daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Politics, Economics, Tourism and Business

Reply
 
Thread Tools
Old July 10th, 2009, 05:06 PM   #1
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,788

[Indonesia] Research and Technology Development

Indonesian-made robot wins gold medal in San Francisco
Monday, June 15, 2009 19:02 WIB | Sains & Tech |

New York (ANTARA News) - A robot made by the Bandung-based Indonesian Computer University (UNIKOM) won a gold medal at the International RoboGames at the Fort Mason Festival Pavilion, San Francisco, California, on Sunday.

The gold medal was presented to Rudy Hartono, a student of UNIKOM, who made the robot dubbed "Robot DU-114."

The Robot DU-114 came out as the winner in the international robot competition for the category of open fire-fighting autonomous robots, Andi Rahadian, head of education, social and cultural affairs at the Indonesian consulate general in San Francisco, told ANTARA News on Sunday.

"For this category, 11 teams from different countries took part in the competition. Robot DU-11 was the fastest in putting out a fire," Andi Rahadian said.

In addition to DU-114, Indonesia also presented another robot, Next 116, to participate in the contest, he said.

The RoboGames, the world`s largest robot competition, was held in San Francisco, June 12-14, 2009, and participated in by teams from 20 countries competing in various categories.

The participating countries included Australia, Austria, Brazil, Canada, Colombia, Egypt, Hong Kong, India, Indonesia, Iran, Japan, Mexico, Peru, Russia, South Korea, UK, and the United States.

The Indonesian robot team from UNIKOM was led by Dr. Aelina Surya, assistant to the university`s rector, and the team members would return to Jakarta on Tuesday (June 16).

During their stay in San Francisco, the UNIKOM Robot team visited among other things a robotic laboratory at the University of California (UC) in Berkeley. They discussed the possibility of establishing cooperation between UNIKOM and the University of California in Berkeley.

When visiting the UC in Berkeley, the Indonesian team was received by among others George Anwar, an Indonesian national who held the position of head of UC-Berkeley`s robotic division. (*)
__________________
welcome you participants MTQ international palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old July 10th, 2009, 05:07 PM   #2
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,788

I'm proud of YOU Indonesian!!!
__________________
welcome you participants MTQ international palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old July 11th, 2009, 03:19 AM   #3
Venantio
Yours to discover
 
Venantio's Avatar
 
Join Date: Nov 2007
Location: Toronto
Posts: 4,634
Likes (Received): 742

Potonya mana?
Venantio no está en línea   Reply With Quote
Old July 11th, 2009, 04:27 AM   #4
oweeyman
B-)
 
oweeyman's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: Interlaken
Posts: 1,495
Likes (Received): 18

Menggerakkan mouse dengan mata??? mungkinkah?



Penggunaan komputer tentu tidak menjadi hal yang asing lagi bagi generasi saat ini. Hampir setiap orang membutuhkan computer untuk memudahkan menyelesaikan pekerjaannya sehari-hari, atau hanya sekedar mencari hiburan. Dan tentu saja bagi pengguna computer, piranti penunjuk (mouse, touchpad, trackpad,dll) menjadi hal yang sangat penting dalam mengoperasikan computer tersebut. tentu bagi kita yang memiliki tubuh lengkap dan sehat tidaklah sulit menggunakan piranti penunjuk yang telah ada, tapi bagaimana bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik pada bagian lengan, mengalami cedera pada lengan, gangguan saraf lengan dan berbagai hal lainnya sehingga mereka tidak mampu untuk menggunakan piranti penunjuk tersebut?

Berdasarkan data statistik dari Depsos 2009 yang didapat, di indonesia saja dari 14 provinsi yang telah terdata ada sekitar ±850.000 penderita cacat tubuh di bagian lengannya, dan juga berdasarkan statistik WHO , di tahun2008 sekitar 8-10% dari populasi manusia di dunia menderita cacat. Walaupun telah ada undang-undang yang mengatur mengenai orang cacat, dalam kenyataannya mereka masih tersisihkan dari dunia kerja, karena keterbatasan mereka dianggap menghalangi mereka untuk berproduktif. Padahal kenyataannya adalah tidak, dibalik keterbatasan fisik mereka, mereka masih mempunyai kemampuan yan sama dengan orang-orang yang sehat tubuhnya. Dari masalah ini muncullah keinginan dari para penderita cacat untuk dapat memperoleh persamaan hak di berbagai bidang ,termasuk kemudahan dalam pengaksesan informasi yang bisa didapatkan melalui komputer dan internet.

Hal inilah yang menjadi dorongan bagi sekelompok alumni universitas Bina Nusantara untuk mengembangkan sebuah piranti penunjuk yang berbeda dari piranti penunjuk konvensional yang telah ada, yaitu Eye-B Pod yang merupakan singkatan dari Eye-Based Pointing Device (Piranti Penunjuk Berbasiskan gerakan Mata).

Alih-alih menggunakan tangan untuk mengoperasikan piranti penunjuk, mereka mencoba untuk memanfaatkan gerakan mata agar dapat mengendalikan kursor pada layar computer. Hal ini tentu dapat membantu mereka yang memiliki keterbatasan fisik terutama pada bagian lengan untuk dapat menggunakan computer dan memberikan kesempatan agar mereka dapat aktif terlibat dengan perkembangan dunia teknologi sekarang ini.

Software ini dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi Computer Vision yang mana merupakan bagian dari kecerdasan buatan. Untuk bisa menggunakan piranti ini, user hanya perlu menggunakan sebuah webcam standard yang harus diletakkan tepat diatas layar monitor dan diarahkan ke pengguna.

Pengguna hanya perlu melirik ke bagian tertentu (atau dapat dibantu dengan gerakan kepala) yang ingin dilihat dan secara otomatis kursor akan bergerak menuju lokasi yang dilihat pengguna. Lalu bagaimana jika pengguna ingin melakukan klik seperti sama hal nya pada mouse biasa? Untuk melakukan 'klik' pengguna hanya perlu melakukan kedipan secara perlahan. Kedipan kiri untuk klik kiri dan kedipan kanan untuk klik kanan. Berkedip merupakan pola alami yang dialami oleh setiap manusia oleh karena itu kedipan kedua mata yang dilakukan secara singkat/reflek dan bersamaan tidak akan dianggap sebagai proses 'klik'.

Eye-B Pod juga dapat meningkatkan efisiensi dalam menggunakan computer,karena pengguna tidak perlu terlalu bergantung pada mouse konvensional, seraya menggunakan gerakan mata. Pengguna tetap dapat melakukan berbagai aktivitas lainnya seperti menulis,menggambar,minum kopi selagi membaca atau melakukan operasi lainnya denngan komputer

Lalu adakah kelebihan lainnya??? Eye-B Pod hanya membutuhkan sebuah webcam standar!! Selain nantinya setelah setelah selesai dikembangkan, software ini akan dijual dengan harga yang sangat murah agar bisa dijangkau oleh setiap lapisan masyarakat. Dan tentunya sebagai pengabdian kepada para penyandang cacat, software ini juga akan diberikan secara gratis kepada para penyandang cacat yang memerlukannya.

Saat ini software masih dalam tahap Research and development. Untuk kedepannya Eye-B Pod akan dikembangan dengan ditambahkan modul voice recognition (pengenalan suara) sehingga pengguna tidak lagi memerlukan tangan untuk pengoperasian computer. Perangkat ini akan sangat membantu bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik.

Karya ini telah lolos penjurian tahap II dan menjadi nominasi INAICTA (Indonesia ICT Award) 2009 pada tanggal 5 Juli 2009 kemarin.
“Kami berharap karya ini dapat dimanfaatkan dan menjadi teknologi tepat guna khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik sehingga akan terbuka kesempatan besar agar mereka bisa berproduktif secara optimal dan memperoleh persamaan hak di berbagai bidang kehidupan ” ujar dari salah anggota tim pembuat Eye-B Pod

Eye-B Pod – Innovative wireless & handsfree pointing device software

Demo penggunaan Eye-B Pod

oweeyman no está en línea   Reply With Quote
Old July 11th, 2009, 05:25 AM   #5
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,534
Likes (Received): 36

Quote:
Originally Posted by Venantio View Post
Potonya mana?
ini fotonya, not "transformers" like robot ya? hehe..







ini yang menang di kontes KRCI kemarin
ada banyak kategori sih di lomba robot di Amerika kemarin
salah satunya memadamkan api

itu pun dibagi lagi jadi beroda dan berkaki
tapi urusan kecepatan dan efisiensi gerakan
robot ini menang, jadi yang tercepat dan ga nabrak2, hehe..

Salute!!

PS. liat sensornya yang bertebaran di banyak bagian
kipas pemadam juga besar, dan kalo ga salah ada penyemprot air di bagian atas

bahkan ada paper klip nya segala, hehe
__________________
Palembang - Bogor PP
=NaNdA= no está en línea   Reply With Quote
Old July 11th, 2009, 01:57 PM   #6
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,788

Thanx Nanda
__________________
welcome you participants MTQ international palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old July 13th, 2009, 07:12 PM   #7
blinkblink
Registered User
 
blinkblink's Avatar
 
Join Date: May 2009
Posts: 127
Likes (Received): 0

tim bigbang yang kemarin menang di imagine cup 2009 untuk kategori window mobile award winners belum diposting yah boss trus anak2 muda yang jadi juara kedua kompetisi mathematika yang di adakan di durban afrika selatan kemarin kok gak ada kabarnya??
blinkblink no está en línea   Reply With Quote
Old July 14th, 2009, 01:49 AM   #8
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,534
Likes (Received): 36

silahkan langsung posting aja kalau punya beritanya..
__________________
Palembang - Bogor PP
=NaNdA= no está en línea   Reply With Quote
Old July 29th, 2009, 03:11 PM   #9
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,788

LAPAN Resmikan Perpustakaan Online dan Komunitas Antariksa
Rabu, 29 Juli 2009 14:33 WIB | Iptek | Sains |

(ANTARA)Jakarta (ANTARA) - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) meresmikan layanan perpustakaan online dan komunitas pencinta antariksa Indonesia.

Sekretaris Utama LAPAN, Bambang Koesoemanto meresmikan layanan online perpustakaan LAPAN tersebut dalam acara "Diseminasi Perkembangan Roket dan Satelit di Indonesia" di kantor LAPAN, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu.

Perpustakaan online LAPAN, kata Bambang, bertujuan untuk meningkatkan minat dan pengetahuan masyarakat luas terhadap antariksa, roket dan satelit yang selama ini dirasa masih kurang.

Dengan layanan online ini, masyarakat akan mudah dan setiap saat untuk mengakses database koleksi textbook, jurnal dan hasil penelitian dari perpustakaan LAPAN.

Bambang mengatakan saat ini ada sekitar 5.000 textbook yang telah bisa diakses online dari sebanyak 8.000 koleksi perpustakaan LAPAN.

"Tetapi karena masalah `copyright` buku, maka masyarakat hanya bisa mengakses judul, pengarang dan daftar isi dari teksbook," katanya.

Di masa mendatang, perpustakaan LAPAN bisa memberikan layanan pengiriman buku yang telah disewa dan dipesan secara online kepada masyarakat.

Sedangkan untuk jurnal dan hasil penelitian peneliti-peneliti LAPAN yang bersifat tidak rahasia bisa langsung diunduh (download) oleh masyarakat.

Selain itu, perpustakaan LAPAN juga memiliki koleksi materi audiovisual sebanyak 2.000 judul yang bisa dilihat langsung di perpustakaan LAPAN.

komunitas antariksa

Pada kesempatan tersebut, LAPAN juga meresmikan dan memperkenalkan komunitas pencinta antariksa melalui `mailing list` (milis) komunitas-antariksa@yahoogroups.com.

Bambang mengatakan dengan komunitas pencinta antariksa ini akan dapat meningkatkan pengetahuan dan jaringan kerja dari masyarakat yang gandrung pada berbagai hal terkait antariksa.

Keinginan jangka panjang dari layanan online perpustakaan LAPAN dan komunitas pencinta antariksa, tambah Bambang, adalah untuk merintis kemandirian peroketan dan antariksa Indonesia dimasa mendatang.(*)
__________________
welcome you participants MTQ international palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old July 30th, 2009, 03:02 PM   #10
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,788

Olimpiade Robot Indonesia Diikuti 276 Peserta
Kamis, 30 Juli 2009 18:15 WIB | Iptek | Teknologi |

Jakarta (ANTARA News) - Olimpiade Robot Indonesia yang akan berlangsung pada 8-9 Agustus di Senayan City, Jakarta, akan diikuti 276 peserta.

Menurut Managing Director Mikrobot Bambang Rusli, di Jakarta, Kamis, kegiatan olimpaide robot untuk keenam kalinya itu dibagi tiga kategori, yakni tingkat elementary (SD), Junior (SLTP) dan Senior (SMA).

Kegiatan itu, kata Bambang, merupakan ajang kompetisi tingkat nasional untuk mencari peserta yang akan mewakili Indonesia pada Olimpiade Robot Dunia yang akan digelar di Korea Selatan.

Olimpiade Robot Indonesia pertama kali digelar di Medan, Sumatera Utara, pada 2004.

Selain olimpiade robot yang yang didukung LKBN ANTARA serta beberapa media cetak dan elektronik itu juga akan menggelar berbagai kegiatan, di antaranya pameran dan demo robot terbaru serta robotic dan produk LEGO Education untuk dunia pendidikan.

Puncak acara adalah kompetisi. Para peserta akan berkompetisi dalam mengadu kreatifitas rancangannya. Penilaian didasarkan pada kreatifitas, kecepatan, dan ketepatan robot dalam melalui tantangan yang diberikan.

Mikrobot merupakan distributor resmi Lego Education, peraih penghargaan Golden Award untuk robot yang bisa menyelesaikan permainan rubik cube dalam waktu satu menit pada ajang olimpiade Robot Dunia 2007.

Terkait minat masyarakat terhadap ajang olimpiade robot tersebut, Bambang Rusli mengatakan, peserta kali ini jumlahnya dua kali lipat dari pelaksanaan sebelumnya.

Para peserta sebelumnya mengikuti seleksi melalui kompetisi regional yang dilaksanakan di daerah mereka, kemudian yang menjadi pemenang akan mewakili daerahnya.(*)
__________________
welcome you participants MTQ international palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old August 10th, 2009, 04:41 PM   #11
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,788

Biofuel converter on display at expo
The Jakarta Post , Jakarta | Mon, 08/10/2009 9:05 PM | National

A biodiesel fuel synthesizer is among dozens of inventions exhibited in a science, technology and arts exhibition now underway at the Ministry of National Education office in Jakarta.

Students and lecturers from the University of Indonesia’s School of Chemical Engineering created the synthesizer that can convert used cooking oil into biodiesel fuel.

Christina Natalia, one of the inventors, said the machine could produce biodiesel fuel from used cooking oil at a conversion rate of 80 percent.

“We are still in the development phase. We hope to see the industrial sector using this machine in the future,” she told The Jakarta Post.

The scholars were also exhibiting a tsunami detector that was built from common materials at the three-day event which opened Monday. (adh)
__________________
welcome you participants MTQ international palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old August 10th, 2009, 05:26 PM   #12
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,788

Quote:
Originally Posted by paradyto View Post
LAPAN Resmikan Perpustakaan Online dan Komunitas Antariksa
Rabu, 29 Juli 2009 14:33 WIB | Iptek | Sains |

(ANTARA)Jakarta (ANTARA) - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) meresmikan layanan perpustakaan online dan komunitas pencinta antariksa Indonesia.

Sekretaris Utama LAPAN, Bambang Koesoemanto meresmikan layanan online perpustakaan LAPAN tersebut dalam acara "Diseminasi Perkembangan Roket dan Satelit di Indonesia" di kantor LAPAN, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu.

Perpustakaan online LAPAN, kata Bambang, bertujuan untuk meningkatkan minat dan pengetahuan masyarakat luas terhadap antariksa, roket dan satelit yang selama ini dirasa masih kurang.

Dengan layanan online ini, masyarakat akan mudah dan setiap saat untuk mengakses database koleksi textbook, jurnal dan hasil penelitian dari perpustakaan LAPAN.

Bambang mengatakan saat ini ada sekitar 5.000 textbook yang telah bisa diakses online dari sebanyak 8.000 koleksi perpustakaan LAPAN.

"Tetapi karena masalah `copyright` buku, maka masyarakat hanya bisa mengakses judul, pengarang dan daftar isi dari teksbook," katanya.

Di masa mendatang, perpustakaan LAPAN bisa memberikan layanan pengiriman buku yang telah disewa dan dipesan secara online kepada masyarakat.

Sedangkan untuk jurnal dan hasil penelitian peneliti-peneliti LAPAN yang bersifat tidak rahasia bisa langsung diunduh (download) oleh masyarakat.

Selain itu, perpustakaan LAPAN juga memiliki koleksi materi audiovisual sebanyak 2.000 judul yang bisa dilihat langsung di perpustakaan LAPAN.

komunitas antariksa

Pada kesempatan tersebut, LAPAN juga meresmikan dan memperkenalkan komunitas pencinta antariksa melalui `mailing list` (milis) komunitas-antariksa@yahoogroups.com.

Bambang mengatakan dengan komunitas pencinta antariksa ini akan dapat meningkatkan pengetahuan dan jaringan kerja dari masyarakat yang gandrung pada berbagai hal terkait antariksa.

Keinginan jangka panjang dari layanan online perpustakaan LAPAN dan komunitas pencinta antariksa, tambah Bambang, adalah untuk merintis kemandirian peroketan dan antariksa Indonesia dimasa mendatang.(*)
JAKARTA--MI: Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) berencana meluncurkan roket pendorong satelit bertingkat empat yang disebut dengan Roket Pendorong Satelit (RPS)-420 pada tahun 2014.

"Namun, LAPAN akan berupaya agar proses peluncuran itu dapat dimajukan pada 2012 sebagaimana yang diminta DPR," kata Deputi Teknologi Dirgantara LAPAN, Dr. Ing. Soewarto Harhienata dalam seminar "Diseminasi Perkembangan Roket dan Satelit di Indonesia" di kantor LAPAN, Jakarta, Rabu (29/7).

Soewarto menjelaskan, pihaknya sedang merancang roket bertingkat empat dengan dua RPS guna meluncurkan satelit pemantau Indonesia pada tahun 2014

Sebagai pendahuluan, LAPAN telah berhasil meluncurkan roket RX-320 pada 30 Mei 2008 dan RX-420 2 Juli 2009 yang dilaksanakan di Stasiun Uji Terbang Pamengpeuk, Jawa Barat.

Hingga saat ini, sebagian proses pembuatan RPS-420 itu telah dilaksanakan dan telah diujiterbangkan meski masih membutuhkan beberapa perbaikan lagi.

"Kalau secara persentase (RPS-420 itu) sudah selesai kira-kira 40%", katanya. Karena proses pembuatan RPS-420 itu dianggap lancar, DPR meminta LAPAN untuk mempercepat rencana peluncurannya menjadi tahun 2012.

"DPR sudah mengetahui tidak ada masalah di bidang teknologi (persiapan RPS-420 itu), melainkan hanya di bidang pembiayaan," kata Soewarto. Karena itu, kata Soewarto, DPR meminta LAPAN untuk mengajukan proposal pembiayaan agar proses peluncuran itu dipercepat dan sudah dapat terealisasi pada tahun 2012.

LAPAN sedang mengupayakan agar roket keempat atau terakhir yang membawa satelit itu nantinya di angkasa memiliki kecepatan maksimal, yaitu minimal 7,4 km per detik.

RPS-420 itu diproyeksikan terlebih dulu pada kemampuan untuk mengorbitkan satelit di antariksa tapi belum memuat peralatan untuk pemantuan di angkasa tersebut. Jika proyek RPS-420 itu berhasil baru LAPAN menyiapkan satelit untuk diluncurkan, katanya.

Meski demikian, kata dia, LAPAN tetap akan meluncurkan dua satelit di Shree Hari Kota, India yang berfungsi sebagai wadah pemantauan atau pengintaian sedangkan lainnya untuk proses telekomunikasi.

Proses pembuatan satelit untuk komunikasi itu dilakukan bekerja sama dengan ORARI, katanya.(Ant/OL-01)
__________________
welcome you participants MTQ international palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old August 11th, 2009, 11:08 AM   #13
blinkblink
Registered User
 
blinkblink's Avatar
 
Join Date: May 2009
Posts: 127
Likes (Received): 0

XIRKA WiMAX Chipset From Indonesia


PT Dama Persada an electronic industry based in bandung Indonesia has successfully developed it's WiMAX chipset called XIRKA System on chip.according to Adiono trio,Director Of Design chipset PT Dama Persada,the chipset is design to compatible with WiMAX technology or broadband wireless access.this chipset can be applied both in fixed and mobile WiMAX

XIRKA’s uniqueness is the ability to accommodate special requests for customization in
order to create the best solution for our clients. This will enable any WiMAX equipment integrator and solution providers the ability to implement their own design and products for subscriber station (SS), mobile station (MS) and USB peripherals (including dongle and minicards)

Specifications:

The software runs on SPARC processor, providing flexibility, while the MAC hardware acceleration greatly enhances system performance and throughput. Channel bandwidth is supported up to 10 MHz.

PHY

•Standard Compatibility : IEEE 802.16e-2005
•Sub-carrier OFDMA : 1024 and 512 (reconfigurable)
•DC Frequency : 1
•Channel Bandwidths : 5 and 10 MHz
•Cyclic Prefix time Ratio : 1/4, 1/8, 1/16, 1/32
•Forward Error Correction (FEC) : Concatenated Reed-Solomon, Convolutional Encoding,Randomization, Interleaving
•Modulation : Adaptive (BPSK, QPSK, QAM16, QAM64)
•Front End Uplink Interface : Dedicated Parallel port or internal DAC/ADC
•Front End Downlink Interface : Dedicated Parallel port or internal DAC/ADC
•Working Frequency : Below 11 GHz licensed band
•Duplex : Time division duplex (TDD) or/and Half FDD
•Typical applications : subscriber station (SS) and mobile station (MS)
•High-performance modulation capabilities Flexible configuration for easy system integration:not mentioned

Data Interfaces

•SDIO

EXternal Interface


•10/100 Ethernet MAC
•USB
•Status LED
•Debug JTAG
•RS-232 ports
MAC

•Real-time services
•Concatenation, fragmentation, packing
•Automatic repeat request (ARQ)
•Payload header suppression (PHS)
•IPv6, 802.3 Convergence Sub-Layers
•Sleep and Idle mode power management support
•BE & UGS QoS classes

Peripheral



•GPIO (8)
•unit UART
•3 unit 32 bit Timers
•JTAG
System Block Diagram

•AGC: Automatic Gain Control (receiver gain)
•AFC: Automatic Frequency Control (from frequency synchronizer)
•On-board power supplies (12V in)

XIRKA expected to enter the mass production stage for BWA chipset IEEE 802.16e 2005 in the first quarter of 2009 future.initial projected production will be 200.000 units

blinkblink no está en línea   Reply With Quote
Old August 12th, 2009, 10:15 AM   #14
blinkblink
Registered User
 
blinkblink's Avatar
 
Join Date: May 2009
Posts: 127
Likes (Received): 0

Indonesia Inaugurates research Ship For Marine survey

Chinanews.cn 2009-08-06


JAKARTA, Aug. 6 (Xinhua) -- Indonesia's Minister for Energy and Mineral Resources Purnomo Yusgiantoro inaugurated the operation of Geomarine III research ship to conduct surveys on marine geology in the country's waters, local media reported on Thursday.

"We have been expecting the ship for so long because we only have mapped 25 percent of total Indonesia's sea width. We haven't mapped yet the rest 75 percent in the deep sea where our big natural resources lie," said Purnomo at the ship inauguration in West Java's Cirebon regency on Wednesday.

The minister was hoping that the ship would accelerate mapping program and natural resources exploration in the deep sea.

According to Bambang Dwiyanto, head of a research department of the ministry, the construction of the research ship was started in April 2006 following fund approval by Finance Minister Sri MulyaniIndrawati.

The 61.7 meter-long ship has maximum speed of 13.5 knots with exploring power of 30 days. The ship is also completed with survey equipments like navigation and position system, survey tools for geology, geophysics and oceanography, geological and geophysics laboratory, electronic and mechanical garage, as well as diving equipment.

Total cost for the ship construction was 98 billion rupiah (9.8 million U.S. dollars).

editor: Lin Zhi



berita nya agak basi,tapi lumayan dari pada gak ada yang posting

Last edited by blinkblink; August 12th, 2009 at 10:22 AM.
blinkblink no está en línea   Reply With Quote
Old August 13th, 2009, 06:52 AM   #15
Rock Star
Anarchy
 
Rock Star's Avatar
 
Join Date: Apr 2009
Posts: 671
Likes (Received): 1





Cuma nambah gambar....
Rock Star no está en línea   Reply With Quote
Old August 15th, 2009, 03:52 PM   #16
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,788



Wow, Siswa SD Merakit 550 Robot Dalam Sehari
Trisno Heriyanto - detikinet

Jakarta - Guna memeriahkan HUT RI ke-64, Mal Cipura bekerjasama dengan BPK Penabur Jakarta mengelar ajang perakitan robot. Tak tanggung-tanggung, sebayak 550 robot berhasil dirakit selama satu hari.

Ajang kompetisi bertajuk 'Merakit 550 Robot oleh 550 Siswa Dalam Sehari' ini diikuti seluruhnya oleh para siswa sekolah dasar (SD) dan berhasil diselesaikan dalam kurun waktu tidak lebih dari 2 jam.

Tidak hanya sekedar unjuk kebolehan, para siswa yang ikut acara tersebut juga akan berkesempatan membawa pulang hadiah utama, yakni berupa sepeda.

Hasil karya dari lomba yang digelar di tengah pusat perbelanjaan, Sabtu (15/8/2009) ini, selanjutnya akan diseleksi oleh para juri yang terdiri dari instruktur dari G-Com Teknologi dan IT Leisure. Kategori penilaian dilihat dari segi kerapihan, kecekatan dan kecepatan.

"Dengan diadakannya lomba seperti ini, para siswa diharapkan akan lebih mengerti mengenai mekanisme kerja suatu perangkat. Mereka akan lebih peka terhadap kesalahan yang mungkin terjadi ketika membuat suatu sistem," ujar Lucas C Gee, Director Klub Robotic kepada detikINET disela-sela acara tersebut.

( eno / ash )
__________________
welcome you participants MTQ international palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old August 17th, 2009, 11:43 AM   #17
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,788

Indonesia Juara Olimpiade Komputer 2009
Achmad Rouzni Noor II - detikinet

Jakarta - Tim Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI) 2009 yang terdiri dari Angelina Veni Johanna (SMA 1 BPK Penabur, Jakarta), Reinardus Surya Pradhitya (SMA Kanisius, Jakarta), Risan (SMAN 1 Tangerang), dan Christanto Handojo (SMA Kanisius, Jakarta), berhasil memenangkan dua medali perak dan satu medali perunggu dari ajang International Olympiad in Informatics (IOI) 2009 di Plovdiv, Bulgaria.

Medali perak pertama diraih Angelina dengan skor 506, dan medali perak kedua atas nama Reinardus dengan skor 502. Sementara medali perunggu diperoleh atas nama Risan dengan skor 445. Sementara, Chirstanto dengan skor total 389, sayangnya masih belum beruntung untuk menambah jumlah medali yang dimenangkan Indonesia.

"Prestasi kami tahun ini menurun di bandingkan tahun lalu yang berhasil menyabet satu emas dan tiga perunggu," tutur Suryana Setiawan, Team Leader TOKI 2009, lewat email yang diterima detikINET, Senin (17/8/2009).

Meski prestasi tahun ini kalah mentereng dibanding yang diraih tahun lalu, namun tetap saja, apa yang telah diupayakan TOKI tahun ini menjadi kado yang sangat istimewa bagi Indonesia yang tengah merayakan hari jadinya ke-64.

Rekor Baru

Suryana juga menambahkan, "ada catatan baru yang telah ditorehkan dan layak untuk dibanggakan, yaitu untuk pertama kalinya peserta putri kita berhasil mendapatkan medali. Itu pun langsung medali perak dengan skor terbaik di antara semua peserta Indonesia."

Prestasi ini sontak telah meruntuhkan dua mitos sekaligus: bahwa dunia TI (teknologi informasi) adalah identik dengan dunia laki-laki, dan sulitnya peserta putri untuk bisa lolos masuk ke dalam tim TOKI.

Ya, mudah-mudahan, prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi peserta putri lainnya untuk tidak kalah dari para peserta putra untuk berkiprah dalam bidang problem solving melalui programming komputer.

"Kuncinya, selama berusaha dengan keras dan ulet baik dalam belajar maupun dalam pertandingan, masalah gender tidak sepantasnya menjadi halangan," saran Suryana.

Sang Juara

Bagi Reinardus Surya Pradhitya, prestasi ini merupakan peningkatan dari prestasi tahun lalu, yaitu dari medali perunggu menjadi perak di tahun ini.

Siswa yang biasa disebut Adit ini, sebelumnya telah menargetkan emas. Namun di hari pertama ia tersandung pada soal yang seharusnya ia bisa kerjakan dengan baik sehingga kehilangan beberapa poin.

Di hari kedua, ia berhasil meningkatkan nilainya. Namun secara total masih jauh di bawah batas untuk medali emas.

Risan yang juga adalah pemenang medali perunggu tahun lalu, kembali harus mengulangi perolehannya di tahun ini dengan perunggu. Padahal, ia menargetkan hasil yang lebih baik.

Sementara Christian Handojo kurang mujur. Terpaut hanya beberapa poin --tidak sampai lima poin-- dari bawah batas bawah penerima perunggu.

Ia juga kehilangan beberapa poin di soal yang seharusnya ia bisa kerjakan. Namun, seperti biasanya dalam pertandingan tingkat dunia ini sedikit kesalahan yang dilakukan dapat berakibat sangat fatal.

Beberapa peserta negara lain yang tahun lalu berhasil mendapatkan emas, pun tahun ini harus turun hanya mendapatkan perak. Bahkan, ada di antaranya yang hanya perunggu, akibat kesalahan serupa yang dialami Christian.

Asia Berjaya

Absolute winner tahun ini diraih oleh Hennadzy Karatkevich, siswa dari Belarussia dengan skor 743. Namun secara umum, dalam IOI 2009 ini, siswa-siswi Asia telah mendominasi perolehan medali emas yaitu merebut 13 dari 26 medali emas yang disediakan.

Itu pun tanpa menghitung satu siswa dari Kanada dan satu dari Amerika Serikat (AS) yang notabene adalah juga siswa keturunan Asia. Emas terbanyak diraih China dan Korea, masing-masing tiga emas. Disusul Taiwan, Jepang, AS, Polandia, Romania, dan Belarusia yang masing-masing dua medali emas.

Jika membandingkan diri dengan negara-negara tersebut, hasil yang Indonesia peroleh masih terbilang kecil. Akan tetapi, hasil dua perak dan satu perunggu ini tetaplah patut dibanggakan karena bukan prestasi yang mudah diraih.

Banyak negara lain yang sudah maju namun gagal untuk bisa meraihnya. Misalnya, Australia dan Prancis. Kali ini masing-masing hanya mendapat tiga perunggu. Sementara, Inggris dan Selandia Baru cuma bawa dua perunggu. Beberapa negara lain bahkan pulang dengan tangan hampa.

Semakin Sulit

Dari pembicaraan antara team leader,soal-soal IOI 2009 sudah semakin tinggi kualitasnya dibandingkan soal-soal beberapa tahun yang lalu yang menuntut kemampuan analisis yang prima dan tajam sebelum melakukan coding.

Tuntutan agar sekecil mungkin pengulangan pada soal-soal IOI menyebabkan munculnya soal-soal yang bersifat kombinasi dari aspek-aspek yang pernah ada. Soal-soal dengan teknik pemecahan yang sudah baku mulai ditinggalkan atau dianggap sebagai soal katagori mudah.

Mengomentari tentang sistem pembinaan nasional, Suryana berharap, di masa mendatang pembinaan nasional perlu disempurnakan lagi dengan cara meningkatkan pembinaan kemampuan analitis para peserta.

"Proses seleksi yang belum menjaring potensi-potensi intelektual, yaitu akar kemampuan analitis, secara optimal perlu disempurnakan. Termasuk pemerintah-pemerintah daerah yang kurang serius dalam memilih siswa terbaiknya perlu lebih diarahkan," tegasnya.

"Pembinaan di tingkat daerah perlu lebih digalakkan untuk mengatasi ketimpangan prestasi antara dearah yang dekat ke pusat dengan daerah semakin menjauh dari pusat," lugas Suryana di penghujung surat elektroniknya.

Seluruh rangkaian acara IOI 2009 yang berlangsung sejak 8 Agustus 2009 telah berakhir kemarin. Rombongan tim Indonesia dijadwalkan akan tiba kembali di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Senin 17 Agustus 2009, malam.

Selamat!
__________________
welcome you participants MTQ international palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old August 17th, 2009, 01:37 PM   #18
blinkblink
Registered User
 
blinkblink's Avatar
 
Join Date: May 2009
Posts: 127
Likes (Received): 0

berita yang aneh juara olimpiade kok cuma dapat dua perak dan satu perunggu
blinkblink no está en línea   Reply With Quote
Old August 17th, 2009, 02:01 PM   #19
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,788

Juara buat mereka yang mendapatkan medali..
__________________
welcome you participants MTQ international palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old August 21st, 2009, 06:59 AM   #20
blinkblink
Registered User
 
blinkblink's Avatar
 
Join Date: May 2009
Posts: 127
Likes (Received): 0

LIPI Luncurkan ISRA, Radar Pantai Buatan Indonesia



SUBANG, KOMPAS.com - Indonesian Sea Radar (ISRA) radar pengawas pertama milik Indonesia hasil ciptaan para peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) akhirnya diluncurkan. Ini merupakan radar yang dapat digunakan untuk membantu pengaturan transportasi laut dan udara, pengamatan cuaca, pemetaan wilayah, serta navigasi.

"Selain itu dapat digunakan untuk aplikasi pertahanan keamanan (militer) seperti pemandu rudal dan pengunci sasaran," ucap Kepala LIPI Prof. dr. Umar Anggara Jenie saat peluncuran radar tersebut yang merupakan bagian dari peringatan hari ulang tahun LIPI ke-42 di Balai Besar Pengembangan Teknologi Tepat Guna (B2PTTG) LIPI Subang, Jawa Barat. Ikut hadir dalam acara para pejabat LIPI.

Prof. Umar mengatakan, radar ISRA merupakan bukti bahwa tenaga ahli dalam negeri mampu membuat peralatan dengan teknologi tinggi. "Ini mendukung kemandirian membuat alat-alat strategis. Belum lagi prosedur pembelian radar luar negeri sulit dan harganya mahal," jelasnya.

Kepala Bidang Elektronik dan Telekomunikasi LIPI dr. Mashury Wahab mengatakan, penelitian untuk membuat radar tersebut dilakukan selama 3 tahun oleh satu tim berjumlah 20 orang dengan memakan biaya sekitar Rp 3 milyar. Sebelumnya, para peneliti diberikan bantuan oleh pemerintah Belanda untuk pelatihan dasar di Delft University of Technologi the Netherlands yang kemudian diaplikasikan dan dikembangkan di Indonesia.

Radar dengan panjang 2 meter dan lebar 1 meter, berat sekitar 200 kg, serta jangkauan deteksi hingga 64 km tersebut, paparnya, telah menggunakan teknologi Frequency-Modulated Continuous (FM-CW) yang konsumsi daya listrik lebih rendah dan ukuran radar lebih kecil dibanding radar yang digunakan di Indonesia.

"Radar yang digunakan instansi-instansi pemerintah teknologinya ketinggalan, daya (listrik) dan ukurannya juga besar. Kalau radar ISRA biaya operasional dan perawatannya jauh lebih rendah," ujar dia.

60 persen komponen radar, ungkapnya, masih di impor sehingga menjadi hambatan dalam proses pembuatan karena harus menunggu masuknya komponen.

Uji coba radar sudah dilakukan di Cilegon dengan mendeteksi kapal-kapal yang melintasi selat sunda. Menurutnya, produksi masal untuk radar tersebut diharapkan dapat dilakukan pada 2011 setelah melalui proses penyempurnaan.

"Tahap selanjutnya pada akhir tahun ini, kita akan buat radar mobile yang bisa dibawa kemana-mana. Tahap terakhir tahun 2011 kita akan buat jaringan dengan beberapa radar yang terkoneksi dan bisa dipantau dari pusat tanpa harus ke lapangan," jelas dia.

Untuk harga jual, lanjut dia, diperkirakan lebih murah 50 persen dibanding radar pesaing dari negara Polandia yang dibandrol Rp 9 milyar.

Radar versi militer

Lebih lanjut Mashury menjelaskan, LIPI sudah ditugaskan oleh Kementrian Negara Riset dan Teknologi untuk membuat radar versi militer dengan teknologi yang sama untuk dipasang di kapal milik TNI AL pada tahun 2010. "Saat ini semua radar di kapal TNI AL masih impor. Hanya radar dan senjata saja memakan 55 persen dari total harga kapal," ucapnya.

Selain TNI AL, katanya, berbagai pihak mulai tertarik menggunakan radar tersebut seperti Badan Koordinasi Keamanan Laut, Departemen Perhubungan, pihak swasta untuk pengawas pelabuhan, dan beberapa pihak asing. "Di Asia Tenggara cuma kita yang bisa buat (radar)," ujarnya.


blinkblink no está en línea   Reply With Quote
Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 12:28 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu