daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Skybazaar of Indonesia > Archive

Closed Thread
 
Thread Tools
Old December 31st, 2007, 04:06 AM   #1
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,424

[Football] Indonesian League Season

The Liga Indonesia is a league competition for Indonesian football clubs located at the top of the Indonesian football league system. Liga Indonesia is officially the Indonesian football league system itself, but more commonly used to refer to the league's premier division, Divisi Utama.
Liga Indonesia is the top football competition of Indonesia.

The Clubs:

Western Region:
PSIS Semarang
Persija Jakarta
PSMS Medan
Persokabpas Pasuruan
Persikota Tangerang
PSDS Deli Serdang
PSIM Yogyakarta
Sriwijaya FC Palembang
Persijap Jepara
Semen Padang
Persita Tangerang
Persitara North Jakarta
Persib Bandung
PSSB Bireuen
Persiraja Banda Aceh
Persikabo Bogor
Pelita Jaya
Persik Kediri

Eastern Region:
PSM Makassar
Persiba Balikpapan
Persela Lamongan
Bontang PKT
Persiwa Wamena
Persema Malang
Persibom Bolaang Mongondow
Persipura Jayapura
Persiter Ternate
PSS Sleman
Delta Putra Sidoarjo
Bali FC
Persebaya Surabaya
Persis Solo
Perseman Manokwari
Persma Manado


The Competition:

From the 1994-1995 to 2004-2005 season, Liga Indonesia's structure changed almost every year. For some seasons, there were two divisions within the top flight; for others, there were three. The number of clubs in the top flight wavered from 18-28, and seasons would last from 34-38 games. The top four clubs in each division qualified for a group stage "Final Eight Championship Playoff." Winners of the group faced off for the championship.

During the 2004-2005 season, 18 clubs comprised the Indonesian top flight. A season lasted 34 games, in which each club played against each other on a home-and-away basis. The three teams at the bottom of the table are relegated into Division Satu, the second level of the Indonesian league system, while the three teams of Division Satu that won promotion replace them. The top two finishers in the league qualify for the AFC Champions League.

Starting with the 2003-2004 season, the championship was decided a double round-robin league system involving the top clubs of each division. Beginning with the 2005-2006 season, 28 clubs will comprise Liga Indonesia. Clubs compete in two divisions of 14 clubs each. Each club plays against each other on a home-and-away basis.

The league's popularity has grown so much that the 2006-2007 season will see another big expansion of the league from 28 to 36 clubs with both divisions comprising 18 clubs each.

Champions of Indonesian League:

1994 - 1995: Persib Bandung (Petrokimia Putra Gresik as runner up)
1995 - 1996: Bandung Raya (PSM Makassar as runner up)
1996 - 1997: Persebaya SUrabaya (Bandung Raya as runner up)
1997 - 1998: Season Unfinished
1998 - 1999: PSIS Semarang (Persebaya Surabaya as runner up)
1999 - 2000: PSM Makassar (PKT Bontang as runner up)
2000 - 2001: Persija Jakarta (PSM Makassar as runner up)
2001 - 2002: Petrokimia Putra Gresik (Persita Tangerang as runner up)
2002 - 2003: Persik Kediri (PSM Makassar as runner up)
2003 - 2004: Persebaya Surabaya (PSM Makassar as runner up)
2004 - 2005: Persipura Jayapura (Persija Jakarta as runner up)
2005 - 2006: Persik Kediri (PSIS Semarang as runner up)



__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018

Last edited by paradyto; January 1st, 2008 at 05:23 AM.
paradyto está en línea ahora  

Sponsored Links
 
Old December 31st, 2007, 04:12 AM   #2
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,424

December 30, 2007: (3) Sriwijaya FC v Persema (2)

PALEMBANG – Kapasitas kandidat juara diperlihatkan para pemain Sriwijaya FC (SFC). Menjamu Persema Malang pada laga terakhir putara kedua Liga Djarum Indonesia (LDI) XIII, kemarin (30/12), Laskar Sriwijaya--julukan SFC--mampu membalikkan skor ketertinggalan. Itu karena hingga menit ke-86 masih tertinggal 1-2, beruntung dengan mental baja, SFC mampu mengakhiri pertandingan dengan keunggulan 3-2. Adalah Keith Kayamba Gumbs yang membuat SFC kembali merayakan euphoria. Striker asal Kepulauan Karibia itu mencetak 2 gol, pada menit ke-19 dan 93’. Satu gol penyama kedudukan dicetak Oktavianus pada menit ke-86. Sedangkan gol Persema dicetak Dodit menit ke-50 dan Alain “Alen” Antonio Paves 71’.

“Kita mendapat pelajaran yang sangat berharga dari pertandingan ini. Persema tampil bagus dengan strategi bertahan yang sangat menyulitkan. Saya rasa ini cerminan second leg Copa karena PSMS sebagai lawan yang akan kita hadapi nanti, juga bakal bermain seperti ini,” ungkap Coach Rahmad Darmawan usai pertandingan.

Bermain dengan komposisi berbeda, yang merotasi posisi dan menurunkan pemain lapis dua seperti Korinus Fingkrew dan Dian Fakhruddin sebagai persiapan Copa, sempat membuat Laskar Sriwijaya kesulitan. Serangan yang dibangun duet Lenglolo-Fingkrew dengan sokongan Kayamba yang menempati pos baru di kanan dan Isnan Ali di kiri sangat kurang menggigit, seperti lawan Persik, Rabu lalu.

Justru Persema yang hampir membuat seisi Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring terdiam di awal pertandingan. Melalui penyerang asingnya Sergio Fernandes, Persema nyaris unggul. Tandukan pemilik nomor punggung 9 itu, membentur mistar gawang SFC yang dikawal Dede Sulaiman. Begitu juga dengan tendangan bebas Kamri pada menit ke-11 yang tipis di atas mistar.
Namun SFC unggul lebih dulu melalui Kayamba pada menit ke-17, yang menyambut umpan matang Isnan Ali. Tendangan voli melengkung pemain yang mengisi pos Obiora di sayap kiri itu, menusuk tajam ke kanan gawang Persema yang dijaga Hendra Prasetya.

Unggul 1-0, membuat Laskar Sriwijaya semakin melancarkan serangan. Pada menit ke-27, Charis Yulianto hampir menggandakan kemenangan. Sundulan bek timnas itu membentur mistar gawang Endra. Itu juga yang menjadi peluang terbaik SFC, sepanjang babak pertama.

Pada babak kedua, Persema nyaris mempermalukan Laskar Sriwijaya di depan pendukungnya sendiri. Dengan strategi compact defense yang dikombinasikan counter attack, Laskar Ken Arok berhasil menyamakan kedudukan bahkan berbalik unggul hingga menit ke-84.

Gol penyama kedudukan diciptakan Dodit pada menit ke-50 setelah menerima umpan datar Sergio yang menyisir sisi kiri pertahanan SFC. Bola tendangan Dodit di mulut gawang meluncur deras tanpa mampu dicegah Dede Sulaiman.
Berhasil dicuri, allenatore SFC Rahmad Darmawan mulai mengubah komposisi. Isnan Ali ditarik keluar untuk digantikan Obiora. Hasilnya? Lagi-lagi strategi bertahan total yang diterapkan Persema, sangat sulit ditembus. Serangan demi serangan yang dilancarkan Lenglolo dan Kayamba yang kembali ke pos aslinya sebagai striker kandas di lini pertahanan Persema yang dikomandoi Rustanto.

Bahkan karena keasyikan menyerang, SFC kembali kebobolan. Lagi-lagi Sergio menjadi penyuplai bola matang kepada pencetak gol. Kali ini Alen yang kebagian menaklukkan Dede, usai menerima umpan datar Sergio, 2-1 untuk Persema.

Pada saat tertinggal, wing bek SFC, Dhian Fakhruddin sempat mendapat cemoohan para penonton. Setiap mantan pemain Pelita Jaya itu menyentuh bola, pasti mendapat siulan dan teriakan yang menyudutkan, terutama dari tribun barat.

Mungkin karena itu dan juga tidak mau dipermalukan, Zah Rahan dkk menunjukkan bahwa SFC mempunyai mental juara. Sepanjang sisa pertandingan Laskar Sriwijaya membombardir pertahanan Persema. Hasilnya, Oktavianus yang masuk menggantikan Fingkrew membuat SFC terhindar dari kekalahan pertama kandang musim ini. Tandukan pemain yang baru sembuh dari cedera itu pada menit ke-86, berhasil mengoyak jala Endra.
Belum cukup dengan hasil imbang, Laskar Sriwijaya terus menggempur pertahanan Persema. Alhasil pada masa injury time, tepatnya menit ke-93, Kayamba memberikan persembahan terbaiknya melalui sepakan yang menembus jala Endra. Sontak, puluhan ribu penonton yang sempat kecewa kembali larut dalam sika cita.

“Kita akui SFC memang tim yang bagus. Mereka bisa memainkan tempo dan kelengahan kami. Padahal coach sudah menginstruksikan agar setiap pemain terutama lini pertahanan konsentrasi. Tapi ya namanya pertandingan, ada menang dan kalah,” tukas Sugeng Widodo, asisten pelatih Persema.
Dengan hasil ini, SFC terhindar dari kekalahan di kandang musim ini. Pada 8 besar nanti, SFC akan bergabung dengan Persiwa, Persija, dan Arema di grup barat di Stadion Brawijaya, Kediri. Sedangkan 8 besar grup timur di Stadion Manahan Solo akan dihuni Persipura, PSMS, Deltras, dan Persik Kediri. (mg14/sumeks)
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto está en línea ahora  
Old December 31st, 2007, 04:19 AM   #3
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,424

Djarum Indonesian League 2007

Pelita Jaya ke Zona Liga Super, PSIS Tersingkir

Tangerang, Kompas - Pelita Jaya Purwakarta menembus zona Liga Super 2008 setelah mengungguli Persikota Tangerang 3-1 di Stadion Benteng, Tangerang. Mereka melompat ke urutan delapan klasemen Grup Satu (Barat) dengan 52 poin.

"Kami beruntung, bisa mencetak gol dalam waktu cepat. Target kami memang unggul di awal, sehingga di babak kedua tim lebih banyak bertahan," kata pelatih Pelita Jaya Fandi Ahmad seusai laga. Dua gol Pelita dicetak Ivan Jerkovic, menit ke-16 dan 25.

Persikota mengejar ketertinggalan itu saat striker Mustopa Aji menjebol gawang Pelita di menit ke-33. Di babak kedua, mereka lebih banyak menyerang dan membuat banyak peluang. Namun, mereka gagal memanfaatkan peluang itu, termasuk peluang emas di menit ke-48 saat kiper Pelita Jaya Dian Agus Prasetyo meninggalkan gawangnya.

Pada menit-menit terakhir, Jajang Mulyana menambah gol untuk Pelita. Pelatih Persikota Solihin tidak bersedia berkomentar atas kekalahan timnya.

PSIS tetap gagal

Di Semarang, usaha PSIS Semarang untuk lolos ke Liga Super 2008 kandas kendati menang telak 3-0 atas PSSB Bireun di Stadion Jatidiri. Tim berjuluk Mahesa Jenar itu tetap menempati urutan 10 klasemen akhir Grup Satu akibat kemenangan Pelita Jaya atas Persikota.

Tiga gol PSIS diborong striker sekaligus sang kapten, Julio Lopez, masing-masing pada menit ke-48, 60, dan 89. Musim ini, pemain asal Chili tersebut mengoleksi 19 gol.

Meski tersingkir dari zona Liga Super, Manajer PSIS Yoyok Sukawi masih melihat adanya peluang masuk ke Liga Super 2008. "Sampai sekarang belum ada kejelasan berapa klub yang masuk Liga Super 2008, sembilan atau sepuluh karena buku manualnya belum ada. Tugas saya memperjuangkan PSIS," kata Yoyok.

Di Sleman, PSS menumbangkan Persiraja Banda Aceh dengan skor telak 5-1 di Stadion Maguwoharjo. Striker Niane Mamadou mencetak hat-trick, menit ke-13, 22, dan 88.

Di Bandung, Persib tampil klimaks tetapi itu terjadi pada laga yang tidak menentukan. Mereka menang 3-0 (2-0) atas PSDS Deli Serdang, tetapi itu tak menolong Persib melaju ke delapan besar.

Persis Solo gagal menutup musim ini dengan manis karena kalah 0-1 di Persiter Ternate pada laga yang tertunda akibat pesawat mereka rusak, Minggu (30/12). Persijap Jepara menahan tuan rumah Persmin Minahasa 1-1.

Peringkat bukan jaminan

Direktur Kompetisi Badan Liga Indonesia (BLI) Joko Driyono mengingatkan, peringkat 1-9 bukan jaminan klub pasti tampil di Liga Super 2008. Kepastian tim-tim Liga Super 2008 akan diputuskan awal Februari, setelah BLI mengirimkan draft verifikasi atas kelayakan klub-klub itu. Draft itu akan dikirim, bulan Januari. (A02/HAN/WER/CHE/EKI/SUP/SAM)

Tim Peserta Delapan Besar

A. Berlaga di Kediri
(16-20 Januari 2008)

1. Sriwijaya FC
2. Persiwa Wamena
3. PSMS Medan
4. Arema Malang

B. Berlaga di Solo
(17-21 Januari 2008)

1. Persipura Jayapura
2. Persija Jakarta
3. Deltras Sidoarjo
4. Persik Kediri

Semifinal:24 Januari 2008
di Gelora Bung Karno, Jakarta

Final: 27 Januari 2008
di Gelora Bung Karno, Jakarta


Tim Zona Liga Super 2008

Grup Satu (Barat)
1. Sriwijaya FC
2. Persija
3. PSMS
4. Persik
5. Persib
6. Persela
7. Persitara
8. Pelita Jaya
9. Persita

Grup Dua (Timur)
1. Persipura
2. Persiwa
3. Deltras
4. Arema
5. PSM
6. Persiter
7. Persiba
8. Persmin
9. Persijap
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto está en línea ahora  
Old December 31st, 2007, 04:21 AM   #4
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,424

Arema Lolos,
Kediri Gelar Delapan Besar, Persik Terlempar ke Solo

Surabaya, Kompas - Arema Malang lolos dramatis ke delapan besar Liga Djarum Indonesia 2007, setelah seri 1-1 (1-0) melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya, Minggu (30/12). Persiwa Wamena dan Deltras Sidoarjo juga lolos, mendampingi Persipura Jayapura, sementara PSM Makassar tersingkir.

Arema mengoleksi nilai 57 poin, unggul selisih gol atas PSM dan Persiter Ternate yang juga mempunyai nilai sama. PSM kalah 1-3 (1-1) di kandang Persiba Balikpapan, Persiter memukul tim tamu Persis Solo 1-0 (0-0).

Persiwa memastikan lolos setelah mengalahkan Persibom Bolaang Mongondow 2-0 (1-0) di Wamena, sedangkan Deltras menundukkan tuan rumah PSIM Yogyakarta 2-1 (1-1). Persipura, yang lolos lebih awal, kian perkasa dengan melibas Persma Manado 5-0 (3-0), empat gol di antaranya diborong Alberto.

Laga Persebaya versus Arema berjalan panas, bahkan terasa sebelum pertandingan dimulai. Jalan Raya Tambaksari ditutup satu jam sebelum laga karena dipenuhi ribuan suporter Persebaya yang gagal masuk. Saat itu stadion berkapasitas 27.000 penonton tersebut dinyatakan penuh.

Arema unggul cepat di menit ke-2 lewat tendangan bebas lambung Rony Firmansyah. Menit ke-84, laga dihentikan 11 menit karena penonton rusuh. Mereka melemparkan aneka barang ke lapangan saat Arema unggul 1-0.

Provokasi Ballah

Kerusuhan itu dipicu ulah gelandang Persebaya bekas pemain Arema asal Liberia, Anthony Jomah Ballah, yang baku hantam dengan pemain Arema, Sutaji. Kedua pemain ini diusir wasit Purwanto. Setelah itu, Ballah mendatangi ofisial Arema dan menuding-nuding mereka.

Tak ayal, sejumlah ofisial dan pemain Arema terprovokasi ulah Ballah yang langsung digelandang Kepala Polresta Surabaya Timur Ajun Komisaris Besar Imam Sugianto. Setelah kerusuhan, Persebaya menyamakan kedudukan lewat kaki libero Bejo Sugiantoro pada injury time.

"Gol Persebaya terjadi atas kehendak Allah supaya tidak terjadi kerusuhan," kata Manajer Arema Satrija Budi Wibawa berseloroh. Ketua Umum Persebaya Arif Afandi meminta Ballah dicekal.

Kiper PSM diusir

PSM tersingkir dari babak delapan besar secara tragis setelah ditekuk "Laskar Beruang Madu" Persiba 1-3 (1-1) di Balikpapan. Gol pertama Persiba dicetak Julio menit ke-7, tetapi tiga menit kemudian disamakan PSM lewat gol Sanbou Badarou. Menit ke-56, Javier Rocha merobek gawang PSM lewat tendangan bebas.

Dua menit kemudian, PSM harus turun dengan 10 pemain setelah kiper M Rahman mendapat kartu kuning kedua dan diusir. Persiba memperbesar kemenangan melalui gol TA Musafri, delapan menit menjelang bubar. Seusai laga, pelatih dan ofisial PSM menolak diwawancarai pers.

Di Lamongan, Persela menutup kompetisi musim ini dengan sukses besar setelah mencukur PSMS Medan 4-0 (3-0) di Stadion Gelora Surajaya. PSMS, tanpa diperkuat enam pilar mereka karena akumulasi kartu kuning, terkesan tak serius. Mereka sudah lolos ke delapan besar, tetapi menolak jika dianggap mengalah.

Persik terlempar ke Solo

Yang ironis adalah Persik Kediri. Mereka menjadi salah satu tuan rumah babak delapan besar, tetapi harus bertanding di Solo. Mereka kalah 1-2 (0-0) di Persitara Jakarta Utara dan dan nomor empat klasemen Grup Satu.

Menurut Direktur Kompetisi Badan Liga Indonesia Joko Driyono, babak delapan besar digelar di Solo dan Kediri, 16-21 Januari 2008 (lihat boks). Persija juga tampil di Solo setelah menempati peringkat kedua seusai menundukkan Semen Padang 4-0.

Di Palembang, laga Sriwijaya FC melawan Persema Malang di Stadion Gelora Sriwijaya berakhir ricuh. Pertandingan dimenangi Sriwijaya FC 3-2. Penonton melemparkan botol ke lapangan saat Sriwijaya tertinggal 1-2.

Usai laga, massa tersulut emosinya dan menyerang Asisten Manajer Persema Asmuri. Mereka emosi atas ucapan ofisial Persema. (INK/BRO/RIZ/WAD/SAM)
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto está en línea ahora  
Old January 1st, 2008, 05:02 AM   #5
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,535
Likes (Received): 32

gw masih bingung aturan liga super

katanya cuma dikit ya timnya ( 8 tim kl ga salah )
trus ga dibagi 2 wilayah
trus ga ada degradasi

gmana tuh?
trus kl ga ibagi 2 wilayah boros donk pengeluaran tim
misal sriwijaya FC lawan persipura

butuh penjelasan nih...
=NaNdA= no está en línea  
Old January 2nd, 2008, 12:41 AM   #6
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,424

Quote:
Originally Posted by =NaNdA= View Post
gw masih bingung aturan liga super

katanya cuma dikit ya timnya ( 8 tim kl ga salah )
trus ga dibagi 2 wilayah
trus ga ada degradasi

gmana tuh?
trus kl ga ibagi 2 wilayah boros donk pengeluaran tim
misal sriwijaya FC lawan persipura

butuh penjelasan nih...
He he he... Gw juga nggak begitu mengerti dengan peraturan Super Liga, sering berubah-ubah juga, dan sebenarnya ini bisa berdampak buruk bagi perkembangan Persepakboalaan Indonesia kedepannya.. Dan seakan-akan PSSI tidak bisa membuat kompetisi ini lebih matang dan bergengsi, walaupun sebenarnya kompetisi ini dilakukan PSSI untuk mengikuti peraturan dari FIFA.

Liga super toleransi

Bukan PSSI kalau tidak inkonsisten. Setelah meniadakan degradasi dan mengundurkan jadwal, kini mereka akan melonggarkan peraturan Liga Super 2008. PSSI selalu saja membuat peraturan kontroversial.

Rencana yang mereka bikin di awal musim 2007 tak selalu berjalan mulus.Pasti ada yang digoyang ke kanan atau sedikit digeser ke kiri.Tak terkecuali soal peraturan Liga Super 2008. Padahal, sebelumnya, PSSI melalui Badan Liga Indonesia (BLI) memberlakukan syarat begitu ketat,meliputi stadion berstandar internasional, klub harus memiliki badan hukum, arus keuangan lancar, sumber daya pengurus, serta memiliki pemain dengan kualifikasi minimal seperti ditentukan BLI.
Tapi,percayalah,semua peraturan itu hanya garang di atas kertas. Realitas di lapangan akan berbicara lain. Karena, belum juga kompetisi berakhir atau pada saat klub belum berusaha memenuhi persyaratan yang diajukan, BLI sudah gembar- gembor bakal memberikan keringanan. ”Kami masih memberikan dispensasi. Beberapa toleransi diberikan pada Liga Super 2008,terutama terkait masalah kelayakan stadion. Untuk musim 2009, stadion merupakan syarat mutlak dengan ketentuan yang sudah kami atur.

Tampaknya, kami baru bisa menjalankan aturan itu pada musim kedua Liga Super. Kami masih memberikan kesempatan kepada tim untuk berbenah,” papar Ketua BLI Andi Darrusalam Tabusala,kemarin. Artinya, klub yang ikut liga tertinggi di sepak bola Indonesia itu tak perlu repot memenuhi segala persyaratan yang memang terbilang sangat berat buat klub Indonesia. Soal stadion,BLI sudah memberikan gambaran syarat minimum yang harus dipenuhi. Minimal, sebuah stadion didukung penerangan yang memadai dan memiliki ruang ganti.

Sedikitnya, ada lima stadion yang dianggap layak,seperti Stadion Gelora Delta (Deltras), Maguwoharjo (PSS), Manahan (Persis), Jalak Harupat (Persib), dan Jaka Baring Sriwijaya (Sriwijaya FC). ”Kami masih mencari format standar yang layak. Mungkin, untuk syarat minimum bisa mengacu kepada Stadion Krakatau Steel, sedangkan stadion bagus bisa merujuk Maguwoharjo. Penerangan harus ada karena kami akan menggelar pertandingan malam hari,”lanjutnya. Persoalan bertambah rumit karena musim depan tim terancam kehilangan suplai dana karena rencana penghapusan APBD.

”Kami sudah memikirkan itu semua. Sekarang, kami sedang mematangkan Manual Liga Indonesia (MLI) yang baru. Kami belum bisa memberikan konfirmasi apa-apa karena masih menunggu hasil. Yang pasti, toleransi masih diberikan kepada peserta Liga Super,” tandasnya. Bagaimana dengan klub? Beberapa klub mengaku sudah melakukan persiapan demi tampil di Liga Super.Sebut saja Persijap Jepara.Tahu Stadion Kamal Djunaedi tak memenuhi syarat, mereka pun bersiap boyongan ke Stadion Gelora Bumi Kartini. ”Stadion itu berjarak 1 km sebelah utara Kamal Djunaedi.

Stadion ini memiliki sarana dan prasarana memadai.Ruang ganti, kamar mandi, hingga toilet dalam kondisi representatif,” kata Manajer Persijap Jepara Edi Sujatmiko. Edi hanya dipusingkan mengenai finansial.”Jadi,sulit bagi Persijap ketika ada persyaratan harus menanggalkan kebiasaan tersebut,”tambah Edi. Sementara Asisten Manajer Persita Tangerang Andi Mulyadi mengomentari hal serupa. Tim berjuluk Pendekar Cisadane ini mengkhawatirkan persoalan anggaran musim depan.

sumber: Zona Bola
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto está en línea ahora  
Old January 2nd, 2008, 06:39 AM   #7
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,424

Manajemen Persema Siap Menerima Perombakan

Malang (ANTARA News) - Setelah gagal mencapai Superliga 2008, manajemen Persema Malang, Jatim, menyatakan siap dievaluasi dan menerima apabila dilakukan perombakan total terhadap manajemen tim itu.

Asisten Manajer Persema, Asmuri, pada Rabu menyatakan siap mempertanggungjawabkan kegagalan tim pada Liga Indonesia XIII 2007 yang hanya berada di posisi ke-13 klasemen akhir wilayah barat, yang berarti gagal memenuhi target lolos Superliga 2008.

"Kami semua meminta maaf atas kegagalan kami mewujudkan target menembus Superliga 2008 dan kami juga siap mempertanggungjawabkannya kepada publik secara terbuka termasuk pertanggungjawaban secara tertulis kepada Ketua Umum Persema," katanya di Malang.

Sementara itu Manajer Persema Bambang DH. Suyono juga tidak mempermasalahkan perombakan total yang diinginkan Ketua Umum Persema Peni Suparto ditubuh manajemen dan official tim berjuluk Laskar Ken Arok itu pada musim kompetisi mendatang.

Menurut dia, perombakan total di tubuh Persema baik yang manyengkut manajemen, official, pemain dan pelatih tersebut demi perbaikan dan raihan prestasi maksimal di musim depan sehingga apapun keputusan yang dihasilkan, seluruh komponen Persema tetap akan memberikan dukungan dengan maksimal pula.

"Evaluasi dan perombakan total ini jangan ditanggapi negatif, saya yakin semua pihak tidak hanya jajaran pengurus Persema, tetapi juga masyarakat Kota Malang secara luas menginginkan prestasi dan hasil maksimal, kalau perombakan total itu sebagai jalan terbaik, kita semua harus memberikan dukungan," katanya menegaskan.

Belum lama ini Ketua Umum Persema Peni Suparto menyatakan mundur dari jabatannya sebagai ketua umum sebagai pelampiasan kekecewaannya atas prestasi yang ditorehkan Persema selama musim kompetisi 2007 yang tidak mampu menembus Superliga 2008.

Peni Suparto yang juga walikota Malang itu bersedia dipilih kembali sebagai Ketua Umum Persema jika dilakukan perombakan total di tubuh Persema baik manajemen, official, pelatih maupun pemain yang selama ini sudah memperkuat Laskar Ken Arok.

Pada awal peluncuran tim awal tahun 2007 lalu, Peni optimis, Persema akan mampu masuk babak delapan besar Divisi Utama, namun prestasi Persema terus jeblok dan targetpun direvisi menjadi "hanya" masuk Superliga.

Finish putaran I, Persema kembali mampu meraih posisi enam klasemen sementara wilayah barat dan targetpun direvisi kembali menjadi masuk babak 8 besar, namun memasuki putaran II, prestasi Persema terus menurun dan akhirnya gagal menembus Superliga 2008.(*)
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto está en línea ahora  
Old January 2nd, 2008, 06:47 AM   #8
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,424

Pengurus Persib Evaluasi "Maung Bandung"

Bandung (ANTARA News) - Pengurus Persib Bandung akan secepatnya menggelar evaluasi tim setelah "Maung Bandung" gagal menembus babak Delapan Besar Liga Djarum Indonesia (LDI) 2007.

Selain itu, beberapa tokoh pembina, pelatih dan mantan pemain menyarankan agar Persib langsung mengikat para pemain yang akan dipertahankan dalam skuad untuk menghadapi Liga Super Indonesia (LSI) 2008.

"Evaluasi akan digelar secepatnya, mungkin 5-6 Januari sudah dilakukan evaluasi," kata Ketua Harian Persib Edi Siswadi di Bandung, Selasa.

Selain mengevaluasi tim "Maung Bandung" yang menghabiskan anggaran cukup besar itu, mereka juga akan mengevaluasi pembinaan pemain dan kompetisi internal Persib.

Hal yang diperkirakan berjalan alot dalam evaluasi tersebut adalah pertanggungjawaban tim manajer yang gagal mencapai target untuk lolos ke Delapan Besar.

Persib, yang menjadi juara paruh musim, justru melorot di putaran kedua dengan serangkaian kegagalan meraih poin kemenangan di kandang sendiri. Puncaknya, pelatih Arcan Iurie Anatolievici mengundurkan diri dari tim karena dianggap gagal.

"Banyak hal yang akan dievaluasi nanti, namun semuanya diproyeksikan untuk persiapan menghadapi kompetisi musim depan di LSI," kata Edi Siswadi.

Meski tahun ini gagal total meraih target ke Delapan Besar, namun angin segar berhembus untuk Maung Bandung setelah mereka mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp15 miliar dari APBD Kota Bandung.(*)
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto está en línea ahora  
Old January 3rd, 2008, 12:44 PM   #9
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,424

Persik Berbekal Rp1 Miliar ke Delapan Besar

Kediri (ANTARA News) - Tim sepakbola Persik Kediri dibekali dana sedikitnya Rp1 miliar dalam keikutsertaannya di ajang Babak 8 Besar kompetisi Divisi Utama Ligina XIII.

"Setidaknya kami telah menyiapkan dana Rp1 miliar untuk anak-anak yang akan berlaga di ajang 8 Besar nanti di Solo," kata Manajer Persik, HA Maschut di Kediri, Jatim, Kamis.

Dana itu berasal dari kas Persik yang baru saja mendapatkan tambahan dari APBD tahun 2007 dalam Perubahan Anggaran Keungan (PAK) sebesar Rp12,5 miliar itu.

"Dana sebesar Rp1 miliar itu belum termasuk bonus kemenangan dalam beberapa pertandingan di Babak 8 Besar nanti," kata Walikota Kediri itu menambahkan.

Oleh sebab itu, Maschut berharap Harianto dan kawan-kawan bisa menunjukkan penampilan terbaiknya di ajang tersebut yang bakal diputar mulai 17 Januari 2008 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah.

Di Solo, Persik berada satu grup dengan Persija Jakarta, Persipura Jayapura, dan Deltras Sidoarjo. "Bagi kami semua tim yang masuk Babak 8 Besar merupakan lawan berat, sehingga jangan sampai ada perasaan meremehkan, mereka adalah tim terbaik," katanya mengingatkan.

Ia sendiri kecewa dengan kekalahan yang derita Persik dalam dua pertandingan terakhir, yakni menyerah 0-5 di tangan Sriwijaya FC Palembang dan takluk 1-2 di kandang Persitara Jakarta Utara.

Akibat kekalahan secara beruntun itu, tim yang ditangani Daniel Roekito gagal bermain di Stadion Brawijaya, Kediri di ajang Babak 8 Besar yang terbagi di dua tempat berbeda, yakni di Solo dan Kediri.

"Sebenarnya ini kerugian bagi kami, karena dengan bertanding di Solo anggaran jadi membengkak dan tidak mendapatkan dukungan suporter secara maksimal," kata Maschut.

Namun demikian, dia menganggap Stadion Manahan selama ini memberikan keberuntungan bagi Persik. Gelar juara Ligina XII/2006 direbut Persik setelah mengalahkan PSIS Semarang dengan skor 1-0 di babak final yang digelar di stadion itu.

Kemudian Harianto juga menunjukkan penampilan terbaiknya saat menjamu lawan-lawannya, di babak penyisihan Grup E Liga Champions Asia di Stadion Manahan Solo. Di stadion itu Persik belum pernah mencatat kekalahan.

"Bagi kami Stadion Manahan adalah Tanah Dinasti yang selalu memberikan keberuntungan saat kami bertanding di sana," kata Maschut sambil berharap kesuksesan akan kembali terulang di Solo.

Dalam kompetisi tahun ini, Maschut hanya menargetkan, timnya bisa menembus babak final. "Kalau ternyata nantinya kita juara itu soal lain, karena tahun lalu kita juga tidak menargetkan apa-apa, tapi malah juara," katanya.(*)
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto está en línea ahora  
Old January 3rd, 2008, 12:45 PM   #10
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,424

Persija Lolos Empat Besar Piala Copa

Jakarta (ANTARA News) - Macan Kemayoran Persija Jakarta berhasil lolos ke babak empat besar setelah menang 2-0 atas Deltras Sidoarjo pada pertandingan kedua babak Delapan Besar Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) 2007 di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, Kamis.

Pada laga pertama di Sidoarjo, kedua kesebelasan bermain imbang 1-1 sehingga Persija lolos ke semifinal CDSSI dengan agregat 3-1.

Kemenangan tim asuhan Serghei Dubrovin tersebut ditentukan dua gol kapten Bambang Pamungkas pada menit ke-60 dan 83.

Deltras, yang harus mencetak gol di kandang lawan, menurunkan susunan pemain yang sangat ofensif pada pertandingan tersebut. Pelatih Jaya Hartono memainkan tiga penyerang sekaligus yaitu Airlangga, Sasa Branezac dan Hilton Moreira sejak awal babak pertama.

Akan tetapi tuan rumah mengambil inisiatif menyerang lebih dulu dan striker Bambang Pamungkas hampir menjebol gawang Deltras pada menit ketujuh. Bola tendangan keras Bambang dari dalam kotak penalti masih bisa diblok kiper Sumardi.

Tim tamu tidak kalah gertak dan mereka sempat dua kali mengancam gawang Evgheny Khmaruk melalui Airlangga dan Hilton, namun bola tendangan mereka berdua tidak menemui sasaran.

Pertandingan berlangsung keras sehingga wasit Alil Rinenggo tiga kali mencabut kArtu kuning dari sakunya sepanjang 45 menit pertama. Dua untuk pemain Deltras Miftakhul Huda dan Hilton Moriera serta satu untuk Muhammad Ilham dari Persija.

Setelah sempat mempertontonkan permainan menyerang yang cepat, kedua kesebelasan tampaknya kehabisan tenaga dan tempo menurun sejak menit ke-30.

Jakmania --pendukung Persija-- mencoba membangkitkan kembali semangat skud Macan Kemayoran dan Persija kembali merangsek maju pada lima menit terakhir babak pertama.

Bepe --sapaan akrab Bambang-- kembali mendapat peluang emas di dalam kotak penalti pada menit ke-42, namun lagi-lagi kiper Sumardi berhasil menahan tendangan kapten Persija itu.

Babak pertama berakhir tanpa gol dan tuan rumah masih dalam jalur ke semifinal CDSSI 2007 berkat gol di kandang lawan.

Saat babak kedua baru berjalan empat menit, Macan Kemayoran mendapat enam tendangan penjuru beruntun tetapi tidak bisa dimanfaatkan untuk menjebol gawang Deltras.(*)
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto está en línea ahora  
Old January 3rd, 2008, 01:12 PM   #11
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,424

Dana Persebaya Rp17,5 Miliar Diaudit

SURABAYA--MEDIA: Setelah menyelesaikan kompetisi Liga Djarum Indonesia 2007, pengurus Persebaya Surabaya kini disibukkan dengan audit keuangan yang digunakan untuk operasional sebesar Rp17,5 miliar.

Informasi yang diperoleh dari Sekretariat Persebaya di Surabaya, Rabu (2/1), menyebutkan audit keuangan itu dilakukan auditor independen dari Surabaya, Widartoyo & Co.

Hasil audit independen itu selanjutnya akan diserahkan kepada Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Pemkot Surabaya, karena dana operasional yang diterima Persebaya berasal dari APBD.

"Prosedurnya memang seperti itu. Jadi sebelum laporan keuangan diserahkan kepada BPKP, kami mengundang auditor independen untuk melakukan

audit keuangan lebih dulu," kata Sekretaris Umum Persebaya Akhmad Munir.

Pada musim kompetisi 2007, Persebaya mendapat kucuran bantuan dana APBD Kota Surabaya sebesar Rp17,5 miliar. Dari total dana itu, sebesar Rp15 miliar untuk tim dan Rp2,5 miliar untuk organisasi.

Dana APBD yang diperoleh Persebaya itu merupakan yang terbesar sepanjang berdirinya tim tersebut. Tim berjuluk Green Force ini pernah mendapat kucuran dana APBD sebesar Rp15 miliar pada musim 2005.

Terkait selesainya musim kompetisi 2007, pengurus Persebaya melakukan evaluasi terhadap kinerja pelatih, pemain maupun manajer dan perangkat tim lainnya.

Hasil evaluasi itu akan dijadikan pertimbangan bagi pengurus untuk membentuk tim menghadapi musim kompetisi 2008. Berdasarkan hasil akhir kompetisi reguler 2007, Persebaya berada di peringkat 14 wilayah timur, dipastikan gagal merebut tiket Super Liga 2008.

Namun, jajaran pengurus Persebaya tidak patah arang dan masih terus berjuang mencari celah agar bisa ikut kompetisi paling bergengsi di Tanah Air tersebut.

"Kami juga akan mengiventarisir nama-nama pelatih dan pemain yang akan direkrut untuk pembentukan tim. Tidak menutup kemungkinan sejumlah pemain lama yang masih berpotensi akan direkrut kembali," kata Akhmad Munir.

Mengenai sponsor sebagai pengganti dana APBD, Munir mengaku belum bisa memastikan, namun diharapkan pada Februari mendatang sudah ada kepastian.(Ant/OL-03)
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto está en línea ahora  
Old January 5th, 2008, 06:50 PM   #12
peseg5
SSC Indonesia
 
peseg5's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: Jakarta
Posts: 3,707

Gw denger Superliga baru dimulai medio 2008 (sekitar Juni)?

Itu bagus, biar jadwalnya nyesuain kalender FIFA. Jangan sampai kayak sekarang, kepotong ama Piala Asia AFC.
__________________
The only thing necessary for the triumph of evil is for good man to do nothing.
(Edmund Burke 1729-1797)

peseg5 no está en línea  
Old January 7th, 2008, 12:59 AM   #13
magali
Registered User
 
Join Date: Nov 2007
Location: surabaya
Posts: 1,156
Likes (Received): 10

Laskar Wong Kito Cetak Sejarah Baru

PALEMBANG(SINDO) – Sriwijaya FC (SFC) sukses menciptakan sejarah baru maju ke semifinal Piala Indonesia setelah memenangkan derby Andalas seri III musim ini atas PSMS.

Carlos Renato Elias dkk menang telak 4-0 di Stadion Gelora Sriwijaya, malam ini. Hasil positif ini meloloskan SFC sebab mereka unggul agregat 4-2 atas PSMS. Gol kemenangan Laskar Wong Kito dicetak oleh Renato saat laga memasuki menit tujuh, lalu dua gol Keith “Kayamba” Jerome Gumbs (54 dan 103), serta Lenglolo Christian (15).

Torehan tiga angka ini membuat SFC meraih tiket ke semifinal menantang Pelita Jaya Purwakarta. Capain SFC ini sekaligus menghentikan sukses PSMS yang pada dua musim terakhir selalu sukses menembus babak 4 besar.

Selain itu,lolosnya SFC ke semifinal merupakan sejarah baru.Ini merupakan prestasi terbaik Laskar Wong Kito pada ajang yang disponsori pabrikan rokok Dji Sam Soe ini, yang sudah berlangsung tiga musim. Ambisi SFC untuk mengawinkan gelar Piala Indonesia dengan Liga Indonesia (Ligina) terbuka. Sebelumnya pada Ligina, Renato dkk sudah lolos babak 8 besar dengan status jawara Grup I.

”Malam ini (kemarin) anak-anak memberi surprise kepada saya.Sejak awal hingga perpanjangan waktu mereka tidak mengendorkan tempo permainan.Dan,sebenarnya jika pemain kami pandai mengatur ritme babak pertama mungkin kans menambah gol lebih tidak terlalu sulit.Namun,karena cepatnya tempo permainan kami jadi terburu-buru dalam menyelesaikan peluang,” ujar Pelatih SFC Rahmad Darmawan.

Mantan pelatih Persija ini pun menuturkan, ketika pasca- jeda SFC mewaspadai permainan PSMS. Sebab, tim tamu yang melakukan beberapa kali serangan melalui Andres Miguel Formento dan James Koko Lomell. Bahkan, peluang yang seharusnya menjadi gol bagi PSMS,gagal karena lugasnya permainan bertahan para pilar SFC. RD, sapaan Rahmad, setelah pertandingan juga enggan berkomentar soal protes pemain PSMS yang sempat membuat laga terhenti.

”Saya tidak terlalu melihat proses gol ketiga yang menjadi awal keributan. Saya hanya melihat sekilas bahwa bola tadi seperti apa.Tapi akan lebih jelas jika kita sama-sama melihat di siaran tunda.Kami juga ingin memberikan apresiasi terhadap apapun yang terjadi pada hasil pertandingan ini. Sama kita juga pernah mengalami hal itu ,tapi juga harus berjiwa besar,” tutur RD.

Pada semifinal, Sriwijaya FC bakal menantang Pelita Jaya Purwakarta.Pada laga di Stadion Jala Harupat,Pelita Jaya menang atas Persita,2-0. Dua gol klub berjuluk Pendekar Gunung Parang dicetak oleh Ivan Jerkovic jelang jeda serta gelandang muda Egi Melgiansyah dua menit sebelum laga usai. Sama seperti laga di Palembang, pertandingan ini juga diwarnai kericuhan akibat kepemimpinan Wasit Effendy yang sering mengambil keputusan salah.

Bahkan, Pelatih Pelita Jaya Fandi Ahmad seusai laga mengakui kalau pengadil asal Malang itu memang memimpin laga kurang tegas. ”Saya tak bisa komentar soal wasit, keputusanya memangsalahtapitakusahmenekan wasit seperti itu.Saya sedih melihat kondisinya selalu seperti ini,”cetus Arsitek berpaspor Singapura tersebut.

Sedangkan kubu Pendekar Cisadane, julukan Persita, murka dengan kekalahan yang mereka derita ini. ”Kami sudah mewanti-wanti persoalaan non teknik, bahkan hingga malam saat digelarnya technical meeting. Jangan pakai teori probabilitas deh,kalau wasit berpegang teguh pada aturan, kami katakan kami pun tahu aturan,” tegas Asisten Pelatih Persita Yudo Hadiyanto.

Lebih lanjut Yudo mengungkapkan, Persita akan segera melayangkan surat protes untuk menggugat kepemimpinan wasit dan hasil pertandingan. ”Jelas kami akan secepatnya melayangkan surat protes.Anda bisa lihat sendiri bagaimana kelirunya wasit saat mengkartumerahkan Kerry (Yudiono). Ironisnya Pengawas Pertandingan justru mengesahkan keputusan wasit. Saya tidak tahu apa alasannya,”tandasYudo.

Pertandingan semifinal yang lain,Persija Jakarta bakal bertemu Persipura Jayapura. Semua pertandingan babak 4 besar berlangsung pada 10 Januari di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK),Jakarta.

Laga final juga digelar di SUGBK pada 13 Januari. Setelah laga di Piala Indonesia, SFC langsung bertarung pada babak 8 besar Liga Indonesia di Stadion Brawijaya, Kediri. SFC bakal bertarung dengan Arema Malang,Persiwa Wamena dan PSMS. (sidratul muntaha/ mohamad taufik)
magali no está en línea  
Old January 8th, 2008, 01:39 AM   #14
kamski
hardcore
 
kamski's Avatar
 
Join Date: Jun 2007
Posts: 323
Likes (Received): 1

Gw pengeeeen banget bisa ngikutin sepakbola Indonesia, tapi kok kayaknya ribet banget ya. Jadi males ngikut2in posisi2nya dan klub2nya, tapi sering nonton di TV.
__________________
Haha naw, I'm just kidding.
kamski no está en línea  
Old January 8th, 2008, 05:22 AM   #15
Ampelio
...is the art of space
 
Ampelio's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Location: Antapani City
Posts: 6,661
Likes (Received): 693

Sepanjang pertandingan Sriwijaya FC memang bermain lebih baik dan pantas menang...
Disayangkan, sikap pemain PSMS di sisa babak perpanjangan waktu II yg sama sekali gak sportif

Sebelum gol ke 3 Sriwijaya FC, pemain2 PSMS memang berharap terjadi adu penalti karena percaya kipernya Markus Horison punya kans lebih besar menahan tendangan penalti dibanding kiper tuan rumah.
__________________
EVERYDAY URBANISM
Ampelio no está en línea  
Old January 8th, 2008, 11:21 AM   #16
laba-laba
Resetter
 
laba-laba's Avatar
 
Join Date: Oct 2004
Location: Medan
Posts: 7,609
Likes (Received): 999

padahal wasit garis mengangkat bendera tanda off-side.
tapi wasit tetap meneruskan permainan...
__________________
Medan city pics :
http://medanphoto.multiply.com

Medan movies - http://www.youtube.com/Medanmovie
laba-laba no está en línea  
Old January 8th, 2008, 11:35 AM   #17
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,535
Likes (Received): 32

image hosted on flickr

=NaNdA= no está en línea  
Old January 8th, 2008, 12:45 PM   #18
magali
Registered User
 
Join Date: Nov 2007
Location: surabaya
Posts: 1,156
Likes (Received): 10

Quote:
Originally Posted by laba-laba View Post
padahal wasit garis mengangkat bendera tanda off-side.
tapi wasit tetap meneruskan permainan...
--------------
kayaknya masalahnya justru asisten wasit tidak mengangkat bendera pertanda offside.

begini berita di kompas senin lalu

Insiden "Offside" Tumbangkan PSMS
Pemain PSMS Sempat Mogok dan Peragakan Lelucon



Palembang, Kompas - PSMS Medan, salah satu klub sepak bola tangguh di Tanah Air, akhirnya tersingkir dari turnamen Copa Dji Sam Soe. Pada pertandingan laga kedua perempat final di Stadion Gelora Sriwijaya, Jaka Baring, Palembang, Minggu (6/1) malam, PSMS takluk dari tuan rumah dengan skor 0-4.

Tim berjuluk "Ayam Kinantan" kalah agregat gol 2-4 dan tersisih pada babak delapan besar. Kemenangan Sriwijaya diwarnai insiden offside pada pengujung babak kedua perpanjangan waktu. Insiden yang berakhir sebagai gol ketiga Sriwijaya ini menjadi awal tumbangnya PSMS dari Copa Dji Sam Soe.

Ketika semua pemain PSMS menoleh ke Asisten Wasit Fahrizal M Kahar, yang ternyata tidak mengibarkan bendera pertanda offside, striker Sriwijaya FC Keith Kayamba menceploskan bola ke gawang Markus Horison.

Wasit Purwanto mengesahkan gol itu. Kepada Kompas, wasit asal Kediri itu menegaskan, sudah bertanya kepada Fahrizal, dan asisten wasit itu menyatakan Kayamba tidak dalam posisi offside. "Karena asisten wasit mengatakan itu sah, maka gol itu juga saya sahkan," kata Purwanto.

Lelucon ala PSMS

Beberapa detik setelah gol ketiga itu, hampir seluruh pemain tim "Ayam Kinantan" mengerubungi Fahrizal untuk mengajukan protes. Namun, sikap wasit tak berubah. Kubu PSMS sempat berniat tak akan melanjutkan pertandingan. Akan tetapi, Markus dan kawan-kawan akhirnya bersedia kembali ke lapangan.

Hanya, yang terjadi kemudian adalah lelucon. Setelah bola kick off disepak Gustavo Chena jauh ke luar lapangan, PSMS nyaris tak bermain. Kiper Markus Horison tertawa-tawa di tengah lapangan. Sepuluh pemain lain pun hanya berdiri, membiarkan pemain Sriwijaya menguasai bola hingga ke kotak penalti PSMS. Gol keempat pun tercipta, oleh Christian Lenglolo.

Manajer PSMS Randiman Tarigan menyatakan, ia tidak kecewa dengan kekalahan di Palembang, dan ketersisihan PSMS dari Copa. "Kami hanya ingin menampilkan kepada publik, beginilah wajah sepak bola Indonesia yang sebenarnya," ujar Tarigan. Markus, yang sempat ditanya Kompas, hanya berujar pendek: "No comment. Anda bisa melihat sendiri kejadiannya."

Laga 2 x 45 menit sebenarnya berlangsung menarik. Kedua tim bermain terbuka. Sriwijaya yang lebih banyak menguasai bola mencetak gol pertama melalui sundulan Renato Elias, menit kedelapan. Keunggulan bertambah pada menit ke-55 melalui gol Keith Kayamba.

Pada semifinal, Sriwijaya akan menghadapi Pelita Jaya Purwakarta yang menundukkan Persita Tangerang 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Tim asuhan Pelatih Fandi Ahmad itu menang agregat 2-1 mengingat sebelumnya mereka kalah 0-1.

Dua laga semifinal akan digelar Kamis mendatang di Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga semifinal lainnya Persipura Jayapura versus Persija Jakarta. (ADP)
magali no está en línea  
Old January 8th, 2008, 06:10 PM   #19
peseg5
SSC Indonesia
 
peseg5's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: Jakarta
Posts: 3,707

Sebenarnya mereka gak perlu over reacted... Masalah insiden seperti ini juga terjadi di Liga2 mapan macam Inggris, Italia, Spanyol... Lihat sisi humanisnya wasit juga lah, jangan hanya di judge oleh satu kesalahan yg humanis dan insiden sangat debatable. Harusnya the show must go on saja... gak perlu lah sok mogok2, atau memperagakan "lelucon" yg kurang lucu. Kelihatan banget kagak ada jiwa ksatrianya. Ini merusak klimaks pertandingan saja.

Sorry for PSMS... andai gak ada reaksi semacam ini, i say you a good loser... but sorry the fact is you're truly a loser.
__________________
The only thing necessary for the triumph of evil is for good man to do nothing.
(Edmund Burke 1729-1797)

peseg5 no está en línea  
Old January 9th, 2008, 12:55 AM   #20
magali
Registered User
 
Join Date: Nov 2007
Location: surabaya
Posts: 1,156
Likes (Received): 10

Quote:
Originally Posted by peseg5 View Post
Sebenarnya mereka gak perlu over reacted... Masalah insiden seperti ini juga terjadi di Liga2 mapan macam Inggris, Italia, Spanyol... Lihat sisi humanisnya wasit juga lah, jangan hanya di judge oleh satu kesalahan yg humanis dan insiden sangat debatable. Harusnya the show must go on saja... gak perlu lah sok mogok2, atau memperagakan "lelucon" yg kurang lucu. Kelihatan banget kagak ada jiwa ksatrianya. Ini merusak klimaks pertandingan saja.

Sorry for PSMS... andai gak ada reaksi semacam ini, i say you a good loser... but sorry the fact is you're truly a loser.
----------------
awalnya saya paling males mencermati perkembangan liga indonesia, bukan kualitas yang ditonjolkan malah adu jotos antar pemain sampai pemasin menganiaya wasit.

penyakit kita adalah tidak percaya dengan sistem, dibuat aturan dan dengan sadar kita sendiri merusak aturan tersebut. tingkat keperyaan semua pihak sangat rendah, sehingga semua pihak bermain untuk. umumnya tuan rumah pasti akan dituding main sabun dengan wasit agar dapat memenangkan partai kandang.

dan saya setuju, para pemain psms sengaja menjadikan insiden off side tsb sebagai kambing hitam agar mereka tidak disalahkan (dengan berbagai persoalan internal yang mendera mereka)
magali no está en línea  
Closed Thread

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 12:10 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu