daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > Metropolitan Construction and Development > Medan



Reply

 
Thread Tools
Old April 10th, 2012, 07:15 PM   #141
rahul medan
Registered User
 
rahul medan's Avatar
 
Join Date: Jun 2011
Location: medan, north sumatra
Posts: 21,722
Likes (Received): 4482



Quote:
Pelindo- Pertamina-Pemkab Langkat Sepakat Operasikan Pelabuhan Pangkalansusu
MedanBisnis – Langkat. PT Persero Pelabuhan Indonesia I (Pelindo), PT Pertamina dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat telah sepakat dalam mengoperasikan pelabuhan di Kecamatan Pangkalansusu.
Sebagai tanda kesepakatan, Direktur Utama PT Pelindo I, Alfred Natsir melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama Bupati Langkat dan PT Pertamina. MoU dilakukan Senin (9/4) di Aula Selat Malaka Lantai IV Kantor Pelindo I Jalan Krakatau Ujung No 100 - Medan.

”Kita sangat berharap MoU ini menjadi langkah mempercepat pengoperasian pelabuhan Pangkalan Susu untuk peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat Langkat,” kata Bupati Langkat Ngogesa Sitepu, sembari berharap Kementerian Perhubungan segera membuat keputusan penetapan menjadi pelabuhan umum untuk segera dioperasionalkan.

Didampingi Asisten Pemerintahan Abdul Karim, Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Syahmadi, Kadis PU Bambang Irawadi, Kabag Humas Syahrizal dan Kabag Hukum Aldresyam Siahaan, Bupati Langkat dalam kesempatan itu memaparkan peran penting pengoperasian pelabuhan eks Pertamina bagi kepentingan Pemkab maupun pihak Pelindo sendiri.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak terdiri dari PT Pelindo I, PT Pertamina dan anggota DPD-RI yang telah memberikan ruang bagi rencana pemanfaatan dermaga tersebut menjadi pelabuhan umum.

Dirut PT Pelindo I Alfred Natsir mengakui proses MoU ini sedikit mengalami keterlambatan setelah sebelumnya MoU awal dilakukan di Kementerian BUMN Jakarta pada 20 Agustus 2009 lalu.

Hal tersebut terjadi karena penyelesaian sejumlah pengurusan perizinan kepada otoritas maritim bagi perubahan pelabuhan khusus dermaga eks Japex menjadi pelabuhan umum.

Menurut Alfred realisasi kerja sama dimaksudkan selain inisiatif dari Bupati Langkat juga sebagai bentuk manivestasi rencana Pelindo I mengembangkan bisnis pelabuhan di tengah persaingan yang semakin kompetitif. Sejalan dengan fungsi pihaknya agar pelabuhan di Indonesia diharapkan memberikan nilai tambah dan bukan malah menjadi beban pemerintah.

Dirut Umum PT Pertamina Waluyo berharap kebijakan Pertamina akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sejalan dengan kebijakan yang kondusif bagi keinginan investor menanamkan modalnya.

Hal yang sama juga disampaikan anggota DPD-RI asal Sumut Parlindungan Purba yang mengingatkan semua pihak terkait untuk lebih serius menjalankan MoU yang telah disepakati. ”Keyakinan saya kepemimpinan Bapak Ngogesa yang merakyat dengan dukungan Pertamina dan Pelindo akan membuka peluang ekonomi yang sehat di Sumut dan Langkat khususnya,” katanya.

Langkah MoU yang dilakukan ini sebagai dasar pedoman bagi Kementerian Perhubungan untuk menetapkan pengalihan terminal khusus Pangkalan Susu dermaga eks Japex PT Pertamina menjadi pelabuhan umum dengan prinsip kelayakan dan saling menguntungkan. ( misno)
__________________
Medan The City of Million Smiles
The Living of Million Dreams

rahul medan no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old April 14th, 2012, 02:23 PM   #142
Andre_theRising
I'll ride the wind..
 
Andre_theRising's Avatar
 
Join Date: Sep 2011
Location: Singapore, Bhubaneswar-India, Medan,Bandung-Indonesia
Posts: 4,900
Likes (Received): 5

Pelabuhan Pangkalan Susu sebenarnya udah ada dari dulu, sebagai pelabuhan bagi pengangkutan minyak dari tambang minyak bumi pertama di Indonesia yakni di Pangkalan Berandan

Setelah kilang minyak Pangkalan Berandan tutup, pelabuhan Pangkalan Susu pun jadi terbengkalai. Kini dicoba untuk di-revitalized lagi menjadi sebuah pelabuhan industri yang oke punya
__________________
Stay young, your time is gonna come
Andre_theRising no está en línea   Reply With Quote
Old April 14th, 2012, 06:54 PM   #143
rahul medan
Registered User
 
rahul medan's Avatar
 
Join Date: Jun 2011
Location: medan, north sumatra
Posts: 21,722
Likes (Received): 4482

Selain Kuala Namu, satu lagi hadiah buat kemajuan Sumut

Bandar Udara Silangit, Kab. Tapanuli Utara



Quote:
Medan, Seruu.Com - Kementerian Perhubungan akan menguji coba Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, untuk penerbangan dan pendaratan pesawat berbadan besar.

"Rencananya besok (Sabtu, 14/4) akan diuji coba dengan pesawat Garuda," kata Menteri Perhubungan EE Mangindaan dalam pertemuan Wapres Boediono dengan bupati/wali kota se-Sumut di rumah dinas Gubernur Sumut di Medan, Jumat (13/4).

Menurut Menhub, uji coba dilakukan setelah bandara yang berlokasi tidak jauh dari Danau Toba itu dibenahi di antaranya dengan memperpanjang dan melebarkan landasan pacu.

Landasan pacu (run way) Bandara Silangit telah diperpanjang menjadi 150 meter dan lebar menjadi 45 meter.

"Dulu, lebar landasan pacunya hanya 30 meter," katanya.

Menhub mengatakan, pembenahan Bandara Silangit menjadi prioritas untuk melayani kebutuhan transportasi udara bagi warga di tujuh kabupaten di kawasan Danau Toba.

Jika telah dapat didarati pesawat berbadan besar, pihaknya akan membuat rute penerbangan Jakarta-Batam-Silangit.

"Jadi, warga tidak perlu ke Medan lagi kalau mau ke Silangit," katanya.

Dalam pertemuan itu, Wakil Bupati Nias Selatan Hukuasa Ndruru mengharapkan Kemenhub juga membangun bandara di daerah yang berada di Kepulauan Nias.

Menurut Hukuasa, sebagai kabupaten yang masuk kategori daerah tertinggal, Nias Selatan sangat membutuhkan bandara guna memudahkan transportasi ke luar daerah.

Pihaknya akan menyiapkan anggaran Rp30 miliar untuk mendukung upaya pembangunan bandara di Nias Selatan tersebut.

"Kami juga akan menyiapkan runway," katanya.

Menanggapi hal itu, Menhub menyampaikan kemungkinan akan dibangunnya bandara perintis di Nias Selatan jika memang sangat dibutuhkan.

Jika memang berkeinginan kuat untuk memiliki bandara utama, Menhub mengusulkan agar Nias Selatan berkoordinasi dengan empat daerah lainnya di Kepulauan Nias yang juga meminta pembangunan sarana penerbangan itu. [ant]
Quote:
Jadikan Silangit Bandara Internasional

a

Meneg BUMN Dahlan Iskan berbincang di tepi Danau Toba

Syarat untuk memajukan wisata Danau Toba, maka Bandara Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara harus ditingkatkan menjadi bandar udara internasional. Dengan begitu kunjungan wisatawan yang datang ke Danau Toba diharapkan akan meningkat.

“Orang kaya itu kan maunya nyaman, aman. Jalan darat dari Medan ke Parapat misalnya tak efektif lagi. Selain jauh, sarana infrastrktur jalannya juga kurang mendukung,” kata Menteri Negara BUMN, Dahlan Iskan kepada Metro Siantar (grup Sumut Pos), saat melakukan penyeberangan dari Parapat menuju Balige, Kamis (13/4).

Dia mengatakan bukan tidak mendukung pembangunan jalan tol dari Medan menuju Tebing Tinggi dan atau langsung ke Parapat. Namun pada umumnya para wisatawan, terutama dari luar negeri mereka umumnya ingin kemudahan dan cepat sampai tujuan.

Dahlan mengungkapkan, dari Medan ke Silangit, jika ditempuh naik pesawat paling lama butuh waktu 20 menit. “Kalau lewat darat kan, selain butuh waktu relatif lama risikonya juga terlalu berat. Namanya orang kaya, mereka umumnya tidak ingin cepat mati. Kalau saya kan sudah biasa lewat darat,” ujarnya berseloro.

Lanjut Dahlan, dari segi perspektif usaha perlu dikembangkan ekonomi kreatif di kawasan Danau Toba. UKM harus dikembangkan. Tapi kalau nggak ada yang beli, bagaimana. “Makanya itu tadi bandara dulu,” katanya.

Kembali soal bandara, Dahlan mengatakan, tahun ini akan dimulai dilakukan pembenahan, beberapa sarana akan ditingkatkan, seperti misalnya panjang landasan bandara akan ditambah jadi 2.600 meter. Kemudian ketebalan landasan juga akan ditambah beberapa sentimeter.

Kemudian akan dibangun stasiun pengisian bahan bakar untuk pesawat. “Sebetulnya sudah ada, tapi (stasiun pengisian bahan baker yang ada) tidak memenuhi syarat bandara internasional,” jelasnya.

Ia mengatakan, selain untuk wisawatan bandara Silangit juga memiliki prospek untuk penumpang komersil lainnya. Dia mencontohkan, pesawat dari Jakarta ke Medan, itu kira-kira 30 kali dalam satu hari. “Masa dari yang 30 kali itu tidak ada lima kali saja yang tujuan ke Tarutung sekitarnya, masa semuanya tujuan Medan, kan ada juga yang tujuannya Tarutung, Balige, Padangsidimpuan, ada Siantar. Nah kalau dikumpulkan orang-orangnya itu mungkin lima pesawat pasti adalah tujuan Tarutung sekitarnya,” kata dia.

Sehingga nanti kalau link Jakarta-Silangit itu dibuka, mungkin paling tidak ada dua pesawat dalam sehari untuk tujuan Bandara Silangit. “Masa dari 30 pesawat tidak ada dua pesawat saja tujuan Tarutung?” katanya.

“Sekarang orang Tarutung atau orang Balige, hendak tujuan Jakarta, pilih mana Bandara Polonia atau bandara Silangit?” katanya.
Ditanya apakah dana untuk peningkatan Bandara Silangit menjadi bandara Internasional sudah ditampung dalam APBN, Dahlan mengatakan, belum tahu. “APBN kan baru disahkan,” katanya.

Dalam pertemuan Wapres Boediono dengan kepala daerah se-Sumut di Rumah Dinas Gubernur, soal Bandara Silangit juga dibahas. Menteri Perhubungan (Menhub) EE Mangindaan mengatakan pembangunan bandara tersebut terus dilakukan. Hal ioni terkait dengan pertanyaan dari Wakil Bupati (Wabup) Humbang Hasundutan (Humbahas), Margatim Manulang.

“Silangit sedang dibangun, besok (hari ini, red) akan diuji coba dengan menggunakan pesawat berbadan besar dari Garuda. Sudah mendapatkan izin dari pihak Garuda,” ungkap EE Mangindaan.

Dijelaskannya, rute penerbangan bandara tersebut juga akan diperbaiki, dari yang selama ini penumpang dari atau ke Nias selalu transit ke Medan, nantinya tidak lagi. Pelaksanaan rute penerbangan tersebut setelah selesai bandara tersebut.

“Biasanya selalu transit ke Medan. Nanti akan dibuka rute Jakarta-Batam-Silangit dan Jakarta-Pekanbaru-Silangit” cetusnya.
Sementara itu, pihak PT Garuda Indonesia, menyatakan belum ada penerbangan perdana ke Bandara Silangit. “Tidak ada penerbangan perdana PT Garuda Indonesia untuk tujuan rute Medan-Bandara Silangit. Pesawat PT Garuda Indonesia hanya dicarter untuk membawa rombongan saja menuju Bandara Silangit,” kata Humas PT Garuda Indonesia, Mohendi, Jumat (13/4).

Sambungnya, pesawat yang dicarter itu langsung didatangkan dari Jakarta, langsung. “Jenis pesawatnya Boeing 735 dengan kapasitas penumpang 12 Kelas Bisnis dan 84 Kelas Ekonomi,” tegasnya.

Dia menerangkan, pesawat tersebut dicarter hanya untuk keperluan satu hari saja dan bukan penerbangan perdana. “Pesawat tiba dari Jakarta Sabtu pagi dan siangnya langsung berangkat karena dicarter untuk satu hari saja. Sore harinya pesawat langsung kembali ke Jakarta karena keperluannya dicarter untuk satu hari saja membawa rombongan menuju Bandara Silangit,” akunya.

Hal senada juga diucapkan Mardiono, Staaf Duty Manager OIC Bandara Polonia Medan. “Pesawat itu berdasarkan laporan yang diterima di meja OIC hanya untuk penerbangan satu hari saja membawa rombongan menteri. Tak ada penerbangan perdana ke Bandara Silangit,” ucapnya. (dro/rait/smg/ari/jon)
__________________
Medan The City of Million Smiles
The Living of Million Dreams

rahul medan no está en línea   Reply With Quote
Old April 14th, 2012, 07:05 PM   #144
rahul medan
Registered User
 
rahul medan's Avatar
 
Join Date: Jun 2011
Location: medan, north sumatra
Posts: 21,722
Likes (Received): 4482


Foto: DENGAR PENJELASAN Meneg BUMN Dahlan Iskan mendengarkan penjelasan dari Manajer Pabrik Kelapa Sawit Sei Mangkei, Herbet Panjaitan, tentang proses pengolahan TBS menjadi CPO di lokasi pabrik, Jumat (13/4). (medanbsinis/bistok siagian)

Quote:
Meneg BUMN Minta Pempropsu Segera Terbitkan RTRW Sei Mangkei

MedanBisnis – Perdagangan. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (Meneg BUMN) Dahlan Iskan mengharapkan pihak Pempropsu segera menerbitkan Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) kawasan industri Sei Mangkei.
Hal itu diungkapkan Dahlan Iskan ketika melakukan kunjungan ke Kawasan Industri Sei Mangkei Kecamatan Bosar Maligas Simalungun terkait persiapan PTPN 3 yang akan dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Jumat (13/4).

Kedatangan Dahlan Iskan ke daerah itu didampingi Dirut PTPN3 Megananda, manajer Kawasan Industri Sei Mangkei, PKS, Distrik Simalungun dan para jajaran petinggi PTPN3 lainnya.

Dahlan menyebutkan, pembangunan Kawasan Industri Sei Mangkei masih terganjal dua problem pokok yakni RTRW dan Peraturan Pemerintah yang lama yang harus diubah isinya.

Menurut Dahlan, pembangunan kawasan Industri Sei Mangkei tidak akan berjalan sesuai rencana atau semua perencanaan pembangunan ini tak bisa bergerak selama payung hukumnya belum diterbitkan yakni RTRW dan perubahan PP.

“Sebenarnya persoalan RTRW sudah ada rekomendasi dari Kementerian Pekerjaan Umum(PU) namun masih harus menjalani proses yang cukup panjang di tingkat Pemerintah Propinsi Sumatera Utara untuk dijadikan sebuah Peraturan Daerah,” ungkapnya.

Selama RTRW Kawasan Industri Sei Mangkei belum ditetapkan, kata Dahlan, pihaknya belum bisa bergerak. Sedangkan isi peraturan pemerintah lama yang berbunyi Pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei tidak dibenarkan mengalihkan hak tanahnya kepada pihak lain menurut Dahlan harus diubah isinya. Sebab seluruh investor yang ingin membangun pabriknya di daerah ini pasti sekaligus ingin membeli tanah tersebut.

Menurut Dahlan, para investor tidak akan mau membangun pabrik di Kawasan Industri Sei Mangkei di atas tanah yang bukan miliknya, dan kepemilikan tanah sangat penting bagi para investor, sebab dapat dijadikan agunan ke pihak bank untuk mendapatkan modal.

Menurut Dahlan, PP No 29 tentang Penetapan Kawasan Ekonomi Khusus di Sei Mangkei setelah diluncurkannya proyek Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Khusus Indonesia oleh Pemerintah Pusat masih dalam tahap proses menunggu diubahnya isi PP tentang kepemilikan tanah.

“Siapa pun tak bisa mengubah PP yang lama itu termasuk DPR RI selama pihak Pempropsu belum menerbitkan RTRW kawasan industri Sei Mangkei untuk dijadikan kawasan ekonomi khusus,” katanya.

Sekadar informasi, pembentukan kawasan industri disesuaikan dengan program pemerintah dalam meningkatkan nilai tambah komoditas primer, khususnya CPO yang selama ini sebagian besar masih diekspor ke luar negeri. Pembangunan Kawasan Industri Sei Mangkei sudah dimulai sejak Juli 2009 lalu.

Dan, yang sudah dibangun pihak PTPN3 di daerah itu infrastruktur yang meliputi jalan beton selebar 10 meter dengan kualitas jalan kawasan industri sepanjang 4,5 km, unit pengelolaan air bersih, saluran induk yang bermuara kesungai besar, gedung kantor kawasan, Pembangkit Listrik bertenaga Biomassa Sawit (PLTBS) berkekuatan 2x3.5 MW. Selanjutnya, peningkatan kapasitas PKS dari 30 ton TBS per jam menjadi 75 ton TBS per jam dan pabrik PKO berkapasitas 400 ton per hari. (bistok siagian)
__________________
Medan The City of Million Smiles
The Living of Million Dreams

rahul medan no está en línea   Reply With Quote
Old April 19th, 2012, 06:29 AM   #145
rahul medan
Registered User
 
rahul medan's Avatar
 
Join Date: Jun 2011
Location: medan, north sumatra
Posts: 21,722
Likes (Received): 4482

Quote:
Kamis, 19 April 2012 , 07:23:00
Galang Lobi untuk Bandara Binaka

JAKARTA - Padatnya lalu lalang pesawat di wilayah udara Sumut dalam beberapa tahun mendatang, tampaknya sudah bisa dibayangkan. Bagaimana tidak, ada enam bandara di wilayah Sumut yang masuk dalam prioritas pengembangan hingga 2025. Keenam itu di luar bandara Kualanamu.

Keenam bandara itu adalah bandara Aek Godang di Padang Sidempuan, bandara Sibisa di Parapat, bandara Pulau-pulau Batu di Nias Selatan. Selain itu, bandara Silangit di Tapanuli Utara, bandara DR. FL. Tobing di Tapanuli Tengah, dan bandara Binaka di Gunung Sitoli.

Skala prioritas pengembangan keenam bandara itu tercantum dalam rencana pembangunan jangka panjang (RPJP) Kementrian Perhubungan 2005-2025, yang disusun di era Menhub Jusman Syafii Djamal dan dirilis 26 September 2008 itu.

Untuk tahun ini, sudah tergarap bandara Kualanamu dan sedang dipersiapkan untuk pengembangan bandara Silangit, seperti diberitakan koran ini, Rabu (17/4). Nah, untuk tahun depan, mana yang akan masuk daftar untuk digarap?

Para bupati/walikota di daerah terkait, saat ini sudah mulai rajin melobi agar bandara di wilayahnya bisa segera mendapatkan alokasi di APBN di tahun-tahun berikutnya, agar pengembangan bandara bisa cepat dilakukan. Siapa cepat, dia yang dapat.

Antara lain yang sudah menggalang lobi ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) adalah para bupati dan walikota di wilayah Nias. Mereka menginginkan agar Bandara Binaka di Gunung Sitoli segera dikembangkan, sebagaimana bandara Silangit.

"Bupati dan walikota sudah menghubungi kemenhub. Karena saat ini konsentrasi pembangunan infrastruktur untuk angkutan udara, mereka minta agar Bandara Binaka mendapatkan prioritas," ujar Yasonna H Laoly, anggota DPR asal Nias, kepada JPNN.

Masih kata Yasonna, Bupati Nias Selatan juga menggalang lobi agar pembangunan bandara yang digarap Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR), dilanjutkan lagi. "Karena sekarang bandara itu pembangunannya tersendat," imbuh Yasonna, yang rajin berkoordinasi dengan para kepala daerah di wilayah Nias untuk urusan pembangunan infrastruktur ini.

Menurut Yasonna, untuk saat ini dorongan prioritas harus pada Bandara Binaka terlebih dahulu. Untuk Bandara Pulau-pulau Batu di Nias Selatan, kata Yasonna, untuk saat ini biar saja tetap menjadi bandara perintis. "Di sana yang penting ada penerbangan reguler dulu, yang ditopang dengan transportasi laut, karena kapal fery yang lancar sangat membantu masyarakat di sana," terang politisi dari PDI Perjuangan itu.

Ditekankan Yasonna, saat ini yang paling mendesak adalah pengembangan Bandara Binaka. Sebenarnya, lanjut dia, upaya perpanjangan landasan sudah dilakukan kemenhub. Hanya saja, terbentur masalah pembebasan lahan. "Tapi jangan karena kendala ini lantas terhenti. Soal lahan, itu tanggung jawab pemda, biar dianggarkan pemda," imbuhnya. Rencana perpanjangan landasan, dari 1.800 meter saat ini ditambah hingga 700 meter.

Menurut Yasonna, Bandara Binaka merupakan bandara terpadat di Nias. Saat ini sudah ada empat kali penerbangan dalam sehari, yakni dua kali Merpati dan dua kali WingAirs. "Yang lain maksimal hanya dua kali. Jadi Binaka sangat layak untuk segera dikembangkan," kata Yasonna.

Dalam RPJP Kementrian Perhubungan 2005-2025, pembangunan enam bandara di Sumut itu merupakan bagian dari pengembangan sistem jaringan transportasi udara di pulau Sumatera. Ini bagian dari upaya untuk memantapkan fungsi bandara pusat penyebaran di Pulau Sumatera dalam rangka meningkatkan aksesibilitas antar kota dalam lingkup Pulau Sumatera maupun antar kota dalam lingkup nasional.

Selain itu, untuk membuka dan memantapkan jalur-jalur penerbangan internasional antara kota-kota PKN dengan negara tetangga dan negara-negara pusat pemasaran produksi dan jasa dari Pulau Sumatera, khususnya ke kawasan sub-regional ASEAN.

Di RPJP, bandara Kualanmu disebut sebagai bandara Medan Baru. Bandara pengganti Polonia ini di RPJP disebutkan masuk prioritas tinggi. Sedang enam bandara yang disebutkan tadi, yang tergolong sebagai bandara bukan pusat penyebaran untuk pengembangan wilayah, masuk prioritas sedang. (sam/jpnn)
..
__________________
Medan The City of Million Smiles
The Living of Million Dreams

rahul medan no está en línea   Reply With Quote
Old April 19th, 2012, 06:38 AM   #146
bataxbond
In the gettho
 
bataxbond's Avatar
 
Join Date: Aug 2010
Location: Medan - Jakarta
Posts: 1,107
Likes (Received): 457

Dapat aja berita terbaru Bro...
Keren... kalu semuanya serempak beroperasi, pasti luar biasa apalagi bandara yang dikembangkan merupakan destinasi pariwisata.
bataxbond no está en línea   Reply With Quote
Old April 19th, 2012, 09:07 AM   #147
Andre_theRising
I'll ride the wind..
 
Andre_theRising's Avatar
 
Join Date: Sep 2011
Location: Singapore, Bhubaneswar-India, Medan,Bandung-Indonesia
Posts: 4,900
Likes (Received): 5

Ada yang salah infonya di atas...
Bandara Sibisa itu lokasinya di Ajibata, Kab. Toba Samosir, bukan Parapat Kab. Simalungun..
Dari Parapat kira2 setengah jam ke Bandara Sibisa, dan memang tujuannya mendukung arus pariwisata Parapat dan Danau Toba, sehingga wisatawan berkantong tebal, pejabat, pengusaha, dsb, dari Medan bisa langsung terbang ke situ tanpa lewat jalan darat
__________________
Stay young, your time is gonna come
Andre_theRising no está en línea   Reply With Quote
Old April 19th, 2012, 09:26 AM   #148
rahul medan
Registered User
 
rahul medan's Avatar
 
Join Date: Jun 2011
Location: medan, north sumatra
Posts: 21,722
Likes (Received): 4482

berarti mantap juga ya kawasan wisata danau toba ini sudah memiliki 2 buah bandara yg lokasinya berdekatan. Salah satunya bakalan di upgrade menjadi bandara international
__________________
Medan The City of Million Smiles
The Living of Million Dreams

rahul medan no está en línea   Reply With Quote
Old April 19th, 2012, 02:02 PM   #149
bataxbond
In the gettho
 
bataxbond's Avatar
 
Join Date: Aug 2010
Location: Medan - Jakarta
Posts: 1,107
Likes (Received): 457

Dengan adanya pengembangan Bandara Silangit dan Sibisa, semakin banyak pilihan moda transportasi menuju dan dari Tao Toba Na Uli. Bangga sekali Indonesia, Sumatera Utara dan wilayah sekitarnya khususnya memiliki bandara internasional. Semoga tingkat perekonomian di kawasan Danau Toba terus maju.

Last edited by bataxbond; April 19th, 2012 at 02:12 PM.
bataxbond no está en línea   Reply With Quote
Old April 19th, 2012, 04:58 PM   #150
Andre_theRising
I'll ride the wind..
 
Andre_theRising's Avatar
 
Join Date: Sep 2011
Location: Singapore, Bhubaneswar-India, Medan,Bandung-Indonesia
Posts: 4,900
Likes (Received): 5

Perlu diketahui Bandara Sibisa sampai saat ini masih perintis, panjang landasannya juga masih 750 m.. Penerbangan yang dilayani masih carteran, blum ada penerbangan komersial. WIngs Air sempat mau menerbangi, tapi karena bandara belum dikembangkan jadi fokus mereka ke Silangit dan Gunung Sitoli..

Prioritas pengembangan saat ini masih Bandara Silangit
Expect beberapa tahun lagi Bandara Sibisa ini bisa dikembangkan lebih lanjut
__________________
Stay young, your time is gonna come
Andre_theRising no está en línea   Reply With Quote
Old April 19th, 2012, 06:22 PM   #151
bataxbond
In the gettho
 
bataxbond's Avatar
 
Join Date: Aug 2010
Location: Medan - Jakarta
Posts: 1,107
Likes (Received): 457

Yaps..Fokus ke Silangit (IMO) mungkin karena Bandara Silangit secara tehnis, obstacle nya lebih kecil dibandingkan dengan Sibisa, yang diliat dari google earth hanya berjarak +/- 5KM. Lagi pula sedikit lebih mudah dalam pengembangan karena dari segi runway sudah cukup capable, jadi paling hanya perpanjang runway dan perluasan terminal.

Semoga Silangit cepat terselesaikan dan akan meramaikan langit Danau Toba..disusul dengan bandara Sibisa.
Amin..
bataxbond no está en línea   Reply With Quote
Old April 20th, 2012, 05:46 AM   #152
rahul medan
Registered User
 
rahul medan's Avatar
 
Join Date: Jun 2011
Location: medan, north sumatra
Posts: 21,722
Likes (Received): 4482

Quote:
Pekerjaan Infrastruktur Jalan di Sumut Dimulai Juni

MedanBisnis – Medan. Kepala Dinas Bina Marga Propinsi Sumatera Utara, Marapinta Harahap mengatakan, pekerjaan fisik terkait infrastruktur khususnya jalan dan jembatan di Sumut, baru akan dimulai Juni tahun ini.
Dikatakan, dinasnya mulai menggelar tender untuk keseluruhan pekerjaan proyek infrastuktur bulan April ini. Saat ini, tahapnya di evaluasi penawaran untuk menentukan perusahaan pemenang. "Kemudian pada akhir hingga awal Mei tahap penentuan pemenang, kemudian masa sanggah dan lain-lainnya sampai akhir Mei hingga nantinya diberikan surat perintah kerja proyek di Juni," kata Marapinta kepada wartawan, kemarin.

Marapinta mengklaim pelaksanaan tender mengacu pada ketentuan yang ada, antara lain Peraturan Presiden (Perpres) 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. "Artinya tender dilakukan sesuai aturan dan terbuka, tidak ada yang ditutup-tutupi. Semuanya proses transparan dan bisa diikuti siapa saja asalkan memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan," klaim Marapinta.

Tahun ini, Bina Marga Sumut mempunyai anggaran pembangunan untuk proyek pekerjaan infrastruktur dalam APBD Sumut sebanyak sekitar Rp 605 miliar yang terbagi ke dalam sejumlah paket pekerjaan. Paket pekerjaan itu antara lain seperti untuk bidang peningkatan/pembangunan jalan, pemeliharaan rutin jalan, penggantian/pembangunan jembatan, pemeliharaan berkala jalan. Kemudian pemeliharaan rutin jembatan dan pekerjaan lainnya.

Namun, kata Marapinta, anggaran tersebut akan ditambah di Perubahan APBD Sumut tahun 2012. Dia menyebutkan jumlah pertambahan anggaran itu di atas Rp 200 miliar, atau tergantung atas persetujuan Sekdapropsu selaku ketua tim anggaran dan persetujuan, bersama antara tim anggaran Pempropsu dengan DPRD Sumut.

"Program penganggarannya sudah mulai kami susun. Banyak usulan yang masuk dari daerah dan kami pun punya program untuk pekerjaan apa saja yang dilakukan menggunakan anggaran P-APBD tersebut, namun tentunya ada skala prioritas dan itulah yang akan kita ajukan nanti di P-APBD," katanya.

Menurut Marapinta, infrastruktur yang bagus akan merangsang pertumbuhan ekonomi Sumut. Kondisi umum jaringan jalan di Sumut sesuai kewenangan propinsi (jalan status propinsi) sesuai SK Gubsu Nomor 188.44/30/KPTS/2012 tentang penetapan ruas jalan menurut status, maka panjang jalan propinsi di Sumut 3.048,5 km. Kemudian jembatan propinsi 882 jembatan atau 12.888,1 m.

"Untuk itu, kita meminta dukungan seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan serta menyukseskan pembangunan infrastruktur tahun ini. Singkatnya, dukungan masyarakat akan menentukan berhasil tidaknya pengerjaan pembangunan proyek-proyek infrastruktur di daerah ini," tukasnya. (benny pasaribu)
..
__________________
Medan The City of Million Smiles
The Living of Million Dreams

rahul medan no está en línea   Reply With Quote
Old April 23rd, 2012, 07:37 AM   #153
rahul medan
Registered User
 
rahul medan's Avatar
 
Join Date: Jun 2011
Location: medan, north sumatra
Posts: 21,722
Likes (Received): 4482

Quote:
Cable Car Danau Toba Terpanjang
Tribun Medan - Senin, 23 April 2012 08:39 WIB

TRIBUN-MEDAN.COM, SIMALUNGUN - Pemerintah Kabupaten Simalungun berambisi membangun cable car atau kereta gantung terpanjang dunia di kawasan wisata Danau Toba.

Panjangnya sekitar 15 km hingga 20 km, menghubungkan Camping Ground Parapat hingga Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Simalungun.

Anggarannya diperkirakan Rp 25 miliar, yang diperjuangkan masuk dalam APBN 2013.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Simalungun, Jarinsen Saragih mengatakan rute cable car ini dimulai dari Camping Ground Parapat, singgah di sekitar Hotel Inna Parapat, Sidamanik, Sipolha, Tanjungunta, hingga Tigaras.
''Panjang cable car tersebut masih dalam tahap survei. Tapi diperkirakan sekitar 15 km hingga 20 km,'' katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (18/4/2012).

Jika cable car ini terwujud, Danau Toba akan memiliki kereta gantung terpanjang di dunia. Menurut wikipedia, cable car terpanjang di dunia saat ini ada di Swedia, yang menghubungkan Örträsk dan Mensträsk di Kota Norsjö, sepanjang 13,2 km. Awalnya, kereta kabel ini adalah bagian dari kereta pengangkut biji tambang sepanjang 96 km, yang dibangun pada 1940. Namun sejak 1989, pemerintah kota setempat mengalihkannya untuk melayani turis.

Cable car terpanjang kedua ada di Mérida, Venezuela. Panjangnya 12,5 km, menghubungkan Kota Mérida dengan Puncak Espejo di ketinggian 4.765 meter di atas permukaan laut. Sedangkan di Asia, cable car terpanjang ada di Tianmenshan, Hunan, China. Panjangnya 7.455 meter menghubungkan Kota Zhangjiajie ke puncak Gunung Tianmen.

Cable car ini pilihan bagi pengunjung yang tidak berani melintasi Jalan 99 Belokan (saking banyaknya kelokan) yang disebut Jalan Menuju Surga.
..
__________________
Medan The City of Million Smiles
The Living of Million Dreams

rahul medan no está en línea   Reply With Quote
Old April 25th, 2012, 04:21 PM   #154
Andre_theRising
I'll ride the wind..
 
Andre_theRising's Avatar
 
Join Date: Sep 2011
Location: Singapore, Bhubaneswar-India, Medan,Bandung-Indonesia
Posts: 4,900
Likes (Received): 5

Wow, berarti ntar wisatawan bisa melihat2 Danau Toba secara circle/melingkar dengan cable car dong. Mantaphs
__________________
Stay young, your time is gonna come
Andre_theRising no está en línea   Reply With Quote
Old April 26th, 2012, 04:33 AM   #155
rahul medan
Registered User
 
rahul medan's Avatar
 
Join Date: Jun 2011
Location: medan, north sumatra
Posts: 21,722
Likes (Received): 4482


pasti seru banget khan, agak2 terpicu juga tuh adrenaline
__________________
Medan The City of Million Smiles
The Living of Million Dreams

rahul medan no está en línea   Reply With Quote
Old April 26th, 2012, 04:35 AM   #156
rahul medan
Registered User
 
rahul medan's Avatar
 
Join Date: Jun 2011
Location: medan, north sumatra
Posts: 21,722
Likes (Received): 4482



Quote:
Air Sisa Proses Tambang G-Sources Dikelola Sesuai Standar

MedanBisnis – P Sidimpuan. Mendekati target produksi emas pertama Juli 2012, G-Resources telah membangun fasilitas pengelolaan air guna memenuhi kebutuhan air dalam pengolahan bijih. Fasilitas ini bagian terintegrasi dari seluruh fasilitas penambangan di Martabe untuk memastikan bahwa kebutuhan air bersih di masyarakat tercukupi.
Sistem pengelolaan air di Martabe dibagi menjadi 2 dengan memisahkan pengelolaan air proses tambang dan air baku, agar tidak bercampur. Air dari sumber mata air dialihkan melalui beberapa water diversion (WD), sebagian dialirkan ke Sungai untuk konsumsi masyarakat dan sebagian digunakan untuk kebutuhan operasional tambang termasuk pengolahan bijih.

Demikian hasil presentase Community Relations Muhammad Novan yang didampingi Tim Lingkungan Hidup Mahmud Subagya, Henry Wahyono dan Government Relations Superintendent Septanto Inkiriwang kepada pers, Rabu (25/4) saat peninjauan di lokasi tambang Batangtoru.

Muhamad Novan menambahkan, dalam proses pengolahan bijih, air dibutuhkan saat penggilingan bijih yang telah ditambang dari Pit 1. Sisa hasil pengolahan bijih, yaitu material tidak bernilai ekonomis (pasir, kerikil, endapan lain) dan air ditampung ke dalam bendungan penampungan atau disebut tailing storage facility (TSF).

Air yang ada di TSF akan disirkulasi ke pabrik pengolahan untuk digunakan kembali dalam proses pengolahan bijih. Saat air melebihi garis batas maksimal di TSF, air akan dipompa ke instalasi pengolahan air (waste water polishing plant/WWPP) untuk diolah kembali sesuai baku mutu air, untuk kemudian dialirkan ke lingkungan.

“Martabe mengacu pada standar baku mutu air dalam mengolah air di instalasi ini, sesuai Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No 202 Tahun 2004 tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Usaha dan atau Kegiatan Pertambangan Bijih Emas dan atau Tembaga. Tidak akan ada air yang keluar dari instalasi pengolahan jika belum memenuhi standar baku mutu ini,” jelasnya.

Tim Duffy, General Manager Operations G-Resources Martabe memastikan bahwa Martabe tidak melepaskan air terkontaminasi ke lingkungan bebas. “Kami memastikan air yang keluar dari instalasi pengolahan air telah memenuhi standar baku mutu. Kontrol dan pengawasan ketat akan dilakukan oleh tim ahli di laboratorium yang telah kami bangun,” katanya.

Saat ini proses pemasangan pipa yang akan mengalirkan air dari instalasi pengolahan air ke titik pelepasan di Sungai Batangtoru yang jaraknya 2,7 km sedang berlangsung. Sungai Batangtoru dipilih sebagai titik pelepasan air hasil olahan karena memiliki debit air yang cukup besar atau 250-800 kali debit air yang akan dialirkan dari pabrik pengolahan. Dengan aliran air yang deras ini, air hasil olahan dapat bercampur dengan mudah dan langsung terbawa arus.

Tim Duffy menyatakan, fasilitas pengolahan air ini memastikan bahwa Tambang Martabe tidak akan pernah membuang limbah atau air terkontaminasi ke lingkungan masyarakat. “Kami beroperasi dan hidup berdampingan dengan masyarakat, dan akan berada di sini puluhan tahun ke depan. Kami akan selalu mengupayakan yang terbaik guna memastikan kelestarian lingkungan dan kelangsungan hidup masyarakat tetap terjaga,” tambahnya. (ck 0
__________________
Medan The City of Million Smiles
The Living of Million Dreams

rahul medan no está en línea   Reply With Quote
Old May 1st, 2012, 01:21 PM   #157
rahul medan
Registered User
 
rahul medan's Avatar
 
Join Date: Jun 2011
Location: medan, north sumatra
Posts: 21,722
Likes (Received): 4482

Quote:
Sumatera-comercial.com Diharapkan Jaring Investor Amerika
Tribun Medan - Selasa, 1 Mei 2012 16:53 WIB



TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Irfan Mutyara selaku Ketua Kadin Sumut, mengatakan peluncuran situs Sumatera-comercial.com yang bekerjasama dengan Amerika ditargetkan terciptanya situs informasi seputar Sumut yang bisa langsung diakses oleh pelaku-pelaku usaha di Amerika untuk tertarik menjadi investor di Sumut.

Sebab katanya, beberapa investor Amerika banyak yang kesulitan ketika mengusus izin membuka usaha. Dengan adanya share informasi di situs tersebut, kemudahan calon investor akan menaikkan great Sumut untuk dilirik pihak Amerika.

"Situs ini pada dasarnya untuk kepentingan Sumut juga. Dengan adanya berbagai informasi yang bisa mereka akses dengan mudah, iklim investasi di Sumut akan lebih berjalan lancar. Saya sendiri berharap untuk menjaring komunikasi dengan pihak Amerika melalui situs ini, masyarakat-masyarakat umum bisa terlibat didalamnya," ungkapnya di Medan, Selasa (1/5/2012).

Ditanya kenapa harus Amerika untuk diajak bekerjasama dalam hal penciptaan situs tersebut, Irfan mengatakan sebab dalam hal komunikasi Amerika lebih mudah karena adanya perwakilan Konjen mereka yang ada di Medan. Selain itu, selama ini hanya Amerika yang sangat berantusiasme menjalin kerjasama dalam hal pengembangan situs tersebut.

"Hari ini sebenarnya kami ada pertemuan dengan pihak Uni Eropa untuk membahas hubungan dagang. Tidak menutup kemungkinan kami akan mengarahkan pembicaraan kepada jalinan kerjasama pengembangan situs. Target negara juga sudah banyak, tetapi memang belum sampai ke arah sana pembicaraannya," ujarnya.

Lanjut Irfan, sebelum Kadin Sumut sebelumnya Kadin Jakarta telah melakukan hal serupa. Dengan demikian Kadin Sumut menjadi yang kedua melakukan jalinan kerjasama dengan negara luar dalam bentuk pertukaran informasi dengan tujuan kehadiran investor menanamkan sahamnya di Indonesia.
..
__________________
Medan The City of Million Smiles
The Living of Million Dreams

rahul medan no está en línea   Reply With Quote
Old May 2nd, 2012, 05:47 AM   #158
Habib Nasution
Registered User
 
Habib Nasution's Avatar
 
Join Date: Jan 2012
Location: Helvetia
Posts: 156
Likes (Received): 3

cable car yakin tu bisa terwujud ? hahaha
Habib Nasution no está en línea   Reply With Quote
Old May 2nd, 2012, 06:33 AM   #159
rahul medan
Registered User
 
rahul medan's Avatar
 
Join Date: Jun 2011
Location: medan, north sumatra
Posts: 21,722
Likes (Received): 4482


terwujud tidak terwujud itu masalah belakangan. Intinya bagaimana kita menghidupkan thread daerah kita sendiri. Klo ada berita tentunya juga dgn link yg pasti
__________________
Medan The City of Million Smiles
The Living of Million Dreams

rahul medan no está en línea   Reply With Quote
Old May 2nd, 2012, 07:07 AM   #160
rahul medan
Registered User
 
rahul medan's Avatar
 
Join Date: Jun 2011
Location: medan, north sumatra
Posts: 21,722
Likes (Received): 4482

Quote:
Proyek Ring Road MP3EI di Batubara Mulai Dikerjakan

MedanBisnis – BatuBara. Selasa kemarin, secara resmi ground breaking pembangunan akses jalan ringroad ruas jalan Negara dari Kelurahan Limapuluh, Kabupaten Batubara menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei sudah mulai dikerjakan.
"Hari ini merupakan momentum yang paling bersejarah bagi pembangunan di Kabupaten Batubara, karena hari ini dimulai pembangunan ringroad Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di Batubara," kata Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen pada penandatanganan surat kesepahaman (MoU) antara General Manager PT Socfindo dengan Bupati, tentang pemakaian tanah HGU perusahaan itu untuk pelaksanaan Ground Breaking pembangunan jalan untuk mendukung proyek MP3EI.

Penandatangan surat perjanjian itu dihadiri Kapolres Asahan, Dandim 0208 Asahan, kepala Pengadilan Kisaran, para petinggi PT Socpindo, Manejer KEK Sei Mangkei, serta para SKPD Batubara. Menurut Bupati, pembangunan yang sedang dilaksanakan ini merupakan perjuangan dari semua pihak. "Serta tindak lanjut dari usulan ketua DPRD Batubara, Selamat Arifin yang pernah di ekspos dihadapan Dirjen Bina Marga dua bulan lalu," katanya.

Dikatakannya juga, pembangunan akses jalan ini merupakan proyek kedua dalam rangka MP3EI yang pernah dilaksanakan yakni pencanangan pembangunan rel kereta api dari Bandar Tinggi menuju Kuala Tanjung. Menurut OK Arya, proyek tersebut merupakan sebuah langkah maju daerahnya menyediakan infrastrutur jalan dari KEK Sei Mangkei menujuh pelabuhan Internasional Kuala Tanjung. OK Arya mengaku, pihaknya terus berusaha sekuat tenaga untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur yang terbaik di Batubara, seperti jalan lingkar (Ring Road) dari mulai LimaPuluh-Simpang Dolok-Desa Perupuk sampai menuju akses PT Inalum.

Dalam kesempatan itu dia memerintahkan Bappeda setempat agar tetap berkoordinasi dengan seluruh jajaran dan pemangku kepentingan. "Tujuannya untuk mempersiapkan kajian yang hasilnya akan disampaikan kepada pemerintah lebih tinggi," tegasnya.

Manfaat dari pembangunan ringroad tersebut, menurut Bupati, akan membuat lancarnya arus barang dan jasa dari dan menuju KEK Sei Mangkei, sekaligus mengurangi kepadatan arus lalu lintas di perempatan jalan nasional Limapuluh.

Bupati berharap dukungan pihak PT Socpindo tidak cukup sampai di situ sebab Pemerintah Batubara masih membutuhkan tanah dari Perusahaan itu untuk membangun jalan dari Limapuluh- Simpang Dolok seterusnya sampai ke Desa Perupuk dalam rangka peningkatan ruas jalan di Daerah itu.

Sebelumnya, Kepala Bagian Humas Sekretariat Kabupaten Batubara, Radiansyah Lubis menyebutkan pihaknya sangat mengharapkan investor untuk berinvestasi atau menanamkan modalnya untuk membangun serta memamfaatkan potensi sumber daya alam (SDA) yang ada di Batubara.

Menurut Radiansyah, Bupati Batubara sudah membuka akses jalan dan kesempatan yang seluas-luasnya bagi para investor untuk berinvestasi di Batubara. "Apalagi masih banyak sumber daya alam yang dimiliki batubara yang belum dikelola akibat keterbatasan modal dan teknologi," katanya.

Bidang pariwisata, menurut dia sangat potensil dikembangkan di Batubara. "Kita punya Pantai Jono, Laut Tador yang semuanya berpotensi dan memberikan pendapatan luar biasa jika dikelola secara profesional," katanya. Itu belum termasuk potensi wisata di Pulau Salahnama dan Pulau Pandang.

Potensi lainnya terlihat di sektor industri perkebunan. Untuk menunjang hasil perkebunan itu, menurut Radiansya, saat ini Pemerintahan Kabupaten Batubara akan berusaha menyediakan ribuan hektare lahan untuk dijadikan sebuah kawasan industri. "Tujuannya agar bisa digunakan untuk membangun pabrik pengolahan yang menghasilkan produksi hilir hasil perkebunan tadi," katanya. (bistok siagian)
..
__________________
Medan The City of Million Smiles
The Living of Million Dreams

rahul medan no está en línea   Reply With Quote


Reply

Tags
indonesia, north sumatra

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 10:44 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu