search the site
 daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > Regional Construction and Development > General Construction and Development



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old July 26th, 2017, 05:18 AM   #141
spetznaz_kdi
Registered User
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 1,572
Likes (Received): 153

Quote:
Originally Posted by Gingerbread_Man View Post
Hmm... kontur tanah antara Pekanbaru - Minas - Kandis itu mayoritas bergelombang loh berbukit2 jadi konstruksiny membutuhkan perhitungan tersendiri. Cuma memang sepertiny tidak terlalu banyak menggusur pemukiman jadi pembebasan lahannya relatif cepat, nego dengan perusahaan/industri. Kalo pembebasan lahan pemukiman pasti bakal lama negonya

Kalo mslh tanah tol Trans Sumatra, tol Medan - Binjai dan Tanjung Morawa - Kuala Namu - Tebing Tinggi adalah proyek yg praktis minim isu terhadap hal kekuatan/karakteristik tanah, konstruksinya lancar jaya. Yg masalah justru pembebasan tanahny karena padat penduduk semua

Nanti cobain bawa mobil lewat Jalinsum Pekanbaru - Duri, banyak kelok2 dan menyisir bukit2 kecil, belum lagi ngantri truk2 besar di jalan yg cuma 2 lajur
Klo cuma bergelombang sih tinggal cut and fill. Selama bukan rawa, tanah gembur, atau rawan pergerakan tanah kan gak perlu penanganan khusus. Karena itu yang akan menentukan kualitas jalan tol. Itulah yang bikin Jagorawi terkenal dengan kualitas jalannya. Bukan karena aspalnya, tapi karena pondasi jalnanya ditangani dengan baik.
spetznaz_kdi no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
Old July 27th, 2017, 03:30 PM   #142
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Jakarta, Pekanbaru, Tangerang
Posts: 32,156
Likes (Received): 1060

Quote:
Originally Posted by spetznaz_kdi View Post
Klo cuma bergelombang sih tinggal cut and fill. Selama bukan rawa, tanah gembur, atau rawan pergerakan tanah kan gak perlu penanganan khusus. Karena itu yang akan menentukan kualitas jalan tol. Itulah yang bikin Jagorawi terkenal dengan kualitas jalannya. Bukan karena aspalnya, tapi karena pondasi jalnanya ditangani dengan baik.
Cut and fill di sini bukan soal kesulitanny. Tp volume tanah yang mesti dipindahkan itu yang bakal jadi challenge tersendiri. Karena puluhan km ruas nya akan konstan membelah bukit.. at least sampai Kandis. Feeling sy mengatakan sih ga semua dibelah, pasti ada yang dibikin tanjakan2 plus lajur pendakian. Tp jalurnya cukup lurus sih. Jadi udah pasti melawan kontur bukit barat-timur, tolnya kan mostly utara-selatan. So either bukitnya dibelah, atau tolny dibikin menanjak dan menurun. Soalnya kalau liat trase gak belok2 tol nya.

Gambut dan rawa ya ada donk... antara Kandis sampe Dumai karakter tanahny mirip sama Palembang-Indralaya.

Kalau Pekanbaru-Kandis konturnya memang lain.
__________________
Been in SSC for 10 years now. I'm old.
rilham2new está en línea ahora   Reply With Quote
Old July 27th, 2017, 03:34 PM   #143
CrazyForID
Registered User
 
CrazyForID's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Posts: 8,027
Likes (Received): 1693

sudah pancang ya sepertinya



__________________
“Dan Timur dan Barat pastilah konsep yang amat ganjil, sebab kita berbicara tentang kesopanan sambil telanjang.”
- Ayu Utami

drie liked this post
CrazyForID no está en línea   Reply With Quote
Old July 28th, 2017, 06:28 PM   #144
spetznaz_kdi
Registered User
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 1,572
Likes (Received): 153

Quote:
Originally Posted by rilham2new View Post
Cut and fill di sini bukan soal kesulitanny. Tp volume tanah yang mesti dipindahkan itu yang bakal jadi challenge tersendiri. Karena puluhan km ruas nya akan konstan membelah bukit.. at least sampai Kandis. Feeling sy mengatakan sih ga semua dibelah, pasti ada yang dibikin tanjakan2 plus lajur pendakian. Tp jalurnya cukup lurus sih. Jadi udah pasti melawan kontur bukit barat-timur, tolnya kan mostly utara-selatan. So either bukitnya dibelah, atau tolny dibikin menanjak dan menurun. Soalnya kalau liat trase gak belok2 tol nya.

Gambut dan rawa ya ada donk... antara Kandis sampe Dumai karakter tanahny mirip sama Palembang-Indralaya.

Kalau Pekanbaru-Kandis konturnya memang lain.
bikin terowongan bisa gak? Kayaknya sekarang bikin terowongan lagi trend, kekinian...
spetznaz_kdi no está en línea   Reply With Quote
Old July 28th, 2017, 06:39 PM   #145
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Jakarta, Pekanbaru, Tangerang
Posts: 32,156
Likes (Received): 1060

Quote:
Originally Posted by spetznaz_kdi View Post
bikin terowongan bisa gak? Kayaknya sekarang bikin terowongan lagi trend, kekinian...
Bukitnya gak securam itu utk bikin tunnel.

Yang pasti kalau dibikin tanjakan juga akan lumayan annoying sih.

Bukitnya cuman beberapa puluh meter doank kok tingginya cuman jumlahnya memang banyak.... sangatt banyak untuk jarak yang sedekat Pekanbaru-Minas itu.

Aslinya Pekanbaru-Minas itu sangat dekat, cuman nyetir di jalan nasional itu biasanya pada jam2 pagi atau hari kerja, agak susah mau tembus 50-60 km jam. Karena truk2 rombeng juga lagi banyak2nya. Dan itu lagi jam2nya Bus AKAP tiba di Pekanbaru setelah semalaman dari Medan. Nyetirnya sih udah kayak setan.
__________________
Been in SSC for 10 years now. I'm old.

drie liked this post
rilham2new está en línea ahora   Reply With Quote
Old July 29th, 2017, 07:40 AM   #146
Gingerbread_Man
Traveller, Researcher
 
Gingerbread_Man's Avatar
 
Join Date: Nov 2013
Location: Medan, Jakarta
Posts: 4,390
Likes (Received): 809

Quote:
Originally Posted by spetznaz_kdi View Post
bikin terowongan bisa gak? Kayaknya sekarang bikin terowongan lagi trend, kekinian...
hehe, mkny perlu dicoba langsung trekny bro. Terutama Pekanbaru - Minas itu unik banget kontur tanahny. Pas ke Pekanbaru aq sring bbrp kali berhenti2 buat liat pemandangan, kdg dari warung2 sambil ngopi..

Awalny juga mikir gitu, apa nanti jalan tol ny bakal pake model terowongan dan jembatan, atau kyk Cipularang menanjak dan menurun dengan frekuensi yang cukup sering mengingat bukit2ny..

Mungkin kalo bnyk tanjakan turunan, bisa2 max kecepatan yg dianjurkan sekitar 60 km/jam, walau sudah lebih nyaman krn jalan tol dan punya lajur sendiri, ga seperti Jalinsum Pekanbaru - Duri

Foto2 yg diposting di thread ini sy kira cukup menggambarkan penampakan alam jalan tol ini kelak :cheers;
__________________
Invisible airwaves crackled with life
bright antennae bristle with the energy


Visit my blog : http:\\www.ridethewind.wordpress.com

drie liked this post
Gingerbread_Man no está en línea   Reply With Quote
Old July 30th, 2017, 06:54 PM   #147
svaerd firemanska
Registered User
 
svaerd firemanska's Avatar
 
Join Date: Aug 2013
Location: Pekalongan & Jakarta
Posts: 6,742
Likes (Received): 1688

Apa g bisa diblasting ya
__________________
"Bertanyalah kepadaku dan akan kuceritakan dunia".
"The Book Philosophy"



svaerd firemanska no está en línea   Reply With Quote
Old July 31st, 2017, 12:11 PM   #148
Gingerbread_Man
Traveller, Researcher
 
Gingerbread_Man's Avatar
 
Join Date: Nov 2013
Location: Medan, Jakarta
Posts: 4,390
Likes (Received): 809

Quote:
Originally Posted by svaerd firemanska View Post
Apa g bisa diblasting ya
Hehe, bukitny bukan model bukit batu atau karang seperti di proyek Cisumdawu
Bukit2 tanah/pasir dan batu yang ukuranny relatif kecil, tap banyaakkk antara Pekanbaru - Minas
__________________
Invisible airwaves crackled with life
bright antennae bristle with the energy


Visit my blog : http:\\www.ridethewind.wordpress.com
Gingerbread_Man no está en línea   Reply With Quote
Old July 31st, 2017, 03:21 PM   #149
drie
Registered User
 
Join Date: Feb 2010
Posts: 15,222

Ngomong ngomong masalah tanah. Ini ada pernyataan Bapak Presiden mengenai kondisi jalan Tol Pekanbaru Dumai.

drie no está en línea   Reply With Quote
Old July 31st, 2017, 06:33 PM   #150
svaerd firemanska
Registered User
 
svaerd firemanska's Avatar
 
Join Date: Aug 2013
Location: Pekalongan & Jakarta
Posts: 6,742
Likes (Received): 1688

Berarti galinya mesti pake shovel biar cepet
__________________
"Bertanyalah kepadaku dan akan kuceritakan dunia".
"The Book Philosophy"



svaerd firemanska no está en línea   Reply With Quote
Old August 1st, 2017, 05:16 AM   #151
BRItama
A.S.A.P
 
BRItama's Avatar
 
Join Date: Jul 2013
Location: Pku - jog - sub - pku
Posts: 439
Likes (Received): 69

Lewat Vlog, Jokowi Pamerkan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Tuntas di 2019


Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui akun resmi YouTube-nya baru saja mengunggah video blog (Vlog) tentang kunjungan kerjanya yang baru-baru ini dilakukannya di Pekanbaru, Riau.

Seperti biasa, Jokowi juga meninjau langsung ke lapangan proyek nasional yang berada di daerah tersebut, yang kali ini adalah Jalan Tol Pekanbaru-Dumai.

Dalam video tersebut, tampak Jokowi memegang sendiri kamera videonya, didampingi oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno dan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono. Di bawah terik sinar matahari, Jokowi menyampaikan lokasinya yang tengah berada di lokasi proyek Jalan Tol Pekanbaru menuju Dumai.

"Ini pembebasan lahan sudah selesai 47% dan kita ingin sambung Trans Sumatera ini dari Lampung sampai ke Aceh secepat-cepatnya. Tahun depan kita harapkan dari atas, di Aceh di Barat juga akan kita mulai, sehingga nanti dari Timur ke Barat, dari Barat ke Timur akan segera tersambung," kata Jokowi dalam video tersebut, seperti dikutip detikFinance, Selasa (1/8/2017).

Di bawah terik matahari yang cukup kuat saat itu, Jokowi bersama kedua menterinya itu tampak sumringah memperlihatkan pekerjaan yang sudah dilaksanakan dalam waktu 6 bulan.

Jokowi bilang, medan yang dilalui dalam mengerjakan salah satu ruas Trans Sumatera ini sangat sulit. Ada ruas dengan tanah humus sedalam 3 meter, sehingga harus diselesaikan dengan konstruksi yang berbeda. Di lokasi lainnya juga ada tanah gambut dan rawa yang juga harus diselesaikan dengan konstruksi yang berbeda lagi.

Namun demikian, Ia optimistis bahwa Jalan Tol sepanjang 131 km tersebut bakal rampung di tahun 2019 mendatang. Hal ini dipastikannya setelah menanyakan langsung kepada dua Menteri terkait tersebut.

"Siap, Pak. Kita selesaikan. 2019 kita selesaikan, insya Allah," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri BUMN Rini Soemarno bergantian.

"Ya.. kalau yang di lapangan, Hutama Karya, Kementerian BUMN, Kementerian PU mengatakan siap, ya insyaAllah selesai 2019," balas Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga memastikan kepada Gubernur Provinsi Riau, Arsyadjuliandi Rachman, bahwa keberadaan Jalan Tol yang menghabiskan dana hingga Rp 15 triliun ini nantinya akan menambah daya saing Provinsi Riau sehingga bisa lebih banyak berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

"Jadi kuncinya ada di daya saing, kalau Jalan Tol ada, daya saing Provinsi Riau akan meningkat," tukas Jokowi.

Adapun Jalan Tol Pekanbaru-Dumai di Sumatera sudah dikerjakan selama enam bulan terakhir. Progres pembebasan lahan saat ini telah lebih dari 50% dan ditarget rampung tahun ini. Dengan investasi sekitar Rp 15 triliun, Jalan Tol sepanjang 131 km ini ditargetkan selesai pada tahun 2019 mendatang.

Last edited by BRItama; August 1st, 2017 at 05:16 AM. Reason: Sumber detik Finance
BRItama no está en línea   Reply With Quote
Old August 1st, 2017, 05:27 AM   #152
BRItama
A.S.A.P
 
BRItama's Avatar
 
Join Date: Jul 2013
Location: Pku - jog - sub - pku
Posts: 439
Likes (Received): 69

Delete
BRItama no está en línea   Reply With Quote
Old August 1st, 2017, 12:39 PM   #153
Gingerbread_Man
Traveller, Researcher
 
Gingerbread_Man's Avatar
 
Join Date: Nov 2013
Location: Medan, Jakarta
Posts: 4,390
Likes (Received): 809

Artikel detik hari ini. Kirain progressny yang 46%, ternyata pembebasn lahannya, captionny rada ngawur. Tapi aq yakin emg bagus sih progressny..

Quote:
Baru Dikerjakan 6 Bulan, Tol Pekanbaru-Dumai Sudah 46%

Jakarta - Pengerjaan proyek tol Pekanbaru-Dumai telah dimulai sejak enam bulan yang lalu, setelah dilakukan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) pada April 2016 lalu. Ruas yang merupakan bagian dari tol Trans Sumatera dengan panjang 131,4 km ini ditargetkan rampung pada akhir 2019 mendatang.



Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) yang diterima detikFinance seperti dikutip Selasa (1/8/2017), progres fisik Jalan Tol Pekanbaru-Dumai hingga akhir Juli secara keseluruhan baru mencapai 0,63% dengan pengadaan tanah 46,14%.

Pengadaan tanah untuk seksi 1 Pekanbaru-Minas sepanjang 9,2 km saat ini telah mencapai 80,69% dengan fisik 5,85%. Ada deviasi atau keterlambatan sekitar 7,52% dari proyeksi awal pada seksi ini.

Kemudian di seksi 2 dari Minas ke Petapahan sepanjang 23,6 km saat ini pengadaan lahan telah mencapai 38,63% dengan fisik 0,57%. Di seksi 3, dari Petapahan menuju Kandis Utara, lahan yang sudah bebas mencapai 79,9% dengan fisik 0,81%.

Sedangkan untuk 3 seksi lainnya saat ini masih belum ada dilakukan konstruksi namun telah memulai proses pembebasan lahan. Pengadaan lahan untuk seksi 4 mencapai 12,12%, seksi 5 sebesar 39,76%, dan seksi 6 sebesar 45,68%.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengungkapkan tidak ada hambatan dalam hal pembebasan lahan milik warga, saat ini sedang tahap appraisal dan musyawarah dengan warga. Sementara pada seksi IV hingga VI masih dalam tahap pembicaraan dengan perusahaan minyak multinasional.

"Kita sudah dapat LO dari Kejaksaan mana yang bisa diganti mana yang tidak bisa diganti. Untuk ruas ini pada seksi I Pekanbaru-Minas sepanjang 9,5 km targetnya pada akhir 2017 sudah bisa diaspal semua. Kita targetkan sebelum lebaran 2018, sudah bisa fungsional untuk mendukung arus mudik," ucapnya.

Adapun pekerjaan yang sedang dilakukan saat ini adalah proses land clearing lahan yang sudah dibebaskan, pekerjaan tanah, box culvert dan solid sodding. (dna/dna)
https://finance.detik.com/berita-eko...dumai-sudah-46
__________________
Invisible airwaves crackled with life
bright antennae bristle with the energy


Visit my blog : http:\\www.ridethewind.wordpress.com
Gingerbread_Man no está en línea   Reply With Quote
Old August 1st, 2017, 12:44 PM   #154
Nduta_1984
Registered User
 
Nduta_1984's Avatar
 
Join Date: Jul 2012
Location: Mojokerto - Surabaya - Cilegon - Duri - Dumai - Pekanbaru
Posts: 496
Likes (Received): 121

pintu tol Duri Utara sebelah mana ya jadinya? dekat Km 125 ndak ya?
Nduta_1984 no está en línea   Reply With Quote
Old August 1st, 2017, 01:15 PM   #155
BRItama
A.S.A.P
 
BRItama's Avatar
 
Join Date: Jul 2013
Location: Pku - jog - sub - pku
Posts: 439
Likes (Received): 69

Quote:
Originally Posted by Gingerbread_Man View Post
Artikel detik hari ini. Kirain progressny yang 46%, ternyata pembebasn lahannya, captionny rada ngawur. Tapi aq yakin emg bagus sih progressny..



https://finance.detik.com/berita-eko...dumai-sudah-46
Yaaaah mungkin pembebasan lahan bisa cepet karena banyak ngelewatin HGU perusahaan sawit,chevron n pertamina. Sedangkan yg lewatin perkampungan belum clear juga, apalagi seksi Pekanbaru - minas banyak kasusnya yg tumpang tindih antara HGU chevron n SKGR masyarakat setempat.
BRItama no está en línea   Reply With Quote
Old August 2nd, 2017, 06:27 AM   #156
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Jakarta, Pekanbaru, Tangerang
Posts: 32,156
Likes (Received): 1060

Quote:
Originally Posted by Gingerbread_Man View Post
Artikel detik hari ini. Kirain progressny yang 46%, ternyata pembebasn lahannya, captionny rada ngawur. Tapi aq yakin emg bagus sih progressny..



https://finance.detik.com/berita-eko...dumai-sudah-46
Agak misleading emang. Tantangan terbesar proyek tol ini sepertinya bukan pembebasan lahan. Tp untuk pendanaan konstruksi fisik nya.

Progress fisik sih ya 0-1% untuk ruas total 131 km, still far from beres. Tp kalau bicara seksi I saja, progress fisikny nya lumayan kok.

Medianya terlalu euforia, dikiranya pembebasan lahan yang menjadi masalah di Jawa, juga masalah serius di Sumatra. Jadi kesanny, bebas 47% dalam 6 bulan itu bisa dianggap proyeknya bisa cepat selesai.

Itu juga media mlintir statementnya Jokowi, coba deh tonton video nya Jokowi dia bilang yang cepet itu pembebasan lahannya, angka 47% itu dari pembebasan lahan.
__________________
Been in SSC for 10 years now. I'm old.
rilham2new está en línea ahora   Reply With Quote
Old August 2nd, 2017, 08:09 AM   #157
jsm1902
Registered User
 
Join Date: Jul 2017
Posts: 163
Likes (Received): 50

Quote:
Originally Posted by rilham2new View Post
Agak misleading emang. Tantangan terbesar proyek tol ini sepertinya bukan pembebasan lahan. Tp untuk pendanaan konstruksi fisik nya.

Progress fisik sih ya 0-1% untuk ruas total 131 km, still far from beres. Tp kalau bicara seksi I saja, progress fisikny nya lumayan kok.

Medianya terlalu euforia, dikiranya pembebasan lahan yang menjadi masalah di Jawa, juga masalah serius di Sumatra. Jadi kesanny, bebas 47% dalam 6 bulan itu bisa dianggap proyeknya bisa cepat selesai.

Itu juga media mlintir statementnya Jokowi, coba deh tonton video nya Jokowi dia bilang yang cepet itu pembebasan lahannya, angka 47% itu dari pembebasan lahan.
Bantu jwb,memang benar.masalah dana.karna blum dilibatkan swasta.pada proyek tol pku - dmi.tp smga tetap berjalan.
jsm1902 está en línea ahora   Reply With Quote
Old August 11th, 2017, 07:21 AM   #158
drie
Registered User
 
Join Date: Feb 2010
Posts: 15,222

Progres Per 4 Agustus 2017










__________________

CrazyForID liked this post
drie no está en línea   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Related topics on SkyscraperCity


All times are GMT +2. The time now is 11:41 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.11 Beta 4
Copyright ©2000 - 2017, vBulletin Solutions Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2017 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2017 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu