|
|
| daily menu » rate the banner | guess the city | one on one |
|
|||||||
| Testing Here is where you can play around with some of the options and codes |
![]() |
|
|
Thread Tools | Display Modes |
|
|
#1 |
|
Registered User
Join Date: Jan 2013
Location: tanjungpinang
Posts: 59
Likes (Received): 2
|
testtt
|
|
|
|
|
|
#2 |
|
Moderator of Mayhem
Join Date: Jun 2007
Location: Rotterdam / Vienna / London / Colorado Springs
Posts: 14,726
Likes (Received): 239
|
Building Name - Height - Floors - Completion
Guangzhou Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Manila Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
Code:
__________________
Living in Vienna, Austria from 01/09 '13! ROTTERDAM - THE PORT OF EUROPE THE HAGUE - CITY OF JUSTICE LIFE IN LONDON Last edited by Ni3lS; January 23rd, 2013 at 11:15 PM. |
|
|
|
|
|
#3 |
|
Registered User
Join Date: Jan 2013
Location: tanjungpinang
Posts: 59
Likes (Received): 2
|
JAKARTA. Rencana Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam untuk menghubungkan Pulau Batam dengan Karimun mulai mendapat kepastian. Pemerintah Korea Selatan menyatakan siap mendukung pendanaan proyek jembatan dengan panjang sekitar 7 kilometer itu.
Dalam hitungan kasar Badan Pengusahaan Kawasan Batam, dana proyek tersebut mencapai Rp 4 triliun. Tapi, belum jelas kapan pembangunan jembatan itu bisa dimulai dan beroperasi. Dwi Joko Wiwoho, Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Humas Badan Pengusahaan Batam, mengatakan, kepastian dukungan pendanaan dari Korea Selatan terungkap dalam pertemuan antara Badan Pengusahaan Batam dengan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Young Sun belum lama ini. Saat ini, proyek jembatan tersebut masih dalam tahapan studi kelayakan. "Sedang direvisi oleh Provinsi Kepulauan Riau," tambah Ilham Eka Hartawan, Kepala Humas dan Publikasi Badan Pengusahaan Kawasan Batam kepada KONTAN, Minggu (20/1). Meski Batam telah membuat perencanaan dengan apik dan mendapat dukungan pendanaan dari Korea Selatan, Deddy S. Priyatna, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), bilang, belum tentu proyek itu bisa jalan. Sebab, pemerintah pusat akan lebih dulu melakukan audit kelayakan proyek tersebut. "Saya kira belum bisa jalan tahun ini, belum ketahuan hasil studi kelayakannya," kata Deddy. Ilham menambahkan, Badan Pengusahaan Batam tidak hanya menawarkan proyek pembangunan jembatan kepada Korea Selatan. Beberapa proyek infrastruktur lain juga Badan Pengusahaan Batam sodorkan ke investor asal Negeri Gingseng tersebut. Badan Pengusahaan Batam berharap, dengan masuknya Pemerintah Korea Selatan untuk mendanai proyek pembangunan jembatan di Batam, maka investor Korea Selatan juga makin tertarik untuk menanamkan dananya di pulau yang bertetangga dekat dengan Singapura ini. |
|
|
|
|
|
#4 |
|
Registered User
Join Date: Jan 2013
Location: tanjungpinang
Posts: 59
Likes (Received): 2
|
Korea siap mendanai proyek Jembatan Bintan–Karimun
JAKARTA. Rencana Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam untuk menghubungkan Pulau Batam dengan Karimun mulai mendapat kepastian. Pemerintah Korea Selatan menyatakan siap mendukung pendanaan proyek jembatan dengan panjang sekitar 7 kilometer itu. Dalam hitungan kasar Badan Pengusahaan Kawasan Batam, dana proyek tersebut mencapai Rp 4 triliun. Tapi, belum jelas kapan pembangunan jembatan itu bisa dimulai dan beroperasi. Dwi Joko Wiwoho, Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Humas Badan Pengusahaan Batam, mengatakan, kepastian dukungan pendanaan dari Korea Selatan terungkap dalam pertemuan antara Badan Pengusahaan Batam dengan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Young Sun belum lama ini. Saat ini, proyek jembatan tersebut masih dalam tahapan studi kelayakan. "Sedang direvisi oleh Provinsi Kepulauan Riau," tambah Ilham Eka Hartawan, Kepala Humas dan Publikasi Badan Pengusahaan Kawasan Batam kepada KONTAN, Minggu (20/1). Meski Batam telah membuat perencanaan dengan apik dan mendapat dukungan pendanaan dari Korea Selatan, Deddy S. Priyatna, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), bilang, belum tentu proyek itu bisa jalan. Sebab, pemerintah pusat akan lebih dulu melakukan audit kelayakan proyek tersebut. "Saya kira belum bisa jalan tahun ini, belum ketahuan hasil studi kelayakannya," kata Deddy. Ilham menambahkan, Badan Pengusahaan Batam tidak hanya menawarkan proyek pembangunan jembatan kepada Korea Selatan. Beberapa proyek infrastruktur lain juga Badan Pengusahaan Batam sodorkan ke investor asal Negeri Gingseng tersebut. Badan Pengusahaan Batam berharap, dengan masuknya Pemerintah Korea Selatan untuk mendanai proyek pembangunan jembatan di Batam, maka investor Korea Selatan juga makin tertarik untuk menanamkan dananya di pulau yang bertetangga dekat dengan Singapura ini. sumber : http://nasional.kontan.co.id/news/ko...mun/2013/01/21 |
|
|
|
![]() |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|