daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Skybazaar of Indonesia > Archive

Closed Thread
 
Thread Tools
Old June 5th, 2006, 03:11 AM   #1
sanhen
Urban Monk
 
sanhen's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: Tokyo, Japan
Posts: 2,437
Likes (Received): 2

[INDONESIA] Telecommunication and Internet

I got some more news, so here goes the new thread

I dont want to open another thread for this news. So since telco is an industry here goes...

http://www.brunei-online.com/bb/fri/jun2h35.htm

Quote:
Brunei firm in venture to build undersea broadband cable system

AiTi CEO Ibrahim Ali (L) joins Datuk Baharum Salleh (2R) and the other executives in the Telekom Malaysia-led consortium for a group photo after the signing of the MOU "to build an undersea broadband cable system linking Southeast Asia with the United States." The cable system will link Malaysia, mainland US, Hong Kong, the Philippines, Guam, Hawaii, Singapore, Thailand, Brunei and Vietnam. - Photo: AiTi
HONG KONG (AFP) - Telekom Malaysia said Thursday it has signed a Memorandum of Understanding with seven Asian partners - including Brunei's AiTi - to build an undersea broadband cable system linking Southeast Asia with the United States.

Malaysia's largest telecom company said the cable system will route between Malaysia and the US through Hong Kong, the Philippines, Guam and Hawaii, with branches into Singapore, Thailand, Brunei and Vietnam.

Baharum Salleh, chief operating officer for Telekom Malaysia, which leads the consortium, said the system is aimed to support the burgeoning demand for voice, IP/data and video traffic between Southeast Asia and the US. "We see the big broadband potential in these countries," he said in Hong Kong. "By 2008, we would not have sufficient capacity to connect Malaysia to the internet."

He expects to see at least more than 20 percent growth in broadband traffic for Malaysia. The 20,000 kilometre-long cable (12,400 mile), to be known as Asia-America Gateway, will be completed in early 2008 with a minimum design capacity of 1.28 terabits.

Apart from Telekom Malaysia and Aiti, the consortium also consists of REACH of Hong Kong, CAT Telecom of Thailand, Philippines' PLDT, Singapore's StarHub and Vietnam's VNPT.

The company said the system has the potential to extend capacity to other locations in the Northeast and Southeast Asia, India, Australia, Africa and Europe as it is designed to provide a high degree of inter-connectivity with existing and planned high bandwidth systems.

Salleh said the company expects to expand the network and will have one or two more partners.
Now:
Can anyone EXPLAIN why Indonesia not included in the deal? I mean, our internet speed is bloody slow. Sure not whole Indonesia can be connected with this cable, but at least capital city like medan and jakarta can.
sanhen no está en línea  

Sponsored Links
 
Old June 5th, 2006, 03:12 AM   #2
sanhen
Urban Monk
 
sanhen's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: Tokyo, Japan
Posts: 2,437
Likes (Received): 2

Demi Internet Murah
Pemerintah Ingin Alihkan Bandwidth dari Singapura

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
http://www.detikinet.com/index.php/d...41/idkanal/331

Jakarta, Demi internet murah, pemerintah membuka penawaran untuk membangun infrastruktur internet melalui fiber optik ke Hongkong atau Malaysia, tapi tidak ke Singapura.

"Kita akan melakukan kebijakan dengan menawarkan ke siapa saja yang mau membangun fiber optik ke Hongkong atau ke Malaysia. Kalau bisa tidak lewat Singapura. Dengan demikian kita akan mendapatkan harga yang bagus," kata Menkominfo Sofyan Djalil pada detikINET, Senin (05/06/2006).

Dia menegaskan, penawaran pembangunan fasilitas infrastruktur itu terbuka untuk siapa saja.

"Internet sekarang mahal sekali. Kalau bisa ke Hongkong, kita bisa langsung ke mancanegara. Tapi kalau tidak bisa ke Hongkong, kita bisa coba ke Johor, Malaysia. Asal kita bisa switch dari Singapura, karena selama ini Singapura itu hub, jadinya mahal sekali," papar Sofyan.

Sedangkan alternatif lain seperti membangun internet gateway, menurutnya, dipandang belum perlu. "Fasilitas infrastruktur saja," imbuhnya.

Lalu bagaimana dengan alternatif lain seperti satelit? "Kalau satelit tidak akan bisa semurah fiber optik," tandasnya. (rou)
sanhen no está en línea  
Old June 5th, 2006, 03:13 AM   #3
sanhen
Urban Monk
 
sanhen's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: Tokyo, Japan
Posts: 2,437
Likes (Received): 2

Ke Hongkong atau Malaysia
Menkominfo Tawarkan SLI Bagi Pembangun Infrastruktur Internet

Achmad Rouzni Noor II - detikInet

Jakarta, Menkominfo Sofyan Djalil berjanji akan memberikan pengelolaan saluran Sambungan Langsung Internasional (SLI) baru bagi yang bisa membangun infrastruktur fiber optik ke Hongkong atau Malaysia.

"Kita kemungkinan akan memberikan saluran untuk SLI baru. Jadi kalau ada yang janji buka saluran bandwidth sehingga harga internet bisa murah, akan kita kasih," kata Sofyan pada detikINET, Senin (05/06/2006).

Menurutnya, harga bandwidth internet di Indonesia sudah kelewat mahal. Hal itu, menurutnya, dikarenakan bandwidth internet masih dipasok dari Singapura.

Oleh sebab itu, Menkominfo membuka penawaran untuk membangun infrastruktur internet melalui fiber optik ke Hongkong atau Malaysia demi menghindari Singapura. (rou)
sanhen no está en línea  
Old June 5th, 2006, 03:14 AM   #4
sanhen
Urban Monk
 
sanhen's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: Tokyo, Japan
Posts: 2,437
Likes (Received): 2

I'd say: To hongkong .. Australia please.... hehehe, make some redundant network
sanhen no está en línea  
Old June 5th, 2006, 03:30 AM   #5
F-ian
Registered User
 
Join Date: Oct 2005
Location: Kingdom of Banten, the Dynasty of Queen Atut
Posts: 4,345
Likes (Received): 45

orang Indo di Indo pada pake Broadband gak? perasaan gw kita masih pake Dial-up makanya mahal .
__________________
"Nggak usah sinis, kalau nggak setuju diam saja. Apa sih yang sudah Anda lakukan buat negeri ini?"
F-ian no está en línea  
Old June 5th, 2006, 05:55 AM   #6
XxRyoChanxX
holla holla hey!
 
Join Date: Jul 2005
Location: California/Indonesia
Posts: 3,303
Likes (Received): 9

Di Indo ada DSL ngak?
__________________
*****EXQUISITE INDONESIA*****
XxRyoChanxX no está en línea  
Old June 5th, 2006, 06:14 AM   #7
F-ian
Registered User
 
Join Date: Oct 2005
Location: Kingdom of Banten, the Dynasty of Queen Atut
Posts: 4,345
Likes (Received): 45

there is, my connection from KabelVision or speedy from telkomsel tapi kayaknya Jarang yg pake. I think its Rp.500.000 a month pretty expensive
__________________
"Nggak usah sinis, kalau nggak setuju diam saja. Apa sih yang sudah Anda lakukan buat negeri ini?"
F-ian no está en línea  
Old June 5th, 2006, 10:47 AM   #8
tata
there's no free lunch
 
tata's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: JAKARTA
Posts: 2,597
Likes (Received): 2

http://www.detikinet.com/index.php/d...67/idkanal/331

Senin , 05/06/2006 15:00 WIB
Biaya Backbone Internasional Mandiri Bisa Rp 15 Triliun
Ni Ketut Susrini - detikInet
ilustrasi (diolah)
Jakarta, Pemerintah sudah bertekad agar Indonesia memiliki international backbone mandiri. Biaya pembuatannya mulai dari Rp 2 triliun hingga Rp 15 triliun.

Backbone internet internasional adalah koneksi internet berkapasitas besar yang berfungsi sebagai 'pipa utama' lalu lintas internet internasional. Selama ini Indonesia dianggap masih bergantung pada Singapura untuk keperluan tersebut.

Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar mengatakan belum ada kepastian seperti apa desain backbone tersebut. Satu hal yang bisa menjadi rujukan adalah 'Palapa O2 Ring', yaitu infrastruktur serat optik yang juga menghubungkan seluruh Indonesia.

Besaran investasi yang diperlukan pun belum pasti "Tergantung teknologi, kalau seperti Palapa O2 Ring itu Rp 10-15 triliun. Kalau pakai fibre optic bisa jadi Rp 2-3 triliun untuk sampai ke Hong Kong," ujar Basuki seusai acara penyerahan dana SMS 5000 dari Grup Telkom ke Palang Merah Indonesia, di Departemen Komunikasi dan Informatika, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (05/06/2006).

Pengadaan infrastruktur tersebut akan dilakukan bersama-sama antara Pemerintah dan Swasta. Basuki pun tidak menutup kemungkinan ada bentuk konsorsium di belakangnya.

Untuk membahas hal ini, pemerintah telah membentuk gugus tugas yang mengikutsertakan unsur pemerintah, operator telekomunikasi dan asosiasi-asosiasi. Ini termasuk Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan Asosiasi Satelit Indonesia (ASSI). (wsh)
(wsh)
__________________
JAKARTA Public Transportation:

Bus Rapid Transportation Database, BRT Part 1, BRT Part 2
tata no está en línea  
Old June 5th, 2006, 04:11 PM   #9
macgyver
Registered User
 
Join Date: Apr 2004
Posts: 1,070
Likes (Received): 2

Quote:
Originally Posted by XxRyoChanxX
Di Indo ada DSL ngak?
Ada .. ADSL dari Telkom.

Kalo pake ISP non telkom ... maka mesti sewa ADSL (ke Telkom) dan Sewa Internet Connection ke ISP

Kalo mau ISP nya pake Telkom juga.
Satu paket namanya SPEEDY ( udah Internet + ADSL , 2 2 nya dari Telkom)
macgyver no está en línea  
Old June 5th, 2006, 04:16 PM   #10
macgyver
Registered User
 
Join Date: Apr 2004
Posts: 1,070
Likes (Received): 2

Quote:
Originally Posted by sanhen
Demi Internet Murah
Pemerintah Ingin Alihkan Bandwidth dari Singapura

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
http://www.detikinet.com/index.php/d...41/idkanal/331

Jakarta, Demi internet murah, pemerintah membuka penawaran untuk membangun infrastruktur internet melalui fiber optik ke Hongkong atau Malaysia, tapi tidak ke Singapura.

"Kita akan melakukan kebijakan dengan menawarkan ke siapa saja yang mau membangun fiber optik ke Hongkong atau ke Malaysia. Kalau bisa tidak lewat Singapura. Dengan demikian kita akan mendapatkan harga yang bagus," kata Menkominfo Sofyan Djalil pada detikINET, Senin (05/06/2006).

Dia menegaskan, penawaran pembangunan fasilitas infrastruktur itu terbuka untuk siapa saja.

"Internet sekarang mahal sekali. Kalau bisa ke Hongkong, kita bisa langsung ke mancanegara. Tapi kalau tidak bisa ke Hongkong, kita bisa coba ke Johor, Malaysia. Asal kita bisa switch dari Singapura, karena selama ini Singapura itu hub, jadinya mahal sekali," papar Sofyan.

Sedangkan alternatif lain seperti membangun internet gateway, menurutnya, dipandang belum perlu. "Fasilitas infrastruktur saja," imbuhnya.

Lalu bagaimana dengan alternatif lain seperti satelit? "Kalau satelit tidak akan bisa semurah fiber optik," tandasnya.
(rou)

Ma'af Pak Menteri .. kok Sepertinya anda tidak mengerti situasi Internet ya ?
Atau Asal Ngomong ??

Harus nya Bapak Ngomong Begini.

Kebutuhan bandwidth internet memiliki efek domino ekonomi yang sangat besar.
Untuk itu indonesia membutuhkan koneksi internet berkecepatan tinggi yang reliable ...
Pemerintah akan membuat infrastruktur super cepat .. ( maksudnya Optik .. he he he ) ... Ke Australia , ke Hongkong dan ke Jepang.

Malaysia .. Johor ?
Botelneck pak ..

Nah .. Satelit ... juga dipakai untuk redundant ... ke Hawai .. atau ke India sekalian .. !!!!
macgyver no está en línea  
Old June 5th, 2006, 04:21 PM   #11
macgyver
Registered User
 
Join Date: Apr 2004
Posts: 1,070
Likes (Received): 2

Quote:
Originally Posted by tata
http://www.detikinet.com/index.php/d...67/idkanal/331

Senin , 05/06/2006 15:00 WIB
Biaya Backbone Internasional Mandiri Bisa Rp 15 Triliun
Ni Ketut Susrini - detikInet
ilustrasi (diolah)
Jakarta, Pemerintah sudah bertekad agar Indonesia memiliki international backbone mandiri. Biaya pembuatannya mulai dari Rp 2 triliun hingga Rp 15 triliun.

Backbone internet internasional adalah koneksi internet berkapasitas besar yang berfungsi sebagai 'pipa utama' lalu lintas internet internasional. Selama ini Indonesia dianggap masih bergantung pada Singapura untuk keperluan tersebut.

Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar mengatakan belum ada kepastian seperti apa desain backbone tersebut. Satu hal yang bisa menjadi rujukan adalah 'Palapa O2 Ring', yaitu infrastruktur serat optik yang juga menghubungkan seluruh Indonesia.

Besaran investasi yang diperlukan pun belum pasti "Tergantung teknologi, kalau seperti Palapa O2 Ring itu Rp 10-15 triliun. Kalau pakai fibre optic bisa jadi Rp 2-3 triliun untuk sampai ke Hong Kong," ujar Basuki seusai acara penyerahan dana SMS 5000 dari Grup Telkom ke Palang Merah Indonesia, di Departemen Komunikasi dan Informatika, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (05/06/2006).

Pengadaan infrastruktur tersebut akan dilakukan bersama-sama antara Pemerintah dan Swasta. Basuki pun tidak menutup kemungkinan ada bentuk konsorsium di belakangnya.

Untuk membahas hal ini, pemerintah telah membentuk gugus tugas yang mengikutsertakan unsur pemerintah, operator telekomunikasi dan asosiasi-asosiasi. Ini termasuk Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan Asosiasi Satelit Indonesia (ASSI). (wsh)
(wsh)

Pak .. baiknya kasih ke swasta ajah ...

Pemerintah .. regulator aja ... biar gak ribet ...

nanti kayak .. proyek2 MRT dan Monorail loh ...

Palapa O2 RIng .. Ok tuh ...
Swasta pasti banyak yg mau konsorsium ...
Asosiasi Penyelenggara Satelit , Assosiasi Penyelenggara Telekomunikasi , Assosiasi Penyelenggara Internet ...
Pasti mau ..tuh .. bisnis menguntungkan ....
macgyver no está en línea  
Old June 5th, 2006, 06:22 PM   #12
F-ian
Registered User
 
Join Date: Oct 2005
Location: Kingdom of Banten, the Dynasty of Queen Atut
Posts: 4,345
Likes (Received): 45

Quote:
Originally Posted by macgyver
Ada .. ADSL dari Telkom.

Kalo pake ISP non telkom ... maka mesti sewa ADSL (ke Telkom) dan Sewa Internet Connection ke ISP

Kalo mau ISP nya pake Telkom juga.
Satu paket namanya SPEEDY ( udah Internet + ADSL , 2 2 nya dari Telkom)
how much is the fee per month?
__________________
"Nggak usah sinis, kalau nggak setuju diam saja. Apa sih yang sudah Anda lakukan buat negeri ini?"
F-ian no está en línea  
Old June 5th, 2006, 08:36 PM   #13
macgyver
Registered User
 
Join Date: Apr 2004
Posts: 1,070
Likes (Received): 2

Quote:
Originally Posted by GluTTony
how much is the fee per month?
Beda2 .. contoh .. Indo Net

http://web-base.indo.net.id/indonet/...p?ids=1&idsm=5

Telkom speedy

http://www.telkom-indonesia.com/prod...2nd.php?id=161
atau di http://speedytelkom.com/
macgyver no está en línea  
Old June 6th, 2006, 02:05 PM   #14
sanhen
Urban Monk
 
sanhen's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: Tokyo, Japan
Posts: 2,437
Likes (Received): 2

Iya gua pernah di telpon sama telkom tuh ditawarin speedy. Tapi males lah, wong buat voice biasa aja suaranya ancur2an, masa mao di pake buat digital.

Satelit ngga enak buat broadband, latency nya terlalu gede, ngga cocok buat online games.

Yg indo bener2 butuh tuh semua pulau besar di sambung kabel bawah laut. Then tarik kabel lagi ke australia, hongkong sama amrik.
sanhen no está en línea  
Old June 17th, 2006, 07:04 AM   #15
wS
admlnlstrator
 
Join Date: May 2005
Location: Jkt-Ams
Posts: 97
Likes (Received): 0

Speedy so far OK la di Jakarta, di Medan juga baru masuk Telkom speedy, gue udah pake 6 bulanan, so far no problem dengan speed, hanya masalah biaya karena limited bandwidth yang menjadi masalah.
Kalau masalah bandwidth di Indonesia, menurut informasi yang gue dapet dari pemain pasar Telco di Indonesia, ada yang mengatakan karena demand yang masih kurang sekarang ini untuk bandwidth di Indonesia, maka dari itu penyewaan bandwidth dalam skala kecil yang menyebabkan tingginya biaya.
wS no está en línea  
Old March 25th, 2007, 07:04 AM   #16
peseg5
SSC Indonesia
 
peseg5's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: Jakarta
Posts: 3,730

Good news...yet?

Tarif internet..turun turun turun...

Quote:
http://www.tempointeraktif.com/hg/ek...-96240,id.html

Indosat dan Telkom Korting Besar-besaran Tarif Internet
Sabtu, 24 Maret 2007 | 12:02 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:


Dua operator penyedia jasa internet, Indosat Mega Media (IM2) dari Indosat dan Telkom membanting harga tarif internetnya. Untuk paket internet bulanan dengan akses tak terbatas (unlimited) yang berlaku mulai April 2007 nanti, keduanya menawarkan harga Rp 750.000 per bulan. Tarif ini sudah merosot jauh dibanding tarif yang berlaku selama ini, yaitu berkisar di Rp 5 juta per bulan (Indosat), dan Rp 2 juta perbulan (Telkom Speedy).

Business & Product Developement Senior Manager IM2 Hermanudin mengatakan nantinya, IM2 akan menggunakan satelit yang beroperasi pada pita frekuensi KU-Band.
Sebelumnya layanan akses internet IM2 yang menggunakan satelit, beroperasi di pita C-Band. "Layanan melalui satelit KU-band ini dapat menjangkau kawasan terpencil di Kalimantan, Sumatera, Bali, dan Jawa," kata Hermanudin kemarin sore.

Hermanudin melanjutkan bahwa dengan diluncurkannya layanan internet melalui satelit KU-Band, biaya langganan akses internet bagi pelanggan akan menjadi Rp 750 ribu per bulan dengan quota atau hak untuk mengakses internet tak terbatas. "Harga ini jauh lebih murah ketimbang biaya berlangganan layanan serupa dengan satelit C-Band yang sebesar Rp 5 juta per bulan," ujarnya. karena sinyal yang dimiliki KU-Band beroperasi pada frekuensi yang lebih tinggi dari C-Band, maka ukuran antena yang digunakan untuk menangkap gelombangnya lebih kecil. Sementara layanan akses internetnya dapat mencapai kecepatan 512 kilo bit per detik.


Sementara itu, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) dengan produk Speedy juga menurunkan tarif aksesnya awal April 2007. Menurut Vice President Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia, paket Speedy akses tak terbatas yang semula Rp 2 juta menjadi Rp 750 ribu atau turun 63 persen. "Kecepatan downstream dan upstreamnya sebesar 384 kilo bit per detik (kbps) untuk downstream dan 64 Kbps untuk upstream," ujarnya.

Eko Nopiansyah
__________________
The only thing necessary for the triumph of evil is for good man to do nothing.
(Edmund Burke 1729-1797)

peseg5 no está en línea  
Old March 25th, 2007, 07:18 AM   #17
Blue_Sky
Moderator
 
Blue_Sky's Avatar
 
Join Date: Jul 2005
Posts: 9,587
Likes (Received): 443

Thanks peseg5 for bumping this thread
I was looking for this one

Blue_Sky no está en línea  
Old March 25th, 2007, 07:22 AM   #18
Blue_Sky
Moderator
 
Blue_Sky's Avatar
 
Join Date: Jul 2005
Posts: 9,587
Likes (Received): 443

Speedy Siapkan Argo Menitan

Jakarta, Selain memberlakukan tarif baru, mulai 1 April 2007 PT Telkom Tbk. juga akan merilis paket Speedy berbasis waktu (Speedy Time-based).

Vice President Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia, menjelaskan perubahan ini diberlakukan menyusul akan berakhirnya program promo Formula 5 pada 31 Maret 2007.

Dalam paket Speedy berbasis waktu, pelanggan akan mendapatkan quota pemakaian selama 50 jam dengan biaya bulanan Rp 200 ribu. Untuk pemakaian melebihi quota tersebut, akan dikenakan biaya sebesar Rp 750 per 30 menit.

Sementara untuk layanan berbasis bandwidth, diberlakukan tarif baru yang juga berlaku efektif mulai 1 April 2007.

Biaya berlangganan bulanan untuk paket Limited Home (sebelumnya disebut paket Speedy personal), berubah dari semula Rp 300 ribu per bulan menjadi Rp 200 ribu per bulan, dengan quota bandwidth 1 Gigabyte (GB). Tarif pemakaian melebihi quota (excess usage) turun dari Rp 700 per MB menjadi Rp 500 per MB. Sementara biaya pendaftaran turun dari Rp 150 ribu menjadi Rp 75 ribu.

Untuk paket Limited Professional, biaya berlangganannya berubah dari semula Rp 400 ribu per bulan menjadi Rp 300 ribu per bulan, dengan quota bandwidth sebesar 3 GB. Tarif pemakaian melebihi quota (excess usage) turun dari Rp 700 per MB menjadi Rp 500 per MB. Biaya pendaftaran turun dari Rp 150 ribu menjadi Rp 75 ribu.

Demikian juga untuk paket Speedy Unlimited yang semula Rp 2 juta, menjadi Rp 750 ribu, atau turun 63%. Sementara biaya bulanan untuk paket Warnet akan turun Rp 3 juta menjadi Rp 1,75 juta

Eddy Kurnia menyatakan, dengan memperhitungkan kondisi gateway yang ada, Telkom telah menetapkan kecepatan downstream/upstream sebesar 384/64 Kbps.

Optimis Penuhi Target

Eddy mengatakan Telkom terus berupaya melakukan peningkatan kualitas akses, serta menurunkan biaya langganannya. Upaya tersebut diyakini akan mampu mendorong peningkatan basis pelanggan Speedy di tahun 2007.

Telkom memproyeksikan penjualan Speedy di tahun 2007 tumbuh 353% menjadi 385.000 Satuan Sambungan Layanan (SSL), dengan proyeksi pertumbuhan pendapatan kotor 221%. Proyeksi ini menurut Eddy memang sangat tinggi, dan oleh karenanya selain dukungan ketersediaan dan kualitas alat produksi, juga diperlikan berbagai upaya pentarifan yang semakin terjangkau oleh masyarakat.

Pada tahun 2006, jumlah pelanggan Speedy di seluruh Indonesia mencapai 95.000 SSL, naik dari sebelumnya 30,6 ribu SSL pada tahun 2005.

Penyebaran layanan mencakup 22 kota di antaranya Jakarta, Surabaya, Medan, Batam, Bandung, Semarang, Solo, Denpasar, Balikpapan, Makassar dan lain-lain. Saat ini cakupan Speedy mulai diperluas dan rencananya akan mencakup 40 kota di tahun 2007.

"Kami berharap, penetrasi Speedy yang cepat akan dapat membantu mengatasi kesenjangan akses Internet di masyarakat kita," kata Eddy, seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima detikINET, Rabu (21/3/2007). (nks/nks)

http://www.detikinet.com/index.php/d...61/idkanal/328
Blue_Sky no está en línea  
Old March 26th, 2007, 07:40 AM   #19
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,480
Likes (Received): 338

Telkomnet instan sialan ..... masa per jam Rp 11,000 ( more than 1 USD and 1 euro.... WTH???) Leletnya kayak siput.... Tapi utk YOUTUBE kok agak cepat ach ????
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  
Old March 26th, 2007, 07:55 AM   #20
sanhen
Urban Monk
 
sanhen's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: Tokyo, Japan
Posts: 2,437
Likes (Received): 2

Gua dulu download attachmen 1 mega aja setengah jam lebih pake telkomnet. Itu pun sambil was-was bakal timeout. Tapi kalo akses website lokal lumayan kenceng sih. And as a note.. line telpon gua jelek.
sanhen no está en línea  
Closed Thread

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 02:18 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu