daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Pictures of Indonesia > Sulawesi, Kalimantan, Papua and Other Cities Pictures



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old September 24th, 2008, 09:35 AM   #1
Sony Sjklw
Registered User
 
Sony Sjklw's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,777

West Sulawesi - The Land of Mandar

SULAWESI BARAT



Propinsi Sulawesi Barat yang beribukota di Mamuju terletak antara 00121 - 30361 Lintang Selatan dan 118043'15" Bujur Timur, yang berbatasan dengan Propinsi Sulawesi Tengah di sebelah utara dan selat Makassar si sebelah barat. Batas sebelah selatan dan timur adalah propinsi Sulawesi Selatan.

Jumlah sungai yang mengaliri wilayah Sulawesi Barat tercatat sekitar 8 aliran sungai, dengan jumlah aliran terbesar di kabupaten Polewali Mandar, yakni 5 aliran sungai. Sungai terpanjang tercatat ada dua sungai yakni Sungai Saddang yang mengalir meliputi Kabupaten Tator, Enrekang, Pinrang dan Polewali Mandar serta Sungai Karama di Kabupaten Mamuju. Panjang kedua sungai tersebut masing-masing 150 km.

Di sulawesi Barat terdapat 2 gunung yang mempunyai ketinggian di atas 2.500 meter di atas permukaan laut. gunung ini beridi tegak di Kabupaten Mamuju.

Luas wilayah Propinsi Sulawesi Barat tercatat 16.937,16 kilometer persegi yang meliputi 5 kabupaten. Kabupaten Mamuju merupakan Kabupaten terluas dengan luas 8.014,06 kilometer persegi atau luas kabupaten tersebut merupakan 47,32 persen dari seluruh wilayah Sulawesi Barat.

Last edited by Sony Sjklw; September 24th, 2008 at 10:10 AM.
Sony Sjklw no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old September 24th, 2008, 09:43 AM   #2
Sony Sjklw
Registered User
 
Sony Sjklw's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,777

Polewali Mandar


Panorama perbatasan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat


Salah Satu pulau di pesisir pantai barat Polman.




Jalan Menuju Ibukota Kabupaten Polman
Sony Sjklw no está en línea   Reply With Quote
Old September 24th, 2008, 10:11 AM   #3
Sony Sjklw
Registered User
 
Sony Sjklw's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,777

Pekkabata

Kabupaten Polewali Mandar atau yang biasanya di singkat dengan Polman beribukota di Polewali, tapi saat ini pemerintah kabupaten memindahkan pusat pemerintahannya ke Pekkabata yang berjarak sekitar 5 km dari kota Polewali sebagai pusat kota. Hingga kini perkembangan kota malah sudah berpusat di Pekkabata dimana hampir semua perkantoran, sarana umum dan perumahan mulai dibangun di daerah ini, sedangkan kota polewali tetap memegang perannya sebagai pusat hiburan, jasa dan perdagangan.


Mesjid Pekkabata


Pembangunan GOR di Pekkabata


Jalan Poros di kota Polewali


Pasar Sentral Pekkabata

Last edited by Sony Sjklw; September 24th, 2008 at 10:16 AM.
Sony Sjklw no está en línea   Reply With Quote
Old October 12th, 2008, 08:52 AM   #4
Sony Sjklw
Registered User
 
Sony Sjklw's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,777



Kota Mamuju, Ibukota Sulawesi Barat
Sony Sjklw no está en línea   Reply With Quote
Old November 23rd, 2008, 10:49 AM   #5
Sony Sjklw
Registered User
 
Sony Sjklw's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,777

Mamasa

Kabupaten Mamasa merupakan salah satu kabupaten di Propinsi Sulawesi Selatan. Ibukotanya Mamasa, sekitar 252 km dari kota Makassar, dapat ditempuh sekitar 6 jam dengan menggunakan mobil. Dari kota parepare, pusat kawasan pengembangan ekonomi terpadu di propinsi Sulawesi Selatan sekitar 100 km. Luas wilayahnya 275.923 Km 2
yang terdiri dari 10 Kecamatan dan 123 Kelurahan/Desa.

Secara geografis Kabupaten Mamasa terletak pada koordinat antara 12o 5� sampai 12o 50� 00� Lintang Selatan dan 2o 40� 00� sampai 3� 32� 00� Bujur Timur dengan batas � batas wilayah se- Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Mamuju, Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Polmas, sebelah h Timur dengan Kabupaten Tator dan Kabupaten Pinrang serta Sebelah Barat dengan Kabupaten Mamuju






Rumah adat mamasa ( Rumah adat banua layuk ) yang bentuknya hampir sama dengan rumah adat tongkonan di toraja, salah satu faktor yang menyebabkan kemiripan kultur karena wilayah mamasa berbatasan langsung dengan kabupaten Tana Toraja.






Mamasa merupakan salah satu kabupaten di Sulbar yang hampir semua wilayahnya berada di dataran tinggi.
Sony Sjklw no está en línea   Reply With Quote
Old November 23rd, 2008, 10:55 AM   #6
Sizter85
Classy with Phan
 
Sizter85's Avatar
 
Join Date: Feb 2008
Location: Livable City
Posts: 10,787
Likes (Received): 465

Quote:
Originally Posted by Sony Sjklw View Post


Kota Mamuju, Ibukota Sulawesi Barat
Kota Mamuju dihubungkan dengan Balikpapan tiap harinya lewat Kapal Ferry Ro-ro Dharma Kosala
__________________
Forumer SMART tidak akan terpengaruh oleh provokasi murahan

From B A L I K P A P A N with Love ♥,-
Sizter85 no está en línea   Reply With Quote
Old April 30th, 2009, 01:15 PM   #7
Sony Sjklw
Registered User
 
Sony Sjklw's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,777

RESTO and GALLERY NIKE ARDILLA
Wonomulyo, kab Polewali Mandar.
by careless


beberapa pakaian yang yang konon pakaian almh. Nike Ardilla






nama2 menu di resto ini
Sony Sjklw no está en línea   Reply With Quote
Old May 2nd, 2009, 04:32 PM   #8
Balaputradewa
SUMSEL GEMILANG
 
Balaputradewa's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: PALEMBANG
Posts: 7,544
Likes (Received): 1008

Thanx Sony.. akhirnya Sulbar muncul juga.. Cafe Nike-nya keren apalagi nama2 makanannya.. serba berbau Nike Ardila BTW..kok bisa ada disitu yah.. apa Nike masih orang mandar hehe..
Rumah adat Mamasa mirip banget tongkonan.. tapi lebih pendek/landai yah, cuma gak kalah eksotis-nya.. ok ditunggu foto2 Sulbar laennya..
Balaputradewa no está en línea   Reply With Quote
Old May 3rd, 2009, 12:26 AM   #9
Sony Sjklw
Registered User
 
Sony Sjklw's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 9,777

Quote:
Originally Posted by Balaputradewa View Post
Thanx Sony.. akhirnya Sulbar muncul juga.. Cafe Nike-nya keren apalagi nama2 makanannya.. serba berbau Nike Ardila BTW..kok bisa ada disitu yah.. apa Nike masih orang mandar hehe..
Rumah adat Mamasa mirip banget tongkonan.. tapi lebih pendek/landai yah, cuma gak kalah eksotis-nya.. ok ditunggu foto2 Sulbar laennya..
Yang saya dengar pemilik cafe ini salah satu fans Almrh Nike Ardilla, jadi yang ada di cafe tersebut merupakan koleksi-koleksinya.

Untuk rumah adat Mamasa memang memiliki kesamaan dengan rumah adat tongkonan di toraja, mungkin karena kultur yang ngak yang agak mirip serta wilayah yang berbatasan langsung dengan toraja.
Sony Sjklw no está en línea   Reply With Quote
Old July 24th, 2010, 11:25 PM   #10
bkz010019
Registered User
 
Join Date: Sep 2008
Posts: 1,761
Likes (Received): 14

Ingin Jadikan Sulbar sebagai Brunei Kedua
Saturday, 24 July 2010

Sebagai provinsi termuda di Indonesia saat ini, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) senantiasa melepaskan stereotype yang dulunya melekat sebagai daerah pembuangan.

SETELAH enam tahun lamanya mekar dari Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel),kesan tersebut akhirnya mampu berbalik menjadi daerah yang menjadi incaran para investor. Sulbar yang resmi menyandang nama provinsi pada 5 Oktober 2004 silam ini,ternyata menyimpan potensi yang sangat tinggi dari segi kandungan alam.

Provinsi ini ternyata menyimpan sampai 10 blok potensi minyak dan gas (migas). Belum lagi potensi batubara,emas, dan bijih besi yang saat ini belum terkelola. Berbagai langkah dan upaya dilakukan Pemprov Sulbar untuk menggali potensi tersebut.

Berikut petikan wawancara khusus Seputar Indonesia (SI) dengan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh, baru-baru ini:

Anda telah memimpin provinsi termuda ini selama hampir empat tahun, apa yang bisa Anda ceritakan?

Pertama saya sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.Setelah enam tahun lamanya daerah ini mekar menjadi Provinsi Sulbar, banyak sekali perkembangan yang tercapai.Dulunya daerah ini dianggap daerah yang terisolasi, daerah yang ditakuti,daerah pembuangan. Kini berubah menjadi daerah yang disenangi dan menjadi daerah tujuan,khususnya investasi.

Pertumbuhan ekonomi di daerah ini pada Juni tertinggi dari 33 provinsi di Indonesia,yakni sebesar 8,54%. Itu berdasarkan kajian statistik secara nasional.

Perkembangan lain di daerah ini yang juga terlihat adalah angka kemiskinan. Pada awal saya memimpin pemerintahan Desember 2006, angka kemiskinan masih 20,7%.Alhamdulillah, sekarang ini hanya tinggal 13,58%.Selama tiga setengah tahun sejak saya menjabat, mengalami penurunan sekitar 7%. Ini berdasarkan data statistik nasional yang ada.

Dari segi infrastruktur sudah mulai membaik, meskipun belum sempurna sebagaimana layaknya sebuah provinsi yang baru. Saat ini kami terus melakukan pembenahan dari segi jalan,bandara,fasilitas umum, serta fasilitas pendukung agar investor bisa berdatangan di daerah ini.

Infrastruktur seperti apa yang saat ini sedang dibenahi?

Saat ini kami sedang melakukan perbaikan jalan. Untuk jalan nasional, kami telah melakukan perbaikan sepanjang 544 kilometer (km).Awalnya,sekitar 80% jalan di sini rusak berat. Namun, sampai saat ini telah kami lakukan perbaikan dan akhirnya berbalik, saat ini 80% jalanan telah bagus.

Sementara untuk jalur udara, kami telah melakukan perbaikan bandara yang dulunya landasan hanya 900 meter, kini kami tambah sampai 2.200 meter lebih.

Sulbar juga telah memiliki Hotel D’Maleo, hotel berbintang tiga yang tentu saja akan menjadi sarana pendukung masuknya investor.

Di samping itu,saat ini kami telah membenahi pelabuhan yang ada dan telah menambah panjang dermaga menjadi 160 meter.Ini akan mendukung masuknya kapal-kapal besar ke Sulbar. Yang akan kami lakukan tahun depan adalah membangun pelabuhan ikan tipe B di Kabupaten Majene, yang nantinya akan dihubungkan dengan pelabuhan Belang- belang di Mamuju. Investasi pelabuhan ini sebesar Rp405 miliar. Kami menggalang Islamic Development Bank (IDB) di Arab Saudi untuk memberikan pinjaman lunak. Meski demikian,pemerintah pusat melalui APBN memberikan bantuan sebanyak Rp75 miliar. Pelabuhan ini nantinya akan langsung mengangkut ikan ke Pelabuhan Belang-belang di Mamuju.

Untuk infrastruktur jalannya,2011 mendatang juga akan kami mulai pembangunan jalan yang diberi nama Mamuju Multimade Access Road sepanjang 102 km.Kami juga menggalang pihak luar, yakni negara China untuk memberikan pinjaman lunak sebesar USD249 juta. Tahun depan dana awal akan cair sebesar USD60 juta untuk pembangunannya.

Potensi apa yang saat ini Anda lihat di Sulbar yang mesti segera dikelola?

Saya selalu mengatakan Sulbar ini akan menjadi Brunei kedua.

Alasannya, daerah ini memiliki potensi migas sampai 10 blok, sedangkan Brunai hanya mengandalkan dua blok minyak. Ini dibuktikan dengan masuknya perusahaan terkemuka luar negeri seperti Star Oil dan Exon, yang memenangkan tender internasional untuk mengelola potensi ini. Saat ini khusus minyak telah dalam tahap pengeboran.

Selain itu, kami memiliki potensi emas dan bijih besi yang sangat besar di daerah ini.Saya yakin, 10 tahun ke depan Sulbar akan menjadi Brunei kedua dengan potensi alam yang kami miliki saat ini. Untuk pengembangannya, kami banyak meminta bantuan pihak luar. Saya sering meminta ke teman-teman di DPR RI dan menteri untuk membantu Sulbar saat ini. APBD kami di Sulbar kecil. Bahkan,kalau dibandingkan dengan daerah lain mungkin hanya setara dengan satu kabupaten. Hanya sekitar Rp500 miliar. Karena itu, kami banyak meminta bantuan ke pihak swasta. Sebab, tanpa swasta potensi ini tak akan tersentuh.

Apa program utama Anda untuk terus menumbuhkan provinsi ini?

Kami memfokuskan pada empat sektor pembangunan,yakni ketersediaan akses pendidikan dan kesehatan, pertumbuhan sektor pertanian dan mendorong percepatan infrastruktur. Khusus infrastruktur, seperti yang telah saya kemukakan.

Untuk mendorong peningkatan pendidikan, kami gencar mendorong anak-anak di Sulbar untuk mengecap pendidikan. Bahkan, saat ini Sulbar telah memiliki perguruan tinggi, yakni Universitas Sulawesi Barat.

Dari segi pertanian, kami banyak membuka lahan pertanian dan irigasi baru.

Khusus kakao kami berperan dalam gerakan peningkatan kakao nasional. Semua itu dilakukan untuk terus membuat taraf hidup masyarakat di Sulbar semakin tumbuh. (jumardin akas)

http://www.seputar-indonesia.com/edi...t/view/339987/
bkz010019 no está en línea   Reply With Quote
Old July 25th, 2010, 02:09 AM   #11
eurico
Registered User
 
Join Date: Nov 2006
Posts: 22,864
Likes (Received): 2239

Wow I didnt realize kalo ada thread tentang Sulawesi Barat sebelumnya
Baguslah kalo begitu thread mamuju bisa lebih fokus untuk mengulas kota mamuju secara lebih mendalam.
Salute for the TS
eurico no está en línea   Reply With Quote
Old July 25th, 2010, 04:28 AM   #12
bkz010019
Registered User
 
Join Date: Sep 2008
Posts: 1,761
Likes (Received): 14

Quote:
Originally Posted by eurico View Post
Wow I didnt realize kalo ada thread tentang Sulawesi Barat sebelumnya
Baguslah kalo begitu thread mamuju bisa lebih fokus untuk mengulas kota mamuju secara lebih mendalam.
Salute for the TS
Iya... sy juga tadinya gak tau ... Pas iseng-iseng bongkar-bongkar thread nusantara ini eeehhh ngeliat Sonny sdh meluncurkan provinsi Sulawesi Barat...

Tinggal Gorontalo dan Sulawesi Utara nih blum ada di thread Nusantara...

Jadi kemarin ada berita festival bunga di Tomohon (Sulawesi Utara) yg diikuti 5 negara saya masukin ke thread Indonesia Tourism... hehehehe
bkz010019 no está en línea   Reply With Quote
Old August 1st, 2010, 05:32 AM   #13
eurico
Registered User
 
Join Date: Nov 2006
Posts: 22,864
Likes (Received): 2239

nah kalo ini adalah aerial view dari Bumi Mandar







tiga foto diatas masih disekitar kota Mamuju
eurico no está en línea   Reply With Quote
Old August 1st, 2010, 05:34 AM   #14
eurico
Registered User
 
Join Date: Nov 2006
Posts: 22,864
Likes (Received): 2239

Bumi Mandar secara geografis banyak terdapat gunung-gunung



selain didominasi pegunungan juga pantai2



eurico no está en línea   Reply With Quote
Old August 2nd, 2010, 08:22 AM   #15
yudibali2008
BANИED
 
yudibali2008's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Ziemia
Posts: 30,596

Quote:
Originally Posted by bkz010019 View Post
Ingin Jadikan Sulbar sebagai Brunei Kedua
Saturday, 24 July 2010

Sebagai provinsi termuda di Indonesia saat ini, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) senantiasa melepaskan stereotype yang dulunya melekat sebagai daerah pembuangan.

SETELAH enam tahun lamanya mekar dari Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel),kesan tersebut akhirnya mampu berbalik menjadi daerah yang menjadi incaran para investor. Sulbar yang resmi menyandang nama provinsi pada 5 Oktober 2004 silam ini,ternyata menyimpan potensi yang sangat tinggi dari segi kandungan alam.

Provinsi ini ternyata menyimpan sampai 10 blok potensi minyak dan gas (migas). Belum lagi potensi batubara,emas, dan bijih besi yang saat ini belum terkelola. Berbagai langkah dan upaya dilakukan Pemprov Sulbar untuk menggali potensi tersebut.

Berikut petikan wawancara khusus Seputar Indonesia (SI) dengan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh, baru-baru ini:

Anda telah memimpin provinsi termuda ini selama hampir empat tahun, apa yang bisa Anda ceritakan?

Pertama saya sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.Setelah enam tahun lamanya daerah ini mekar menjadi Provinsi Sulbar, banyak sekali perkembangan yang tercapai.Dulunya daerah ini dianggap daerah yang terisolasi, daerah yang ditakuti,daerah pembuangan. Kini berubah menjadi daerah yang disenangi dan menjadi daerah tujuan,khususnya investasi.

Pertumbuhan ekonomi di daerah ini pada Juni tertinggi dari 33 provinsi di Indonesia,yakni sebesar 8,54%. Itu berdasarkan kajian statistik secara nasional.

Perkembangan lain di daerah ini yang juga terlihat adalah angka kemiskinan. Pada awal saya memimpin pemerintahan Desember 2006, angka kemiskinan masih 20,7%.Alhamdulillah, sekarang ini hanya tinggal 13,58%.Selama tiga setengah tahun sejak saya menjabat, mengalami penurunan sekitar 7%. Ini berdasarkan data statistik nasional yang ada.

Dari segi infrastruktur sudah mulai membaik, meskipun belum sempurna sebagaimana layaknya sebuah provinsi yang baru. Saat ini kami terus melakukan pembenahan dari segi jalan,bandara,fasilitas umum, serta fasilitas pendukung agar investor bisa berdatangan di daerah ini.

Infrastruktur seperti apa yang saat ini sedang dibenahi?

Saat ini kami sedang melakukan perbaikan jalan. Untuk jalan nasional, kami telah melakukan perbaikan sepanjang 544 kilometer (km).Awalnya,sekitar 80% jalan di sini rusak berat. Namun, sampai saat ini telah kami lakukan perbaikan dan akhirnya berbalik, saat ini 80% jalanan telah bagus.

Sementara untuk jalur udara, kami telah melakukan perbaikan bandara yang dulunya landasan hanya 900 meter, kini kami tambah sampai 2.200 meter lebih.

Sulbar juga telah memiliki Hotel D’Maleo, hotel berbintang tiga yang tentu saja akan menjadi sarana pendukung masuknya investor.

Di samping itu,saat ini kami telah membenahi pelabuhan yang ada dan telah menambah panjang dermaga menjadi 160 meter.Ini akan mendukung masuknya kapal-kapal besar ke Sulbar. Yang akan kami lakukan tahun depan adalah membangun pelabuhan ikan tipe B di Kabupaten Majene, yang nantinya akan dihubungkan dengan pelabuhan Belang- belang di Mamuju. Investasi pelabuhan ini sebesar Rp405 miliar. Kami menggalang Islamic Development Bank (IDB) di Arab Saudi untuk memberikan pinjaman lunak. Meski demikian,pemerintah pusat melalui APBN memberikan bantuan sebanyak Rp75 miliar. Pelabuhan ini nantinya akan langsung mengangkut ikan ke Pelabuhan Belang-belang di Mamuju.

Untuk infrastruktur jalannya,2011 mendatang juga akan kami mulai pembangunan jalan yang diberi nama Mamuju Multimade Access Road sepanjang 102 km.Kami juga menggalang pihak luar, yakni negara China untuk memberikan pinjaman lunak sebesar USD249 juta. Tahun depan dana awal akan cair sebesar USD60 juta untuk pembangunannya.

Potensi apa yang saat ini Anda lihat di Sulbar yang mesti segera dikelola?

Saya selalu mengatakan Sulbar ini akan menjadi Brunei kedua.

Alasannya, daerah ini memiliki potensi migas sampai 10 blok, sedangkan Brunai hanya mengandalkan dua blok minyak. Ini dibuktikan dengan masuknya perusahaan terkemuka luar negeri seperti Star Oil dan Exon, yang memenangkan tender internasional untuk mengelola potensi ini. Saat ini khusus minyak telah dalam tahap pengeboran.

Selain itu, kami memiliki potensi emas dan bijih besi yang sangat besar di daerah ini.Saya yakin, 10 tahun ke depan Sulbar akan menjadi Brunei kedua dengan potensi alam yang kami miliki saat ini. Untuk pengembangannya, kami banyak meminta bantuan pihak luar. Saya sering meminta ke teman-teman di DPR RI dan menteri untuk membantu Sulbar saat ini. APBD kami di Sulbar kecil. Bahkan,kalau dibandingkan dengan daerah lain mungkin hanya setara dengan satu kabupaten. Hanya sekitar Rp500 miliar. Karena itu, kami banyak meminta bantuan ke pihak swasta. Sebab, tanpa swasta potensi ini tak akan tersentuh.

Apa program utama Anda untuk terus menumbuhkan provinsi ini?

Kami memfokuskan pada empat sektor pembangunan,yakni ketersediaan akses pendidikan dan kesehatan, pertumbuhan sektor pertanian dan mendorong percepatan infrastruktur. Khusus infrastruktur, seperti yang telah saya kemukakan.

Untuk mendorong peningkatan pendidikan, kami gencar mendorong anak-anak di Sulbar untuk mengecap pendidikan. Bahkan, saat ini Sulbar telah memiliki perguruan tinggi, yakni Universitas Sulawesi Barat.

Dari segi pertanian, kami banyak membuka lahan pertanian dan irigasi baru.

Khusus kakao kami berperan dalam gerakan peningkatan kakao nasional. Semua itu dilakukan untuk terus membuat taraf hidup masyarakat di Sulbar semakin tumbuh. (jumardin akas)

http://www.seputar-indonesia.com/edi...t/view/339987/


wah kalau bisa sumber daya alam Sulbar jgn dikuras dan diobral habis Pak....ingat pengalaman pahit Kalimantan yg sumber daya alamnya terkuras habis dan mengakibatkan masalah dengan alam.....klo bisa dikelola secara bijak


@TS: congrats for new thread nya
yudibali2008 no está en línea   Reply With Quote
Old August 10th, 2010, 07:36 PM   #16
Comeliness
Registered User
 
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,308

http://www.skyscrapercity.com/showth...1032331&page=6
Quote:
Originally Posted by eurico View Post
Pemandangan dari puncak Pulau Karampuang





Ada hutan bakau juga di sisi utara pulau

Mindahin doank.

Last edited by Comeliness; August 24th, 2011 at 05:37 PM.
Comeliness no está en línea   Reply With Quote
Old August 10th, 2010, 07:46 PM   #17
Comeliness
Registered User
 
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,308

SENIN, 09 AGUSTUS 2010 | 08:40 WITA |
Rencana Dirikan Bank Sulbar
Sulbar Segera Tarik Dananya dari Bank Sulsel


JAKARTA -- Pemprov Sulbar tahun ini merencanakan membuat Bank Sulbar. Meskipun sebelumnya mereka telah menanamkan dananya ke Bank Sulsel, namun pada tahun anggaran 2011 mendatang, mereka akan menarik seluruh dananya untuk modal awal Bank Sulbar. Penegasan ini diungkapkan Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, dalam jumpa pers di Hotel Mulia, Jakarta, Jumat malam, 6 Agustus. Menurut Anwar, pendirian Bank Sulbar sudah lama direncanakan. "Pembentukan Bank Sulbar akan segera dilaksanakan. Paling lambat akhir tahun ini mereka sudah menjalankan rencana dan proses pembentukannya," tutur Anwar.

Namun demikian, setelah melihat perkembangan dana APBD Sulbar dari tahun ke tahun yang semakin besar, maka Pemrov Sulsel merencanakan untuk memanfaatkan dana tersebut untuk mendirikan bank daerah. Apalagi Bank Sulsel sampai saat ini, tidak mencantumkan Sulbar pada penamaannya sehingga timing untuk pembentukan bank Sulbar sudah sangat tepat tahun depan.

"Sudah lama kami berencana mendirikan bank daerah. Namun karena selama ini sudah telanjur ada di Bank Sulsel, maka kami pikir nanti saja. Akan tetapi, sepertinya Bank Sulsel kurang menghargai Sulbar sehingga pada pencantuman namanya tidak dimasukkan Sulbar, terlebih pada peresmian kantor cabang di Jakarta yang hanya menyebutkan Bank Sulsel. Tentu saja kami heran dan merasa tidak dihargai," jelas Anwar yang uring-uringan.

Saat ini, menurut Anwar, Pemprov Sulbar telah menanamkan seluruh dana APBD-nya sekira Rp 600 miliar di Bank Sulsel. Jika dana tersebut dapat dikelola sendiri melalui Bank Sulbar maka manfaatnya akan sangat banyak bagi masyarakat Sulbar. Apalagi, manfaat Bank Sulsel di Sulbar ungkap Anwar sama sekali tidak ada. Karena itu, Anwar berpikir akan lebih baik jika dana APBD Sulbar dikelola sendiri oleh Bank Sulbar sehingga dapat bermanfaat kepada ekonomi masyarakat Sulbar.

Terkait pencantuman nama Sulbar ini, menurut Anwar memang perlu dikritisi. Bukan saja kali ini dia menginginkan perubahan nama Bank Sulsel karena didukung dua provinsi, namun memang sudah sejak lama. Tetapi lanjut dia, sepertinya permintaan mereka tidak dipedulikan oleh direksi Bank Sulsel.

"Makanya, sejak peresmian kantor cabang Bank Sulsel di Jakarta, saya sudah memerintahkan kepada Sekprov Sulbar untuk secepatnya menarik dana kita seluruhnya dari Bank Sulsel untuk dipindahkan ke bank komersial umum yang ada di Sulbar. Dengan demikian, tahun depan, dana kami tidak lagi perlu masuk ke Bank Sulsel," tambah Ketua Golkar Sulbar ini. Potensi Bank Sulbar menurut Anwar sangat besar. Potensi daerah Sulbar seperti minyak, kakao, dan hasil bumi lainnya yang jika pengelolaannya sudah lancar maka bisa dipastikan perputaran ekonomi di Sulbar akan semakin baik. Jika kondisi ini bisa diwujudkan, maka dana-dana yang ada di masyarakat akan dapat diinvestasikan ke bank lokal tersebut untuk dimanfaatkan membangun daerah. (die)


Source: http://news.fajar.co.id/read/101074/...an-bank-sulbar
Comeliness no está en línea   Reply With Quote
Old September 3rd, 2010, 04:10 AM   #18
eurico
Registered User
 
Join Date: Nov 2006
Posts: 22,864
Likes (Received): 2239

Gubernur Paparkan Keberhasilan Sulbar ke Warga Perantauan

Gubernur Paparkan Keberhasilan Sulbar ke Warga Perantauan



JAKARTA -- Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh menghadiri buka puasa bersama yang digelar Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) di Kantor Perwakilan Pemprov Sulbar, Jalan Rawasari Barat, Jakarta Timur, Selasa 31 Agustus. Pada acara ini, Gubernur memaparkan keberhasilan pembangunan yang telah dicapai ke warga perantauan.

Anwar membuka pemaparannya dengan keberhasilan Sulbar meraih prediket pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia dengan 15,1 persen. Angka ini jauh di atas rata-rata pertumbuhan nasional yang hanya 5,9 persen. "Saya sebenarnya kaget juga, ketika Menkoperekonomian memaparkan bahwa Provinsi Sulbar merupakan provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia," kata Anwar di hadapan warga Sulbar yang merantau di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek).

Keberhasilan tersebut, kata Anwar, ditopang sistem pertanian dan perkebunan yang mulai berjalan dengan efektif. Gerakan Nasional (Gernas) Kakao misalnya, berhasil membuat Sulbar sebagai produsen kakao terbesar di Indonesia.

Anwar optimis, besaran produksi kakao Sulbar dalam rata-rata nasio akan semakin tinggi dengan selesainya Pelabuhan Belang-belang di Kecamatan Kalukku, Mamuju. "Selama ini kakao Sulbar banyak beralih ke Sulteng dan Sulsel. Tapi dengan adanya Pelabuhan Belang-belang, kita akan mengirim sendiri hasil kakao kita ke luar daerah bahkan luar negeri," jelasnya.

Optimisme Anwar semakin meninggi karena tahun depan pemerintah pusat akan kembali menaikkan anggaran Gernas Kakao. "Hanya saja, semakin banyak daerah yang akan masuk program ini. Ternyata, banyak daerah yang ingin mengikuti keberhasilan Sulbar," jelasnya.

Potensi lain yang juga semakin optimis untuk dikembangkan adalah minya dan gas. Sudah ada perusahaan besar yang hampir merampungkan proses eksplorasi migas. "Exxon Mobil agak kecewa dengan eksplorasi di Blok Suremana, tapi optimis di Blok Mandar Majene. Sementara Marathon yang mengeksplorasi di Mamuju optimis bisa menghasilkan dalam jumlah besar," jelas Anwar.

Pada bidang pendidikan, Pemprov Sulbar menjamin tetap menjaga komitmen menjadikan Majene sebagai Kota Pendidikan. "Kita akan segera membangun Kampus Unsulbar dan STAI di Majene. Sehingga warga Sulbar tidak perlu jauh-jauh lagi mencari sekolah," kata Ketua Golkar Sulbar ini.

Di bulan Ramadan, Pemprov Sulbar merealisasikan kerjasama dengan Arab Saudi. "Kita sudah membagi-bagikan terjemahan Al Quran dalam bahasa Mandar. Kita harapkan pendalaman tentang agama islam akan lebih baik," kata Anwar.

Duber Arab Saudi juga tertarik untuk membangun Politeknik migas, karena menilai potensi Sulbar sangat besar pada sektor tersebut. "Yang harus dilakukan sekarang adalah terus menjaga kondusifnya Sulbar. Dengan ini iklim investasi akan lebih besar," ujarnya. (mba/fmc)
eurico no está en línea   Reply With Quote
Old September 3rd, 2010, 04:15 AM   #19
eurico
Registered User
 
Join Date: Nov 2006
Posts: 22,864
Likes (Received): 2239

Sungai Lariang Mesti Dinormalisasi

Sungai Lariang Mesti Dinormalisasi
Komisi III Kecewa Pekerjaan Balai Jeneberang

M NASRUN NUR/FAJAR Sampah Berserakan Pantai Manakarra Mamuju yang direncanakan segera direklamasi terlihat jorok. Di sana-sini terdapat sampah berserakan, Senin 30 Agustus.
MAMUJU -- Komisi III DPRD Sulbar dalam peninjauannya ke Sungai Lariang, Kecamatan Lariang Kabupaten Mamuju Utara (Matra) berbuah kekecewaan. Pekerjaan Balai Besar Jeneberang Makasaar yang hanya membuat bronjong dinilai tidak efektif dalam menghindari tergerusnya badan jalan Trans Sulawesi.

Pekerjaan yang seharusnya dilakukan menurut anggota Komisi III, normalisasi sungai seperti rekomendasi DPRD Sulbar dan harapkan masyarakat Matra secara luas. "Senin lalu saya meninjau ke sana dan benar pekerjaannya hanya membuat bronjong.

Itu tidak ada gunanya. Bronjongnya akan hanyut dibawa arus sungai. Ini akibatnya kalau tidak koordinasi ke dewan," sesal Ketua Komisi III DPRD Sulbar, Andi Usman di ruang kerjanya, Selasa 31 Agustus.

Berdasarkan pengalaman pembangunan proyek, membuat bronjong pada arus air, seperti Sungai Lariang tidak akan bertahan lama. Saat ini luapan sungai sepanjang 800-an meter sudah merapat ke badan jalan dan sangat mengkhawatirkan pengguna jalan.

Atas temuan itu, Komisi III menyatakan segera memanggil Balai Besar Jeneberang, Dinas PU, Bappeda, dan instansi terkait lain guna mempertanyalan pengerjaan bronjong tersebut. Dia menyatakan kecewa tidak dilibatkan dalam hal koordinasi pekerjaan.

Hal sama disampaikan anggota Komisi III lain, HM Thamrin Endeng. Dia menyatakan komisinya ingin memperjelas maksud pembangunan bronjong di lokasi dimaksud.

"Kalau bisa dikerjakan bersamaan, lebih bagus. Kalau hanya membangun bronjong, tidak ada gunanya. Nanti kita perjelas dalam rapat," ujar Thamrin.

Dalam mengantisipasi luapan Sungai Lariang, Andi Usman mengaku siap memperjuangkan penganggaran normalisai sungai tersebut dalam APBD mendatang Rp 2,5 miliar. Komisi III memprediksi pekerjaan dilakukan sesuai panjang sungai yang meluber mendekati badan jalan Trans Sulawesi sekira 800 meter dengan lebar 150-an meter.

"Apalagi di sana, kami ketahui jika pekerjaan itu ditangani langsung Balai Besar Jeneberang. Harusnya ada pihak ketiga yang mengerjakan itu," saran Andi Usaman. (nur)
eurico no está en línea   Reply With Quote
Old September 3rd, 2010, 04:19 AM   #20
eurico
Registered User
 
Join Date: Nov 2006
Posts: 22,864
Likes (Received): 2239

KTP Elektronik Diterapkan 2012
6.000-an KK Dikeluarkan dari Data Penduduk


POLEWALI -- Sedikitnya 6.000-an kepala keluarga (KK) yang terdata sebagai penduduk Kabupaten Polewali Mandar (Polman) berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (KCS) dihapus. Penyebabnya mereka ditemukan ganda.

Bahkan diduga terjadi manipulasi data. Langkah itu terkait pemutakhiran data kependudukan sebelumnya penerapan kartu tanda penduduk (KTP) elektronik 2012 mendatang.
Kepala Dinas (Kadis) KCS Polman, Mudjtahid mengatakan, pemutakhiran data penduduk sebagai persiapan penerapan KTP elektronik. Data 6.000-an KK yang dianggap bermasalah dibersihkan.

Dari pembersihan tersebut, ditemukan data banyak penduduk mengambil KTP atau kartu keluarga (KK) di Polman demi kepentingan tertentu, seperti pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CNS) atau pendaftaran calon haji. "Temuan paling banyak, data 2009 bersamaan dengan penerapan pengambilan administrasi kependudukan yang harus menggunakan KK," jelas Mudjtahid, Selasa 31 Agustus.

Dengan temuan data penduduk bermasalah tersebut lanjutnya, Dinas KCS akan lebih selektif melakukan verifikasi administrasi kependudukan. KCS juga telah melaksanakan rapat koordinasi dengan beberapa pihak terkait urusan kependudukan, catatan sipil, dan hukum, seperti kepolisian, pengadilan negeri, dan pengadilan agama, serta camat.

Pembahasan terkait penertiban administrasi kependudukan, para kepala desa dan lurah diimbau lebih berhati-hati dan tidak mudah memberi surat keterangan atau pengantar untuk pengurusan administrasi dan dokumen kependudukan atau identitas pribadi, misalnya untuk pengurusan surat izin mengemudi di kepolisian.

Selama ini, Dinas KCS memproses penerbitan dokumen kependudukan, seperti KTP dan KK berdasarkan surat pengantar kepala desa, lurah, dan camat. Bupati Polman, Ali Baal Masdar pada berbagai kesempatan juga selalu pengingatkan jajarannya untuk tidak mempermainkan data kependudukan, seperti pemalsuan dan manipulasi guna kepentingan tertentu. (jai)
eurico no está en línea   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 05:15 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu