daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Railway and Station



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old November 23rd, 2014, 03:50 AM   #3021
Djoko Lelono
just DUIT !!!
 
Djoko Lelono's Avatar
 
Join Date: Jul 2011
Location: jakarta pinggiran
Posts: 1,440
Likes (Received): 139

Quote:
Originally Posted by Onmyown87 View Post
kayanya krl feeder jakk-kpb mao diilangin, kan akhir taun ini krl jakk-priuk mao diaktivasi. jd kalo yg dr jakk mao kpb naek krl k priuk turun d stasiun kp bandan atas.
berharap nanti krl yang dinas di purple line ini kacanya sudah akrilik semua. mengingat jalur ini sangat rentan aksi "melontar jumroh" dari sekitaran rel. oleh karenanya beberapa pihak sering bilang jalur priok ini "jalur jihad". meleng sedikit kepala bisa benjol kena lemparan alay2.

(gw salah satu korbannya dulu waktu lokalan ke cikampek masih ada. semprull )

Quote:
Originally Posted by sasamakan View Post
BTW barusan naik KRL dari JAKK ke BOO, baru mau masuk Jayakarta rupanya ketahan gara2 ada lokomotif ambles. Ini maksudnya ambles gimana sih?
Makanya tadi keretanya balik lagi ke JAKK dan kita semua dialihkan ke KPB yg mau ke BOO.
Ga kebayang deh hari ini jam sibuk pasti kacau bgt operasional KRL gara2 hal ini....
kemarin itu lok ka 35 (gopar yang dari bandung) anjlok di km 1+100 dekat jayakarta. untungnya krl dari bogor masih bisa balik dari gambir ke mri. sehingga bisa ambil penumpang dari gdd & cikini. gak ngerti penumpang mulai jayakarta-juanda bagaimana.

kalo sudah urusah beginian (phl) mau gak mau penumpang cuma bisa pasrah mengingat jalur masih mix dengan kajj.
__________________
"kemaren di gang kenanga, senen, tram elechtrisch soedah ketoebroek satoe gerobak antjoer. siapa jang salah doea-doea tida ngakoe."
(pantjaran warta, 30 djanoari 1913)

Gingerbread_Man liked this post
Djoko Lelono no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old November 23rd, 2014, 03:54 PM   #3022
Arstotzkan
Registered User
 
Arstotzkan's Avatar
 
Join Date: Apr 2014
Posts: 103
Likes (Received): 14

KfW sepertinya bakal dinas lagi, kemarin2 baca di Kompas cetak, katanya komponen yg rusak udh direparasi buat kemudian uji kelayakan dan mau jalan lagi.

Dari grup KRL Mania Facebook: New face of THB ticket...
__________________

jaaay, Djoko Lelono liked this post
Arstotzkan no está en línea   Reply With Quote
Old November 23rd, 2014, 04:22 PM   #3023
eijin_kiver
Registered User
 
eijin_kiver's Avatar
 
Join Date: May 2013
Posts: 260
Likes (Received): 30

baguslah. desainnya dipercantik dikit. Daripada putih blank........
eijin_kiver no está en línea   Reply With Quote
Old November 24th, 2014, 12:49 AM   #3024
Onmyown87
Registered User
 
Join Date: Nov 2011
Posts: 31
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by Djoko Lelono View Post
berharap nanti krl yang dinas di purple line ini kacanya sudah akrilik semua. mengingat jalur ini sangat rentan aksi "melontar jumroh" dari sekitaran rel. oleh karenanya beberapa pihak sering bilang jalur priok ini "jalur jihad". meleng sedikit kepala bisa benjol kena lemparan alay2.

(gw salah satu korbannya dulu waktu lokalan ke cikampek masih ada. semprull )


ka lokal cikampek bknnya msh ad ya?

mao nanya dong, mnrt kalian pemerintah jepang ngasi kereta hibah taun 2000 itu pancingan supaya pt kai beli kereta bekas dr jepang bkn? atau kebetulan aja skrg indonesia beli kereta bekas? pendapat kalian gmn?
Onmyown87 no está en línea   Reply With Quote
Old November 24th, 2014, 01:23 AM   #3025
Djoko Lelono
just DUIT !!!
 
Djoko Lelono's Avatar
 
Join Date: Jul 2011
Location: jakarta pinggiran
Posts: 1,440
Likes (Received): 139

@onmyown, maksudnya waktu lokalan cikampek masih ada di priok. gw dulu naik dari priok sore2 jam 1/2 5 an sampek jng trus pindah krl ke mri. kena lempar batu deket2 lagoa gak jauh dari priok.
-------------------------------------

kemarin siang habis dari bogor ada beberapa catatan kecil yang bisa saya sampaikan:
  • stasiun bogor masih berantakan dsisi timur. baik sebelah utara dekat depo krl, dan diselatan sberang gerbang utama. gak tahu mau dibikin apaan sih?
  • di flyover jalan baru sedang ada proyek pembuatan jalan akses menuju bakal calon stasiun baru sukaresmi. kemarin sedang proses pembuatan roadbed tampaknya. lumayan sekitar 200-300m an.
  • bekas titik longsor paling kritis di jalur jak-bogor (km 43) antara bojonggede-cilebut sedang ada proyek penguatan dinding tebing sepertinya mau dicor beton semuanya barangkali? dari dalam krl kurang jelas terlihat tapi banyak sekali alat berat disana.
  • stasiun bojonggede sedang ada pelebaran platform.
  • di depok baru papasan sama si kfw dari arah jakarta. kemungkinan lagi test run. semoga cepat operasi kembali.

maaf gak ada foto. (soalnya gak punya kamera..).
-----------------------------------------

o ya. soal kartu thb yang baru, bagus untuk penyegaran. cuma kalo saya mendingan yang kmt hitam itu yang dibikin lebih variatif warna2nya buat memikat pelanggan lebih banyak lagi. bikin pola2 kembang2 atau hello kitty atau gambar betmen atau upin ipin atau apalah yang bikin menarik berbagai lapisan masyarakat agar ingin punya itu kartu multitrip.
__________________
"kemaren di gang kenanga, senen, tram elechtrisch soedah ketoebroek satoe gerobak antjoer. siapa jang salah doea-doea tida ngakoe."
(pantjaran warta, 30 djanoari 1913)
Djoko Lelono no está en línea   Reply With Quote
Old November 24th, 2014, 08:28 AM   #3026
LeonardEricLi
Registered User
 
Join Date: Jan 2014
Location: Jakarta
Posts: 510
Likes (Received): 40

kontradiktif sih THB ini, dulu kan dibikin putih polos agar tidak menarik supaya tidak dibawa pulang orang... tapi ga masalah sih kan sudah ada uang jaminan...

@djoko : kartu KMT atau Flazz atau kartu prepaid lainnya akan lebih menarik jika isinya lebih banyak (alias bonus pulsa).. hahahaaha
__________________
Realistic, Logical, Rational, Fast, Safe & Cheap... now that's what we called "Solution"...
LeonardEricLi no está en línea   Reply With Quote
Old November 24th, 2014, 10:25 AM   #3027
Gingerbread_Man
Traveller, Researcher
 
Gingerbread_Man's Avatar
 
Join Date: Nov 2013
Location: Medan, Jakarta
Posts: 1,648
Likes (Received): 275

Quote:
Originally Posted by Djoko Lelono View Post
-------------------------------------

kemarin siang habis dari bogor ada beberapa catatan kecil yang bisa saya sampaikan:
  • stasiun bogor masih berantakan dsisi timur. baik sebelah utara dekat depo krl, dan diselatan sberang gerbang utama. gak tahu mau dibikin apaan sih?
  • di flyover jalan baru sedang ada proyek pembuatan jalan akses menuju bakal calon stasiun baru sukaresmi. kemarin sedang proses pembuatan roadbed tampaknya. lumayan sekitar 200-300m an.
  • bekas titik longsor paling kritis di jalur jak-bogor (km 43) antara bojonggede-cilebut sedang ada proyek penguatan dinding tebing sepertinya mau dicor beton semuanya barangkali? dari dalam krl kurang jelas terlihat tapi banyak sekali alat berat disana.
  • stasiun bojonggede sedang ada pelebaran platform.
  • di depok baru papasan sama si kfw dari arah jakarta. kemungkinan lagi test run. semoga cepat operasi kembali.

maaf gak ada foto. (soalnya gak punya kamera..).
-----------------------------------------
Minggu ini akan coba saya cek ke Jalan Baru dan kalo sempat ke Bojong Gede, mdhn2 hari ga hujan biar bisa ambil foto

Sy pernah nanya sekuriti, katanya yg samping gedung stasiun itu mo bangun taman. Entah benar entah tidak, nanti coba tak cek ke orang stasiunnya iseng2 nanya
__________________
Invisible airwaves crackled with life
bright antennae bristle with the energy


Visit my blog : http:\\www.ridethewind.wordpress.com
Gingerbread_Man no está en línea   Reply With Quote
Old November 24th, 2014, 10:26 AM   #3028
Gingerbread_Man
Traveller, Researcher
 
Gingerbread_Man's Avatar
 
Join Date: Nov 2013
Location: Medan, Jakarta
Posts: 1,648
Likes (Received): 275

Bbrp hari yg lalu KRL Bogor - Kota sore hari announcement ud pake Bahasa Inggris.
Sayang kykny masih trial. Harusnya segera dibuat untuk semua KRL , toh announcement kan bisa dibuat teks ny untuk dibaca oleh operator/asisten masinis, tidak mengharuskan kemampuan speaking tanpa teks.. apalagi bnyk turis asing yang wisata ke Bogor, jadi akan sangat terbantu, skalian orang lokal belajar bahasa Inggris
__________________
Invisible airwaves crackled with life
bright antennae bristle with the energy


Visit my blog : http:\\www.ridethewind.wordpress.com
Gingerbread_Man no está en línea   Reply With Quote
Old November 24th, 2014, 02:51 PM   #3029
sasamakan
Tukang Makan
 
sasamakan's Avatar
 
Join Date: Sep 2009
Location: Jakarta
Posts: 2,304
Likes (Received): 323

Kalo menurut saya, alangkah baiknya jika KAI mempromosikan penggunaan kartu flazz/emoney/tapcash/brizzi sebagai kartu multiguna yg dapat dipakai tidak hanya di busway tapi juga di busway dan merchant-merchant lainnya.

Betapa mudahnya hidup saya punya kartu flazz semenjak bisa dipakai sebagai sarana pembayaran di berbagai tempat. Ibarat saya tinggal masukin uang ongkos bulanan ke dalam kartu flazz, saya engga dibikin ribet lagi sama beli tiket extra atau apalah itu. Dan gausah riweh buka tutup dompet karena kartu flazz saya masukin ke name tag holder karena dompet selalu saya taroh di tempat aman demi menghindari copet.

Ya kalo memang KAI mau lebih niat - tidak ada salahnya bekerjasama dengan Transjakarta dalam penggunaan kartu KMT yg hitam itu. Jadi kartunya ga cuma bisa dipake di KRL tapi juga di busway. Selain itu mending dibikin video/iklan/pamflet ttg betapa mudahnya hidup kalau kita punya kartu KMT itu.

Mengenai marketing, sebenernya banyak sekali media marketing yg didesain cukup baik di KRL ini. Sayangnya penggunaan media2 tersebut kaya kurang tepat atau kurang maksimal. Coba deh sekali2 invite perusahaan yg punya selera iklan bagus untuk naroh publikasi di marketing medianya KRL. IMO iklan2 yg ada selama ini di stasiun/kereta rata2 desainnya engga enak dilihat terutama salah satu iklan cat yg pengaplikasiannya amburadul di beberapa badan kereta. Coba deh pihak marketing KRL meyakinkan perusahaan2 tersebut kalo demografi pengguna KRL ga cuma masyarakat menengah tapi banyak juga professional. Salah satu iklan yg cukup bagus itu punyanya salah satu asuransi. Sisanya rata2 ya gitu, apalagi punyanya beberapa kementrian yg sayanya sendiri cuma bisa geleng2 liatnya saking...... (isi sendiri)

intermezzo: Kalo yg sering lewat depan GI coba liat iklannya BCA yg temanya hidup itu mudah. Disana ada bagian yg menunjukkan betapa mudahnya hidup menggunakan KRL dan BCA. Suka sama konsep iklannya, mungkin KAI bisa bikin iklan yg sama untuk ditampilkan di TV atau video billboard
__________________
Home should be the most comfortable place to be. But not for me. I cannot resist all of these things

Visit my cheap blog http://mahendrabudhiastra.com
Buruknya birokrasi antara Bea Cukai dan Bandara Soekarno Hatta >> http://birokrasi.kompasiana.com/2014...ta-636997.html

Last edited by sasamakan; November 24th, 2014 at 02:56 PM.
sasamakan no está en línea   Reply With Quote
Old November 24th, 2014, 03:25 PM   #3030
Arstotzkan
Registered User
 
Arstotzkan's Avatar
 
Join Date: Apr 2014
Posts: 103
Likes (Received): 14

Quote:
Originally Posted by sasamakan View Post
Kalo menurut saya, alangkah baiknya jika KAI mempromosikan penggunaan kartu flazz/emoney/tapcash/brizzi sebagai kartu multiguna yg dapat dipakai tidak hanya di busway tapi juga di busway dan merchant-merchant lainnya.

Betapa mudahnya hidup saya punya kartu flazz semenjak bisa dipakai sebagai sarana pembayaran di berbagai tempat. Ibarat saya tinggal masukin uang ongkos bulanan ke dalam kartu flazz, saya engga dibikin ribet lagi sama beli tiket extra atau apalah itu. Dan gausah riweh buka tutup dompet karena kartu flazz saya masukin ke name tag holder karena dompet selalu saya taroh di tempat aman demi menghindari copet.

Ya kalo memang KAI mau lebih niat - tidak ada salahnya bekerjasama dengan Transjakarta dalam penggunaan kartu KMT yg hitam itu. Jadi kartunya ga cuma bisa dipake di KRL tapi juga di busway. Selain itu mending dibikin video/iklan/pamflet ttg betapa mudahnya hidup kalau kita punya kartu KMT itu.

Mengenai marketing, sebenernya banyak sekali media marketing yg didesain cukup baik di KRL ini. Sayangnya penggunaan media2 tersebut kaya kurang tepat atau kurang maksimal. Coba deh sekali2 invite perusahaan yg punya selera iklan bagus untuk naroh publikasi di marketing medianya KRL. IMO iklan2 yg ada selama ini di stasiun/kereta rata2 desainnya engga enak dilihat terutama salah satu iklan cat yg pengaplikasiannya amburadul di beberapa badan kereta. Coba deh pihak marketing KRL meyakinkan perusahaan2 tersebut kalo demografi pengguna KRL ga cuma masyarakat menengah tapi banyak juga professional. Salah satu iklan yg cukup bagus itu punyanya salah satu asuransi. Sisanya rata2 ya gitu, apalagi punyanya beberapa kementrian yg sayanya sendiri cuma bisa geleng2 liatnya saking...... (isi sendiri)

intermezzo: Kalo yg sering lewat depan GI coba liat iklannya BCA yg temanya hidup itu mudah. Disana ada bagian yg menunjukkan betapa mudahnya hidup menggunakan KRL dan BCA. Suka sama konsep iklannya, mungkin KAI bisa bikin iklan yg sama untuk ditampilkan di TV atau video billboard
Totally agreed, sekalian juga bantu2 BI dengan Gerakan Nasional Non Tunai-nya. Kl saya sih pakainya Mandiri e-money, meskipun gak sebanyak BCA merchantnya. Kl saya malah lebih suka kalo KMT punyanya KCJ jadi multifungsi, semenjak di antara kartu2 e-money yg kepake di KRL, KMTnya KCJ masih punya share yang besar (kr2 50%-an dari seluruh transaksi tiket, sisanya THB dan kartu bank). Misalnya untuk belanja di merchant dalam stasiun, atau bahkan pasang vending machine yang menerima KMT dan kartu2 bank ini, kyk di jepang (Saya kadang suka kasihan sama Vending Machine di stasiun yang gak laku2 gara2 gak bisa ngasih kembalian ) Dengan begitu, setidaknya KMT bisa bersaing sehat dengan kartu2 bank ini. Plus satu lagi, di LN kalo gak salah bentuk tiketnya gak hanya kartu aja, tp ada yg berupa arloji, gelang, bahkan flashdisk dan software NFC (tinggal tempel HP, gak perlu beli kartu lagi). Bisa jadi daya tarik juga buat ngedorong penjualan KMT. Sejauh ini di Indonesia baru Mandiri yang mulai dengan gelang e-Moneynya.

Masih berhubungan dengan e-money, di Pocin saya lihat sudah dipasang alat isi ulang untuk e-moneynya BNI dan BCA. Sayangnya hanya bisa digunakan oleh nasabah bank tersebut karena isinya secara non-tunai (pake kartu debit/kredit). Tapi setidaknya selangkah untuk automatisasi penjualan tiket. KMT dan bank lain mesti nyusul dengan Ticket Vending Machinenya biar kyk di LN. Sejauh ini baru Sudirman yang punya Ticket Vending Machine, itupun gak ada yang make karena gak bisa isi secara tunai, cuma bisa pk e-moneynya Indosat, telkomsel, sama XL.
Arstotzkan no está en línea   Reply With Quote
Old November 24th, 2014, 04:08 PM   #3031
Djoko Lelono
just DUIT !!!
 
Djoko Lelono's Avatar
 
Join Date: Jul 2011
Location: jakarta pinggiran
Posts: 1,440
Likes (Received): 139

Quote:
Originally Posted by sasamakan View Post
IMO iklan2 yg ada selama ini di stasiun/kereta rata2 desainnya engga enak dilihat terutama salah satu iklan cat yg pengaplikasiannya amburadul di beberapa badan kereta.
wakakak. baru aja pengen bahas soal ini. memang iklan kaleng cat yang satu itu gak cuma bikin sakit mata, tapi juga bikin puyeng yang lihat. apalagi pas keretanya jalan, lihat deretan kaleng cat berjalan udah kayak kena hipnotis.

gila, di toko material aja deretan kaleng cat nya gak sebanyak yang ada di bodi krl..
__________________
"kemaren di gang kenanga, senen, tram elechtrisch soedah ketoebroek satoe gerobak antjoer. siapa jang salah doea-doea tida ngakoe."
(pantjaran warta, 30 djanoari 1913)
Djoko Lelono no está en línea   Reply With Quote
Old November 24th, 2014, 04:43 PM   #3032
sasamakan
Tukang Makan
 
sasamakan's Avatar
 
Join Date: Sep 2009
Location: Jakarta
Posts: 2,304
Likes (Received): 323

Quote:
Originally Posted by Arstotzkan View Post
Totally agreed, sekalian juga bantu2 BI dengan Gerakan Nasional Non Tunai-nya. Kl saya sih pakainya Mandiri e-money, meskipun gak sebanyak BCA merchantnya. Kl saya malah lebih suka kalo KMT punyanya KCJ jadi multifungsi, semenjak di antara kartu2 e-money yg kepake di KRL, KMTnya KCJ masih punya share yang besar (kr2 50%-an dari seluruh transaksi tiket, sisanya THB dan kartu bank). Misalnya untuk belanja di merchant dalam stasiun, atau bahkan pasang vending machine yang menerima KMT dan kartu2 bank ini, kyk di jepang (Saya kadang suka kasihan sama Vending Machine di stasiun yang gak laku2 gara2 gak bisa ngasih kembalian ) Dengan begitu, setidaknya KMT bisa bersaing sehat dengan kartu2 bank ini. Plus satu lagi, di LN kalo gak salah bentuk tiketnya gak hanya kartu aja, tp ada yg berupa arloji, gelang, bahkan flashdisk dan software NFC (tinggal tempel HP, gak perlu beli kartu lagi). Bisa jadi daya tarik juga buat ngedorong penjualan KMT. Sejauh ini di Indonesia baru Mandiri yang mulai dengan gelang e-Moneynya.

Masih berhubungan dengan e-money, di Pocin saya lihat sudah dipasang alat isi ulang untuk e-moneynya BNI dan BCA. Sayangnya hanya bisa digunakan oleh nasabah bank tersebut karena isinya secara non-tunai (pake kartu debit/kredit). Tapi setidaknya selangkah untuk automatisasi penjualan tiket. KMT dan bank lain mesti nyusul dengan Ticket Vending Machinenya biar kyk di LN. Sejauh ini baru Sudirman yang punya Ticket Vending Machine, itupun gak ada yang make karena gak bisa isi secara tunai, cuma bisa pk e-moneynya Indosat, telkomsel, sama XL.
Saya sih pakai E Money Mandiri sama Flazz BCA. Alasannya karena kedua kartu ini bisa dipakai di banyak merchant, tidak terbatas di satu tempat aja seperti KMT.
Makanya yg saya sayangkan kenapa KAI engga bekerjasama dgn banyak vendor mengenai kartu KMT ini. Entah bisa dipakai belanja dimana, atau kalo menunjukkan kartu KMT bisa dapat diskon di merchant tertentu. Bahkan bisa juga dipake sebagai media belanja didalam stasiun.

Quote:
Originally Posted by Djoko Lelono View Post
wakakak. baru aja pengen bahas soal ini. memang iklan kaleng cat yang satu itu gak cuma bikin sakit mata, tapi juga bikin puyeng yang lihat. apalagi pas keretanya jalan, lihat deretan kaleng cat berjalan udah kayak kena hipnotis.

gila, di toko material aja deretan kaleng cat nya gak sebanyak yang ada di bodi krl..
Makanya itu yg saya bilang, iklan yg ada di KRL rata2 (maaf) ga enak dilihat. Mulai dari kaleng cat, iklan Menkominfo sama Kementrian ESDM yg warnanya sama fontnya adeeeeh (Terutama si TV digital), ditambah baru2 ini iklan TIKI yg desainnya lumayan bagus tapi bahasa inggrisnya ampun amburadul bgt

Justru iklannya KRL yg space available masih jauuuuh lebih baik dan enak dipandang daripada yg naroh iklan. Palingan cuma beberapa iklan yg enak dilihat seperti BNI dan ACE Insurance.
__________________
Home should be the most comfortable place to be. But not for me. I cannot resist all of these things

Visit my cheap blog http://mahendrabudhiastra.com
Buruknya birokrasi antara Bea Cukai dan Bandara Soekarno Hatta >> http://birokrasi.kompasiana.com/2014...ta-636997.html
sasamakan no está en línea   Reply With Quote
Old Yesterday, 09:09 AM   #3033
Surono
Registered User
 
Join Date: Sep 2012
Posts: 13
Likes (Received): 0

Subsidi BBM buat TRANSPORTASI MASAL ajaaaaa

Kemarin nyobain KRL Serpong-Tanah Abang. Kalau lihat di peta Goggle Map, sebetulnya MRT bisa diintgrasikan saja dengan KRL di Jurang Mangu atau Pondok Ranji. Paling mungkin jika diintegrasikan dengan pembangunan Bintaro Xchange tahap 2. Jadi stasiun perhentian MRT terakhir. Top buat yang tinggal di Tangerang Selatan (BSD-Bintaro-Ciputat-GadingSerpong-Alam Sutra) bisa naik KRL terus ganti ke MRT di Bintaro. Bisa lebih murah, gak perlu buat line Barat-TImur yang baru, dan lebih cepat kalau developer mau patungan....

Ada pemikiran ke sana nggak ya ?

Dengan jarak lebih dekat ke Bintaro, mestinya KRL dan MRT bisa diintegrasikan disana. Apalagi trek rel MRT dan KRL katanya sama ya ? MRT train bisa share pakai rel KRL sampai Serpong.

Kalau BSD-GadingSerpong mau mereka bisa lanjutin buat jalur rel barunya dari Serpong belok ke dekat ICON terus ke Convention Center BSD, terus ke Gading Serpong deh. TOP-MARKOTOP.

COba lihat di peta ini: http://wikimapia.org/#lang=en&lat=-6...56818&z=15&m=b

Kalau lihat investasi MRT di Jakarta cuma Rp23trilyun dari Lebak Bulus ke HI.
http://industri.bisnis.com/read/2012...-rp442-triliun
Termasuk pembebasan lahan kali ya, karena kalau dari JICA cuma Rp13trilyun.
http://www.jakartamrt.com/informasi-...danaan-proyek/

Wah, kayaknya kalau ditambah sedikiiiiit aja bisa nyambung ke stasiun Bintaro tuh. Kali nggak sampe Rp10trilyun bisa hemat mobil Tangerang gak perlu masuk Jakarta, cukup orangnya aja naik KRL-MRT.
http://metro.news.viva.co.id/news/re...-masuk-jakarta
Surono no está en línea   Reply With Quote
Old Yesterday, 04:40 PM   #3034
Scotie
Registered User
 
Join Date: Sep 2014
Posts: 157
Likes (Received): 12

Quote:
Originally Posted by Arstotzkan View Post
Totally agreed, sekalian juga bantu2 BI dengan Gerakan Nasional Non Tunai-nya. Kl saya sih pakainya Mandiri e-money, meskipun gak sebanyak BCA merchantnya. Kl saya malah lebih suka kalo KMT punyanya KCJ jadi multifungsi, semenjak di antara kartu2 e-money yg kepake di KRL, KMTnya KCJ masih punya share yang besar (kr2 50%-an dari seluruh transaksi tiket, sisanya THB dan kartu bank). Misalnya untuk belanja di merchant dalam stasiun, atau bahkan pasang vending machine yang menerima KMT dan kartu2 bank ini, kyk di jepang (Saya kadang suka kasihan sama Vending Machine di stasiun yang gak laku2 gara2 gak bisa ngasih kembalian ) Dengan begitu, setidaknya KMT bisa bersaing sehat dengan kartu2 bank ini. Plus satu lagi, di LN kalo gak salah bentuk tiketnya gak hanya kartu aja, tp ada yg berupa arloji, gelang, bahkan flashdisk dan software NFC (tinggal tempel HP, gak perlu beli kartu lagi). Bisa jadi daya tarik juga buat ngedorong penjualan KMT. Sejauh ini di Indonesia baru Mandiri yang mulai dengan gelang e-Moneynya.

Masih berhubungan dengan e-money, di Pocin saya lihat sudah dipasang alat isi ulang untuk e-moneynya BNI dan BCA. Sayangnya hanya bisa digunakan oleh nasabah bank tersebut karena isinya secara non-tunai (pake kartu debit/kredit). Tapi setidaknya selangkah untuk automatisasi penjualan tiket. KMT dan bank lain mesti nyusul dengan Ticket Vending Machinenya biar kyk di LN. Sejauh ini baru Sudirman yang punya Ticket Vending Machine, itupun gak ada yang make karena gak bisa isi secara tunai, cuma bisa pk e-moneynya Indosat, telkomsel, sama XL.
lebih enak lagi kalau ektp disatukan dgn bank, sim, no pajak. masalah di hack itu masalah bank. utk menghindari transfer uang tdk bertanggung jawab banyak negara pending direct transfer 1 hari di weekdays dan pending 3 hari di weekends. itu kewajiban yg diminta beberapa bank central
Scotie no está en línea   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 08:28 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu