daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Politics, Economics, Tourism and Business



Reply

 
Thread Tools
Old December 22nd, 2012, 09:19 AM   #1
Namewee
No We Can't
 
Namewee's Avatar
 
Join Date: Feb 2011
Location: Tanjungpore
Posts: 5,551

Part XI | Economy, Trade, Monetary, and Businesses

Lanjut diskusinya di sini ya guys
Kebetulan tidak ada respon dari TS sebelumnya 1x24 jam

Thread Archives : Part I, Part II, Part III, Part IV, Part V, Part VI, Part VII, Part VIII, Part IX, Part X
__________________
Salam 3 Besar
Dari Bawah
Namewee no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old December 22nd, 2012, 09:23 AM   #2
Namewee
No We Can't
 
Namewee's Avatar
 
Join Date: Feb 2011
Location: Tanjungpore
Posts: 5,551

Bank Dunia: Perekonomian Negara Asia Tenggara Tetap Tumbuh
22/12/2012 11:54


Quote:
Bank Dunia menilai negara-negara di kawasan Asia Tenggara menjadi harapan di tengah permasalahan yang terus menggelayuti perekonomian global. Perekonomian Indonesia bersama dengan Malaysia, Thailand dan Filipina akan tetap tumbuh karena terdorong konsumsi domestik.

Melansir the Business Time, Laporan Bank Dunia menyebutkan Asian Development Bank (ADB) menyanjung keberhasilan banyak negara di kawasan Asean yang mampu mencapai pertumbuhan ekonomi dan terlindung dari permasalahan ekonomi global.

"Pertumbuhan ekonomi diprediksi akan berlanjut sebesar 5,7 persen tahun depan dan 5,8 persen pada tahun berikutnya," menurut laporan Bank Dunia tentang East Asia and Pacific Update, Sabtu (22/12/2012).

Semua negara tersebut terbantu setelah terjadinya pelemahan permintaan dari kawasan Eropa, Amerika Serikat dan Jepang dan dalam menghadapi perlambatan di China.

Khusus pada tahun ini pertumbuhan ekonomi di Asia Timur (tidak termasuk Cina) akan rebound menjadi 5,6 persen tahun ini dari 4,4 persen pada 2011.

Hal menonjol lainnya, bahwa neraca perdagangan secara keseluruhan negara-negara tersebut telah tetap surplus tahun ini. Namun perdagangan dikatakan secara keseluruhan tidak memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan.

Pertumbuhan yang kuat justru terdorong dari konsumsi domestik dan investasi bersama dengan pemulihan di bidang manufaktur .

Negara lain seperti Myanmar dikatakan juga akan cerah dengan adanya keterlibatan masyarakat internasional. Perekonomian Myanmar terus mengalami akselerasi pada tahun fiskal 2011-12, dengan pertumbuhan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) sebesar 5,5 persen, dan diperkirakan akan mencapai 6,3 persen pada tahun fiskal 2012-2013.

Namun kondisi buruk terjadi pada perekonomian terbuka seperti di Singapura dan Hongkong yang diperkirakan terkena dampak eksternal dari perekonomian global.
Sumber : Liputan6
__________________
Salam 3 Besar
Dari Bawah
Namewee no está en línea   Reply With Quote
Old December 23rd, 2012, 07:59 AM   #3
G27
Registered User
 
Join Date: Nov 2012
Posts: 964
Likes (Received): 95

BI: Depresiasi Rupiah Adalah Solusi Sementara

http://www.bisnis.com/articles/bi-de...lusi-sementara

Quote:
JAKARTA—Bank Indonesia menyatakan penurunan nilai tukar rupiah sepanjang 2012 adalah solusi sementara untuk mengatasi masalah struktur perekonomian Indonesia.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Halim Alamsyah mengatakan tren penurunan nilai ekspor sepanjang tahun ini mengangkat permasalahan struktur perekonomian Indonesia ke permukaan.

Dia menjelaskan kekuatan pasar domestik sebetulnya telah mendongkrak impor sejak 2010 seiring kenaikan penanaman modal asing dan kekuatan konsumsi di Indonesia.

Halim mengatakan lonjakan impor adalah konsekuensi ketidakmampuan industri dalam negeri menyediakan barang modal dan kebutuhan BBM yang terus meningkat.

Namun, menurut dia, tekanan kenaikan impor terhadap transaksi neraca berjalan sepanjang 2010—2011 masih ringan karena disertai kenaikan harga komoditas sumber daya alam ekspor.

“Kenapa baru akhir 2011 [transaksi neraca berjalan tertekan] karena ada penurunan harga komoditas primer,” kata Halim, Kamis (20/12).

Halim mengungkapkan keputusan BI membiarkan pelemahan nilai rupiah adalah upaya menopang keseimbangan ekonomi eksternal tersebut.

Pelemahan nilai tukar rupiah yang sepanjang tahun ini mencapai 6%, paparnya, mampu menekan impor barang konsumsi terutama barang-barang mewah.

Data BPS menunjukkan impor barang konsumsi turun 1,33% dari US$11,19 miliar pada Januari—Oktober 2011 menjadi US$11,05 miiar pada Januari—Oktober 2012.

Kontribusi barang konsumsi terhadap total barang impor pada periode yang sama turun dari 7,69% menjadi 6,94%.

“Depresiasi rupiah tidak banyak menolong ekspor karena volume ekspor memang tidak berubah, ini lebih banyak menolong impor tidak perlu,” kata Halim.
G27 no está en línea   Reply With Quote
Old December 24th, 2012, 07:35 AM   #4
embassyofaudrey
Registered User
 
embassyofaudrey's Avatar
 
Join Date: Feb 2012
Location: in u'r heart
Posts: 5,456
Likes (Received): 1183

melemahnya pertumbuhan ekonomi, thread ini juga jadi ikut2an melemah. -_-
__________________
Only in Your Dream..
embassyofaudrey no está en línea   Reply With Quote
Old December 24th, 2012, 07:52 AM   #5
G27
Registered User
 
Join Date: Nov 2012
Posts: 964
Likes (Received): 95

Dahlan Iskan: Kemauan 24 Karat Bersawah Baru di Ketapang
http://finance.detik.com/read/2012/1...apang?f9911023


Menarik, semoga sukses.

FITRA: SBY Gagal Turunkan Kemiskinan!
http://finance.detik.com/read/2012/1...kinan?f9911023

Turunkan SBY !!!
G27 no está en línea   Reply With Quote
Old December 24th, 2012, 09:06 AM   #6
Erran
Unregistered User
 
Erran's Avatar
 
Join Date: Feb 2010
Location: Jawa, Bali
Posts: 2,298
Likes (Received): 322


Lha wong kebijakan penanggulangannya mayoritas bersifat konsumtif, masy miskin pun kurang punya kemauan untuk maju, ya sudahlah . . .
__________________
Put yourself in somebody's shoes

Whatever hurts you,
it will hurt somebody else too
Erran no está en línea   Reply With Quote
Old December 24th, 2012, 10:51 AM   #7
acoolguyfromnz
In the brig
 
Join Date: Oct 2010
Posts: 4,577
Likes (Received): 414

@Erran,

Dulu di jaman kampanye antara SBY dan JK kan pernah di kritik strategy SBY dalam menjalankan negara yg meniru Suharto yakni memompa domestic consumption. Dan ini sama dgn pandangan Gub BI. Karena domestic consumption, kurs rupiah juga ikut terdepresiasi plus sikap BI yg tetap menjual Rupiah dalam satu lapak.

Cara satunya2 kalau mau jadi negara yg lebih sejahtera tentu dgn mengajak warganya utk lebih produktif dan mempersiapkan mereka agar lebih kompetitive dari warga negara lainnya. Exportir juga perlu di larang utk parkir dananya di luar negeri serta semua perusahaan dagang di Indonesia di larang berjualan menggunakan selain mata uang rupiah. Itu jangka panjangnya.

Jangka pendeknya sektor riil perlu di berdayakan dan dikit demi sedikit melepas kutukan SDA. Di samping mencari menteri yg aggresif dalam marketing di setiap bidang spt model DI.

Perlu juga di ingat setiap paham punya karakteristiknya. Kalau terlalu ke kanana - purely Liberal, sudah pasti jurang antara kaya dan miskin besar. Di sistem liberal, yg kaya di perhatikan negara.

Kalau terlalu kekiri, communist, tentu akan spt korea utara.

Di negara scandinavia yg relative lebih makmur dari negara2 yg lebih liberal spt German, USA dan negara2 commonwealth, mereka pakai left centre alias regime gotong royong. Yg kaya pajaknya gila2an. Lalu negara mendistribusikan kepada yg membutuhkan

Last edited by acoolguyfromnz; December 24th, 2012 at 11:01 AM.
acoolguyfromnz no está en línea   Reply With Quote
Old December 24th, 2012, 03:34 PM   #8
typhoonbringer
Registered User
 
Join Date: Jul 2009
Posts: 2,353
Likes (Received): 49

yang miskin juga dipajak gila2an lho, pajak temen saya di sini sampe 900 euro, padahal mepet banget gajinya

Scandinavia lebih makmur dari Jerman betul, tapi Jerman juga socialist, dia ga liberal banget, hampir semua negara eropa barat sistemnya kaya skandinavia, yang bedain itu di minute detail kaya sistem pendidikan, atau memang GDP gede tapi penduduk mini (norway)

setuju dengan sektor riil, selain menggenjot SME, juga harus improve infrastruktur

soal domestic consumption, gw kira ga masalah, it works for indonesia, we are our own league, gabisa disamain sama negara lain cool, jadi pendekatan ke negara lain belum tentu berhasil di indonesia, and vice versa
typhoonbringer no está en línea   Reply With Quote
Old December 25th, 2012, 02:28 PM   #9
onosqaciw
Registered User
 
onosqaciw's Avatar
 
Join Date: Feb 2011
Posts: 1,312
Likes (Received): 87

di sini warteg dipajakin dikit aja dah demo bedol desa......padahal potensi pajak UMKM kan lumayan, selama pajaknya rendah sekitar 10% sebenarnya masih masuk akal kalo dijalankan
onosqaciw no está en línea   Reply With Quote
Old December 25th, 2012, 02:50 PM   #10
atmada
Dandanggula
 
atmada's Avatar
 
Join Date: Jan 2008
Location: Solo-Banjarbaru
Posts: 5,127

Kalau pajak daerah ada mekanisme macam PTKP (PPh) atau batas peredaran minimum (PPN) gitu gak sih biar kena pajak? Sesuaikan aja batasnya, jadi gak semua kena, apalagi yang omzetnya masih terhitung kecil.
__________________
No Pain, All Gain
atmada no está en línea   Reply With Quote
Old December 25th, 2012, 03:18 PM   #11
G27
Registered User
 
Join Date: Nov 2012
Posts: 964
Likes (Received): 95

Eh ada nih MP3KI (Kemiskinan) lagi dirancang, saudaranya MP3EI
G27 no está en línea   Reply With Quote
Old December 26th, 2012, 04:37 AM   #12
onosqaciw
Registered User
 
onosqaciw's Avatar
 
Join Date: Feb 2011
Posts: 1,312
Likes (Received): 87

programnya bagus tapi sosialisasi kurang?
onosqaciw no está en línea   Reply With Quote
Old December 26th, 2012, 07:51 AM   #13
GondarCool
Jakarta - Yogyakarta
 
GondarCool's Avatar
 
Join Date: Jan 2011
Location: In your heart, babe!
Posts: 202
Likes (Received): 4

BPH Migas Setuju Ahok Hapus BBM Premium di Jakarta
Setiap tahun warga DKI Jakarta nikmati subsidi BBM Rp15 triliun.

Quote:

VIVAnews - Rencana Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang akan menghapus bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya Premium, di Jakarta didukung oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

"Itu kewenangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," kata Kepala BPH Migas Andy Noorsaman Sommeng kepada VIVAnews beberapa waktu lalu.

Menurut Andy, BPH Migas selalu mendukung inisiatif pemeritah daerah yang akan mengurangi volume BBM bersubsidi di masing-masing daerahnya.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua Komite BPH Migas, Fahmi Harsandono Matori. "Apapun itu jika tujuannya penghematan BBM bersubsidi dan meringankan beban APBN, kami setuju," katanya kepada VIVAnews.

Fahmi menjelaskan alokasi BBM bersubsidi untuk DKI Jakarta adalah 3 juta kiloliter yang terdiri dari 2,2 juta kiloliter Premium dan 800 ribu kiloliter solar. Nilai subsidi BBM yang harus dibayar oleh negara kepada warga DKI Jakarta mencapai Rp15 triliun per tahun.

"Lebih dari Rp1 triliun per bulan atau lebih dari Rp30 miliar per hari. Ini bukan jumlah kecil, dan bisa dialokasikan untuk mengembangkan sarana publik seperti pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) tanpa ada pinjaman dari luar negeri," katanya.
Link
__________________
.
.
.

Hidup Untuk Foya-Foya

Mati Masuk Surga
GondarCool no está en línea   Reply With Quote
Old December 26th, 2012, 12:20 PM   #14
G27
Registered User
 
Join Date: Nov 2012
Posts: 964
Likes (Received): 95

Quote:
Originally Posted by onosqaciw View Post
programnya bagus tapi sosialisasi kurang?
Ada yang sudah lama berjalan kok..

Jero Geram Ada Tudingan Gelar Ksatria SBY Ditukar Guling dengan Gas Papua

http://finance.detik.com/read/2012/1...ngan-gas-papua

Quote:
Jakarta - Menteri ESDM Jero Wacik kembali menegaskan investasi yang akan ditanamkan perusahaan migas Inggris yakni British Petroleum (BP) untuk ladang gas di Papua senilai US$ 12 miliar (Rp 108 triliun) bukan hasil tukar guling dengan gelar ksatria yang diberikan Kerajaan Inggris untuk Presiden SBY.

Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan, orang yang menuding tukar guling gelar ksatria SBY dengan investasi gas BP di Papua adalah orang yang tidak tahu diri.

"Ada saja yang menuding investasi US$ 12 miliar BP itu tukar guling dengan gelar bintang kesatria (untuk Presiden SBY), itu orang yang plintir, itu tidak tahu diri," kata Jero di acara Penandatangan 5 Kontrak Jual Beli Minyak dan Gas Bumi, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (26/12/2012).

Padahal, kata Jero, antara investasi gas Tangguh Papua dengan gelar ksatria berbeda jauh. Kontrak dan investasi Tangguh itu urusan Kementerian ESDM, tidak ada berhubungan sama sekali dengan gelar ksatria.

"Nggak ada hubungannya antara investasi BP Tangguh dengan gelas Presiden. Investasi dan kontrak BP itu urusan saya, urusan Menteri ESDM, ini biar jelas, agar tidak ada dusta di antara kita menjelang akhir tahun ini," ujarnya.

Bahkan atas kinerja dirinya, Jero mengaku mendapat apresiasi dari Presiden SBY karena telah berhasil membuat 40% gas hasil produksi Train III lapangan Tangguh dialokasikan untuk dalam negeri.

"Pak Presiden apresiasi kinerja Menteri ESDM, produksi Train III nanti 40% buat dalam negeri dan 60% buat ekspor, itu perjuangan keras kami," cetus Jero.
G27 no está en línea   Reply With Quote
Old December 26th, 2012, 04:59 PM   #15
~MELVINDONESIA~
INDONESIA
 
~MELVINDONESIA~'s Avatar
 
Join Date: Dec 2008
Location: Bandung
Posts: 1,237
Likes (Received): 5

Saat ini Filipina juga digadang-gadang akan jadi Next Asian Tiger selain Indonesia dari Asia Tenggara...

sebenernya,saat ini kondisi ekonomi makro Indonesia dan Filipina masih bagusan mana ya?
~MELVINDONESIA~ no está en línea   Reply With Quote
Old December 26th, 2012, 05:51 PM   #16
G27
Registered User
 
Join Date: Nov 2012
Posts: 964
Likes (Received): 95


Sama-sama lagi bagus lah, kecuali indonesia mungkin lebih stabil ya.
Sama-sama korup dan lemah juga militernya
G27 no está en línea   Reply With Quote
Old December 26th, 2012, 06:57 PM   #17
acoolguyfromnz
In the brig
 
Join Date: Oct 2010
Posts: 4,577
Likes (Received): 414

@typhoonbringer,

Menurut gubernur BI, domestic consumption yg tinggi jadi masalah akut di jaman Orba. Tingginya pertumbuhan di dalam negeri tdk di barengi dgn tinggi nilai export jadi penyebab jungkalnya ekonomi Orba. Ini bisa di mengerti karena tingginya domestic consumption akan meningkatkan demand hutang luar negeri. Gubernur BI minta Pemerintah utk belajar dari masa lalu.

Dan sekarang terulang.

Biasanya strategy domestic consumption di pakai oleh suatu negara jika ekonomi dalam keadaan resesi.
acoolguyfromnz no está en línea   Reply With Quote
Old December 26th, 2012, 09:17 PM   #18
Mehome
Moved
 
Mehome's Avatar
 
Join Date: Dec 2010
Location: uaceland
Posts: 3,871
Likes (Received): 757

Kalau nanti di tahun 2014-2019 angka rata-rata pertumbuhan ekonomi kita masih 6%an

Itu artinya kita gagal ya? Artinya pembangunan infrastruktur kita masih ga beres

Dan potensi masuk ke jebakan middle income akan semakin besar

Tahun 2014 benar-benar jadi taruhan nih, tergantung presiden yang terpilih
__________________
Kate wears H&M, down to earth. Me wear H&M, too poor for Versace. Life is unfair.
Mehome no está en línea   Reply With Quote
Old December 27th, 2012, 05:40 AM   #19
onosqaciw
Registered User
 
onosqaciw's Avatar
 
Join Date: Feb 2011
Posts: 1,312
Likes (Received): 87

bukannya 6% masih "lumayan" ? saya kira kalo middle income trap tumbuh cuman 2-3% kaya latin america di 90..an......
onosqaciw no está en línea   Reply With Quote
Old December 27th, 2012, 06:05 AM   #20
G27
Registered User
 
Join Date: Nov 2012
Posts: 964
Likes (Received): 95

Januari 2013, Buruh Bakal Demo Massal Lagi


http://bisniskeuangan.kompas.com/rea...mo.Massal.Lagi

Quote:
Presiden Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) Said Iqbal menegaskan, ancaman PHK hampir satu juta buruh hanya upaya Apindo dan Kadin, serta pengusaha naka saja. Mereka mengingkari pembayaran UMP tanpa harus diaudit kerugian keuangan perusahaan dan tidak membutuhkan persetujuan serikat pekerja sebagaimana diatur dalam Permenakertrans No. 231/2003.

Akibatnya, gubernur akan mengabulkan penangguhan tersebut dengan mudah. "Hal ini akan dilawan oleh MPBI karena hanya akal-akalan pengusaha nakal," tandasnya dalam keterangan tertulis, Rabu (26/12/2012).

Menurut Said, 1.350 perusahaan yang sudah meminta penangguhan ke Apindo/Kadin adalah keliru dan menyesatkan. Sebab, permohonan penangguhan pembayaran UMP dilakukan sendiri-sendiri oleh setiap perusahaan. Bukan secara kolektif yang diorganisir Apindo/Kadin ke Dinas Tenaga Kerja setempat, setelah memenuhi syarat Permenakertrans No. 231/2003, yaitu perusahaan dua tahun berturut rugi, lewat proses audit independen dan mendapat persetujuan dari serikat pekerja. "Jadi tindakan Apindo dan Kadin adalah provokasi," katanya.

Itu sebabnya, MPBI akan mengambil langkah-langkah yaitu membuka posko pengaduan buruh di seluruh Indonesia untuk membela buruh yang perusahaannya tidak membayar UMP, mempidanakan perusahaan yang tidak mau membayar UMP atau menangguhkan yang tidak memenuhi syarat-syaratnya sesuai UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan yakni dipenjara satu tahun.

Selain itu, sikap Apindo dan Kadin yang memboikot dan tidak mau lagi masuk tripartit nasional adalah tindakan kekanak-kanakan serta menunjukan karakter pengusaha yang egois, mau menang sendiri, mudah mengancam, bayar upah murah dan memakai perkeja outsoucing.

Padahal, keluarnya aturan baru pekerja alih daya yang hanya lima jenis pekerjaan saja sudah melalui rapat tripartit nasional. Ada notulen kesepakatannnya dan ditandatangani ketua umum Apindo. Begitu pula keputusan 60 item Kebutuhan Hidup Layak (KHL) untuk penentuan UMP juga sudah melalui rapat tripartit nasional dan Apindo meneken kesepakatannya.

"Buruh mempersiapkan aksi besar-besaran pada tengah Januari 2013 di seluruh kantor gubernur se-Indonesia agar gubernur/bupati/walikota menolak penangguhan UMP yang tidak memenuhi syarat," katanya.
G27 no está en línea   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 12:53 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu