daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > Regional Construction and Development > Kalimantan, Sulawesi and Papua > Pontianak



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old June 18th, 2013, 02:42 PM   #2001
tjokro_ragazzo
sup!
 
tjokro_ragazzo's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: KB - AB - B
Posts: 7,593
Likes (Received): 554

pakai bahasa apapun bebas aja disini.... bahasa jakarta boleh, bahasa indonesia bagus, bahasa inggris excellent.... tapi pakai bahasa melayu juga tidak dilarang.... apalagi ini trit pontianak..... sangat sangat dibolehkan menggunakan bahasa melayu pontianak.... kenapa harus dilarang?

udah. OOT nya saya minta sampai disini.......
__________________
stay awesome, still amazing

Ibroe2k11 liked this post
tjokro_ragazzo no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
Old June 19th, 2013, 06:50 AM   #2002
B0RN30
Registered User
 
B0RN30's Avatar
 
Join Date: Jun 2012
Location: Pontianak
Posts: 69
Likes (Received): 3

Say No To Politics di Thread ini... Tolong adminnya ditertibkan kalo boleh. Niatnya kita mau melihat post-post mengenai pembangunan Pontianak disini. Bukan bahasan mengenai politik. Kawan2 yang mau membahas politik tolong ke forumnya aja donk....
__________________

tjokro_ragazzo, embassyofaudrey liked this post
B0RN30 no está en línea   Reply With Quote
Old June 20th, 2013, 10:15 PM   #2003
Psalm21_ptk
Registered User
 
Join Date: Jan 2011
Location: Pontianak
Posts: 808
Likes (Received): 26

Quote:
Originally Posted by tjokro_ragazzo View Post
pakai bahasa apapun bebas aja disini.... bahasa jakarta boleh, bahasa indonesia bagus, bahasa inggris excellent.... tapi pakai bahasa melayu juga tidak dilarang.... apalagi ini trit pontianak..... sangat sangat dibolehkan menggunakan bahasa melayu pontianak.... kenapa harus dilarang?

udah. OOT nya saya minta sampai disini.......

Setuju bro
Mau bahasa melayu boleh, mau pake bahasa dayak juga boleh, asal ada yang paham aja
udah ga usa ribut lg, damai itu indah...
Psalm21_ptk no está en línea   Reply With Quote
Old June 22nd, 2013, 06:10 PM   #2004
Ibroe2k11
Registered User
 
Ibroe2k11's Avatar
 
Join Date: Jan 2011
Location: Kuching
Posts: 691
Likes (Received): 190

Quote:
Originally Posted by wind16 View Post
^ set.. asli gw pusing baca tulisan lo.. pake bahasa indonesia aja lah... ~.~
bahasa melayu gw ga bagus
Mencelah sekejap, saya faham apa yang abangkite tulis walaupun kamek bukan orang Pontianak
Ibroe2k11 no está en línea   Reply With Quote
Old June 25th, 2013, 07:36 AM   #2005
bakaneko
Registered User
 
bakaneko's Avatar
 
Join Date: Oct 2005
Location: Palembang
Posts: 2,630
Likes (Received): 739

Pontianak Post, 24 Juni 2013:



__________________

tjokro_ragazzo liked this post
bakaneko no está en línea   Reply With Quote
Old June 25th, 2013, 07:38 AM   #2006
bakaneko
Registered User
 
bakaneko's Avatar
 
Join Date: Oct 2005
Location: Palembang
Posts: 2,630
Likes (Received): 739

Masih di Pontianak Post, 24 Juni 2013. Untuk ini, sebagian artikelnya kuhapus agar tidak terkesan sebagai kampanye terselubung. Mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada wartawan atau penulis artikelnya.

bakaneko no está en línea   Reply With Quote
Old June 25th, 2013, 09:29 AM   #2007
downsouth
Web Traveller
 
downsouth's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Posts: 4,031
Likes (Received): 843

Swissbel pindah ke Singkawang, sudah saatnya juga ada hotel berkelas di Singkawang:

__________________
Here and There

tjokro_ragazzo liked this post
downsouth no está en línea   Reply With Quote
Old June 25th, 2013, 02:41 PM   #2008
tjokro_ragazzo
sup!
 
tjokro_ragazzo's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: KB - AB - B
Posts: 7,593
Likes (Received): 554

Ternyata ga jadi di pontianak, pindah ke singkawang.

Betul sudah saatnya Singkawang sbg salah satu andalan pariwisata kalbar. Ketapang saja sudah punya Aston City.
__________________
stay awesome, still amazing
tjokro_ragazzo no está en línea   Reply With Quote
Old June 25th, 2013, 06:50 PM   #2009
Limbad
Hunter
 
Limbad's Avatar
 
Join Date: Aug 2009
Location: JKT
Posts: 1,282
Likes (Received): 186

Wah Swiss Bellhotel pindah ke Singkawang...ini juga bagus

Hotel2 internasional menjadi merata di seluruh pelosok daerah Kalbar

Baca beritanya jg akan dibangun Singkawang City Mall.....sudah saatnya SKW

punya mall yang punya fasilitas lengkap. Katanya bakal masuk XXI, Hypermart,

Matahari store dll

__________________

tjokro_ragazzo liked this post
Limbad no está en línea   Reply With Quote
Old June 26th, 2013, 07:06 PM   #2010
Limbad
Hunter
 
Limbad's Avatar
 
Join Date: Aug 2009
Location: JKT
Posts: 1,282
Likes (Received): 186

Limbad no está en línea   Reply With Quote
Old June 27th, 2013, 04:25 AM   #2011
bakaneko
Registered User
 
bakaneko's Avatar
 
Join Date: Oct 2005
Location: Palembang
Posts: 2,630
Likes (Received): 739

Kalo boleh usul, mungkin sebaiknya nama thread diganti, bukan lagi Pontianak, tetapi "Proyek dan Pembangunan Kalimantan Barat".
bakaneko no está en línea   Reply With Quote
Old June 27th, 2013, 09:48 PM   #2012
Psalm21_ptk
Registered User
 
Join Date: Jan 2011
Location: Pontianak
Posts: 808
Likes (Received): 26


Kayaknya cocoknya Pontianak + Kubu Raya Project deh
IMO, lebih banyak proyek di 2 daerah ini

Kayaknya mallnya singkawang di blue printnya lebih keren... kalah pamor dah megamall nih
jadi ada tempat hiburan deh untuk daerah singbebas... congrats
Psalm21_ptk no está en línea   Reply With Quote
Old June 28th, 2013, 05:05 PM   #2013
Psalm21_ptk
Registered User
 
Join Date: Jan 2011
Location: Pontianak
Posts: 808
Likes (Received): 26

Pemkot Lanjutkan Bangun Taman Alun-alun Kapuas
Jumat, 28 Juni 2013 14:18 WIB

Quote:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Perumahan Kota Pontianak, Ismail mengatakan tahun ini pihaknya mengupayakan kelanjutan pembangunan Taman Alun-alun Kapuas Pontianak secepatnya.

"Lanjutan Taman Alun-alun Kapuas tahun ini adalah membangun tribun dan kios-kios. Melanjutkan ke arah sungai dibangun plaza. Sekarang sudah selesai proses tender, tidak lama lagi akan pengerjaan," ujarnya kepada Tribunpontianak.co.id, Jumat (28/6/2013).

Tribun yang akan dibangun nantinya ini dikatakannya akan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk sekadar bersantai atau duduk-duduk. "Pohon-pohon nanti akan ada penambahan lampu. Pembuatan plaza ke arah sungai," ujarnya

Ia mengatakan untuk saat ini masih terdata di Disperindagkop sekitar 79 pedagang yang akan ditata kembali secara bertahap. "Sementara wali kota menyampaikan yang PKL tidak bisa masuk ke dalam, akan dibantu gerobak oleh Bank Kalbar," katanya.

Menurut Ismail, untuk pembangunan lanjutan Taman Alun-alun Kapuas terutama untuk penataan ini diperkirakan menghabiskan dana sekitar 3,5 Miliar dengan kontrak pembangunan sekitar 7 bulan sampai Desember.
Source:http://pontianak.tribunnews.com/2013...un-alun-kapuas

Semoga semakin baik
Kalo bisa kayak Kuching, syukur syukur deh
Maybe skrg tgal tgu pohon pohon itu pada tumbuh supaya rimbun

Last edited by Psalm21_ptk; June 28th, 2013 at 05:13 PM.
Psalm21_ptk no está en línea   Reply With Quote
Old June 28th, 2013, 08:38 PM   #2014
mas_dika
Registered User
 
mas_dika's Avatar
 
Join Date: Apr 2012
Posts: 837
Likes (Received): 442

~ Swiss Belhotel Pontianak dan Swiss Belinn Pontianak ~(2014)

[IMG] Uploaded with ImageShack.us[/IMG]

Congrulation for Pontianak dan Singkawang.

Source: http://www.swiss-belhotel.com/pdf/about-en.pdf

__________________


CIREBON | TASIKMALAYA | JAKARTA

tjokro_ragazzo liked this post
mas_dika no está en línea   Reply With Quote
Old June 28th, 2013, 10:18 PM   #2015
embassyofaudrey
Registered User
 
embassyofaudrey's Avatar
 
Join Date: Feb 2012
Location: in u'r heart
Posts: 6,658
Likes (Received): 2639

di singkawang mentok palingan 8 flr. baguslah klo bisa di singkawang, sea-side view yee.
__________________
Tidak ada "Penggusuran", yang ada "Penggeseran"
Tidak ada "Rumah Susun", yang ada "Rumah Lapis"
Tidak ada "Normalisasi", yang ada "Naturalisasi"
Tidak ada "Mahar", yang ada Iuran"

#GABENER
embassyofaudrey está en línea ahora   Reply With Quote
Old June 29th, 2013, 05:05 AM   #2016
downsouth
Web Traveller
 
downsouth's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Posts: 4,031
Likes (Received): 843

Quote:
Originally Posted by embassyofaudrey View Post
di singkawang mentok palingan 8 flr. baguslah klo bisa di singkawang, sea-side view yee.
Kondisi tanah di Singkawang lebih stabil daripada Pontianak karena mereka memiliki kondisi tanah perbukitan (tanah keras) sementara Pontianak berdiri diatas lahan gambut. Otomatis biaya fondasi mereka mungkin lebih rendah daripada kita dan bisa bangun gedung yg lebih tinggi.
__________________
Here and There
downsouth no está en línea   Reply With Quote
Old June 30th, 2013, 06:21 AM   #2017
embassyofaudrey
Registered User
 
embassyofaudrey's Avatar
 
Join Date: Feb 2012
Location: in u'r heart
Posts: 6,658
Likes (Received): 2639

pindah ke singkawang ahh.. pontianak bantet.
__________________
Tidak ada "Penggusuran", yang ada "Penggeseran"
Tidak ada "Rumah Susun", yang ada "Rumah Lapis"
Tidak ada "Normalisasi", yang ada "Naturalisasi"
Tidak ada "Mahar", yang ada Iuran"

#GABENER
embassyofaudrey está en línea ahora   Reply With Quote
Old July 1st, 2013, 09:08 AM   #2018
downsouth
Web Traveller
 
downsouth's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Posts: 4,031
Likes (Received): 843

Quote:
Originally Posted by embassyofaudrey View Post
pindah ke singkawang ahh.. pontianak bantet.
bantet lagi bantet lagi
__________________
Here and There
downsouth no está en línea   Reply With Quote
Old July 3rd, 2013, 05:12 AM   #2019
bakaneko
Registered User
 
bakaneko's Avatar
 
Join Date: Oct 2005
Location: Palembang
Posts: 2,630
Likes (Received): 739

(Tribun Pontianak 02/07/13)

(Borneo Tribune 02/07/2013)

Quote:
Gubernur Kalbar Resmikan Rumah Radakng Terbesar

Selasa, 2 Juli 2013 | 19:14:23

Pontianak, PenaOne – Rumah adat Dayak terbesar di Kalimantan 'Radakng' akhirnya diresmikan Gubernur Kalbar, Cornelis, Selasa (2/7/2013).

Dihadiri ratusan undangan, baik lokal hingga luar negeri, rumah adat yang memiliki panjang 138 meter dan tinggi 7 meter itu akan menjadi pusat budaya masyarakat, terutama bagi suku adat Dayak Kalbar. Peresmian tersebut sekaligus juga menandai dibukanya pekan Gawai Dayak XXVIII tahun 2013.

Gubernur Kalbar, Cornelis, mengungkapkan, Radakng tidak saja menjadi pusat pengembangan budaya, tapi menjadi pusat masyarakat dalam menyalurkan aspirasi seni dan budaya kreatif. "Jadi rumah adat ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan budaya yang positif. Pemerintah sudah mengakomodir kegiatan kebudayaan untuk mengenal lebih dekat setiap budaya yang ada. Apalagi, Radangk dibangun di kawasan kampung budaya. Tidak hanya membangun rumah adat Dayak tapi juga rumah adat Melayu," paparnya.

Pembangunan kampung budaya ini untuk memusatkan segala bentuk kegiatan budaya Kalbar. "Kita ingin pusat budaya ini juga menjadi ajang perekonomian bagi masyarakat," ucap Gubernur.

Cornelis berpesan agar menjaga rumah adat Radangk tersebut dan dimanafaatkan sebaik mungkin untuk kesenian serta kebudayaan."Harus dikelola dengan baik dan manfaatkan area ini untuk kegiatan budaya positif," kata Cornelis.

Rumah Radakng ini akan menjadi aset wisata yang bisa dimanfaatkan untuk menarik minat wisatawan asing. Nantinya, para wisatawan bisa berkunjung dan melihat lebih dekat rumah Radakng seperti apa. "Ini bisa menjadi aset wisata kita. Kalbar harus memiliki pusat budaya untuk menarik minat wisatan datang. Kita ingin melasarikan budaya lokal dengan membuat kawasan wisata seperti kampung budaya ini," kata Ketua DPD PDI-P Kalbar ini.

Peresmian rumah adat Radakng juga ditandai dibukanya gawai dayak selama lima hari mendatang. Gawai Dayak salah satu kegiatan besar masyarakat Dayak yang bertujuan untuk mengucap syukur atas berkah yang sudah dicapai selama ini. "Ini adalah kekayaan daerah Kalbar yang harus dilestarikan. Saya berharap, kegiatan ini dinikmati bersama, tidak hanya masyarakat Dayak tapi seluruh masyarakat yang ada di Kalbar," pintanya.

Sementara Ketua Panitia Peresmian Rumah Adat Radakng, Ahi menuturkan, Radakng akan menjadi simbol budaya yang pastinya menarik minat pengunjung dari luar Kalbar.
"Desain menampung 600 orang di ruang utama. Sementara halaman yang ada kita juga desain cukup luas yang bisa digunakan untuk aktivitas budaya," ungkap Ahi.
Kebanggaan juga diungkapkan para pengunjung. Pengunjung kebanyakan adalah masyarakat Dayak yang sengaja datang bersama keluarga untuk melihat keindahan rumah Radangk tersebut.

Seperti diungkapkan Nikolius Taning (45) dan Albert (39). Mereka yang datang dengan keluarga masing-masing ini bangga dengan arsitektur bangunan. Mereka sengaja datang dari Kabupaten Kubu Raya karena penasaran melihat lebih dekat kemegahan bangunan luas itu. "Megah sekali yaa. Luas dan modern tapi tidak menghilangkan sentuhan adatnya. Luar biasa. Kami sebagai masyarakat Dayak pasti bangga karena sudah ada rumah adat di tengah kota yang bisa kita banggakan. Bukan hanya untuk kamai saja tapi untuk seluruh masyarakat Kalbar," paparnya. (bam)

Penulis : Yuniardi

Sumber: http://penaone.com/gubernur-kalbar-r...-terbesar.html

Quote:
Gubernur Kalbar Resmikan Rumah Adat Rp20 M
Selasa, 2 Juli 2013 14:50 WIB

Teguh Imam Wibowo

Pontianak (Antara Kalbar) - Gubernur Kalimantan Barat Cornelis meresmikan rumah adat Dayak "Radakng" senilai Rp20 miliar yang dibiayai dari anggaran daerah yang terletak di Jalan Sutan Syahrir Pontianak, Selasa.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalbar, Jakius Sinyor mengatakan, pembangunan rumah adat tersebut bagian dari pengembangan kampung budaya. "Ada tiga, yakni pembangunan rumah adat Dayak, Melayu, serta pembangunan pusat kebudayaan," kata Jakius Sinyor.

Rumah adat Radakng, dalam bahasa Dayak Kanaytn, disebut juga rumah betang atau panjang. Panjang rumah adat tersebut 138 meter, lebar 15 meter, dan tinggi 7 meter. Sedangkan luas pembangunan berkisar 1,4 hektare.

Penancapan tiang pertama dilakukan pada 4 Juni 2012 dengan sistem pembiayaan tahun jamak. "Kawasan ini untuk menciptakan kawasan baru, yang sesuai dengan rencana pembangunan daerah, dalam bentuk budaya," ujar dia.

Ketua Panitia Pembukaan, Ahi, mengatakan, kegiatan tersebut bagian sosialisasi dari tahapan yang sudah dicapai di RPJMD. "Sekaligus dirangkai dengan Pekan Gawai Dayak," kata Ahi.

Wali Kota Pontianak Sutarmidji menambahkan, keberagaman etnis di Kota Pontianak menjadi kekuatan untuk memajukan daerah. Ia akan menata sekitar kawasan itu agar ke depan menjadi salah satu ikon Kota Pontianak maupun Kalbar.

Tokoh nasional asal Kalbar, Oesman Sapta Oedang mengatakan, rumah adat Radakng merupakan yang terbesar di dunia.

Gubernur Kalbar Cornelis mengingatkan, rumah Radakng merupakan simbol dari persaudaraan, kebersamaan, gotong royong, serta persaudaraan. "Rumah Radakng, digunakan untuk membahas berbagai persoalan, termasuk masalah hidup sehari-hari," ujar Cornelis.

Ia menegaskan, kondisi keamanan yang sudah terjaga di Kalbar, harus tetap dipertahankan. "Agar masyarakat dunia mau datang ke Kalbar, tentu mereka akan mengeluarkan berbagai biaya di Kalbar. Ini akan mendukung ekonomi daerah," kata Cornelis. Ia juga berharap, perayaan Pekan Gawai Dayak tidak dilakukan secara berlebihan. "Jangan sampai lewat tengah malam," kata dia mengingatkan.

Editor: Nurul Hayat

Sumber: http://kalbar.antaranews.com/berita/...ah-adat-rp20-m

Last edited by bakaneko; July 3rd, 2013 at 05:21 AM.
bakaneko no está en línea   Reply With Quote
Old July 3rd, 2013, 12:32 PM   #2020
bakaneko
Registered User
 
bakaneko's Avatar
 
Join Date: Oct 2005
Location: Palembang
Posts: 2,630
Likes (Received): 739

Pemkot Sosialisasikan Rencana Penataan Pasar Tengah
Pasar Berkonsep Kota Tua sebagai Obyek Wisata



Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus berbenah dalam penataan pasar-pasar untuk memperindah kota dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat, tak terkecuali kawasan Pasar Tengah. Pasar yang sudah cukup lama berdiri ini akan dimulai pembangunannya tahun ini juga atau bertepatan setelah Hari Raya Idul Fitri. Tahap awal pembangunan dimulai di kawasan Jalan Asahan. Untuk itu, Pemkot mensosialisasikan rencana pembangunan ini kepada para pedagang di kawasan tersebut, Selasa (2/7) malam di aula rumah jabatan Walikota Pontianak. Sosialisasi ini dilakukan dalam rangka pembinaan dan pendampingan Pedagang Kaki Lima (PKL) menuju kawasan pasar tengah yang indah, serasi, dan terpelihara arsitektur kotanya.

Menurut Walikota Pontianak, Sutarmidji, penataan ulang PKL ini untuk menjadikan wacana Pasar Tengah dan Pasar Parit Besar menjadi pasar berkonsep kota tua sebagai objek wisata di Kota Pontianak. "Sehingga pedagang dan pemilik toko yang ada di kawasan tersebut saling bersinergi agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial antara kedua belah pihak," ujarnya.

Dia menambahkan, untuk investasi penataan ini Pemkot menganggarkan dana sebesar Rp 5 miliar dari APBD Kota Pontianak, yang akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan dimulai penataan para PKL di Jalan Asahan kemudian disusul para PKL yang berada di belakang Pos Polisi Jalan Tanjung Pura. "Pengerjaan akan dimulai dengan melakukan penancapan tiang penyangga pada malam hari, setelah lebaran Idul Fitri tahun ini," ungkap Midji.

Untuk penataan segmen Jalan Asahan akan menggunakan konsep sheltered pedestrian mall yakni kawasan di mana terdapat jalur pejalan kaki yang dilengkapi kanopi serta berjejer rapi kios-kios PKL disepanjang jalur tersebut tanpa mengganggu aktivitas ruko-ruko yang ada di kawasan itu sehingga memberikan kenyamanan bagi pembeli dan pedagang. Konsep ini merupakan konsep pedestrianisasi dengan menutup akses jalan lalu lintas kendaraan baik pada sebagian jalan maupun keseluruhan segmen jalan. Konsep ini diharapkan dapat menciptakan kawasan atau lingkungan jalur pejalan kaki yang dapat dipergunakan untuk berbagai aktivitas seperti kegiatan berbelanja yang lebih dikenal dengan istilah pedestrian mall. "Dengan konsep ini mendorong orang berjalan kaki dan memberikan keleluasaan serta kenyamanan bagi orang yang berbelanja maupun para pedagang," tukas Midji.

Secara rinci dijelaskannya, konsep penataan ini nantinya lapak para pedagang akan dibuatkan dengan bahan dan kualitas yang baik dengan posisi semula yakni lapak milik pedagang baik di sisi kanan dan kiri jalan tetap menghadap ke jalan. Sedangkan sepanjang Jalan Asahan akan dibuatkan kanopi lebih tinggi di antara ruko-ruko di kawasan tersebut hal ini untuk menghindari kondisi panas dan hujan dan memberikan kenyamanan masyarakat untuk berbelanja. Sedangkan lapak para pedagang juga akan dipasang kanopi yang sama untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. "Setelah dilakukan penataan, Pemkot akan memberikan Surat Penunjukkan Tempat Usaha (SPTU) agar pedagang mendapatkan kepastian dalam berusaha dan menjadi pedagang formal serta bisa mengembangkan usahanya kedepannya," pungkasnya. (jim)

Sumber: http://pontianakkota.go.id/?q=news/p...n-pasar-tengah
bakaneko no está en línea   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Related topics on SkyscraperCity


All times are GMT +2. The time now is 12:50 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.11 Beta 4
Copyright ©2000 - 2018, vBulletin Solutions Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2018 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2018 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

tech management by Sysprosium