daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Airports and Aviation



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old Yesterday, 03:19 PM   #5801
blablanonsense
Fiat Voluntas Tua
 
blablanonsense's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Parijs van Jawa, Merlion City
Posts: 3,467
Likes (Received): 611

being an economy passenger, dikasih segelas atau dua gelas wine aja mestinya udah bersujud syukur. Ngeles FA-nya gak ahli ah, alasan agama gak ngefek buat penumpang bule. Mestinya spontan bilang untuk kenyamanan konsumen/demi keselamatan semua/peraturan penerbangan sipil/etc biar mingkem tuh bule.

Naik jadi daily buat musim liburan aja kali ya? Kalau untuk seterusnya itu artinya rute ini cukup bagus buat dikembangkan.

Omong-omong soal routing begini (hypothetical question lho ya), apakah baik (jika demand mencukupi, baik connecting maupun terminating) untuk nambah frekuensi di rute tersebut? Misalnya, kalau demand bagus buat CGK-AMS, CGK-LGW/LHR(semoga), dan other connecting destination, apakah lebih baik kirim 2 CGK-AMS-LGW/destinasi eropa lain dengan jam yang berlainan (pagi dan sore misalnya) untuk tetap mensupply connecting pax ke destinasi lain via AMS dan menjaring penumpang yang mau terbang malam atau siang, atau menceraikan CGK-LGW dari CGK-AMS sekalian? Any idea? Pemikiran saya kalau dibikin 2 flight dengan jam berlainan, bisa memaksimalkan penumpang connecting via Jakarta untuk nantinya dipecah lagi di AMS.
__________________
Wonderful Indonesia

Tolak penggantian nama Bandara Sepinggan! Nama Sepinggan sudah melekat di masyarakat dan penggantian nama hanya pemborosan uang semata!.
We are against the renaming of Sepinggan International Airport, Balikpapan. Viva Sepinggan!

Sign the petition NOW!

Last edited by blablanonsense; Yesterday at 03:26 PM.
blablanonsense no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old Yesterday, 03:34 PM   #5802
ardial
Registered User
 
Join Date: Feb 2013
Location: Jakarta
Posts: 338
Likes (Received): 22

Quote:
Originally Posted by blablanonsense View Post
being an economy passenger, dikasih segelas atau dua gelas wine aja mestinya udah bersujud syukur. Ngeles FA-nya gak ahli ah, alasan agama gak ngefek buat penumpang bule. Mestinya spontan bilang untuk kenyamanan konsumen/demi keselamatan semua/peraturan penerbangan sipil/etc biar mingkem tuh bule.

Naik jadi daily buat musim liburan aja kali ya? Kalau untuk seterusnya itu artinya rute ini cukup bagus buat dikembangkan.

Omong-omong soal routing begini (hypothetical question lho ya), apakah baik (jika demand mencukupi, baik connecting maupun terminating) untuk nambah frekuensi di rute tersebut? Misalnya, kalau demand bagus buat CGK-AMS, CGK-LGW/LHR(semoga), dan other connecting destination, apakah lebih baik kirim 2 CGK-AMS-LGW/destinasi eropa lain dengan jam yang berlainan (pagi dan sore misalnya) untuk tetap mensupply connecting pax ke destinasi lain via AMS dan menjaring penumpang yang mau terbang malam atau siang, atau menceraikan CGK-LGW dari CGK-AMS sekalian? Any idea? Pemikiran saya kalau dibikin 2 flight dengan jam berlainan, bisa memaksimalkan penumpang connecting via Jakarta untuk nantinya dipecah lagi di AMS.
Setuju, Gatwick+AMS perlu dipisah jamnya+salah satunya jadi siang dari jakarta/salah satu dari AMS/Gatwick.
Lagipula tahun 2015 ga kedatangan 2 777, sehingga ada 8 777 yang 2 777 yang bisa ke eropa.
ardial no está en línea   Reply With Quote
Old Yesterday, 03:50 PM   #5803
sasamakan
Tukang Makan
 
sasamakan's Avatar
 
Join Date: Sep 2009
Location: Jakarta
Posts: 2,319
Likes (Received): 342

Quote:
Originally Posted by blablanonsense View Post
being an economy passenger, dikasih segelas atau dua gelas wine aja mestinya udah bersujud syukur. Ngeles FA-nya gak ahli ah, alasan agama gak ngefek buat penumpang bule. Mestinya spontan bilang untuk kenyamanan konsumen/demi keselamatan semua/peraturan penerbangan sipil/etc biar mingkem tuh bule.

Naik jadi daily buat musim liburan aja kali ya? Kalau untuk seterusnya itu artinya rute ini cukup bagus buat dikembangkan.

Omong-omong soal routing begini (hypothetical question lho ya), apakah baik (jika demand mencukupi, baik connecting maupun terminating) untuk nambah frekuensi di rute tersebut? Misalnya, kalau demand bagus buat CGK-AMS, CGK-LGW/LHR(semoga), dan other connecting destination, apakah lebih baik kirim 2 CGK-AMS-LGW/destinasi eropa lain dengan jam yang berlainan (pagi dan sore misalnya) untuk tetap mensupply connecting pax ke destinasi lain via AMS dan menjaring penumpang yang mau terbang malam atau siang, atau menceraikan CGK-LGW dari CGK-AMS sekalian? Any idea? Pemikiran saya kalau dibikin 2 flight dengan jam berlainan, bisa memaksimalkan penumpang connecting via Jakarta untuk nantinya dipecah lagi di AMS.
Inget ga salah satu kejaadian di SQ atau Virgin Australia kalau tidak salah, ada penumpang mabuk yang bikin satu flight itu kacau dimana berujung pada pendaratan darurat di DPS? Nah hal-hal sepele kaya gini bisa berujung ruwet.

Dan para FA secara hukum punya hak untuk tidak mendistribusikan minuman beralkohol kepada orang-orang tertentu didalam flight.

Kayaknya demand penerbangan ke Europe cukup tinggi tidak hanya untuk season-season tertentu aja. Waktu itu pernah saya naik GA 421 dari DPS ke CGK bulan Oktober dimana pada flight itu yg dipake adalah 773 mereka. Dan hampir semua penumpang adalah mereka yg akan connecting ke flight GA088. Ditambah lagi sekarang GA lagi naik rating walaupun cuma Skytrax. Pasti akan bikin orang-orang yang tadinya punya asumsi comme ci comme ça sama GA jadi tertarik buat nyoba.
__________________
Home should be the most comfortable place to be. But not for me. I cannot resist all of these things

Visit my cheap blog http://mahendrabudhiastra.com
Buruknya birokrasi antara Bea Cukai dan Bandara Soekarno Hatta >> http://birokrasi.kompasiana.com/2014...ta-636997.html
sasamakan no está en línea   Reply With Quote
Old Yesterday, 04:16 PM   #5804
mind_manager
take it easy...
 
mind_manager's Avatar
 
Join Date: Apr 2012
Location: Solo
Posts: 1,269

Quote:
Originally Posted by blablanonsense View Post
Naik jadi daily buat musim liburan aja kali ya? Kalau untuk seterusnya itu artinya rute ini cukup bagus buat dikembangkan.
sebelum frekuensinya dinaikin jadi daily, GA sebelumnya sudah melakukan penyesuaian buat low season tahun depan

Quote:
Garuda Indonesia is adjusting operational frequencies on Jakarta – Amsterdam – London Gatwick route, based on market demand. From 02FEB15 to 28MAR15, service reduces from 5 weekly (Day x13) to 4 weekly (Day x247).

GA088 CGK0105 – 0925AMS1125 – 1145LGW 77W x247
GA089 LGW1300 – 1520AMS1705 – 1215+1CGK 77W 135
GA089 LGW1310 – 1520AMS1705 – 1215+1CGK 77W 6

During peak summer season from 30JUN15, GA plans to increase operation from 5 weekly to daily, however new frequency is not available for reservation, and return flight from Europe continues to show 5 weekly flights.
http://airlineroute.net/2014/12/15/ga-amslgw-feb15/

at least frekuensi aslinya sekarang udah naik jadi daily lah. Saya pikir adjustment buat low season itu juga wajar kok. Almost all airlines in the world do that.


Quote:
Originally Posted by blablanonsense View Post
Omong-omong soal routing begini (hypothetical question lho ya), apakah baik (jika demand mencukupi, baik connecting maupun terminating) untuk nambah frekuensi di rute tersebut? Misalnya, kalau demand bagus buat CGK-AMS, CGK-LGW/LHR(semoga), dan other connecting destination, apakah lebih baik kirim 2 CGK-AMS-LGW/destinasi eropa lain dengan jam yang berlainan (pagi dan sore misalnya) untuk tetap mensupply connecting pax ke destinasi lain via AMS dan menjaring penumpang yang mau terbang malam atau siang, atau menceraikan CGK-LGW dari CGK-AMS sekalian? Any idea? Pemikiran saya kalau dibikin 2 flight dengan jam berlainan, bisa memaksimalkan penumpang connecting via Jakarta untuk nantinya dipecah lagi di AMS.
Upgrade frekuensi di AMS sepertinya lebih menjanjikan sih. Unless they can secure a slot in LHR (which is unlikely to happen in the near term), going nonstop to London is an expensive idea to do. Upgrade frekuensi ini juga memungkinkan GA untuk membuat jadwal connecting yang nyaman dengan flight dari atau ke Australia, jadi bisa sekalian main di kangaroo route.

Saya mulai berpikiran kalau tag-on ke LGW, meskipun mahal dan mungkin gak profitable, tapi bagus dari sisi marketing (atau memang ini tujuan awalnya GA buka rute ke London?). Orang-orang di Eropa akhirnya bisa mencoba servis GA tanpa harus jauh-jauh ke Indonesia (atau Asia), dan ternyata cukup ampuh mengubah mindset aviation enthusiast disana yg tahunya GA itu maskapai jelek. Di airliners.net, saya sudah lumayan sering menjumpai trip report yang meng-cover sektor AMS LGW, dan rata2 responnya memang positif. Bahkan ada yang sampai bela-belain beli tiket F GA di sektor ini saking niatnya

Kalau penasaran gimana rasanya naik F di flight yg durasinya ga ada 1 jam, bisa dilihat di link ini:
Garuda Indonesia B77W AMS-LGW In F
penasaran dia bayar berapa buat beli F di sektor ini




Quote:
Originally Posted by ardial View Post
Setuju, Gatwick+AMS perlu dipisah jamnya+salah satunya jadi siang dari jakarta/salah satu dari AMS/Gatwick.
Lagipula tahun 2015 ga kedatangan 2 777, sehingga ada 8 777 yang 2 777 yang bisa ke eropa.
Kalau ke Eropa, pesawat dua cuma cukup bikin satu rute doang, kecuali kalau mau bikin frekuensi 3x weekly. Tahun depan juga GA dapet 3 77W baru, cuma kemungkinan besar tanpa F karena tujuannya juga buat gantiin 744 yang bakal retired tahun depan. Untuk saat ini, sustain satu daily flight ke Eropa aja udah bagus buat GA. Gak usah muluk2 buka rute baru.
mind_manager no está en línea   Reply With Quote
Old Yesterday, 05:05 PM   #5805
blablanonsense
Fiat Voluntas Tua
 
blablanonsense's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Parijs van Jawa, Merlion City
Posts: 3,467
Likes (Received): 611

Quote:
Originally Posted by mind_manager View Post
Saya mulai berpikiran kalau tag-on ke LGW, meskipun mahal dan mungkin gak profitable, tapi bagus dari sisi marketing (atau memang ini tujuan awalnya GA buka rute ke London?). Orang-orang di Eropa akhirnya bisa mencoba servis GA tanpa harus jauh-jauh ke Indonesia (atau Asia), dan ternyata cukup ampuh mengubah mindset aviation enthusiast disana yg tahunya GA itu maskapai jelek. Di airliners.net, saya sudah lumayan sering menjumpai trip report yang meng-cover sektor AMS LGW, dan rata2 responnya memang positif. Bahkan ada yang sampai bela-belain beli tiket F GA di sektor ini saking niatnya
Since Skytrax stuff doesn't work for AvGeeks, and only AvGeeks do Trip Report. Kalau cuma iklan dan award2 without real testimonial dari konsumen, gimana mau meyakinkan market yang pesimis sama GA? At least marketing yang ini sekalian generate revenue sama test market.
__________________
Wonderful Indonesia

Tolak penggantian nama Bandara Sepinggan! Nama Sepinggan sudah melekat di masyarakat dan penggantian nama hanya pemborosan uang semata!.
We are against the renaming of Sepinggan International Airport, Balikpapan. Viva Sepinggan!

Sign the petition NOW!
blablanonsense no está en línea   Reply With Quote
Old Yesterday, 06:57 PM   #5806
blue_ferrari
Registered User
 
Join Date: Apr 2014
Posts: 26
Likes (Received): 1

Quote:
Originally Posted by blablanonsense View Post
Omong-omong soal routing begini (hypothetical question lho ya), apakah baik (jika demand mencukupi, baik connecting maupun terminating) untuk nambah frekuensi di rute tersebut? Misalnya, kalau demand bagus buat CGK-AMS, CGK-LGW/LHR(semoga), dan other connecting destination, apakah lebih baik kirim 2 CGK-AMS-LGW/destinasi eropa lain dengan jam yang berlainan (pagi dan sore misalnya) untuk tetap mensupply connecting pax ke destinasi lain via AMS dan menjaring penumpang yang mau terbang malam atau siang, atau menceraikan CGK-LGW dari CGK-AMS sekalian? Any idea? Pemikiran saya kalau dibikin 2 flight dengan jam berlainan, bisa memaksimalkan penumpang connecting via Jakarta untuk nantinya dipecah lagi di AMS.
anak baru numpang ikut diskusi ya om

paling masuk akal memang stop AMS karena selain historical connection dan konsentrasi WNI, AMS udah seperti hub SkyTeam yang paling besar.
terus terang Eropa ini emang agak tricky. karena untuk rute2 jauh seperti ini GA bergantung besar ama fifth freedom dan codeshare dgn KLM. yang dijual oleh GA saat ini, AMS dan London adalah potential market terbesar.

mari kita anggap, ada potential market besar lain seperti Jerman, Perancis, dan Turki.

1. Jerman, (FRA dan MUC)
Existing: codeshare with KLM (AMS)
Competitor:
- Lufthansa, CGK-KUL-FRA, SIN-FRA
- Malaysia Airlines KUL-FRA
- Singapore Airlines SIN-FRA, SIN-MUC
Di atas kertas agak susah karena markas Star Alliance, bikin LH dan SQ di atas angin. Apalagi dua-duanya pemain besar dan stabil. MH gonjang-ganjing masih agak lama sepertinya, walaupun sudah mulai restrukturisasi.
Peluang GA: Berat, haha. FRA bisa dibilang udah kue raksasa buat SQ dan LH. Direct terlalu beresiko. Eksperimen direct ke Munich, is it worth it? Bisa jadi, dengan catatan bisa codeshare dengan LH di sektor MUC-FRA, tukeran ama apa gitu, CGK-DPS kali ya? Hahaha

2. Perancis (CDG)
Existing: codeshare with Etihad (AUH), Air France (AMS)
Competitor:
- Air France CGK-SIN-CDG
- Malaysia Airlines KUL-CDG
- Singapore Airlines SIN-CDG
Tidak seketat FRA. Air France pun notabene partner SkyTeam, kita punya codeshare kota-kota lain di Perancis dengan mereka.
Peluang GA: Jika memungkinkan another fifth freedom, CGK-AMS-CDG = perfect. bisa nambah frekuensi ke AMS juga kan? Tapi berandai-andai fifth freedom rasanya juga masih perlu usaha yang besar.

3. Turki (IST)
Existing: codeshare dengan Turkish Airlines
Competitor:
- Turkish Airlines CGK-SIN-IST (bukan fifth freedom), KUL-IST
- Malaysia Airlines KUL-IST
- Singapore Airlines SIN-IST
- Qatar Airways via DOH, Emirates via DXB, dll
Istanbul itu ibarat hub alami, ibarat SIN dari sana gampang kemana-mana banyak pilihan haha.
Peluang GA: Turkish punya jumlah penerbangan dan destinasi terbanyak, tapi belum ada yang direct ke Jakarta, masih stopover di SIN dulu. Kenapa enggak buat Garuda? Fifth freedom dari sini menurut ane susah, jadi codeshare dari sini lumayan menggiurkan. Toh, punggawa SkyTeam yang Eropa pada kesini semua... Menurut ane sih paling realistis ke Turki untuk ekspansi Eropa


Quote:
Originally Posted by mind_manager View Post
Upgrade frekuensi di AMS sepertinya lebih menjanjikan sih. Unless they can secure a slot in LHR (which is unlikely to happen in the near term), going nonstop to London is an expensive idea to do. Upgrade frekuensi ini juga memungkinkan GA untuk membuat jadwal connecting yang nyaman dengan flight dari atau ke Australia, jadi bisa sekalian main di kangaroo route.

Saya mulai berpikiran kalau tag-on ke LGW, meskipun mahal dan mungkin gak profitable, tapi bagus dari sisi marketing (atau memang ini tujuan awalnya GA buka rute ke London?). Orang-orang di Eropa akhirnya bisa mencoba servis GA tanpa harus jauh-jauh ke Indonesia (atau Asia), dan ternyata cukup ampuh mengubah mindset aviation enthusiast disana yg tahunya GA itu maskapai jelek. Di airliners.net, saya sudah lumayan sering menjumpai trip report yang meng-cover sektor AMS LGW, dan rata2 responnya memang positif. Bahkan ada yang sampai bela-belain beli tiket F GA di sektor ini saking niatnya

Kalau penasaran gimana rasanya naik F di flight yg durasinya ga ada 1 jam, bisa dilihat di link ini:
Garuda Indonesia B77W AMS-LGW In F
penasaran dia bayar berapa buat beli F di sektor ini


Kalau ke Eropa, pesawat dua cuma cukup bikin satu rute doang, kecuali kalau mau bikin frekuensi 3x weekly. Tahun depan juga GA dapet 3 77W baru, cuma kemungkinan besar tanpa F karena tujuannya juga buat gantiin 744 yang bakal retired tahun depan. Untuk saat ini, sustain satu daily flight ke Eropa aja udah bagus buat GA. Gak usah muluk2 buka rute baru.
sepertinya di report AMS-LGW in F tsb, menggunakan miles dari FF nya Delta

==================

menurut saya, challenge terbesar Garuda sebenernya bukan expansi, tapi merebut supremasi di Asia Tenggara yang masih dipegang SQ. Mayoritas orang kaya Indonesia loyal banget ama SQ, ditambah Krisflyer masih jauh lebih oke daripada GarudaMiles untuk intl flight. Belum connectivity SQ... behhh

Katakanlah Garuda second to SQ di ASEAN (tanpa menepikan MH). GA kudu bisa restore connectivity domestik ke intl via Jakarta. Masa sih rela banyak penumpang diculik Silk Air? Codeshare sih, tp dari MI, pada nyambung pake SQ kan?
blue_ferrari no está en línea   Reply With Quote
Old Today, 01:53 AM   #5807
sasamakan
Tukang Makan
 
sasamakan's Avatar
 
Join Date: Sep 2009
Location: Jakarta
Posts: 2,319
Likes (Received): 342

Menurut saya AMS emg udah paling tepat untuk saat ini. Airportnya masih lebih well managed daripada CDG ataupun FRA. Kalo LHR, banyak cerita buruk yg bikin banyak org males transit disana. Apalagi GA kan cuma ada satu penerbangan ke Eropa dalam sehari, akan susah untuk jaring connectivity (based on schedule flexibility). Beda sama SQ yang punya 2 flight ke LHR.

Yg sampe sekarang gue bikin heran, kenapa sih GA belum bisa nyulik WNI yg udah sering dibikin sakit hati sama SQ tapi tetep loyal? Itu airlines sebelah udah sering kacau. Gue aja yg udah 3 kali naik mereka buat long haul udah say no untuk flight berikutnya. Gausah muluk2, temen gue yg membershipnya sollitaire aja udah sering bermasalah sama mereka tapi tetep masih belom mau pindah ke GA dgn berbagai alasan. Dan dia bayar F di SQ cash pake duit dewe loooh...
__________________
Home should be the most comfortable place to be. But not for me. I cannot resist all of these things

Visit my cheap blog http://mahendrabudhiastra.com
Buruknya birokrasi antara Bea Cukai dan Bandara Soekarno Hatta >> http://birokrasi.kompasiana.com/2014...ta-636997.html
sasamakan no está en línea   Reply With Quote
Old Today, 03:10 AM   #5808
blablanonsense
Fiat Voluntas Tua
 
blablanonsense's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Parijs van Jawa, Merlion City
Posts: 3,467
Likes (Received): 611

Quote:
Originally Posted by blue_ferrari View Post
Katakanlah Garuda second to SQ di ASEAN (tanpa menepikan MH). GA kudu bisa restore connectivity domestik ke intl via Jakarta. Masa sih rela banyak penumpang diculik Silk Air? Codeshare sih, tp dari MI, pada nyambung pake SQ kan?
Makanya itu pemda2 dididik supaya jangan merengek minta bandara internasional buat gagah-gagahan. Ujung2nya MI lagi yang masuk.

Quote:
Originally Posted by sasamakan View Post
Yg sampe sekarang gue bikin heran, kenapa sih GA belum bisa nyulik WNI yg udah sering dibikin sakit hati sama SQ tapi tetep loyal? Itu airlines sebelah udah sering kacau. Gue aja yg udah 3 kali naik mereka buat long haul udah say no untuk flight berikutnya. Gausah muluk2, temen gue yg membershipnya sollitaire aja udah sering bermasalah sama mereka tapi tetep masih belom mau pindah ke GA dgn berbagai alasan. Dan dia bayar F di SQ cash pake duit dewe loooh...
Karena ini?
1. Prestige? Kalau pake SQ gimana gituh...GA kan anak kemarin sore.
2. Mindset "Kalau SQ aja kacau, apalagi yang lain. SQ is God in the industry" dan "What good can happen when Indonesians manage things"
3. Udah investasi banyak di miles, sayang kalau dibuang.

Kemarin malam baca trip report yang nge-bash SQ dan TS-nya ngomel2 dikirimin hate mails sama forumer SQ shippers as if "SQ can do no wrong and if it does, please refer to the previous rule" (udah kayak hukum senioritas aja). Good things dari trip report begini is that orang makin bisa liat kalau semua airlines bisa salah, dan in the end, pilihlah yang paling menguntungkan di kantong because mungkin aja apes dapat FA yang lagi punya bad hair day.

Alesan teman bro sasamakan apa?
__________________
Wonderful Indonesia

Tolak penggantian nama Bandara Sepinggan! Nama Sepinggan sudah melekat di masyarakat dan penggantian nama hanya pemborosan uang semata!.
We are against the renaming of Sepinggan International Airport, Balikpapan. Viva Sepinggan!

Sign the petition NOW!
blablanonsense no está en línea   Reply With Quote
Old Today, 03:31 AM   #5809
styenk
Registered User
 
Join Date: May 2012
Posts: 149
Likes (Received): 24

dapet email
ternyata ada Mid Night Sale juga, sayangnya cuma sampe 20 Desember
styenk no está en línea   Reply With Quote
Old Today, 03:51 AM   #5810
UMD
Registered User
 
UMD's Avatar
 
Join Date: May 2005
Location: Sydney
Posts: 1,477
Likes (Received): 524

Garuda ada 1 tipe lagi A330-300E dengan konfigurasi 36 Business Class seats. Yang ada 42 seats hanya ada di A330-300 lama.
__________________
BPN itu SEPINGGAN. SEPINGGAN itu BPN.

blablanonsense liked this post
UMD no está en línea   Reply With Quote
Old Today, 07:24 AM   #5811
kalimantanku
Registered User
 
kalimantanku's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: River City of Banjarmasin, Indonesia
Posts: 8,973
Likes (Received): 1368

Quote:
Originally Posted by rilham2new View Post
Bukan hanya soal pekerja di sana tidak suka menghamba ke Customer mereka....

Karena bagi orang Indonesia yang kelamaan dijajah Belanda (dan juga most Asian countries yang pernah hidup di era penjajahan) dan juga negara yang status sosial masyarakatnya memiliki gap super lebar.

Servis ramah tamah yang sifatnya kayak "Gw raja, lo babu" itu dianggap lazim/wajib apalagi bagi yang sudah merasa membayar. Peluang ini yang ditangkap SQ dan GA.... orang bule atau bangsa non-Asia lainnya pstinya kaget karena mereka dilayani sedemikian baiknya, Asian hospitality katanya.. karena di negara mereka servis dan ramah tamah dilakukan bener2 kayak robot dan disesuaikan dengan SOP...

Jadi di negara barat kita gak bisa marah sama pelayan simply karena dia tidak tersenyum atau mengucapkan terima kasih, ya karena bagi mereka asal meet the standards its okay.

Cara men-judge ramah tamah itu berbeda untuk setiap latar belakang budaya/etnis. Masyarakat barat lebih egaliter dari orang Asia, itulah yang menyebabkan hospitality industry di sana beda gaya nya.
iya bro ada bener nya...habit disana beda ama Asia,, hal ini juga mempengaruhi habit GA. ya gpp sih, selama ini bagus utk GA, apa yg dibutuhkan penumpang Asia terpenuhi, dan apa yg di inginkan oleh penumpang bule jg terpenuhi..karena GA punya service + teknologi . 2 unsur dasar yang dibutuhkan perusahaan jasa maskapai IMHO
__________________
.....please visit my blog :

http://kalimantanku.blogspot.com/

it's all about adventuring in Kalimantan island..
kalimantanku está en línea ahora   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 07:39 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu