daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > Metropolitan Construction and Development > Bandung



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old January 31st, 2011, 12:43 PM   #61
aa coy
Registered User
 
aa coy's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: citayam,bogor - cikupa,tangerang
Posts: 2,355
Likes (Received): 47

gw baca majalah housing estate ed.pebruari 2011 ttg developer2 besar serbu bandung a.l :Summarecon Agung Group akan melansir proyek 50 ha kwartal II th 2011 di kawasan gedebage soekarno-hatta & Ciputra Group selain sdg bangun citra green dago 25 ha juga bangun pergudangan di kopo.
aa coy no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
Old February 1st, 2011, 03:55 AM   #62
v-sun
_-_-_-_-_-_
 
v-sun's Avatar
 
Join Date: Oct 2008
Location: B A N D U N G ™
Posts: 9,372
Likes (Received): 993

Selasa, 01 Februari 2011

Tanpa Dana Pemprov, SUS Jalan Terus

BLK. FACTORY,(GM)-
Pemkot Bandung bertekad melanjutkan pembangunan Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage tanpa mengandalkan bantuan dana dari Pemprov Jabar. Bersama dengan DPRD, Pemkot Bandung sudah membulatkan diri untuk mewujudkan stadion bertaraf internasional tersebut.

Hal tersebut merupakan hasil yang disepakati dalam rapat Badan Legislasi (Banleg) DPRD Kota Bandung yang digelar Senin (31/1). Dengan adanya kesepakatan itu, pemkot pun meminta masyarakat berbesar hati karena ada kemungkinan penyelesaian SUS molor dari jadwal yang ditetapkan.

Pemkot bersama DPRD mengambil jalan sendiri setelah dukungan anggaran dari pemprov dinilai tidak signifikan terhadap percepatan pembangunan. Besaran bantuan yang diberikan tidak sesuai dengan harapan Pemkot Bandung sebagaimana yang telah disepakati sebelumnya.

"Kita tidak menolak, hanya kita sekarang ingin menuntaskan pembangunan SUS dengan dana sendiri," terang Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Edi Siswadi kepada wartawan, Senin (31/1).

Diterangkan Edi, komitmen Pemprov Jabar sejauh ini memang dinilai kurang. Dengan kebutuhan dana pada tahun 2011 yang mencapai Rp 374 miliar, Pemprov Jabar hanya memberikan bantuan sebesar Rp 25 miliar saja. Bantuan itu pun sebenarnya merupakan bantuan tidak terserap yang diberikan pada tahun 2010 sebesar Rp 50 miliar.

Karena tidak terserap, tambah Edi, bantuan itu kemudian dikembalikan kepada Pemprov Jabar. Pemkot Bandung berharap, tahun 2011 ini pemprov akan memberikan kembali bantuan yang tidak terserap itu ditambah dengan bantuan murni pada 2011 minimal Rp 95 miliar sehingga total bantuan yang diharapkan bisa diterima Pemkot Bandung pada 2011 mencapai Rp 145 miliar.

"Bukannya bertambah, malah kenyataannya bantuan yang digelontorkan turun hanya Rp 25 miliar. Dana itu sangat kecil dari jumlah kebutuhan kita. Oleh karena itu supaya proyek tidak terkatung-katung dan menunggu bantuan yang tidak pasti, pemkot memutuskan untuk menyelesaikan sendiri tanpa meminta lagi bantuan provinsi," paparnya.

Keputusan pemkot tersebut, tutur Edi, juga sudah mendapat sinyal dukungan dari DPRD Kota Bandung. Ketimbang menjadi kontroversi dan terus bergantung kepada pemprov, sementara pemprov sendiri tidak memberikan kepastian yang lebih baik, keputusan untuk membiayai sendiri pekerjaan pada tahun 2011 ini dinilai langkah yang cukup tepat.

"Kita pesimis dengan dukungan dana dari provinsi dan itu membuat energi kita terkuras. Karena setiap tahun kita meminta dukungan tapi tidak ada angka yang pasti. Bahkan perkembangan terakhir terjadi kontroversi dan kita capek kalau tidak ada dukungan maksimal," jelas Edi.

Edi menambahkan, dengan tidak lagi akan mengandalkan bantuan dari pemprov dan kebutuhan anggaran untuk tahun 2011 sebesar Rp 374 miliar, maka Pemkot Bandung untuk tahun ini setidaknya harus menyediakan anggaran sebesar Rp 272 miliar. Yang sudah dibayarkan kepada pihak ketiga pelaksana proyek sebesar Rp 102 miliar.

Ia pun menilai dengan objektif bahwa PT Adhi Karya sebagai pelaksana proyek akan tetap melakukan pekerjaan. Pasalnya pekerjaan pembangunan SUS disesuaikan dengan uang yang ada di APBD. Edi pun mengaku Pemkot Bandung tidak mengkhawatirkan kemungkinan adanya gugatan dari pelaksana proyek terkait adanya masalah pembiayaan itu.

"Kita tidak khawatir mereka menggugat karena merasa rugi atau bagaimana. Karena 'kan pekerjaan yang dilakukan itu disesuaikan dengan uang yang ada dalam APBD. Kerugian mungkin hanya dari segi waktu saja, karena pasti akan ada kemunduran," ungkap Edi.

Ditanya mengenai sumber pembiayaan yang akan dicari pemkot setelah tidak lagi mengharapkan bantuan dari Pemprov Jabar, Edi mengatakan, pemkot bisa saja mengambilnya dari PAD atau sektor-sektor lainnya. Bahkan pemkot pun mulai melirik untuk melakukan pinjaman. (B.114)**

http://klik-galamedia.com/indexnews....m=tatarbandung
__________________
v-sun está en línea ahora   Reply With Quote
Old February 1st, 2011, 11:43 AM   #63
aa coy
Registered User
 
aa coy's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: citayam,bogor - cikupa,tangerang
Posts: 2,355
Likes (Received): 47

rada basi news, tapi not 2 bad utk pencerahan he...he..
===================================================
Cimol Centre Gedebage Diresmikan Kamis
* 2.000 Pedagang Siap Mengisi Kios
Selasa, 21 Desember 2010 | 11:55 WIB


BANDUNG, TRIBUN - Ketua Gabungan Pengusaha Kecil dan Jasa (Gapensi), H Aceng Eno mengatakan, sebanyak 2.000 kios di Cimol Centre Gedebage untuk pedagang siap diresmikan. Rencananya Cimol Centre ini akan diresmikan Walikota Bandung beserta unsur Muspida Kota Bandung, Kamis (23/12).

"Pembukaan juga akan dimeriahkan oleh pagelaran wayang golek Asep Sunandar Sunarya pagelaran budaya Sunda serta artis Kota Bandung," ujarnya, Selasa (21/12) di Cimol Centre Gedebage. Cimol Centre Gedebage berdiri di gedung dengan konsep terbuka. Seluruh lantai keramik dan kios dilengkapi dengan rolling door serta listrik yang memadai, ruang parkir untuk kendaraan, dan sarana ibadah.

Aceng mengatakan, 2.000 pedagang yang akan menempati kios ini semula berada di kaki lima. Dengan diresmikannya Cimol Centre, pedagang bisa menikmati kenyamanan berjualan di pasar sekelas mal. Ribuan pedagang kaki lima yang bisa menikmati mal baru ini berasal dari Cibadak, Kebon Kalapa, dan Tegalega. "Ini merupakan pilot project bagi Gapensa yang bekerjasama dengan Pemkot Bandung," ujarnya. (fam)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Lahan Cimol Lama di Gedebage Akan Jadi Taman Kota
Posted by Redaksi on Dec 24, 201

DemokratNews — Bekas lahan yang sebelumnya dipakai berjualan oleh pedagang Cimol di Gedebage kini tinggal puing-puing runtuhan. Lahan yang luasnya sekitar 3 hektar itu rencananya akan dijadikan taman kota oleh Pemkot Bandung.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Bandung Dada Rosada dalam acara Peresmian Cimol Center Gedebage, Jalan Soekarno Hatta, Kamis (23/12/2010). “Supaya lebih indah. Bagian yang sekarang sudah ditinggali akan kita jadikan taman kota. Jadi udaranya nanti lebih segar di sini,” kata Dada.

Dengan diubahnya lahan tersebut menjadi taman kota, Dada berharap baik pedagang maupun pengunjung akan semakin nyaman sehingga Cimol Center Gedebage pun akan semakin ramai. “Kalau ada taman kota kan lebih nyaman. Jadi nanti tempat ini makin ramai,” ujarnya.

Dada menyebut, total lahan yang dibebaskan di Gede Bage mencapai 5,7 hektar, dimana 1,7 hektar di antaranya telah digunakan untuk Cimol Center Gede Bage. Pantauan detikbandung, eks lahan yang dulu digunakan pedagang kini hanya tersisa bekas-bekas bangunan yang telah dirobohkan. Brangkal-brangkal pun masih tampak berserakan di lahan tersebut. (Detik Bandung)

Last edited by aa coy; February 1st, 2011 at 11:54 AM.
aa coy no está en línea   Reply With Quote
Old February 1st, 2011, 12:24 PM   #64
aa coy
Registered User
 
aa coy's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: citayam,bogor - cikupa,tangerang
Posts: 2,355
Likes (Received): 47

Mega Proyek Gedung Uji Kendaraan Gedebage Dilanjutkan

Posted by on Oct 08, 2010
DemokratNews – Pemkot Bandung segera merealisasikan kelanjutan pembangunan fasilitas uji kendaraan di daerah Gedebage yang sempat tertunda.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Prijo Soebiandono mengaku saat ini meminta persetujuan DPRD untuk penambahan anggaran senilai Rp 6 miliar guna melanjutkan pembangunan fasilitas uji kendaraan. Selama ini, Pemkot Bandung menyewa gedung milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat di Jalan Sukabumi untuk fasilitas tersebut. Tempat tersebut sudah tidak representatif dan kerap membuat kemacetan karena banyak kendaraan yang parkir di badan jalan. Karena itu, pihaknya menganggap kelanjutan pembangunan fasilitas uji kendaraan di daerah Gedebage sudah mendesak. “Gedung yang kita pakai selama ini kan sewa ke pemprov. Fasilitas yang kami bangun lebih lengkap dan luas nantinya,” ujar Prijo saat ditemui wartawan di gedung DPRD Kota Bandung,Kamis (8/10).

Menurut Prijo, pembangunan tahap awal berupa pembebasan lahan dan pengerasan tanah sudah dilakukan sejak tahun lalu.Tetapi karena kurangnya anggaran, pembangunan terpaksa dihentikan. Padahal, keberadaan bangunan tersebut sudah sangat mendesak. Pembangunan tahap awal sudah menghabiskan anggaran sebesar Rp6 miliar lebih. Diperlukan dana tambahan setidaknya Rp6 miliar untuk melanjutkan pembangunan fisik dan gedung. Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung Entang Suryaman mendukung kelanjutan pembangunan fasilitas uji kendaraan tersebut.Pihaknya mengaku sudah meninjau lokasi pembangunan di daerah Gedebage itu.

“Ditinjau dari lokasi dan manfaatnya,pembangunan fasilitas tersebut sudah tepat untuk dilanjutkan,”katanya. Entang juga berjanji mendesak Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Bandung untuk menyetujui penambahan anggaran yang diajukan Dishub itu.Meski begitu, pihaknya berharap jika pada akhirnya disetujui, Dishub mampu mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran tersebut.“ Oke kami bantu desak TAPD sekarang, tapi nantinya tentu kami juga akan evaluasi penggunaan anggaran tersebut,”tegas Entang. (Tommy/ABS/DN)
aa coy no está en línea   Reply With Quote
Old February 1st, 2011, 12:27 PM   #65
aa coy
Registered User
 
aa coy's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: citayam,bogor - cikupa,tangerang
Posts: 2,355
Likes (Received): 47

Proyek Jembatan ke SUS Gedebage Terbengkalai

Posted by andi on Sep 17, 2010
DemokratNews – Pembangunan jalan dan jembatan di kawasan Cinambo,Kecamatan Gedebage, Kota Bandung,sepanjang sekitar 2 kilometer terbengkalai.Padahal,proyek yang dimulai sejak Juli 2009 itu seharusnya diselesaikan dalam waktu 150 hari kalender.

Kemarin, rombongan Komisi C DRPD Kota Bandung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sekitar lokasi proyek senilai Rp2,5 miliar itu. Dari pengamatan DemokratNews,material bangunan berupa beton kerangka jembatan selebar sekitar 3 meter teronggok dibiarkan di tepi sungai. Adapun material pembuatan jalan tidak terlihat sama sekali, hanya alang alang tumbuh di sana-sini. Jalan dan jembatan itu terletak tepat di sisi utara jalan tol Purbaleunyi Km 149–151. Rencananya, jalan itu menghubungkan pintu tol Km 149 di kawasan Derwati hingga Jalan Cimencrang. Sedianya jalan itu bisa menjadi akses ke Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage, permukiman warga Cimencrang, dan Perumahan Cempaka Arum.

“Seharusnya September tahun lalu (2009) proyek ini sudah selesai, namun malah ditelantarkan. Padahal, anggaran sebesar Rp2,5 miliar sudah kami setujui,” kata Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung Entang Suryaman di sela-sela peninjauan ke lokasi proyek. Menurut dia, berdasarkan pengaduan yang diterima Komisi C, proyek telah dihentikan dengan alasan yang tidak jelas.Dia sempat menanyakan kepada Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung terkait proyek tersebut. Namun, jawaban yang didapatkan adalah DBMP mengadendum (perjanjian susulan) proyek tersebut dengan membayar biaya sebesar 54% kepada pengembang.

“Yang jadi pertanyaan, sisa anggaran tersebut tidak pernah dilaporkan. Akibatnya, negara dirugikan karena anggaran sudah dikucurkan.Tidak masuk akal jika alasan penghentian karena faktor cuaca yang tidak menentu. Ini jelas merugikan negara. Kami secepatnya akan memanggil DBMP serta PT Silva Andia Utama selaku pelaksana proyek,” tandas Entang. Anggota Badan Anggaran (Banggar) Agus Gunawan pun mengaku heran, karena seharusnya pemerintah kota melaporkan sisa penggunaan anggaran sebelum mengajukan rancangan APBD 2010 lalu.

Hal itu harus dilaporkan jika dinas terkait sepakat menghentikan proyek yang baru rampung separuhnya. “Laporan pertanggungjawaban anggarannya tidak ada. Bahkan saat pemerintah mengajukan APBD Perubahan 2010, laporan itu tidak kunjung dicantumkan. Jadi ke mana sisa anggarannya?”ungkap Agus. Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung Iming Achmad menyatakan sisa penggunaan anggaran sudah ada laporan pertanggungjawabannya. Bahkan, proyek itu sudah ditenderkan kembali dengan memakai APBD 2010.“Saat ini proyek pun sedang berjalan.Akhir bulan akan datang gilder (material pendukung jembatan) baru. Namun sebelum dipasang, kami akan periksa dulu kelayakannya,” ungkap Iming.

Kelayakan material, lanjut Iming, adalah salah satu alasan penghentian proyek pada akhir tahun lalu.Alasan lainnya adalah pelaksana proyek tidak sanggup meneruskan pengerjaan.Namun demikian, penghentian proyek dilakukan secara damai oleh kedua belah pihak.Adapun pimpinan PT Silva Andia Utama, Feki Adrianto, yang berkantor di Jalan Purwakarta, Antapani,Kota Bandung itu tidak bisa dihubungi. (Agung /DN)

Last edited by aa coy; February 1st, 2011 at 12:33 PM.
aa coy no está en línea   Reply With Quote
Old February 2nd, 2011, 06:41 PM   #66
v-sun
_-_-_-_-_-_
 
v-sun's Avatar
 
Join Date: Oct 2008
Location: B A N D U N G ™
Posts: 9,372
Likes (Received): 993

Rabu, 02/02/2011 18:23 WIB
Tinjau SUS Gedebage, Komisi C 'Beri Ampun' Pengembang
Oris Riswan Budiana : detikBandung

detikcom - Bandung, Komisi C DPRD Kota Bandung melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan SUS Gedebage, Rabu (2/2/2011). Setelah meninjau, Komisi C memberi 'pengampunan' atas keterlambatan pembangunan stadion.

"Setelah melihat ke lokasi, ternyata ada progres berarti walaupun target tidak tercapai," ujar Ketua Komisi C Entang Suryaman.

SUS Gedebage sendiri sebelumnya ditargetkan selesai Desember 2011. Namun, diperkirakan stadion tersebut bakal selesai pertengahan 2012.

Sebelumnya, pihak pengembang mengungkapkan keterlambatan pembangunan disebabkan beberapa faktor. Di antaranya faktor cuaca dengan curah hujan tinggi dan penggunaan jalur.

"Keterlambatan progres pembangunannya kan jelas. Sehingga DPRD pun memahami alasan keterlambatan pembangunan," ungkapnya.

Sebelumnya Pemkot menargetkan pembangunan SUS Gedebage selesai Desember 2011. Namun, Wali Kota Bandung Dada Rosada menyatakan ada beberapa kendala sehingga pembangunan SUS Gedebage diperkirakan molor dari target semula. Pemkot pun memberikan batas waktu hingga Juni 2012 kepada pengembang untuk merampungkan SUS Gedebage.

http://www.detik.com/read/2011/02/02...pun-pengembang
__________________
v-sun está en línea ahora   Reply With Quote
Old February 2nd, 2011, 10:27 PM   #67
v-sun
_-_-_-_-_-_
 
v-sun's Avatar
 
Join Date: Oct 2008
Location: B A N D U N G ™
Posts: 9,372
Likes (Received): 993

03/02/2011 03:21
Stadion Internasional Persib Mulai Dibangun Mei
Yatni Setianingsih

INILAH.COM, Bandung - Pembangunan Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage mulai pemasangan tiang pancang pada Mei 2011.

Proyek Manajer PT Adhikarya, Herdi Herdiana mengungkapkan sampai sekarang, pembangunan SUS baru mencapai 19%, hal itu terjadi karena kondisi cuaca yang tidak dapat menentu.

"Saat ini pembangunan baru pengurukan tanah, tiap hari rata-rata 4.000 kubik tanah masuk ke sini, tanah yang dibutuhkan untuk pengurugan mencapai 120.000 kubik untuk luas bangunan enam hektar dan tinggi dua meter," ucap Herdi kepada wartawan di Proyek SUS Gedebage, Rabu (2/2/2011).

Dia menjelaskan, pengurugan tanah, selesai pada Maret-April 2011. "Jadi pada Mei nanti, pemasangan tiang pancang, sedangkan untuk pengurugan tanah untuk landscape dilakukan berbarengan dengan pembangunan SUS Gede Bage," imbuhnya.[gin]

http://inilah.com/read/detail/120361...-dibangun-mei/
__________________
v-sun está en línea ahora   Reply With Quote
Old February 4th, 2011, 06:02 AM   #68
v-sun
_-_-_-_-_-_
 
v-sun's Avatar
 
Join Date: Oct 2008
Location: B A N D U N G ™
Posts: 9,372
Likes (Received): 993

Jumat, 04 Februari 2011

Hedi, "Tak Bisa Bekerja 24 Jam"
Proyek SUS Terkendala Lagi

GEDEBAGE,(GM)-
PT Adhi Karya, pelaksana proyek pembangunan Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage tidak akan terpengaruh oleh kontroversi yang terjadi antara pemkot dan pemprov terkait pembiayaan pembangunan. Mereka akan tetap melakukan pekerjaan, bahkan saat ini mereka tengah melakukan percepatan pembangunan di saat kondisi cuaca mendukung.

Project Manager PT Adhi Karya, Hedi Herdiana menuturkan, masalah pendanaan tidak memengaruhi pekerjaan proyek. Bahkan saat ini progres di lapangan meningkat cukup signifikan.

"Kita terus melakukan pekerjaan sesuai dengan skedul yang kita tetapkan," kata Hedi kepada wartawan di sela-sela peninjauan Komisi C DPRD Kota Bandung ke lokasi pembangunan SUS, Rabu (2/2).

Dijelaskan Hedi, saat ini pihaknya tengah melakukan percepatan pekerjaan untuk mengganti keterlambatan yang terjadi selama 2010. Dengan kondisi cuaca yang cukup mendukung, proses pengurugan tanah pun dipercepat.

Meski kondisi cuaca cukup mendukung, namun kendala di lapangan tetap saja ada. Salah satunya belum optimalnya dukungan dari masyarakat sekitar lokasi pembangunan, khususnya menyangkut jam kerja. Masyarakat belum seluruhnya bisa menerima pekerjaan dilakukan 24 jam. Padahal untuk mengejar ketertinggalan target, overtime pekerjaan sangat diperlukan.

"Kalau hanya diizinkan bekerja sampai sore saja, bagaimana bisa mengejar target. Mereka tak bisa kerja 24 jam. Tapi kami tetap terus melakukan sosialisasi kepada warga dan sejauh ini pekerjaan bisa dilakukan sampai pukul 1 pagi," tandasnya.

Lebih lanjut dipaparkannya, progres pembangunan hingga pertengahan Januari 2011 sudah mencapai 19,7 persen dari target 27 persen. Namun pada akhir bulan Januari, progres mencapai 21 persen sehingga masih ada deviasi sebesar 6 persen. "Kami menargetkan Mei 2011, tiang pancang sudah berdiri," jelasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung, Entang Suryaman menyatakan kepuasannya melihat perkembangan pembangunan SUS.

Terkait keluhan PT Adhi Karya tentang tidak maksimalnya dukungan masyarakat sekitar, Entang berjanji dalam waktu dekat akan mengundang tokoh masyarakat dan beberapa organisasi masyarakat yang ada di kawasan Gedebage. (B.114)**

http://klik-galamedia.com/indexnews....m=tatarbandung
__________________
v-sun está en línea ahora   Reply With Quote
Old February 4th, 2011, 07:59 AM   #69
v-sun
_-_-_-_-_-_
 
v-sun's Avatar
 
Join Date: Oct 2008
Location: B A N D U N G ™
Posts: 9,372
Likes (Received): 993

04/02/2011 12:54

Rumput Lintasan Stadion Gedebage Setara FC Munchen
Yatni Setianingsih



INILAH.COM, Bandung - Guna memberikan kenyamanan kepada pemain yang akan bertanding di Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage, pengembang akan menggunakan rumput sintetis Jerman pada lintasan yang mengelilingi lapangan.

Para pemain memang dipastikan merasa nyaman. Pasalnya, rumput sintetis yang digunakan melapisi lintasan tersebut langsung didatangkan dari Jerman. Sehingga lintasan di stadion bertaraf internasional yang akan dijadikan homebase Persib Bandung ini bisa disejajarkan dengan kualitas lintasan di Stadion Allianz Arena yang menjadi markas klub elite Bundesliga, FC Bayern Munchen di Kota Munchen Jerman.

"Sekarang kebanyakan stadion pada bagian lintasan atletnya alasnya menggunakan tanah, sehingga saat hujan menjadi becek, untuk itu pada lintasan atlet di SUS Gedebage akan menggunakan rumput sintetis yang berasal dari Jerman," ucap Project Manager PT Adhi Karya Hedi Herdiana saat dihubungi INILAH.COM, Jumat (4/2/2011) pagi.

Rumput sintetis sendiri merupakan rumput buatan yang permukaannya terbuat dari serat sintetik tetapi tetap terlihat seperti rumput alami. Jenis rumput ini biasa digunakan di lapangan futsal. “Namun rumput sintetis yang digunakan ini sesuai dengan standar FIFA," ujarnya.

Sementara untuk rumput lapangan utama, kata Hedi, pihaknya masih mengkaji apakah akan mendatangkannya dari luar negeri, seperti dari daratan Eropa atau cukup menggunakan rumput dalam negeri.

"Kami masih akan mengkaji terlebih dahulu, apakah menggunakan rumput dalam negeri atau luar negeri," imbuhnya. [den]

http://www.inilah.com/read/detail/12...ra-fc-munchen/
v-sun está en línea ahora   Reply With Quote
Old February 5th, 2011, 03:28 AM   #70
D3Y
Jiva & Kasabian
 
D3Y's Avatar
 
Join Date: May 2010
Location: Cilegon "BERSERI"
Posts: 11,884
Likes (Received): 2430

geli nih bacanya
kemaren kursinya bakal mirip OLD TRAFFORD, sekarang rumput stadion bakal mirip stadion Munchen...
tapi gak jadi-jadi dari taon 2008 , tapi moga benern aja gak asal HOAX
__________________
The Right Man at The Right Time and The Right Place
He is Ridwan Kamil
D3Y no está en línea   Reply With Quote
Old February 5th, 2011, 07:12 AM   #71
Ampelio
...is the art of space
 
Ampelio's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Location: Antapani City
Posts: 7,419
Likes (Received): 1576

Dari RTRW Kota Bandung 2010-2030


Uploaded with ImageShack.us
__________________
EVERYDAY URBANISM
Ampelio no está en línea   Reply With Quote
Old February 5th, 2011, 07:19 AM   #72
dochan
дочан
 
dochan's Avatar
 
Join Date: Jun 2009
Location: Индонезия
Posts: 4,750
Likes (Received): 509

Jeng jeng..... ngeliat peta rencana Gedebage, kok jadi inget TA saya yah, udah eneg ngeliatnya juga hahaha
__________________
Reticulating splines...
dochan no está en línea   Reply With Quote
Old February 6th, 2011, 02:50 PM   #73
Ampelio
...is the art of space
 
Ampelio's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Location: Antapani City
Posts: 7,419
Likes (Received): 1576

Quote:
Originally Posted by dochan View Post
Jeng jeng..... ngeliat peta rencana Gedebage, kok jadi inget TA saya yah, udah eneg ngeliatnya juga hahaha
hahaa.. "eneg" soalnya dari dulu ttg Gedebage adanya cuma masterplan... gambar 3D ... maket... masterplan... gambar 3D... maket...

Tapi yg terwujud di site???
__________________
EVERYDAY URBANISM
Ampelio no está en línea   Reply With Quote
Old February 7th, 2011, 07:33 AM   #74
v-sun
_-_-_-_-_-_
 
v-sun's Avatar
 
Join Date: Oct 2008
Location: B A N D U N G ™
Posts: 9,372
Likes (Received): 993

Senin, 07 Februari 2011

Andalkan Dana Pemkot
SUS Beres 2013

CIBOGO,(GM)-
Pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage maksimal bisa selesai pada 2013, jika pendanaannya hanya mengandalkan dari Pemkot Bandung. Sebab itu, saat ini Pemkot Bandung tengah menjajaki pinjaman dari pihak ketiga agar pembangunan lebih cepat selesai.

Selain itu, agar SUS bisa terwujud Pemkot Bandung akan merevisi Perda Multiyears dan pembuatan perda pinjaman daerah. Hal tersebut diungkapkan Sekertaris Daerah Kota Bandung, Edi Siswadi, di sela-sela acara penangulangan kemiskinan di SDN Cibogo Kel. Sukawarna, Kec. Sukajadi, Minggu (6/2).

Menurut Edi, Pemkot tetap berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan SUS Gedebage secara cepat sesuai target. Namun karena adanya ketidakpastian bantuan, maka waktu penyelesaian dan penyediaan dana harus kembali dikalkulasi.

"Pertama kita akan koreksi waktu, kita ingin ada waktu yang luang. Kalau bisa selesai setahun atau dua tahun ya alhamdulillah. Tapi kecepatan waktu pun ditunjang oleh faktor dana," ujar Edi.

Untuk pembangunan tahun ini, kata Edi, dibutuhkan dana sebesar Rp 374 miliar. Namun kemampuan dana yang ada dalam APBD kota hanya mencapai Rp 77 miliar dan bantuan provinsi Rp 25 miliar. Dengan dana yang ada kemungkinan proses penyelesaian SUS Gedebage bisa sampai 2013.

"Kalau dananya ada, enggak harus sampai 2013. Bila bisa dipercepat di perubahan atau dapat pinjaman, tidak sampai 2013. Tahun 2013 merupakan waktu maksimal atau paling lama yang bisa kita toleransi," tandas Edi.

Percepatan pembangunan, diakui Edi, tergantung dari ketersediaan dana. Sebab berdasarkan sistem yang ada, pemerintah harus menyediakan dana agar penyedia barang dan jasa bisa bekerja. Karena kemampuan dana pemkot terbatas, maka perlu adanya pinjaman dari pihak ketiga.

"Pihak-pihak yang berkepentingan, ingin selesai dulu baru bayar. Tapi sistem yang ada harus ada jaminan ketersediaan dana dulu, dan itu enggak bisa dibalik," tandas Edi.

Agar dana bisa tersedia secepatnya, Pemkot bandung kini menjajaki pinjaman pada pihak ketiga. Sebelum pinjaman ini bisa dilakukan dan pendanaan bisa dilaksanakan sendiri tanpa tergantung pihak lain, maka aturan yang mendasari pembangunan SUS Gedebage harus diverifikasi tersebut.

Salah satunya perda multiyears yang harus direvisi, serta pembuatan aturan terkait pinjaman daerah. "Sumbernya bisa saja di perubahan atau kita siapkan exits policy ke pihak ketiga. Karena itu harus ada koreksi Perda Multiyears," tuturnya.

Tetap terbuka

Sebenarnya, kata Edi, Pemkot Bandung tetap terbuka menerima bantuan. Namun, Pemkot Bandung tak ingin bergantung, terlebih dana yang akan diberikan tak pasti. Karena ingin ada kepastian, maka pemkot melakukan desain sendiri terkait dana ini.

Menurut Edi, di awal konsep pembangunan SUS saat Gubernur Jabar Danny Setiawan, ada kesepakatan pendanaan 60:40 bersama antara Pemprov dan Pemkot. Namun dengan bergesernya pemerintah, maka terjadi pula pergeseran konsep.

Pernyataan Ketua DPRD Kota Bandung, Erwan Setiawan yang menuding Pemprov Jabar telah melakukan wanprestasi terkait pendanaan SUS Gedebage, membuat Pemprov Jabar meradang. Pekan lalu, Erwan menilai, Pemprov Jabar telah melakukan wanprestasi karena mengubah mekanisme pendanaan pembangunan SUS Gedebage dari kerjasama (role sharing) menjadi bantuan keuangan.

Sementara itu, Kepala Biro Humas, Protokoler dan Umum Pemprov Jabar, R. Ruddy Gandakusumah, S.H., M.H., mengatakan, kesepakatan kerjasama Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung tentang pembangunan SUS Gedebage, sudah diakhiri pada 18 Desember 2008.

Dalam kesepakatan semula, bentuk kerjasama berupa pendanaan dan kemudian diubah menjadi bantuan keuangan. Dengan adanya perubahan, maka para pihak sudah tidak terikat lagi dengan kesepakatan yang ditandatangani pada 2007 lalu itu.

Dalam kesepakatan awal, disepakati komposisi pendanaan untuk SUS Gedebage adalah 60 persen oleh Pemprov Jabar (sekitar Rp 210 miliar dan 40 persen oleh Pemkot Bandung (sekitar Rp 140 miliar). Namun dengan adanya kesepakatan baru pada 18 Desember 2008, maka komposisi itu tidak lagi berlaku.

"Namun Jabar tetap berkomitmen memberi bantuan keuangan, untuk pendanaan pembangunan SUS Gedebage. Karena SUS Gedebage adalah salah satu sarana untuk memajukan olahraga di Jawa Barat," ucapnya.

Komitmen Jabar, kata Rudi, dibuktikan melalui penyaluran dana pada 2007 sebesar Rp 10 miliar dan tahun 2009 sebesar Rp 125 miliar. Namun penggunaan dana itu baru dilaporkan pemkot pada Januari 2011. (B.95/B.96)**


http://klik-galamedia.com/indexnews....om=beritautama
__________________
v-sun está en línea ahora   Reply With Quote
Old February 8th, 2011, 06:45 AM   #75
aa coy
Registered User
 
aa coy's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: citayam,bogor - cikupa,tangerang
Posts: 2,355
Likes (Received): 47

polemik terusss...kapan jadinya, euy tau dh mana yg bener
========================================================
Heryawan: Ti Baheula Provinsi Komit
Monday, 07 February 2011
BANDUNG(SINDO) – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan membantah tuduhan Pemerintah dan DPRD Kota Bandung bahwa pemerintah provinsi (pemprov) telah melanggar komitmen pendanaan megaproyek Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage.

Bantahan Heryawan ini untuk menjawab anggapan bahwa Pemerintah dan DPRD Kota Bandung meragukan komitmen Pemprov Jabar. Pemerintah dan DPRD Kota Bandung menuding provinsi telah melakukan wanprestasi atas perjanjian kerja sama pendanaan SUS Gedebage. Menanggapi pertanyaan wartawan, Heryawan tidak memberikan komentar panjang lebar.“Yang tidak komitmen itu siapa? Kita sudah komit ti jaman baheula (sejak dulu),” ujar Heryawan saat menjawab pertanyaan sejumlah wartawan terkait komitmen pemprov dalam mendukung pembangunan SUS Gedebage,kemarin.

Bentuk komitmen yang dilontarkan Heryawan adalah kucuran dana SUS Gedebage dari provinsi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung yang nilai totalnya mencapai Rp135 miliar sejak 2007. Untuk menindaklanjuti perkembangan pembangunan SUS Gedebage ini,pada rapat dengan staf ahli pagi kemarin, Gubernur Heryawan turut membahas dan meminta staf ahli untuk membahas dan mengawasi perkembangan pembangunannya, termasuk pendanaan yang sudah dan akan diberikan pemprov.

“Staf ahli bertugas mengumpulkan data, mengkaji, mengawasi, mengevaluasi, termasuk mengkritisi proses pembangunannya. Mereka juga kita beri keleluasaan untuk turun ke lapangan,” tegasnya. Sementara itu,saat diminta komentarnya terkait persoalan SUS Gedebage, Staf Ahli Gubernur Dede Mariana berjanji akan mencari poin krusial yang menyebabkan adanya silang pendapat antara Pemerintah-DPRD Jabar dengan Pemerintah-DPRD Kota Bandung. “Kita akan cari poin krusialnya ada di mana,apakah ada keterlambatan jadwal untuk penyerapan anggaran saat turunnya atau saat dipakainya, sehingga ke depan tidak saling menyalahkan.Komunikasi antara provinsi dan Kota Bandung harus dibangun,”papar Dede. Dede juga meminta Pemkot Bandung segera memberikan penjelasan perkembangan riil pembangunan SUS Gedebage, sebab eksekusi anggaran melibatkan perapian riil alokasi anggaran.

“Misalnya jika anggaran sudah dialokasikan dan di lapangan tidak dapat diserap, provinsi tentunya tidak bisa mengalokasikan anggaran baru sebelum habis. Ini sudah menjadi aturan dan bukan keinginan seseorang,” tegasnya. Dede mengungkapkan, Pemprov Jabar juga harus dapat memahami kenapa anggaran yang dulu diserahkan itu belum bisa diserap. Ini juga dianggap perlu penjelasan dari Pemerintah Kota Bandung,sehingga diharapkan ada kesepakatan- kesepakatan baru untuk mencari jalan keluarnya.“Tapi jika bantuan sudah meluncur x rupiah dan jika x rupiahnya belum dieksekusi atau belum diserap, normatifnya tidak bisa muncul lagi bantuan berikutnya. Kalau itu belum terserap,”tandas Dede. (tantan sulthon)
aa coy no está en línea   Reply With Quote
Old February 8th, 2011, 06:52 AM   #76
aa coy
Registered User
 
aa coy's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: citayam,bogor - cikupa,tangerang
Posts: 2,355
Likes (Received): 47

makin rame euy.... jgn smp aj jadinya pas mau pon 2016 ! itupun kl jadi.....
Tidak Perlu Repot Memikirkan Dana SUS

JLN. ACEH,(GM)-Selasa, 08 Februari 2011
Ketua DPRD Kota Bandung, Erwan Setiawan meminta Pemprov Jabar tidak perlu repot-repot memikirkan biaya pembangunan Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage. Biarkan Pemkot Bandung dan DPRD menangani pembangunan SUS Gedebage ini. Apalagi saat ini sudah ada pihak ketiga yang tertarik ikut serta membiayai pembangunan SUS Gedebage.

"Pemprov jangan repot-repot mikirin biaya pembangunan SUS Gedebage. Apalagi sekarang pihak ketiga sudah ada yang tertarik. Saat ini sudah ada tiga pihak swasta yang tertarik," ujar Erwan kepada wartawan di ruang kerjanya, Gedung DPRD Kota Bandung, Jln. Aceh, Senin (7/2). DPRD dan Pemkot Bandung akan menggelar rapat terkait penanganan SUS ini. Salah satunya pinjaman daerah untuk pembiayaan SUS. "Biarkan Pemkot dan DPRD Kota Bandung menangani SUS," tandasnya.

Untuk aturan pinjaman pada pihak ketiga, Erwan menyatakan DPRD dan pemkot akan menggodok terkait aturannya. Saat ini ada dua raperda terkait SUS yang masuk Program Legislasi Daerah (Prolegda) 2011 yakni revisi Perda Multiyears dan raperda pinjaman daerah untuk percepatan SUS Gedebage.

"Apakah itu bisa dibayar dari APBD atau seperti apa. Kalau dari APBD dan bisa dicicil, dalam tiga atau empat tahun anggaran pun sudah bisa dibayar," ungkap Erwan. Terkait bantuan pemprov, Erwan mengatakan pada 18 Desember 2008 terjadi pemutusan kerja sama sepihak. Awalnya merupakan kerja sama pendanaan, lalu keluar surat keputusan gubernur yang menyatakan kerja sama tersebut berubah menjadi bantuan keuangan. "Enggak ada MoU baru, nota ke dewan pun enggak ada, tahu-tahu sudah ada SK gubernur. Pemprov mengambil keputusan sendiri," ujar Erwan. (B.95)**
=========================================================================================================

Heryawan, ”Yang Tidak Komit itu Siapa?”

GUBENUR Jawa Barat, Ahmad Heryawan membantah Pemprov Jabar melanggar komitmen soal pendanaan pembangunan Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage. Hal ini terkait tuduhan DPRD Kota Bandung yang meragukan komitmen pemprov.

"Yang tidak komitmen itu siapa? Kita sudah komit ti jaman baheula," ungkap Heryawan kepada wartawan saat dimintai komentar soal tuduhan tersebut di Gedung Sate, Jln. Diponegoro Bandung, Senin (7/2). Seperti diketahui, bentuk komitmen Pemprov Jabar dalam pendanaan pembangunan SUS Gedebage adalah kucuran anggaran dari APBD provinsi sejak 2007 yang totalnya mencapai Rp 135 miliar. Terkait konflik pembangun SUS Gedebage ini, staf ahli Gubernur, Dede Mariana berharap tidak ada satu pihak pun yang saling menyalahkan. Ia berharap jangan sampai pemprov menyalahkan pemkot, begitu juga sebaliknya. Ia menyarankan komunikasi antara pemprov dan pemkot harus kembali dibangun. "Kenapa pemkot seolah menolak bantuan dari pemprov, ini yang harus kita carikan crucial point-nya. Apakah karena keterlambatan jadwal pencairan atau saat turunnya anggaran. Sehingga, ke depan tidak lagi saling menyalahkan. (eli siti wasliah/”GM”)**

Last edited by aa coy; February 8th, 2011 at 06:58 AM.
aa coy no está en línea   Reply With Quote
Old February 8th, 2011, 07:31 AM   #77
v-sun
_-_-_-_-_-_
 
v-sun's Avatar
 
Join Date: Oct 2008
Location: B A N D U N G ™
Posts: 9,372
Likes (Received): 993

08/02/2011 12:29

Swasta Ingin Danai Stadion Internasional Persib
Yatni Setianingsih

INILAH.COM, Bandung - DPRD Kota Bandung meminta Pemprov Jabar tidak memikirkan bantuan pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage. Pasalnya ada tiga pihak swasta yang siap membiayai stadion bertaraf internasional tersebut.

"Pemprov tidak usah repot-repot lagi memikirkan bantuan untuk pembanguan SUS Gedebage, sekarang sudah ada pihak swasta yang mau bekerjasama," ujar Ketua DPRD Kota Bandung Erwan Setiawan, kepada wartawan, di ruang kerjanya Jalan Aceh, Senin (7/2/2011).

Meski begitu, Erwan enggan menyebutkan ketiga pihak swasta yang akan bekerjasama untuk pembangunan SUS Gedebage. "Kami belum mau menyebutkannya, karena masih perlu pembahasan dan pembicaraan lebih lanjut mengenai hal tersebut," imbuhnya.

Dana bantuan dari pihak swasta tersebut, menurut Erwan, akan dikerjasamakan dalam bentuk multiyears dan akan dikembalikan secara bertahap. "Pengembalian dana tersebut, akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan PAD Kota Bandung," imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya akan segera membuat payung hukum untuk kerjasama tersebut pada tahun ini. Payung hukum tersebut adalah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang akan segera dibahas, terkait dengan perubahan atas peraturan daerah (Perda) No 6 tahun 2009 tentang multiyears SUS Gedebage dan Rancangan persetujuan DPRD Kota Bandung tentang pinjaman daerah dalam rangka penyelesaian dan percepatan pembangunan SUS Gedebage.

“Dua Raperda ini dibuat, dengan asumsi bahwa pemprov tidak akan memberikan bantuannya lagi,” pungkasnya. [gin]

http://ww.inilah.com/read/detail/121...sional-persib/
__________________
v-sun está en línea ahora   Reply With Quote
Old February 23rd, 2011, 05:30 PM   #78
v-sun
_-_-_-_-_-_
 
v-sun's Avatar
 
Join Date: Oct 2008
Location: B A N D U N G ™
Posts: 9,372
Likes (Received): 993

23/02/2011 22:23
Pembangunan SUS Gedebage Didanai Pajak BPHTB
Yatni Setianingsih

INILAH.COM, Bandung - Pemkot Bandung akan menggunakan pendapatan dari pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk menambah dana pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage mulai 2012.

“Karena penarikan BPHTB baru dilakukan tahun ini, maka besar kemungkinan kami baru bisa memanfaatkan pajaknya pada tahun depan,” kata Wali Kota Bandung Dada Rosada kepada wartawan di Pendopo Jalan Dalem Kaum, Rabu (23/2/2011).

Dia mengemukakan target pendapatan pajak dari BPHTB mencapai Rp172 miliar. Namun tidak semua pendapatan tersebut digunakan untuk mendanai stadion internasional tersebut.

Dada menjelaskan dana yang dibutuhkan untuk pembangunan stadion yang rencananya menjadi markas Persib Bandung itu diperkirakan mencapai Rp50 miliar-75 miliar pada tahun ini.

“Meski kami menargetkan potensi yang cukup besar untuk pendapatan pajak tersebut, tetapi tidak bisa seluruhnya diberikan untuk pembangunan SUS Gedebage, lantaran masih banyak keperluan yang lainnya,” tandas Dada. [jul]

http://www.inilah.com/read/detail/12...i-pajak-bphtb/
__________________
v-sun está en línea ahora   Reply With Quote
Old March 15th, 2011, 01:24 PM   #79
Widana89
Mujer Amante
 
Widana89's Avatar
 
Join Date: Feb 2010
Location: Bali, Indonesia
Posts: 2,929
Likes (Received): 267

Quote:
Originally Posted by Ampelio View Post
Dari RTRW Kota Bandung 2010-2030


Uploaded with ImageShack.us

Kok render stadionnya ada dua yg mana jadi dibangun???
Widana89 no está en línea   Reply With Quote
Old March 23rd, 2011, 03:49 AM   #80
v-sun
_-_-_-_-_-_
 
v-sun's Avatar
 
Join Date: Oct 2008
Location: B A N D U N G ™
Posts: 9,372
Likes (Received): 993

23/03/2011 06:53
Lapangan Internasional Gedebage Mulai Ditimbun
Yatni Setianingsih

INILAH.COM, Bandung - Proses pembangunan Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage telah mencapai 21% atau melebihi target dari rencana awal
20% pada minggu ke-78 (20 Maret 2011).

Menurut Team Leader PT Indah Karya selaku Manajemen Konstruksi SUS Gedebage Dwinik W, dari lahan seluas 5 hektare, pengurukan telah mencapai sekitar 8.000 meter kubik, dengan ketinggian 5 meter untuk lapangan sepak bola dan 4,5 meter untuk bagian tribun.

"Tinggal sedikit lagi, mudah-mudahan akhir Maret target penimbunan dengan ketinggian yang diinginkan dapat tercapai," katanya kepada wartawan di lokasi proyek SUS Gedebage, Selasa (22/3/2011).

Penimbunan yang dilakukan berbentuk sengkedan atau terasering. Hal itu dilakukan untuk menghindari urukan tanah tersebut turun. "Setelah penimbunan kita akan menunggu selama 9 minggu, apakah kondisinya stabil, jika stabil maka akan dilanjutkan dengan pemasangan tiang pancang," tuturnya.

Dwinik menambahkan, pihaknya juga akan melakukan kajian lebih lanjut dengan ahli geoteknik, sebelum pemasangan tiang pancang dilakukan. Hal itu dilakukan untuk menentukan layak tidaknya pemasangan tiang pancang tersebut.

"Jika pengurukan tanah tersebut selesai akhir bulan ini, pemasangan tiang pancang bisa dilakukan pada akhir Mei atau awal Juni ini," tuturnya. [gin]
http://www.inilah.com/read/detail/13...ulai-ditimbun/
__________________
v-sun está en línea ahora   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Related topics on SkyscraperCity


All times are GMT +2. The time now is 07:52 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.11 Beta 4
Copyright ©2000 - 2017, vBulletin Solutions Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2017 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2017 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu