daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Skybazaar of Indonesia > Archive

Reply
 
Thread Tools
Old March 24th, 2007, 03:11 AM   #1
Blue_Sky
Moderator
 
Blue_Sky's Avatar
 
Join Date: Jul 2005
Posts: 9,502
Likes (Received): 357

[Indonesia] Aviation and airport thread PART IV

Since part III hit 500 posts, let start the discussion over here

Blue_Sky no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old March 24th, 2007, 04:49 AM   #2
Blue_Sky
Moderator
 
Blue_Sky's Avatar
 
Join Date: Jul 2005
Posts: 9,502
Likes (Received): 357

Kategori I Nihil, Garuda, Lion dan AirAsia Kategori II, AdamAir III
Nograhany Widhi K - detikcom


Jakarta - Pemerintah mengumumkan nama-nama maskapai sesuai tingkat pemenuhan standar keselamatan. Tidak ada maskapai nasional yang masuk kategori I atau memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan sipil.

Berdasarkan Aircraft Operator Certificate (AOC) di bawah Civil Aviation Safety Regulation (CASR) 121 (lebih dari 30 seat penumpang atau cargo berjadwal), maskapai penerbangan yang masuk kategori II atau memenuhi syarat minimal keselamatan penerbangan sipil namun terdapat beberapa persyaratan belum dilaksanakan adalah:

1. PT Garuda Indonesia Airways (berjadwal penumpang/bp)
2. Merpati Nusantara Airlines (bp)
3. PT Mandala Airlines (bp)
4. PT Trigana Air Service (bp)
5. PT Pelita Air Service (bp)
6. PT Indonesia Air Asia (bp)
7. PT Lion Mentari Airlines (bp)
8. PT Wing Abadi Airlines (bp)
9. PT Riau Airlines (bp)
10. PT Ekspres Transportasi Antar Benua (borongan atau carter/bc)
11. PT Sriwijaya Air (bp)
12. PT Travel Express Aviation Services (bp)
13. PT Republic Express Airlines (cargo)

Sedangkan yang masuk kategori III atau memenuhi syarat minimal keselamatan penerbangan sipil namun terdapat beberapa persyaratan belum dilaksanakan dan dapat berpotensi mengurangi tingkat keselamatan, adalah:

1. PT Kartika Airlines (bp)
2. PT Metro Batavia (bp)
3. PT Trans Wisata Air (bp)
4. PT Tri MG Intra Asia Airlines (cargo)
5. PT Manunggal Air Service (cargo)
6. PT Adam Sky Connection Airlines (bp)
7. PT Jatayu Gelang Sejahtera (bp)

Sedangkan berdasarkan CASR 135 (pesawat berpenumpang kurang dari 20 orang atau borongan) juga tidak ada yang masuk kategori I. Yang masuk kategori II adalah:

1. PT Pelita Air Service (bc)
2. PT Airfast Indonesia (bc)
3. PT Trigana Air Service (bc)
4. PT Travira Utama (bc)
5. PT Derazona Air Service (bc)
6. PT National Utility Helicopter (bc)
7. PT Deraya Air Taxi (bp)
8. PT SMAC (bp)
9. PT Indonesia Air Transport (bc)
10. PT Gatari Air Service (bc)
11. PT Intan Angkasa Air Service (bc)
12. PT Air Pacific Utama (bc)
13. PT Trans Wisata Prima Aviation (bc)
14. PT Pura Wisata Baruna (bc)
15. PT Penerbangan Angkasa Semesta (bc)
16. PT Aviastar Mandiri (bc)
17. Balai Kalibrasi Penerbangan (kalibrasi)
18. PT Ekspres Transportasi Antar Benua (bc)
19. PT Sampoerna Air Nusantara (bc)]
20. PT Eastindo (bc)

Yang masuk kategori III adalah:

1. PT Helizona (tidak aktif/ta)
2. PT Sayap Garuda Indah (ta)
3. Survei Udara Penas (bp)
4. PT Gemania Trisila Air (bp)
5. PT Dirgantara Air Service (bp)
6. PT Kura-kura Aviation (bc)
7. PT Asco Nusa Air (bc)
8. PT Atlas Deltasatya (bc)
9. PT Asi Pudjiastuti (bc)
10. PT Dabi Air Nusantara (bc)
11. PT Air Transport Service (ta)
12. PT Aliasi Upataraksa Indonesia (ta)
13. PT Alfa Tras Dirgantara (ta)
14. PT Prodexim (ta)

"Dari operator CASR part 121, dari 20 perusahaan tidak ada yang masuk kategori I, 13 masuk kategori II dan 7 masuk kategori III," ujar Dirjen Perhubungan Udara Budhi Muliawan Suyitno, dalam jumpa pers di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Kamis (22/3/2007) malam.

Dia menambahkan untuk CASR part 135, 6 maskapai tidak aktif masuk kategori 3. 28 Maskapai yang aktif tidak ada yang masuk kategori I, 20 masuk kategori II, dan 8 masuk kategori III. (fay/fay)
Blue_Sky no está en línea   Reply With Quote
Old March 24th, 2007, 05:15 AM   #3
ncon
Dangerous User
 
ncon's Avatar
 
Join Date: Apr 2005
Location: singapore-jakarta
Posts: 9,361
Likes (Received): 229

a real shame !
__________________
Signature was too big and distracting.
ncon no está en línea   Reply With Quote
Old March 24th, 2007, 01:48 PM   #4
r4d1ty4
Kaskus Holic
 
r4d1ty4's Avatar
 
Join Date: Mar 2006
Location: Stamford Bridge
Posts: 2,662
Likes (Received): 402

malu2in ah garuda, flag carrier kebanggaan indonesia cuma dapet kategori 2..penilaian dari Departemen Perhubungan (dalem negeri) pula,, gimana klo skytrax yg nilai ya ??
r4d1ty4 no está en línea   Reply With Quote
Old March 25th, 2007, 07:26 AM   #5
peseg5
SSC Indonesia
 
peseg5's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: Jakarta
Posts: 3,649
Likes (Received): 158

Itu yg mesti di-rating kayaknya bukan operatornya aja deh. Coba itu Dephub nya juga di-rating. Semua airport, terminal, stasiun, pelabuhan di seluruh Indonesia di rating.. palingan hasilnya kurang lebih sama, gak ada yg kategori 1, atau bahkan kategori 3 semua???!!!

Jangan salahkan operatornya doang, REGULATOR nya sudah bekerja dengan benar belum selama ini???
__________________
The only thing necessary for the triumph of evil is for good man to do nothing.
(Edmund Burke 1729-1797)

peseg5 no está en línea   Reply With Quote
Old March 25th, 2007, 09:08 AM   #6
MARINHO
Registered User
 
MARINHO's Avatar
 
Join Date: Sep 2005
Location: AMS
Posts: 1,312
Likes (Received): 2

Window of Merpati plane fractures while flying

JAKARTA (JP): A front part of window glass of Boeing 737-300 plane posed rupture when the aircraft operated by state-owned Merpati Airways was on its flight from Bali capital of Denpasar to East Nusa Tenggara capital of Kupang, report says.

MetroTV reported that the plane could land safely in an airport in Kupang, but its extending flight to Jakarta had to be delayed for hours while waiting for window glass to replace the rift one from Surabaya.

Merpati official could not say about the cause of the rupture, saying that it was still under investigation (**)
MARINHO no está en línea   Reply With Quote
Old March 25th, 2007, 10:08 AM   #7
Blue_Sky
Moderator
 
Blue_Sky's Avatar
 
Join Date: Jul 2005
Posts: 9,502
Likes (Received): 357

Quote:
Originally Posted by peseg5 View Post
Itu yg mesti di-rating kayaknya bukan operatornya aja deh. Coba itu Dephub nya juga di-rating. Semua airport, terminal, stasiun, pelabuhan di seluruh Indonesia di rating.. palingan hasilnya kurang lebih sama, gak ada yg kategori 1, atau bahkan kategori 3 semua???!!!

Jangan salahkan operatornya doang, REGULATOR nya sudah bekerja dengan benar belum selama ini???
Setuju banget

Blue_Sky no está en línea   Reply With Quote
Old March 25th, 2007, 10:09 AM   #8
sanhen
Urban Monk
 
sanhen's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: Tokyo, Japan
Posts: 2,437
Likes (Received): 2

Setuju! Harus di cek juga regulator nya tuh.
Masak udah berkali2 bencana baru skrg di cek.
Maen mata melulu sih.
sanhen no está en línea   Reply With Quote
Old March 25th, 2007, 10:25 AM   #9
paradyto
we care for EARTH
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 28,973

Merpati Nusantara Airlines

Start: April 2, 2007

Open New Route: everyday schedule from SMB II Int'l Airport Palembang...
1. Palembang - Pekanbaru
2. Palembang - Medan


It's a great news, and it's a new route from Palembang to Pekanbaru and Medan.

Another News: Lorena Air will be start operation on May 2007
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018

Last edited by paradyto; March 25th, 2007 at 11:14 AM.
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old March 26th, 2007, 07:33 AM   #10
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,211
Likes (Received): 257

Quote:
Originally Posted by paradyto View Post
Start: April 2, 2007

Open New Route: everyday schedule from SMB II Int'l Airport Palembang...
1. Palembang - Pekanbaru
2. Palembang - Medan


It's a great news, and it's a new route from Palembang to Pekanbaru and Medan.

Another News: Lorena Air will be start operation on May 2007

PALEMBANG-PEKANBARU has quite high traffic ....... It is a great news, they've got direct fligh.... Right now, they've only got TRANSIT flight either in BATAM or JAMBI.
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea   Reply With Quote
Old March 26th, 2007, 09:04 AM   #11
Blue_Sky
Moderator
 
Blue_Sky's Avatar
 
Join Date: Jul 2005
Posts: 9,502
Likes (Received): 357

I never know that there was no flight from Palembang to Medan
Good news indeed
Blue_Sky no está en línea   Reply With Quote
Old March 26th, 2007, 09:20 AM   #12
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,211
Likes (Received): 257

There is no direct flight from PALEMBANG to MEDAN.... t

Ini rute merpati jaman dulu ....

MEDAN-PEKANBARU-BATAM-PONTIANAK-BATAM-PALEMBANG-BANDUNG (Pesawatnya nginep di medan .... flightnya jam 06.20 pagi) kok inget yach ...

Satu delay ...... yang lainnya bakal ikut delay juga .....
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea   Reply With Quote
Old March 26th, 2007, 04:10 PM   #13
MARINHO
Registered User
 
MARINHO's Avatar
 
Join Date: Sep 2005
Location: AMS
Posts: 1,312
Likes (Received): 2

Bouraq dinyatakan pailit

Senin, 26/03/2007 12:41 WIB



JAKARTA (Antara): Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menyatakan PT Bouraq Airlines Indonesia dalam keadaan pailit.

Majelis hakim yang diketuai oleh Andriani Nurdin pada sidang di PN Jakarta Pusat, Senin, menyatakan PT Bouraq terbukti memiliki dua kreditor yang telah jatuh tempo masa pembayarannya dan gagal dilunasi oleh maskapai penerbangan itu.

PT Bouraq digugat pailit oleh lima karyawannya dan perusahaan percetakan PT Sinar Jaya Offset, karena gagal memenuhi kewajiban yang seharusnya dibayarkan kepada mereka.

Majelis hakim menilai, bukti-bukti yang diajukan oleh pemohon pailit telah memenuhi ketentuan hukum pasal 2 ayat 1 UU No 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Pembayaran Utang, bahwa termohon pailit dapat dinyatakan pailit apabila terdapat dua atau lebih kreditor yang telah jatuh tempo pembayarannya dan tidak bisa dilunasi oleh termohon.

"Dalam persidangan, pemohon pailit berhasil membuktikan bahwa termohon pailit memang tidak mampu lagi untuk membayar kewajiban utangnya," kata hakim anggota Makasau.

Pemohon mengajukan bukti surat PT Bouraq Airlines yang ditujukan kepada PT Sinar Jaya tertanggal 28 September 2005, tentang penundaan penyelesaian utang untuk pemesanan barang senilai Rp1,04 miliar.

Selain itu, pemohon juga mengajukan bukti surat lain tertanggal 12 April 2006 bahwa PT Bouraq meminta waktu hingga 15 Mei 2006 untuk menyelesaikan utangnya kepada PT Sinar Jaya, namun belum juga dilunasi sampai sekarang.

Selain bukti utang sebesar Rp1,04 miliar kepada PT Sinar Jaya, majelis juga menerima bukti pemohon berupa utang PT Bouraq kepada lima karyawannya sebesar Rp548 juta, berupa gaji yang tidak dibayarkan sejak maskapai penerbangan itu tidak beroperasi pada Maret 2003, dan pesangon yang belum diberikan.

Majelis menyatakan, bukti-bukti dan sanggahan yang diajukan oleh PT Bouraq sebagai termohon pailit, justru semakin memperkuat permohonan pemohon bahwa maskapai penerbangan itu dalam keadaan pailit dan tidak mampu membayar uutang-utangnya.

Majelis dalam keputusannya menerima permohonan pemohon untuk seluruhnya, termasuk penunjukkan Khairul Saleh dan Jurfin J Siagian, sebagai kurator yang diajukan oleh pemohon.

Selain itu, majelis juga menunjuk hakim PN Jakarta Pusat, Heru Purnomo, sebagai hakim pengawas untuk menentukan aset PT Bouraq yang akan dihitung oleh kurator yang telah ditunjuk.

Keputusan majelis hakim itu langsung disambut dengan tepuk tangan beberapa karyawan PT Bouraq yang menghadiri persidangan.

Usai persidangan, kuasa hukum karyawan PT Bouraq, Nusirwin, mengatakan, keputusan majelis hakim itu cukup adil.

Selain lima karyawan yang mengajukan gugatan, menurut dia, terdapat lebih dari 400 karyawan PT Bouraq lain yang belum dibayarkan gaji dan pesangonnya sejak 2003.

Atas putusan majelis hakim PN Jakarta Pusat itu, PT Bouraq Airlines masih diberi kesempatan untuk mengajukan keberatan ke Mahkamah Agung (MA). (editor dj)
MARINHO no está en línea   Reply With Quote
Old March 28th, 2007, 02:06 AM   #14
MARINHO
Registered User
 
MARINHO's Avatar
 
Join Date: Sep 2005
Location: AMS
Posts: 1,312
Likes (Received): 2

Good news or is it too good to be true

Garuda to buy new Boeing aircraft


Ary Hermawan, The Jakarta Post, Jakarta

Flag carrier Garuda Indonesia says it will purchase 25 new Boeing 737-800 aircraft as part of its long-term business plan to upgrade its aging fleet and return the airline to profitability.

Garuda Indonesia president director Emirsyah Satar said in Jakarta on Monday the first Boeing planes would be delivered in 2009, with the rest expected to arrive in stages through February 2012.

The new planes will replace some of Garuda's older planes, so the size of the airline's fleet will only increase to 55 aircraft from the current 48.

Emirsyah said the new aircraft would cost between US$35 million and $40 million each, far lower than the price of $75 million on Boeing's website.

"The price will depend on the specifications of the planes we order," Emirsyah said, adding that the company was still discussing financing schemes to fund the purchase.

Garuda may source the funding from bank loans, leasing or from the proceeds of a planned share divestment to strategic investors, he said.

The purchase of the new B737-800 airliners follows up an agreement signed by Garuda and Boeing in September 2005.

"We confirmed the purchase contract in December last year," Garuda finance director Alex Maneklaran said, adding the airline had already paid $23 million to Boeing.

One of Garuda's Boeing airliners overshot the runway and burst into flames at Adi Sucipto International Airport in Yogyakarta, Central Java, earlier this month. Twenty-one passengers were killed and dozens others injured in the accident, which was just the latest in a string of airline accidents in the country.

The Transportation Ministry recently announced that no airlines in the country, including Garuda, satisfied the criteria for the top safety compliance category.

The ministry also said it planned to issue a regulation prohibiting local airlines from buying aircraft older than 10 years in order to improve air safety.

Emirsyah said the ailing Garuda, with outstanding debts of about $748 million, was on the recovery track following business consolidation efforts over the past year years.

He said the company's balance sheet, which has been in the red for the last three years, was "very encouraging" for the past several months.

According to Emirsyah, Garuda's balance sheet has returned to black, with a net profit of about Rp 149 billion in the first two months of this year, compared to a net loss of Rp 37 billion in the same period last year.

The carrier, which suffered of about Rp 811 billion in 2004, Rp 688 billion in 2005 and Rp 191 billion in 2006, is expected to book a net profit of Rp 45 billion this year, Emirsyah said.

He said that of 26 domestic routes currently served by the airline, only two had suffered losses in the last two months. In the corresponding period last year, only three out of 23 domestic routes generated a profit.

"And most of the international routes served by Garuda have now made a profit. Last year, they all suffered losses," Emirsyah said.

Garuda's international destinations include Tokyo, Osaka, Riyadh, Sydney, Perth and Melbourne.

The airline's long-haul flights to Europe were halted following the 1997 economic crisis in Indonesia. The routes are now served under a code sharing agreement with other airlines
MARINHO no está en línea   Reply With Quote
Old March 28th, 2007, 02:30 AM   #15
paradyto
we care for EARTH
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 28,973

He he he, I read it on KOMPAS yesterday

And 787-Dreamliner on year 2011
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018

Last edited by paradyto; March 28th, 2007 at 02:41 AM.
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old March 28th, 2007, 07:32 AM   #16
Blue_Sky
Moderator
 
Blue_Sky's Avatar
 
Join Date: Jul 2005
Posts: 9,502
Likes (Received): 357

Diajak Berdoa Sebelum Take Off
Shinta Shinaga - detikcom




Jakarta - Deru mesin pesawat bergemuruh di landasan. Suara pramugari terdengar memberikan pengarahan menggunakan seat belt dan life vest. Ini masih standar. Uniknya, pramugari kemudian mengingatkan penumpang untuk berdoa.

"Kepada para penumpang, kami ingatkan untuk berdoa demi keselamatan penerbangan kita bersama."

Begitulah ajakan pramugari AirAsia dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris diiringi deru mesin pesawat yang menambah daya menjelang take off.

Ajakan itu ditanggapi bermacam-macam oleh para penumpang. Ada yang tertegun, ada yang langsung memejamkan mata dan menundukkan kepala untuk berdoa.

Namun ada juga yang tersenyum geli mendengar ajakan itu. "Pasti ini gara-gara banyak pesawat yang mengalami musibah sebelumnya. Sebab sebelum-sebelumnya kan tidak ada ajakan berdoa seperti ini," celetuk Eva Ramayanti (30).

Meski demikian Eva yang menjadi penumpang AirAsia dengan nomor penerbangan QZ 7505 dari Medan ke Jakarta pada Selasa 27 Maret 2007 itu ikut berdoa.

"Yah, kan tidak ada yang bisa menebak takdir. Syukurlah bisa sampai dengan selamat," ujar Eva setibanya di Bandara Soekarno-Hatta pukul 23.30 WIB.

Lain lagi dengan pengalaman Ida Arifin (27) yang menggunakan maskapai Lion Air MD 80 (Wings Air) dari Jakarta ke Surabaya pada Jumat 17 Maret 2007.

"Di saku kursi bagian belakang ada kartu doa. Kartu ini memuat doa-doa perjalanan dari lima agama, ada untuk Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha," kata Ida.

Ida pun menduga keberadaan kartu doa itu erat kaitannya dengan musibah kecelakaan Garuda GA 200 yang menewaskan 22 orang di Yogyakarta pada 7 Maret 2007. Ini juga yang membuat sejumlah penumpang paranoid naik pesawat.

"Di seberang kursiku ada seorang pria yang sering berpegangan kursi di depannya. Penumpang wanita di sampingnya bahkan tak pernah melepaskan pegangannya. Ketika pesawat bergoyang, kedua tangan mereka lebih berpegangan erat," kisah Ida.

Seperti halnya dengan Eva, Ida tak mau menganggap enteng urusan berdoa. Ida pun membaca kartu doa yang disediakan sambil memanjatkan doa. Syukurlah pesawat mendarat selamat di Surabaya.

"Ketika aku pulang esok harinya ke Jakarta dengan Garuda, aku tidak menemukan kartu doa semacam itu. Di penerbangan lainnya yang pernah kupakai seperti Batavia, Merpati, Garuda, AdamAir, dan AirAsia juga tidak ada," kata Ida. (sss/umi)
Blue_Sky no está en línea   Reply With Quote
Old March 28th, 2007, 08:01 AM   #17
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,211
Likes (Received): 257

Sempati Air .... sudah lama melakukannya ... dan SEMPATI air juga sudah lama bangkrut ....
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea   Reply With Quote
Old March 28th, 2007, 08:24 AM   #18
Blue_Sky
Moderator
 
Blue_Sky's Avatar
 
Join Date: Jul 2005
Posts: 9,502
Likes (Received): 357



massa seh dulu sempati ada?
gw dulu naek sempati terus
ampe koleksi komik captain sempati gw menumpuk gt

Blue_Sky no está en línea   Reply With Quote
Old March 28th, 2007, 08:37 AM   #19
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,211
Likes (Received): 257

serius .... setidaknya rute Batam-Medan ama Batam-Jakarta .. memang ada buku doa nya kok .....
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea   Reply With Quote
Old March 28th, 2007, 01:11 PM   #20
Surakarta
Registered User
 
Surakarta's Avatar
 
Join Date: Nov 2006
Posts: 367
Likes (Received): 0

Orang kita selalu menghubungkan dengan yang diatas , yang terpenting rawat pesawat yang benar > kecelakaan tidak ada hubungannya dengan kecelakaan.....
Surakarta no está en línea   Reply With Quote
Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 09:48 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu