatial planning and urban governance toward Medan in 2030 by Uni of Tokyo http://csur.t.u-tokyo.ac.jp/medan_as.../1-2_shima.pdf Last edited by Aucostar; September 15th, 2008 at 06:44 AM. |
|
|
|
|
#3 |
|
Solo Ingkang Adiluhung
Join Date: May 2008
Location: SOLO City
Posts: 927
Likes (Received): 0
|
kok gak dilanjuttin mas
|
|
|
|
|
#4 |
|
Registered User
Join Date: May 2007
Location: Medan-San Francisco-Providence
Posts: 220
Likes (Received): 0
|
i cannot continue
i post this thread to get more information ![]()
|
|
|
|
|
#5 |
|
abel77
Join Date: Aug 2008
Location: Jakarta
Posts: 295
Likes (Received): 15
|
Sebenarnya bukan MeBiDang... tapi di tambah lagi, liat deh yang terbaru... ITu pengembanganya sampai Kab karo... jadi Medan, Binjai,Deli Serdang Dan Karo. yang terbaru. [MeBiDang-Ro]
|
|
|
|
|
#6 |
|
Registered User
Join Date: May 2007
Location: Medan-San Francisco-Providence
Posts: 220
Likes (Received): 0
|
seriusannnnnnn
gk pernah dengar tau dr mana abel liat donkz infony gilaaaaa mebidangro KOK terasa ganjal namany mebirodang ato medangbiro ato medangrobi ?????? wew
|
|
|
|
|
#7 |
|
Registered User
Join Date: May 2007
Location: Medan-San Francisco-Providence
Posts: 220
Likes (Received): 0
|
ketemu d website http://www.sumutprov.go.id/lengkap.php?id=866
Pempropsu Rancang Pengembangan Kawasan Metropolitan Mebidangro Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) sedang merancang pengembangan kawasan perkotaan Metropolitan Medan – Binjai – Deliserdang dan Kabupaten Karo (Mebidangro). Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumut Drs RE Nainggolan MM mengemukakan hal itu kepada wartawan di Kantor Gubsu Medan, Kamis (8/6). Rancangan tersebut antara lain mencakup rencana pembangunan jalan tol Medan - Binjai dan Tanjung Morawa - Kuala Namu - Tebing Tinggi, pengelolaan kawasan sekitar daerah aliran sungai (DAS) dari hulu di kabupaten Karo hingga ke hilir untuk menanggulangi resiko banjir, pengembangan pelabuhan Belawan, pembangunan dan pemanfaatan jaringan rel kereta api sebagai sarana angkutan barang dan angkutan penumpang, pembangunan infrastruktur enerji dan kelistrikan, pengembangan kawasan industri di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, pembangunan sarana transportasi angkutan umum massal, pembangunan bandara baru di Medan di Kuala Namu sebagai pengganti bandara Polonia dan rencanan pengembangan kawasan Central Business Districk (CDB) di Medan. “Untuk lebih mengkonkritkan keterpaduan pembangunan kawasan Mebidang khususnya, maka pada tahun 2006 ini sedang dipersiapkan penyusunan rencana tata ruang kawasan Mebidang sebagai salah satu pedoman atau master plan bagi pembangunan kawasan Mebidang dan penyusunan rencana tata ruang kawasan sekitar bandara Kuala Namu,” jelasnya. Dijelaskan, adanya kesenjangan pembangunan daerah dan antarkawasan telah membuat pemerintah melakukan perubahan konsep pengembangan dan pembangunan wilayah dari pendekatan sektoral ke pendekatan regional melalui penataan ruang sebagaimana ditetapkan dalam Pertautan Pemerintah Nomor 47 tahun 1997 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN), sebagai tindaklanjut dari UU Nomor 24 Tahun 1992 tentang Penataan Ruang (saat ini dalam proses revisi), yang bertujuan untuk mengembangkan pola dan struktur ruang nasional melalui pendekatan kawasan dan diimplementasikan melalui penetapan kawasan andalan dan tertentu. RTRWN telah menetapkan 6 kawasan tertentu di Indonesia, dan salah satunya adalah kawasan Medan-Binjai-Deli Serdang (Mebidang) sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN) yang penataan ruangnya sangat diprioritaskan serta mempunyai sumberdaya produktif untuk cepat tumbuh dibandingkan daerah lainnya yang ada di Provinsi Sumatera Utara. Selain itu, dalam Perda Nomor 7 Tahun 2003 tentang RTRWP Sumut juga telah direncanakan pengembangan kawasan Mebidang sebagai pusat pelayanan primer A, artinya sebagai kawasan tertentu yang memilik nilai strategis bagi pengembangan wilayah Sumatera Utara dalam skala kepentingan internasional, nasional dan regional. Dengan semakin berkembangnya kawasan Medan dan sekitarnya sebagai kawasan perkotaan metropolitan maka perlu direncanakan pengembangan kawasan Mebidang ke arah yang lebih luas menjadi sebuah Metropolitan Mebidang Area. Dalam RTRWN ditetapkan bahwa Medan sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN) dan kota-kota lainnya sebagai Pusat Kegiatan Lokal (PKL). Hal ini menjadi sangat penting, karena pengembangan kota-kota ini dalam waktu dekat akan segera dibangun, sehingga diperlukan suatu konsep rencana yang integrated dan holistik, serta yang paling penting adanya kesepakatan bersama antara lembaga, bahkan sangat diperlukan perencanaan kawasan ini dapat menghasilkan blue print yang dipahami dan dimengerti bersama. Metropolitan Mebidang Area (MMA) adalah suatu kawasan yang mempunyai peran besaar terhadap perkembangan Propinsi Sumatera Utara karena peranan kota Medan sebagai ibukota Propinsi Sumatera Utara serta potensi daya dukung wilayah hinterlandnya seperti Stabat, Kababjahe, Berastagi dan Tebing Tinggi, akan menjadi lokomotif bagi pertumbuhan ekonomi dan wilayah Sumatera Utara, sehingga harus didesain sedemikian rupa menjadi suatu kawasan yang saling berinteraksi antar kota dalam kawasan tersebut dan saling mendukung serta saling bermanfaat satu sama lainnya (simbiose mutualistis). Hal ini hanya dapat terjadi apabila konsep perencanaan dan pengembangan wilayah pada kawasan ini terkoordinasi dengan baik. Sharing Untuk lebih memfungsikan fungsi kota-kota dalam kawasan Mebidang ini, katanya, maka diperlukan kerjasama dalam merencanakan dan mengembangkan kawasan ini dan secara hirarki di bawah koordinasi pemerintah Propinsi. Kerjasama ini dapat dilakukan dalam bidang perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, bahkan sampai pada tingkat sharing pembiayaan. Pengembangan kelembagaan dalam penanganan pembangunan perkotaan terutama kota kecil dan sedang yang belum berstatus perlu segera ditangani, karena sampai saat ini belum ada lembaga khusus yang menangani administrasi dan manajemen pembangunan kota-kota tersebut. Hal ini sangat diperlukan untuk mengantisipasi permasalaha perkotaan, terutama dalam koordinasi pembangunan kota besar dengan kota kecil di sekitarnya serta pengendalian pembangunan perkotaan sesuai rencana tata ruang, untuk itu diperlukan lembaga wilayah metropolitan dalam konsep kerjasama pembangunan. Dengan ini semakin dibutuhkannya suatu konsep kerjasama pembangunan dalam peningkatan koordinasi dan mewujudkan keterpaduan serta percepatan pembangunan lintas Metropolitan Mebidang dan Kabupaten Karo tersebut, maka Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah membentuk Badan Kerjasama Pembangunan melalui Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor 050/699 tanggal 31 Mei 2006 tentang Pembentukan Badan Kerjasama Pembangunan (BKSP) Metropolitan Mebidang (Medan, Binjai, Deli Serdang) beserta Karo, yang sebelumnya telah ada inisiasi pembentukan forum pembangunan Membidang pada tahun 2001. Dengan demikian, maka diharapkan kawasan tersebut dapat berfungsi sebagai pusat permukiman yang mempunyai peran penting dalam memberi pelayanan di berbagai bidang kehidupan bagi penduduknya dan daerah sekitarnya, seperti pusat pelayanan jasa, produksi, distribusi, serta menjadi pintu gerbang atau simpul transportasi bagi kawasan permukiman dan wilayah produksi di sekitarnya. Peran utama lembaga ini adalah melakukan koordinasi, integrasi dan sinkronasi pembangunan lintas daerah serta pengendalian dan pengawasan pemanfaatan ruang di wilayah Metropolitan Mebidang dan Kabupaten Karo. Selanjutnya, untuk mendukung fungsi kawasan Metropolitan Mebidang Area, perlu dilengkapi dengan infrastruktur dan pusat-pusat pelayanan yang mendukung sisitem produksi komoditas unggulan dan pelayan publik. Dengan mempertimbangkan skala ekonomi dan konfigurasi ruang, dapat diprediksi pusat pertumbuhan nasional kawasan tertentu Metropolitan Mebidang dengan fungsi kota-kotanya akan lebih berkembang, dan dapat membentuk fungsi ekonomi wilayah yang kuat sebagai basis dari sistem perekonomian Sumatera Utara khususnya dan Indonesia umumnya. Harapan di masa mendatang, kawasan perkotaan Mebidang dapat menggerakkan serta melahirkan pusat-pusat pertumbuhan baru di Sumatera Utara, bahkan memiliki daya tarik dari sisi regional, nasional dan internasional dengan melakukan dan meningkatkan kerjasama pembangunan yang telah ada, seperti IMT-GT dan IMS-GT, sehingga kedudukan kawasan Mebidang akan menjadi pusat pertumbuhan Indonesia bagian barat yang secara langsung maupun tidak langsung akan memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional |
|
|
|
|
#8 |
|
Registered User
Join Date: May 2007
Location: Medan-San Francisco-Providence
Posts: 220
Likes (Received): 0
|
makasiii
abelll |
|
|
|
|
#9 |
|
abel77
Join Date: Aug 2008
Location: Jakarta
Posts: 295
Likes (Received): 15
|
Sama-sama.
g bisa bayangin, kalo itu terjadi... ada kota di tengahnya Jungle Forest..... |
|
|
|
|
#10 | |
|
Registered User
Join Date: May 2007
Location: Medan-San Francisco-Providence
Posts: 220
Likes (Received): 0
|
Quote:
trus nanti downtown ttp kota medan area tar kan keren ad suburbanny yg luas itu br namany kota metropolitan semoga semua jalan tol Medan-binjai Medan-Lubuk Pakam-Tebing Tinggi Medan-Brastagi Belmera+Kualanamu-Pelabuhan Belawan dengan begitu bukan cm kota medan yg maju, ttp semua kota kecil jg maju wahhhhhhhhh klo semua jalan tol, kuala namu INt't Airport ud selesai Medan jd apa y?
|
|
|
|
|
|
#11 |
|
Registered User
Join Date: Dec 2007
Posts: 15
Likes (Received): 0
|
5 tahun kedepan khusus jalanan di pusat kota medan bakal macet total..
ada alternatif ga? apa mungkin perlu bangun monorail diATAS bangunan-bangunan ruko yang ada dikota medan. atau jalanan inti kota diperlebar 3 meter kiri -kanan? Last edited by anemonic; January 13th, 2011 at 10:59 PM. |
|
|
|
|
#12 |
|
i Love Medan..
Join Date: May 2011
Location: Medan
Posts: 38
Likes (Received): 0
|
|
|
|
|
|
#13 |
|
abel77
Join Date: Aug 2008
Location: Jakarta
Posts: 295
Likes (Received): 15
|
Mebidangro Mulai Memperlihatkan Wujudnya
source :
http://medan.tribunnews.com/2011/12/...sumatera-utara http://medan.tribunnews.com/2011/12/...atkan-wujudnya ------------------------------------------------------------------------------------- TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Rencana percepatan pembangunan mega proyek Medan-Binjai-Deliserdang-Karo (Mebidangro) di Sumatera Utara mulai memperlihatkan wujudnya. Bahkan untuk mewujudkan Mebidangro Visi 2027, beberapa site plan atau perencanaan bangunan pun sudah dituangkan dalam konsep yang benar-benar modern dan metropolis. Merujuk pada data yang diperoleh www.tribun-medan.com dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumut, tergambar jelas sepuluh ide mega proyek yang dipersiapkan untuk mewujudkan kawasan Mebidangro Metropolitan, yaitu Pusat Kota Medan, Heritage Stasiun, CBD Polonia, Pusat Pemerintahan Binjai Timur, Kawasan Ekonomi Percut, MICE, Airport Kuala Namu, Belawan, Heritage Tembakau Deli dan TOD Stasiun. Bahkan rancangan pembangunan kota baru di Sumut yang saat ini sedang dibahas di Kementrian Perumahan Rakyat (Kemenpera), dikatakan Kepala Bappeda Sumut, Riadil Akhir Lubis, hampir pasti akan dibangun di kawasan Percut Sei Tuan. Pertimbangannya, jelasnya, merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2011 yang memang menyebutkan daerah perbatasan Medan dan Deliserdang ini direncanakan menjadi kawasan ekonomi terpadu yang komplit. Untuk itu, meski belum dipastikan 100 persen, ia sangat berharap pembangunan kota baru nantinya dilakukan di lahan HGU PTPN II, sekitar 3000 hektare. Diketahui saat ini, perwakilan dari DPD Real Estat Indonesia (REI) Sumut, Dinas Tarukim Sumut dan Bappeda Sumut sedang menghadiri Rapat Koordinasi Pengembangan Kota Baru Dalam Mendukung Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman di Jakarta. “Saat ini mereka bersama 24 provinsi lainnya sedang membahas ini bersama Kemenpera. Kita berharap usulan pembangunan kota baru ini dilakukan di Percut Sei Tuan. Selain karena Perpres pun sudah menyebutkan lokasi ini, dalam site plan Mebidangro Metropolitan 2027 pun sudah terjabarkan perencanaan kawasan ekonomi Percut Sei Tuan,” katanya sembari memaparkan site plan Mebidangro Metropolitan 2027, ketika ditemui di kantor Bappeda Sumut, Selasa (6/12). (ers/tribun-medan.com) Penulis : Eris Editor : Sofyan Akbar Sumber : Tribun Medan
__________________
I can't seem to find my way up from the basement A demon holds my place on earth 'till I die |
|
|
|
|
#14 |
|
Registered User
Join Date: Jan 2012
Location: Medan. Tebing tinggi deli.Indonesia
Posts: 339
Likes (Received): 4
|
ad gambarn gak gmn tu ntr di buat kawasan distrik di eks polonia,,, jgn sampe yg dimaksud kawasan bisnis dsini adalh pembanguna 10rb Ruko aj,, kayk biasa kota Medan dan kota2 di SUMUT skrg ni,,,,
![]()
|
|
|
|
|
#15 |
|
Registered User
Join Date: Apr 2008
Location: Jauh di Pedalaman Indonesia Raya
Posts: 107
Likes (Received): 0
|
Belawan dari dulu seperti itu2 saja tanpa ada kemajuan yg berarti....
Padahal international port ada disana.... Hmmmm nasib kota kelahiranku. Salam dari Borneo
__________________
---In Harmonio Progressio--- |
|
|
|
|
#16 |
|
Moderator
Join Date: Jul 2005
Posts: 9,263
Likes (Received): 37
|
Please refer to http://www.skyscrapercity.com/forumdisplay.php?f=3377
|
|
|
![]() |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|