search the site
 daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Airports and Aviation



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old September 13th, 2017, 12:08 PM   #12441
AirABo
Registered User
 
AirABo's Avatar
 
Join Date: Nov 2013
Location: Cities in Java
Posts: 127
Likes (Received): 89

Quote:
Originally Posted by mfzn View Post
Bener ya, ngapain juga gabung aliansi tapi ujungnya nggk beraliansi..

Mending buka rute direct sendiri aja, nanti baru codeshare..

Keluar dr skyteam ada penalty nggk sih?
Well, sebenarnya sejak join SkyTeam, international operations-nya GA agak berkembang lho.

GA join SkyTeam sejak Q1 2014, kalau kita liat int'l-SLF sebelum Q1 2014 itu 66-71% sedangkan sekarang Q1 2017 sekitar 75-80%.

Apakah itu semua karena masuk ST? Ya belum pasti juga tapi saya yakin ada efeknya. Jadi tidak jelek-jelek banget keputusan masuk alliance. Nah, masalahnya apakah sudah full potensinya? Jawabannya pasti tidak/belum.

Quote:
Originally Posted by blablanonsense View Post
Saingan 2x belum tentu GA bisa 2x. Mungkin masalah rotasi armada juga.
Untuk rute2 wisata yang perlu pesawat sekelas 737/320, kasih ke Citilink aja deh. Daripada GA harus banting harga nyaingin JT group hayoh...
Anomali Garuda adalah sebenarnya pesawatnya kebanyakan parkir, dalam sehari pesawat GIAA (GA + QG) cuma diutilisasi di udara selama 9,5 jam. Sangat jauh dari industry average 11,5 jam. SQ bahkan diatas 13,5 jam. Jadi harusnya rotasi pesawat bukan masalah, gak ngerti deh kenapa.

Pesawat yang nggak terbang cuma bakar duit!!
__________________
Me? I'm a Cappuccino Man.
AirABo no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
Old September 13th, 2017, 12:15 PM   #12442
IlhamBXT
Registered User
 
IlhamBXT's Avatar
 
Join Date: Mar 2011
Posts: 16,448
Likes (Received): 4954

Quote:
Originally Posted by AirABo View Post
Well, sebenarnya sejak join SkyTeam, international operations-nya GA agak berkembang lho.

GA join SkyTeam sejak Q1 2014, kalau kita liat int'l-SLF sebelum Q1 2014 itu 66-71% sedangkan sekarang Q1 2017 sekitar 75-80%.

Apakah itu semua karena masuk ST? Ya belum pasti juga tapi saya yakin ada efeknya. Jadi tidak jelek-jelek banget keputusan masuk alliance. Nah, masalahnya apakah sudah full potensinya? Jawabannya pasti tidak/belum.



Anomali Garuda adalah sebenarnya pesawatnya kebanyakan parkir, dalam sehari pesawat GIAA (GA + QG) cuma diutilisasi di udara selama 9,5 jam. Sangat jauh dari industry average 11,5 jam. SQ bahkan diatas 13,5 jam. Jadi harusnya rotasi pesawat bukan masalah, gak ngerti deh kenapa.

Pesawat yang nggak terbang cuma bakar duit!!
Pesawatnya banyakan nangkring di GMF atau nyebar diseluruh Hub Garuda di Indonesia? (KNO,SUB,DPS,BPN,UPG) ?
Bicara soal sub 100 seat GA dengan CRJ 1000 + ATR nya apa memberikan andil untuk Bleeding juga ya ?
__________________
IlhamBXT no está en línea   Reply With Quote
Old September 13th, 2017, 01:06 PM   #12443
AirABo
Registered User
 
AirABo's Avatar
 
Join Date: Nov 2013
Location: Cities in Java
Posts: 127
Likes (Received): 89

Quote:
Originally Posted by IlhamBXT View Post
Pesawatnya banyakan nangkring di GMF atau nyebar diseluruh Hub Garuda di Indonesia? (KNO,SUB,DPS,BPN,UPG) ?
Bicara soal sub 100 seat GA dengan CRJ 1000 + ATR nya apa memberikan andil untuk Bleeding juga ya ?
Fleet ATR agaknya cukup lumayanlah, utilisasi dapet kalau terbang, cuma masalahnya fleetnya banyak beroperasi di bandara-bandara yang tutup 05.00 pm karena nggak ada runway lights dll. Jadinya ya semalaman cm parkir doang di sono ~15-16 jam.

Fleet-fleet CRJ yang agak kacau setahu saya, nggak tau kenapa tapi beberapa PK-GR. sehari-dua hari bisa sama sekali nggak ada status terbang atau nggak.
But no more detailed info on that for me

Yang pasti dengan kebanyakan jenis fleet biaya untuk flight crew training, maintenance & repair, simulation, catering dll; semuanya lebih tinggi daripada cm single fleet.
__________________
Me? I'm a Cappuccino Man.

Last edited by AirABo; September 13th, 2017 at 01:36 PM.
AirABo no está en línea   Reply With Quote
Old September 13th, 2017, 02:37 PM   #12444
Love_Alisa
Ecce Ancilla Domini
 
Love_Alisa's Avatar
 
Join Date: Jan 2011
Location: BEKASI
Posts: 537
Likes (Received): 248

Pengalaman saya sih yang saya tahu ya:

GA & Jet Airways ke Delhi, Bombay, Chennai, transit di Singapore. Di web saya selalu muncul ini.

GA & Air France ke Denpasar, via Singapore juga.

Yang via Singapore ini dari CGK, SUB, DPS bisa semua.

Terus codeshare GA sama Korean Air. Kadang2 muncul kodenya KE tapi ternyata pake GA, atau sebaliknya.

China Southern CGK-CAN juga sama.

Kemudian flight ke US pake Delta via Tokyo or Seoul. Tapi harganya muahal buanget dan transitnya kelamaan.

Codeshare Etihad + GA Domestik juga pernah ngecek. Waktu itu pernah ada klien saya hampir jadi beli ini, tapi akhirnya dia pilih yg lain.

Jadi kalo yg member Skyteam, baru Air France, KLM, Korean Air, China Southern, sama Delta sih yg udah barengan sama GA. Yang lain saya gak tau. Kayak Vietnam Airlines itu aku gak ngerti gimana ceritanya.
__________________
Ecce ancilla Domini, fiat mihi secundum verbum tuum
Behold the handmaid of the Lord, be it done to me according to your word
Naposo ni Tuhan i do ahu, sai saut ma tu ahu songon na nidokmi
Love_Alisa no está en línea   Reply With Quote
Old September 13th, 2017, 06:57 PM   #12445
W2203
Registered User
 
Join Date: Dec 2012
Posts: 1,644
Likes (Received): 307

Quote:
Originally Posted by AirABo View Post


Anomali Garuda adalah sebenarnya pesawatnya kebanyakan parkir, dalam sehari pesawat GIAA (GA + QG) cuma diutilisasi di udara selama 9,5 jam. Sangat jauh dari industry average 11,5 jam. SQ bahkan diatas 13,5 jam. Jadi harusnya rotasi pesawat bukan masalah, gak ngerti deh kenapa.

Pesawat yang nggak terbang cuma bakar duit!!
untuk domestik bukannya karena banyak bandara yang ga melayani penerbangan malam? jadinya sampe jam 10 malem udah harus nginep pesawatnya.

untuk internasional karena rute regional masih nanggung. yang bener-bener bisa kayak angkot jalan terus cuma rute ke jeddah/madinah sama ke asia timur. rute ke AMS/LHR pas balik ke CGK juga ga bisa dipake jalan lagi karena round time nya ga masuk. paling ke DPS tapi ke DPS pake wide body bukannya bleeding?

tapi ada beberapa rute yang aneh sih. contohnya ke KUL penerbangan terakhir GA bikin pesawatnya musti nginep di KUL.
W2203 no está en línea   Reply With Quote
Old September 13th, 2017, 07:41 PM   #12446
WisnuNugroho
Registered User
 
Join Date: Apr 2015
Location: The city of Love and Fashion - Paris
Posts: 154
Likes (Received): 24

Quote:
Originally Posted by Love_Alisa View Post
Pengalaman saya sih yang saya tahu ya:

GA & Jet Airways ke Delhi, Bombay, Chennai, transit di Singapore. Di web saya selalu muncul ini.

GA & Air France ke Denpasar, via Singapore juga.

Yang via Singapore ini dari CGK, SUB, DPS bisa semua.

Terus codeshare GA sama Korean Air. Kadang2 muncul kodenya KE tapi ternyata pake GA, atau sebaliknya.

China Southern CGK-CAN juga sama.

Kemudian flight ke US pake Delta via Tokyo or Seoul. Tapi harganya muahal buanget dan transitnya kelamaan.

Codeshare Etihad + GA Domestik juga pernah ngecek. Waktu itu pernah ada klien saya hampir jadi beli ini, tapi akhirnya dia pilih yg lain.

Jadi kalo yg member Skyteam, baru Air France, KLM, Korean Air, China Southern, sama Delta sih yg udah barengan sama GA. Yang lain saya gak tau. Kayak Vietnam Airlines itu aku gak ngerti gimana ceritanya.
Sama Aeroflot juga, soalnya pas aku transit dari Paris CDG - Moscow SVO - Beijing PEK, ada 4 flight Aeroflot yang code share dengan GA, ICN - SVO, BKK - SVO, NRT - SVO, HKG - SVO dan pastinya juga CGK & DPS - ICN, BKK, NRT & HKG operated by GA.
WisnuNugroho no está en línea   Reply With Quote
Old September 13th, 2017, 08:13 PM   #12447
trent_768
Registered User
 
Join Date: Jan 2016
Posts: 290
Likes (Received): 85

Quote:
tapi ada beberapa rute yang aneh sih. contohnya ke KUL penerbangan terakhir GA bikin pesawatnya musti nginep di KUL.
Kalo ini masih wajar, buat jadi flight pertama dr KUL yg mungkin ngejaring businessmen yg mau pulang hari ke CGK. MH juga nginepin pesawat disini kok, kl gasalah berangkat jam 4.25
trent_768 no está en línea   Reply With Quote
Old September 13th, 2017, 10:02 PM   #12448
mfzn
Registered User
 
Join Date: Jul 2015
Posts: 113
Likes (Received): 15

Flight DPS-SYD pun masih belum 7/Week.. Padahal udah sustainable kan? apa yang buat satu hari di kosongin?

yang kayak begini bukannya banyak? Serasa Garuda nggk berani ambil resiko
mfzn no está en línea   Reply With Quote
Old September 14th, 2017, 02:26 AM   #12449
AirABo
Registered User
 
AirABo's Avatar
 
Join Date: Nov 2013
Location: Cities in Java
Posts: 127
Likes (Received): 89

Quote:
Originally Posted by W2203 View Post
untuk domestik bukannya karena banyak bandara yang ga melayani penerbangan malam? jadinya sampe jam 10 malem udah harus nginep pesawatnya.

untuk internasional karena rute regional masih nanggung. yang bener-bener bisa kayak angkot jalan terus cuma rute ke jeddah/madinah sama ke asia timur. rute ke AMS/LHR pas balik ke CGK juga ga bisa dipake jalan lagi karena round time nya ga masuk. paling ke DPS tapi ke DPS pake wide body bukannya bleeding?

tapi ada beberapa rute yang aneh sih. contohnya ke KUL penerbangan terakhir GA bikin pesawatnya musti nginep di KUL.
Nggak cuma di Indonesia kok bro, di seluruh Asia Tenggara banyak bandara tutup jam 10, tapi AirAsia (asean)+AirAsia X bisa rata-rata ~12.0 jam tuh flight utilization-nya

AMS & LHR flight timenya ~13-14 jam, jadi ya uda cukup lah. Paling enak ya kalau dari AMS bisa dapet fifth freedom ke beberapa EU lainnya jadi nggak cuma nangkring dari pagi sampe sore disana.

Rute potensial tapi underutilized menurut saya ya CGK-HKG, sekarang masih pakai 737-8, sangat bisa diupgrade ke widebody.
__________________
Me? I'm a Cappuccino Man.
AirABo no está en línea   Reply With Quote
Old September 14th, 2017, 03:21 AM   #12450
ardial
Registered User
 
ardial's Avatar
 
Join Date: Feb 2013
Location: Jakarta
Posts: 2,370
Likes (Received): 164

Quote:
Originally Posted by AirABo View Post
Nggak cuma di Indonesia kok bro, di seluruh Asia Tenggara banyak bandara tutup jam 10, tapi AirAsia (asean)+AirAsia X bisa rata-rata ~12.0 jam tuh flight utilization-nya

AMS & LHR flight timenya ~13-14 jam, jadi ya uda cukup lah. Paling enak ya kalau dari AMS bisa dapet fifth freedom ke beberapa EU lainnya jadi nggak cuma nangkring dari pagi sampe sore disana.

Rute potensial tapi underutilized menurut saya ya CGK-HKG, sekarang masih pakai 737-8, sangat bisa diupgrade ke widebody.
Kalo mau mikir ala babe johan.
Garuda seharusnya punya minimal 60 widebody.
Soalnya domestik banyak hi dense passanger traffic+Rute yang diterbangkan diatas 5 jam.
ardial está en línea ahora   Reply With Quote
Old September 14th, 2017, 04:09 AM   #12451
AirABo
Registered User
 
AirABo's Avatar
 
Join Date: Nov 2013
Location: Cities in Java
Posts: 127
Likes (Received): 89

Quote:
Originally Posted by W2203 View Post
rute ke AMS/LHR pas balik ke CGK juga ga bisa dipake jalan lagi karena round time nya ga masuk. paling ke DPS tapi ke DPS pake wide body bukannya bleeding?
Quote:
Originally Posted by ardial View Post
Kalo mau mikir ala babe johan.
Garuda seharusnya punya minimal 60 widebody.
Soalnya domestik banyak hi dense passanger traffic+Rute yang diterbangkan diatas 5 jam.
Dulu sih saya berpikir pasti nggak ekonomis pake widebody untuk short-haul, tapi setelah harus banyak belajar, sebenarnya nggak masalah juga pake a330 untuk CGK-SUB atau CGK-DPS misalnya.

Dengan catatan runway menunjang, pesawat dengan mesin modern sekarang harusnya bisa melakukan berbagai macam operasi secara ekonomis. IMHO, cost per seat widebody dan narrowbody untuk flight 1-2 jam saat ini nggak terlampau jauh apalagi dengan new-generation engine sekarang. Untuk widebody sebenarnya yang agak mahal justru land-side costs (biaya2 pas nggak di udara).

Bagi bisnis aviasi ya mantranya cuma dua: 1) pesawat yang terbang akan dapat duit (aircraft utilization), dan 2) pesawat yang lebih dari dua per tiga penuh pasti untung (seat load factor).
Jadi asal dua hal itu terpenuhi mau pake narrow body kek atau wide body harusnya nggak masalah.

Nah yang saya kurang tahu apakah dari sisi regulasi dan infrastruktur siap. Dunno.
__________________
Me? I'm a Cappuccino Man.

Last edited by AirABo; September 14th, 2017 at 06:43 AM.
AirABo no está en línea   Reply With Quote
Old September 14th, 2017, 08:14 AM   #12452
blablanonsense
Fiat Voluntas Tua
 
blablanonsense's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Planet Earth
Posts: 6,174
Likes (Received): 1580

pesawat yang terbang bakal bawa duit masuk kalau jumlah penumpangnya melebihi breakeven LF.
Misalkan cuma ada 1 orang di Y cabin di 77W ke LHR, mungkin lebih hemat cancel flightnya, beliin tiket F maskapai lain dan ngebiarin itu pesawat parkir di CGK.
At least gak usah bakar avtur dan biaya selama tuh pesawat nangkring di LHR. Crew juga gak usah dikasih uang sangu.
__________________
CONGRATULATIONS


ARISKA PUTRI PERTIWI
MISS GRAND INTERNATIONAL 2016

MISS GRANDSLAM 2017
blablanonsense no está en línea   Reply With Quote
Old September 14th, 2017, 01:08 PM   #12453
AirABo
Registered User
 
AirABo's Avatar
 
Join Date: Nov 2013
Location: Cities in Java
Posts: 127
Likes (Received): 89


Eits...jangan salah, parkir dan nganggurin B777 di CGK Garuda juga mesti bayar ke APII lho..Ada biaya parking dan parking surcharge

Kalo ditotal-total dalam 24 jam nggak terbang, dengan MTOW B777-3 yaitu 775.000 lbs; mesti bayar minimum Rp 14-15.000.000/hari lho...wkwkwk
__________________
Me? I'm a Cappuccino Man.

Last edited by AirABo; September 14th, 2017 at 01:14 PM.
AirABo no está en línea   Reply With Quote
Old September 14th, 2017, 02:32 PM   #12454
jakartaer
Registered User
 
Join Date: Nov 2013
Posts: 91
Likes (Received): 15

Saya ingin bertanya yang jam terbang 9 sp 10 jam apakah saat berada di udara saja atau termasuk ketika siap2 terbang. Mengingat Garuda banyak sekali penerbangan pendek yang 1 jam atau kurang (Semarang, Solo, Yogya, Pontianak, Lampung, Palembang, Bangka Belitung dst. Terbangnya 40 sp 50 menit. Nurunin penumpang dan naikkan penumpang baru biasanya 45 an menit (LCC biasanya berusaha memangkas jadi 30 menit). Antri take off kadang bisa hampir satu jam. Tidak heran jam terbangnya rata2 hanya 9 jam, walau kadang sehari pesawatnya bisa terbang 8 sektor.
jakartaer no está en línea   Reply With Quote
Old September 14th, 2017, 03:27 PM   #12455
W2203
Registered User
 
Join Date: Dec 2012
Posts: 1,644
Likes (Received): 307

Quote:
Originally Posted by AirABo View Post

Eits...jangan salah, parkir dan nganggurin B777 di CGK Garuda juga mesti bayar ke APII lho..Ada biaya parking dan parking surcharge

Kalo ditotal-total dalam 24 jam nggak terbang, dengan MTOW B777-3 yaitu 775.000 lbs; mesti bayar minimum Rp 14-15.000.000/hari lho...wkwkwk
kalo parkirnya di GMF apa kena biaya lagi? paling itungannya cuma bayar ke GMF walaupun diitung cost cuma kan pindah pembukuan doang
W2203 no está en línea   Reply With Quote
Old September 14th, 2017, 03:34 PM   #12456
AirABo
Registered User
 
AirABo's Avatar
 
Join Date: Nov 2013
Location: Cities in Java
Posts: 127
Likes (Received): 89

Quote:
Originally Posted by jakartaer View Post
Saya ingin bertanya yang jam terbang 9 sp 10 jam apakah saat berada di udara saja atau termasuk ketika siap2 terbang. Mengingat Garuda banyak sekali penerbangan pendek yang 1 jam atau kurang (Semarang, Solo, Yogya, Pontianak, Lampung, Palembang, Bangka Belitung dst. Terbangnya 40 sp 50 menit. Nurunin penumpang dan naikkan penumpang baru biasanya 45 an menit (LCC biasanya berusaha memangkas jadi 30 menit). Antri take off kadang bisa hampir satu jam. Tidak heran jam terbangnya rata2 hanya 9 jam, walau kadang sehari pesawatnya bisa terbang 8 sektor.
Definisi dari flight time yang banyak diterima sepengetahuan saya adalah gate-to-gate. Jadi waktu disaat pesawat sudah mulai push back sampai pesawat di arrival apron. itu yang dipakai untuk utilization

Nah dalam pandangan saya kalau satu pesawat cm fokus short haul melulu ya itu hasilnya seperti anda sebutkan, utilisasinya mubazir karena banyak delay-delay itu, jadi harus diselang-seling dengan medium haul 2-4 jam.

Sayangnya, kalau baca sedikit skimming data flight GA, masih ada beberapa fleet 737nya yang dalam hari-hari tertentu berhenti terbang kalau sudah jam 8an sedangkan Airasia dan Lion masih squeeze satu penerbangan lagi sampai jam 9-10an.

Quote:
Originally Posted by W2203 View Post
kalo parkirnya di GMF apa kena biaya lagi? paling itungannya cuma bayar ke GMF walaupun diitung cost cuma kan pindah pembukuan doang
Kayaknya tetap kena biaya hangar ke APII deh pak Rp 11.000an/ton (untuk int'l) dan Rp 1.500/ton (untuk dom) gak tau de B777 GA ini masuk kategori mana
__________________
Me? I'm a Cappuccino Man.

jakartaer liked this post

Last edited by AirABo; September 14th, 2017 at 03:45 PM.
AirABo no está en línea   Reply With Quote
Old September 14th, 2017, 05:17 PM   #12457
trent_768
Registered User
 
Join Date: Jan 2016
Posts: 290
Likes (Received): 85

Quote:
Originally Posted by AirABo View Post

Eits...jangan salah, parkir dan nganggurin B777 di CGK Garuda juga mesti bayar ke APII lho..Ada biaya parking dan parking surcharge

Kalo ditotal-total dalam 24 jam nggak terbang, dengan MTOW B777-3 yaitu 775.000 lbs; mesti bayar minimum Rp 14-15.000.000/hari lho...wkwkwk
Daripada diterbangin trs rugi milyaran ya mending rugi 15 juta sih kalo saya haha
trent_768 no está en línea   Reply With Quote
Old September 14th, 2017, 05:37 PM   #12458
AirABo
Registered User
 
AirABo's Avatar
 
Join Date: Nov 2013
Location: Cities in Java
Posts: 127
Likes (Received): 89

Asal jangan lupa biaya leasing tetap jalan terusss...
__________________
Me? I'm a Cappuccino Man.
AirABo no está en línea   Reply With Quote
Old September 14th, 2017, 05:47 PM   #12459
IlhamBXT
Registered User
 
IlhamBXT's Avatar
 
Join Date: Mar 2011
Posts: 16,448
Likes (Received): 4954


Sebebarnya GA datsngkan 10 pesawat Boeing 777-300ER sebagai langkah yang pas atau sedikit salah perhitungan ya ?
__________________
IlhamBXT no está en línea   Reply With Quote
Old September 14th, 2017, 08:31 PM   #12460
kakek_ganas
Registered User
 
Join Date: Jan 2014
Posts: 3,531
Likes (Received): 757

https://www.yukepo.com/unik/dari-rok...ruda-indonesia
kakek_ganas no está en línea   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Related topics on SkyscraperCity


All times are GMT +2. The time now is 02:07 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.11 Beta 4
Copyright ©2000 - 2017, vBulletin Solutions Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2017 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2017 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu