search the site
 daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Airports and Aviation



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old September 13th, 2017, 01:13 PM   #441
blue_eyes
Registered User
 
Join Date: Aug 2014
Posts: 309
Likes (Received): 55

Quote:
Originally Posted by Gomez 26 View Post
denger2 akses bandara yg baru akan segera dikerjakan oleh pemkab
wahhh.. setuju banget kalau disegerakan pengerjaan jalan tembus ke JBB semoga double way masing-masing 2 jalur menghindari macet (untuk jangka panjang 5-10 th kedepan), kalau sekarang mah masih sedikit banget yg lalu-lalang msih lancar jaya (kalau sdh d bangun jln tembus tsb) ... smg cepat direalisasikan...
blue_eyes no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
Old September 13th, 2017, 01:41 PM   #442
blue_eyes
Registered User
 
Join Date: Aug 2014
Posts: 309
Likes (Received): 55

Quote:
Originally Posted by cakwaone View Post
Denger dari siapa mbak gomez?
oh iya d3nger dr siapa yaa.. mbk gomez... sy coba cari LPSE Kab. Jember mash blm ada penawaran tender... ataukah di anggarkan th 2018... berbarengan dg di mulai pengembangan JBB oleh Menhub.... mungkin kali yeee.... #semoga...
blue_eyes no está en línea   Reply With Quote
Old September 13th, 2017, 04:54 PM   #443
Musleh
Bos Rongsokan
 
Musleh's Avatar
 
Join Date: Jul 2017
Location: J B R
Posts: 155
Likes (Received): 45

Quote:
Originally Posted by Gomez 26 View Post
denger2 akses bandara yg baru akan segera dikerjakan oleh pemkab
temenan ta? endi link berita e lur? awas hoax
Musleh no está en línea   Reply With Quote
Old September 13th, 2017, 05:17 PM   #444
Andy Liany
Rokok an dulu. .
 
Andy Liany's Avatar
 
Join Date: Nov 2013
Location: JEMBER
Posts: 2,117

Quote:
Originally Posted by Gomez 26 View Post
denger2 akses bandara yg baru akan segera dikerjakan oleh pemkab
Dimohon mbak gomez jika ingin menyampaikan informasi harus disertai info valid maupun link berita atau sumber dan foto agar tidak timbul hoax. maaf jika tidak berkenan
monggo berforum yg baik bijak dan cerdas
Andy Liany no está en línea   Reply With Quote
Old September 14th, 2017, 01:03 AM   #445
blue_eyes
Registered User
 
Join Date: Aug 2014
Posts: 309
Likes (Received): 55

Quote:
Originally Posted by Musleh View Post
temenan ta? endi link berita e lur? awas hoax
bisa jadi bang... bisa juga pembangunan jalan tembusnya JBB tidak di ekspos ke media karena masuk pada RPJMD 2016-2021... CMIIW
blue_eyes no está en línea   Reply With Quote
Old September 14th, 2017, 01:16 AM   #446
blue_eyes
Registered User
 
Join Date: Aug 2014
Posts: 309
Likes (Received): 55

Quote:
Originally Posted by Andy Liany View Post
Dimohon mbak gomez jika ingin menyampaikan informasi harus disertai info valid maupun link berita atau sumber dan foto agar tidak timbul hoax. maaf jika tidak berkenan
monggo berforum yg baik bijak dan cerdas
disamping sudah masuk pada RPJMD 2016-2021, mungkin sebagai cluenya pembangunan jalan tembus bandara Notohadinegoro Jember (JBB) sebagai berikut;

...............

"Kalau di kota kabupaten seperti Jember namanya memang embarkasi antara. Program pembangunan jalan menuju bandara ada dua kilometer, dengan lebar tiga meter. Targetnya, lebarnya 12 meter sepanjang dua kilometer," kata Faida.

...............

sumber: beritajtim.com




dan,


...............

"Jembatan hanya tiga, yakni di Kluncing, Kecamatan Kencong, yang sering jebol, Jembatan Busur di Rowotamtu, dan jembatan akses Bandara Notohadinegoro, dengan nilai Rp 20 miliar. Khusus untuk jalan kurang lebih Rp 120 miliar untuk 120 kilometer peningkatan dan 30 kilometer pemeliharaan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Rasyid Zakaria.

..............

sumber: beritajatim.com


semoga cepat terealisasi pembangunan jalan tembus ke Bandara Notohadinegoro Jember (JBB) seiring dengan pengembangan JBB yang akan dilaksanakan pada tahun 2018-2019 oleh Kememnterian Perhubungan...

Last edited by blue_eyes; September 14th, 2017 at 01:29 AM.
blue_eyes no está en línea   Reply With Quote
Old September 14th, 2017, 09:56 AM   #447
Andy Liany
Rokok an dulu. .
 
Andy Liany's Avatar
 
Join Date: Nov 2013
Location: JEMBER
Posts: 2,117

Quote:
Originally Posted by blue_eyes View Post
disamping sudah masuk pada RPJMD 2016-2021, mungkin sebagai cluenya pembangunan jalan tembus bandara Notohadinegoro Jember (JBB) sebagai berikut;

...............

"Kalau di kota kabupaten seperti Jember namanya memang embarkasi antara. Program pembangunan jalan menuju bandara ada dua kilometer, dengan lebar tiga meter. Targetnya, lebarnya 12 meter sepanjang dua kilometer," kata Faida.

...............

sumber: beritajtim.com




dan,


...............

"Jembatan hanya tiga, yakni di Kluncing, Kecamatan Kencong, yang sering jebol, Jembatan Busur di Rowotamtu, dan jembatan akses Bandara Notohadinegoro, dengan nilai Rp 20 miliar. Khusus untuk jalan kurang lebih Rp 120 miliar untuk 120 kilometer peningkatan dan 30 kilometer pemeliharaan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Rasyid Zakaria.

..............

sumber: beritajatim.com


semoga cepat terealisasi pembangunan jalan tembus ke Bandara Notohadinegoro Jember (JBB) seiring dengan pengembangan JBB yang akan dilaksanakan pada tahun 2018-2019 oleh Kememnterian Perhubungan...
Nice info bung blu_eyes beserta pemaparannya

Iya kemaren sy sekilas baca berita RPJMD 2016-2021 yg sdh direvisi sdh di tanda tangani oleh bupati. Beritanya ada di www.jemberkab.go.id
Andy Liany no está en línea   Reply With Quote
Old September 14th, 2017, 10:15 AM   #448
Andy Liany
Rokok an dulu. .
 
Andy Liany's Avatar
 
Join Date: Nov 2013
Location: JEMBER
Posts: 2,117

Komisi D DPRD Jatim Pesimis Pengembangan Bandara Jember Bisa Masuk APBN 2018

Quote:
Komisi D DPRD Propinsi Jawa Timur pesimis, pengembangan Bandara Notohadinegoro Jember bisa teranggarkan dalam APBN 2018. Sebab dari hasil komunikasi dengan Kementerian Perhubungan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, dan menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten.

Sekretaris Komisi D DPRD Jatim Ahmad Hadinuddin ketika dihubungi melalui telefon selularnya menjelaskan, beberapa waktu lalu Komisi D melakukan komunikasi dengan Kementerian Perhubungan, untuk membahas rencana pengembangan Bandara-Bandara di Jawa Timur.

dirinya lanjut Hadi, kemudian mempertanyakan rencana pengembangan Bandara Notohadinegoro Jember secara spesifik. Ternyata ada 3 hal mendasar yang harus diselesaikan setidaknya sebelum bulan Oktober, agar bisa masuk dalam Pembahasan APBD 2018 awal. Diantaranya rekomendasi-rekomendasi dari Bupati, Gubernur dan Kementerian terkait, kajian akademis dan pembebasan lahan.

Yang paling sulit menurut Hadi terkait pembebasan lahan, dimana untuk membuat panjang Runway minimal 2200 meter, diperkirakan tidak hanya akan memakai lahan PTPN 12, tetapi juga lahan milik warga. Apalagi jika ternyata dalam P-APBD Jember yang saat ini dibahas, tidak muncul anggaran pembebasan lahan, tentu waktu yang tersisa tidak akan cukup.

Lebih jauh Hadi menjelaskan, selain berkomunikasi dengan Kementerian Perhubungan, Komisi D juga bertanya kepada Dinas Perhubungan Jawa Timur, sejauh mana hasil koordinasi dengan Pemkab Jember. Ternyata Dishub Propinsi Jawa Timur baru sekali membicarakan persoalan ini dengan Pemkab Jember.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke Jember beberapa waktu lalu, menyatakan siap menggelontorkan anggaran senilai 370 Milyar Rupiah, untuk pengembangan Bandara Notohadinegoro Jember.
http://www.kissfmjember.com/2017/09/...apbn-2018.html

Andy Liany no está en línea   Reply With Quote
Old September 14th, 2017, 05:37 PM   #449
Musleh
Bos Rongsokan
 
Musleh's Avatar
 
Join Date: Jul 2017
Location: J B R
Posts: 155
Likes (Received): 45

Quote:
Originally Posted by Andy Liany View Post
Komisi D DPRD Jatim Pesimis Pengembangan Bandara Jember Bisa Masuk APBN 2018



http://www.kissfmjember.com/2017/09/...apbn-2018.html

Mugo ae lur gak menelan pil pahit. Berdoa terus dikek i kelancaran. Optimis lur
Musleh no está en línea   Reply With Quote
Old September 14th, 2017, 05:47 PM   #450
blue_eyes
Registered User
 
Join Date: Aug 2014
Posts: 309
Likes (Received): 55

Quote:
Originally Posted by Andy Liany View Post
Komisi D DPRD Jatim Pesimis Pengembangan Bandara Jember Bisa Masuk APBN 2018



http://www.kissfmjember.com/2017/09/...apbn-2018.html

hhhmmm... gmn kelanjutan pembahasan status tanah bandara JBB oleh Kementrian BUMN, PTPN XII, dan AP... #semoga Pemkab lebih agresif lagi dlm pembahasan status tanah JBB... pembebasan tanah merupakan kunci untuk land clearing untuk menambah panjang runway dari 1.705m x 30m menjadi 2.250m x 45m... bisa jadi juga land clearing dan pengembangan terminal tetep jalan (dikerjakan terlebih dahuli) sambil menunggu hasil pembahasan tanah JBB untuk perpanjangan runway... #hope ...
blue_eyes no está en línea   Reply With Quote
Old September 14th, 2017, 05:55 PM   #451
blue_eyes
Registered User
 
Join Date: Aug 2014
Posts: 309
Likes (Received): 55

Quote:
Originally Posted by Musleh View Post
Mugo ae lur gak menelan pil pahit. Berdoa terus dikek i kelancaran. Optimis lur
mugo2 di permudah segala urusannya untuk pengembangan JBB.. cz JBB mau di gunakan untuk ibadah Umroh dan embarkasi haji antara... #semoga dilapangkan jalannya serta di permudah segala urusannya terkait pengembangan JBB.... aamiin YRA : angel:

#semangat untuk JBB yang lebih baik lagi...
blue_eyes no está en línea   Reply With Quote
Old September 15th, 2017, 03:27 PM   #452
blue_eyes
Registered User
 
Join Date: Aug 2014
Posts: 309
Likes (Received): 55

Dishub Jember Hapus Anggaran Peningkatan Status Bandara Rp 5,9 M


Jember (beritajatim.com) - APBD Kabupaten Jember 2017 menganggarkan Rp 5,93 miliar untuk program peningkatan status Bandara Notohadinegoro. Program ini berupa pembangunan sarana dan prasarana bandara. Namun dalam Perubahan APBD 2017, anggaran ini dihapuskan, karena tak bisa dilaksanakan menyusul persoalan status tanah bandara.

Sementara itu, program operasional dan pemeliharaan bandara mendapat alokasi tambahan anggaran dalam Perubahan APBD 2017, dari Rp 2,075 miliar menjadi Rp 4,27 miliar. Program ini terdiri atas operasional bandara yang dianggarkan Rp 2,678 miliar dalam Perubahan APBD dan pemeliharaan bandara yang dianggarkan Rp 1,591 miliar.

Kepala Dinas Perhubungan Jember Isman Sutomo mengatakan, masalah kebijakan lahan bukanlah ranahnya. "Itu kebijakan bupati," katanya. Status tanah ini tengah dibicarakan dengan Kementerian BUMN, karena Bandara Notohadinegoro memang berada di wilayah hak guna usaha PT Perkebunan Nusantara XII.

Isman sendiri saat ini tengah berkonsentrasi membuka jalur penerbangan dari Jember ke Bali. "Sekarang kami sedang dalam proses. Mudah-mudahan secepatnya," katanya.

Presiden Joko Widodo menjanjikan pengembangan Bandara Notohadinegoro pada 2018. Rencananya, pemerintah pusat akan menggelontorkan anggaran Rp 350-400 miliar. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, perpanjangan landasan pacu Bandara Notohadinegoro di Kabupaten Jember akan dimulai pada awal 2018. Dengan perpanjangan landasan pacu dari 1.200 meter menjadi 2.400 meter tersebut, Kabupaten Jember setidaknya bisa menjadi embarkasi antara untuk kepentingan ibadah haji.

Sementara itu sebelumnya Bupati Faida mengatakan rencana induk pengembangan Bandara Notohadinegoro segera dituntaskan. "Masterplan akan kami tuntaskan pada Desember ini mengikuti segala macam perubahan, mengimbangi keputusan Bapak Presiden kita," katanya. [wir/kun]

sumber: beritajatim.com

------------------------

lagi-lagi masalah pembebasan lahan pengembangan bandara Notohadinegoro Jember yang belum kelar dan setratusnya masih menggantung... #semoga diberi kemudahan dan kelancaran terkait usaha-usaha yang dilakukan Pemkab tentang pengembangan JBB serta pembebasan tanah pengembanagan JBB...

ditunggu juga penambahan flight baru dari JBB-DPS... semoga cepat terealisasi dan JBB lebih berkembang lagi.... #hope

#semangat untuk JBB lebih baik lagi...
blue_eyes no está en línea   Reply With Quote
Old September 15th, 2017, 05:43 PM   #453
blue_eyes
Registered User
 
Join Date: Aug 2014
Posts: 309
Likes (Received): 55

Ahmad Hadinuddin : Bandara Notohadinegoro Tak Cukup Jadi Embarkasi Haji


Jember hari Ini – Harapan menjadikan Bandara Notohadinegoro Jember sebagai embarkasi haji antara, dinilai tidak ada nilai ekonomisnya karena hanya digunakan saat musim haji.

Hal itu terungkap dalam pertemuan Dirjen Perhubungan Udara yang disampaikan Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, Ahmad Hadinuddin. Agar pengembangan Bandara Notohadinegoro bernilai ekonomis selain digunakan untuk embarkasi haji antara, juga harus digunakan untuk keperluan komersil seperti bandara yang lain. Masalahnya, kata politisi Partai Gerindra itu, Dirjen Perhubungan juga berpikir jika keberadaan Bandara Notohadinegoro Jember tumpang tindih dengan Bandara Banyuwangi.

Saat ini, Bandara Banyuwangi sudah membuka jalur penerbangan ke beberapa kota, termasuk untuk tujuan Jakarta yang target penumpang juga berasal dari Kabupaten Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi.

Diberitakan sebelumnya, penganggaran pengembangan Bandara Notohadinegoro oleh pemerintah pusat yang dijanjikan Presiden Joko Widodo terkendala pembebasan lahan milik PTPN 12 dan lahan milik masyarakat yang menjadi kewajiban pemerintah daerah. (Fathul)

sumber: prosalinaradio.com


Bener juga seperti di ungkapkan Dirjend. Hubud. yang dikutip oleh Ahmad Hadinuddin... Bandara Notohadinegoro Jember apabila ingin lebih manju lagi tidak cuma untuk embarkasi haji antara dan umroh tapi untuk pariwisata juga atau hal lain yang membuat Jember unik serta bikin orang tertarik datang dan betah berlama-lama di Jember.... buatlah kalender event2 pariwisata atau apa saja sepanjang tahun (sekiranya bisa... ngadakan event2 unik nasional/internasional setiap 2 atau 3 bulan sekali di Jember yang sekiranya dapat menyedot banyak wisman dan lokal datang berkunjung) ditunggu nih... kreator2 muda Jember atas sumbangsihnya terhadap kemajuan pariwisata Jember... tentunya dengan dukungan Pemkab. Jember beserta jajarannya.... #Hope

bisa jadi JBB akan tumpang tindih dengan BWX karena pangsa pasarnya sama yaitu sedaerah tapalkuda dan dikemudian hari bisa jadi juga JBB akan direct flight untuk tujuan Jakarta dan kota-kota lainnya (karena warga Jember juga membutuhkan, untuk memangkas waktu tempuh perjalanannya)... dan hal tsb tdk akan tumpang tindih apabila saling menunjang satu sama lain, saling menguatkan satu sama lain... saling bersinergi satu sama lain... untuk mendorong serta menumbuhkembangkan daerah perekonomian baru diwilayah timur Jawa Timur.... yaitu daerah tapal kuda.... (cuma pemikiran orang awam saja CMIIW)


#semangat untuk JBB lebih baik lagi...

Last edited by blue_eyes; September 15th, 2017 at 05:57 PM.
blue_eyes no está en línea   Reply With Quote
Old September 15th, 2017, 07:33 PM   #454
Musleh
Bos Rongsokan
 
Musleh's Avatar
 
Join Date: Jul 2017
Location: J B R
Posts: 155
Likes (Received): 45

nek jare q bukan soal tumpang tindih lur. setiap daerah duwe pasar masing2. hanya saja pemkab mbangun bandara keliru diawal sakjane kudu duwe lahan dewe!!!
trus soal event pariwisata jember oke punya kok. internasional punya.
pendidikan juga oke.
industri bonbin juga oke,
pertanian kita juga oke masuk pasar internasional edamame kopi kakao tembakau.
Apa yg bikin anda ragu lur @blue_eyes??
awakmu bicara logika awam yo, strategis endi posisi bandara Jember karo bandara tetangga sebelah? nek wong awam yo muni Bandara Jember soale tengah2
Musleh no está en línea   Reply With Quote
Old September 16th, 2017, 01:18 AM   #455
blue_eyes
Registered User
 
Join Date: Aug 2014
Posts: 309
Likes (Received): 55

Quote:
Originally Posted by Musleh View Post
nek jare q bukan soal tumpang tindih lur. setiap daerah duwe pasar masing2......

Apa yg bikin anda ragu lur @blue_eyes??
awakmu bicara logika awam yo, strategis endi posisi bandara Jember karo bandara tetangga sebelah? nek wong awam yo muni Bandara Jember soale tengah2
hehehhe... aahhhhh... kang @Musleh serius amat siiihh santai ae kang.....xixixi itu tadi saya cuma menggarisbawahi persepsi kegamangan Dirjend.Hubud yg di kutip Ahmad Hadinuddin... karena daerahnya berdekatan juga dg pangsa pasar yg relatif sama juga... , kalau kang @Musleh nanya sy ragu atau tidak? Sy jawab tidak pernah ragu dengan sesuatu yg betul2 diperjuangkan.... kalau masalah okupasi penumpang di JBB sy kira masih ok dan tidak perlu khawatir sama sekali (karena kemarin sy nyicipi naik Wings Air, dg 2x flight sj okupasi masih ok banget di JBB) tinggal sosialisasi yg gencar saja dari Pemkab Jember sampai di seluruh pojok kampung Kab. Jember dan Kabupaten tetangga yg berdekatan... #supaya nambah lagi flight baru kalau bisa sampai 3x sehari dan kasih treatment khusus untuk mendongkrak okupasi tetap penuh di JBB sy kira sdh beres tentang okupasi di JBB...

Last edited by blue_eyes; September 16th, 2017 at 01:32 AM.
blue_eyes no está en línea   Reply With Quote
Old September 16th, 2017, 01:37 AM   #456
ardhan
On Duty
 
ardhan's Avatar
 
Join Date: Nov 2015
Location: Jember +89 M
Posts: 751
Likes (Received): 373

tidak bisa dipungkiri, industri aviasi itu memang industri yang mahal, jadi maskapai pun tidak bisa terbang ke semua bandara. Sehingga pada perkembangannya, muncullah konsep hub and spoke, dimana ada bandara utama (hub) dan bandara pengumpan (spoke) (selanjutnya bisa dibaca di [Wikipedia]). Dalam hal ini, BWX menurut saya memang telah berhasil menjadi spoke bagi Tapal Kuda untuk penerbangan menuju hub, seperti Jakarta dan Surabaya.

Kok bisa jadi spoke-nya Tapal Kuda ? Hal ini salah satunya terbukti ketika NAM Air juga mempromosikan penerbangan Jakarta-Banyuwangi nya hingga ke Jember, yang menurut saya artinya adalah bahwa NAM menempatkan BWX sebagai spoke, sehingga juga butuh penumpang asal Jember agar penerbangannya ke BWX bisa survive.

Quote:
Sebaliknya, hal ini juga tampak ketika Lippo Jember juga promosi hingga Banyuwangi, yang artinya Lippo pun juga butuh warga Banyuwangi agar bisa survive di Jember.

Roxy Square pun juga butuh warga Tapal Kuda lho, walaupun memang tidak pernah promosi ke luar Jember, tapi sehari-harinya pengunjung asal Tapal Kuda juga banyak di Roxy...
===========================================

Nah, dengan telah berhasilnya BWX jadi spoke, tentu perjuangan JBB agar bisa jadi spoke memang menjadi lebih sulit, karena target pasarnya sama, yakni warga Tapal Kuda.

Quote:
Apalagi jika mengingat Hukum I Newton benda yang diam akan cenderung mempertahankan keadaan diamnya, sedangkan benda yang bergerak akan cenderung mempertahankan keadaan bergeraknya, kecuali ada gaya yang memaksanya mengubah keadaan..

Dalam hal ini, benda yang diam adalah JBB, sedangkan benda yang bergerak adalah BWX
yah, semoga saja instruksi dari pak Jokowi kemaren benar-benar bisa jadi "gaya yang memaksa" JBB untuk "bergerak", terlepas dari persoalan apapun yang membelit JBB...


===========================================

Quote:
Originally Posted by Musleh View Post
nek jare q bukan soal tumpang tindih lur. setiap daerah duwe pasar masing2. hanya saja pemkab mbangun bandara keliru diawal sakjane kudu duwe lahan dewe!!!
trus soal event pariwisata jember oke punya kok. internasional punya.
pendidikan juga oke.
industri bonbin juga oke,
pertanian kita juga oke masuk pasar internasional edamame kopi kakao tembakau.
Apa yg bikin anda ragu lur @blue_eyes??
awakmu bicara logika awam yo, strategis endi posisi bandara Jember karo bandara tetangga sebelah? nek wong awam yo muni Bandara Jember soale tengah2
bung Musleh, tolong hindari penggunaan kata-kata yang dapat merendahkan daerah lain, karena hal itu dapat menyulut emosi forumer daerah tsb.

Jika panjenengan memang berpendapat demikian, ada baiknya disimpan di dalam hati saja

Quote:
btw, Jember itu nggak punya industri bonbin lur, yang ada hanya industri bobbin milik PTPN X
__________________
Sudahkah Anda bersyukur hari ini ?

Last edited by ardhan; September 16th, 2017 at 10:42 AM. Reason: typo fix
ardhan está en línea ahora   Reply With Quote
Old September 16th, 2017, 08:33 AM   #457
IlhamBXT
Par Avion
 
IlhamBXT's Avatar
 
Join Date: Mar 2011
Posts: 16,040
Likes (Received): 4708

Quote:
Originally Posted by ardhan View Post
tidak bisa dipungkiri, industri aviasi itu memang industri yang mahal, jadi maskapai pun tidak bisa terbang ke semua bandara. Sehingga pada perkembangannya, muncullah konsep hub and spoke, dimana ada bandara utama (hub) dan bandara pengumpan (spoke) (selanjutnya bisa dibaca di [Wikipedia]). Dalam hal ini, BWX menurut saya memang telah berhasil menjadi spoke bagi Tapal Kuda untuk penerbangan menuju hub, seperti Jakarta dan Surabaya.

Kok bisa jadi spoke-nya Tapal Kuda ? Hal ini salah satunya terbukti ketika NAM Air juga mempromosikan penerbangan Jakarta-Banyuwangi nya hingga ke Jember, yang menurut saya artinya adalah bahwa NAM menempatkan BWX sebagai spoke, sehingga juga butuh penumpang asal Jember agar penerbangannya ke BWX bisa survive.



===========================================

Nah, dengan telah berhasilnya BWX jadi spoke, tentu perjuangan JBB agar bisa jadi spoke memang menjadi lebih sulit, karena target pasarnya sama, yakni warga Tapal Kuda.

Apalagi jika mengingat Hukum I Newton benda yang diam akan cenderung mempertahankan keadaan diamnya, sedangkan benda yang bergerak akan cenderung mempertahankan keadaan bergeraknya, kecuali ada gaya yang memaksanya mengubah keadaan..

Dalam hal ini, benda yang diam adalah JBB, sedangkan benda yang bergerak adalah BWX

yah, semoga saja instruksi dari pak Jokowi kemaren benar-benar bisa jadi "gaya yang memaksa" JBB untuk "bergerak", terlepas dari persoalan apapun yang membelit JBB...


===========================================



bung Musleh, tolong hindari penggunaan kata-kata yang dapat merendahkan daerah lain, karena hal itu dapat menyulut emosi forumer daerah tsb.

Jika panjenengan memang berpendapat demikian, ada baiknya disimpan di dalam hati saja



Bicara bandara yang berdekatan,contoh konkretnya seperti Bandara di Joglosemar.Pada mulanya ada yang ramai banget,sepi dan tengah - tengah.Dikemudian hari karena kapasitas bandaranya sudah terlampaui beberapa ratus persen dari kapasitas akhirnya sebagian penerbangan berpindah ke bandara yang sepi.Meskipun dikawasan Joglosemar ada tiga bandara internasional, dan masing2 memiliki rute internasional pada akhirnya pangsa pasar yang berbicara dan menentukan survive atau tidaknya suatu rute yang baru dibuka.
Bicara hub dan spoke di Indonesia pada umumnya konsep tersebut sudah tidak terlalu berlaku karena pada umumnya maskapai berbiaya rendah ada yang mengadopsi penerbangan poin to point melewati area hubnya.Sehingga terkadang tumpang tindih terhadap yang lainnya.

Untuk JBB sendiri kedepan mungkin bisa menjadi bandara besar namun rasa - rasanya tetap akan dibayang - bayangi oleh Juanda.Sebagai contoh Malang yang notabene sudah membuka bandara terhadap penerbangan sipil sejak lama, jauh sebelum bandara banyuwangi dan Jember hingga hari ini masih belum bertambah rutenya secara signifikan (walaupun beberapa bulan yang lalu sempat ada tambahan penerbangan ke Makassar dan Bandung namun penerbangan ke Makassar sudah cut).Yang berkembang malah penerbangan ke Jakartanya dengan frekuensi 6x penerbangan ke Jakarta Soekarno Hatta dan 4x penerbangan ke Jakarta Halim.
IlhamBXT no está en línea   Reply With Quote
Old September 16th, 2017, 10:41 AM   #458
ardhan
On Duty
 
ardhan's Avatar
 
Join Date: Nov 2015
Location: Jember +89 M
Posts: 751
Likes (Received): 373

Quote:
Originally Posted by IlhamBXT View Post
Bicara bandara yang berdekatan,contoh konkretnya seperti Bandara di Joglosemar.Pada mulanya ada yang ramai banget,sepi dan tengah - tengah.Dikemudian hari karena kapasitas bandaranya sudah terlampaui beberapa ratus persen dari kapasitas akhirnya sebagian penerbangan berpindah ke bandara yang sepi. Meskipun dikawasan Joglosemar ada tiga bandara internasional, dan masing2 memiliki rute internasional pada akhirnya pangsa pasar yang berbicara dan menentukan survive atau tidaknya suatu rute yang baru dibuka.
kalo Joglosemar beda cerita lah tiga bandara disana kan udah satu level (udah berstatus bandara internasional semua) dan masyarakatnya juga sangat mobile. Sementara itu, di Tapal Kuda saat ini kan cuma BWX yang sanggup didarati pesawat jet besar, dan potensi penumpang di Tapal Kuda harus diakui juga belum terlalu besar (itulah kenapa NAM kemaren juga promosi sampe Jember).

Maka dari itu, bisa dipahami kenapa Pak Dirjen Hubud di berita di atas juga cukup concern dengan jarak JBB dan BWX yang dekat ini. Bisa disimpulkan sendiri ya kenapa kok beliau cukup concern

yah, semoga aja perkembangan Tapal Kuda kedepannya bisa mirip Joglosemar

Quote:
Originally Posted by IlhamBXT View Post
Untuk JBB sendiri kedepan mungkin bisa menjadi bandara besar namun rasa - rasanya tetap akan dibayang - bayangi oleh Juanda.Sebagai contoh Malang yang notabene sudah membuka bandara terhadap penerbangan sipil sejak lama, jauh sebelum bandara banyuwangi dan Jember hingga hari ini masih belum bertambah rutenya secara signifikan (walaupun beberapa bulan yang lalu sempat ada tambahan penerbangan ke Makassar dan Bandung namun penerbangan ke Makassar sudah cut).Yang berkembang malah penerbangan ke Jakartanya dengan frekuensi 6x penerbangan ke Jakarta Soekarno Hatta dan 4x penerbangan ke Jakarta Halim.
suka atau tidak suka, itulah konsekuensi logis dari konsep hub and spoke mas, hanya saja yang jadi penghubung disini adalah kendaraan darat, bukannya pesawat.

Bandara Malang kurang bisa berkembang lebih dari yang ada saat ini, menurut saya ya karena udah ada Surabaya yang cukup mapan jadi hub terlebih dulu...

untuk bisa jadi hub baru, tentu Malang harus punya spoke. Nah, itu yang sulit dicari Apalagi jika nanti Malang dan Surabaya udah tersambung dengan tol, makin gampang deh buat ke Juanda

maap kalo OOT
__________________
Sudahkah Anda bersyukur hari ini ?

Last edited by ardhan; September 16th, 2017 at 11:12 AM. Reason: nambahin
ardhan está en línea ahora   Reply With Quote
Old September 16th, 2017, 11:43 AM   #459
IlhamBXT
Par Avion
 
IlhamBXT's Avatar
 
Join Date: Mar 2011
Posts: 16,040
Likes (Received): 4708

Quote:
Originally Posted by ardhan View Post
kalo Joglosemar beda cerita lah tiga bandara disana kan udah satu level (udah berstatus bandara internasional semua) dan masyarakatnya juga sangat mobile. Sementara itu, di Tapal Kuda saat ini kan cuma BWX yang sanggup didarati pesawat jet besar, dan potensi penumpang di Tapal Kuda harus diakui juga belum terlalu besar (itulah kenapa NAM kemaren juga promosi sampe Jember).

Maka dari itu, bisa dipahami kenapa Pak Dirjen Hubud di berita di atas juga cukup concern dengan jarak JBB dan BWX yang dekat ini. Bisa disimpulkan sendiri ya kenapa kok beliau cukup concern

yah, semoga aja perkembangan Tapal Kuda kedepannya bisa mirip Joglosemar



suka atau tidak suka, itulah konsekuensi logis dari konsep hub and spoke mas, hanya saja yang jadi penghubung disini adalah kendaraan darat, bukannya pesawat.

Bandara Malang kurang bisa berkembang lebih dari yang ada saat ini, menurut saya ya karena udah ada Surabaya yang cukup mapan jadi hub terlebih dulu...

untuk bisa jadi hub baru, tentu Malang harus punya spoke. Nah, itu yang sulit dicari Apalagi jika nanti Malang dan Surabaya udah tersambung dengan tol, makin gampang deh buat ke Juanda

maap kalo OOT
Hub sama Spoke di Indonesia sekarang udah tidak digunakan secara saklek.Maskapai lebih mengutamakan rotasi armada supaya lebih efisien.Klo Malang gk bisa berkembang lebib karena pasarnya belum mencukupi.Perhatian Dishub disini lebih kepada efektivitas dan fungsi bandara itu sendiri karena sejatinya klo di Pulau Jawa sendiri konektifitas antara daerah sudah sangat terpadu dibandingkan diluat Jawa.Joglosemar itu contoh konkret dan tidak dapat dipinggirkan begitu saja.
__________________

ardhan liked this post
IlhamBXT no está en línea   Reply With Quote
Old September 16th, 2017, 12:44 PM   #460
ArJbr
Registered User
 
ArJbr's Avatar
 
Join Date: Sep 2017
Posts: 21
Likes (Received): 0

Salam kenal semua saya forumer baru asli njember
ArJbr no está en línea   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Related topics on SkyscraperCity


All times are GMT +2. The time now is 02:24 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.11 Beta 4
Copyright ©2000 - 2017, vBulletin Solutions Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2017 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2017 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu