daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Railway and Station



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old January 22nd, 2007, 07:59 AM   #1
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 2,385
Likes (Received): 45

SURABAYA | Mass Rapid Transit Project

Tanggapan Keluhan Kepada Walikota Surabaya melalui
www.surabaya.go.id/keluhan_warga.php

118. Tanggal Keluhan : 18-04-2006 13:49:51

Nama : Hadi
Keluhan :
pak, gimana DEDnya bus way?? apakah sudah selesai?? segera direalisasikan ya monorail dan bus waynya kami menunggu dan mendukungnya terima kasih

Tanggal Tanggapan : 19-04-2006 15:37:40
Tanggapan :
Pemerintah Kota Surabaya sudah menyusun skedul pembangunan Busway dan Monorail. Untuk Busway dijadwalkan sudah beroperasi mulai April 2009, sedangkan monorail mulai April 2010. Sekarang feasibility study ( study kelayakan ) pembangunan dua proyek ini tengah dikerjakan. Sebelum menggarap dua proyek ini, Pemkot akan menggarap Terminal Baru terlebih dahulu. Terminal direncanakan mulai dibangun Mei 2007 dan diperkirakan selesai Maret 2009 mendatang. Dua proyek ini membutuhkan perencanaan yang matang, oleh sebab itu diperlukan pula persetujuan DPRD Surabaya. Jika disetujui, proyek Busway digarap Agustus 2007 mendatang, sedangkan monorail dikerjakan Agustus 2008.

Nice statement from Walikota Surabaya Drs. Bambang D.H

Last edited by Hadi; January 17th, 2008 at 05:09 PM.
Hadi no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old January 22nd, 2007, 10:56 AM   #2
Blue_Sky
Moderator
 
Blue_Sky's Avatar
 
Join Date: Jul 2005
Posts: 9,604
Likes (Received): 451

Yes
Give a pressure fro Jakarta...

Way to go Surabaya
Blue_Sky no está en línea   Reply With Quote
Old January 22nd, 2007, 11:10 AM   #3
tata
there's no free lunch
 
tata's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: JAKARTA
Posts: 2,600
Likes (Received): 2

2010 utk monorel kalo menurut gue terlalu ambisius... sekarang kan udah 2007 dan perencanaan aja belum dibuat. lebih baik buat jadwal yg lebih realitas
__________________
JAKARTA Public Transportation:

Bus Rapid Transportation Database, BRT Part 1, BRT Part 2
tata no está en línea   Reply With Quote
Old January 22nd, 2007, 11:43 AM   #4
Blue_Sky
Moderator
 
Blue_Sky's Avatar
 
Join Date: Jul 2005
Posts: 9,604
Likes (Received): 451

looks like the letter was replied on 19-04-2006
Its 7 months ago..!!!

But still no action this also getting like Jkt monorail
Blue_Sky no está en línea   Reply With Quote
Old January 24th, 2007, 07:45 AM   #5
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 2,385
Likes (Received): 45

Progress Monorel Surabaya

Surabaya – Kunjungan Gubernur Jatim Imam Utomo bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Rusia beberapa waktu, akhirnya berhasil mengajak investor dari Rusia untuk menanamkan investasinya dalam pembangunan kereta monorel di Jawa Timur.
Menurut Imam Utomo, investor Rusia tersebut siap melakukan investasi di bidang pembangunan kereta monorel, karena tertarik dengan potensi masyarakat yang ada di Jawa Timur. “Mereka siap melakukan investasi, tinggal menunggu hasil dari studi kelayakan,” ujarnya, Kamis (7/12).
Ia menambahkan, pihaknya belum tahu berapa nilai investasi yang akan dilakukan pada infrastruktur kereta monorel tersebut, termasuk berapa panjang rel yang akan dibangun. “Semua itu tergantung dari hasil studi kelayakan. Yang pasti, investor dari Rusia itu siap membangun,” tambahnya.
Dari informasi yang berkembang, salah satu investor dari Prancis telah siap melakukan studi kelayakan terhadap pembangunan monorel di Jatim. Diperkirakan, studi kelayakan tersebut akan dilakukan pada awal 2007 mendatang.
Pada tahap awal, pembangunan monorel ini diprioritaskan di Surabaya. Sedangkan pada tahap selanjutnya akan dikembangkan hingga Surabaya Metropolitan yang meliputi Surabaya, Gresik, Sidoarjo hingga Mojokerto.
Menurutnya, kereta monorel ini sangat efektif, karena dibangun di atas permukaan tanah. Dengan demikian, pemerintah tidak terlalu dipusingkan oleh proses pembebasan tanah. Sebab banyak proyek infrastruktur yang terpaksa macet, karena terkendala proses pembebasan tanah. Apalagi, kereta monorel ini sangat ramah lingkungan, tidak menambah kemacetan arus lalu lintas lainnya serta memiliki keamanan yang sangat bagus.
Jika nanti kereta monorel ini benar-benar dibangun, di Jawa Timur akan semakin banyak alternatif angkutan massal, khususnya di perkotaan. Saat ini angkutan massal yang berkembang di Jawa Timur selain bus dan kereta api, juga telah beroperasi kereta komuter dengan jalur Surabaya-Sidoarjo-Porong, Surabaya-Mojokerto dan akan dikembangkan pada jalur Surabaya-Lamongan.
(chusnun hadi


copied from Sinar Harapan Edisi Jumat, 08 Desember 2006
www.sinarharapan.co.id/berita/0612/08/nus02.html
Hadi no está en línea   Reply With Quote
Old January 24th, 2007, 07:54 AM   #6
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 2,385
Likes (Received): 45

Progress Bus Air Surabaya

Bus Air Layari Surabaya-Gresik 2007
Selain busway, warga Surabaya segera memiliki angkutan massal alternatif, yaitu bus air. Gagasan tentang penggunaan bus air yang dilempar Dinas Perhubungan Jatim akhir 2004 lalu akhirnya disetujui Departemen Perhubungan.
Surabaya - Surya
Selain busway, warga Surabaya segera memiliki angkutan massal alternatif, yaitu bus air. Gagasan tentang penggunaan bus air yang dilempar Dinas Perhubungan Jatim akhir 2004 lalu akhirnya disetujui Departemen Perhubungan. Persetujuan itu ditandai dengan dianggarkannya pembangunan bus air Surabaya di dalam RAPBN 2007.
Menurut Kepala Dishub Jatim, Dr Hary Soegiri, bus air diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu-lintas di wilayah barat, seperti wilayah Karang Pilang. Pasalnya, kepadatan di wilayah itu pada jam-jam sibuk, rasio kepadatan lalu-lintas sudah di atas 1 yang artinya sangat padat. "Kalau tidak segera diatasi makin parah," ujar Hary sambil mengatakan, bus air juga akan mengurangi tingkat polusi di wilayah tersebut.
Lebih lanjut ia mengatakan, setelah RAPBN tahun 2007 disetujui, pihaknya akan segera merealisasikan pembangunan bus air. Pembangunan itu mencakup prasarana seperti dua dermaga induk di Rolak Gunungsari dan Driyorejo, Gresik, serta sekitar sepuluh buah armada bus air.
Selain prasarana, pihaknya juga akan membangun sarana pendukung, seperti terminal, halte dan kios. "Tapi untuk saran pendukung tidak menggunakan APBN. Melainkan APBD tiap kabupaten/kota yang dilewati," katanya.
Penggunaan APBD untuk sarana pendukung itu disebabkan rute bus air akan melewati tiga kabupaten/kota, yaitu Surabaya, Sidoarjo dan Gresik.
Hary juga mengatakan, hasil dari pembangunan sarana pendukung, seperti tempat parkir atau kios, akan masuk ke dalam kas daerah masing masing. "Jadi kalau parkir dermaga di Surabaya, penghasilannya masuk Surabaya," tuturnya.
Ketika ditanya anggaran yang disediakan dari pusat, Hary tidak menjawab dengan tegas dan hanya mengatakan. "Itu urusan pusat,". Tetapi menurut sumber di Dishub Jatim, anggaran yang disediakan kurang lebih sekitar Rp 8 - 9 miliar.
Sekadar informasi, wacana bus air dilontarkan Dishub Jatim pada tahun 2004. Dalam kajian sementara, bus air akan melewati rute sepanjang 15 km. Mulai dari pintu Air Rolak Gunungsari - Karang Pilang - Sepanjang, Bebekan - Desa Cangkir Gresik. Rute sepanjang 15 km itu akan dilayani delapan halte di kanan-kiri sungai.
Untuk persiapan pembanguan bus air, Dishub Jatim saat ini telah melakukan studi mengenai pembebasan lahan, proses tender serta kemungkinan gejolak sosial. Pasalnya, pembanguan bus air akan menghilangkan angkutan tambang yang beroperasi di sepanjang sungai antara Rolak hingga Gresik.
Salah satu pekerja perahu tambang di Jambangan, Agus Susilo, 48, tidak merasa keberatan Dishub Jatim membangun bus air, asalkan tidak menghilangkan operasi perahu tambang. "Kalau harus menggusur tambangan, saya akan menolak," ujar Agus. k12

copied from Surya, 18 January 2007
Hadi no está en línea   Reply With Quote
Old January 24th, 2007, 10:48 AM   #7
indistad
leiden-yogyakarta
 
indistad's Avatar
 
Join Date: Apr 2004
Posts: 477
Likes (Received): 0

Wow. Surabaya is moving fast. Go Surabaya!
__________________
those who can make you believe absurdities can make you commit atrocities

Voltaire
indistad no está en línea   Reply With Quote
Old January 24th, 2007, 11:52 AM   #8
bahar
Registered User
 
bahar's Avatar
 
Join Date: Nov 2004
Location: Jakarta, Singapore
Posts: 274
Likes (Received): 0

Yup. I hope it triggers local governments somewhere else to be proactive in all fronts: transportations, educations, etc. Go Surabaya!!
bahar no está en línea   Reply With Quote
Old January 25th, 2007, 12:31 PM   #9
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 2,385
Likes (Received): 45

Progress BRT ( Bus Rapit Transport) Surabaya

Studi Kelayakan Rampung, Busway Digarap 2007 Di tengah polemik kasus proyek prestisius pembangunan Stadion Kota Surabaya atau Surabaya Sport Center (SSC), Pemkot akan segera melelang sebuah proses proyek prestisius lain untuk angkutan massal,
Surabaya - Surya
yaitu Bus Rapid Transit (BRT) atau biasa disebut Bus Way. Ini menyusul rampungnya pembahasan studi kelayakan atau feasibility study (FS) oleh Bappeko terhadap proyek bernilai Rp 163,1 miliar.
"FS BRT sudah selesai, tapi perlu diuji untuk penyempurnaan. Dan kebetulan hari ini masuk laporan akhir oleh tim. Setelah itu, 21 Desember nanti akan ada sosialisai dan 29 Desember FS-nya akan kita serahkan ke Dishub sehingga tahun 2007 bisa dilelang," ujar Kepala Bappeko, Tri Siswanto kepada Surya, Senin (11/12).
Dalam FS, anggaran Rp 163,1 miliar untuk BRT yang bertujuan mengurai kemacetan di Surabaya mulai Aloha Sidoarjo sampai Perak dengan angkutan massal berpolusi rendah digunakan untuk pengadaan 54 unit bus Rp 51,3 miliar, pembuatan 41 jalur BRT Rp 69,7 miliar, pembuatan satu terminal Rp 2,5 miliar, pembuatan 47 halte Rp 16,450 miliar, pembuatan 48 pedestrian Rp 12 miliar, pembuatan satu prasarana pendukung Rp 4,5 miliar, satu depo Rp 2,5 miliar, biaya sosialisasi Rp 1,5 miliar, dan biaya desain, studi, dan supervisi Rp 2,650 miliar.
"Meski tahun depan dilelang, anggaran proyek BRT ini tidak dianggarkan di APBD 2007. Dan sebelum proses lelang tentu kita akan minta izin kepada DPRD," tukas Tri.
Perlunya izin dari lembaga legislatif tersebut, kata Tri terutama menyangkut skema pembiayaan. Berapa prosesntase yang harus ditanggung Pemkot, berapa Pemprov, dan berapa pusat. "Kalau skema pembiayaan yang disetujui: 10-10-10, berati 30 persen ditanggung Pemkot, Pemprov, dan Pusat. Sementara sisanya yang 70 pusat ditanggung swasta atau pihak ketiga," jelasnya.
Apalagi pembiayaan BRT dalam FS dijelaskan menjadi tanggung jawab pemerintah dan swasta. Pemerintah bertanggung jawab terhadap investasi infrastruktur, sementara swasta investasi pengadaan bus dan pergorganisasiannya.
Tri yakin keterlibatan pihak swasta untuk pembiayaan proyek BRT ini bukan hanya isapan jempol. Karena Perum Damri dan sejumlah perusahaan otobus (PO) di Jatim sudah menyatakan kesediaannya untuk berpartipasi melakukan pembiayaan BRT.
Mengenai jalur yang dilewati, BRT akan dimulai dari terminal Purabaya - Jl A Yani - Jl Wonokromo - terminal Joyoboyo - Jl Raya Darmo - Jl Urip Sumoharjo - Jl Basuki Rahmat - Jl Embong Malang - Jl Blauran - Jl Bubutan - Jl Indrapura - Jl Perak Barat - Pelabuhan Tanjung Perak - Jl Perak Timur - Jl Rajawali - Jl Veteran - Jl Pahlawan - Jl Kramat Gantung - Jl Gemblongan - Jl Tunjungan - Jl Gubernur Suryo - Jl Panglima Sudirman - dan kembali ke Jl Basuki Rahmad dan Seterusnya.
Hadi no está en línea   Reply With Quote
Old January 27th, 2007, 09:32 AM   #10
paw25694
Batik
 
paw25694's Avatar
 
Join Date: Nov 2006
Location: Jakarta
Posts: 4,756
Likes (Received): 30

source : http://www.pamintori.com/SITNP.html

The Surabaya Integrated Transport Network Planning Project has produced
planning, demographic and economic forecasts for the study area from which
travel demand forecasts by travel mode have been derived. From the
evaluation of these travel forecasts it was concluded that the continuation of
existing transport investment policies which have concentrated on highway
infrastructure is unsustainable, since it would require the investment of more than
4 Billion US dollars to provide the necessary infrastructure to meet the
demands of private car and motor cycle traffic by the year 2010. Apart from
the high costs of such a highway investment programme, the implementation of
such schemes would imply the need for widespread demolition of existing
properties throughout the city, in order to achieve the required rights of way. In
addition the increased levels of private traffic would greatly increase existing
levels of atmospheric pollution which are already in excess of acceptable
standards in many areas of the city.

Alternative transport policies have therefore been investigated involving the
restraint of private car traffic and the provision of a much improved public
transport system, including improved bus services as well as the provision of
almost 40 km of new fully segregated Mass Transit facilities on three
routes. These would involve the development of:

* Two Light Rail based Mass Transit routes, one of 18.9 km north-
south and the other is 11.6 km east-west, each passing through the
centre of the city,
* A Segregated 9.2 km Busway on an east-west alignment to the north
of the city centre, running towards Gresik. The mass transit facilities
would be provided in addition to the upgrading of the existing Surabaya-
Sidoarjo railway tracks, on which it is proposed to operate new
suburban commuter rail services over a 26 km, route.


While restraint in the use of private cars will significantly reduce the need for
additional roadspace, the achievement of balanced public and private transport
networks will imply a continuing need for more modest road network
development including the provision of a number of new schemes to remove
existing problems and bottlenecks and thus maximise the use of the existing
road network including currently committed schemes and improvements. Such
schemes have also been developed as part of the SITNP integrated transport
network proposals. It should however be noted that the effective use of these
facilities will be heavily dependent on the availability of good quality feeder
services, since the mass transit services are only to be provided on a relatively
limited network comprising some 40 route kms.


Conclusions

From the completed study it was concluded that continued attempts to keep
pace with the increasing demands for the use of private vehicles through further
widespread road construction were unsustainable.

Instead, it was recommended that a policy of travel demand management be
implemented through the application of a range of traffic restraint measures in
combination with major improvements in the level and quality of public transport
provision and operation.

Through the application of such a policy, the increased demand for public
transport would justify the provision of a limited network of segregated mass
transit facilities comprising some 31 km. of Light Rail Transit and 9 km. of
Segregated Busway in combination with significant improvements to all purpose
bus service provision through the use of more better quality buses and services
on both existing routes and new feeder routes to support the Mass Transit
system

The Mass Transit proposals can be justified in economic terms, but cannot be
self financing because of the need to keep fares within the range of peoples
ability to pay. However, it is expected that service supply and operation costs
can be covered from the fare box, meaning the Government at both local and
central levels should be involved in the provision of public transport
infrastructure to support the optimum overall transport policy identified.

There will be a continueing need for a program of more limited highway
expenditure, to optimise the use and effectiveness of the existing network,
through improvements in connectivity and the removal of existing bottlenecks
through a combination of limited new construction and trafic management
measures.
__________________
Visit Indonesia
Click here
"The sound of invitation is rising, waiting for you to come... It's time to visit, Indonesia"
paw25694 no está en línea   Reply With Quote
Old February 1st, 2007, 05:07 PM   #11
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 2,385
Likes (Received): 45

Busway become real



http://www.transurabaya-brt.com/berita.php
ini adalah web site resmi transSurabaya.... BRT ( Bus Rapit Transport ) Surabaya..........
go go Surabaya
Hadi no está en línea   Reply With Quote
Old February 1st, 2007, 05:34 PM   #12
paw25694
Batik
 
paw25694's Avatar
 
Join Date: Nov 2006
Location: Jakarta
Posts: 4,756
Likes (Received): 30

good news hadi!
__________________
Visit Indonesia
Click here
"The sound of invitation is rising, waiting for you to come... It's time to visit, Indonesia"
paw25694 no está en línea   Reply With Quote
Old February 1st, 2007, 08:28 PM   #13
tata
there's no free lunch
 
tata's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: JAKARTA
Posts: 2,600
Likes (Received): 2

yea!!!! good news.
__________________
JAKARTA Public Transportation:

Bus Rapid Transportation Database, BRT Part 1, BRT Part 2
tata no está en línea   Reply With Quote
Old February 4th, 2007, 03:12 PM   #14
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 2,385
Likes (Received): 45

Progress Monorel Surabaya

POTENSI GAS DAN PERKEBUNAN SITUBONDO DILIRIK INVESTOR RUSIA
Ditulis oleh Dinas Infokom & PDE
Kamis, 11 Januari 2007
POTENSI GAS DAN PERKEBUNAN SITUBONDO DILIRIK INVESTOR RUSIA Peluang Investasi di Daerah bagi investor asing memang telah dibuka seluas-luasnya oleh Pemerintah. Berbagai bentuk kemudahan serta fasilitas menyangkut penanaman modal asing diseluruh daerah, juga telah mulus digulirkan. Peluang Investasi di Daerah bagi investor asing memang telah dibuka seluas-luasnya oleh Pemerintah. Berbagai bentuk kemudahan serta fasilitas menyangkut penanaman modal asing diseluruh daerah, juga telah mulus digulirkan. Gayung pun bersambut. Sejumlah Pemerintah Daerah baik pemerintah Kabupaten/Kota madya maupun Pemerintah propinsi mulai terlihat gigih menyambut kebijakan tersebut. Termasuk juga pemerintah propinsi (Pemprop) Jatim bersama beberapa Pemkab/Pemkot, tengah gencar membuka tangan serta menjemput bola demi bergulirnya investasi asing ke daerah. Tak lama berselang, Pemprop Jatim bergandeng tangan dengan sejumlah Pemkab di Jatim bertandang ke Negara Fideral Rusia. Dalam rombongan itu termasuk pula Bupati Situbondo, dr. H. Ismunarso hasilnya memang cukup menggembirakan. Lobi-lobi alot serta berbagai model pendekatan kepada para konglomerat kelas kakap Negara ber-uang merah itu, nampaknya tak sia-sia. Pembicaraan tingkat parlemen Negara Federal Rusia untuk menyetujui gagasan penanaman modal di Jawa Timur pun ketika itu didiskusikan dengan sangat intens. Tak kurang dari US $ 3 milliar nilai investasi yang disepakati akan dikucurkan untuk investasi di seluruh Jawa Timur.Bentuk serta jenisnyapun bervariatif, dari pembangunan monorel kereta api di Surabaya , agrobisnis di beberapa daerah kabupaten juga rencana ekploitasi kekayaan tambang di berbagai titik pantai di Jawa Timur. Tentu saja Pemerintah Kabupaten Situbondo juga bakal menuai keuntungan dari deal diplomatik dari bentuk kerjasama saling menguntungkan dengan bekas negara pimpinan Michael Gorbachev tersebut. Eksplorasi gas serta agrobisnis bernilai US Dollar, dipastikan bakal mengucur deras ke Kota Santri ini. Kabar ini pula yang tak lama berselang dirilis oleh Bupati Situbondo, dr. H. Ismunarso melalui Asst Ekonomi Pembangunan , Drs. Syaifullah , yakni terkait dengan Pemerintah Rusia akan menanamkan modal di Kabupaten Situbondo untuk proyek gas dan agrobisnis. Mega proyek milliaran Dolar US ini hingga kini masih dijajaki dengan study kelayakan dan di pastikan pertengahan tahun 2007 ini kedua mega proyek akan dilaksanakan. Kini Pemerintah Situbondo tengah menyiapkan data data terkait lokasi yang akan di ekploitasi untuk mega proyek tersebut. Lebih jauh diungkapkan Syaifullah , bahwa kunjungan Bupati Situbondo dr. H. Ismunarso bersama Gubernur Jawa Timur serta sejumlah bupati/walikota se Jawa Timur ke Rusia adalah untuk menawarkan beberapa proyek yang ada di Jawa Timur. Sejumlah proyek yang ditawarkan ke Pemerintah Rusia, urai Sayifullah, untuk mendapatkan persetujuan dari parlemen atau dewan pemerintahan tersebut. Untuk menanamkan investasi diluar negeri, Pemerintah Rusia mempercayakan kepada sejumalah investor atau konglomerat kelas kakap di negara tersebut. Dana yang akan ditanamkan dan telah disetujui sebesar Us $ 3 milliar. Jumlah ini adalah investasi 14 mega proyek yang akan dilaksanakan di Jawa Timur, termasuk Kabupaten Situbondo yang dipastikan akan dikembangkan 2 proyek. Syaifullah juga menegaskan bahwa untuk mewujutkan investasi tersebut Pemerintah Kabupaten Situbondo akan difasilitasi oleh PT. Petrogas Wira Jatim serta BUMD Jatim. Bentuk kerjasama dalam proyek ini nantinya Pemkab Situbondo melalui BUMD akan mendapat penyertaan saham dengan mendapat dividen yang akan diatur kemudian. Tindak lanjut dari semua itu adalah akan dilakukan kunjungan Pemerintah Federal Rusia ke jawa Timur, termasuk Situbondo, untuk meninjau lapangan atau survey dan pemvalidan data terkait kelayakan investasi yang bakal ditanamkan itu. Tahap berikutnya nantinya Bupati bersama Ketua DPRD akan kembali ke Rusia sebagai tindak lanjut persetujuan investasi. Dengan adanya kepastian penanaman modal investasi dari Pemerintah federal Rusia untuk 2 mega proyek di Kabupaten Situbondo ini , Bupati Situbondo menginbau masyarakat agar menyambut baik dan positif, dan menjaga bersama sama stabilitas daerah agar tetap kondusif untuk menyambut investor yang pasti banyak menguntungkan dan mensejahterahkan masyarakat Situbondo. Syaifullah juga menegaskan bahwa kedatangan konglomerat asal negara Federal Rusia tersebut dipastikan akan membawa dampak banya bagi kehidupan dan kesejahteraan masyarakat Situbondo, melalui penyerapakan ribuan tenaga kerja untuk kedua mega proyek tersebut. Ditambahkannya pula bergeliatnya perputaran roda ekonomi kerakyatan di segenap lini – baik desa maupun kota juga dianggap sebagai dampak menuntungkan dari hadirnya proyek milliarn rupiah itu. Terbukanya peluang berbagai usaha menguntungkan , dinilai akan merebak cepat seiring dengan pembangunan dan pengoperasian mega proyek tersebut. ” Yang paling penting bagaimana gagasan dan kesepakatan penanaman modal dari Negara Federasi Rusia ini kita sambut kita sambut dengan positif dulu, biarkan Pemkab bekerja dengan insten sembari mengumpulkan dan melengkapi segala sesuatu terkait dengan rencana besar tersebut”.

Copied from situs www.situbondo.go.id
Hadi no está en línea   Reply With Quote
Old February 12th, 2007, 08:23 AM   #15
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 2,385
Likes (Received): 45

commitment of Walikota Surabaya

Quote:
Originally Posted by Hadi View Post

Tanggapan Keluhan Kepada Walikota Surabaya melalui
www.surabaya.go.id/keluhan_warga.php

118. Tanggal Keluhan : 18-04-2006 13:49:51

Nama : Hadi
Keluhan :
pak, gimana DEDnya bus way?? apakah sudah selesai?? segera direalisasikan ya monorail dan bus waynya kami menunggu dan mendukungnya terima kasih

Tanggal Tanggapan : 19-04-2006 15:37:40
Tanggapan :
Pemerintah Kota Surabaya sudah menyusun skedul pembangunan Busway dan Monorail. Untuk Busway dijadwalkan sudah beroperasi mulai April 2009, sedangkan monorail mulai April 2010. Sekarang feasibility study ( study kelayakan ) pembangunan dua proyek ini tengah dikerjakan. Sebelum menggarap dua proyek ini, Pemkot akan menggarap Terminal Baru terlebih dahulu. Terminal direncanakan mulai dibangun Mei 2007 dan diperkirakan selesai Maret 2009 mendatang. Dua proyek ini membutuhkan perencanaan yang matang, oleh sebab itu diperlukan pula persetujuan DPRD Surabaya. Jika disetujui, proyek Busway digarap Agustus 2007 mendatang, sedangkan monorail dikerjakan Agustus 2008.

Nice statement from Walikota Surabaya Drs. Bambang D.H

Mungkin ini bukti dari walikota bahwa apa yang ia katakan akan sesuai dengan kenyataan


Bangun Joyoboyo, Pemkot Undang Investor

SURABAYA - Rencana pemkot menyulap Terminal Joyoboyo menjadi bangunan dua lantai terus berjalan. Kini pemkot mengundang investor yang bersedia merealisasikan rencana tersebut. Sebab, dana yang dibutuhkan cukup besar, sekitar Rp 100 miliar. Pemkot merasa keberatan menanggungnya sendiri.

"Nggak mungkin revitalisasi Terminal Joyoboyo itu menggunakan dana APBD. Kebutuhan dananya cukup besar. Untuk ini, pemkot akan bekerja sama dengan investor," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Tri Siswanto kepada Jawa Pos.

Menurut Tri, berdasar hasil studi kelayakan, rencana revitalisasi Terminal Joyoboyo sudah tidak ada masalah. Sebab, proyek itu tinggal meneruskan. "Peruntukannya kan sama-sama terminal. Lain halnya kalau hendak membangun baru. Hanya, detail konsepnya seperti apa, kebutuhannya bagaimana, nanti ditangani Dinas Perhubungan," ujarnya.

Seperti diketahui, Terminal Joyoboyo yang saat ini kondisinya kumuh dan semrawut akan disulap menjadi terminal modern. Rencananya, di lahan itu dibangun terminal bertingkat dengan dilengkapi pusat perbelanjaan. Dengan demikian, terminal itu benar-benar terasa nyaman dan aman. Untuk kebutuhan ini, pemkot melalui Dinas Perhubungan sudah mengalokasikan dana Rp 389 juta untuk penyusunan Detail Engineering Design (DED).

Kepala Dinas Perhubungan Bambang Suprihadi menyatakan, pihaknya memang akan menggaet investor untuk menggarap proyek Terminal Joyoboyo. Hanya, tentu menunggu penyelesaian DED. Yang jelas, lanjut dia, pihaknya sangat berharap terminal wajah baru bisa segera terealisasi. "Warga kota tentu mengharapkan terminal itu tampak bersih, aman, dan nyaman. Tidak seperti sekarang yang kelihatan rungsep begitu," jelasnya. (hud)

taken from jawapos today
Hadi no está en línea   Reply With Quote
Old February 12th, 2007, 08:40 AM   #16
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 2,385
Likes (Received): 45

Commitment Of Walikota Surabaya

Quote:
Originally Posted by Hadi View Post

Tanggapan Keluhan Kepada Walikota Surabaya melalui
www.surabaya.go.id/keluhan_warga.php

118. Tanggal Keluhan : 18-04-2006 13:49:51

Nama : Hadi
Keluhan :
pak, gimana DEDnya bus way?? apakah sudah selesai?? segera direalisasikan ya monorail dan bus waynya kami menunggu dan mendukungnya terima kasih

Tanggal Tanggapan : 19-04-2006 15:37:40
Tanggapan :
Pemerintah Kota Surabaya sudah menyusun skedul pembangunan Busway dan Monorail. Untuk Busway dijadwalkan sudah beroperasi mulai April 2009, sedangkan monorail mulai April 2010. Sekarang feasibility study ( study kelayakan ) pembangunan dua proyek ini tengah dikerjakan. Sebelum menggarap dua proyek ini, Pemkot akan menggarap Terminal Baru terlebih dahulu. Terminal direncanakan mulai dibangun Mei 2007 dan diperkirakan selesai Maret 2009 mendatang. Dua proyek ini membutuhkan perencanaan yang matang, oleh sebab itu diperlukan pula persetujuan DPRD Surabaya. Jika disetujui, proyek Busway digarap Agustus 2007 mendatang, sedangkan monorail dikerjakan Agustus 2008.

Nice statement from Walikota Surabaya Drs. Bambang D.H
Surabaya Miliki Bus Way Pada 2008
Kapanlagi.com - Dirjen Perhubungan Darat (Hubdar) Departemen Perhubungan (Dephub) RI Ir Iskandar Abubakar MSc mentargetkan Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia akan memiliki bus way (sistem transportasi bus cepat) pada tahun 2008.

"Surabaya sebagai kota terbesar kedua sudah pantas memiliki bus way, tapi kendalanya adalah orang Surabaya itu enggan dengan angkutan umum, karena itu masalah ini harus segera diatasi," ujarnya di Surabaya, Jumat.


Usai pencanangan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) oleh Gubernur Jawa Timur H Imam Utomo di depan SD/SMP/SMU Kemala Bhayangkari I Surabaya, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, ia menjelaskan penggunaan angkutan umum di Surabaya memang rendah.


"Karena itu, minggu lalu, saya sudah bicara dengan DPRD Surabaya saat ke Jakarta bahwa kendaraan pribadi di Surabaya sudah saatnya untuk dikendalikan dengan mengefektifkan kendaraan umum," tegasnya.


Menurut dia, kendaraan pribadi itu sesungguhnya tidak effisien, karena membutuhkan ongkos transportasi yang tak sedikit dan mengurangi energi di Indonesia yang cadangannya mulai terbatas.


"Tapi, untuk mengalihkan warga kota Surabaya ke angkutan umum memang tidak mudah dan karenanya perlu strategi pendekatan," ucapnya.


Strategi pendekatan yang dapat dilakukan, katanya, antara lain dengan membatasi jumlah lahan parkir, tarif parkir yang tinggi, dan penyediaan angkutan umum yang cukup baik.


"Tahun 2008, saya akan dorong Surabaya untuk berpihak kepada angkutan umum. Keberpihakan kepada angkutan umum dapat dilakukan antara lain dengan bus way," ungkapnya.


Secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya M Bambang S menyatakan bus way di Surabaya pada 2008 mungkin masih bersifat persiapan sarana dan prasarana, tapi mungkin saja bus way sudah dapat diwujudkan pada akhir 2008.


"Kami akan menyiapkan bus khusus dengan fasilitas yang nyaman untuk peluncuran bus way itu, tapi kami akan mengatur jalanan di Surabaya yang dapat melayani bus way terlebih dulu," ucapnya

Taken from KapanLagi.com
Hadi no está en línea   Reply With Quote
Old February 12th, 2007, 10:39 AM   #17
paw25694
Batik
 
paw25694's Avatar
 
Join Date: Nov 2006
Location: Jakarta
Posts: 4,756
Likes (Received): 30

will there any mrt in surabaya?
__________________
Visit Indonesia
Click here
"The sound of invitation is rising, waiting for you to come... It's time to visit, Indonesia"
paw25694 no está en línea   Reply With Quote
Old February 14th, 2007, 07:02 PM   #18
Hadi
Registered User
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 2,385
Likes (Received): 45

Transportation Surabaya in the future

Quote:
Originally Posted by paw25694 View Post
will there any mrt in surabaya?
eMM...So far i read from local news paper in surabaya, gov of surabaya will built integration transportation, all of the transportation project are
1. Monorel Surabaya,
2. Bus Rapit Transport
3. Water Way ( Called Bus Air )
4. Pendestrian ini all of vital road in surabaya

So all of the transportation will be integrated each other, and also surabaya will built multimode terminal in each zone ( North, west, east and south )
I hope all of the transportation system will real in 2010, the gov said
Hadi no está en línea   Reply With Quote
Old February 15th, 2007, 07:24 AM   #19
Blue_Sky
Moderator
 
Blue_Sky's Avatar
 
Join Date: Jul 2005
Posts: 9,604
Likes (Received): 451

Quote:
Originally Posted by Hadi View Post
3. Water Way ( Called Bus Air )
should be water bus or bis air
Blue_Sky no está en línea   Reply With Quote
Old February 15th, 2007, 01:25 PM   #20
sanhen
Urban Monk
 
sanhen's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: Tokyo, Japan
Posts: 2,437
Likes (Received): 2

airbus? hmmmm... maybe just call it river bus.. bus sungai?
sanhen no está en línea   Reply With Quote


Reply

Tags
monorail, surabaya, tram

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 05:31 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu