daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Pictures of Indonesia > Sulawesi, Kalimantan, Papua and Other Cities Pictures



Reply

 
Thread Tools
Old November 10th, 2009, 10:04 AM   #1
kang rey
Registered User
 
kang rey's Avatar
 
Join Date: May 2009
Location: kemaraya
Posts: 2,340
Likes (Received): 152

Sulawesi Tenggara _ provinsi tambang

wellcome....
kang rey no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old November 10th, 2009, 10:16 AM   #2
kang rey
Registered User
 
kang rey's Avatar
 
Join Date: May 2009
Location: kemaraya
Posts: 2,340
Likes (Received): 152

hasil karya penambang emas liar

kang rey no está en línea   Reply With Quote
Old November 10th, 2009, 10:18 AM   #3
kang rey
Registered User
 
kang rey's Avatar
 
Join Date: May 2009
Location: kemaraya
Posts: 2,340
Likes (Received): 152

perkemahan penambang emas liar di kabupaten Bombana - Sultra

kang rey no está en línea   Reply With Quote
Old November 10th, 2009, 01:55 PM   #4
lampung_gech
Puja Kesuma
 
lampung_gech's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Mamuju, Sulawesi Barat
Posts: 1,680
Likes (Received): 116

sultra hasil tambangnya apa saja ya selain aspal buton????
lampung_gech no está en línea   Reply With Quote
Old November 10th, 2009, 03:32 PM   #5
Balaputradewa
SUMSEL GEMILANG
 
Balaputradewa's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: PALEMBANG
Posts: 7,478
Likes (Received): 975

Kota Bau-Bau



Pada mulanya, Bau-Bau merupakan pusat Kerajaan Buton (Wolio) yang berdiri pada awal abad ke-15 (1401 – 1499). Buton mulai dikenal dalam Sejarah Nasional karena telah tercatat dalam naskah Negara Kertagama Karya Prapanca pada Tahun 1365 Masehi dengan menyebut Buton atau Butuni sebagai Negeri (Desa) Keresian atau tempat tinggal para resi dimana terbentang taman dan didirikan lingga serta saluran air. Rajanya bergelar Yang Mulia Mahaguru. Cikal bakal negeri Buton untuk menjadi sebuah Kerajaan pertama kali dirintis oleh kelompok Mia Patamiana (si empat orang) Sipanjonga, Simalui, Sitamanajo, Sijawangkati yang oleh sumber lisan di Buton mereka berasal dari Semenanjung Tanah Melayu pada akhir abad ke- 13.



Buton sebagai negeri tujuan kelompok Mia Patamiana mereka mulai membangun perkampungan yang dinamakan Wolio (saat ini berada dalam wilayah Kota Bau – Bau) serta membentuk sistem pemerintahan tradisional dengan menetapkan 4 Limbo (Empat Wilayah Kecil) yaitu Gundu-gundu, Barangkatopa, Peropa dan Baluwu yang masing-masing wilayah dipimpin oleh seorang Bonto sehingga lebih dikenal dengan Patalimbona. Keempat orang Bonto tersebut disamping sebagai kepala wilayah juga bertugas sebagai pelaksana dalam mengangkat dan menetapkan seorang Raja. Selain empat Limbo yang disebutkan di atas, di Buton telah berdiri beberapa kerajaan kecil seperti Tobe-tobe, Kamaru, Wabula, Todanga dan Batauga. Maka atas jasa Patalimbona, kerajaan-kerajaan tersebut kemudian bergabung dan membentuk kerajaan baru yaitu kerajaan Buton dan menetapkan Wa Kaa Kaa (seorang wanita bersuamikan Si Batara seorang turunan bangsawan Kerajaan Majapahit) menjadi Raja I pada tahun 1332 setelah mendapat persetujuan dari keempat orang bonto/patalimbona (saat ini hampir sama dengan lembaga legislatif).

Dalam periodisasi sejarah Buton telah mencatat dua Fase penting yaitu masa Pemerintahan Kerajaan sejak tahun 1332 sampai pertengahan abad ke – 16 dengan diperintah oleh 6 (enam) orang raja diantaranya 2 orang raja perempuan yaitu Wa Kaa Kaa dan Bulawambona. Kedua raja ini merupakan bukti bahwa sejak masa lalu derajat kaum perempuan sudah mendapat tempat yang istimewa dalam masyarakat Buton. Fase kedua adalah masa Pemerintahan Kesultanan sejak masuknya agama Islam di Kerajaan Buton pada tahun 948 Hijriah ( 1542 Masehi ) bersamaan dilantiknya Lakilaponto sebagai Sultan Buton I dengan Gelar Sultan Murhum Kaimuddin Khalifatul Khamis sampai pada Muhammad Falihi Kaimuddin sebagai Sultan Buton ke – 38 yang berakhir tahun 1960.



Masa pemerintahan Kerajaan Buton mengalami kemajuan terutama bidang Politik Pemerintahan dengan bertambah luasnya wilayah kerajaan serta mulai menjalin hubungan Politik dengan Kerajaan Majapahit, Luwu, Konawe dan Muna. Demikian juga bidang ekonomi mulai diberlakukan alat tukar dengan menggunakan uang yang disebut Kampua (terbuat dari kapas yang dipintal menjadi benang kemudian ditenun secara tradisional menjadi kain). Memasuki masa Pemerintahan Kesultanan juga terjadi perkembangan diberbagai aspek kehidupan antara lain bidang politik dan pemerintahan dengan ditetapkannya Undang-Undang Dasar Kesultanan Buton yaitu “Murtabat Tujuh” yang di dalamnya mengatur fungsi, tugas dan kedudukan perangkat kesultanan dalam melaksanakan pemerintahan serta ditetapkannya Sistem Desentralisasi (otonomi daerah) dengan membentuk 72 Kadie (Wilayah Kecil).


Rumah Adat Buton

Dibidang hukum dijalankan sangat tegas dengan tidak membedakan baik aparat pemerintahan maupun masyarakat umum. Hal ini terlihat dari ke 38 orang sultan yang memerintah di Buton 12 orang menyalahgunakan kekuasaan dan melanggar sumpah jabatan dan satu diantaranya yaitu Sultan ke - VIII Mardan Ali, diadili dan diputuskan untuk dihukum mati dengan cara digogoli (leher dililit dengan tali sampai meninggal). Bidang perekonomian dimana Tunggu Weti sebagai penagih pajak di daerah kecil ditingkatkan statusnya menjadi Bonto Ogena disamping sebagai penanggung jawab dalam pengurusan pajak dan keuangan juga mempunyai tugas khusus selaku kepala siolimbona (saat ini hampir sama dengan ketua lembaga legislatif).

Bidang Pertahanan Keamanan ditetapkannya Sistem Pertahanan Rakyat Semesta dengan falsafah perjuangan yaitu :
“Yinda Yindamo Arata somanamo Karo”
(Harta rela dikorbankan demi keselamatan diri)
“Yinda Yindamo Karo somanamo Lipu”
(Diri rela dikorbankan demi keselamatan negeri)
“Yinda Yindamo Lipu somanamo Sara”
(Negeri rela dikorbankan demi keselamatan pemerintah)
“Yinda Yindamo Sara somanamo Agama”
(Pemerintah rela dikorbankan demi keselamatan agama)



Disamping itu juga dibentuk sistem pertahanan berlapis yaitu empat Barata (Wuna, Tiworo, Kulisusu dan Kaledupa), empat matana sorumba (Wabula, Lapandewa, Watumotobe dan Mawasangka) serta empat orang Bhisa Patamiana (pertahanan kebatinan). Selain bentuk pertahanan tersebut maka oleh pemerintah kesultanan, juga mulai membangun benteng dan kubu–kubu pertahanan dalam rangka melindungi keutuhan masyarakat dan pemerintah dari segala gangguan dan ancaman. Kejayaan masa Kerajaan/Kesultanan Buton (sejak berdiri tahun 1332 dan berakhir tahun 1960) berlangsung ± 600 tahun lamanya telah banyak meninggalkan warisan masa lalu yang sangat gemilang, sampai saat ini masih dapat kita saksikan berupa peninggalan sejarah, budaya dan arkeologi. Wilayah bekas Kesultanan Buton telah berdiri beberapa daerah kabupaten dan kota yaitu : Kabupaten Buton, Kabupaten Muna, Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Bombana dan Kota Bau – Bau (terdapat Keraton Kesultanan Buton).
Balaputradewa no está en línea   Reply With Quote
Old November 10th, 2009, 03:36 PM   #6
Balaputradewa
SUMSEL GEMILANG
 
Balaputradewa's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: PALEMBANG
Posts: 7,478
Likes (Received): 975

Kota Bau-Bau






Pantai Kamali


Kantor Walikota


"Marlion Square"-nya Kota Bau-Bau



Balaputradewa no está en línea   Reply With Quote
Old November 13th, 2009, 08:12 AM   #7
kang rey
Registered User
 
kang rey's Avatar
 
Join Date: May 2009
Location: kemaraya
Posts: 2,340
Likes (Received): 152

Quote:
Originally Posted by lampung_gech View Post
sultra hasil tambangnya apa saja ya selain aspal buton????
yang paling terkenal saat ini adalah, nikel dan emas selain aspal buton yang sudah punya nama. kandungan nikel di bumi sultra saat ini, diperkirakan adalah yang terbesar di asia tenggara, dan emas sultra(bombana) adalah emas yang tertinggi kedua kadarnya yakni diatas 98% setelah emas meksiko.

sedangkan ladang minyak dan gas, telah ditemukan di empat titik diseluruh pantai dan daratan sultra. dan akan segera di tawarkan kepada perusahaan international.
kang rey no está en línea   Reply With Quote
Old November 13th, 2009, 08:13 AM   #8
kang rey
Registered User
 
kang rey's Avatar
 
Join Date: May 2009
Location: kemaraya
Posts: 2,340
Likes (Received): 152

kota-kota di sultra yang sudah mulai dikenal adalah kota bau-bau, raha, kolaka dan konawe.
kang rey no está en línea   Reply With Quote
Old November 13th, 2009, 10:12 AM   #9
gussinyo
Registered User
 
gussinyo's Avatar
 
Join Date: Apr 2009
Location: Malang, Sidoarjo
Posts: 1,350
Likes (Received): 4

pomalaa
gussinyo no está en línea   Reply With Quote
Old November 13th, 2009, 10:13 AM   #10
gussinyo
Registered User
 
gussinyo's Avatar
 
Join Date: Apr 2009
Location: Malang, Sidoarjo
Posts: 1,350
Likes (Received): 4

Quote:
Originally Posted by kang rey View Post
kota-kota di sultra yang sudah mulai dikenal adalah kota bau-bau, raha, kolaka dan konawe.
@ kang rey : ada pict nya kolaka? konawe? raha?
gussinyo no está en línea   Reply With Quote
Old November 13th, 2009, 10:17 AM   #11
Kris18
Registered User
 
Kris18's Avatar
 
Join Date: Dec 2008
Posts: 3,833
Likes (Received): 41

Quote:
Originally Posted by kang rey View Post
perkemahan penambang emas liar di kabupaten Bombana - Sultra


Pemandangannya, kalau gak ada perkemahan itu, serasa pemandangan di film-film empire gitu
__________________


mari lanjutkan pembangunan !
Kris18 no está en línea   Reply With Quote
Old November 13th, 2009, 10:22 AM   #12
gussinyo
Registered User
 
gussinyo's Avatar
 
Join Date: Apr 2009
Location: Malang, Sidoarjo
Posts: 1,350
Likes (Received): 4

jangan lupakan juga, Wakatobi

wakatobi national park










wakatobi dive resort














gussinyo no está en línea   Reply With Quote
Old November 13th, 2009, 10:27 AM   #13
gussinyo
Registered User
 
gussinyo's Avatar
 
Join Date: Apr 2009
Location: Malang, Sidoarjo
Posts: 1,350
Likes (Received): 4

Sulawesi Tenggara
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sulawesi Tenggara
Lambang



Peta lokasi Sulawesi Tenggara

Koordinat
Dasar hukum UU 13/1964
Tanggal penting 22 September 1964
Ibu kota Kendari
Gubernur Nur Alam, SE.
Luas 38.140 km²
Penduduk 1.959.414 (2005)
Kepadatan
Kabupaten 10
Kota 2
Kecamatan 104
Kelurahan/Desa 1.529
Suku Buton (23%), Bugis (19%), Tolaki (16%), Muna (15%)
Agama Islam, Kristen, Hindu
Bahasa Bahasa Indonesia
Zona waktu WITA
Lagu daerah Peia Tawa-tawa
Rumah tradisional {{{rumah}}}
Senjata tradisional {{{senjata}}}


Situs web resmi: www.sultra.go.id

(?)
Sulawesi Tenggara adalah sebuah provinsi di Indonesia yang beribukotakan Kendari.

Provinsi Sulawesi Tenggara terletak di Jazirah Tenggara Pulau Sulawesi, secara geografis terletak di bagian selatan garis khatulistiwa di antara 02°45' - 06°15' Lintang Selatan dan di antara 120°45' - 124°30' Bujur Timur dan mempunyai wilayah daratan seluas 38.140 km² atau 3.814.000 ha dan wilayah perairan (laut) seluas 110.000 km² atau 11.000.000 ha.

Daftar isi [sembunyikan]
1 Sejarah
2 Demografi
3 Perekonomian
4 Pemerintahan
4.1 Kabupaten dan kota
4.2 Daftar gubernur
4.3 Perwakilan di Jakarta
4.3.1 Anggota DPR dari Provinsi Sulawesi Tenggara
4.3.2 Anggota DPD dari Provinsi Sulawesi Tenggara
5 Pranala luar


[sunting] Sejarah
Sulawesi Tenggara ditetapkan sebagai Daerah Otonom berdasar Perpu No. 2 tahun 1964 Juncto UU No. 13 Tahun 1964. Pada awalnya terdiri atas 4 (empat) kabupaten yaitu: Kabupaten Kendari, Kabupaten Kolaka, Kabupaten Muna, dan Kabupaten Buton dengan Kota Kendari sebagai ibukota provinsi. Setelah pemekaran, Sulawesi Tenggara mempunyai 10 kabupaten dan 2 kota.

[sunting] Demografi
Pada tahun 1990 jumlah penduduk Sulawesi Tenggara sekitar 1.349.619 jiwa. Kemudian tahun 2000 meningkat menjadi 1.776.292 jiwa dan berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional Badan Pusat Statistik tahun 2005 adalah sejumlah 1.959. 414 jiwa.

Laju pertumbuhan penduduk Sulawesi Tenggara selama tahun 1990-2000 adalah 2,79% per tahun dan tahun 2004-2005 menjadi 0,02. Laju pertumbuhan penduduk menurut kabupaten selama kurun waktu 2004-2005 hanya kota Kendari dan Kabupaten Muna yang menunjukan pertumbuhan yang positif yaitu 0,03 % dan 0,02 % per tahun, sedangkan kabupaten yang lain menunjukkan pertumbuhan negatif.

Struktur umur penduduk Sultra pada tahun 2005, penduduk usia di bawah 15 tahun 700.433 jiwa / 35,75% dari total penduduk. Sedangkan penduduk perempuan mencapai 984.987 jiwa (20.27%) dan penduduk laki-laki mencapai 974.427 jiwa (49,73%).

[sunting] Perekonomian
Beberapa komoditi unggulan Sulawesi Tenggara, antara lain:

Pertanian, meliputi kakao, mete, kelapa, cengkeh, kopi, pinang lada dan vanili
Kehutanan, meliputi kayu gelondongan dan kayu gergajian
Perikanan, meliputi perikanan darat dan perikanan laut
Peternakan, meliputi sapi, kerbau dan kambing
Pertambangan, meliputi marmer, batu setengah permata, onix, batu gamping dan tanah liat
[sunting] Pemerintahan
[sunting] Kabupaten dan kota
No. Kabupaten/Kota Ibu kota
1 Kabupaten Bombana Rumbia
2 Kabupaten Buton Bau-Bau
3 Kabupaten Buton Utara Buranga
4 Kabupaten Kolaka Kolaka
5 Kabupaten Kolaka Utara Lasusua
6 Kabupaten Konawe Unaaha
7 Kabupaten Konawe Selatan Andolo
8 Kabupaten Konawe Utara Wanggudu
9 Kabupaten Muna Raha
10 Kabupaten Wakatobi Wangi-Wangi
11 Kota Bau-Bau -
12 Kota Kendari -
gussinyo no está en línea   Reply With Quote
Old December 18th, 2009, 05:25 AM   #14
@b1
Registered User
 
@b1's Avatar
 
Join Date: Feb 2009
Posts: 1,388
Likes (Received): 62

Quote:
"Marlion Square"-nya Kota Bau-Bau




Mirip air mancur naga di pulau Sentosa Singapore (sekarang udah jadi sky tower).
__________________
You either die a hero, or live long enough to see yourself become the villain.
@b1 no está en línea   Reply With Quote
Old December 18th, 2009, 10:45 AM   #15
kang rey
Registered User
 
kang rey's Avatar
 
Join Date: May 2009
Location: kemaraya
Posts: 2,340
Likes (Received): 152

^
that's right bro, waktu kesana, saya pikir itu patung singa...ternyata naga..
cuman aneh saja, karena kesenian barongsai yang identik dengan naga, bukanlah khas dari kota ini.. entahlah...
kang rey no está en línea   Reply With Quote
Old May 8th, 2010, 11:06 AM   #16
Ray March
Registered User
 
Ray March's Avatar
 
Join Date: May 2010
Location: Bogor
Posts: 1
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by kang rey View Post
^
that's right bro, waktu kesana, saya pikir itu patung singa...ternyata naga..
cuman aneh saja, karena kesenian barongsai yang identik dengan naga, bukanlah khas dari kota ini.. entahlah...
hwehwe... raja pertama kerajaan buton ialah seorang wanita yang berasal dari tiongkok makany lambang kerajaannya berupa nenas dan naga. Kalau liat lonjo, pakaian untuk wanita dewasa, anda akan melihat kerahnya seperti cheongsam (baju tradisional china) dan kancingnya mirip kancing pakaian tradisional vietnam dengan rok sedada yang mirip hanbok (baju tradisional korea). hal yang unik juga yang di dapat dari daerah ini ialah salah satu bahasa daerah dari etnis buton cia-cia semua kata dapat dituliskan ke dalam aksara korea dan memiliki kesamaan bahasa. beberapa tahun lalu juga telah ditemukan keramik-keramik dari sebuah dinasti di china dalam sebuah gua yang bernama gua moko di kota baubau. benteng keraton buton, yang merupakan benteng terluas di dunia juga mirip dengan tembok raksasa china yang merupakan salah satu keajaiban dunia yang tercatat sebagai tembok terpanjang di dunia.
Ray March no está en línea   Reply With Quote
Old May 10th, 2010, 05:18 AM   #17
Don KingKong
Asean citizen
 
Don KingKong's Avatar
 
Join Date: Mar 2010
Location: Asean City
Posts: 373
Likes (Received): 7

Quote:
Originally Posted by gussinyo View Post
jangan lupakan juga, Wakatobi

wakatobi national park










wakatobi dive resort














indah banget..kapan ya bisa ke wakatobi
__________________
Kota yang macet melahirkan generasi yang stress
Don KingKong no está en línea   Reply With Quote
Old May 30th, 2010, 07:32 AM   #18
kang rey
Registered User
 
kang rey's Avatar
 
Join Date: May 2009
Location: kemaraya
Posts: 2,340
Likes (Received): 152

wakatobi, semakin cantik. semoga bisa menarik wisatawan mancanegara semakin banyak. dan menjadi no 1 di dunia sebagai tempat wisata terumbuk karang yang paling indah.
kang rey no está en línea   Reply With Quote
Old June 26th, 2010, 02:26 AM   #19
bkz010019
Registered User
 
Join Date: Sep 2008
Posts: 1,761
Likes (Received): 14

Wings Air sudah menghubungkan Kolaka dan Makassar sejak 25 Juni 2010... Dan bandaranya dibangun atas prakarsa perusahaan disekitar dan swadaya masyarakat... Good...

**************************************************************
Bandara Sangia Nibandera Beroperasi, Wings Air Mendarat Perdana

Sabtu, 26 Juni 2010 | 00:52 WITA

WINGS Air bernomor pernerbangan AR72-500 mengawali pendaratan pertama di Bandara Sangia Nibandera, Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Jumat (25/6). Bandara itu diresmikan oleh Wakil Menteri Perhubungan RI, Bambang Susantono.

Wing Air berangkat dari Bandara Internasional Hasanuddin sekitar pukul, 08.55 wita.

Selain membawa penumpang perdana, pesawat itu juga membawa Wakil Menteri Perhubungan RI Bambang Susantono, Wakil Ketua DPR RI Laode Ida, Bupati Kolaka Buhari Matta, Direktur Utama Wings Air Achmad Hasan, dan Distrik Manager Lion Air Ridwan.
Rombongan tiba di Bandara Sangia Nibandera, Pomalaa, sekitar pukul 09.40. Rombongan segera disambut secara adat dan disaksikan ribuan masyarakat Kolaka.

Wakil Menteri Perhubungan RI Bambang Susantono memberi sambutan sekaligus membubuhkan tanda tangan pada prasasti peresmian bandara tersebut.

Dalam sambutannya, Bambang mengatakan sangat mendukung pembangunan Bandara Sangia Nibandera yang dibangun atas swadaya 95 persen dana dari perusahaan yang ada di Kabupaten Kolaka.

Bambang berjanji dalam waktu satu tahun ini akan membangun navigasi dan fasilitas lainnya agar bandara ini dapat menjadi bandara berstandar lokal.

Selain itu Bambang juga berjanji, akan meningkatkan sumber daya manusia masyarakat dalam hal mengelolah dan merawat bandara tersebut.

Dalam keterangan persnya, Humas PT Antam Ubdnikel, Sulawesi Tenggara, Pamiluddin Abdullah, mengatakan, PT Antam TBK secara sukarela telah mengelurkan biaya pembangunan Bandara Sangia Nibandera sebesar Rp 10,1 miliar.

Selebihnya adalah hasil swadaya murni masyarakat setempat dan perusahaan-perusahaan lainnya.

Jelang akhir acara, diadakan penyerahan piagam penghargaan Museum Rekor Indonesia (Muri) karena ini adalah bandara yang paling cepat dibangaun, yaitu hanya 11 bulan.

Penghargaan juga diberikan karena ini termasuk bandara yang pertama di Indonesia yang dibangun dari swadaya masyarakat.(mda)

http://www.tribun-timur.com/read/art...ndarat_Perdana
bkz010019 no está en línea   Reply With Quote
Old June 28th, 2010, 05:04 PM   #20
kang rey
Registered User
 
kang rey's Avatar
 
Join Date: May 2009
Location: kemaraya
Posts: 2,340
Likes (Received): 152

pantai panjang matanggonawe, dikabupaten konawe utara, sebuah kabupaten yang paling banyak memiliki cadangan nikelnya khususnya di sultra.



kang rey no está en línea   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 12:08 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu