daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Politics, Economics, Tourism and Business



Reply

 
Thread Tools
Old August 11th, 2011, 10:33 AM   #1
titus15
Registered User
 
titus15's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 9,530
Likes (Received): 632

SEMARANG: story n history

Trit ini dibuat untuk memfokuskan perbincangan yang berkaitan dengan cerita, sejarah bahkan mitos/dongeng masyarakat kota Semarang tentang kotanya. Tentu ketika kita bicara tentang kota, kita tidak bisa hanya bercerita tentang kota itu saat ini, karena kota itu hidup dan tumbuh dari waktu ke waktu, dan masing-masing waktu mempunyai kaitan dan korelasi mengapa sekarang menjadi seperti yang saat ini kita temui.

Padahal dari sejarah ita bisa tau benyak kenapa kota kita bisa tumbuh seperti saat ini. Misal saja kenapa rob terjadi, apakah semata-mata problem pemanasan global?? Adakah sejarah bisa memberi pencerahan atas yang telah kita lakukan saat ini??

Itulah saya rasa trit sejarah ini sangat penting. Kita mulai dari sejarah kota Semarang, mungkin nanti bisa melebar dengan kota-kota lain disekitarnya (karena kota seperti manusia)pun mampu berinteraksi untuk tumbuh. Dan mungkin kota-kota lain dapat membuat trit semacam ini, sebagai media evaluasi pengembangan kota saat ini dan masa mendatang...

Selamat mengarungi waktu...
__________________
40k...

Last edited by titus15; August 11th, 2011 at 10:51 AM.
titus15 no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old August 11th, 2011, 10:34 AM   #2
titus15
Registered User
 
titus15's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 9,530
Likes (Received): 632

Semarang pada awal mulanya dimana kawasan mulai tumbuh:
__________________
40k...

Last edited by titus15; August 11th, 2011 at 04:06 PM.
titus15 no está en línea   Reply With Quote
Old August 11th, 2011, 10:40 AM   #3
titus15
Registered User
 
titus15's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 9,530
Likes (Received): 632

Peta di atas merupakan peta pertumbuhan kota Semarang dalam kurun tahun 900-1400. Pada masa tersebut Semarang masih merupakan kawasan kerajaan Mataram Hindu/Kuno. Nampak dalam peta tersebut sebagian besar kawasan kota Semarang masih berupa lautan, dengan sebuah teluk yang cukup besar di sekitar kawasan Kaligarang. Di teluk inilah 600 tahun yang lalu dipercaya armada Ceng Ho berlabuh dari serangan badai laut yang dahsyat. Saat ini tempat berlabuhnya Ceng Ho didirikan monumen kelenteng Sam Po Kong.
Tetenger lain yang juga menyatakan kawasan tersebut adalah lautan berupa teluk, adalah sebuah nama di bantaran Kaligarang bernama Bojong Salaman. Bojong ini berarti tanjung dalam bahasa Indonesia.

Tempat penting yang tercatat dalam peta tersebut antara lain adalah Bergota, yaitu sebuah bukit yang terletak tepat di Selatan kawasan tugumuda, yang pada saat itu dipercaya sebagai sebuah kawasan pelabuhan besar pada masanya. Dan sebuah pulau kecil di utara bergota, yang saat ini diperkirakan kawasan mugas.

Seiring perjalanan waktu, dengan besarnya sedimentasi yang terjadi, kawasan Semarang menjadi maju ke laut. Pada masa awal pendudukan Belanda misalnya batas kota dengan laut telah terletak di kawasan kota Lama, dan sekitar tahun 1800an batas perairan sudah dikawasan pelabuhan saat ini.

Pasca kemerdekaan, tepatnya sejak tahun 70an, justru batas perairan seperti mundur kembali ke daratan, hinggga saat ini dirasakan melalui fenomena rob. Lembeknya daratan baru yang tergerus eksploitasi air tanah berlebihan, membuat tanah Semarang yang belum stabil turun, hingga di beberapa tempat dibawah permukaan air laut.

Jadi dari sejarah ini kita bisa banyak bercerita tentang apa dan mengapa...
dan tentang banyak hal lagi, yang pernah diceritakan dan tidak pernah diceritakan...
banyak saya kira yang masih bisa dikorek, karena sejarah tentang Semarang masih banyak yang tertimbun, berbeda dengan sejarah kota-kota lain...
__________________
40k...

Last edited by titus15; August 12th, 2011 at 03:20 AM.
titus15 no está en línea   Reply With Quote
Old August 11th, 2011, 10:45 AM   #4
titus15
Registered User
 
titus15's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 9,530
Likes (Received): 632

Sejarah kota Semarang menurut wikipedia:

Sejarah Semarang berawal kurang lebih pada abad ke-8 M, yaitu daerah pesisir yang bernama Pragota (sekarang menjadi Bergota) dan merupakan bagian dari kerajaan Mataram Kuno. Daerah tersebut pada masa itu merupakan pelabuhan dan di depannya terdapat gugusan pulau-pulau kecil. Akibat pengendapan, yang hingga sekarang masih terus berlangsung, gugusan tersebut sekarang menyatu membentuk daratan. Bagian kota Semarang Bawah yang dikenal sekarang ini dengan demikian dahulu merupakan laut. Pelabuhan tersebut diperkirakan berada di daerah Pasar Bulu sekarang dan memanjang masuk ke Pelabuhan Simongan, tempat armada Laksamana Cheng Ho bersandar pada tahun 1405 M. Di tempat pendaratannya, Laksamana Cheng Ho mendirikan kelenteng dan mesjid yang sampai sekarang masih dikunjungi dan disebut Kelenteng Sam Po Kong (Gedung Batu).

Pada akhir abad ke-15 M ada seseorang ditempatkan oleh Kerajaan Demak, dikenal sebagai Pangeran Made Pandan (Sunan Pandanaran I), untuk menyebarkan agama Islam dari perbukitan Pragota. Dari waktu ke waktu daerah itu semakin subur, dari sela-sela kesuburan itu muncullah pohon asam yang arang (bahasa Jawa: Asem Arang), sehingga memberikan gelar atau nama daerah itu menjadi Semarang.

Sebagai pendiri desa, kemudian menjadi kepala daerah setempat, dengan gelar Kyai Ageng Pandan Arang I. Sepeninggalnya, pimpinan daerah dipegang oleh putranya yang bergelar Pandan Arang II (kelak disebut sebagai Sunan Bayat atau Sunan Pandanaran II atau Sunan Pandanaran Bayat atau Ki Ageng Pandanaran atau Sunan Pandanaran saja). Di bawah pimpinan Pandan Arang II, daerah Semarang semakin menunjukkan pertumbuhannya yang meningkat, sehingga menarik perhatian Sultan Hadiwijaya dari Pajang. Karena persyaratan peningkatan daerah dapat dipenuhi, maka diputuskan untuk menjadikan Semarang setingkat dengan Kabupaten. Pada tanggal 2 Mei 1547 bertepatan dengan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, tanggal 12 rabiul awal tahun 954 H disahkan oleh Sultan Hadiwijaya setelah berkonsultasi dengan Sunan Kalijaga. Tanggal 2 Mei kemudian ditetapkan sebagai hari jadi kota Semarang.

Kemudian pada tahun 1678 Amangkurat II dari Mataram, berjanji kepada VOC untuk memberikan Semarang sebagai pembayaran hutangnya, dia mengklaim daerah Priangan dan pajak dari pelabuhan pesisir sampai hutangnya lunas. Pada tahun 1705 Susuhunan Pakubuwono I menyerahkan Semarang kepada VOC sebagai bagian dari perjanjiannya karena telah dibantu untuk merebut Kartasura. Sejak saat itu Semarang resmi menjadi kota milik VOC dan kemudian Pemerintah Hindia Belanda.
Kantor KPM (Koninklijke Paketvaart Maatschappij) di Semarang (1918-1930)

Pada tahun 1906 dengan Stanblat Nomor 120 tahun 1906 dibentuklah Pemerintah Gemeente. Pemerintah kota besar ini dikepalai oleh seorang Burgemeester (Wali kota). Sistem Pemerintahan ini dipegang oleh orang-orang Belanda berakhir pada tahun 1942 dengan datangya pemerintahan pendudukan Jepang.

Pada masa Jepang terbentuklah pemerintah daerah Semarang yang dikepalai Militer (Shico) dari Jepang. Didampingi oleh dua orang wakil (Fuku Shico) yang masing-masing dari Jepang dan seorang bangsa Indonesia. Tidak lama sesudah kemerdekaan, yaitu tanggal 15 sampai 20 Oktober 1945 terjadilah peristiwa kepahlawanan pemuda-pemuda Semarang yang bertempur melawan balatentara Jepang yang bersikeras tidak bersedia menyerahkan diri kepada Pasukan Republik. Perjuangan ini dikenal dengan nama Pertempuran Lima Hari.

Tahun 1946 Inggris atas nama Sekutu menyerahkan kota Semarang kepada pihak Belanda. Ini terjadi pada tanggal l6 Mei 1946. Tanggal 3 Juni 1946 dengan tipu muslihatnya, pihak Belanda menangkap Mr. Imam Sudjahri, wali kota Semarang sebelum proklamasi kemerdekaan. Selama masa pendudukan Belanda tidak ada pemerintahan daerah kota Semarang. Namun para pejuang di bidang pemerintahan tetap menjalankan pemerintahan di daerah pedalaman atau daerah pengungsian di luar kota sampai dengan bulan Desember 1948. daerah pengungsian berpindah-pindah mulai dari kota Purwodadi, Gubug, Kedungjati, Salatiga, dan akhirnya di Yogyakarta. Pimpinan pemerintahan berturut-turut dipegang oleh R Patah, R.Prawotosudibyo dan Mr Ichsan. Pemerintahan pendudukan Belanda yang dikenal dengan Recomba berusaha membentuk kembali pemerintahan Gemeente seperti di masa kolonial dulu di bawah pimpinan R Slamet Tirtosubroto. Hal itu tidak berhasil, karena dalam masa pemulihan kedaulatan harus menyerahkan kepada Komandan KMKB Semarang pada bulan Februari 1950. tanggal I April 1950 Mayor Suhardi, Komandan KMKB. menyerahkan kepemimpinan pemerintah daerah Semarang kepada Mr Koesoedibyono, seorang pegawai tinggi Kementerian Dalam Negeri di Yogyakarta. Ia menyusun kembali aparat pemerintahan guna memperlancar jalannya pemerintahan.

http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Semarang#Sejarah
__________________
40k...
titus15 no está en línea   Reply With Quote
Old August 11th, 2011, 10:49 AM   #5
titus15
Registered User
 
titus15's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 9,530
Likes (Received): 632

Masih banyak cerita tentang semarang yang bisa kita eksplore disini, misalnya:

Tentang gedung papak
tentang oei tiong ham (raja gula)
tentang raden saleh
tentang koloniale tentoon steling
tentang kereta api pertama di Indonesia stasiun gudang
tentang mr Tasripin
tentang Matahari
tentang kisah para bencong, dari Berok-taman kb-kampungkali hingga kembali di berok lagi
tentang suster ngesot
tentang sejarah loenpia
tentang pecinan
tentang bandeng presto
tentang jamu jago
tentang toko luwak
tentang mikrolet dan datsu
tentang PRPP
tentang terminal bubaan
dan lain-lain yang masih banyak lagi...

Tidak harus sejarah puluhan atau ratusan tahun lalu, sejarah Tukul Arwana pun bisa dibagi di trit ini...
__________________
40k...
titus15 no está en línea   Reply With Quote
Old August 11th, 2011, 10:54 AM   #6
Blue_Sky
Moderator
 
Blue_Sky's Avatar
 
Join Date: Jul 2005
Posts: 9,505
Likes (Received): 361

SUB-Section ini didedikasikan untuk pictures
Untuk pembahasan thread ini tentang story and history lebih berkaitan dengan ekonomi, sosiologi dan pariwisata. Oleh karena itu saya pindahkan ke SUB-Section WARTEG saja.


Cheers,

Blue_Sky no está en línea   Reply With Quote
Old August 11th, 2011, 10:57 AM   #7
castle_92
Registered User
 
castle_92's Avatar
 
Join Date: Mar 2009
Location: Metro Semarang
Posts: 3,092
Likes (Received): 51

Selamat buat thread barunya

Sebagian cerita sejarah udah pernah dibahas di thread sebelah.....Apa di copas ke sini mas titus....
castle_92 está en línea ahora   Reply With Quote
Old August 11th, 2011, 11:01 AM   #8
titus15
Registered User
 
titus15's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 9,530
Likes (Received): 632

tq.. om Momod...

Pelan-pelan ya mas Castle... kita boyongan satu persatu yang pernah dibahas... bantuin ya...
__________________
40k...
titus15 no está en línea   Reply With Quote
Old August 11th, 2011, 11:18 AM   #9
KPA
Joglosemar
 
KPA's Avatar
 
Join Date: Feb 2011
Posts: 1,798
Likes (Received): 146

Congrat new Thread.
KPA no está en línea   Reply With Quote
Old August 11th, 2011, 11:19 AM   #10
ssphila
Kiasu, R U ?
 
ssphila's Avatar
 
Join Date: Jan 2010
Posts: 8,898

Quote:
Originally Posted by titus15 View Post
Masih banyak cerita tentang semarang yang bisa kita eksplore disini, misalnya:

Tentang gedung papak
tentang oei tiong ham (raja gula)
tentang raden saleh
tentang koloniale tentoon steling
tentang kereta api pertama di Indonesia stasiun gudang
tentang mr Tasripin
tentang Matahari
tentang kisah para bencong, dari Berok-taman kb-kampungkali hingga kembali di berok lagi
tentang suster ngesot
tentang sejarah loenpia
tentang pecinan
tentang bandeng presto
tentang jamu jago
tentang toko luwak
tentang mikrolet dan datsu
tentang PRPP
tentang terminal bubaan
dan lain-lain yang masih banyak lagi...

Tidak harus sejarah puluhan atau ratusan tahun lalu, sejarah Tukul Arwana pun bisa dibagi di trit ini...
WAHHH smakin gayeng ngalor-ngidul ngetan-ngulon Semarangan.

CONGRATS BUAT TRITe Semarang pancen Gayeng tenan!
__________________

mung abang2lambe




Simply SKIP ►►

ssphila no está en línea   Reply With Quote
Old August 11th, 2011, 11:28 AM   #11
sembilanbelas
memilih tidak memilih
 
sembilanbelas's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: indONEsia
Posts: 7,337

__________________
Masa' sih harus nunggu mati hanya untuk bisa berhenti merokok?
MEROKOK MEMBUNUHMU!
sembilanbelas está en línea ahora   Reply With Quote
Old August 11th, 2011, 03:20 PM   #12
titus15
Registered User
 
titus15's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 9,530
Likes (Received): 632

Kita mulai dengan membahas ini saja dulu.

Pertama mungkin awalnya otak atik gatuk. Secara tidak sengaja iseng2 menemukan fenomena aneh dari foto MAJT di trit nusantara Semarang Harmonious blending the cultures part 4. Di foto itu terlihat kalo ternyata MAJT, Masjid Kauman dan Vihara Mahavira ternyata terletak dalam satu poros lurus.



Kemudian dari penasaran saya itu, waktu main di Googlearth iseng2 saja saya hubungkan ketiga titik itu, memang sangat nyaris dalam satu poros lurus, jikapun meleset, maka melesetnya hanya dalam hitungan meter.

Asyiknya kemudia baru terasa disini. Dari foto udara yang ada, terlihat bahwa garis tersebut terhubung dengan sisi barat masing-masing masjid, alias tempat mimbar/imam. Ini unik, karena setiap masjid pasti menghadap Ka’bah, pasti kedua masjid ini (plus vihara Mahavira, yang termasuk salah satu Vihara terbesar di Jateng) secara otomatis juga seporos ke Ka’bah. Lalu secara iseng saja saya luruskan garis itu dengan fasilitas ruler di Googlearth, senyatanya memang seporos menuju Ka’bah. (sebut saja ini poros pertama temuan saya.

Lalu ketika saya kembali ke foto udara kota Semarang, saya melihat sebuah garis lain, yang hampir segaris dengan poros pertama. Garis itu adalah bentangan jalan antara jl Majapahit-perempatan Bangkong-Jl A Yani- simpanglima-jl pandanaran-tugumuda –jl Mgr Soegiyapranata. Jalur ini adalah salah satu koridor utama masuk Semarang dari barat ke timur kota. Ketika ruler poros pertama saya geser (dengan mempertahankan poros di Ka’bah) senyatanya garis tersebut memang searah menuju Ka’bah. Bererti saya menemukan 2 poros besar di kota Semarang yang mengarah ke Ka’bah.



Kemudian permainan menjadi semakin mengasyikkan dengan mencari poros-poros lain. Poros yang selanjutnya saya anggap unik adalah poros runway bandara Ahmad Yani yang hampir sejajar pula dengan kedua poros sebelumnya. Bandara ini menurut saya merupakan site unik, karena keberadaannya dari udara selalu menciptakan konfigurasi-konfigurasi unik jika dilihat dari atas, sekaligus seperti membentuk pola-pola kosmis...

Perbedaan sekian derajat dengan jarak ribuan kilometer tentu saja membawa perbedaan jarak yang cukup signifikan. Dari sudut yang sedikit bergesar dari poros pertama dan kedua saya perkirakan, bisa saja poros bandara A Yani ini akan mengarah ke daerah-daerah lain di Timur Tengah, pusat peradaban agama-agama besar yang ada saat ini. Karena sudutnya agak lebih ke utara, maka saya kira akan mengarah ke daerah Israel, mungkin di Jerusalem.

Ternyata meleset. Wah jadi kurang fenomenal pikir saya. Lalu permainan jadi kurang asyik lagi. Tapi daya iseng2 tidak berhenti begitu saja. Dengan semangat iseng yang tersisa saya mencoba berspekulasi kemana arah poros runway ini. Ternyata segaris lurus dengan kawasan eropa. Saya geser2 ternyata mendekati italia, dan saat berporos di kota Roma, tertulis juga diantaranya penamaan tempat Tahta Suci Vatikan. Iseng saya langsung saya letakkan ruler di atas foto udar Basilica Santo Petrus, Gereja tempat Paus bertahta, dan menyampaikan khotbah natal dan Paskah setiap tahunnya. Istimewanya adalah. Garis searah runway bandara A Yani tersebut tepat membelah lapangan/alun-alun lapangan Basilica Santo Petrus kearah Balkon gereja tersebut. Tempat Sri Paus memimpin missa.



(sebetulnya, dengan tipisnya perbandingan derajat dan jarak sebetulnya seluruh pulau jawa kalo hbungkan dengan Basilica St Petrus sebagian besar pasti melintasi alun2 gereja tersebut, namun runway A Yani tetap istimewa, karena arahnya memang benar2 segaris/ searah. saya belum cek kota2 klain adakah jalan atau runway yang searah seperti ini)

Menjadi luar biasa sekali fenomena yang menempatkan Semarang ternyata memiliki poros-poros yang mengarah pada simbol2 peradaban klasik manusia yaitu agama.
Apakah ini sengaja diciptakan atau tidak saya kurang paham, namunketika saya memosting ini dalam sebuah group diskusi di facebook ada komentar dari salah satu member sebagai berikut:

“...kalo g salah kan, semarang tata kota awalnya org Belanda ya...dan kbtulan skali arsitek2 Belanda itu anggota klmpok rahasia Freemasonry/Vritsmeselaarij..sbh perkumpulan kebatinan yg ingin memadukan smua agama, krn motonya : tidak ada agama yg lbh tinggi dr kebenaran...nah oleh kaum agama (baik kristen, islam)...klmpok freemason ini dianggap anti tuhan ataw anti kristus...krn memperkenalkan smbol2 keruhanian dluar kitab2 suci yg ada...jdi pembuatan poros itu kemngkinan adalah sbuah unifikasi sentrum spritual mrk sbg klompok unitarian (penyatuan agama) atau new age.

tapi ada jg prinsip penataan/penempatan bangunan yg berdasarkan peta magnetik planet bumi...jadi mrk tahu ada titik2 magnetik bumi, tetapi malah membuat bangunan dgn prinsip magnetic grid yg dibalik. Contoh : pembangunan burj el dubai, krn dibangun pada titik terntu dgn prinsip magnetic grid terbalik, kini sktar kwasan trsbt jdi berkabut...”
Nah bisa makin seru diskusinya kalo terus dikaitkan dengan kelompok ini: Freemasonry/Vritsmeselaarij, sebuah kelompok yang dulu saat di Semarang bermarkas di Gedung Setan (daerah perempatan Pindrikan)



Tokoh nasional terkemuka yang masuk dalam aliran ini antara lain seniman besar Raden Saleh asal Semarang. Konon beberapa raja Surakarta dan Yogyakarta ada juga yang masuk dalam aliran ini (saya kurang tahu persisnya)...

Nah... mari bermain-main lagi, cari tau sejarah tata kota kita yang unik, bisa alami, bisa juga penuh intrik, dan penuh permainan simbol...
__________________
40k...

Last edited by titus15; August 11th, 2011 at 03:34 PM.
titus15 no está en línea   Reply With Quote
Old August 12th, 2011, 02:32 AM   #13
eurico
Registered User
 
Join Date: Nov 2006
Posts: 20,068
Likes (Received): 1623

tret yang sangat menarik monggo dilanjutkan, saya baru lihat petanya Semarang jaman dahulu, dulu waktu ke Gedung Batu binggung katanya Sam Po Kong mendarat di Semarang di daerah situ lha kok mendaratnya di tengah kota hehehe ternyata dulunya Semarang Bawah itu lautan.
eurico está en línea ahora   Reply With Quote
Old August 12th, 2011, 03:47 AM   #14
ssphila
Kiasu, R U ?
 
ssphila's Avatar
 
Join Date: Jan 2010
Posts: 8,898

Kata simbah saya, dulu asalnya laut... mbesok kembali jadi laut....

Sejarahnya kapan Semarang ini mulai rob ? sejak jaman londo atau majapahit ? Atau sejak reklamasi pertama ? Dan awal reklamasi ini alami atau sudah sperti saat ini sengaja ? Padal jaman dulu belum ada dump truck.... :P
__________________

mung abang2lambe




Simply SKIP ►►

ssphila no está en línea   Reply With Quote
Old August 12th, 2011, 03:50 AM   #15
titus15
Registered User
 
titus15's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 9,530
Likes (Received): 632

kemungkinan sejak Londo memindahkan pusat kota ke kawasan Candi. Kalo tidak salah alasannya adalah kualitas lingkungan di daerah bawah mulai memburuk, antara lain aliran kali tidak lagi lancar, artinya air laut mulai masuk ke darat lewat sungai, dan sungai jadi genangan air, bukan aliran air... CMIIW...
__________________
40k...
titus15 no está en línea   Reply With Quote
Old August 12th, 2011, 04:04 AM   #16
ssphila
Kiasu, R U ?
 
ssphila's Avatar
 
Join Date: Jan 2010
Posts: 8,898

Ya sy pernah liat foto banjir jaman londo, lupa dimana. Tp entah itu ada pengaruh dari rob, sy gak ngerti juga.

Kl jaman londo yg pakarnya bikin dam, Semarang masih kena rob & banjir... trus jaminan apa ya kira2 Smg bisa bebas rob. Yakin gak yakin kl rob bakal musnah dari bumi Smg ini. Mungkin cuma mengurangi saja ?
__________________

mung abang2lambe




Simply SKIP ►►

ssphila no está en línea   Reply With Quote
Old August 12th, 2011, 04:06 AM   #17
titus15
Registered User
 
titus15's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 9,530
Likes (Received): 632

ada di fb nya waduk Jatibarang mungkin...

sumber
Belanda bikin Dam untuk memperluas daratan, buakan mencegah banjir??
__________________
40k...
titus15 no está en línea   Reply With Quote
Old August 12th, 2011, 12:22 PM   #18
titus15
Registered User
 
titus15's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 9,530
Likes (Received): 632

Jalan Pemuda semarang, dulu namanya bojong, ejaan lamanya bodjong, dipisah jadi bod jong. Dalam bahasa belanda (di google translate), artinya menawarkan muda...

Tapi ada teman (anastasia dwirahmi) cerita juga:
"bodjong itu dari boot jungen. Dulu, jalan pemuda itu satu2nya jalan yang (sudah) diaspal, jadi sinyo2 Belanda suka pada main sepatu roda disana. Nah karena sepatu roda itu modelnya agak tinggi makanya sama orang Indonesia disebut sepatu boot. Dan jungen itu = anak muda. Jadi anak muda bersepatu boot "

Dalam bahasa Indonesia, Bojong artinya tanjung. Kurang tahu apa hubungannya dengan tanjung. Kalo Bojong Salaman, di tepi Banjir kanal dulu memang sepertinya Tanjung dari teluk Semarang. Tapi Bojong jalan Pemuda ini sepertinya hubungannya erat sama anak muda... Nah... Anak Muda Semarang... saatnya bangkit...!!! dan Jl Pemuda dan Pemuda Semarang wajib hukumnya manawarkan sesuatu yang baru buat kotanya...
__________________
40k...
titus15 no está en línea   Reply With Quote
Old August 12th, 2011, 01:40 PM   #19
ssphila
Kiasu, R U ?
 
ssphila's Avatar
 
Join Date: Jan 2010
Posts: 8,898

Kira2 sama gak ya dgn bojong yg di Bandung ? Karena disana juga ada banyak nama daerah pake nama Bojong.... Loak/kaler/Gede

Kalau dr yahoo answer :

"Bojong artinya dengan tanjung bagi masyarakat Sunda"

"Sebanyak 14 tempat menggunakan kata tanjung, seperti: Babakantanjung,
Bojongtanjung, Curugtanjung, dst. Ada 96 tempat yang memakai kata
ranca, seperti: Rancabadak, Rancabango, Rancabaraya, dst. Sedikitnya
ada 80 nama tempat memakai kata bojong, seperti: Bojong, Bobojong,
Bojongasem, dst. Serta ada beberapa nama geografi yang berciri bumi
berair, tetapi sedikit dipakai, seperti: ancol yang artinya tanjung
atau bojong (Ancol), empang artinya situ (Empangbagus, Empangpojok),
rawa artinya situ (Rawapojok, Rawatengah), beber artinya air atau
sungai yang lajunya sedikit tertahan karena kontur lahannya sedikit
meninggi (Cibeber), teluk artinya bagian air yang menjorok ke darat
(Telukbuyung), bantar artinya bagian sungai yang dangkal dan rata
(Bantargedang, Bantarsari), dan dano artinya situ (Dano, Babakandano).

Melihat penjelasan di atas, maka arti BOJONG adalah Tanjung (tanah yang menjorok ke laut/sungai)"

Kalau saya juga lebih condong ke "Jong" yg artinya "Muda" (just guessing)
__________________

mung abang2lambe




Simply SKIP ►►

ssphila no está en línea   Reply With Quote
Old August 12th, 2011, 02:40 PM   #20
titus15
Registered User
 
titus15's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 9,530
Likes (Received): 632

jadi poin unik dalam sejarah Semarang ya mas...??
__________________
40k...
titus15 no está en línea   Reply With Quote


Reply

Tags
history, semarang

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 10:54 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu