daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Railway and Station



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old January 20th, 2018, 10:03 AM   #2801
raihanaulia
Registered User
 
raihanaulia's Avatar
 
Join Date: Sep 2013
Location: (katanya) Bandung
Posts: 1,973
Likes (Received): 764

SHIA- HLP tu kan rencananya pake kereta express, lewat tol Sedyatmo.

entah apa kabarnya, udah ngambang
__________________

'Wahai jiwa jiwa yang tenang,
jangan sekali-kali kamu mencoba jadi Tuhan

Bahwa sesungguhnya kamu memang tak punya daya dan upaya
serta kekuatan untuk menentukan kebenaran yg sejati'

Ahmad Dhani, 1978-2007
raihanaulia está en línea ahora   Reply With Quote

Sponsored Links
Old January 20th, 2018, 11:12 AM   #2802
Terus_Membangun
Registered User
 
Join Date: Nov 2017
Posts: 123
Likes (Received): 19

Quote:
Originally Posted by Lilbro1 View Post

Perjalanan KA Bandara Soetta Ditambah Jadi 50 Kali per Hari, Ini Jadwalnya


"Kemudian kami juga memberikan perbedaan tarif untuk mengakomodir permintaan masyarakat, tarif untuk relasi Stasiun Sudirman Baru (BNI City)-Stasiun Soekarno-Hatta dan sebaliknya sebesar Rp70.000, sedangkan relasi Stasiun Sudirman Baru (BNI City)-Stasiun Batu Ceper, relasi Stasiun Batu Ceper-Stasiun Soekarno- Hatta,dan sebaliknya berlaku tarif Rp 35.000," imbuhnya.
30k dari BNI City.....15K dari batu ceper.

Daripada sepi....
Terus_Membangun está en línea ahora   Reply With Quote
Old January 20th, 2018, 11:36 AM   #2803
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Jakarta, Pekanbaru, Tangerang
Posts: 32,584
Likes (Received): 1426

Quote:
Originally Posted by Batu79 View Post
Kl investasinya pake APBN dan dianggap aset pemerintah bukan BUMN, seharusnya nggak tambah mahal. Ibaratnya pemerintah bangun jalan nasional, kan gak dibayar balik. Jadi pengembalian investasi operatornya yang dihitung. Bukan infrastrukturnya.
Sayangnya yang namanya Aset itu ada penyusutan... jadi kalau revenuenya kalah sama penyusutannya... itu udah bleeding.

Belum termasuk kalau memperhitungkan biaya OPEX dan Gaji pegawai nya. Makin bleeding.... belum lagi kalau masih harus bayar bunga pinjaman ke pihak ketiga... makin bleeding.

Intinya mau aset negara atau swasta sama saja :p. Makanya spending itu harus bener2 tahu spending buat apa... return nya kayak apa.
__________________
Been in SSC for 10 years now. I'm old.

Lilbro1 liked this post
rilham2new no está en línea   Reply With Quote
Old January 20th, 2018, 11:42 AM   #2804
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Jakarta, Pekanbaru, Tangerang
Posts: 32,584
Likes (Received): 1426

Quote:
Originally Posted by Lilbro1 View Post
Ya.. saya berharapnya juga railink ini bangkrut dan diubah menjadi CL batu ceper - bandara

Biar kaya changi - tanah merah


Kenapa ya mindset ini: bangun jalan raya ga mikir return of investment, tapi kalo bangun rel mikirin RoI

Padahal kan sama2 tulang punggung perekonomian
Kata siapa bangun Jalan Raya ga perlu mikir Return on Investment... ya pasti dipikirin lah, hanya saja... biaya lain2 yang timbul akibat penyelenggaraan jalan raya itu lebih kecil dari Kereta Api terutama untuk trafik yang sifatny 'uncertain'.

Bayangin kalau jalur kereta api harus menyediakan moda nya, mendirikan perusahaan pengelola moda itu, pengelola jalurnya, pengelola layanannya, pengelola teknis nya. Makany belum tentu murah, biasany makin mahal kita makin cerewet soal Return on Investment. Bukan hal yang aneh.
__________________
Been in SSC for 10 years now. I'm old.

Lilbro1 liked this post
rilham2new no está en línea   Reply With Quote
Old January 20th, 2018, 12:08 PM   #2805
Batu79
Registered User
 
Batu79's Avatar
 
Join Date: Sep 2016
Posts: 725
Likes (Received): 212

Quote:
Originally Posted by rilham2new View Post
Sayangnya yang namanya Aset itu ada penyusutan... jadi kalau revenuenya kalah sama penyusutannya... itu udah bleeding.

Belum termasuk kalau memperhitungkan biaya OPEX dan Gaji pegawai nya. Makin bleeding.... belum lagi kalau masih harus bayar bunga pinjaman ke pihak ketiga... makin bleeding.

Intinya mau aset negara atau swasta sama saja :p. Makanya spending itu harus bener2 tahu spending buat apa... return nya kayak apa.
Kalo asetnya masuk buku pemerintah kan penyusutannya gak dihitung atau dikenakan ke biaya om. Itu kan kalo dimasukin sebagai aset KAI. Ini kan andai2. Kl dimasukin di KAI kapitalisasi assetnya, ya iya. Beda aset negara sama swasta. Apa jalan raya dikenai tarif? kana enggak. Yang kena tarif ya jalan tol.

Kl di railink-nya sendiri KALAU investasinya adalah rolling stock dll kecuali infrastruktur rel, ya gak dimasukin dong itungan ke harga jualnya. Sekali lagi KALAU!
Batu79 no está en línea   Reply With Quote
Old January 20th, 2018, 12:10 PM   #2806
Batu79
Registered User
 
Batu79's Avatar
 
Join Date: Sep 2016
Posts: 725
Likes (Received): 212

Quote:
Originally Posted by rilham2new View Post
Kata siapa bangun Jalan Raya ga perlu mikir Return on Investment... ya pasti dipikirin lah, hanya saja... biaya lain2 yang timbul akibat penyelenggaraan jalan raya itu lebih kecil dari Kereta Api terutama untuk trafik yang sifatny 'uncertain'.

Bayangin kalau jalur kereta api harus menyediakan moda nya, mendirikan perusahaan pengelola moda itu, pengelola jalurnya, pengelola layanannya, pengelola teknis nya. Makany belum tentu murah, biasany makin mahal kita makin cerewet soal Return on Investment. Bukan hal yang aneh.
Return on investment memang selalu ada. Tapi bentuknya apa? Apa dimasukin ke harga jual atau tiket? Kl ROI jalan raya misalnya apa dikenai ke tarif jalan? Kan bukan jalan tol. Kl jadi aset BUMN ya iya, kan jadi jalan tol. ROI bisa juga misalnya dikalkulasi dalam bentuk intangible tapi itu gak dimasukin ke harga tiket.
Batu79 no está en línea   Reply With Quote
Old January 20th, 2018, 07:03 PM   #2807
Gunners24
Registered User
 
Join Date: Jan 2017
Location: Tangerang
Posts: 69
Likes (Received): 4

Quote:
Originally Posted by You_soap View Post
Dulu banyak forumer di awal2 trit ini bilang pasti akan laku walaupun nantinya harga tiket 100 ribu, karena moda transportasi baru ini menawarkan added value berupa fasilitas dan ketepatan waktunya.
Kalo saya udah yakin ramenya awal2 aja nanti penumpang nya berkurang karena waktu tempuhnya lama + tiket mahal (100rb) , untung ada antisipasi diturunkan jd 70rb dan tarif parsial 35rb BPR-SHIA jadi mungkin bisa lebih meningkatkan jumlah penumpang
Gunners24 no está en línea   Reply With Quote
Old Yesterday, 04:47 AM   #2808
edovai
Registered User
 
Join Date: Jun 2015
Location: Jakarta
Posts: 809
Likes (Received): 130

Ini mirip mobil/motor yg baru launching, 3 bulan di awal kena masa spike atau masa bulan madu dimana penjualan melonjak tajam setelah itu barulah menuju ke kondisi normal nya seperti apa..

Namun saya kira ini akan lebih ramai di pertengahan 2019, di saat LRT jabodebek Cibubur - Dukuh Atas dan MRT sudah operasional
edovai no está en línea   Reply With Quote
Old Yesterday, 04:56 AM   #2809
ratoru
Registered User
 
Join Date: Jun 2016
Posts: 629
Likes (Received): 154

yang jelas setelah Stasiun Manggarai Sentral sudah beroperasi, jadi jalur kereta sudah dedicated dan headway Commuterline bisa makin dipersempit..
ratoru está en línea ahora   Reply With Quote
Old Yesterday, 08:21 AM   #2810
blablanonsense
Fiat Voluntas Tua
 
blablanonsense's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Planet Earth
Posts: 6,259
Likes (Received): 1658

Quote:
Originally Posted by You_soap View Post
Dulu banyak forumer di awal2 trit ini bilang pasti akan laku walaupun nantinya harga tiket 100 ribu, karena moda transportasi baru ini menawarkan added value berupa fasilitas dan ketepatan waktunya.
Dengan kondisi sekarang, value added di mananya?

Apakah tepat waktu?
Waktu tempuh bervariasi

Apakah gampang naik turunnya?
Pintu masuk BNI City di gang sempit, jalan sekitarnya macet parah gara-gara penutupan bundaran HI. Duri juga gang sempit di tengah2 slum.

Apakah jam operasionalnya menarik?
Gak sama sekali

Apakah reliable servicenya?
Masih ada mogok, masih ada masalah ini itu.

Semua orang yang gw tanya bilang, pakailah kereta kalau gak ngejer waktu, atau dari bandara ke kota dan mau nyoba. Kalau mau ngejer pesawat, mending jangan coba-coba.
Kalau ini semua bisa dijawab Ya, ya pasti laku dengan harga 100rb
Dengan keadaan yang sekarang, harga tiket Rp 50rb bisa keisi separuh saja sudah bagus.

Gw mending ambil Damri ke Gambir, dan nyambung pake taxi. Total2 sekitar Rp100rb juga, tetapi lebih terpercaya.
Gw bahkan lebih rela pantat sakit 1.5jam pake ojek daripada pakai kereta bandara. Setidaknya kalau ojek pasti sampai. Kereta bandara kalau mogok, kalau ada gangguan apa-apa nanti gw yang kapiran.
__________________
CONGRATULATIONS


ARISKA PUTRI PERTIWI
MISS GRAND INTERNATIONAL 2016

MISS GRANDSLAM 2017
blablanonsense no está en línea   Reply With Quote
Old Yesterday, 09:34 AM   #2811
tukangmartabak
Registered User
 
Join Date: Jul 2015
Posts: 252
Likes (Received): 25

Quote:
Originally Posted by ratoru View Post
yang jelas setelah Stasiun Manggarai Sentral sudah beroperasi, jadi jalur kereta sudah dedicated dan headway Commuterline bisa makin dipersempit..
yakin sudah ada jalan sendiri (dedicated)?

kalo untuk petak Manggarai-Duri sampai dengan Duri-Batuceper tetep ga punya jalur sendiri itu Kereta bandara. Yang ada pemisahan petak jalur Manggarai-Cikarang aja, sama pemisahan peron di Stasiun Manggarai saat stasiun Manggarai selesai direnovasi
tukangmartabak no está en línea   Reply With Quote
Old Yesterday, 10:24 AM   #2812
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Jakarta, Pekanbaru, Tangerang
Posts: 32,584
Likes (Received): 1426

Quote:
Originally Posted by Batu79 View Post
Kalo asetnya masuk buku pemerintah kan penyusutannya gak dihitung atau dikenakan ke biaya om. Itu kan kalo dimasukin sebagai aset KAI. Ini kan andai2. Kl dimasukin di KAI kapitalisasi assetnya, ya iya. Beda aset negara sama swasta. Apa jalan raya dikenai tarif? kana enggak. Yang kena tarif ya jalan tol.

Kl di railink-nya sendiri KALAU investasinya adalah rolling stock dll kecuali infrastruktur rel, ya gak dimasukin dong itungan ke harga jualnya. Sekali lagi KALAU!
Aset itu selain aset likuid/surat hutang terutama yang bentuknya fisik itu ada penyusutannya.

Udah pasti malah merugikan kalau jadi aset pemerintah karena tata cara utk penyusutannya di atur undang2. Kalau aset non pemerintah, apalagi perusahaan yang bukan PT. TBK, jarang diaudit independen, cara menyusutkannya ga selalu patuh sama metode2 tertentu... misalnya Straightline method. Ada cara utk menyembunyikannya.

Makany proyek2 baru yang potensi nilai aset tetap nya besar, biasanya dikelola pihak ketiga atau perusahaan yang mana pemerintah menjadi pemegang saham.

Jadi pemerintah pegang aset berupa aset tetap secara langsung itu ada perbedaannya dengan pemerintah memiliki saham sebagai aset. Ya selain kendala operasional, kendala budgeting juga membuat hal2 seperti ini cenderung dipilih.

Jadi mau ngarep ada infrastruktur dikelola langsung Kemenhub... unless bener2 ga ada yang mau... itu sangat jarang terjadi. Apabila bisa diswastanisasi atau didirikan perusahaan anak joint. Pasti yang seperti ini diambil. Bahkan kalau rugi pun, tetep mendingan dikelola oleh pihak ketiganya. Nitty-gritty nya , gak bakal mau deh pemerintah meng-handle.... rugi? ga papa nanti tinggal inject new capital.
__________________
Been in SSC for 10 years now. I'm old.
rilham2new no está en línea   Reply With Quote
Old Yesterday, 01:39 PM   #2813
Batu79
Registered User
 
Batu79's Avatar
 
Join Date: Sep 2016
Posts: 725
Likes (Received): 212

Loh kan ini untuk jawab kalo aset itu dikapilitasi ke aset railink akan naikin harga atau nggak?

Kl gak mau naikin harga, berarti jangan jadi aset perusahaan railink. Jadi aset negara aja. Railink kan BUMN. Maksudnya negara tuh, maksud saya jadi aset pemerintah bukan BUMN. TAPI ITU KALAU BISA KAN GUA BUKAN AHLI KEUANGAN NEGARA.

So it's an idea.

Sekali lagi, KALO MISALNYA BISA.....pemerintah bangun rel tapi jadi aset pemerintah. Railink invest di keretanya aja. Kalo itu terjadi kan duit triliunan buat bangun rel atau rel layang kan gak masuk di-costingnya Railink. Kl gak masuk kan bisa lebih murah daripada dimasukin ke aset railink. Sekali lagi KALO BISA. Ini kan ide.

Kl yang mau lebih gampang ya subsidi aja. Mau aset masuk mana kek, ya subdisi aja. KALO BISA.....

#ide
Batu79 no está en línea   Reply With Quote
Old Today, 02:22 AM   #2814
Lilbro1
Registered User
 
Join Date: Sep 2017
Posts: 13
Likes (Received): 6

Quote:
Originally Posted by Terus_Membangun View Post
30k dari BNI City.....15K dari batu ceper.

Daripada sepi....

Eh, jadi kepikiran: cara murah ke bandara berarti kita bisa naik KRL dari mana saja ke batu ceper, lalu di batu ceper naik kereta bandara..

Waktu tempuh (roughly) sama toh?
Dan cara ini cukup punya chance buat orang yang doyan mepet-mepet ke bandara di rush hours

Quote:
Originally Posted by Batu79 View Post
Loh kan ini untuk jawab kalo aset itu dikapilitasi ke aset railink akan naikin harga atau nggak?

Kl gak mau naikin harga, berarti jangan jadi aset perusahaan railink. Jadi aset negara aja. Railink kan BUMN. Maksudnya negara tuh, maksud saya jadi aset pemerintah bukan BUMN. TAPI ITU KALAU BISA KAN GUA BUKAN AHLI KEUANGAN NEGARA.

So it's an idea.

Sekali lagi, KALO MISALNYA BISA.....pemerintah bangun rel tapi jadi aset pemerintah. Railink invest di keretanya aja. Kalo itu terjadi kan duit triliunan buat bangun rel atau rel layang kan gak masuk di-costingnya Railink. Kl gak masuk kan bisa lebih murah daripada dimasukin ke aset railink. Sekali lagi KALO BISA. Ini kan ide.

Kl yang mau lebih gampang ya subsidi aja. Mau aset masuk mana kek, ya subdisi aja. KALO BISA.....

#ide
Nah, ini maksud saya. Jadi kasarnya penumpang ngga ikutan bayar buat pembangunan rel, cuma buat jasa operation KA nya saja.
Lilbro1 no está en línea   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Related topics on SkyscraperCity


All times are GMT +2. The time now is 01:03 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.11 Beta 4
Copyright ©2000 - 2018, vBulletin Solutions Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2018 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2018 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

tech management by Sysprosium