daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine
Old January 14th, 2010, 05:14 PM   #1
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,399

Indonesian Malay Languages

Quote:
Originally Posted by Balaputradewa View Post
mas dyto ato mas rilham aja yg mulai..Bala siap kok meramaikannya



gak mas itu Bahasa Palembang, kata "kamek" masih digunakan masyarakat Palembang di kawasan Tanggobuntung, Pasar Kuto, Seberang Ulu n Boom Baru.
Kalo Bahasa Lahat gak make Kamek mas, jadinya seperti ini: "Aku/Kami nak berayak kudai ye.."
Kalau cak ni, kito lanjut be disini.... cem mano?



banyak Bahasa Melayu versi Kalimantan dan Sumatera, walaupun nyaris sama, tapi yang ucapkan berbeda...
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old January 14th, 2010, 05:19 PM   #2
Balaputradewa
SUMSEL GEMILANG
 
Balaputradewa's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: PALEMBANG
Posts: 7,365
Likes (Received): 889

laju mang..lanjakkelah !! mokaseh ye la muat thread baso Melayu Kito ni..
__________________
Sabbesatta Bhavantu Sukhitata: Semoga Semua Makhluk Hidup Berbahagia !!
Balaputradewa no está en línea   Reply With Quote
Old January 14th, 2010, 05:26 PM   #3
Balaputradewa
SUMSEL GEMILANG
 
Balaputradewa's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: PALEMBANG
Posts: 7,365
Likes (Received): 889

Jumlah penutur bahasa Melayu di Indonesia sangat banyak, bahkan dari segi jumlah sebetulnya melampaui jumlah penutur Bahasa Melayu di Malaysia, maupun di Brunei Darussalam. Bahasa Melayu dituturkan mulai sepanjang pantai timur Sumatera, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu hingga pesisir Pulau Kalimantan dan kota Negara, Bali.

Bahasa Melayu di Indonesia dituturkan berdasarkan dialek-dialek lokal tiap daerah:
  1. Dialek Tamiang : dituturkan di kabupaten Aceh Tamiang, Nanggroe Aceh Darussalam
  2. Dialek Langkat : dituturkan di kawasan Langkat, Sumatera Utara
  3. Dialek Deli : dituturkan di Medan, Deli Serdang dan Serdang Bedagai
  4. Dialek Asahan : dituturkan di sepanjang wilayah pesisir kabupaten Asahan
  5. Dialek Melayu Riau : dituturkan di kawasan Kepulauan Riau
  6. Dialek Melayu Riau Daratan : terbagi atas beberapa dialek lainnya tergantung wilayah (Siak, Rokan, Inderagiri, Kuantan)
  7. Dialek Anak Dalam : kemungkinan termasuk kelompok Kubu, Talang Mamak di kawasan Riau dan Jambi
  8. Dialek Melayu Jambi : dituturkan di provinsi Jambi
  9. Dialek Melayu Bengkulu : dituturkan di kota Bengkulu
  10. Dialek Melayu Palembang : dituturkan di kota Palembang dan Kota Muara Enim dan sekitarnya
  11. Dialek Bangka-Belitung : dituturkan di provinsi Bangka-Belitung
  12. Dialek Pontianak : dituturkan di kabupaten Pontianak dan kota Pontianak, Kalimantan Barat
  13. Dialek Landak : kabupaten Landak dan sekitarnya, Kalimantan Barat
  14. Dialek Sambas : dituturkan di kabupaten Sambas dan sekitarnya,Kalimantan Barat
  15. Dialek Ketapang : dituturkan di kabupaten Ketapang dan sekitarnya, Kalimantan Barat.
  16. Dialek Berau : dituturkan di kabupaten Berau dan sekitarnya, Kalimantan Timur
  17. Dialek Kutai : dipakai di kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur
  18. Dialek Loloan : dituturkan di kota Negara, Jembrana, Bali.
__________________
Sabbesatta Bhavantu Sukhitata: Semoga Semua Makhluk Hidup Berbahagia !!
Balaputradewa no está en línea   Reply With Quote
Old January 14th, 2010, 05:33 PM   #4
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,399

Quote:
Originally Posted by Balaputradewa View Post
laju mang..lanjakkelah !! mokaseh ye la muat thread baso Melayu Kito ni..
tak payahlah...
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old January 14th, 2010, 05:44 PM   #5
tollfreak
Valid User
 
tollfreak's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: Jakarta
Posts: 1,845
Likes (Received): 6

Quote:
Originally Posted by Balaputradewa View Post
Jumlah penutur bahasa Melayu di Indonesia sangat banyak, bahkan dari segi jumlah sebetulnya melampaui jumlah penutur Bahasa Melayu di Malaysia, maupun di Brunei Darussalam. Bahasa Melayu dituturkan mulai sepanjang pantai timur Sumatera, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu hingga pesisir Pulau Kalimantan dan kota Negara, Bali.

Bahasa Melayu di Indonesia dituturkan berdasarkan dialek-dialek lokal tiap daerah:
  1. Dialek Tamiang : dituturkan di kabupaten Aceh Tamiang, Nanggroe Aceh Darussalam
  2. Dialek Langkat : dituturkan di kawasan Langkat, Sumatera Utara
  3. Dialek Deli : dituturkan di Medan, Deli Serdang dan Serdang Bedagai
  4. Dialek Asahan : dituturkan di sepanjang wilayah pesisir kabupaten Asahan
  5. Dialek Melayu Riau : dituturkan di kawasan Kepulauan Riau
  6. Dialek Melayu Riau Daratan : terbagi atas beberapa dialek lainnya tergantung wilayah (Siak, Rokan, Inderagiri, Kuantan)
  7. Dialek Anak Dalam : kemungkinan termasuk kelompok Kubu, Talang Mamak di kawasan Riau dan Jambi
  8. Dialek Melayu Jambi : dituturkan di provinsi Jambi
  9. Dialek Melayu Bengkulu : dituturkan di kota Bengkulu
  10. Dialek Melayu Palembang : dituturkan di kota Palembang dan Kota Muara Enim dan sekitarnya
  11. Dialek Bangka-Belitung : dituturkan di provinsi Bangka-Belitung
  12. Dialek Pontianak : dituturkan di kabupaten Pontianak dan kota Pontianak, Kalimantan Barat
  13. Dialek Landak : kabupaten Landak dan sekitarnya, Kalimantan Barat
  14. Dialek Sambas : dituturkan di kabupaten Sambas dan sekitarnya,Kalimantan Barat
  15. Dialek Ketapang : dituturkan di kabupaten Ketapang dan sekitarnya, Kalimantan Barat.
  16. Dialek Berau : dituturkan di kabupaten Berau dan sekitarnya, Kalimantan Timur
  17. Dialek Kutai : dipakai di kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur
  18. Dialek Loloan : dituturkan di kota Negara, Jembrana, Bali.
yang sekarang jadi namanya Bahasa Indonesia itu dialek riau ya? kalau dialek melayu betawi ada tidak sebenarnya?

juga, sepertinya dialek riau hampir sama dengan dialek johor yang sering dibicarakan di Johor dan Singapore.
tollfreak no está en línea   Reply With Quote
Old January 14th, 2010, 10:48 PM   #6
tjokro_ragazzo
sup!
 
tjokro_ragazzo's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: KB - AB - B
Posts: 6,372
Likes (Received): 259

Quote:
Originally Posted by Balaputradewa View Post
Jumlah penutur bahasa Melayu di Indonesia sangat banyak, bahkan dari segi jumlah sebetulnya melampaui jumlah penutur Bahasa Melayu di Malaysia, maupun di Brunei Darussalam. Bahasa Melayu dituturkan mulai sepanjang pantai timur Sumatera, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu hingga pesisir Pulau Kalimantan dan kota Negara, Bali.

Bahasa Melayu di Indonesia dituturkan berdasarkan dialek-dialek lokal tiap daerah:
  1. Dialek Tamiang : dituturkan di kabupaten Aceh Tamiang, Nanggroe Aceh Darussalam
  2. Dialek Langkat : dituturkan di kawasan Langkat, Sumatera Utara
  3. Dialek Deli : dituturkan di Medan, Deli Serdang dan Serdang Bedagai
  4. Dialek Asahan : dituturkan di sepanjang wilayah pesisir kabupaten Asahan
  5. Dialek Melayu Riau : dituturkan di kawasan Kepulauan Riau
  6. Dialek Melayu Riau Daratan : terbagi atas beberapa dialek lainnya tergantung wilayah (Siak, Rokan, Inderagiri, Kuantan)
  7. Dialek Anak Dalam : kemungkinan termasuk kelompok Kubu, Talang Mamak di kawasan Riau dan Jambi
  8. Dialek Melayu Jambi : dituturkan di provinsi Jambi
  9. Dialek Melayu Bengkulu : dituturkan di kota Bengkulu
  10. Dialek Melayu Palembang : dituturkan di kota Palembang dan Kota Muara Enim dan sekitarnya
  11. Dialek Bangka-Belitung : dituturkan di provinsi Bangka-Belitung
  12. Dialek Pontianak : dituturkan di kabupaten Pontianak dan kota Pontianak, Kalimantan Barat
  13. Dialek Landak : kabupaten Landak dan sekitarnya, Kalimantan Barat
  14. Dialek Sambas : dituturkan di kabupaten Sambas dan sekitarnya,Kalimantan Barat
  15. Dialek Ketapang : dituturkan di kabupaten Ketapang dan sekitarnya, Kalimantan Barat.
  16. Dialek Berau : dituturkan di kabupaten Berau dan sekitarnya, Kalimantan Timur
  17. Dialek Kutai : dipakai di kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur
  18. Dialek Loloan : dituturkan di kota Negara, Jembrana, Bali.
setau saya...melayu Bangka dan melayu Belitung memiliki dialek yg berbeda cukup jauh.... dialek Bangka mirip dengan dialek Sambas, sedangkan dialek Belitung mirip dengan dialek Pontianak, Kepulauan Riau dan Johor....

btw, Kalimantan Barat punya 4 Melayu sendiri...hohoho....banyak juga ya.....

kebetulan saya hanya menguasai 2 dialek, Melayu Pontianak dan Melayu Sambas.....
__________________
stay awesome, still amazing
tjokro_ragazzo no está en línea   Reply With Quote
Old January 15th, 2010, 03:29 AM   #7
Balaputradewa
SUMSEL GEMILANG
 
Balaputradewa's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: PALEMBANG
Posts: 7,365
Likes (Received): 889

Quote:
Originally Posted by tjokro_ragazzo View Post
setau saya...melayu Bangka dan melayu Belitung memiliki dialek yg berbeda cukup jauh.... dialek Bangka mirip dengan dialek Sambas, sedangkan dialek Belitung mirip dengan dialek Pontianak, Kepulauan Riau dan Johor....
Sila bandingkan sendiri, Bala tak terlalu paham dialek Pontianak n Johor:

Beberapa Kosakata Dialek Belitung:
  1. Kamek = kami/aku
  2. Lawang = pintu
  3. Dalu = malam
  4. Sikok = satu
  5. Ningok = lihat
  6. Agik = nanti
  7. Bandar = kota
  8. Mije = meja
  9. Sarapan = melampun
  10. Sekula = sekolah
  11. Nok = yang
  12. Ikam = kamu (utk orang yg lebih tua)
  13. Mikak = kamu (utk sebaya)
  14. Disinek = disini
  15. Aok = iya
  16. Amun = jika

Contoh kalimat dalam Dialek Melayu Belitung:

Ramai juak urang Belitong nok ade disinek = Banyak juga Orang Belitung yang ada disini.

Kiape kabar mikak? Ape mikak sihat-sihat ajak? = Bagaimana kabar kamu? Apa kamu sehat-sehat saja?
__________________
Sabbesatta Bhavantu Sukhitata: Semoga Semua Makhluk Hidup Berbahagia !!

Last edited by Balaputradewa; January 15th, 2010 at 03:49 AM.
Balaputradewa no está en línea   Reply With Quote
Old January 15th, 2010, 04:07 AM   #8
fajarmuhasan
Final Fantasy Mania
 
fajarmuhasan's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Posts: 7,512
Likes (Received): 227

Melayu di Riau harusnya dominan tapi dalam perkembangannya nampaknya kalah dengan bahasa padang (minang). Secara saya sering jalan antara pekanbaru-dumai, hampir semua orang bicara bahasa minang. Orang yang bertanya alamat atau arah di jalan akan nampak akrab jika pake bahasa minang....
fajarmuhasan no está en línea   Reply With Quote
Old January 15th, 2010, 08:09 AM   #9
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,399

Quote:
Originally Posted by Balaputradewa View Post
Ramai juak urang Belitong nok ade disinek = Banyak juga Orang Belitung yang ada disini.

Kiape kabar mikak? Ape mikak sihat-sihat ajak? = Bagaimana kabar kamu? Apa kamu sehat-sehat saja?
kalau baca kata "mikak", mungkin sama juga dengan "mak mano maikak hari?" (Bagaimana hari ini?)..
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old January 15th, 2010, 12:07 PM   #10
atmada
Dandanggula
 
atmada's Avatar
 
Join Date: Jan 2008
Location: Solo-Banjarbaru
Posts: 5,275

setauku bahasa Melayu mirip-mirip diucapkan di Sumsel-Padang-Lampung?
__________________
Religion is regarded by the common people as true, by the wise as false, and by the rulers as useful (Seneca)
atmada no está en línea   Reply With Quote
Old January 15th, 2010, 04:40 PM   #11
Balaputradewa
SUMSEL GEMILANG
 
Balaputradewa's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: PALEMBANG
Posts: 7,365
Likes (Received): 889

beda bro..masing2 bahasa tsb terdapat perbedaan yg mencolok satu sama lain, Bahasa Minang dan Lampung tidak tergolong sbg dialek Bahasa Melayu melainkan sebuah Bahasa sendiri, bahkan Bahasa Lampung masih serumpun dg Bahasa Batak dan Tagalog.

Contoh Bahasa Lampung:
Jak kedo nikou?? = dari mana kamu?
Ikam kilui meghap amun mik salah = saya minta maaf kalau ada salah.
Haga dipa? Nyak haga mandey tano = Mau kemana? Saya mau mandi dulu.
Ikam kok haga mulang, nyak gham Lampung = Kamu kok belum pulang, saya orang Lampung.

Bahasa Minang
Dari ma wa'ang ko? = dari mana kamu?
Ambo maminto maaf santano babuek salah = saya minta maaf kalau ada salah.
Wa'ang kok alun tibo lai do, waden ko urang minang = Kamu kok belum pulang, saya ini orang Minang.

Bahasa Palembang:
Dari mano kau ni? = dari mana kamu?
Aku mintak maaf kalu ado salah ye = saya minta maaf kalau ada salah.
Nak kemano? Aku nak mandi dulu = Mau kemana? Saya mau mandi dulu.
Kau ni kok lum balek ye? Aku ni wong Pelembang = Kamu kok belum pulang, saya ini orang Palembang.
__________________
Sabbesatta Bhavantu Sukhitata: Semoga Semua Makhluk Hidup Berbahagia !!
Balaputradewa no está en línea   Reply With Quote
Old January 15th, 2010, 05:04 PM   #12
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,371
Likes (Received): 280

Quote:
Originally Posted by fajarmuhasan View Post
Melayu di Riau harusnya dominan tapi dalam perkembangannya nampaknya kalah dengan bahasa padang (minang). Secara saya sering jalan antara pekanbaru-dumai, hampir semua orang bicara bahasa minang. Orang yang bertanya alamat atau arah di jalan akan nampak akrab jika pake bahasa minang....
Kawasan urban, memang banyak pendatangnya. di situ memang bilangan orang Melayu nya udah OUTNUMBER (saking kebanyakan pendatang). Kalau mau mendengar dialek asli melayu di Pekanbaru, komunitasnya terlalu terbatas ke perkampungan tertentu di pinggir sungai (dan tentu saja kantor2 pemerintahan).

Beda dengan kalau di luar poros Pekanbaru-Duri .. di situ dialeknya masih asli .

Coba deh kalau ke kawasan Indragiri, bahasanya udah campuran antara komunitas banjar dengan melayu pesisir dan kepulauan.

Kalau di kawasan Rokan lebih unik lagi, karena udah campuran antara melayu pesisir (bengkalis), minangkabau, dengan dominan mandailing ..

bahkan di Dumai, bahasa melayu nya kayak melayu kepulauan dengan perubahan kata2 tertentu pada kata sapaan.

Kalau masuk ke Riau, banyak banget bahasa dialek melayu yang semi-Minang, kampung ayahku contohnya dialek lokalnya semi-Minang (agak2 mirip Mandailing), tapi bedanya keluarga kami mengharamkan sistem matrilineal, soalnya melayu Riau pada umumnya memang mewajibkan pakai sistem patrilineal.
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell

Last edited by rilham2new; January 15th, 2010 at 05:24 PM.
rilham2new no está en línea   Reply With Quote
Old January 15th, 2010, 05:09 PM   #13
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,371
Likes (Received): 280

Quote:
Originally Posted by atmada View Post
setauku bahasa Melayu mirip-mirip diucapkan di Sumsel-Padang-Lampung?
Lampung aku kurang ngerti. Di Padang tentu saja beda dengan di Sumsel... Sumsel pun lihat2 kawasan, kudengar ada dialek Ogan, Komering, dsb ....
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea   Reply With Quote
Old January 15th, 2010, 05:16 PM   #14
Balaputradewa
SUMSEL GEMILANG
 
Balaputradewa's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: PALEMBANG
Posts: 7,365
Likes (Received): 889

ya di Sumsel juga terpecah2 menjadi beberapa dialek lagi.

1. Palembang : "Kemano"
2. Lahat, Muaraenim, Pagaralam : "Kemane" : huruf akhir "e" dibaca seperti kita membaca "menang"
3. Lubuklinggau, Sekayu, Indralaya : "kemane" : huruf akhir "e" dibaca seperti kita membaca "memang".
4. Untuk daerah Komering (Kayuagung, Martapura dan sebagian Baturaja) tergolong Bahasa Lampung. : "Jak Kedo/Tidipa" : Kemana?
__________________
Sabbesatta Bhavantu Sukhitata: Semoga Semua Makhluk Hidup Berbahagia !!
Balaputradewa no está en línea   Reply With Quote
Old January 15th, 2010, 05:45 PM   #15
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,371
Likes (Received): 280

Quote:
Originally Posted by Balaputradewa View Post
Sila bandingkan sendiri, Bala tak terlalu paham dialek Pontianak n Johor:

Beberapa Kosakata Dialek Belitung:
  1. Ikam = kamu (utk orang yg lebih tua)
  2. Mikak = kamu (utk sebaya)
  3. Disinek = disini

Contoh kalimat dalam Dialek Melayu Belitung:

Ramai juak urang Belitong nok ade disinek = Banyak juga Orang Belitung yang ada disini.

Kiape kabar mikak? Ape mikak sihat-sihat ajak? = Bagaimana kabar kamu? Apa kamu sehat-sehat saja?
"Mikak" itu artinya "kamu" rupanya ....

Kalau di Riau Daratan ada perbedaan penuturan "kamu" mengikut kawasan...

Kalau di kawasan Rokan (tapi khusus di kampung ayahku di Rokan Hulu):
Kamu = "Abang" (untuk laki-laki, dengan penggunaan sopan)
Kamu = "Kau" (untuk laki-laki, pengunaan kurang sopan. Tapi dipakai kalau untuk perempuan)
Yang kutahu, kita pakai
Saya = "Aku"
Istilah "pemanis kata" seperti "Ojeee", "Ondee", dan "do" jg sering dipakai..
Dan walaupun mirip bahasa minang, kita tidak menggunakan kata "Ciek" untuk mengacu angka "Satu"

Contoh dialog, kalau
"Macam mano jalan ke Pasiee pengaraian" (bagaimana jalan ke arah Pasirpengaraian)
"Rancak jalannyo, tapi indow elok di bebarapo tompek do" (bagus jalannya, tapi tidak seberapa bagus di beberapa tempat, do)
"Elok-elok samiang" (baik-baik ya / hati-hati)

Lebih gampang menterjemahkannnya, ketimbang membuat kata-kata dari bahasa ini... karena ayahku tidak mengajarkan bahasa ini di rumah .. Di rumah aku terbiasa pakai bahasa Indonesia ...

------------

Nah kalau ke kawasan DUMAI,

Kamu = "Mike"
Agak2 mirip Belitung rupannya ..

Kalau ke kawasan BENGKALIS dan SIAK
Kamu = "Miko"

di kawasan Indragiri Hilir, itu pengaruh banjar nya kuat ...
jadi "Ikam" sering dipakai, walaupun "Mike" juga digunakan.

---
kesimpulan (pakai frasa paling gampang sejagat aja,,, "Kamu Hendak Pergi Ke mana?")
ROKAN dan KAMPAR : "Awak Nak Poii Ka Mano?" atau "Kau Nak Poii Ka Mano"
DUMAI dan Pesisir : "Mike nak pegi ke mane?"
Bengkalis dan Siak : "Miko nak pegi ke mano?"

Di Indragiri aku kurang tahu, ... agak2 ke-banjar-banjar-an gitu lah pokoknya

Ada beberapa dialek lagi yang ada di beberapa kabupaten tapi hampir2 mirip, rata-rata mirip bahasa Indonesia, dengan menukar vokal "A" menjadi "O" ,,, tapi gak main asal tukar aja .. banyak kata2 yang kedengaran jelek kalau main tukar2 aja
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea   Reply With Quote
Old January 16th, 2010, 07:49 AM   #16
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,399

Quote:
Originally Posted by Balaputradewa;50164571
[B
Contoh Bahasa Lampung:[/B]
Jak kedo nikou?? = dari mana kamu?
Ikam kilui meghap amun mik salah = saya minta maaf kalau ada salah.
Haga dipa? Nyak haga mandey tano = Mau kemana? Saya mau mandi dulu.
Ikam kok haga mulang, nyak gham Lampung = Kamu kok belum pulang, saya orang Lampung.
Bahasa Lampung ini sepertinya belum pernah terdengar meskipun Gw di Lampung
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old January 16th, 2010, 07:53 AM   #17
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,399

Quote:
Originally Posted by Balaputradewa View Post
ya di Sumsel juga terpecah2 menjadi beberapa dialek lagi.

1. Palembang : "Kemano"
2. Lahat, Muaraenim, Pagaralam : "Kemane" : huruf akhir "e" dibaca seperti kita membaca "menang"
3. Lubuklinggau, Sekayu, Indralaya : "kemane" : huruf akhir "e" dibaca seperti kita membaca "memang".
4. Untuk daerah Komering (Kayuagung, Martapura dan sebagian Baturaja) tergolong Bahasa Lampung. : "Jak Kedo/Tidipa" : Kemana?
Bahasa Indonesia: "Tidak Ada"
1. Palembang : "Dak Katek"
2. Lahat, Muaraenim, Pagaralam : "Dak de" : huruf akhir "e" dibaca seperti kita membaca "menang"
3. Lubuklinggau, Sekayu, Indralaya : "Dak suek" : huruf akhir "e" dibaca seperti kita membaca "memang".
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old January 16th, 2010, 08:11 AM   #18
atmada
Dandanggula
 
atmada's Avatar
 
Join Date: Jan 2008
Location: Solo-Banjarbaru
Posts: 5,275

Quote:
Originally Posted by rilham2new View Post
Lampung aku kurang ngerti. Di Padang tentu saja beda dengan di Sumsel... Sumsel pun lihat2 kawasan, kudengar ada dialek Ogan, Komering, dsb ....
itu yang bilang malah orang palembang sendiri
kalo yang sumsel-padang bagi orang awam terdengar ada kemiripan, ada aksen 'O' di belakang kata..
__________________
Religion is regarded by the common people as true, by the wise as false, and by the rulers as useful (Seneca)
atmada no está en línea   Reply With Quote
Old January 16th, 2010, 01:54 PM   #19
Balaputradewa
SUMSEL GEMILANG
 
Balaputradewa's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: PALEMBANG
Posts: 7,365
Likes (Received): 889

Quote:
Originally Posted by atmada View Post
itu yang bilang malah orang palembang sendiri
kalo yang sumsel-padang bagi orang awam terdengar ada kemiripan, ada aksen 'O' di belakang kata..
Kalau akhiran "O" iya emang sama, namun utk kosakata lainnya sangat berbeda. Itupun dalam cara membaca akhiran "O" juga terdapat perbedaan. Untuk "O" Dialek Melayu Palembang dibaca "O" bulat tanpa penekanan (lepas) tapi untuk Bahasa Minang ada unsur penekanan pada "O" sehingga samar2 terdengar ada lafal "u"-nya.

Dialek Melayu yg menggunakan akhiran "O", tdk cuma Palembang tapi juga di Jambi, Bengkulu dan sebagian Riau. Mungkin Dialek Melayu Rokan, Riau ini yg lebih mirip ke Bahasa Minang:

Quote:
Originally Posted by rilham2new View Post
Kalau di kawasan Rokan (tapi khusus di kampung ayahku di Rokan Hulu):

Istilah "pemanis kata" seperti "Ojeee", "Ondee", dan "do" jg sering dipakai..
Dan walaupun mirip bahasa minang, kita tidak menggunakan kata "Ciek" untuk mengacu angka "Satu"

Contoh dialog, kalau
"Macam mano jalan ke Pasiee pengaraian" (bagaimana jalan ke arah Pasirpengaraian)
"Rancak jalannyo, tapi indow elok di bebarapo tompek do" (bagus jalannya, tapi tidak seberapa bagus di beberapa tempat, do)
"Elok-elok samiang" (baik-baik ya / hati-hati)

Quote:
Originally Posted by paradyto View Post
Bahasa Lampung ini sepertinya belum pernah terdengar meskipun Gw di Lampung
wajar aja mas.. kan di Lampung utk pergaulan sehari2 mereka ud pake Bahasa Indonesia ke Jakarta-jakarta'an lu, gue, gak, ortu, gile aje lu, dsb. Untuk Bahasa Lampung asli-nya kebanyakan dipake di daerah2, para orangtua dan dlm upcara2 adat. Kalo mas dyto pernah denger Bahasa Komering di Sumsel, nah seperti itulah Bahasa Lampung
__________________
Sabbesatta Bhavantu Sukhitata: Semoga Semua Makhluk Hidup Berbahagia !!
Balaputradewa no está en línea   Reply With Quote
Old January 16th, 2010, 02:52 PM   #20
Kris18
Registered User
 
Kris18's Avatar
 
Join Date: Dec 2008
Location: Jakarta & RIAU
Posts: 3,800
Likes (Received): 37

Quote:
Originally Posted by rilham2new View Post
"Mikak" itu artinya "kamu" rupanya ....

Kalau di Riau Daratan ada perbedaan penuturan "kamu" mengikut kawasan...

Kalau di kawasan Rokan (tapi khusus di kampung ayahku di Rokan Hulu):
Kamu = "Abang" (untuk laki-laki, dengan penggunaan sopan)
Kamu = "Kau" (untuk laki-laki, pengunaan kurang sopan. Tapi dipakai kalau untuk perempuan)
Yang kutahu, kita pakai
Saya = "Aku"
Istilah "pemanis kata" seperti "Ojeee", "Ondee", dan "do" jg sering dipakai..
Dan walaupun mirip bahasa minang, kita tidak menggunakan kata "Ciek" untuk mengacu angka "Satu"

Contoh dialog, kalau
"Macam mano jalan ke Pasiee pengaraian" (bagaimana jalan ke arah Pasirpengaraian)
"Rancak jalannyo, tapi indow elok di bebarapo tompek do" (bagus jalannya, tapi tidak seberapa bagus di beberapa tempat, do)
"Elok-elok samiang" (baik-baik ya / hati-hati)

Lebih gampang menterjemahkannnya, ketimbang membuat kata-kata dari bahasa ini... karena ayahku tidak mengajarkan bahasa ini di rumah .. Di rumah aku terbiasa pakai bahasa Indonesia ...

------------

Nah kalau ke kawasan DUMAI,

Kamu = "Mike"
Agak2 mirip Belitung rupannya ..

Kalau ke kawasan BENGKALIS dan SIAK
Kamu = "Miko"

di kawasan Indragiri Hilir, itu pengaruh banjar nya kuat ...
jadi "Ikam" sering dipakai, walaupun "Mike" juga digunakan.

---
kesimpulan (pakai frasa paling gampang sejagat aja,,, "Kamu Hendak Pergi Ke mana?")
ROKAN dan KAMPAR : "Awak Nak Poii Ka Mano?" atau "Kau Nak Poii Ka Mano"
DUMAI dan Pesisir : "Mike nak pegi ke mane?"
Bengkalis dan Siak : "Miko nak pegi ke mano?"

Di Indragiri aku kurang tahu, ... agak2 ke-banjar-banjar-an gitu lah pokoknya

Ada beberapa dialek lagi yang ada di beberapa kabupaten tapi hampir2 mirip, rata-rata mirip bahasa Indonesia, dengan menukar vokal "A" menjadi "O" ,,, tapi gak main asal tukar aja .. banyak kata2 yang kedengaran jelek kalau main tukar2 aja

Bahasa melayu Riau asli di Pekanbaru juga masih ada bang meski Pekanbaru juga diramaikan oleh bahasa-bahasa warga pendatang, karena pada hakikatnya Pekanbaru zaman dulunya merupakan daerah kampung melayu yang didiami penduduk melayu Siak yang sangat sedikit populasinya pada saat itu.

Sejarahnya, Pekanbaru menjadi ramai dengan masyarakat dari berbagai penjuru daerah ketikan Sultan Siak, Sultan Abdul Jalil Alamudin Syah memindahkan ibukota kerajaan Siak ke Kampung Bukit yang berdekatan dengan perkampungan Senapelan. Disitu Sultan mendirikan sebuah bandar niaga atau pasar. Mulanya tidak begitu ramai hingga akhirnya pemerintahan dilanjutkan oleh Raja Muda Muhammad Ali, berkat usaha beliau dengan membuka akses perdagangan dari hulu hingga ke selat Melaka, pasar tersebut menjadi terkenal dan ramai. Semenjak itulah para saudagar dan pedagang dari Riau bagian hulu (Riau pedalaman, seperti Kampar, Kuantan, Rokan) hingga dari wilayah minangkabau datang ke senapelan untuk berdagang. Warga yang datang kemudian menetap dan menjadi warga Pekanbaru, dan tentu membawa tradisi dan dialeg bahasa masing-masing. Darisitulah mulai kaburnya bahasa asli Pekanbaru. Sedangkan bahasa melayu asli Pekanbaru sendiri sangat mirip dengan bahasa melayu sehari-hari warga Siak, Perawang ataupun Gasib, dan nenek moyang masyarakat melayu Pekanbaru juga masih ada di wilayah-wilayah tersebut .

Betul, bahasa melayu di Pekanbaru yang ditutur oleh penduduk asli Pekanbaru masih lestari di kawasan "Pekanbaru tempoe doloe" tepatnya di wilayah pesisir sepanjang sungai Siak.

Mungkin tak berbeda dengan bahasa melayu Siak ataupun dari Dumai.

Seperti : (pakai frasa paling gampang sejagat aja,,, "Kamu Hendak Pergi Ke mana?")

Bahasa melayu Pekanbaru : "Awak tuh nak pegi kemane?" atau "Awak nak pegi kemano?" atau bisa juga "Kau nak pegi kemana?"

mungkin bang Fahmi bisa menambahkan .

Selain di Bengkalis ataupun Rokan Hilir, Bahasa melayu Riau yang sangat mirip dengan bahasa melayu Riau kepulauan bisa juga di temukan di wilayah Inderagiri, tepatnya di Rengat,Indragiti Hulu. disini sehari-harinya disetiap sudut kota, warga bercakap-cakap dengan bahasa melayu yang kental. Malah di sini kelihatan Riau nya . Pernah saudara-saudaraku dari Rengat yang masih kecik-kecik (kecil, kanak-kanak) bersenda gurau denganku, tak ubahnya mereka bercakap-cakap seperti Upin & Ipin

Di Pelalawan juga, yang zaman dulunya kerajaan Pelalawan (Pekan Tua) merupakan satu galur dengan kerajaan Melaka, juga masih kental dengan dialeg melayu yang khas, meski juga ada yang dipengaruhi dengan dialeg melayu Kampar, karena Pelalawan dulunya juga wilayah kabupaten Kampar.

Bahasa Melaui Riau bahagian pesisir umumnya juga sangat mirip dengan bahasa melayu Riau di kepulauan.
__________________
Bekerja keras akan menghasilkan pencapaian. Sedangkan berkata-kata dan berdalil sana sini akan menghasilkan alasan.

mari lanjutkan pembangunan !

Last edited by Kris18; January 16th, 2010 at 02:57 PM.
Kris18 no está en línea   Reply With Quote
Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 05:11 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu