daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Airports and Aviation



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old Yesterday, 08:28 AM   #7321
netsurfe
Grounded User
 
netsurfe's Avatar
 
Join Date: Dec 2005
Location: Medan
Posts: 3,283

Quote:
Originally Posted by blablanonsense View Post
KNO-SIN, KNO-KUL dan KNO-PEN bagaimana keadaannya? Ini padahal bisa jadi besar kalau digarap yang benar oleh GA.
Saat ini GA gak terbang ke SIN/KUL/PEN dari KNO. Yang paling terakhir adalah PEN, yang ditutup kalo ga salah taon lalu.
__________________
If you think you can think ... think again!!

Quid est Veritas? // Est vir qui adest
netsurfe no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old Yesterday, 08:32 AM   #7322
Jalsky06
Supreme Team
 
Jalsky06's Avatar
 
Join Date: Jul 2015
Posts: 21
Likes (Received): 2

Quote:
Originally Posted by svaerd firemanska View Post
Dampak Visa Haji, Garuda Didenda Rp452 Juta
http://m.news.viva.co.id/news/read/6...nda-rp452-juta
15.000 real per pesawat. yang gak pada waktunya ada 8 pesawat.

kalo telat karena visa gini, ntar dibayarin pemerintah kan dendanya?
Jalsky06 no está en línea   Reply With Quote
Old Yesterday, 08:48 AM   #7323
spetznaz_kdi
Registered User
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 956
Likes (Received): 49

Quote:
Originally Posted by netsurfe View Post
Menurut gw sih Tiongkok lebih potensial dibanding Australia.
CGK-Australia aja sampe sekarang belon bener2 stabil, masih ganti2 frekuensi nya.
Klo penjajakan ke Australia mungkin bisa dibuat KNO-CGK-Ausy. Mungkin bisa menaikkan okupansi juga sektor CGK-Aus. Klo misal dari KNO bisa disambung ke kota2 di Asia, bisa dikonksikan juga...
spetznaz_kdi no está en línea   Reply With Quote
Old Yesterday, 11:50 AM   #7324
FahriA
Registered User
 
FahriA's Avatar
 
Join Date: Apr 2015
Posts: 36
Likes (Received): 6

Quote:
Garuda Kena Denda Rp452 Juta, Kemenag "Angkat Tangan"

JAKARTA - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia terkena denda 120 ribu riyal atau sekira Rp452 juta dengan asumsi nilai tukar Rp3.770/riyal akibat delapan pesawatnya terlambat mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz.

Denda yang dikenakan oleh otoritas Bandara AMAA kepada pihak Garuda tersebut akibat delapan pesawat Garuda mendarat di luar jatah waktu pendaratannya, sebagai dampak penundaan visa sejumlah calon haji.

Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, Abdul Djamil menuturkan masalah kepengurusan visa memang menjadi kendala dalam pelaksanaan ibadah haji tahun 2015 ini.

Berbagai dampak pun terjadi salah satunya banyaknya pesawat yang terlambat karena banyak calon haji yang belum mendapat visa dari Kedubes Arab.

"Jadi ada beberapa pesawat didenda karena ada keterlembatan kloter keberangkatan," ujar Abdul Djamil kepada Okezone di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (28/7/2015).

Lebih lanjut Abdul menuturkan, bila memang pihak Garuda mendapatkan denda pinalti sudah menjadi urusan Garuda untuk membayar denda tersebut. Pasalnya, baik Kemenag, Garuda, maupun pihak lain yang terkena sanksi atau denda dari otoritas Arab Saudi harus menerimanya.

"Kalau kena pinalti itu memang peraturan yang ada di sana, peraturannya memang begitu. Ya harus diterima karena memang sudah regulasi yang ada di sana," tegas Abdul.

Seperti diketahui jamaah haji yang sampai menjelang keberangkatan belum mendapat visa dari Kedubes Arab, terpaksa tertunda keberangkatannya dan kursi yang kosong diisi dengan calon haji lain yang telah memiliki visa. Proses inilah yang memakan waktu sehingga penerbangan Garuda mengalami keterlambatan di beberapa embarkasi.

Embarkasi tersebut adalah Ujungpandang (UPG) 1 yang terbang 21 Agustus dan tujuh penerbangan dari embarkasi Solo (SOC). "Dendanya, sekitar 15.000 riyal setiap pesawat," kata Manajer Operasional Garuda di Bandara Madinah, Saleh Nugraha kemarin.

Sebelumnya Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin mengakui keterlambatan visa calon jamaah haji tahun ini terjadi karena perubahan sistem aplikasi di Arab Saudi yang membutuhkan waktu untuk penyesuaian. Sehingga, mengakibatkan adanya beberapa jamaah yang tidak bisa berangkat sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan sebelumnya.

"Sistemnya berubah. Sehingga membutuhkan waktu yang sangat lama, karena perlu entry data, dan jumlah penduduk di Indonesia kan banyak banget, sehingga belom terdata semuanya," ujar Lukman.


http://news.okezone.com/read/2015/08...-angkat-tangan
Kalo kayak gini gak enak di maskapai. Kalo bisa tahun depan dikontrak tulis: jika terjadi kendala yang bukan disebabkan Garuda, seperti perubahan penumpang, keterlambatan visa, dll, kerugian yang terjadi menjadi tanggung jawab yang menyebabkan kendala tersebut. Supaya semua termotivasi untuk profesional dan bertanggungjawab.

Last edited by FahriA; Yesterday at 11:57 AM.
FahriA no está en línea   Reply With Quote
Old Yesterday, 04:50 PM   #7325
blablanonsense
Fiat Voluntas Tua
 
blablanonsense's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Parijs van Jawa, Merlion City
Posts: 4,109
Likes (Received): 737

Quote:
Originally Posted by netsurfe View Post
Menurut gw sih Tiongkok lebih potensial dibanding Australia.
CGK-Australia aja sampe sekarang belon bener2 stabil, masih ganti2 frekuensi nya.
Setuju... tapi kalau yang dekat macam KUL, PEN atau SIN gak bisa maintain, apa bijak untuk mikirin Tiongkok?
__________________

To view links or images in signatures your post count must be 10 or greater. You currently have 0 posts.


Tolak penggantian nama Bandara Sepinggan! Nama Sepinggan sudah melekat di masyarakat dan penggantian nama hanya pemborosan uang semata!.
We are against the renaming of Sepinggan International Airport, Balikpapan. Viva Sepinggan!


To view links or images in signatures your post count must be 10 or greater. You currently have 0 posts.
blablanonsense no está en línea   Reply With Quote
Old Yesterday, 06:19 PM   #7326
rahul medan
Registered User
 
rahul medan's Avatar
 
Join Date: Jun 2011
Location: medan, north sumatra
Posts: 26,367
Likes (Received): 6870

Quote:
Originally Posted by blablanonsense View Post
Setuju... tapi kalau yang dekat macam KUL, PEN atau SIN gak bisa maintain, apa bijak untuk mikirin Tiongkok?
KUL, PEN dan SIN kan sudah ada pemain lainnya di KNO seperti AK, QZ, JT, SJ, MI, MH dan firefly.
Terus apa salah GA mikirin rute ke Tiongkok? Tentunya dengan riset. Lagian di Medan jg banyak bgt etnis TiongHwa yg berduit tebal. Dulu malah ada China Airline di Medan.
__________________
Medan The City of Million Smiles
The Living of Million Dreams


Last edited by rahul medan; Yesterday at 07:28 PM.
rahul medan no está en línea   Reply With Quote
Old Yesterday, 06:47 PM   #7327
ardial
Registered User
 
Join Date: Feb 2013
Location: Jakarta
Posts: 514
Likes (Received): 29

Quote:
Originally Posted by rahul medan View Post
KUL, PEN dan SIN kan sudah ada pemain lainnya di KNO seperti AK, QZ, JT, SJ, MI, MH dan firefly.
Terus apa salah GA mikirin rute ke Tiongkok? Tentunya dengan riset. Lagian di Medan jg banyak bgt etnis Chinese. Dulu malah ada China Airline di Medan.
Oh ya bahkan Polonia Pernah kedatangan A330nya Dragon Air Bukan?
cuma karena ga bisa ambil penumpang di Penang jadinya dragon air cabut bukan begitu ceritanya?
ardial está en línea ahora   Reply With Quote
Old Yesterday, 09:32 PM   #7328
netsurfe
Grounded User
 
netsurfe's Avatar
 
Join Date: Dec 2005
Location: Medan
Posts: 3,283

Quote:
Originally Posted by blablanonsense View Post
Setuju... tapi kalau yang dekat macam KUL, PEN atau SIN gak bisa maintain, apa bijak untuk mikirin Tiongkok?
Iya maksudnya di antara dua itu, Tiongkok lebih berpotensi. Tapi gw rasa sih GA gak akan buru2 buka rute itu, cuman ngomong aja, won't be the first time.


Quote:
Originally Posted by rahul medan View Post
KUL, PEN dan SIN kan sudah ada pemain lainnya di KNO seperti AK, QZ, JT, SJ, MI, MH dan firefly.
Terus apa salah GA mikirin rute ke Tiongkok? Tentunya dengan riset. Lagian di Medan jg banyak bgt etnis TiongHwa yg berduit tebal. Dulu malah ada China Airline di Medan.
Mikirin sih ga salah, cuman GA cukup banyak bilang mau buka ini itu, akhirnya banyak yg nungguin trus kecewa.

Btw, China Airlines adalah maskapai Taiwan dan juga waktu itu terbang MES-PEN, bukan ke Taiwan.
__________________
If you think you can think ... think again!!

Quid est Veritas? // Est vir qui adest
netsurfe no está en línea   Reply With Quote
Old Today, 04:03 AM   #7329
lancang_kuning
Registered User
 
lancang_kuning's Avatar
 
Join Date: Mar 2008
Location: Pekanbaru
Posts: 538
Likes (Received): 45

Quote:
Originally Posted by netsurfe View Post
Iya maksudnya di antara dua itu, Tiongkok lebih berpotensi. Tapi gw rasa sih GA gak akan buru2 buka rute itu, cuman ngomong aja, won't be the first time.
Pasar China memang potensial, tapi ga tau apa cukup buat bikin penerbangan reguler. Saat ini GA dengan A333 economy-nya udah sering dipakai untuk penerbangan charter ke China. Jadi sebenarnya market ada, cuma ga tau apa yieldnya cukup gede buat reguler.
lancang_kuning no está en línea   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 02:38 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2015, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2015 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2015 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu