daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Skybazaar of Indonesia > Archive

Closed Thread
 
Thread Tools
Old September 18th, 2007, 06:25 AM   #1
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,785

[Indonesia] Energy Development: Project, News and Pics

Big potential of E. Nusa Tenggara biofuel plantation attracts Israeli investor

Kupang, East Nusa Tenggara (ANTARA News) - Jatropha curcas linn trees raised in East Nusatenggara have a big potential causing an Israeli investor Merhavv Group to decide to invest US$700 million in the province, an Indonesian entrepreneur said.

"East Nusatenggara is suitable for the raising of jatropha curcas linn so that Merhavv Group is ready to make a big-scale investment in biofuel producing plantations," Indonesian private firm PT Mahattan director Sudiro Andiwiguna said here Sunday.

Merhavv Group is prepared for a project to develop jatropha curcas into biofuel in Sulamu in Kupang district, he said after visiting the area.

Sudiro and Merhavv Group director Gideon Weinstein and two other Israeli businessmen, namely Jacgues Eshel and Yosef Ziv visited the jatropha curcas linn plantation in Sulamu on Friday.

The Merhavv Group representatives met with Kupang district head Ibrahim A. Medah also on Friday to discuss the plan.

The Kupang district administration has developed a biofuel plantation on 50,000 ha of land in Sulamu since 2006.

Sudiro said the investment of $700 million would also be used to manage 100,000 ha of jatropha curcas linn plantation in East Sumba district.

PT Manhattan Capital has told the agriculture minister and the energy and mineral resources minister about the program, he said adding that it will also work together with state agro firm PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) to develop the jatropha curcas linn plant into biofuel in East Nusatenggara.

Meanwhile, Merhavv Group director Gideon Weinstein said his part certainly needed a large port for smooth investment.

In the meeting with Kupang district head Ibrahim A. Medah, Weinstein said his company needed a port which would be built on five hectares of land.

Ibrahim said the Kupang district administration would hold a meeting with the relevant agencies building the port in Sulamu area. (*)
__________________
welcome you participants MTQ international palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea  

Sponsored Links
 
Old September 18th, 2007, 06:36 AM   #2
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,785

BP Migas - Hasil ciptaan kepentingan asing dan kebodohan kita?

(dari milis IndoEnergy):

di beberapa e-mail sebelumnya, sempat dikatakan di malaysia ada badan semacam BP Migas....kalo boleh tahu apa ya namanya? Maaf...saya kok gak pernah dengar ya...atau saya yang kurang wawasan?
Jika ada, mohon buktikan ke saya....

Jika ditanya mengenai perbedaan BP Migas dan Pertamina, dan bagaimana kemajuan dunia migas kita saat ini....mungkin gak ada salahnya jika ditinjau dari sisi ideologi atau geopolitik energi terlebih dahulu.

Prinsip penguasaan sumber (di hulu) dan akses terhadap energi (terutama minyak) dipakai oleh negara-negara maju demi memenuhi konsumsi dalam negeri masing-masing. Munculnya invansi AS ke Afghanistan dan Irak, tuduhan atas terorisme adalah salah satu cara tipuan untuk menguasai sumber energi minyak. Minyak sangat dibutuhkan oleh manusia modern saat ini. Perebutan atas sumber energi ini terus berlangsung hingga kini.

Nah, banyak negara sebenarnya sadar mengenai hal tersebut, termasuk Indonesia DAHULU KALA. Negara-negara seperti Rusia, China, dan Venezuela melalui perusahaan-perusaha an negaranya (state-owned company) melakukan hal tersebut. Mereka (seperti Indonesia dahulu kala) mempercayai penguasaan sumber energi melalui perusahaan negara. Perusahaan-perusaha an seperti Gazprom, PetroChina, dan Pdvsa saat ini sedang bersaing hebat dengan perusahaan minyak internasional (IOC).

Melalui perusahaan negara, perusahaan swasta asing/nasional harus ijin terlebih dahulu ke perusahaan negara tersebut. Secara otomatis, penguasaan secara dominan di bawah perusahaan negara.

Intinya bukan soal profit dominan dipegang oleh perusahaan negara, tapi kontrol dan penguasaan sumber daya alam atas negara lewat perusahaan negara. (mohon dicatat).

Bagaimana dengan Indonesia? Indonesia memiliki UUD 1945 terutama pasal 33; yang intinya bahwa isi bumi dikuasai negara untuk kesejahteraan rakyat. Dari sisi hukum, seharusnya terwakili ke perusahaan negara, dalam hal ini Pertamina. Itu sebenarnya amanat UUD 1945.

Dulu sebelum munculnya UU Migas 2001, Pertamina memang memegang kendali politik atas semua aset bangsa Indonesia. Pertamina memang sewajarnya menguasai hulu (sumber energi) untuk menjaga dan menghadang berkolaborasi dengan imperialisme dunia atas minyak (terutama AS).

Tapi, semua berubah total setelah munculnya BP Migas. Pertamina tak punya lagi kontrol seperti perusahaan negeri jiran, Petronas. Bayangkan negara tetangga aja pakai perusahaan negara...kita kok malah pakai BP Migas. Lucu....

Tahukah Anda bagaimana proses munculnya dan pembahasan UU Migas 2001 di DPR?

Begini....lsm asing dan lembaga bantuan dari sebuah kedutaan negara asing seberang Monas terlibat dalam pembahasan UU migas. Katanya atas nama "demokrasi ekonomi." Uang lelah anggota DPR pun mereka ikut menalangi. Orang-orang dari lembaga bantuan itu diperbantukan dari CIA dan NSA.

Kita saat itu sungguh bodoh mempercayai anggota DPR dan peran lembaga-lembaga asing dalam pembentukan UU Migas 2001. Saat itu sebenarnya terjadi proses infiltrasi intelijen ekonomi dari pihak negara adidaya yang konsumsi minyak nomor 1 di dunia.
Alasan mereka: demi demokrasi.

Lho? Apa sih sebenarnya targetnya? Mau tahu? Target mereka adalah penghilangan atau pengurangan penguasaan negara atas sumber (hulu) energi di Indonesia. Lho? kenapa? Sebagian dari member mailist ini pasti akan menyatakan: "lho, bukankah itu bagus dengan mengembangkan peran swasta?"....

Begini...sumber energi minyak adalah sangat penting....sesuai amanat UUD 1945 dan founding fathers, sumber-sumber alam strategis harus dikuasai oleh negara...apa jadinya jika semuanya dikuasai swasta apalagi IOC (International Oil Company) ??? Dengan menguasai sumber energi strategis, berarti kontrol politik atas nasib sebuah bangsa dipegang oleh bangsanya sendiri, bukan oleh IOC. IOC seharusnya adalah tamu dan bukan menjadi penguasa kekayaan alam sebuah bangsa. Karena mereka adalah tamu, seharusnya kita menghormati mereka. Dan karena mereka adalah tamu, tak seharusnya mereka bisa seenak udelnya sendiri dan menguasai kekayaan alam bangsa ini.....

Lho...bagaimana dengan prinsip demokrasi ekonomi?. Nenek moyang kita mengenalkan kepada kita sistem demokrasi tersendiri sesuai dengan adat budaya kita. Orang Jepang tidak sama dengan Amerika, orang Amerika juga tidak sama dengan kita.



Ok..kembali ke laptop....kembali mengenai BP Migas...dengan munculnya lembaga ini, peran Pertamina pun jadi ciut. Semuanya harus lewat BP Migas. Secara ideologi politik minyak (intelijen energi) ini sebenarnya udah salah. BP Migas memangnya sebuah perusahaan negara?! Coba Anda tanyakan ke pelaku bisnis migas, apa hambatan mereka dengan status BP Migas yang bukan sebagai perusahaan.

Intinya...sektor hulu tak lagi dipegang oleh Pertamina... .padahal ini sangat strategis... tapi kok gak dikuasai lagi...aneh.



It's okay jika ada pernyataan bahwa dulu khan Pertamina ladang korupsi dan sapi perah kekuasaan. Ya...di sisi lain bahwa munculnya UU Migas 2001 akibat setting intelijen internasional, memang benar bahwa bangsa ini juga membuat Pertamina menjadi lemah dari dalam...korupsi, dll....Ada lucunya juga, orang yang berjasa membangun sebuah refinery besar di jawa barat tanpa menggunakan uang negara, malah dituduh korupsi. bangsa yang lucu.

Yang jelas, setting intelijen internasional berhasil masuk, ya....dikarenakan bangsa kita juga yang bodoh dan korup!! hahahaha. lucu!

Sekarang, munculnya BP Migas malah timbulkan seribu masalah. Saya sempat membaca hasil audit BPK, ampun dah...triliunan rupiah uang negara gak jelas buat apa.

Dulu, jaman Pertamiana mungkin agak buruk...sekarang lebih buruk lagi...kwak kwak kwak


Sekarang,lagi ramai soal cost recovery yang melonjak gak jelas. It's okay jika dikarenakan harga minyak dunia juga naik, sewa rig jadi mahal, dan lain-lain. Tapi....bagaimana dengan ongkos-ongkos gak jelas (seperti untuk CSR) yang masuk ke cost recovery? Khan aneh.

Nah...intinya BP MIgas adalah semacam mediator dan pengontrol perusahaan minyak (termasuk perusahaan negara). Pertamina (yang katanya adalah perusahaan negara!!!) gak bisa berbuat apa-apa.

Seharusnya kita lihat tuh Gazprom, CNPC, Pdvsa....melakukan banyak terobosan... .Tahukah Anda bahwa energy security Eropa untuk gas sangat tergantung terhadap pasokan Gazprom?

Pertamina?! Ampun dah! Bangsa yang bodoh dan korup ini merelakan setting intelijen internasional masuk dan menipu daya demi penguasaan sumber energi Indonesia... ..

Kita kalah ama Petronas.... yang dulu orang2nya pernah belajar ke Pertamina juga. Itu baru bicara soal BP Migas dan Pertamina... .belum bicara soal kontrak migas selama ini yang banyak hole-nya (versi bahasa seorang audit BPK)......

C spasi D....Capek Deh.........

kayaknya kita lebih baik jadi bangsa kuli dan kulinya bangsa-bangsa aja deh....hehehe

Peace,

Bagya Adi Nugraha
__________________
welcome you participants MTQ international palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea  
Old September 18th, 2007, 06:47 AM   #3
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,785

PGN Revisi Penyerapan Distribusi Gas
Hadi Suprapto - Okezone

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) merevisi estimasi volume distribusi gas pada 2007, yang semula 453 MMscfd (juta kaki kubik per hari) menjadi 413 MMscfd. Revisi ini terkait dengan realisasi penyerapan gas ke pelanggan pada bulan Agustus dan September 2007 lalu.

Demikian disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan PGN Heri Yusup dalam laporan terbukaan kepada Bursa Efek Jakarta (BEJ), di Jakarta, Selasa (18/9/2007).

"Meskipun volume pengaliran gas dari Pagardewa ke pipa South Sumatera West Java (SSWJ) pada Agustus 2007 pernah mencapai 130 MMscfd, namun penyerapan gas ke pelanggan pada bulan Agustus rata-rata hanya 104 juta kaki kubik per hari," ujar Heri.

Revisi tersebut juga atas dasar perkiraan penyerapan gas ke pelanggan pada Oktober 2007 mendatang lebih rendah dari perkiraan semula. "Sehingga perseroan memutuskan untuk merevisi target volume distribusi gas 2007," kata

Heri mengatakan, alasan revisi juga terkait dengan masih terdapat sebagaian pelanggan gas baru yang belum dapat menggunakan gas secara optimal sesuai kontrak. (rhs)
__________________
welcome you participants MTQ international palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea  
Old September 30th, 2007, 07:35 AM   #4
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,785

Kontrak Migas 2002-2004 Merugikan Negara

Liputan6.com, Jakarta: Badan Pemeriksa Keuangan baru-baru ini menemukan pembayaran kontrak minyak bumi dan gas periode 2002-2004 merugikan negara hingga Rp 20 triliun. Hal ini disebabkan pihak kontraktor diduga sering menggelembungkan biaya produksi.

Namun, kontraktor minyak membantah adanya penggelembungan biaya tersebut. Menurut kontraktor, besarnya pengeluaran karena sumur minyak di Indonesia sudah tua. Sementara Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Kardaya Warnika berkilah temuan itu justru bisa membantu mencegah terjadinya kerugian negara. Badan ini merupakan lembaga yang membayar kontraktor atau biasa disebut cost recovery.

Guna memproduksi minyak bumi dan gas, selama ini pemerintah bekerja sama dengan kontraktor dalam bentuk kontrak kerja sama (KKS). Biaya produksi selanjutnya akan dibayar pemerintah berdasarkan klaim kontraktor. Faktanya, biaya produksi sering digelembungkan.

Untuk mencegah kerugian lebih besar, sejumlah anggota DPR meminta perubahan salah satu pasal dalam Undang-Undang Minyak Bumi dan Gas. Yaitu, pasal yang menyebutkan kontrak kerja antara pemerintah dan kontraktor tidak membutuhkan persetujuan DPR. Pasal itu rawan penyelewengan karena tiada pengawasan pembuatan kontrak antara pemerintah dan kontraktor.(RMA/Christina Odorus dan Wisnumurti)
__________________
welcome you participants MTQ international palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea  
Old October 23rd, 2007, 01:25 AM   #5
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,785

Japan questions Indonesia`s gas supply policy

Tokyo (ANTARA News) - Japanese businessmen grouped in Nippon Keidanren (Kadin`s Japanese counterpart) have started to wonder about Indonesia`s gas supply policy after the Indonesian government prioritized the meeting its domestic needs, rather than exports to Japan.

Chairman of Nippon Keidanren Fuji Mitarai told chairman of the Regional Representatives Council DPD) Ginandjar Kartasasmita about this development in Tokyo on Monday afternoon, when the two met at the Keidanren head office in Otemachi prefecture.

Ginandjar is in Tokyo to hand President Susilo Bambang Yudhyono`s personal letter to Japanese Prime Minister Yasuo Fukuda, an old friend during the New Order administration.

"Keidanren has indeed questioned the matter, but we have already explained them that Indonesia has no problem in gas supplies to Japan under the agreed contract. Indonesia respects the contract with Japan," the former mines and energy minister said.

Now the problem is, said the honorable lecturer at Waseda University in Tokyo, is the new contract which has yet to be renewed.

"It is in this context that the government has invited Japan to actively assist Indonesia explorations and development of other alternative resources," said Ginandjar, who made use of his visit to Japan to meet old friends like Japanese Foreign Minister Masahiko Komura.

Indonesia and Japan are currently engaged in bargaining in the energy sector. And Vice President Jusuf Kalla when on a visit to Tokyo by the end of May this year, have also touched on this sector.

Japan as an industrialized country consumed a great deal of energy, and therefore needs regular and stable gas supplies from its suppliers like Indonesia, Malaysia and Brunei. Japan`s gas consumption in 2004 reached more than 70.3 million metric tons, 68 percent of which had been imported.(*)
__________________
welcome you participants MTQ international palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea  
Old October 23rd, 2007, 12:23 PM   #6
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Jakarta, Pekanbaru, Tangerang
Posts: 29,535
Likes (Received): 371

Riau walaupun kaya minyak (menguasai 60% produksi minyak dalam negeri) ...tapi tidak bisa membangun banyak juga kenyataannya ... aq kira karena PEMPROV pelit dan gak PRO-RAKYAT ..

Rupanya yang namanya Minyak bumi, walopun dah OTONOMI DAERAH hasil penjualannya 90% nya tetap akan lari ke Pemerintah pusat .... (masih ketentuan era orde baru donk :p )

Riau saat ini lebih (terasa membangun) karena PERDAGANGAN dan JASA dan juga sektor PERKEBUNAN dan beberapa perusahaan di RIAU memang tergolong RAKSASA seperti CHEVRON PACIFIC, RIAU PULP AND PAPER (largest pulp producer in Asia Pacific) dan juga INDAH KIAT :p~ (maksudnya untuk ditarik PAJAK nya ) ataupun PTPN 5 (perusahaan perkebunan) ...
Semuanya berpusat di Pekanbaru kecuali INDAH KIAT di SIAK dan RAPP di Pangkalan Kerinci, Pelalawan

Jangan pernah bilang RIAU kaya karena minyak yach .... Kalo kaya karena Pajak Daerah ke Perusahaan Minyak itu mungkin iya .... tapi kalo karena HASIL JUAL MINYAK ke JEPANG atau Hasil ekspor minyak ke luar negeri .... ITU BOHONG BESAR ,,,, hasil jual beli dan ekspor minyak 90% lebih lari ke pusat .... (Baca UUD 1945 Pasal 33 )

Bayangin kalo 90% hasil jual beli minyak dilarikan ke RIAU, Pekanbaru akan menjadi DUBAI dalam semalam (kenyataannya masih jauh dari itu tuh ...)

Ketertinggalan RIAU karena kebijakan lama itu, sudah membuat RIAU tertinggal PULUHAN TAHUn bahkan dari kawasan2 lain di Sumatra terutama dalam hal infrastruktur ....

jadi sekarang, Pembangunan dari RIAU hari ini memang cuman dari bagi hasil minyak yang (kecil) itu ... dan juga pajak2 dari perusahaan2 raksasa ....

Jalan Tol PeKANBARU - DUMAI aja ditawarkan ke INVESTOR ... kalo duitnya pake duit sendiri, kan enakah gitu kali yaaa ... kalo duitnya ada :p~ ... Sayangnya gak ada :p~
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell

Last edited by rilham2new; October 23rd, 2007 at 01:59 PM.
rilham2new no está en línea  
Old October 23rd, 2007, 02:52 PM   #7
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,785

Cost of developing Aceh gas field rises to US$600 mln: Medco

Jakarta (ANTARA News/Asia Pulse) - PT Medco E&P (JSX:MEDC) said the cost of developing the gas reserve in A Block, Naggrie Aceh, is estimated to rise 33.3 per cent from previous forecast of US$450 million to US$600 million.

Medco E&P president Lukman Mahfoedz said Monday the three partners in the venture including Medco as a 41.67 per cent owner, Premier Oil, a 41.666 per cent shareholder and and Japex 16.67 per cent will provide the fund.

The fund will be used to develop the block including construction of facilities and drilling which will start next year until 2010, Lukman said.

Source:
Business in Asia Today - Oct. 23, 2007
__________________
welcome you participants MTQ international palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea  
Old October 24th, 2007, 09:31 AM   #8
AceN
Half Geek
 
AceN's Avatar
 
Join Date: Apr 2007
Location: Iacárta
Posts: 11,179
Likes (Received): 1808

DUBAI..Dubai itu bukan ibukota, tapi jauh mengungguli ibukota U.A.E, yakni Abu Dhabi. Pertumbuhan Dubai sendiri belum pernah ada negara manapun di dunia ini yang sanggup menandinginya ( catat : bahwa Dubai adalah sebuah kota ) yakni 2x lipat dari pertumbuhan China atau skitar 20%..Nah, g bingung..Bagaimana Dubai bisa membangun dirinya sebegitu gemerlap-nya. Di Dubai, pemkot-nya yang menetapkan mana daerah yang Free Trade / Daerah-daerah khusus lainnya. Nah, di Indonesia, semua-semua harus dari Pusat yang notabene katanya sekarang udah OTONOMI DAERAH............

Apakah gara-gara ini Pekanbaru & kota-kota penghasil minyak di Indonesia tidak bisa sperti Dubai..???



Huh.....


*kecewa*
__________________
Centroval Studio | The Archivetecture
NEW COLLECTION ! -> 22 April 2014 : Changi Airport Collections | Previous Collection -> 9 January 2014 : Jakarta - Singapore - Seoul Skyline
AceN no está en línea  
Old October 24th, 2007, 09:48 AM   #9
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Jakarta, Pekanbaru, Tangerang
Posts: 29,535
Likes (Received): 371

EDI-TED
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell

Last edited by rilham2new; October 24th, 2007 at 01:15 PM.
rilham2new no está en línea  
Old October 26th, 2007, 12:01 PM   #10
BauIng
SkyscraperCity Addict
 
BauIng's Avatar
 
Join Date: Sep 2007
Location: Jakarta, Indonesia
Posts: 2,342
Likes (Received): 19

Pendanaan Proyek Tangguh Diteken Akhir Bulan

Kamis, 25 Oktober 2007 | 19:36 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pendanaan proyek Lapangan Gas Tangguh di Papua sebesar US$ 844 juta akan ditandatangani 30 Oktober pekan depan.

Sekretaris Jenderal Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Waryono Karno mengatakan, proyek tersebut akan ditandatangani bersama dengan belasan proyek lain, termasuk kontrak jual beli gas. "Rencananya Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menyaksikan penandatanganan itu," katanya di Jakarta, Kamis sore (25/10).

Sementara itu, kontrak lain yang akan ditandatangani bersama kontrak pendanaan Tangguh tersebut di antaranya kontrak jual beli gas sekitar US$ 10 miliar. Penandatanganan kontrak akan berlangsung di Jakarta Convention Center.

Deputi Finansial, Ekonomi, dan Pemasaran BP Migas, Eddy Purwanto pernah mengatakan telah memilih enam bank dari 24 bank yang telah melakukan penawaran. Keenam bank tersebut akan membentuk konsorsium. Konsorsium perbankan tersebut terdiri dari bank dari Eropa, bank dari Cina, dan bank dari Jepang. Suku bunga pinjaman yang ditawarkan London Inter-bank Offered Rate (LIBOR) plus 0,335 persen dengan lama pinjaman (tenor) 15 tahun.

Dana sebesar US$ 884 juta tersebut diperoleh dari pencarian pendanaan tahap dua (Fujien Tranche). Pencarian dana tersebut dilakukan BP Tangguh selaku operator di bawah pengawasan BP Migas. Total dana proyek Tangguh, termasuk US$ 884 juta tersebut, sebesar US$ 3,5 miliar. Dana tersebut untuk pembangunan kilang Liquified Natural Gas.

Pada tahap pertama, telah diperoleh dana sebesar US$ 2,6 miliar dengan tenor 15 tahun dari perbankan internasional. Dana itu digunakan untuk pembangunan upstream. Perjanjian pinjaman tahap pertama telah ditandatangani Agustus 2006. Rinciannya, Japan Bank for International Corporation (JBIC) US$1,2 miliar, Asia Development Bank (ADB) US$350 juta, dan bank komersial internasional senilai US$1,066 miliar. Bunganya London InterBank Offered Rates (LIBOR) plus 0,25 persen.
__________________
Visit Indonesia 2011

"Technique is not everything.
But without technique everything is nothing."
BauIng no está en línea  
Old October 26th, 2007, 12:06 PM   #11
BauIng
SkyscraperCity Addict
 
BauIng's Avatar
 
Join Date: Sep 2007
Location: Jakarta, Indonesia
Posts: 2,342
Likes (Received): 19

proyek migas pertamina di qatar (walaupun proyeknya bukan di indo, tp pertamina ikut terlibat di dalamnya)

Pertamina Kerja Sama dengan Qatar Petroleum

Kamis, 25 Oktober 2007 | 19:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Pertamina (Persero), Wintershall Holding AG (perusahaan Jerman), Cosmo Energy & Development Ltd. (perusahaan Jepang) menandatangani perjanjian kerja sama eksplorasi dan produksi dengan Qatar Petroleum.

Kerja sama eskplorasi dan produksi itu untuk lapangan Qatar Offshore blok 3. Lapangan tersebut terletak di lepas pantai sebelah utara dari area Al-Ruwais, masih dalam batas teritorial laut Qatar, dengan luas 1666 km persegi di Area Blok 3.

Deputi Perdana Menteri dan Menteri Energi & Industri Qatar, H.E Abdullah Bin Hamad Al-Attiyah mengatakan, perjanjian kerja sama ini merupakan bagian dari rencana Qatar Petroleum untuk meningkatkan cadangan hidrokarbon dan meningkatkan produksi minyak dan gas. "Sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian Qatar,” katanya dalam rilis Pertamina, Kamis (25/10).

Penandatanganan perjanjian yang berlangsung di Doha, Qatar, 24 Oktober lalu. Pihak-pihak yang menandatangani perjanjian antara lain member of the board E&P Wintershall Holding AG Ties Tiessen, Senior Managing Director Cosmo Energy Exploration & Development Ltd. Hideo Matsushita, dan Senior Vice President Hulu Pertamina Sukusen Sumarinda.

Perjanjian ini terdiri dari lima tahun pertama untuk tahap eksplorasi. Wintershall AG, Cosmo Energy dan Pertamina bersama Qatar Petroleum melaksanakan program kerja seperti evaluasi teknis, pengolahan ulang data seismic, survey seismic dua dimensi dan dimensi, serta pengeboran eksplorasi. Setelah itu, pengembangan hidrokarbon akan dilaksanakan. Semua operasi dan penelitan terkait akan diimplementasikan di bawah pengawasan Qatar Petroleum.

Selain penandatangan kerja sama Blok 3, Qatar Petroleum sedang mengintensifkan usaha eksplorasi untuk mencari dan menemukan lapangan minyak dan gas bumi baru. Qatar Petroleum menyatakan minatnya untuk bekerja sama ekplorasi dan produksi dalam proyek mendatang.

Wintershall Holding AG memiliki 40 persen saham dan akan bertindak selaku operator, Cosmo Energy & Development Ltd. mempunyai 35 persen saham, sedangkan Pertamina memiliki 25 persen saham.
__________________
Visit Indonesia 2011

"Technique is not everything.
But without technique everything is nothing."
BauIng no está en línea  
Old October 26th, 2007, 12:08 PM   #12
BauIng
SkyscraperCity Addict
 
BauIng's Avatar
 
Join Date: Sep 2007
Location: Jakarta, Indonesia
Posts: 2,342
Likes (Received): 19

Pertamina Tambah Pasokan Elpiji

Jum'at, 26 Oktober 2007 | 04:39 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Pertamina (Persero) berencana menambah pasokan Liquified Petroleum Gas (LPG/elpiji) berkait dengan percepatan program konversi minyak tanah ke gas.

Manager Gas Domestik Pertamina Nasrullah mengatakan, tahun depan, Pertamina akan mengambil tambahan pasokan gas elpiji dari lapangan milik Conocophillips, yaitu Natuna, dekat Laut China Selatan.

"Lapangan tersebut masih dalam tahap produksi awal," kata Nasrullah saat dihubungi Tempo di Jakarta, kemarin.

Selain dari lapangan Conocophillips, Pertamina juga akan mengandalkan lapangan Tanjung Jabung milik Petrochina. "Kami baru memanfaatkan gas dari Tanjung Jabung 50 persen, tahun depan akan dimaksimalkan hingga 100 persen," ujarnya.

Nasrullah belum bisa menyebutkan jumlah pasti besaran gas yang akan diambil sehubungan dengan percepatan program konversi minyak tanah. Alasannya, besaran gas yang dibutuhkan masih dihitung.

Pertamina pun, kata dia, masih menghitung opsi-opsi dan fasilitas pendukung infrastruktur untuk percepatan program konversi minyak tanah. "Harus dikaji secara menyeluruh," kata Nasrullah.

Selama ini, pasokan gas elpiji untuk kebutuhan program konversi diambil dari lapangan-lapangan milik Pertamina dan sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Dengan perincian, dari lapangan milik Pertamina sebesar 800-900 ribu metrik ton per tahun. Selain itu, dari Lapangan Tanjung Jabung (Sumatera) milik Petrochina sekitar 200-250 ribu metrik ton per tahun dan lapangan Tanjung Santan (Kalimantan) milik Chevron sekitar 60 ribu metrik ton per tahun. Namun, jumlah itu belum termasuk percepatan program konversi dari lima tahun menjadi tiga tahun.

Pemerintah telah memutuskan akan mempercepat program konversi dari target selesai 2012 menjadi 2010. Kebijakan ini untuk meminimalisasi dampak lonjakan harga minyak dunia yang dalam dua pekan terakhir bertengger di atas US$ 80 per barel.

Deputi Direktur Niaga dan Pemasaran Pertamina, Hanung
Budya sebelumnya mengatakan, Pertamina dan pihak-pihak terkait program konversi minyak tanah tengah menyiapkan simulasi percepatan program konversi. Perusahaan minyak milik negara ini juga sedang menghitung kapasitas fasilitas pendukung konversi energi lainnya, seperti stasiun pengisian bahan bakar elpiji dan kapasitas tempat penyimpanan atau penimbunan.

Pertamina pun telah meminta izin pemerintah untuk mengimpor tabung gas berkapasitas 3 kilogram guna mengatasi kekurangan pasokan dalam negeri.

Menurut Hanung, tahun depan kebutuhan tabung gas mencapai 18 juta unit. Jumlah itu belum termasuk perhitungan berdasarkan percepatan program konversi energi. Dengan percepatan itu, maka kebutuhan tabung gas melonjak menjadi lebih dari 20 juta unit (koran Tempo 25 Oktober).
__________________
Visit Indonesia 2011

"Technique is not everything.
But without technique everything is nothing."
BauIng no está en línea  
Old October 28th, 2007, 09:08 PM   #13
BauIng
SkyscraperCity Addict
 
BauIng's Avatar
 
Join Date: Sep 2007
Location: Jakarta, Indonesia
Posts: 2,342
Likes (Received): 19

Tender Transmisi Sumatera Digelar Akhir Tahun
Senin, 29 Oktober 2007 | 01:50 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan mentenderkan pembangunan transmisi 275 KV di Sumatera pada akhir 2007 atau awal 2008. Pembangunan ini guna melengkapi jaringan transmisi hingga ke Medan.

"Ijin prinsip akan keluar. Akhir tahun ini atau awal tahun depan akan tender," ujar Direktur Transmisi dan Distribusi PLN Herman Darnel Ibrahim di Jakarta.

Untuk pembangunan ini, PLN membutuhkan total dana US$ 500 juta. Sebanyak US$ 140 juta akan diterima dari pinjaman Japan Bank International Corp. Sebelum 2015 Pulau Sumatera ditargetkan akan tersambung dengan jaringan 275 KV.

Dia menjelaskan, interkoneksi jaringan Sumatera telah terpasang 150 KV. Namun belum mencukupi karena PLN baru memasang satu sirkuit pada 15 Agustus lalu. "Sirkuit kedua akan dioperasikan sekitar 3-4 November atau Desember," ujarnya.
__________________
Visit Indonesia 2011

"Technique is not everything.
But without technique everything is nothing."
BauIng no está en línea  
Old October 30th, 2007, 01:20 PM   #14
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,785

Pemerintah Mulai Tawarkan 26 Blok Migas

Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah Indonesia melalui Ditjen Minyak dan Gas Bumi (Migas) Departemen Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai menawarkan 26 blok migas baru yang diperkirakan memiliki nilai investasi sebesar 445 juta AS dolar untuk masing-masing bloknya.

"Launching 26 blok migas oleh Departemen ESDM hari ini menjadi bagian penting dari acara Pameran dan Konferensi Minyak dan Gas Asia Pasifik, selain dari beberapa agenda penting lainnya termasuk peresmian dua fasilitas produksi migas baru," kata Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro setelah pembukaan Pameran dan Konferensi Minyak dan Gas Asia Pasifik, di Jakarta, Selasa.

Purnomo mengatakan, penawaran wilayah kerja baru migas diperkirakan memiliki potensi sumber daya migas antara 30 sampai dengan 1.069 juta barel (million barrels of oil equivalent/MMBOE), untuk masing-masing blok.

Diharapkan nilai investasi baru yang dapat diperoleh dari masing-masing blok mencapai 445 juta dolar AS, sehingga dapat membuka lapangan kerja baru, ujar dia.

Menurut dia, penandatanganan lelang blok baru ini paling tidak baru dapat terlaksana enam bulan ke depan, mengingat saat ini baru memasuki masa penawaran.

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Migas Departemen ESDM Luluk Sumiarso mengatakan, dari ke-26 blok migas yang ditawarkan enam diantaranya merupakan blok lama yang pernah ditawarkan tetapi tidak laku.

Ke enam blok migas tersebut adalah Blok Cakalang, Blok Kerapu, Blok Baronang, Blok Cucut, Blok Dolphin, yang semuanya berada di lepas pantai Natuna, serta Blok Buton II, yang berlokasi di daratan dan lepas pantai sebelah Selatan Buton.

Selain itu, dia juga mengatakan, ada lima blok yang merupakan blok join study, yakni Blok Rangkas di daratan Banten, South Barito di daratan dan lepas Pantai Kalimatan Selatan dan Tengah, Blok West Timor di daratan dan lepas Pantai Timor, Blok South East Palung Aru di lepas Pantai Arafuru, dan Blok Kasuri di daratan Papua Barat.

Dan 15 blok baru lainnya yang ditawarkan antara lain, Blok North X Ray, lepas Pantai Utara Jawa Timur, Blok Bawean II di lepas Pantai Utara Jawa Timur, Blok Bawean I di lepas Pantai Utara Jawa Timur, Blok Gunting di daratan dan lepas Pantai Jawa Timur, Blok Situbondo di daratan dan lepas Pantai Jawa Timur, Blok North East Madura V di lepas Pantai Jawa Timur, Blok North Bali III di lepas Pantai Utara Bali, Mahakam Hilir di daratan Kalimantan Timur, Blok South East Tual di lepas Pantai Barat Arafura, Blok East Palung Aru di lepas Pantai Arafura, Blok Semai I di lepas Pantai Barat Papua Barat, Blok Semai II di lepas Pantai Barat Papua Barat, Blok Semai III di lepas Pantai Barat Papua Barat, Blok Semai IV di lepas Pantai Barat Papua Barat, dan Blok Semai V di lepas Pantai Barat Papua Barat.

Luluk mengatakan, dalam waktu tiga minggu sampai satu bulan ke depan dokumen untuk lelang blok migas baru tersebut sudah dapat diambil.

Sementara itu, Luluk mengatakan, untuk tender ke-26 blok migas tersebut kemungkinan baru akan diumumkan dalam waktu tiga minggu hingga enam bulan ke depan mengingat jumlahnya yang banyak. (*)

Indonesia launches tender for 26 oil and gas blocks

Jakarta (ANTARA News) - The Indonesian government on Tuesday launched a tender for 26 oil-and-gas blocks to boost the country's oil and gas production.

"In order to maintain our oil and gas reserves, we need to intensify exploration and today we are happy to announce the opening of 26 exploration blocks for a bidding process," Energy and Mineral Resources Minister Purnomo Yusgiantoro was quoted by Thomson Financial as saying.

Yusgiantoro said 21 of the blocks being tendered are new blocks, while five had been offered previously but were not awarded.

The oil and gas blocks that were offered today include the Bawean II, East Bawean I, Situbondo, and the North East Madura blocks onshore and offshore East Java province, as well as the South Barito (onshore and offshore) and Mahakam Hilir (onshore) blocks on Kalimantan island. (*)
__________________
welcome you participants MTQ international palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018

Last edited by paradyto; October 31st, 2007 at 02:05 AM.
paradyto no está en línea  
Old October 31st, 2007, 01:49 AM   #15
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,785

Pertamina to import two million gas cylinders from Taiwan

Jakarta (ANTARA News) - State oil and gas company Pertamina plans to import two million 3-kg gas cylinders from Taiwan to speed up the government`s kerosene-to-gas conversion program, its vice president director said.

"Domestic gas cylinder makers are likely to miss the target of producing six million 3-kg gas cylinders and therefore, Pertamina is applying for a permit to import around two million 3-kg gas cylinders from Taiwan," Iin Arifin Takhyan said here Tuesday.

Actually, Pertamina needed 4.6 million 3-kg gas cylinders, he said.

In their meeting with the Industry Ministry recently, domestic gas cylinder producers admitted they would have difficulties fulfilling the demand for 4.6 million 3-kg gas cylinders, he said.

"The import will only be made in 2007. In 2008 I think domestic producers will be able to meet the demand," he said.

The plan to import gas cylinders was part of the government program to procure 10 million 3-kg gas cylinders, he said. (*)
__________________
welcome you participants MTQ international palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea  
Old October 31st, 2007, 01:56 AM   #16
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,785

Twelve gas contracts worth $6.8 billion signed

Jakarta (ANTARA News) - Twelve companies here Tuesday signed purchase and sale contracts on 1.672 trillion British thermal units (TBTU) of natural gas worth US$6.8 billion.

The signing was done at the opening of an Asia Pacific Oil and Natural Gas Conference in the presence of President Susilo Bambang Yudhoyono.

The contracts were between:

1. State electricity firm PT PLN and Kangean Energi Indonesia (KEI) Ltd, for the supply of 369 TBTU worth US$1,364 million, for 18 years;

2. PT Pertagas and KEI Ltd, for the supply of 220.9 TBTU worth US$806.01 million for 10 years;

3. PT Indogas Kriya Dwiguna and KEI Ltd, for the supply of 79.241 TBTU worth US$293.19 million for 11 years;

4. PT Inti Alasindo Energy and Husky Oil (Madura) Ltd, for the supply of 170.4 TBTU worth US$734.40 million, for 20 years starting in 2012.

5. PT Parna Raya and Husky Oil (Madura) Ltd, for the supply of 170.4 TBTU worth US$734.40 million, for 20 years starting in 2012;

6. State-owned gas company PT PGN Tbk and Husky Oil (Madura) Ltd, for the supply of 85.2 TBTU worth US$367.20 million, for 20 years starting in 2012;

7. PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) and Kalila (Bentu) Ltd, for the supply of 84.5 TBTU worth US$381.09 million, for 14 years starting in 2007.

8. PT Energasindo Heksa Karya and ConocoPhillips (Grissik) Ltd, for the supply of 65.7 TBTU worth US$269.13 million, for eight years starting in 2008.

9. PT Energasindo Heksa Karya and Costa (International) Ltd, for the supply of 24.147 TBTU worth US$129.54 million, for eight years starting in 2008.

10. PT Petro Kimia Gersik and KEI Ltd, for the supply of 188.9 TBTU worth US$646.63 million, for 20 years starting in 2010.

11. PT Pupuk Iskandar Muda and Medco Malaka, for the supply of 200.6 TBTU worth US$1.043 billion, for seven years starting in 2010.

12. PT Gasuma Corporindo and PT Pertamina (Persero), Pertamina EP, PetroChina International Java Ltd, and Medco E&P Tuban, for the supply of 13.14 TBTU worth US$21.02 million, for six years starting in 2008. (*)
__________________
welcome you participants MTQ international palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea  
Old November 5th, 2007, 11:52 PM   #17
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,785

Subsidi BBM Bengkak Menjadi Rp 90 Triliun

Jakarta, Kompas - Pemerintah memperkirakan subsidi bahan bakar minyak tahun ini membengkak dua kali lipat menjadi Rp 90 triliun menyusul kenaikan harga minyak dunia. Meski begitu, pemerintah optimistis neraca pembayaran masih surplus.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengemukakan hal itu seusai membuka Kongres Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia, Senin (5/11).

"Bayangkan saja, itu kalau rata-rata harga minyak Indonesia masih sekitar 72 dollar AS per barrel, sementara angka Mean of Platts Singapore yang menjadi acuan subsidi plus 13 dollar AS," ujar Purnomo.

Rata-rata harga minyak Indonesia (Indonesia crude price/ICP) periode Januari-Oktober 2007 masih 68,4 dollar AS per barrel. Pada Oktober, rata-rata harga ICP sudah 82,55 dollar AS per barrel. Pemerintah mematok asumsi subsidi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2007 sebesar Rp 55 triliun.

Selain BBM, subsidi listrik pun diperkirakan akan ikut naik dari perkiraan Rp 32,4 triliun menjadi Rp 40 triliun. Dana bagi hasil migas juga meningkat, dari Rp 21 triliun menjadi Rp 26 triliun.

Menurut Purnomo, APBN masih aman karena terjadi keseimbangan pembayaran. Realisasi penerimaan migas tahun ini diperkirakan naik dari Rp 152 triliun menjadi Rp 182 triliun.

Menteri Koordinator Perekonomian Boediono belum mau berkomentar tentang ketersediaan dana APBN untuk membiayai pembengkakan subsidi bahan bakar minyak dari Rp 54,6 triliun menjadi Rp 90 triliun tahun ini. "Biar menteri keuangan menghitung dulu," kata Boediono.

Ia menambahkan, pihaknya sejauh ini belum bisa memastikan pos anggaran dari APBN yang akan digunakan untuk membiayai penambahan subsidi.

Menurut Purnomo, pemerintah belum akan menaikkan harga BBM untuk mengurangi beban subsidi. Pilihannya, pemerintah berupaya mengurangi penggunaan BBM bersubsidi, khususnya untuk transportasi.

Dia menyatakan, subsidi BBM tidak hanya membebani anggaran negara, tetapi juga menghambat pengembangan energi nonfosil. "Jangan dikira kalau harga minyak naik, lalu bahan bakar nabati langsung laku karena harga BBM kan masih disubsidi. Subsidi ini berisiko salah sasaran dan menghambat pengembangan energi terbarukan," ujarnya.

Pemerintah mencanangkan pengembangan bahan bakar nabati sebagai energi terbarukan sejak 2005. Saat ini porsi pencampuran bahan bakar nabati dan bahan bakar minyak belum mencapai sasaran. Pemerintah menargetkan pemakaian biodiesel 5 persen, sementara yang tercapai 2,5 persen. Porsi bioetanol yang ditargetkan 5 persen, hanya tercapai 3 persen. (DOT/LKT)
__________________
welcome you participants MTQ international palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea  
Old November 6th, 2007, 12:03 AM   #18
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,785

Possible blackouts for Jakarta after tower goes down

The Jakarta Post, Jakarta

State-owned electricity company PT PLN has announced that several areas in Jakarta will be hit with a series of blackouts on Monday if the company has not finished installing a power crane to fix a broken tower in Penjaringan, North Jakarta by Monday morning.

PLN Java-Bali general manager Muljo Adji said Sunday the company would run the first blackouts from 8 a.m. to 1 p.m. in areas supplied by Gandul tower in South Jakarta, Muara Karang tower in North Jakarta and Tangerang and Bintaro tower in Tangerang.

From 1 p.m. to 6 p.m., blackouts will affect West Jakarta areas around Duri Kosambi tower, Angke tower, Kebon Jeruk tower and Cengkareng tower, he said.

"In order to minimize the possibility of blackouts, I expect that people who live in Jakarta, Bekasi and Tangerang will reduce their electricity usage from Monday to Friday," said Muljo.

The 150,000-volt tower in Penjaringan, North Jakarta, collapsed after it caught fire during a blaze in nearby slum area in Kampung Rawa Bebek on Friday night.

The power tower supplied electricity to Kota in West Jakarta, as well as North Jakarta and South Jakarta.

PLN has finished clearing the remains of the tower, which fell on a railway track between Angke station and Kampung Bandan at 4 a.m. on Sunday.

Approximately 86 Tanah Abang-Kota commuter trains and Tangerang-Jakarta trains were delayed by the work.

The railway connecting Jakarta Kota station in West Jakarta and Tanah Abang station in Central Jakarta cut for about 22 hours.

State-owned train company PT KA shifted the track to Manggarai station in South Jakarta.

"We expect that we can finish installing the crane to replace the tower by Monday morning at the latest.

"The crane can recover some of the electricity supply for Jakarta, especially during work days," said Muljo.

The power firm, he said, will only shut down the electricity if it is unable to finish installing the crane. (adt)
__________________
welcome you participants MTQ international palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea  
Old November 6th, 2007, 04:13 AM   #19
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,785

Presiden Tekankan Pentingnya Kebijakan Energi dan Cara Hidup

Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menekankan arti pentingnya kebijakan energi, teknologi, dan cara hidup yang tepat guna menjawab tantangan krisis energi di masa mendatang.

Hal tersebut dikemukakan oleh Presiden Yudhoyono dalam pidatonya saat meresmikan pembukaan Konferensi Internasional Energi dan Pertambangan Bimasena (BIEM) 2007 di Jakarta, Senin malam.

"Kita hendaknya mampu mengantisipasi krisis energi di masa mendatang, dengan kebijakan energi yang tepat dari pemerintah di seluruh dunia, teknologi, dan cara hidup manusia," katanya.

Presiden menekankan diperlukannya sebuah kampanye global tentang penggunaan energi yang efisien dan bijak.

Lebih lanjut, Kepala Negara menegaskan bahwa tujuan jangka panjang pemerintah Indonesia dalam setiap proyek pertambangan dan eksplorasi energi adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Untuk mencapai itu, perekonomian kita harus maju dan untuk memajukan perekonomian mau tidak mau kita harus berintegrasi dengan ekonomi global," jelasnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, Indonesia perlu untuk selalu meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk di sektor pertambangan dan energi.

Presiden mengingatkan agar jangan sampai investor memperoleh segalanya dan rakyat tidak mendapatkan apapun.

"Kesejahteraan rakyat tetaplah prioritas utama," tegasnya.

Pada kesempatan itu Kepala Negara juga menekankan mengenai arti pentingnya penggunaan energi bersih yang ramah lingkungan untuk menyelamatkan dunia.

Presiden berharap seluruh pihak di Indonesia dapat turut terlibat dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup, termasuk kalangan industri.

"Industri hendaknya turut berkontribusi," ujarnya, seraya menambahkan bahwa pemerintah mendorong seluruh pihak untuk turut menghambat perubahan iklim.


Fluktuasi harga minyak

Malam itu, Kepala Negara juga menjelaskan mengenai fluktuasi harga minyak dunia yang sedikit banyak berpengaruh pada anggaran yang kemudian mempengaruhi kebijakan sosial dan ekonomi.

IMF telah memprediksikan pertumbuhan ekonomi akan melambat tahun depan dari 5,2 persen menjadi 4,8 persen karena banyak negara yang bergantung pada minyak akan mengalami gangguan pada anggaran, jelasnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, diperlukan suatu upaya baru untuk mencari sumber minyak baru atau konversi energi terbarukan seperti bio fuel, energi matahari dan mobil hidrogen.

Presiden juga mengatakan bahwa saat ini dengan sumber daya, profesionalisme dan teknologi yang ada maka merupakan waktu yang tepat untuk menjawab peluang yang ditawarkan sektor energi.

Disebutkan juga mengenai niat pemerintah untuk memperbanyak produksi gas dan minyak. Eksplorasi minyak Indonesia sekarang 9,1 juta barel meningkat 5,5 persen sejak 2005.

Indonesia juga berniat untuk mengurangi prosentase minyak dalam sumber energi nasional dari 52 persen menjadi sekitar 20 persen pada 2025.

Sementara itu prosentase gas, batubara dan energi terbarukan bagi konsumsi domestik diproyeksikan meningkat.

Prosentase gas diproyeksikan mencapai 30 persen, batubara 33 persen, dan energi terbarukan 17 persen pada 2025. Biofuel akan memiliki prosentase 5 persen dalam energi terbarukan sedangkan panas bumi 5 persen, batubara cair 2 persen dan energi terbarukan lainnya 5 persen.

Sementara itu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro berharap agar rekomendasi yang dihasilkan dalam konferensi itu dapat menjadi masukan berharga bagi pemerintah dalam mengeksplorasi bidang pertambangan dan energi di tanah air.

Purnomo menjelaskan bahwa pemerintah sangat tertarik untuk mengembangkan sektor energi non minyak bumi.

Sebelum acara juga dilakukan pemberian penghargaan bagi sejumlah individu atau perusahaan yang telah berperan menciptakan gaya hidup hemat energi. (*)
__________________
welcome you participants MTQ international palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea  
Old November 7th, 2007, 06:19 AM   #20
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,785

Indonesian minister says oil price spike no threat to budget deficit

Jakarta (ANTARA News) - The Indonesian government is hoping it can offset any increase in the fuel subsidy caused by higher international oil prices through a combination of higher oil/gas revenue and spending cuts, Finance Minister Sri Mulyani Indrawati said Tuesday.

Therefore, the country's budget deficit this year will likely stay within the projected ceiling of 58.29 trillion rupiah, or 1.5 percent of GDP, Indrawati was quoted by Thomson Financial as saying.

The government still pays subsidy to state oil and gas company PT Pertamina for selling fuel products for transportation and household use at below market prices.

Because of the oil price spike, Indonesia's oil import costs are likely to increase, but the government can offset some of that increase with windfall gains from its oil and gas exports, she said.

Based on the amended 2007 budget, Indonesian crude oil prices (ICP) were projected to average 60 US dollars a barrel, on projected sales volume of 950, 000 barrels per day.

The average oil price has however reached 68 dollars a barrel in the first ten months, Indrawati said.

For the full year, the average oil price is now seen at 72 dollars a barrel, she said. (*)
__________________
welcome you participants MTQ international palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea  
Closed Thread

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 02:30 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu