daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine
Old January 3rd, 2011, 09:51 AM   #1
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 2,380
Likes (Received): 45

Surabaya Political Issues

Let's Talk About Political Issues in Surabaya.

1. Tol Tengah Kota
2. Pajak Reklame
3. WW Gombel ( hahah )
Hadi no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old January 3rd, 2011, 09:52 AM   #2
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 2,380
Likes (Received): 45

Ketua DPRD Surabaya Ngotot Tol Tengah
Rois Jajeli - detikSurabaya


Demo mendukung tol tengah/Rois Jajeli
Foto Terkait
gb
Pro Tol Tengah Kecam Walikota
Surabaya - Ketua DPRD Surabaya Wisnu Wardhana menegaskan akan tetap melanjutkan program pembangunan tol tengah kota. Meski ada penolakan dari Walikota Tri Rismaharini maupun warga, namun keputusan dewan yang menyetujui pelaksanaan proyek pemerintah pusat itu tak bisa dihentikan.

"Saya tegaskan tol tengah kota jalan terus. Tidak akan berubah," tandas Wisnu Wardhana, di sela-sela pertemuan dengan 15 perwakilan massa dari Pemuda Pancasila (PP), Forum Peduli Indonesia (Fopin), Aliansi Masyarakat Peduli Surabaya, Balai Kajian dan Pemberdayaan Masyarakat serta Forum Komunikasi RT RW Kota Surabaya, di ruang Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Surabaya, Jalan Yos Sudarso, Senin (3/1/2011).

Politisi Partai Demokrat ini menegaskan tol tengah kota sangat dibutuhkan warga, untuk meningkatkan perekonomian dan memecah kepadatan kendaraan. Wisnu juga menjelaskan rencana proyek senilai Rp 9 Triliun itu telah sesuai dengan peraturan daerah Kota Surabaya tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

"Tol tengah kota itu solusi kemacetan jangan panjang dan harus dijalankan. Dan biaya pembangunannya, tak sepersen pun APBD dikeluarkan. Biayanya ini murni dari investor," jelasnya. Tol tengah Waru-Tanjung Perak ini digarap PT Margaraya Jawa Tol (MJT). Direncanakan proyek tersebut akan dimulai tahun 2012, tambahnya.
Hadi no está en línea   Reply With Quote
Old January 3rd, 2011, 10:19 AM   #3
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 2,380
Likes (Received): 45

Pemakzulan Walikota oleh DPRD Surabaya Menguat

suarasurabaya.net| Konflik politik antara Walikota dan DPRD Surabaya makin kuat mengarah pada pemakzulan terhadap TRI RISMAHARINI Walikota Surabaya. Ini terungkap dalam dengar pendapat antara perwakilan pengunjukrasa Pemuda Pancasila dan sejumlah elemen masyarakat dengan Ketua dan anggota DPRD Surabaya.

WISNU WARDHANA Ketua DPRD Surabaya, Senin (03/01) mengatakan saat ini DPRD Surabaya tengah meluncurkan Hak Angket (penyelidikan) terhadap keluarnya Perwali nomor 56 dan 57 tentang Penataan Reklame. ”Kita panggil setiap pihak orang yang perlu kita dengar pendapatnya terkait kasus ini, hari ini Sekkota dan Asisten II. Setelah itu Kabag Hukum dan Kadispenda Surabaya,” kata dia.

Menurut WISNU, jika pada penyelidikan itu ditemukan unsur melawan hukum, bukan tidak mungkin DPRD akan melakukan penonaktifan secara politik. DPRD Surabaya akan membuat surat permohonan penonaktifan Walikota ke Mahkamah Konstitusi. Dalam tempo 30 hari, MK harus menjawab surat itu dan jika MK merestuinya, maka DPRD Surabaya akan menyampaikan permohonan penonaktifan Walikota itu pada Presiden.

Untuk proses ini, butuh waktu maksimal 30 hari sehingga total waktu yang dibutuhkan sejak rekomendasi Hak Angket dikeluarkan sampai penonaktifan Walikota adalah sekitar 2 bulan.(edy)
Hadi no está en línea   Reply With Quote
Old January 3rd, 2011, 10:21 AM   #4
SBYcity
Registered User
 
SBYcity's Avatar
 
Join Date: Jun 2010
Location: Surabaya - Aachen
Posts: 288
Likes (Received): 10

Sebenarnya apa ya yang dipikirkan para wakil rakyat itu
Mestinya KPK menyelidiki
hahaha..
SBYcity no está en línea   Reply With Quote
Old January 3rd, 2011, 10:24 AM   #5
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 2,380
Likes (Received): 45

Isu Tol Tengah Kota Berkembang Jadi Penonaktifan Walikota

suarasurabaya.net| Gerakan massa mendukung tol tengah kota mengerucut jadi isu pemberhentian TRI RISMAHARINI sebagai Walikota Surabaya. Perwakilan pengunjukrasa dari Pemuda Pancasila dan sejumlah elemen massa lainnya, Senin (03/01) diterima WISNU WARDHANA Ketua DPRD Surabaya dan beberapa anggota DPRD lainnya. Tampak diantara mereka, ADIES KADIR dari Fraksi Partai Golkar, AGUS SANTOSO dari Fraksi Partai Demokrat, dan MUSYAFAK ROUF dari Fraksi PKB.

Perwakilan pengunjukrasa tidak hanya menyampaikan aspirasi dukungan terhadap tol tengah kota, namun juga menyampaikan sejumlah data tentang dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh TRI RISMAHARINI Walikota Surabaya.

Diantaranya yang disampaikan oleh H.M JASMAN Ketua Lembaga Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (LPPH) Pemuda Pancasila (PP) Surabaya. Dia membawa sebuah dokumen petikan SK Walikota Surabaya tentang Pengangkatan Jabatan Struktural, yakni HANURA KELANA mantan Kabid Pengembangan Kapasitas Satpol PP yang dimutasi jadi Sekcam Krembangan dan AGUS SUTRISNO Kasubag Tata Usaha dan Kepegawaian Sekretariat DPRD Surabaya yang dimutasi jadi Kasie Perekonomian Kecamatan Krembangan.

Menurut JASMAN, diduga tandatangan SUKAMTO HADI Sekkota Surabaya discan atas perintah Walikota Surabaya. ”Ini perbuatan kriminal kebijakan dan akan kami laporkan ke Polda Jatim,” kata JASMAN. Laporan dari LPPH PP Surabaya ini kemudian oleh WISNU WARDHANA Ketua DPRD Surabaya dijanjikan akan diproses.

Laporan lainnya yang disampaikan ke forum ini adalah dugaan adanya provokasi oleh Walikota Surabaya tanggal 27 Desember pada ribuan pengurus RT/RW agar menolak ganti rugi dari investor tol tengah kota, berapapun nilainya. Pertemuan itu, kata JASMAN, berlangsung di Empire Palace, Surabaya.

”Ini jelas pembangkangan Walikota, karena pembangunan tol tengah kota sudah ditegaskan pemerintah pusat lewat surat jawaban Menteri PU tanggal 12 Nopember 2010 lalu. Ini bisa disebut makar!” kata WISNU WARDHANA Ketua DPRD Surabaya disambut dukungan perwakilan pengunjukrasa.

Sementara itu ARIF INDRIJANTO Ketua Balai Kajian dan Pemberdayaan Masyarakat yang ikut mendukung pembangunan tol tengah kota menyatakan penolakan pembangunan tol tengah kota adalah tindakan subversif karena melawan kebijakan pemerintah. Ia juga mendesak DPRD Surabaya menindaklanjuti laporan ini secara politis.

SUKAMTO HADI Sekkota Surabaya dan YAYUK EKO AGUSTIN Kepala Badan Kepegawaian Kota Surabaya tidak bisa dihubungi suarasurabaya.net lewat selulernya. Ada nada masuk tapi tidak diangkat.(edy)




Kayaknya memang perlu ini DPRD Surabaya diganti ketuannya dan isinya
bernuansa politis semua. Parah :, Itu budak duit semua Ketua DPRD
Hadi no está en línea   Reply With Quote
Old January 3rd, 2011, 10:48 AM   #6
sbyctzn
gumiho
 
sbyctzn's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ujung galuh - matraman - blambangan
Posts: 9,163

Nice thread! Thread yang ditunggu2 publik Surabaya
thanks Hadi....
Mari kita bahas habis2an disini kebobrokan para anggota HEWAN dan para pentolan2 pemimpin yang busuk.
sbyctzn no está en línea   Reply With Quote
Old January 3rd, 2011, 10:51 AM   #7
sbyctzn
gumiho
 
sbyctzn's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ujung galuh - matraman - blambangan
Posts: 9,163

siapa sih pemuda pancasila ini? Preman bayaran ya? Otaknya dangkal semua, ada yang tau latar belakang PP ini?

Senin, 03/01/2011 14:29 WIB
Didemo Pendukung Tol Tengah Pemred Jawa Pos: Berita Tol Tengah Kita Sudah Sesuai Fakta

Zainal Effendi : detikSurabaya detikcom - Surabaya, Keinginan pendukung tol tengah Surabaya bertemua langsung dengan Direktur Jawa Pos AzrulAnanda kandas. Mereka hanya ditemui Pemimpin Redaksi (Pemred) Leak Kustiya. Kedatangan massa dari berbagai elemen yang menginginkan Jawa Pos netral dalam memberitakan rencana tol tengah sejatinya hanya ingin bertemu langsung putra Direktur PLN Dahlan Iskan itu. Pendukung tol tengah itupun janji akan mengerahkan massa lebih besar bila Jawa Posdalam penyajian beritanya masih tidak seimbang. Leak Kustiya yang menemui perwakilan pro tol tengah di ruang rapat redaksi menyatakan bahwa Azrul Ananda tidak terlibat dalam keredaksian. "Pak Azrul sama sekali tidak ada kaitannya dengan pemberitaan. Dan saya yang bertangggung jawab atas pemberitaan di Jawa Pos. Tapi kalau keinginan saudara seperti itu saya akan matur kepada Pak Zul," terang Leak, di Lantai IV, Graha Pena, Jl A Yani, Senin (3/1/2011). Leak yang juga merangkap sebagai Pemimpin Redaksi Radar Surabaya itu juga mengungkapkan permintaan maafnya kepada para pendukung tol tengah apabila pemberitaan Jawa Pos selama ini dirasakan pendukung tol tengah kurang berimbang. "Kami kan juga manusia tidak lepas dari kesalahan, tetapi kami memberitakan selama ini sudah sesuai fakta di lapangan," pungkasnya Pendukung tol tengah masih belum puas meski sudah ditemui Leak. Mereka masih ngotot ingin Azrul Ananda menemui sensiri langsung. "Apabila tidak ditemui, saya tidak mengancam, namun yang pasti pasti people power akan bicara," tandas Arief Indrijanto, Ketua LSM Balai Kajian Pemberdayaan Masyarakat dalam pertemuan itu. "Pak Zul sedang berada di Malaysia," jawab Leak. Arief meminta kepada Jawa Pos agar kembali kepada kodrat media yakni menyajikan informasi yang berimbang."Kembalilah kodrat semula Media harus independen, jujur dan adil," tambahnya. Aksi pendukung tol tengah itu diikuti dari kader Pemuda Pancasila (PP), Forum Peduli Indonesia (Fopin), Aliansi Masyarakat Peduli Surabaya, Balai Kajian dan PemberdayaanMasyarakat serta Forum Komunikasi RT RW Kota Surabaya. Mereka sebelumnya juga aksi di DPRD Surabaya untuk memberikan dukungan dewan yang telah menyetujui tol tengah.
sbyctzn no está en línea   Reply With Quote
Old January 3rd, 2011, 10:52 AM   #8
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 2,380
Likes (Received): 45

Quote:
Originally Posted by sbyctzn View Post
Nice thread! Thread yang ditunggu2 publik Surabaya
thanks Hadi....
Mari kita bahas habis2an disini kebobrokan para anggota HEWAN dan para pentolan2 pemimpin yang busuk.
parah tuh bener DPRD, bisa-bisa tersendat lo pembangunan Surabaya. Hingga sekarang yang mereka urusin hanya pemakzulan. parah... memang hewan tetap hewan
Hadi no está en línea   Reply With Quote
Old January 3rd, 2011, 10:59 AM   #9
peseg5
SSC Indonesia
 
peseg5's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: Jakarta
Posts: 3,770

Just my personal opinion...kalau lihat foto2 demo di portal2 berita, pendemo2 PRO TOTEKA itu sepertinya pendemonya sendiri juga kagak tau isu yg didemokan, alias pendemo (titik2).... hehehe
__________________
The only thing necessary for the triumph of evil is for good man to do nothing.
(Edmund Burke 1729-1797)

peseg5 no está en línea   Reply With Quote
Old January 3rd, 2011, 11:09 AM   #10
sbyctzn
gumiho
 
sbyctzn's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ujung galuh - matraman - blambangan
Posts: 9,163


preman bayaran itu mereka semua, ngomongnya ingin membuktikan kalau ada raykat yang mendukung tol tengah... Padahal cuman dibayar
Ckckck liat argumen2 mereka soal alasan mendukung TOTEKA keliatan banget preman dan dangkal otaknya.
Udah jelas itu mereka preman bayaran si WEWE GOMBEL yang kemudian akting seperti SINETRON supaya keliatan seperti betulan.
Hahaha maklum mental SINETRON.

Last edited by sbyctzn; January 3rd, 2011 at 11:16 AM.
sbyctzn no está en línea   Reply With Quote
Old January 3rd, 2011, 11:26 AM   #11
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 2,380
Likes (Received): 45

Quote:
Originally Posted by sbyctzn View Post

preman bayaran itu mereka semua, ngomongnya ingin membuktikan kalau ada raykat yang mendukung tol tengah... Padahal cuman dibayar
Ckckck liat argumen2 mereka soal alasan mendukung TOTEKA keliatan banget preman dan dangkal otaknya.
Udah jelas itu mereka preman bayaran si WEWE GOMBEL yang kemudian akting seperti SINETRON supaya keliatan seperti betulan.
Hahaha maklum mental SINETRON.
jijik bener, kok ada makluk seperti itu juga. Parah... Ati-ati people power turunin Ketua DPRD ini
Hadi no está en línea   Reply With Quote
Old January 3rd, 2011, 11:47 AM   #12
sbyctzn
gumiho
 
sbyctzn's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ujung galuh - matraman - blambangan
Posts: 9,163

jangan2 memang ada grand design untuk menaikkan lagi pak Bambang???

Senin, 03/01/2011 15:58 WIB
Walikota 'Duel' Lawan DPRD Soal Tol Tengah, Kemana Wakil Walikota?

Rois Jajeli : detikSurabaya detikcom - Surabaya, Perseteruan Tri Rismaharini dengan DPRD Surabaya makin tajam. Walikota yang baru empat bulan dilantik ini terkesan berjalan sendiri. Keberadaan Bambang DH sebagai wakil walikota dipertanyakan peranannya. Peranan Bambang DH ditengah konflik tol tengah yang makin meruncing tentunya sangat dibutuhkan. Sebab pengalaman Bambang DH selama dua kali menjabat walikota dinilai bisa meredam konflik walikota dengan anggota DPRD Surabaya. Sebagai kader PDIP yang tentu memiliki pendukung di dewan, diminta tak hanya diam saja menyaksikan walikota 'duel' sendirian dengan dewan yang ngotot tol tengah tetap dibangun. Jangan salahkan kemudian muncul kecurigaan dibalik diamnya Bambang DH. "Saya curiga, ada apa kok wakilnya diam. Harusnya kan Pak Bambang yang sudah pengalaman, bersuara dan membantu Bu Risma. Tapi saya lihat selama ini, Bu Risma berjuang tanpa didukung wakilnya," kata praktisi hukum dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, I Wayan Titib Sulaksana, kepada detiksurabaya.com, Senin (3/1/2011). Isu yang santer itu didukung dengan diamnya Fraksi PDIP menyikapi pro kontra tol tengah. Partai yang mengusung Risma-Bambang ini diam karena tak ingin menabrak Perda Nomor 3 Tahun 2007 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang mengatur tol tengah kota. Wayan berharap, konflik tol tengah bukan skenario besar melengserkan Risma dan menaikkan Bambang DH menjabat sebagai Walikota. "Kalau membuat skenario buatlah yang lebih cerdas. Kalau mau naik lagi, berkaca pada dirinya dong.Apakah masih kurang atau mau tambah lagi," cetusnya. Bagi Wayan, perseteruan antara walikota dengan dewan maupun diamnya wakil walikota Bambang DH menunjukan bukti bahwa di dalam politik itu tidak ada kawan atau musuh yang abadi. "Inilah politik. Tidak ada kawan atau lawan yang abadi. Yang ada hanya kepentingan abadi mengeruk kuntungan diri sendiri dan golongannya," tegasnya. Tetapi yang pasti, bila ada upaya melengserkan walikota maka resiko yang bakal dihadapi dewan cukup besar. Mereka akan berhadapan dengan rakyat. "Kami dan kawan-kawan yang membela Bu Risma tidak terima dan akan menghalangisiapapun yang ingin menganggunya. Jangan sampai kami mengusir anggota dewan dari gedung DPRD," jelasnya. Wayan menegaskan, bahwa pemerintah pusat maupun dewan diminta tidak memaksakan kehendak ataupun melakukan intimidasi kepada rakyat demi mensukseskan pembangunan jalan tol tengah. "Kalau masih melakukan cara-cara seperti itu, saya yakin perjuangan arek-arek Suroboyo 10 November pecah lagi," tegasnya. Sebelum mengakhiri pembicaraan, Wayan menandaskan bahwa tidak ada alasan apapun yang dijadikan pijakan melengserkan Tri Rismaharini dari kursi walikota. Pemakzulan tidak semudah yang dibayangkan para kelompok anti walikota. Sebelumnya isu yang diperoleh detiksurabaya.com, bila Risma ditargetkan lengser paling lambat bulan Maret 2011. Sejumlah alasan yang akan diusung adalah perwali kenaikanpajak reklame yang dinilai menelikung dewan yang sedang menggodok raperda reklame dan saat ini dewan tengah menggunakan hak angketnya, serta penolakan tol tengah yang dianggap melanggar perda RTRW. "Tidak ada alasan melakukan pemakzulan. Pelanggaran itu harus dibuktikan dulu, apakah melanggar administrasi atau kriminal. Kalau administrasi, tidak ada efek apapun. Pemakzulan Bu Risma itu tidak sesederhana yang dibayangkan," tegasnya. Bambang DH tidak bisa dikonfirmasi. Ponselnya saat dihubungi, non aktif. Namun Wakil Ketua PDIP Surabaya Adi Sutarwiyono memandang bahwa Bambang DH sebagai kader partai lebih mengerti tentang tugas, pokok dan fungsinya. "Yang berhak menjawab itu ya Pak Bambang sendiri. Partai sudah mempercayakan ke Pak Bambang. Dalam situasi yangkritikal, Pak Bambang lebih tahu," jawab Adi saat dihubungi detiksurabaya.com. Dia menepis bila partainya telah meninggalkan walikota yang sebenarnya dulu dalam pilkadatelah dimenangkannya. "Partai tetap membela. Memang adayang kita kritisi, namun itu sifatnya hanya mengingatkan saja," kata dia. Dia mencontohkan bahwa program pemerintahan sebelumnya (era Bambang DH) yang berhasil dan pro rakyat kecil semestinya tidak dipangkas. "Kita mendorong pemerintahan sekarang lebih fokus mensejahterakan rakyat, dan itu harus tercermin dalam program-programnya," jelasnya.
sbyctzn no está en línea   Reply With Quote
Old January 3rd, 2011, 11:54 AM   #13
abray
Raymond Santoso
 
abray's Avatar
 
Join Date: May 2010
Location: surabaya
Posts: 317
Likes (Received): 42

Kalo dari artikelnya kok belum ada disebutkan alasan preman2 itu mendukung tol tengah kota ya. Aneh banget, apa hubungannya mereka sama keberadaan tol tengah kota kok mereka mendukung secara ekstrim.

Perbedaan demo yg pro dan yg kontra:
Yg pro, preman2 yang ga jelas alasannya, malah demonya cenderung ngurusi politik. Apalagi mereka udah siap tawuran, udah pake helm segala tipikal preman2 ga berpendidikan yang suka bikin kerusuhan.

Yg kontra, mahasiswa dan dosen dengan alasan yg logis berdasarkan pemikiran yang dewasa dan punya banyak bahan pertimbangan. Cara demonya pun dengan mengajak diskusi, bahkan memberikan solusi, dan gak bernada politik.

Entah kurang jelas apa lagi kalo kayak gini. Tapi bagus deh dengan adanya masalah kayak gini udah mulai keliatan mana yg nggenah, mana yg nggak nggenah. Kalo semakin keliatan jeleknya, seharunya akan semakin gampang memperbaikinya.
abray no está en línea   Reply With Quote
Old January 3rd, 2011, 12:13 PM   #14
sbyctzn
gumiho
 
sbyctzn's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ujung galuh - matraman - blambangan
Posts: 9,163

Kemarin dari pihak akademis yang mengajak diskusi rembug bersama dan mengundang Wewe Gombel dan Pihak MJT.
Tapi apa kenyataannya?
Pihak MJT yang melalui DJOKO EKO SUPRASTOWO, malah sikapnya arogan belum2 langsung menolak undangan rembug bersama dan malah menghina kalangan akademisi.
DJOKO EKO SUPRASTOWO yang katanya alumni ITS yang secara dia itu harusnya punya otak yang logis dan realistis akhirnya dibutakan oleh uang dan kepentingan politik kelompoknya.
Saya doakan semoga si DJOKO EKO SUPRASTOWO ini apes kejebak macet terus...
sbyctzn no está en línea   Reply With Quote
Old January 3rd, 2011, 12:16 PM   #15
SBYcity
Registered User
 
SBYcity's Avatar
 
Join Date: Jun 2010
Location: Surabaya - Aachen
Posts: 288
Likes (Received): 10

Kalau tidak salah khan penolakan terhadap tol tengah ini sudah mulai muncul sejak akhir pemerintahan Bambang DH khan?
Kenapa sekarang dia tidak meneruskan perjuangannya y?
Atau karena sudah capek dengan perilaku para dewan?
SBYcity no está en línea   Reply With Quote
Old January 3rd, 2011, 12:43 PM   #16
sbyctzn
gumiho
 
sbyctzn's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ujung galuh - matraman - blambangan
Posts: 9,163


makanya, semenjak pak Bambang jadi wawali kok tidak kedengaran suaranya blas.....
Ada yang aneh...
Kemarin PDIP juga sempat menentang bu Risma.
Kayaknya kekhawatiran banyak pihak terkait adanya grand design untuk menurunkan bu Risma dan menaikkan lagi pak Bambang bisa saja terjadi.
sbyctzn no está en línea   Reply With Quote
Old January 3rd, 2011, 01:04 PM   #17
sbyctzn
gumiho
 
sbyctzn's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ujung galuh - matraman - blambangan
Posts: 9,163

supaya berimbang, cuman referensi aja

Senin, 03/01/2011 17:31 WIB
Fakta-fakta Tol Tengah di Kota-kota Besar di Luar Negeri

Budi Sugiharto : detikSurabaya detikcom - Surabaya, Perdebatan seputar rencana pembangunan tol tengah di Kota Surabaya semakin meruncing dan memanas. Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan tentang opini yang bertentangan dengan faktasebuah pembangunan tol di kota-kota luar negeri. Mungkin bisa menjadi rujukan Anda untuk mengambil sikap pro/kontra terhadap rencana tol tengah di Surabaya. Mitos Jalan bebas hambatan di tengah kota tidak pernah berhasil memberikan kontribusi positif terhadap sistim transportasi kawasan perkotaan. Fakta Kawasan metropolitan di Amerika; Los Angeles, Chicago, Houston, Seattle, Dallas, dll, memiliki jalan bebas hambatan di tengah kota sebagai tulang punggung sistem transportasi.* Bahkan,* kota-kota di Amerika yang dianggap memiliki sistem transportasi terbaik selalu memiliki jalan bebas hambatan di tengah kota. Daftar kota di Amerika Serikat dengan sistem transportasi terbaik dan jalan bebas hambatan pada kota tersebut adalah; 1. Buffalo, New York* -> Interstate 90, Interstate 190, Interstate 290, Kensington Expressway. 2. Salt Lake City, Utah -> 2100 S Freeway, Veterans Memorial Highway, People’s Highway. 3. Milwaukee, Wisconsin ->* North-South Freeway, Lake Freeway, Zoo Freeway. 4. Oklahoma City, Oklahoma ->* Interstate 35, Interstate 40, Centenial Expressway. 5. Pitssburgh, Pennsylvania -> Interstate 279, Interstate 579, Allegheny Valley Expressway. Sumber daftar kota dengan sistem transportasi terbaik di USA: http://www.forbes.com/2008/04/24/cit..._slide_10.html Mitos Keberadaan Tol Tengah Kota akan menimbulkan berbagai dampak negatif yang akan pada akhirnya pasti menurunkan kualitas hidup penduduk kota. Fakta Auckland (New Zealand) dan Sydney (Australia) memiliki jaringan jalan bebas hambatan yang terletak di tengah kawasan perkotaan. Dengan jumlah penduduk hanya sekitar 1,6 kali lebih banyak dari Kota Surabaya, Sydney bahkan memiliki 9 (sembilan) jalan bebas hambatan. Kedua kota tersebut terpilih dalam daftar 10 besar kota dengan kualitas hidup terbaik berdasarkan lalu-lintas, kualitas udara, dan keamanan. Daftar 10 Kota dengan kualitas hidup terbaik : http://www.worldculturepictorial.com...nd-personal-sa Jaringan jalan bebas hambatan di Sydney, Australia : http://www.progsoc.uts.edu.au/~whoph...ds/sydney.html Mitos Mass Rapid Transit (MRT) adalah solusi yang sangat ampuh untuk mengatasi permasalahan transportasi di kawasan perkotaan. Fakta Tokyo, Moskow, Shanghai, New York, dan London, memiliki sistem MRT yang mumpuni, akan tetapi tingkat permasalahan kemacetan di kota-kota tersebut cukup memprihatinkan, bahkan dikategorikan sebagai kota denganpermasalahan lalu-lintas terburuk di dunia. Daftar 20 Kota dengan jaringan lalu-lintas terburuk : sumber: http://allworldcars.com/wordpress/?p=11866 Mitos Berbagai kota di dunia membongkar jalan bebas hambatan karena dianggap sebagai sumber permasalahan transportasi. Seoul bahkan membongkar jalan tol di tengah kota untuk memperbaiki sistem transportasi. Fakta Jumlahnya tidak banyak (tidak sampai 10 kota), dan penyebab pembongkaran tidak selalu terkait dengan permasalahan transportasi. Daftar kota yang melaksanakan program pembongkaran jalan bebas hambatan dan penyebabnya adalah sebagai berikut; 1. Portland -> Harbor Drive Freeway dihapuskan pada tahun 1974 dan diganti menjadi ruang publik, sebagai gantinya dibangun jalan bebas hambatan yang lain untuk menampung arus kendaraan yang ada. 2. San Francisco -> Embarcadero Freeway dan Central Freeway rusak parah akibat gempa Loma Prieta pada tahun 1989, dan otoritas memutuskan untuk tidak membangun kembali kedua jalan bebas hambatan tersebut. San Franciscoberdekatan dengan Patahan San Andreas dan Hayward, sehingga kota ini pada dasarnya memang rawan akan gempa. 3. Milwaukee -> Pada akhir era 90’an, Park East Freeway yang telah berusia 30 tahun memerlukan perbaikan dengan biaya sebesar 100 juta dollar. Karena volume kendaraan yang sangat rendah dan biaya untuk meruntuhkan jalan bebas hambatan tersebut besarnya hanya 25 juta dollar, pemerintah memutuskan untuk menghapuskan Park East Freeway. 4. New York -> Pada tahun 1973, West Side Highway mengalami kerusakan parah. Dengan dana yang dibutuhkan mencapai 88 juta dollar, pemerintah memutuskan untuk membongkar total jalan bebas hambatan tersebut dan membangun jalan bebas hambatan baru dengan nama yang sama. 5. Seoul -> Jalan bebas hambatan di atas Sungai Cheonggyecheon sepanjang 5,8 km, yang merupakan bagian kecil dari jalan bebas hambatan di Kota Seoul (kurang sesuai untuk dikategorikan sebagai Tol Tengah Kota), pada tahun 2003 dibongkar sebagai bagian dari program peremajaan kota yang ditempuh oleh pemerintah Kota Seoul. Total biaya yang dibutuhkan untuk program ini adalah sebesar 281 juta dollar.* Beberapa organisasi lingkungan Korea mengkritisi program ini karena terlalu mahal, kurang memperhatikan keaslian historis kawasan, bersifat simbolis, dan sebenarnya tidak berkontribusi banyak terhadap peningkatan kualitas lingkungan kota. Sumber: http://www.preservenet.com/freeways/
sbyctzn no está en línea   Reply With Quote
Old January 3rd, 2011, 01:42 PM   #18
abray
Raymond Santoso
 
abray's Avatar
 
Join Date: May 2010
Location: surabaya
Posts: 317
Likes (Received): 42

^ hmmm... Jadi intinya tidak benar kalo negara2 lain pada membongkar tol tengah kota gara2 dampak buruk tol tengah kota itu sendiri. Cmiiw. Kalo yg di seoul aku pernah nonton di discovery channel, mereka membongkar jalan tol itu untuk mengembalikan jalur sungai kuno yang dulu merupakan sumber kehidupan masyarakat sekitar di masa lalu, dan menjadikannya kawasan wisata. Sementara mereka memang masih punya banyak jalan tol lainnya. Jadi kalo memang diperlukan, jalan tol di tengah kota bisa jadi solusi.

Nah, sekarang masalahnya kalo itu di surabaya, perlu apa tidak, banyak untung atau ruginya. Menurutku kalo surabaya secara penataan kotanya Indonesia sekali, di mana sebagian besar perpindahan manusia dilakukan dengan kendaraan pribadi, bukan jalan kaki atau public transport, tol tengah malah mendorong life style yg kayak gitu. Kalo dibandingkan dengan Sydney, atau kota2 di Amerika, sepertinya ga sebanding deh. Mereka juga sudah punya mass transport yg jauuuh lebih maju. Bangun dulu trotoar yg lebar (yg sekarang juga walaupun lumayan bagus tapi masih kurang lebar) paling nggak 2x nya yang sekarang. Trus bisnya yg nggenah, kalo mau mempertahankan angkot ya yg nggenah. Mass transportation buat saat ini lebih diperlukan daripada tol tengah kota. Tol itu harusnya buat perjalanan ke luar kota, truk, polisi, ambulance. Bukan sebagai alternatif perjAlanan dalam kota.
abray no está en línea   Reply With Quote
Old January 3rd, 2011, 02:01 PM   #19
sbyctzn
gumiho
 
sbyctzn's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ujung galuh - matraman - blambangan
Posts: 9,163

agree memang ada di kota luar negeri yang memang tepat bangun tol tengah, tapi tata kotanya lho dan keadaan kotanya sudah jauh lebih baik. Beda keadaannya dengan surabaya. Tetap tol tengah kota di surabaya tidak feasible.
sbyctzn no está en línea   Reply With Quote
Old January 3rd, 2011, 02:02 PM   #20
@b1
Registered User
 
@b1's Avatar
 
Join Date: Feb 2009
Posts: 1,388
Likes (Received): 62

At least ada buffer antara volume kendaraan pribadi ama public transport.
__________________
You either die a hero, or live long enough to see yourself become the villain.
@b1 no está en línea   Reply With Quote
Reply

Tags
surabaya

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 03:27 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu