search the site
 daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > Metropolitan Construction and Development > Surabaya



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old September 18th, 2004, 03:37 AM   #61
Medan01
Guest
 
Posts: n/a
Likes (Received):

Quote:
Originally Posted by teddybear
Does this mean that other cities try to follow?
Is it always crowded like in those pix? Look at the fireworks, it is so lame... better spend money to eat than burn it on fireworks, probably...

That was because it was during the opening ceremony. I am sure that place is now a very comfortable place to eat and chat with friends now.
  Reply With Quote

Sponsored Links
Old September 18th, 2004, 04:21 AM   #62
Yamauchi
Awesome User
 
Yamauchi's Avatar
 
Join Date: Mar 2004
Location: Emerald City
Posts: 581
Likes (Received): 54

That is absolutely hilarious. I sang karaoke in front of a bunch of Chinese-Indonesians in the place of those pictures. It was on a Saturday night. No one clapped, either.
Yamauchi no está en línea   Reply With Quote
Old September 18th, 2004, 07:00 AM   #63
David-80
Le Nozze di Figaro...
 
David-80's Avatar
 
Join Date: Oct 2003
Location: Planet Earth
Posts: 7,126

LOL, thats funny Yamauchi maybe they are too busy walking.


cheers
__________________
Intel Inside, Idiot outside
David-80 no está en línea   Reply With Quote
Old September 18th, 2004, 07:27 AM   #64
sanhen
Urban Monk
 
sanhen's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: Tokyo, Japan
Posts: 2,436
Likes (Received): 3

hahahaha nobody clapped?
but did they stop to watch you?
sanhen no está en línea   Reply With Quote
Old September 18th, 2004, 08:20 PM   #65
Yamauchi
Awesome User
 
Yamauchi's Avatar
 
Join Date: Mar 2004
Location: Emerald City
Posts: 581
Likes (Received): 54

It is a rather large place, and it wasn't packed like that. A band was playing and there were a few hundred seats in front of it where people ate and whatnot, so people had to listen. Well, it's embarrassing to think about.
Yamauchi no está en línea   Reply With Quote
Old October 10th, 2004, 12:59 PM   #66
SeeMacau
Moderator
 
SeeMacau's Avatar
 
Join Date: Sep 2002
Posts: 27,476
Likes (Received): 1756

__________________
Experience luxury and excitement at its best in Asia - Macau Cotai Strip
Over 20 hotels under construction with more than 60,000 rooms, Shopping Centers, Entertainment Facilities and Casinos.
SeeMacau no está en línea   Reply With Quote
Old October 11th, 2004, 03:14 AM   #67
Mahaputra
Jakarta : Home sweet Home
 
Mahaputra's Avatar
 
Join Date: May 2003
Location: Jakarta and Adelaide
Posts: 769
Likes (Received): 0

hey.. that's a pretty nice pic of surabaya...
good job asiaboyz
__________________
Jakarta - Indonesia
&
Adelaide - Australia
Mahaputra no está en línea   Reply With Quote
Old October 20th, 2004, 12:47 AM   #68
teddybear
City Reformist
 
teddybear's Avatar
 
Join Date: Sep 2002
Location: Surabaya, Indonesia
Posts: 5,037
Likes (Received): 483

From Jawapos Today (Oct 20, 2004) - in Indonesian:

Surabaya Barat Menuju Pusat Perekonomian Kota


Berkembang Pesat di Tengah Keterbatasan Infrastruktur
Surabaya barat memang fenomenal. Dalam dua tahun terakhir perkembangannya sungguh luar biasa. Sayang, infrastruktur jalan yang menghubungkan daerah ini dengan kawasan lain masih belum sepadan.
----------
EMPAT atau lima tahun lalu, Surabaya Barat bisa ditempuh tidak lebih dari 30 menit dari pusat Kota Surabaya. Tapi kini, paling cepat kita baru bisa mencapai kawasan itu dalam waktu 45 menit. Apalagi kalau mau ke kawasan Jl Lontar atau sekitarnya. Dalam kondisi normal saja kita membutuhkan waktu sekitar satu jam.

Ya. Kawasan yang dulunya hanyalah perbukitan datar itu berkembang teramat pesat. Surabaya Barat kini sudah menjadi sentra bisnis baru Surabaya. Banyak orang berduit berlomba membeli dan membangun ruko, kantor, rumah dan tanah, di kawasan itu. Sementara infrastruktur jalan yang ada hampir tidak berubah dari empat tahun lalu.

Memang bukan hal aneh kalau Surabaya Barat kini memiliki magnet yang cukup kuat bagi masyarakat. Sejumlah pengembang besar mampu menyulap kawasan tersebut menjadi ikon baru pusat ekonomi di Surabaya. Lahan yang dulunya hanya digunakan untuk bisnis pemukiman, kini menjadi pusat segala macam bidang perekonomian.

Lihat saja apa yang dilakukan Pakuwon Grup, yang memiliki lahan sekitar 400 hektar di Surabaya Barat. Dengan bendera PT Pakuwon Permai, saat ini mereka telah mengembangkan Central Bussiness Distric (CBD) yang di dalamnya terdapat Supermall Pakuwon Indah (SPI) dengan luas 90.000 meter persegi, Pakuwon Trade Center (PTC) di atas lahan seluas 60.000 meter persegi, dan City Walk (20.000 meter persegi). Dalam dua hingga tiga tahun ke depan, Pakuwon juga merencanakan akan membangun hotel/ resort bintang empat dan apartemen di kawasan CBD.

Tengok juga pengembang besar lainya, yaitu Ciputra Group. Dengan bendera PT Ciputra Surya, perusahaan tersebut memiliki ijin lokasi untuk mengembangkan komplek perumahan CitraRaya kurang lebih 2000 hektar di Surabaya Barat. "Saat ini yang telah terdeveloped kurang lebih 800 hektar. Itu meliputi residensial, fasilitas golf, sekolah, rumah ibadah, serta infrastruktur lainnya. Total tingkat hunian sekarang kurang lebih 2.500 kepala keluarga," kata D. Agung Krisprimandoyo, Marketing Manager PT Ciputra Surya. Di komplek CitraRaya, dalam beberapa bulan.

Saat ini, pengembang besar itu juga sedang mengebut pembangunan Waterpark. Dengan investasi sekitar Rp 50 miliar, Waterpark ini akan menjadi yang terbesar di Indonesia. Jadwal secara fisik proyek ini akan selesai Mei 2005. CitraRaya juga akan membanguan kawasan rekreasi seluas 30 hektar dalam bentuk Dreamland, Fantasy Walk, area komersil dan hotel.

Agak sedikit ke Timur, kita akan bisa melihat Golden City Mall (GoCi) yang dikembangkan oleh PT Pakis Megah Indah. Total luas lahannya mencapai 3,2 hektar dengan luas bangunan 4,7 hektar. Investasi yang digunakan membanguan mall itu mencapai Rp 80 miliar.

Disana, warga metropolis bisa mendapati Hypermarket Carrefour, tempat belanja kebutuhan rumah tangga yang menawarkan harga miring.
Ribuan item keperluan rumah tangga bisa dibeli disana.

Sejumlah proyek besar lain juga telah dibangun oleh beberapa pengembang. Seperti Sungkono Plasa and Tower (SPT) di Jl Mayjen Sungkono yang dikembangkan PT Equator Paradise. Pendek kata, Surabaya Barat saat ini adalah ladang baru untuk mengumpulkan pundi-pundi keuntungan bagi perusahaan bermodal besar.

Dengan makin padatnya permukiman serta banyaknya pusat perbelanjaan disana, otomatis, makin banyak masyarakat Surabaya "berlalu lalang" ke sana tiap hari. "Rata-rata terdapat 6.500 mobil dan 4.000 sepeda motor diparkir di tempat kami setiap hari," kata Sutandi Purnomosidi, General Manager SPI dan PTC. Sedangkan di GoCi, jumlah pengunjung rata-rata tiap hari diperkirakan mencapai 12 ribu orang. Itu belum pada hari Sabtu, Minggu atau hari libur.

Akses Jalan Belum Memadai
Semua perusahaan yang memiliki bisnis di Surabaya Barat menilai sejauh ini Pemkot Surabaya belum all out dalam menunjang perkembangan Surabaya Barat yang demikian pesat. Akses jalan menuju kesana, masih menjadi kendala utama. "Meski kami membidik konsumen dari kasawan sekitar, namun pasar kami juga masyarakat yang bertempat di luar Surabaya Barat," kara Sutandi Purnomosidi, GM SPI dan PTC.

Menurut dia, wali kota Surabaya sebenarnya pernah berjanji akan segera membenahi jalan dari arah kota (Jl Mayjen Sungkono dan HR. Muhammad) agar akses ke Surabaya Barat makin lancar. "Ternyata sampai menjelang beliau langser, janji itu belum direalisasi," katanya.

Hal senada juga diungkapkan D. Agung Krisprimandoyo. "Meski Pemkot sudah mulai mencoba memperbaiki infrastruktur, namun beberapa ruas jalan masih belum lurus. Artinya masih ada beberapa lahan yang belum bebas sehingga mengganggu jaringan jalan. Misalnya Jl HR. Muhammad," paparnya.

Berkembangnya Surabaya Barat sendiri sebenarnya juga memiliki dampak yang sangat luas. Bukan hanya bagi pengembang saja, tapi juga bagi masyarakat umum. Misalnya di kawasan Central Bussiness Distric (CBD) Pakuwon. Saat ini tidak kurang dari 5000 karyawan yang bekerja. Belum efek bagi warga sekitar. Mereka kini mendapat sumber penghasilan baru dengan menyewakan sebagian kamar rumahnya untuk kos-kosan para karyawan. Tiap bulannya, mereka bisa mendapat paling tidak Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu untuk satu kamar. "Kami juga mengharapkan para anggota Dewan baru turut memperhatikan persoalan ini." Tegas Sutandi.(m. ali mahrus)
__________________
**From Surabaya With Love**
teddybear no está en línea   Reply With Quote
Old October 20th, 2004, 12:57 AM   #69
teddybear
City Reformist
 
teddybear's Avatar
 
Join Date: Sep 2002
Location: Surabaya, Indonesia
Posts: 5,037
Likes (Received): 483

I found some pictures of Pakuwon Supermall, but not the whole rendering:







Inside:





Pakuwon Golf Center (also in Western Surabaya):



Somewhere in Western Surabaya (I'm not sure exactly. Maklum, jarang pulang, jadi tidak tahu perkembangan baru):



__________________
**From Surabaya With Love**

Last edited by teddybear; October 20th, 2004 at 01:24 AM.
teddybear no está en línea   Reply With Quote
Old October 30th, 2004, 06:56 AM   #70
mus90
Registered User
 
Join Date: Oct 2004
Location: Perth, Western Australia
Posts: 36
Likes (Received): 1

Pasar Ampel

If nebody has pictures of pasar ampel please send it. It's one of my favourite pasars becasue of its arab style.

PS: How do u post pictures staright from your computer, for example posting a picture from My Documents folder????
mus90 no está en línea   Reply With Quote
Old November 1st, 2004, 04:51 AM   #71
teddybear
City Reformist
 
teddybear's Avatar
 
Join Date: Sep 2002
Location: Surabaya, Indonesia
Posts: 5,037
Likes (Received): 483

mus90,
You can't post picture from your My Documents folder. You have to find internet photo host. Imageshack.us is a good one.
__________________
**From Surabaya With Love**
teddybear no está en línea   Reply With Quote
Old November 1st, 2004, 04:03 PM   #72
mus90
Registered User
 
Join Date: Oct 2004
Location: Perth, Western Australia
Posts: 36
Likes (Received): 1

Gubeng Train Station(Surabaya)

Thnx teddybear for the help. I really apreciate it Neways here are some pictures of Gubeng Train Station in Surabaya i took wen I went there.





mus90 no está en línea   Reply With Quote
Old November 1st, 2004, 04:23 PM   #73
Fir3blaze
Fir3blaze
 
Join Date: Sep 2004
Location: Surabaya, Singapore
Posts: 918
Likes (Received): 17

Hi Mus90,
Nice pics u got there. Anyway, I'm also quite interested to see how ampel area looks like? I heard they've turned it into a tourist destination.
Fir3blaze no está en línea   Reply With Quote
Old November 13th, 2004, 06:10 AM   #74
Fir3blaze
Fir3blaze
 
Join Date: Sep 2004
Location: Surabaya, Singapore
Posts: 918
Likes (Received): 17

Taken from www.jawapos.co.id

Gold Center Diminati Produsen Emas Global


SURABAYA - Potensi perdagangan emas di Surabaya yang akan disatukan dalam Gold Center and Boutique Mall The Empire Palace mengundang minat pedagang emas manca negara. Sejak ditawarkan Juni lalu, tercatat sudah 10 persen dari 150 stan yang disediakan oleh PT Blauran Cahayamulia selaku developer Gold Center, dibeli oleh pedagang emas dari luar negeri.

Menurut Trisulowati, president director PT Blauran Cahayamulia, ketertarikan pelaku bisnis emas global itu disebabkan oleh keberadaan The Empire Palace, yang menjadi Gold Center pertama dan yang terbesar satu-satunya di Indonesia."Mereka yakin potensi bisnis emas di Indonesia akan terpusat di Surabaya dengan adanya Gold Center dan itu menjanjikan peluang keuntungan yang besar," jelasnya kemarin. Investor yang telah membeli stan itu antara lain dari Malaysia, Hongkong, dan Singapura.

Dengan dana Rp 500 miliar, Blauran Cahayamulia membangun Gold Center and Boutique Mall The Empire Palace di atas lahan 1 hektar dan berlokasi tepat di sentra perdagangan emas tradisional Blauran. Saat ini bangunan Gold Center yang didesain terdiri atas 11 lantai, sudah menyelesaikan tahap pondasi."Kami jadwalkan akhir 2005 nanti seluruh kegiatan konstruksi selesai, dan awal 2006 kami mulai beroperasi," terang Trisulowati.

Mengingat perannya yang strategis, pembangunan Gold Center mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan Badan Emas Dunia (World Gold Council)."Menteri Perindustrian dan Gubernur telah menyatakan dukungannya, sedangkan APEPI (Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia) dan WGC akan mensupport penuh," sebut Gideon Sidharta, ketua APEPI Jatim.

Dukungan pengusaha lokal itu sudah terwujud dengan kesediaan 10 pabrikan emas terbesar di Indonesia untuk membuka stan."Mereka akan menampilkan secara periodik desain terbaru produknya," jelas Gideon. Sementara kalangan menengah terlayani dengan disediakannya area khusus bagi pedagang emas dan perhiasan untuk kelas menengah dengan harga terjangkau."Kami mengajak pedagang emas di Blauran, Pucang, dan Kapasan untuk bergabung, sehingga Gold enter untuk semua kalangan," tegas Trisulowati.
Fir3blaze no está en línea   Reply With Quote
Old November 18th, 2004, 06:24 PM   #75
Alvin
Registered User
 
Alvin's Avatar
 
Join Date: Jun 2003
Location: London - Sydney - Jakarta
Posts: 6,021
Likes (Received): 42

some news about the Gold Center

Kamis, 18/11/2004 15:27 WIB
Pengusaha emas Asean gabung di proyek Gold Center
oleh : Bambang Sutejo

SURABAYA (Bisnis): Sedikitnya 10 pengusaha perhiasan emas dan permata Asean dan 12 perusahaan emas lokal akan bergabung dalam proyek pusat perbelanjaan perhiasan emas dan permata (Gold Center) The Empire Palace yang kini dibangun di kawasan Blauran Surabaya.

Trisulowati, presdir PT Blauran Cahayamulia (Blauran), mengatakan 22 perusahaan tersebut merupakan bagian dari sekitar 100 perusahaan yang sudah mamastikan ikut.

"Dari total 130 outlet yang nantinya dibangun hingga kini sudah sekitar 100 outlet yang laku, diantaranya dibeli oleh 10 dari industri perhiasan emas permata Asean dan 12 perusahaan lokal," kata Trisulowati (Chinchin) di Surabaya hari ini.

Gold Center The Empire Palace yang merupakan pusat perbelanjaan emas terbesar di Indonesia tersebut saat ini dibangun PT Blauran dengan investasi Rp500 miliar.

Peletakan batu pertama proyek strata title yang dibangun di atas lahan seluas 10.000 m2 dngan 11 lantai tersebut dilakukan pada 24 Juni lalu. Dijadwalkan proyek tersebut selesai pada akhir 2005 dan dioperasikan pada awal 2006.

"Hingga kini semua tahapan pelaksanaan berjalan sesuai jadwal. Di mana saat ini konstruksi basement hampir rampung. Pokoknya awal 2006 dioperasikan."

Gold Center The Empire Palace, kata dia, sengaja dibangun di kawasan Blauran, sebuah kawasan yang selama ini dikenal sebagai pusat perdagangan perhiasan emas dan permata di Surabaya.
Alvin no está en línea   Reply With Quote
Old November 24th, 2004, 11:58 PM   #76
teddybear
City Reformist
 
teddybear's Avatar
 
Join Date: Sep 2002
Location: Surabaya, Indonesia
Posts: 5,037
Likes (Received): 483



SURABAYA - Pengerjaan tol Waru-Juanda di sisi barat bundaran Waru langsung dikebut. Kemarin, setelah arus lalu lintas dari arah barat (Mojokerto) dialihkan ke jalan pengganti, sejumlah alat berat langsung didatangkan ke jalan lama (lokasi) yang sudah ditutup total.

Di antara alat berat itu adalah crane dan escavator. Alat-alat ini langsung digunakan para pekerja untuk memulai membangun konstruksi ruas tol yang sempat diliburkan sejak beberapa hari menjelang Lebaran lalu.

"Karena sesuai jadwal, pembangunan konstruksi di tol di sisi paling barat harus selesai tahun ini. Karena itu begitu ruas jalan kita alihkan, kita langsung bekerja," kata Pimpro tol Waru-Juanda Ir Zulmarlyan saat memantau pengalihan arus lalu lintas, kemarin.

Sesuai rencana, tinggal satu tiang penyanggah (pier) yang akan diselesaikan di flyover bundaran Waru tersebut. Yakni di ruas tol paling ujung sisi barat. Di lokasi bekas jalan lama itu nantinya akan digunakan untuk pintu keluar tol, jika kelak tol ke arah Juanda sudah bisa difungsikan.

Jadi, di sisi barat bundaran Waru nanti ada empat lajur jalan. Dua lajur dari arah barat (Mojokerto) terbagi dua. Satu lajur ke arah Surabaya lewat jalan non-tol (arteri), satunya lagi langsung naik flyover tol ke arah Juanda.

Sedangkan dua lajur dari arah timur juga terbagi dua. Satu lajur dari arah flyover adalah exit tol, satunya lagi lajur non-tol (arteri) dari arah Sidoarjo ke Mojokerto. "Jadi dua lajur flyover di sisi barat itu nanti untuk masuk dan keluar tol. Kan terbagi dua arah. Satu ke arah timur, satunya ke arah barat," tambah Zulmarlyan.

Sementara itu, meski sebelumnya sudah disosialisasikan, pengalihan arus lalu lintas ke jalan yang baru kemarin sempat diwarnai kemacetan. Pihak tol sendiri meyakini kemacetan kemarin bukan disebabkan pengalihan ruas jalan, namun karena kondisi kendaraan memang padat.

"Sebelum dialihkan ke jalan yang baru saja sudah macet kalau pada jam-jam sibuk. Buktinya di luar jam sibuk tidak ada kemacetan. Karena lebar jalan maupun jumlah ruasnya tidak ada yang berubah dengan jalan yang lama," katanya.

Jalan baru itu sebenarnya sudah selesai pada bulan Ramadan lalu. Namun karena pengerjaan konstruksi tol sendiri diliburkan pada hari raya, pihak pekerja tol masih menutup ruas jalan baru tersebut.

Berdasarkan kesepakatan dengan Jasa Marga, ukuran jalan pengganti itu sama persis dengan ruas jalan yang lama. Yakni terdiri dari dua lajur, masing-masing lebarnya empat meter. Dengan begitu, diharapkan pengalihan arus lalu lintas ke jalan yang baru itu tidak berpengaruh pada kepadatan arus lalu lintas. (sup)
__________________
**From Surabaya With Love**
teddybear no está en línea   Reply With Quote
Old January 15th, 2005, 02:46 AM   #77
teddybear
City Reformist
 
teddybear's Avatar
 
Join Date: Sep 2002
Location: Surabaya, Indonesia
Posts: 5,037
Likes (Received): 483

Anybody has the rendering of Royal Plaza, planned on Ahamat Yani, Surabaya?

Sabtu, 15 Jan 2005,
Royal Plaza Target Sold Out Tahun Ini

SURABAYA - Para pengembang properti komersial menepis prediksi pengamat bahwa segmen ini telah mengalami oversupply. Grup Pakuwon misalnya tetap optimistis dengan segmen properti komersial yang dibuktikan dengan pembangunan Royal Plaza.

"Ini merupakan bukti bahwa properti komersial di Surabaya belum memasuki tahap jenuh. Kami baru pre-launch besok (hari ini, Red.), namun hingga saat ini yang terjual sudah lebih 250 unit," ujar Sutandi Purnomosidi, perwakilan Pakuwon Group, holding dari PT Dwijaya Manunggal selaku developer Royal Plaza ketika ditemui di Surabaya kemarin.

Oleh karena itu, Sutandi optimistis bahwa aset properti tersebut dapat terjual habis (sold out) dalam tahun ini. "Kami berharap tahun ini sudah dapat selesai proses penjualannya," paparnya.

Menurut Sutandi, Royal Plaza merupakan pusat perbelanjaan yang membidik segmen menengah atas. "SES- nya (Sosio Economic Scale, Red.) B plus, namun kami akan mix dengan anchor tenant yang sudah dikenal, seperti Matahari, Hypermart Matahari, Gramedia dan Cinema," jelasnya.

Dibangun diatas tanah seluas 4,4 hektare, Royal Plaza memiliki luas bangunan 90 ribu meter persegi. "Kalau dihitung secara kasar per meter persegi investasi sebesar USD 500, maka nilai investasi secara keseluruhan mencapai Rp 450 miliar. Sementara dari jumlah tersebut leasible area-nya 55 ribu meter persegi. Kami berharap pada September 2006 sudah dapat selesai pembangunannya," terangnya.

Sementara terkait dengan kekhawatiran berbagai pihak, bahwa pembangunan pusat perbelanjaan tersebut akan memperpadat lalu lintas di Jalan A. Yani, Sutandi mengaku bahwa salah satu solusi yang dikembangkan adalah pelebaran jalan hingga 20 meter. "Untuk teknis operasionalnya sedang dikaji lebih dalam, tapi dalam perencanaan awal hal ini telah dibahas," ungkapnya.

Sutandi optimistis bahwa Royal Plaza dapat meraih rata-rata pengunjung hingga 100 ribu per hari. "Ini diharapkan memang lebih crowded dari Tunjungan Plaza dengan pengunjung 60 ribu per hari. Selain pengunjung dari Surabaya, kami juga membidik 1,2 juta warga Sidoarjo," tandasnya.(iw)
__________________
**From Surabaya With Love**
teddybear no está en línea   Reply With Quote
Old January 15th, 2005, 01:03 PM   #78
Fir3blaze
Fir3blaze
 
Join Date: Sep 2004
Location: Surabaya, Singapore
Posts: 918
Likes (Received): 17

Hi Teddy,

I just read about the Royal Plaza project this morning. I also found some related pics on suarasurabaya.net





For the compete news, click on the following hyperlink

http://www.suarasurabaya.net/v05/eko...c2926242a19364
Fir3blaze no está en línea   Reply With Quote
Old January 16th, 2005, 05:32 AM   #79
teddybear
City Reformist
 
teddybear's Avatar
 
Join Date: Sep 2002
Location: Surabaya, Indonesia
Posts: 5,037
Likes (Received): 483

I count it is about 8 floors. Typical Pakuwon Plaza is about 8 - 10 floors. Thanks for the info, fireblaze.
Here is a glance of what Royal Plaza look like:
__________________
**From Surabaya With Love**

Last edited by teddybear; January 18th, 2005 at 01:08 AM.
teddybear no está en línea   Reply With Quote
Old January 19th, 2005, 07:30 AM   #80
OPTX
Registered User
 
OPTX's Avatar
 
Join Date: Dec 2004
Location: INA
Posts: 1,307
Likes (Received): 854

Surabaya Monorail

Monorail for surabaya

----
From www.surabaya.go.id :

09-12-2004 10:49:26
INVESTOR INCAR MONORAIL MELINTAS SURABAYA-GRESIK-SIDOARJO

Rencana monorail di Surabaya tampaknya bakal terealisasi. Investor yang tertarik dengan rencana monorail ini sudah memaparkan ke Gubernur Jatim dan saat ini dalam pengkajian Pemprop.

Dr.MUKLAS UDIN Asisten II Sekkota Surabaya Rabu (08/12), mengatakan, Pemprop Jawa Timur meminta respon dari Pemkot Surabaya terkait dengan rencana ini. Bahkan juga Pemkab Gresik dan Sidoarjo, karena monorail yang diinginkan investor tidak hanya melintas di Surabaya tapi juga di dua kota tersebut.

Pemkot Surabaya, kata MUKLAS, dan meminta investor membuat stasiun monorail melewati pusat ekonomi seperti Pasar Turi, pemerintahan (kantor Gubernur) dan pendidikan di Surabaya. Konsekuensinya, ada lahan yang dibebaskan atau dengan cara lainnya.

Mengenai desain monorail, menurut MUKLAS, investor menawarkan beberapa alternatif yakni monorail dibangun di atas rel yang sudah ada (fly over )dan double track atau jalur kereta api baru. Termasuk satu jalur tambahan ke Juanda yang tanahnya sudah dibebaskan.

MUKLAS mengatakan dalam paparan di hadapan Gubernur, investor mengklaim sudah melakukan studi untuk pembangunan monorail di tiga kota. Hanya saja mengenai soal pembiayaan, belum ada pembicaraan. Untuk itu, teknis dan model pembiayaan harus dipikirkan karena melibatkan 3 kota dan Pemprop Jatim.



===
From www.suarasurabaya.net

03 Januari 2005, 10:23:35, Laporan Noer Soetantini

Investor Monorail Diminta Sediakan Dana Jaminan

Guna menghindari perilaku broker, 3 investor monorail yang telah presentasi di Pemkot Surabaya diminta menyediakan dana untuk jaminan. Menurut Drs.BAMBANG DH,MPd Walikota Surabaya, jaminan ini akan menjadi milik Pemkot Surabaya, jika investor tidak berhasil merealisasikan proyeknya.

Pada suarasurabaya.net, Senin (03/01), Walikota mengatakan, selama ini banyak investor yang mengantongi ijin prinsip tapi sulit merealisasikan proyek yang ditawarkan. Akibatnya, ijin prinsip bisa disalahgunakan untuk mencari dana dari pihak lain.

“Kita tidak ingin hal ini terjadi di Surabaya. Tiga investor monorail kita berlakukan hal tersebut, sehingga ijin prinsip yang dikeluarkan Pemkot Surabaya tidak bisa dipermainkan investor. Kalau memang tidak berhasil merealisasikan proyeknya, dana tersebut bisa dimanfaatkan untuk perbaikan sarana dan prasarana yang ada di Surabaya,”kata Walikota.

Ketiga investor, kata Walikota, dua berasal dari Jakarta dan satu investor dari luar negeri. Mereka sudah paparkan tentang monorail yang melewati Surabaya, sedangkan satu investor lainnya belum memberikan gambaran detil tentang proyeknya.

Proyek monorail ini, menurut Walikota, diharapkan segera bisa direalisasikan mengingat biaya konstruksinya murah dan tidak memerlukan pembebasan lahan. “Saat dihadapan Gubernur, monorail ini hanya butuh lahan untuk tempat penyanggahnya saja. Ini lebih mudah dibandingkan rencana tol tengah Waru-Perak yang butuh pembebasan lahan. Meski demikian, ijin prinsip yang akan dimiliki investor kita perketat dengan dana sebagai jaminan,”paparnya.

==
OPTX está en línea ahora   Reply With Quote


Reply

Tags
development, east java, indonesia, surabaya

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Related topics on SkyscraperCity


All times are GMT +2. The time now is 06:24 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.11 Beta 4
Copyright ©2000 - 2017, vBulletin Solutions Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2017 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2017 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu