daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Skybazaar of Indonesia > Archive

Closed Thread
 
Thread Tools
Old May 4th, 2011, 01:31 AM   #1
yudibali2008
WADD/DPS, WALL/BPN
 
yudibali2008's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Ziemia
Posts: 28,865

Part VIII | Economy, Trade, Monetary, and Business

Now let we start Thread 8

Thread Archives : Part I, Part II, Part III, Part IV, Part V, Part VI, Part VII


RI Jajaki Perdagangan Bebas Uni Eropa

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengaku sedang melakukan penjajakan terhadap perdagangan bebas ke Uni Eropa.

"Uni Eropa adalah pasar yang sangat menarik karena ada 600 juta orang dengan GDP tertinggi di dunia yang sekira USD18 triliun," kata Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional Kemendag Gusmardi Bustami ketika ditemui wartawan seusai konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (3/5/2011).

Dia mengemukakan, pemerintah telah membentuk sebuah Komisi Perdagangan Uni Eropa yang mengkaji sejumlah keuntungan dan hambatan bagi perdagangan bebas ke kawasan ini. "Besok, laporan mereka tentang perdagangan bebas ini akan dilaporkan ke Menteri Perdagangan," ungkapnya.

Lebih lanjut, beberapa waktu lalu, ASEAN-UE juga pernah menjajaki kemungkinan untuk melakukan perjanjian bebas antarkawasan.

"Namun, pembahasan yang sudah sampai pada 70-80 persen ini terkendala masalah hak asasi manusia (HAM) sehingga UE memutuskan untuk menunda dulu. Padahal waktu itu, pembahasan sudah sampai pada pengurangan tarif, nontarif barrier, services, surat keterangan asal, investment, dan lainnya," lanjutnya.

Saat ini, lanjutnya, ketika perdagangan global sudah semakin tak terelakkan, Uni Eropa kembali melakukan perundingan bilateral dengan negara anggota ASEAN.

"Seperti Singapura yang sudah dalam perundingan awal, Malaysia sedang proses juga, kalau Vietnam itu sudah menyatakan tertarik, tapi kita masih belum, masih study," lanjutnya.

Di samping itu, dijelaskannya bahwa perundingan ini tidak menyalahi perjanjian dengan ASEAN. Dirinya pun optimistis bahwa perdagangan Indonesia bersifat complementary atau melengkapi.

"Kita kan mengimpor mesin dan barang-barang elektronik dari UE sementara kita bisa impor bahan baku ke mereka. Mereka masih membutuhkan barang-barang sehari kita yang harganya reasonable banget," tutupnya.
(ade)

Okezone
__________________
If you cannot be positive, then at least be quiet ~ Joel Osteen

Last edited by yudibali2008; May 4th, 2011 at 02:04 AM.
yudibali2008 no está en línea  

Sponsored Links
 
Old May 4th, 2011, 01:35 AM   #2
yudibali2008
WADD/DPS, WALL/BPN
 
yudibali2008's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Ziemia
Posts: 28,865

New Bakaheuni dock operation hindered by fishing aficionados

The operators of the Bakaheuni port in Lampung, South Sumatra, have conducted a month-long test run of Dock V designated for large-sized ferries weighing up to 6,000 gross tons.
An officer at the port, Rossi, said the dock greatly helped port operators as it accommodated the large number of trucks lining up to enter the docked ferries.
Heru Purwanto, the Bakaheuni branch operational manager of state-owned ferry company PT ASDP, said Dock V would be used to accommodate vehicles, including trucks, tribunnews.com reported.
The operation of Dock V, however, is hindered by the many people who use the dock to fish.

The Jakarta Post
__________________
If you cannot be positive, then at least be quiet ~ Joel Osteen
yudibali2008 no está en línea  
Old May 4th, 2011, 01:36 AM   #3
yudibali2008
WADD/DPS, WALL/BPN
 
yudibali2008's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Ziemia
Posts: 28,865

RI Impor Barang Elektronika dari Thailand & Jepang

JAKARTA - Indonesia mengimpor barang-barang automotif dan elektronika dari Thailand dan Jepang. Impor ini pun dinyatakan bersifat saling melengkapi.

"Thailand itu kan menghasilkan automotif, elektronika. Jadi kita saling mengisilah karena produksi kita yang dikirim ke sana juga makin banyak," ujar Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Selasa (3/5/2011).

Selain itu, negara yang menyuplai barang automotif dan elektronika lainnya adalah Jepang. "Kita masih impor suku cadang automotif dari Jepang meski beberapa waktu lalu kita sempat ekspor mobil ke Jepang, itu kita rakit di sini tapi merk Jepang," lanjutnya.

Angka Impor Indonesia di sektor non-migas ditempati China sebesar USD5,3 miliar, Jepang USD4,42 miliar, dan Thailand USD2,58 miliar.

Di sisi lain, pihak Kemendag menyatakan bahwa pengembangan biofuel sawit tidak akan menimbulkan gangguan ketahanan pangan.

Mahendra menyatakan bahwa sawit berbeda dengan produk pangan lainnya seperti gula dan kedelai yang bila digunakan sebagai biofuel akan dapat merusak kestabilan harga pangan karena dibutuhkan masyarakat sebagai bahan pangan. "Sawit itu lebih sustainability dari bahan pangan yang rawan distorsi," ujarnya.

Dirinya berharap, produk sawit ini akan dapat diterima dan diperlakukan adil di Eropa. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mendorong sustainable palm oil Indonesia dengan mengembangkan sustainable palm oil system.

Sekadar informasi, sawit merupakan salah satu dari sepuluh komoditas utama non migas dari Indonesia. Nilai ekspor sawit di Januari-Februari 2011 ini mencapai USD2,411 miliar dari nilai ekspor sawit tahun lalu yang hanya USD1,480 miliar.
(ade)

Okezone
__________________
If you cannot be positive, then at least be quiet ~ Joel Osteen
yudibali2008 no está en línea  
Old May 4th, 2011, 01:36 AM   #4
yudibali2008
WADD/DPS, WALL/BPN
 
yudibali2008's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Ziemia
Posts: 28,865

Govt urged to increase non-subsidized fuel prices

The government has been urged to raise the prices of non-subsidized fuels to prevent ballooning subsidies amid soaring global oil prices.

A lawmaker from House of Representatives Commission VII overseeing energy, Satya W. Yudha, told The Jakarta Post that the government had to risk unpopularity for the sake of the country because increased fuel subsidies would reduce the government's ability to finance other important sectors such as infrastructure development.

“With the recent global oil price rally, the government has to increase the prices of non-subsidized fuels. The 2011 State Revenues and Expenditures Budget law has provided legal grounds for it to go ahead with such a policy,” he said in a telephone interview on Tuesday.

The law stipulates that the government is allowed to increase the prices of non-subsidized fuels if the average of the Indonesian Crude Price (ICP) for the previous 12 months surpasses the government assumption of $80 per barrel by at least 10 percent, reaching a price of $88 per barrel.

The Energy and Mineral Resources Ministry announced on Tuesday that in April the ICP stood at $123.36 per barrel, meaning the average ICP in the past 12 months reached $89.85 per barrel. The ICP exceeded $100 per barrel in February when the price hit $103.31 and rose to $113.07 in March.

The Jakarta Post
__________________
If you cannot be positive, then at least be quiet ~ Joel Osteen
yudibali2008 no está en línea  
Old May 4th, 2011, 01:40 AM   #5
yudibali2008
WADD/DPS, WALL/BPN
 
yudibali2008's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Ziemia
Posts: 28,865

Makin Banyak Ekspor Gunakan SKA

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyebutkan semakin banyaknya ekspor produk Indonesia saat ini yang memanfaatkan fasilitas keringanan bea masuk melalui perjanjian kerja sama bilateral ataupun regional. Hal ini terlihat melalui jumlah surat keterangan asal (SKA) yang diterbitkan.


Secara total itu ada kenaikan 82 persen ekspor yang menggunakan fasilitas FTA. Itu berarti memanfaatkan bea masuk lebih rendah di triwulan I-2011.
-- Mari Elka Pangestu

"Secara total itu ada kenaikan 82 persen ekspor yang menggunakan fasilitas FTA (Free Trade Agreement), berarti memanfaatkan bea masuk yang lebih rendah di triwulan I-2011 (dari triwulan I-2010)," ungkap Mari, di Jakarta, Selasa (3/5/2011).

Dengan memanfaatkan bea masuk yang rendah itu, ia mengharapkan akan semakin meningkatkan daya saing produk ekspor Indonesia di negara-negara tujuan. Berdasarkan jumlah SKA, perjanjian kerja sama ASEAN Free Trade Agreement (AFTA) terhitung yang tertinggi dengan jumlah 27.905 dari 61.936 total surat untuk para eksportir. Para eksportir tersebut memanfaatkan skema itu untuk mendapatkan keringanan bea masuk.

Namun, pemanfaatan SKA preferensi dalam kerangka AFTA selama Maret 2011 mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Sejauh ini komoditas tembaga, bahan bakar mineral, serta minyak nabati dan hewani menjadi produk yang mendominasi pemanfaatan SKA dengan skema ini.

Sementara itu, skema kerja sama Indonesia-Jepang Economic Partnership Agreement (IJEPA) meraih pertumbuhan nilai SKA tertinggi dengan 124 persen dari triwulan I-2010 ke periode yang sama tahun ini. Pertumbuhan itu terjadi sekalipun jumlah surat SKA terbilang kecil, yaitu hanya sebesar 14.355 surat.

Untuk skema IJEPA, bahan bakar atau minyak mineral, TPT, dan barang plastik menjadi produk yang memanfaatkan preferensi tarif dengan negara tujuan Jepang. Selain kedua skema tersebut, Indonesia masih mempunyai ASEAN-Korea FTA (AKFTA), ASEAN-India FTA (AIFTA), dan ASEAN-China FTA (ACFTA).

Namun, jumlah SKA dalam ketiga skema kerja sama ini jumlahnya tidak lebih dari 10.000 surat untuk masing-masing skema. Bahkan, AIFTA menjadi yang terendah dengan jumlah 2.455 SKA pada triwulan I-2011.

Kompas
__________________
If you cannot be positive, then at least be quiet ~ Joel Osteen
yudibali2008 no está en línea  
Old May 4th, 2011, 01:41 AM   #6
yudibali2008
WADD/DPS, WALL/BPN
 
yudibali2008's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Ziemia
Posts: 28,865

Pemerintah Akan Setor Dividen ke Negara Rp30 Triliun

JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN akan menaikkan setoran dividen BUMN ke negara pada tahun ini sekira Rp30 triliun.

"Dividen dari awanya Rp27,5 triliun, kemudian kita menyentuh Rp30,1 triliun. Hal itu disebabkan karena adanya pembayaran deviden interim," ungkap Menteri BUMN Mustafa Abubakar, ditemui saat Workshop Aset BUMN, di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (3/5/2011).

Adapun tambahan yang berasal dari dividen interim tersebut sekira Rp3 triliun. "Sudah ada pembayaran dari dividen interim sebesar Rp3 triiun, maka dari itu total dividen 2011 sebesar Rp30,1 triliun. Kalau untuk yang tahun sebelumnya kan sekira Rp29 triliun," terangnya.

Dia menambahkan, sepanjang 2010 lalu total pendapatan dari keseluruhan BUMN mencapai Rp1.000 triliun. Dengan peningkatan keuntungan sebesar Rp100 triliun.

"Ada peningkatan penerimaan keseluruhan BUMN 2010 yaitu Rp100 triliun. Di mana penerimaan pendapatan mencapai Rp1.000 triliun. Perolehan tersebut yang terbesar berasal dari sektor minyak dan gas, perbankan, dan telekomunikasi," pungkasnya.
(ade)

Okezone
__________________
If you cannot be positive, then at least be quiet ~ Joel Osteen
yudibali2008 no está en línea  
Old May 4th, 2011, 01:41 AM   #7
yudibali2008
WADD/DPS, WALL/BPN
 
yudibali2008's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Ziemia
Posts: 28,865

Sawit Lebih Sustainable untuk Energi Alternatif

JAKARTA--MICOM: Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar mengatakan penggunaan minyak sawit mentah (CPO) justru lebih berkelanjutan dibandingkan energi alternatif biofuel yang berbasis pangan. Indonesia sendiri kini tengah mengembangkan Indonesian sustainable palm oil system.

"Sawit berkelanjutan itu sangat kondusif bagi energi alternatif. Sebab, di lain pihak, kalau kita lihat beberapa rekomendasi, justru biofuel yang berbasis kepada kedelai atau gula, produk-produk pangan pokok yang dibutuhkan konsumsi pangan, malah sebenarnya tidak kondusif bagi pengembangan biofuel karena menyebabkan distorsi pada pasokan pangan dan menyebabkan kenaikan harga pangan. Jadi, dalam konteks itu, sawit jauh lebih berkelanjutan," ujar Mahendra pada wartawan di kantornya, Selasa (3/5).

Mahendra baru saja kembali dari pertemuan dengan G20 untuk membicarakan sustainability perkebunan kelapa sawit Indonesia yang dituduh Greenpeace merusak lingkungan.

"Saya memberikan penjelasan perkembangan bagaimana kita mendorong sustainable palm oil di Indonesia dan termasuk mengembangkan Indonesian sustainable palm oil system, ini merupakan suatu standar pengelolaan persawitan kita yang berwawasan keberlanjutan. Keberlanjutan yang dimaksud bukan hanya lingkungan, melainkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosialnya. Itu yang kami sampaikan, kami berharap dapat perlakuan yang fair sebagai produk yang masuk Eropa," lanjutnya.

Nilai ekspor sawit dan produk turunannya sendiri merupakan penyumbang terbesar ekspor nonmigas Indonesia. Nilai ekspor kuartal I produk utama nonmigas tersebut mencapai US$2,41 miliar. Bersama Malaysia, Indonesia menjadi penyumbang CPO terbesar di dunia. (*/OL-11)

Media Indonesia
__________________
If you cannot be positive, then at least be quiet ~ Joel Osteen
yudibali2008 no está en línea  
Old May 4th, 2011, 01:43 AM   #8
yudibali2008
WADD/DPS, WALL/BPN
 
yudibali2008's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Ziemia
Posts: 28,865

JPMorgan Akui RI Negara Emerging Market Nomor 1

JAKARTA - Pihak JPMorgan melihat bila Indonesia merupakan negara emerging market nomor satu di antaranya negara emerging market lainnya.

"Orang JP morgan ada yang baru pertama kali datang ke Indonesia, karena dia melihat Indonesia adalah negara nomor 1 dalam emerging country yang baik," tutur Menko Perekonomian Hatta Rajasa, usai bertemu dengan pimpinan JPMorgan yakni Chairman & CEO JP Morgan Chase & Co Jamie Dimon, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/5/2011).

Hatta menceritakan, walaupun Indonesia belum sampai pada tahap investment grade namun pasar sudah mengenali Indonesia sebagai investment grade. Hal ini terbukti saat obligasi Indonesia dikenakan rate sekira lima persen.

"Bayangkan pada dua atau tiga tahun lalu sampai kena 11 persen. Dan ini saya kira salah satu bukti bahwa dunia melihat Indonesia itu adalah tempat investasi yang baik," tukasnya.

Kehadiran JPMorgan di Indonesia pun berperan membawa investor asing, yakni sekira empat atau lima investor dari tahun sebelumnya yang hanya tiga investor saja.

"Sekarang ini bisa hampir tiap kuartal datang ke Indonesia. Justru mencari proyek di Indonesia. Jadi kita harus banyak men-created project pembangunan kita terutama untuk infrastruktur," tuturnya.

Investor asal Amerika Serikat (AS) yang akan berinvestasi di Indonesia pun dari kalangan atas alias masuk jajaran first class yang bisa menjamin pendanaan proyek-proyek di Indonesia.

"Dia mau membiayai semua sektor, pertambangan pelabuhan, infrastruktur. Jadi mereka mengatakan pendanaan di Indonesia itu bukan menjadi masalah, yang terpenting project," pungkasnya.
(ade)

Okezone
__________________
If you cannot be positive, then at least be quiet ~ Joel Osteen
yudibali2008 no está en línea  
Old May 4th, 2011, 01:44 AM   #9
yudibali2008
WADD/DPS, WALL/BPN
 
yudibali2008's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Ziemia
Posts: 28,865

AP Kaji Pengoperasian Bandara 24 Jam

JAKARTA, KOMPAS.com — Permintaan otoritas penerbangan RI agar bandara di bawah manajemen PT Angkasa Pura I dan II dioperasikan selama 24 jam sehari mendapat dukungan dari perusahaan bersangkutan. Namun, pelaksanaannya harus rasional, yaitu bandara yang sangat sibuk dengan kegiatan penerbangan.

Dua perusahaan pengelola bandara di Indonesia bagian barat dan timur pun saat ini melakukan pengkajian pengoperasian bandara selama 24 jam. Saat ini ada enam bandara di Indonesia yang beroperasi selama 24 jam, yakni tiga bandara di bawah AP II, yakni Bandara Soekarno-Hatta (Cengkareng), Bandara Halim Perdanakusuma (carter/Jakarta), dan Bandara Polonia Medan; dan tiga bandara di bawah API, yaitu Bandara Juanda (Surabaya), Bandara Ngurah Rai (Denpasar), dan Bandara Hasanuddin (Makassar).

Direktur Teknik dan Operasi PT AP II Salahuddin Rafi mengatakan, saat ini masih ada sembilan bandara lainnya yang belum beroperasi 24 jam sehari. Pihaknya sedang mempertimbangkan untuk mengoperasikan beberapa di antaranya agar bisa beroperasi setiap saat.

"Secara prinsip kami mendukung arahan dari Dirjen (Herry Bakti). AP II akan mengupayakan agar seluruh bandara di bawah manajemen kami beroperasi selama 24 jam sehari," kata Rafi di Jakarta, Selasa (3/5/2011).

Menurutnya, saat ini pihaknya sedang mengkaji untuk menyiapkan sejumlah bandara yang akan dioperasikan selama 24 jam. Bandar udara tersebut adalah Bandara Minangkabau (Padang), Bandara Supadio (Pontianak), Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (Palembang), dan Bandara Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru).

"Semua akan dikaji lebih dahulu kesiapannya," katanya.

Ia menjelaskan, untuk beroperasi 24 jam, bandara harus memiliki beberapa syarat yang harus dipenuhi, hal ini yang masih menjadi kajian AP II. Menurut dia, jumlah penerbangan menjadi pertimbangan penting. Percuma saja bandara beroperasi 24 jam kalau trafik penerbangannya sedikit.

"Kalau flight terakhir saja jam lima sore, masa iya harus beroperasi 24 jam. Selain itu, bandara bersangkutan harus bukan bandara transit," ujar Rafi.

Selain itu, jelasnya, potensi pasar ke depan juga akan dijadikan tolok ukur pengoperasian bandara selama 24 jam. Empat bandara yang disiapkan itu, jelasnya, memiliki potensi tersebut. Saat ini semua bandara di bawah AP II telah memiliki instrument landing system (ILS) sehingga pada intinya telah bisa dilewati tengah malam.

Sekretaris Perusahaan PT AP I Miduk Situmorang menyatakan, pihaknya juga mendukung program enam koridor ekonomi nasional tersebut. Saat ini AP I sedang melakukan pengkajian terhadap beroperasinya bandara selama 24 jam.

"Ada beberapa bandara yang berpotensi untuk beroperasi selama 24 jam, misalnya di Manado (Sam Ratulangi) yang penerbangan terakhir bisa sampai pukul 24.00 atau di Balikpapan (Sepinggan). Pada intinya program ini dikaji agar terjadi efisiensi dalam operasi bandara," imbuhnya.

Untuk beroperasi selama itu, tambah Miduk, perusahaan membutuhkan sumber daya lebih karena harus ada penambahan giliran kerja. Yang biasanya hanya tiga shift, maka nantinya bisa ditambah jadi empat shift. Karenanya, penambahan jam operasi harus dipikirkan secara matang. (Tribunnews/Hendra Gunawan)

Kompas
__________________
If you cannot be positive, then at least be quiet ~ Joel Osteen
yudibali2008 no está en línea  
Old May 4th, 2011, 01:49 AM   #10
yudibali2008
WADD/DPS, WALL/BPN
 
yudibali2008's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Ziemia
Posts: 28,865

Hatta: Rupiah Menguat, Kita Hemat Rp400 Miliar

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan penguatan rupiah yang terjadi belakangan ini, telah terjadi penghematan mencapai Rp400 miliar.

Pengematan tersebut, kata Hatta, berasal dari akumulasi penguatan rupiah hingga sekarang. "Jadi setelah keseluruhan dihitung, kita bisa menghemat Rp350 miliar-Rp400 miliar dan itu cukup baik," ungkap Hatta di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (3/5/2011).

Selain itu, sambung Hatta, penguatan rupiah juga merupakan bentuk kepercayaan dari para investor asing untuk melakukan investasi di Indonesia. "Yang paling baik lagi adalah cara internasional memandang kita memandang perekonomian kita dan memandang makroekonomi kita," tambahnya.

Dia menjelaskan hal itu dapat dilihat dari yield/price rata-rata tertimbang Global Bond yang diterbitkan belakangan hanya sebesar 5,1 persen. "Itu juga yang menjadi salah satu, yield kita sampai lima persen," ungkap Hatta.

Seperti diketahui meskipun rupiah melemah tipis ke Rp8.554 per USD dibandingkan dengan periode perdagangan sebelumnya yang ada di Rp8.551 per USD namun angka tersebut masih jauh dari asumsi yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp9.250 per USD.

Senior Resident Representative International Monetary Fund (IMF) Milan Zavadjil menilai bahwa rupiah masih memiliki ruang untuk mengalami penguatan di 2011. "Rupiah masih bisa terapresiasi. Nilainya sendiri saat ini masih ada dalam rentang keseimbangan, jadi tidak over value atau undervalue," kata Milan.

Milan menjelaskan, penguatan nilai tukar rupiah tersebut tidak akan mengurangi daya saing Indonesia kawasan Asia. "Di Indonesia, rupiah menguat, tapi tetap real effective exchange rate per Maret 2011 berada di posisi positif. Jadi ini sangat baik," tandas Milan.
(ade)

Okezone
__________________
If you cannot be positive, then at least be quiet ~ Joel Osteen
yudibali2008 no está en línea  
Old May 4th, 2011, 01:50 AM   #11
yudibali2008
WADD/DPS, WALL/BPN
 
yudibali2008's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Ziemia
Posts: 28,865

Oil, gas deposits found in Tebo, Jambi

Jambi, Sumatra (ANTARA News) - Tebo District head of Jambi, Madjid Muaz said oil, gas and coal deposits had been found in his region, namely in Muaro Sekalo village, Sumay sub-district, Jambi.

"The village sits on large deposits of oil, gas and coals. Studies are now conducted to know the amount of the oil, gas and coal deposit," the Tebo district head said here on Tuesday.

He said that his office and the energy and mineral resources services of Jambi are planing a research program on the content of the deposits there.

Madjid said the deposits had important meaning for the development of the region`s economy in the future, where at present the people of Tebo relied on the plantation and agricultural sectors.

"Oil and gas as well as coals could be another added values for the district to develop its economy. We have to find credible and trusted investors to tap the natural resources," he said.

According to info@indonesiatraveling.com, Jambi is rich of extractive potential, both metal and non metal extractive, oil and natural gas or alternative energy.

This half of this potential has worked, both in exploration step and production. Coal is one of mining potential which can be used to PLTU as one of alternative energy sources besides geothermal, gas or water energy.

Coal production is about 50,000 metric ton per year. The biggest producer district is Sarolangun and Bungo Regency with low calorie until medium contents.

Other potential natural gas with potential 178.13 quintillion cubic feet/TCF which consists of 91.17 TCF reserve proved and 86.69 TCF potential reserve. Gas potential is in Tanjung Jabung Barat district and Muaro Jambi district.(*)
Editor: Heru

Antara News
__________________
If you cannot be positive, then at least be quiet ~ Joel Osteen
yudibali2008 no está en línea  
Old May 4th, 2011, 01:51 AM   #12
yudibali2008
WADD/DPS, WALL/BPN
 
yudibali2008's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Ziemia
Posts: 28,865

Rupiah Menuju Rp 8.000 Per Dollar AS

JAKARTA, KOMPAS.com — Nilai tukar rupiah bisa terus menguat hingga mencapai Rp 8.000 per dollar AS. Hal itu memungkinkan terjadi karena pelemahan dollar AS tidak hanya terjadi antara rupiah dan dollar AS, tetapi juga semua mata uang di dunia terhadap dollar AS.

Demikian diungkapkan ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM), Anggito Abimanyu, di Jakarta, Senin (2/5/2011).

Menurut Anggito, pemulihan ekonomi di Amerika Serikat akan membuat permintaan terhadap produk dunia di negara tersebut semakin tinggi. Hal ini menyebabkan pelemahan dollar AS. "Pemulihan ekonomi AS tidak terjadi hanya pada perdagangan antara Amerika dan China, tetapi juga antara Amerika dan dunia. Dengan kecenderungan tersebut, rupiah bisa terus menguat ke Rp 8.000 per dollar AS," ujarnya.

Anggito mengatakan, BI masih bersikap konservatif dengan tetap mempertahankan penguatan rupiah di level saat ini, yakni di level Rp 8.551 per dollar AS. Padahal, penguatan rupiah secara tajam sebenarnya sudah mulai terdeteksi pada 2010 sehingga asumsi nilai tukar di APBN 2011 sudah dapat ditetapkan di level Rp 8.500–Rp 8.700 per dollar AS.

"Sekarang, Indonesia yang paling konservatif karena semua mata uang menguat terhadap dollar AS. Padahal, BI sudah tahu, untuk memegang setiap 100 miliar dollar AS itu ada biayanya. Akibatnya, sekarang rupiah dibiarkan terus menguat," katanya.

Menguat

Nilai tukar rupiah terus menunjukkan kecenderungan menguat hingga mencapai posisi Rp 8.547,5 per dollar AS pada 2 Mei 2011. Itu jauh menguat dibandingkan posisi setahun lalu ada di level Rp 9.009 per dollar AS pada 3 Mei 2010. Hal itu berarti sudah terjadi penguatan rupiah sekitar 5,4 persen. Perkembangan nilai tukar itu sudah jauh menguat dibandingkan asumsi nilai tukar yang ditetapkan dalam APBN 2011, yakni Rp 9.250 per dollar AS, atau lebih kuat 8,2 persen.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Bambang PS Brojonegoro menyebutkan, penguatan rupiah terhadap dollar AS memberikan keuntungan tersendiri bagi APBN. Sebab, setiap penguatan sebesar Rp 100 dari asumsi APBN 2011 akan terjadi penghematan pada belanja negara di APBN 2011 sebesar Rp 400 miliar. "Setiap Rp 100 penguatan (rupiah) akan menghemat pengeluaran Rp 400 miliar," ujarnya.

Secara terpisah, pengamat ekonomi Mochamad Doddy Arifianto menyatakan, tewasnya Osama bin Laden hanya akan memberikan tekanan terhadap rupiah dalam jangka pendek sebab kondisi fundamental Amerika Serikat belum juga membaik. (OIN/BEN)

Kompas
__________________
If you cannot be positive, then at least be quiet ~ Joel Osteen
yudibali2008 no está en línea  
Old May 4th, 2011, 01:18 PM   #13
yudibali2008
WADD/DPS, WALL/BPN
 
yudibali2008's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Ziemia
Posts: 28,865

BI Bekukan Priority Banking Untuk Cegah Pencucian Uang

Jakarta - Wakil Ketua Komisi XI Harry Azhar Azis mengungkapkan tindakan Bank Indonesia (BI) yang 'membekukan' sementara layanan private banking di 23 bank untuk mencari nasabah baru dikarenakan bank-bank tersebut menggunakan pola yang sama seperti Malinda Dee di Citibank.

Politisi Fraksi Golkar ini menyatakan ada kekhawatiran di bank sentral ketika layanan private banking tidak dibenahi maka dugaan hingga mengarah ke money laundering dapat terjadi.

"Jadi saya sudah berbicara dengan pejabat BI. Ternyata alasan mereka itu bank-bank besar termasuk BUMN itu menggunakan pola yang sama seperti di Citibank jadi BI khawatir jika tidak dibenahi kasus seperti MD di Citibank bisa terjadi bahkan sampai ke money laundering," ujar Harry ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Rabu (4/5/2011).

Menurutnya, jika prosedur di bank-bank lain menggunakan pola yang sama dana nasabah kaya bisa keluar masuk seenaknya tanpa mengetahui asal muasal yang jelas. Harry menambahkan kasus seperti ini nantinya mengarah kepada pencucian uang.

"Jika pencucian uang melalui layanan private banking di Indonesia terdeteksi bisa-bisa Indonesia kena sanksi internasional," tuturnya.

Lebih jauh Harry mengungkapkan dengan adanya perbaikan layanan yang diwajibkan BI selama satu bulan maka diharapkan aturan dan SOP yang jelas bisa mengatasi adanya kasus Malinda Dee dan pencucian uang.

"Kalau bank tidak bisa membenahi layanan private banking maka sebaiknya ditutup saja layanan tersebut," jelasnya.

Dana Nasabah Kaya Tidak 'Kabur' Ke Luar Negeri

Dihubungi secara terpisah, Pengamat Perbankan yang juga Komisaris Bank Mandiri, Krisna Wijaya mengatakan alasan bank yang khawatir dana nasabah kaya pindah keluar negeri karena layanan ini ditutup itu sepertinya tidak masuk akal.

"Sebenarnya tidak berpengaruh itu. Kan bank masih bisa menempatkan nasabah barunya kelayanan biasa tetapi fasilitasnya seperti layanan prioritas," tuturnya.

Menurut Krisna, tidak akan ada terjadi perpindahan dana apalagi sampai keluar negeri. "Kalau lari keluar negeri ya BI salah berhitung, tetapi tidak akan sampai ke situ. Masa orang nabung ditolak?," jelasnya.

Beberapa bankir memang sempat mengkhawatirkan adanya perpindahan dana nasabah kaya keluar negeri.

Direktur Commercial Banking PT Bank CIMB Niaga Tbk Handoyo Soebali mengatakan perbankan nasional mengalami kerugian terhadap kebijakan suspensi produk private banking selama satu bulan.

Menurut dia, kebijakan ini akan menyebabkan nasabah kaya menempatkan dananya pada bank di negara tetangga karena tidak bisa mengakses produk private banking untuk sementara waktu.

"Pemberhentian selama satu bulan ini akan melewatkan potensi yang ada. Ruginya kalau orang kaya itu tidak kami tangkap, maka dia akan mencari ke Singapura dan Malaysia sehingga yang rugi Indonesia juga," ujarnya.

Seperti diketahui, BI untuk sementara menghentikan layanan priority banking selama sebulan untuk mencari nasabah baru sejak Senin (2/5/2011) kemarin. Tetapi bank tetap boleh menarik nasabah kaya baru, namun tidak menggunakan layanan premium tersebut.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Halim Alamsjah mengungkapkan jika bank sentral telah meminta beberapa poin kepada bank-bank. Adapun poin tersebut yakni:

BI menyatakan bank-bank tidak boleh menerima nasabah baru priority banking sebelum menyempurnakan dan memperbaiki 3S yakni Sistem Prosedur, Sarana (CCTV, Voice Recorder, SDI) dalam waktu 1 bulan.
Dan DAI (Divisi Audit Internal) diminta mengaudit KLP sebelum jangka waktu 1 bulan tersebut. Ruang lingkup audit tersebut meliputi 3S dan risk, control, dan governance.
Izin menerima nasabah baru akan diberikan apabila bank-bank sudah melaksanakan penyempurnaan tersebut di atas.
Cabang masih dapat menerima setoran nasabah prioritas eksisting. Namun apabila menerima nasabah baru agar tidak menggunakan form-form priority banking. Namun sebagai nasabah besar pada umumnya.


(dru/dnl)

DetikFinance
__________________
If you cannot be positive, then at least be quiet ~ Joel Osteen
yudibali2008 no está en línea  
Old May 4th, 2011, 01:20 PM   #14
yudibali2008
WADD/DPS, WALL/BPN
 
yudibali2008's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Ziemia
Posts: 28,865

Ribuan Sepatu Impor Ilegal Ditemukan di Merak

Jakarta - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Merak, Banten berhasil mengamankan 5.160 pasang sepatu eks PT PW yang dikeluarkan secara ilegal, total nilainya Rp 5,16 miliar.

Dirjen Bea dan Cukai Agung Kuswandono menjelaskan sepatu tersebut dikeluarkan tanpa dokumen dan atau persetujuan petugas Bea dan Cukai dan dilakukan pada malam hari.

"Bea dan Cukai menyita sepatu merk 'MBT' sebanyak 430 karton yang masing-masing berisi 12 pasang atau keseluruhan 5.160 pasang yang dikeluarkan oleh eks perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat atau PT.PW," ujarnya dalam keterangan pers yang disampaikan pada hari ini, Rabu (4/5/2011).

Agung memaparkan kronologis penindakan yang bermula dari petugas P2 KPPBC Tipe Madya Pabean Merak yang menerima informasi adanya pengeluaran barang dari PT. PW.

Setelah informasi tersebut ditindaklanjuti, diketahui bahwa barang-barang yang dikeluarkan dari perusahaan tersebut telah sampai dan sedang dibongkar di gudang daerah Balaraja.

"Petugas P2 KPPBC kemudian melakukan koordinasi dengan petugas P2 Kantor Wilayah DJBC Banten dan P2 KPPBC Tipe Madya Pabean Tangerang untuk melakukan penindakan di gudang tersebut," jelasnya.

Kemudian, Agung menambahkan petugas kemudian melakukan pemeriksaan atas barang yang dibongkar di lokasi gudang pada 01.00 WIB dan dari hasil pemeriksaan kedapatan bahwa sepatu-sepatu tersebut dikeluarkan tanpa persetujuan petugas Bea dan Cukai.

"Sekitar pukul 06.00 WIB telah ditangkap seorang pelaku berinisial KYJ dan saat ini telah dilakukan pengamanan atas barang bukti dengan membawa ke gudang di bawah pengawasan KPPBC Tipe Madya Pabean Merak," ujarnya.

Agung menyatakan pelaku diduga melanggar pasal 102 huruf (f) UU nomor 17 tahun 2006 tentang kepabeanan dengan ancaman pidana paling lama 10 tahun dan denda paling banyak sebanyak Rp 5 miliar.

Sementara perkiraan pengenaan Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor yang tidak dibayarkan kepada negara adalah sebesar Rp 4,28 miliar.

"Saat ini telah dilakukan upaya pengamanan terhadap barang bukti dan masih dilakukan penyelidikan terhadap tersangka," pungkasnya.


(nia/hen)

DetikFinance
__________________
If you cannot be positive, then at least be quiet ~ Joel Osteen
yudibali2008 no está en línea  
Old May 4th, 2011, 01:21 PM   #15
yudibali2008
WADD/DPS, WALL/BPN
 
yudibali2008's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Ziemia
Posts: 28,865

Pakai Tanah Pertamina, Korsel Bangun Bengkel Kapal Rp 800 Miliar

Jakarta - Investor asal Korea Selatan siap masuk dalam proyek pembangunan bengkel kapal di wilayah perairan Riau. Pembangunan tersebut rencananya membutuhkan investasi sebesar Rp 200-800 miliar.

Deputi Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan Edy Putra Irawadi mengungkapkan, pemerintah akan menggunakan lahan milik PT Pertamina (Persero) yang tidak digunakan untuk pembangunan bengkel kapal. Lahan tersebut terletak di wilayah Riau.

"Untuk bengkel itu sudah disetujui Pertamina," ujar Edy di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (4/5/2011).

Menurut Edy, Korea Selatan telah memberikan sinyal ketertarikan untuk membangun bengkel kapal tersebut. "Korea tertarik untuk membangun bengkel kapal," ujarnya.

Namun Edy menyatakan pembangunan bengkel kapal tersebut akan dilaksanakan bila Pelabuhan Kuala Tanjung, Riau, telah menjadi pelabuhan internasional.

Ia mengatakan, pembangunan bengkel akan membutuhkan investasi sekitar Rp 200-800 miliar.

"Bengkel paling Rp 200-800 miliar investasinya," tandasnya.

(nia/dnl)

DetikFinance
__________________
If you cannot be positive, then at least be quiet ~ Joel Osteen
yudibali2008 no está en línea  
Old May 4th, 2011, 01:22 PM   #16
yudibali2008
WADD/DPS, WALL/BPN
 
yudibali2008's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Ziemia
Posts: 28,865

RI akan Dapat 'Suntikan' 30 Juta Euro dari Uni Eropa

Jakarta - Uni Eropa (UE) siap membantu Indonesia sebesar 30 juta Euro sebagai hibah untuk memperkuat investasi dan perdagangan di Indonesia.

Demikian disampaikan Komisioner Perdagangan Uni Eropa Karel de Gucht dalam jumpa pers pertemuan bilateral Indonesia dan Uni Eropa di salah satu Hotel di Jakarta (4/5/2011).

"UE akan berikan bantuan 30 juta euro untuk memperkuat iklim investasi Indonesia, mengembangkan organisasi, ekspor, dan memperkuat perdagangan," katanya.

Menurut Karel, perundingan antara Indonesia dan Uni Eropa akan memfasilitasi ekspor produk kayu dan kertas dari perusahaan Indonesia ke Eropa.

"Akan berikan keuntungan bagi eksportir Indonesia," ujarnya.

Karel menambahkan, sudah terdapat hubungan perdagangan yang kuat antara Uni Eropa dan Indonesia. Indonesia merupakan tujuan investasi terbesar untuk Eropa dan pasar terbesar kedua Eropa.

"Namun, masih banyak peluang yang belum dimanfaatkan," katanya.

Karel menjelaskan, sistem Uni Eropa merupakan sistem rumit yang dikembangkan 50 tahun terakhir. Sistem tersebut dikembangkan dalam rangka pasar internal dan satu kesatuan moneter.

"Karena itu, berharap ASEAN mengembagkan modelnya sendiri," pungkasnya.

Saat ini, tambah Karel, Uni Eropa sedang mempelajari pasar Indonesia dan cara mempromosikan produk-produk dari Eropa di Indonesia.


(ade/hen)

DetikFinance
__________________
If you cannot be positive, then at least be quiet ~ Joel Osteen
yudibali2008 no está en línea  
Old May 4th, 2011, 01:23 PM   #17
yudibali2008
WADD/DPS, WALL/BPN
 
yudibali2008's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Ziemia
Posts: 28,865

Penjualan Hypermart ke Investor Asing Tak Kunjung Dimulai

Jakarta - Divestasi aset Hypermart milik PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), belum juga tuntas. Seluruh calon investor masih terus melakukan penjajakan dengan pemegang saham MPPA, PT Multipolar Tbk (MLPL).

Demikian disampaikan Komisaris MPPA, dan juga mantan anggota Dewan Komisaris MLPL, Benjamin J. Mailool di hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (4/5/2011).

"Kami masih open discussion. Divestasi Hypermart belum berlangsung," jelasnya.

Benjamin yang juga menduduki posisi Presiden Direktur LPPF, menambahkan, manajemen tidak sekalipun berniat untuk menjual aset Hypermart. Pasalnya bisnis ritel ini memiliki potensi pertumbuhan besar di masa mendatang.

"Namun kalau ada investor yang hendak membeli saham MPPA, kami sebagai manajemen berkedudukan sebagai objek. Kami hanya menyiapkan segala sesuatunya, as usual. Ini menjadi subjeknya pemegang saham, dalam hal ini Multipolar," terangnya.

Sebelumnya memang santer terdengar ada 4 peritel global tertarik akan aset Hypermart milik grup Lippo ini. Mereka diantaranya Lotte Shopping Co Ltd, Wal-Mart, Shinsigae Co, dan Casino. Namun, Benjamin mengaku tidak mengetahui identitas calon-calon pemegang saham Hypermart tersebut.

"Investor yang tertarik, persepsi kami adalah mereka hanya berminat pada (aset) Hypermart, ternyata ada juga yang ingin semuanya. Sebagai MPPA, manajemen selalu melakukan compartemenly (klasifikasi) pada bisnis-bisnis, Hypermart, TimeZone, Time Bookstore," ucapnya.

Perebutan aset Hypermart memang sudah lama terjadi. Menurut sumber internal perseroan yang mengetahui proses penawaran tersebut, calon investor ini telah mengajukan penawaran. Namun pemegang saham belum menentukan siapa mitra strategis yang dipilih.

"Mitra strategis sama-sama kuat. Negosiasi terus berlangsung," ujar sumber.

Calon investor memiliki dana yang cukup besar mengambil sebagian porsi kepemilikan aset Hypermart. Jadi tidak hanya Lotte yang peluangnya besar masuk di bisnis hipermarket miliki grup Lippo ini, meski telah menyediakan dana US$ 1 miliar.

(wep/ang)

DetikFinance
__________________
If you cannot be positive, then at least be quiet ~ Joel Osteen
yudibali2008 no está en línea  
Old May 4th, 2011, 07:44 PM   #18
David-80
Le Nozze di Figaro...
 
David-80's Avatar
 
Join Date: Oct 2003
Location: Planet Earth
Posts: 6,992

Daihatsu, Suzuki name Indonesia production base

Rangga D. Fadillah, The Jakarta Post, Jakarta | Wed, 05/04/2011 10:18 PM | Business




Indonesia’s improving investment climate and high rate of automobile sales have made two major Japanese car makers, Daihatsu and Suzuki, name the country their production base for the global and regional markets.

Industry Minister MS Hidayat announced on Tuesday that Daihatsu would hold a ground-breaking ceremony on May 20 to mark the beginning of the construction of its new production facility in Karawang, West Java.

“The investment value for the factory is Rp 2.1 trillion [US$245 million],” he said at his office in Jakarta as quoted by detikfinance.com.

Astra Daihatsu Motor president director Sudirman Maman Rusdi confirmed the minister’s announcement on Tuesday, saying that the Rp 2.1 trillion investment was just the money his company set aside for building and equipment.

Sudirman revealed the expansion plan on Feb. 23.

“The investment doesn’t include the funds we spent buying the land for the new production facility.

The facility is projected to begin operating in November next year,” he told The Jakarta Post over the phone.

He revealed that the factory would have a production capacity of 100,000 cars per year. Currently, Daihatsu already has a production facility in Sunter, North Jakarta, with a total capacity of 330,000 cars per year, so the new factory will boost its production to 430,000 cars per year starting in 2013.

“Fifteen percent of the cars produced in Indonesia will be exported. We export our cars to many countries such as Brunei, Japan, Mexico, the Philippines, South Africa and Thailand,” Sudirman said.

Seeing the enthusiasm in the domestic market for purchasing cars, Daihatsu has targeted to sell 120,000 cars this year in Indonesia, with the Xenia, Grandmax and Terios models expected to become the largest contributor to sales, he said.

In addition to Daihatsu, Hidayat said Suzuki would also make Indonesia its production base. The company had set aside $800 million to expand its current production capacity in Indonesia, he added.

Suzuki currently has a production facility in Tambun, West Java, with a total production capacity of 110,000 cars per year.

On April 25, an Indonesian official said Chinese heavy equipment maker, Sany Heavy Industry Co., had expressed interest in building a heavy equipment plant in Cikarang, West Java, with a total investment of up to $200 million.


Indonesia’s total car sales rebounded by 57 percent to 764,710 units in 2010 as the local market successfully recovered from the market slump in 2009 during which sales fell 20 percent to 486,061 units from 607,805 units in 2008.

The Indonesian Automotive Industry Association (Gaikindo) predicted earlier that 2011 car sales might peak at between 780,000 and 830,000 cars.

Sudirman acknowledged that the earthquake and tsunami that recently hit Japan had caused several disturbances in the supply of materials for automobile manufacturing in the country. The situation was expected to return to normal in a month or two.

In the first quarter this year, car sales rose 30 percent to 225,061 units from 174,074 units in the same period last year, Gaikindo data says. Toyota posted the highest sales with 85,426 cars, followed by Mitsubishi with 34,227 cars and Daihatsu with 24,169 cars.


source http://www.thejakartapost.com/news/2...tion-base.html

cheers
__________________
Intel Inside, Idiot outside
David-80 no está en línea  
Old May 5th, 2011, 01:27 AM   #19
yudibali2008
WADD/DPS, WALL/BPN
 
yudibali2008's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Ziemia
Posts: 28,865

Kejanggalan Anggaran Pemda di Bali Capai Rp249,44 M

DENPASAR - Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 2010 terhadap pemantuan kerugian daerah di semua pemerintahan di Provinsi Bali ditemukan sebanyak 2.390 kasus dengan total kerugian mencapai Rp249,4 miliar lebih.

Adapun dari jumlah itu, belum seluruhnya ditindaklanjuti jajaran pemerintahan di Bali sebagaimana rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Bali atas hasil audit BPK 2010.

"Hasil pemantauan kerugian daerah pada pemerintah provinsi serta Kabupaten/kota di Provinsi Bali hingga 31 Desember 2010, terdapat 2.390 kasus dengan nilai kerugian mencapai Rp249,41 miliar lebih," kata Kepala BPK Bali, Maulana Ginting, di kantornya, Denpasar, Rabu (4/5/2011).

Ia menyebutkan, atas hasil audit sebelumnya, temuan kejanggalan yang telah selesai ditindaklanjuti sebanyak 1.326 kasus senilai Rp33,95 miliar lebih.

"Proses penyelesaian sebanyak 111 kasus dengan nilai angsuran Rp36,27 miliar, dan yang belum diselesaikan 263 kasus senilai Rp170,98 miliar," katanya saat penyerahan laporan pemantauan atas penyelesaian ganti kerugian daerah tahun anggaran 2010 yang dihadiri Gubernur Bali I Made Mangku Pastika di kantor BPK Bali di Denpasar.

Berdasarkan data tersebut, sambung Maulana, maka prosentase laporan nilai kerugian yang belum ditindaklanjuti mencapai 68,55 persen. “Data ini masih kami telusuri lagi agar terdata semuanya,” katanya menambahkan.

Padahal jika mengacu pasal 20 UU Nomor 15 Tahun 2004 Tentang Pemeriksaaan, Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara, mewajibkan auditte untuk menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan.

Dirinya pun menyinggung para pejabat yang diketahui tidak melaksanakan kewajiban menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK RI tersebut dapat dikenai sanksi. “Para pejabat yang lalai dalam rekomendasi kami akan ditidak tegas,” katanya mengingatkan.

Lebih lanjut, BPK akan memantau dan memberitahukan hasil pemantauan tindak lanjut tersebut kepada lembaga rakyat seperti DPR RI, DPD RI dan DPRD yang dimuat dalam hasil pemeriksaan semesteran.

Gubernur Made Mangku Pastika menjelaskan, pihaknya telah berupaya sekuat tenaga dalam mendorong Satua Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Provinsi maupun kabupaten/kota se-Bali, untuk menindaklanjuti temuan BPK.

Hanya saja, dalam praktiknya masih ditemui kendala penyelesaian pemeriksaan BPK tersebut. "Adanya multi tafsir atas rekomendasi hasil pemeriksaan, adanya institusi lintas sektoral lainnya yang terkait rekomendasi, merupakan kendala yang terjadi di lapangan," imbuh Pastika.
(ade)

Okezone
__________________
If you cannot be positive, then at least be quiet ~ Joel Osteen
yudibali2008 no está en línea  
Old May 5th, 2011, 01:28 AM   #20
yudibali2008
WADD/DPS, WALL/BPN
 
yudibali2008's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Ziemia
Posts: 28,865

RI-Uni Eropa Teken Kerja Sama Soal Illegal Logging

JAKARTA - Indonesia dan Komisoner Perdagangan Uni Eropa menandatangani Voluntary Partnership Agreement (VPA) on Forest Law Enforcement Governance and Trade (FLEGT) untuk menanggulangi perdagangan kayu hasil ilegal logging.

Perjanjian yang ditandatangani oleh Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan dan Komisioner Perdagangan Uni Eropa Karel de Gucht di Hotel Kempinsky Jakarta Rabu (4/5/2011) ini merupakan langkah lanjutan dari kebijakan pemerintah untuk melakukan penataan terhadap kawasan hutan.

"Pemerintah sedang menggalakan pengembangan hutan tanaman massal untuk bahan baku industri berbasis kayu sebagai dampak dari penghentian izin konsensi untuk hutan alam primer dan lahan gambut. Makanya kawasan hutan menjadi sangat rawan illegal logging" ujar Zulkifli.

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa Indonesia sudah memulai langkah ini sejak 2007 lalu dengan mengusahakan kerja sama dengan Uni Eropa untuk memerangi illegal logging. Uni Eropa tidak menerima kayu dari hasil ilegal logging.

Lebih lanjut, ia juga menyatakan bahwa Indonesia sangat berkepentingan dengan kerja sama ini karena 27 negara di Uni Eropa adalah negara tujuan ekpor kayu Indonesia yang paling besar. Setelah penandatanganan MoU ini, Uni Eropa akan mengakui SVLK sebagai alat dalam menentukan legal tidaknya produk kayu yang diekspor ke Uni Eropa.

Penandatanganan MoU kerja sama ini akan dilanjutkan dengan penandatanganan ratifikasi perdagangan kayu legal pada September mendatang. Sekadar informasi, data Kementerian Kehutanan menunjukkan ekpor kayu dan produk kayu Indonesia di 2010 sebesar USD9,7 miliar. Dari jumlah itu, sebanyak USD1,3 miliar diekspor ke Uni Eropa.
(ade)

Okezone
__________________
If you cannot be positive, then at least be quiet ~ Joel Osteen
yudibali2008 no está en línea  
Closed Thread

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 09:03 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu