daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > Regional Construction and Development > General Construction and Development



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old December 9th, 2012, 01:32 PM   #81
utomo
Registered User
 
Join Date: Dec 2010
Posts: 720
Likes (Received): 33

menurut saya masalah terbesar banjir jakarta:
1. Air kiriman dari Bogor dan sekitarnya> dibuatkan bendungan di depok atau ciawi.
bandungan katulampa sudah 100 tahun umurnya dan nggak pernah dikeruk.
2. Air dari jakarta sendiri susah mengarlir karena klinya nggak pernah dikeruk puluhan tahun> solusinya segera dikeruk, sudah ada dana dari bank dunia.
yang lain sih nggak terlalu besar pengaruhnya
utomo no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
Old December 12th, 2012, 01:48 AM   #82
utomo
Registered User
 
Join Date: Dec 2010
Posts: 720
Likes (Received): 33

apakah ada yang punya data lebih detailnya ?

apakah nanti pulau bidadari jadi ada di dalam waduk atau diluar ?

terus kalau mau pergi ke pulau nantinya bagaimana ya ? apakah lebih sulit ?




Last edited by utomo; December 12th, 2012 at 01:55 AM.
utomo no está en línea   Reply With Quote
Old December 13th, 2012, 05:48 PM   #83
InfraObr
Registered User
 
InfraObr's Avatar
 
Join Date: Mar 2012
Location: JKT, AMS
Posts: 851
Likes (Received): 174

Quote:
Originally Posted by eurico View Post
kalo dari berita di atas dan apabila proyeknya lanjut terus ins*****h tret ini akan tetap hidup hingga 15 tahun yang akan datang, amiinnnnnn
hilarious
InfraObr no está en línea   Reply With Quote
Old December 13th, 2012, 06:02 PM   #84
InfraObr
Registered User
 
InfraObr's Avatar
 
Join Date: Mar 2012
Location: JKT, AMS
Posts: 851
Likes (Received): 174

Quote:
Originally Posted by v-sun View Post
Contoh Belanda, DKI Bangun Tanggul Raksasa

Eko Priliawito, Dwifantya Aquina | Rabu, 26 Januari 2011, 17:36 WIB

VIVAnews - Peningkatan permukaan air laut dan penurunan muka tanah (land subsidence) telah terjadi di sebagian wilayah Jakarta. Dua gejala alam itu yang menjadi penyebab sering terjadinya banjir rob di wilayah Jakarta Utara.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merasa pembangunan bendungan raksasa atau giant seawall di pantai utara Jakarta mendesak dan perlu cepat dilakukan. "Ternyata, land subsiden lebih cepat gerakannya dibandingkan kenaikan permukaan air laut. Keduanya membuat genangan di pantai utara Jawa, temasuk Jakarta," ujar Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo di Balaikota DKI Jakarta, Rabu 26 Januari 2011.

Menurut Fauzi Bowo, tanggul yang saat ini ada belum cukup mengatasi bencana banjir air pasang dengan baik. Diprediksi, dalam 5 sampai 10 tahun ke depan, DKI harus memiliki sistem penanggulan terbaru. Sebab sistem yang saat ini digunakan sudah tidak bisa diterapkan. "Untuk itu, diperlukan peninggian tanggul," katanya.

Ditegaskan Fauzi Bowo, sistem polder atau penampungan air, harus dibangun lebih ke depan, ke arah laut di wilayah itu. Sehingga kawasan di bawah permukaan air laut tidak akan tergenang. Sistem ini telah diterapkan di Belanda dan New Orleans, Amerika Serikat.

"Meski air laut tinggi, tetapi kawasan di bawah permukaan air laut tetap kering karena ada tanggul raksasa yang akan memompa air ke laut," jelasnya.

Sebenarnya hal itu sudah dilakukan secara bertahap dengan skala yang lebih kecil. Contohnya di Pluit, Ancol, dan bagian Jakarta yang sedang direklamasi. Namun, bendungan ini harus dibuat secara menyeluruh karena merupakan bagian dari desain master plan penanggulangan banjir di Jakarta.

Deputy Representative Bos Witteveen, salah satu perusahaan anggota Konsorsium Jakarta Coastal Defence Strategy (JCDS) Sawarendro mengatakan, sejak Desember 2010 telah dilakukan penyusunan rencana strategi sebagai bagian kegiatan perencanaan pembangunan tanggul laut raksasa.

Diharapkan bulan Mei 2011, strategi ini sudah bisa dipaparkan untuk didiskusikan stakeholder yang bersangkutan seperti Bappenas, Departemen PU, Dinas PU dan Pemprov DKI Jakarta.

Terdapat empat pilihan tanggul laut yang mungkin bisa diterapkan, yaitu pembangunan tanggul laut diintegrasikan dengan reklamasi pantai utara, tanggul laut berada di luar wilayah reklamasi, tanggul laut berada di luar wilayah reklamasi kecuali Tanjung Priok dan tanggul laut menghubungkan antar pulau di Kepulauan Seribu.

Pilihan pertama dinilainya merupakan pilihan yang paling mungkin dilakukan untuk dilaksanakan dalam 20 tahun ke depan.

"Menimbang opsi ini membutuhkan pembiayaan yang relatif kecil dan pelaksanaan bisa dilakukan dengan kontribusi sektor publik dan swasta," ujarnya.

http://www.vivanews.com/news/read/20...dungan-raksasa
Meniru Belanda??? Indonesian should really understand this word. Well, yg ditiru itu ngga cuma konsep fisiknya, tapi juga determination-nya (kesungguhannya).
Sesungguhnya yang membuat project 'once for all as in Delta Works' itu karena Belanda selama bertahun2 fight dengan laut, spt jkt bertahun2 fight macet. Dan sudah pernah menelan korban 3000 lebih orang sewaktu tanggul lama jebol.
Maksudnya sudah urusan hidup dan mati.
Di jakarta, masalahnya problem di jakut belum sampai titik kritis hidup mati society-nya. So....meniru konsep fisiknya bisa, tapi determinationnya yang belum bisa ditiru sedemikian rupa sehingga project ini menjadi prioritas utama and being initiated.

You really have to visit NL to understand how determined the ppl there on reclaiming lands...how they literally 'create land' to live, to build houses, to make farm lands, out of the sea floor as in Almere and Lelystad.
InfraObr no está en línea   Reply With Quote
Old December 13th, 2012, 07:40 PM   #85
lombok
BANNED
 
lombok's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Posts: 2,799
Likes (Received): 122

Quote:
Originally Posted by InfraObr View Post
Meniru Belanda??? Indonesian should really understand this word. Well, yg ditiru itu ngga cuma konsep fisiknya, tapi juga determination-nya (kesungguhannya).
Sesungguhnya yang membuat project 'once for all as in Delta Works' itu karena Belanda selama bertahun2 fight dengan laut, spt jkt bertahun2 fight macet. Dan sudah pernah menelan korban 3000 lebih orang sewaktu tanggul lama jebol.
Maksudnya sudah urusan hidup dan mati.
Di jakarta, masalahnya problem di jakut belum sampai titik kritis hidup mati society-nya. So....meniru konsep fisiknya bisa, tapi determinationnya yang belum bisa ditiru sedemikian rupa sehingga project ini menjadi prioritas utama and being initiated.

You really have to visit NL to understand how determined the ppl there on reclaiming lands...how they literally 'create land' to live, to build houses, to make farm lands, out of the sea floor as in Almere and Lelystad.

Please...jangan copycat. Urus ajah rivers JKT dulu yang bawa banjir tiap tahun, rumah-rumah gembel di pinggir rivers diurus yang rapi, buang sampa sembarang dilarang !!! macet.... dimana-mana. After itu baru urus Dam kayak Belanda
lombok no está en línea   Reply With Quote
Old December 13th, 2012, 07:44 PM   #86
Namewee
Dilarang
 
Namewee's Avatar
 
Join Date: Feb 2011
Location: Makassar, Sulawesi Utara
Posts: 9,069

Setuju deh sama tante Lombok
__________________
Tidak akan pernah maju orang-orang yang tidak objektif
Namewee no está en línea   Reply With Quote
Old December 14th, 2012, 09:12 AM   #87
lombok
BANNED
 
lombok's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Posts: 2,799
Likes (Received): 122

Quote:
Originally Posted by Namewee View Post
Setuju deh sama tante Lombok
lombok no está en línea   Reply With Quote
Old December 14th, 2012, 06:36 PM   #88
typhoonbringer
Registered User
 
Join Date: Aug 2009
Posts: 2,436
Likes (Received): 71

Quote:
Originally Posted by lombok View Post
Please...jangan copycat. Urus ajah rivers JKT dulu yang bawa banjir tiap tahun, rumah-rumah gembel di pinggir rivers diurus yang rapi, buang sampa sembarang dilarang !!! macet.... dimana-mana. After itu baru urus Dam kayak Belanda
bener, padahal jakarta kan dulunya pake baseline amsterdam, jadi kanal-kanal dibersihin dulu baru bikin dyke yang guede buat bikin flevoland ala indo
typhoonbringer no está en línea   Reply With Quote
Old December 14th, 2012, 08:27 PM   #89
PoetraDaerah
Bujang Desa
 
PoetraDaerah's Avatar
 
Join Date: Jul 2010
Location: lemuria
Posts: 8,365

bener jangan sampai yang justru permukaan sungai yang makin mendangkal bukannya batas laut jakarta
PoetraDaerah no está en línea   Reply With Quote
Old January 17th, 2013, 06:36 PM   #90
InfraObr
Registered User
 
InfraObr's Avatar
 
Join Date: Mar 2012
Location: JKT, AMS
Posts: 851
Likes (Received): 174

Hmm tadinya emg beropini keknya blom urgent.

Tapi .... ooops .... Jkt banjir gede, jadi mirip Belanda skrg problemnya walo blom sampe hidup mati yg separah Belanda, but intinya udah mirip...kita udah di level 'fight the water'. Tadi Sutiyoso nyinggung giant sea wall di tvOne, diwawancara di bunderan HI yg kebanjiran.

Kalo urusannya udah soal banjir gede .... mungkin urgent juga si ya as 'salah satu' solusi banjir. Paralel ama solusi lain (waduk di hulu, normalisasi sungai dll)

Ga terlalu tau teknis polder, tapi mungkin, bisa menjadi pompa air raksasa yg memompa air di sisi daratan yg overcapacity by air kiriman dari Bogor dan dibuang ke laut yang mmg ditahan dam itu spy stay di laut walo permukaan laut lbh tinggi dr sisi daratannya... cmiiw

yah kek daratan Almere n Lelystad yg 10m di bawah permukaan laut itulah, kan emg bisa ditahan di atas gt airnya.

Last edited by InfraObr; January 17th, 2013 at 06:43 PM.
InfraObr no está en línea   Reply With Quote
Old January 18th, 2013, 08:46 AM   #91
Ocean One
Nomadic
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Ich liebe Deutschland
Posts: 11,006
Likes (Received): 895

Banjir yang melanda Jakarta sekarang ini kan ancamannya datang dari arah darat yaitu kiriman dari Bogor dan juga karena intensitas air hujan yang tinggi.
Lah proyek ini bukannya untuk melindungi serangan dari arah laut aja?

So apakah akan benar2 bermanfaat dan bisa maksimal untuk mengatasi banjir jika proyek neh dah selesai nantinya? cmiiw
Ocean One no está en línea   Reply With Quote
Old January 18th, 2013, 09:02 AM   #92
fs169
Registered User
 
Join Date: Jan 2013
Posts: 147
Likes (Received): 94

Quote:
Originally Posted by Ocean One View Post
Banjir yang melanda Jakarta sekarang ini kan ancamannya datang dari arah darat yaitu kiriman dari Bogor dan juga karena intensitas air hujan yang tinggi.
Lah proyek ini bukannya untuk melindungi serangan dari arah laut aja?
So apakah akan benar2 bermanfaat dan bisa maksimal untuk mengatasi banjir jika proyek neh dah selesai nantinya? cmiiw
Penyebab banjir gak hanya hujan saja, naik turun permukaan air laut juga pengaruh, kalo memang pas air pasang + hujan deras, klop lah Jakarta jadi danau. Jadi sektor utara maupun selatan harus dibenahi.
Kalo benar proyek jadi dibangun, seharusnya banjir akan berkurang signifikan.
fs169 no está en línea   Reply With Quote
Old January 18th, 2013, 12:57 PM   #93
ahonksirad
Registered User
 
ahonksirad's Avatar
 
Join Date: Sep 2012
Location: Yogyakarta
Posts: 3,992
Likes (Received): 1023

artikel di harian kompas (cetak) hari ini juga mengulas tentang jakarta sebagai 'mangkok raksasa' dikarenakan setiap tahun teluk jakarta naik akibat proses tektonik. harian itu juga berkesimpulan tidak cocok membangun sistem kanal (bahkan deep tunnel sekalipun) karena karakteristik jakarta yang aslinya memang perairan (rawa-rawa)

*maaf no link, tadi pagi baca korannya, cek saja di halaman 14*
__________________
"Ikut hati mati, ikut rasa binasa"

-pepatah-

bozenBDJ liked this post
ahonksirad no está en línea   Reply With Quote
Old January 18th, 2013, 03:57 PM   #94
InfraObr
Registered User
 
InfraObr's Avatar
 
Join Date: Mar 2012
Location: JKT, AMS
Posts: 851
Likes (Received): 174

Quote:
Originally Posted by fs169 View Post
Penyebab banjir gak hanya hujan saja, naik turun permukaan air laut juga pengaruh, kalo memang pas air pasang + hujan deras, klop lah Jakarta jadi danau. Jadi sektor utara maupun selatan harus dibenahi.
Kalo benar proyek jadi dibangun, seharusnya banjir akan berkurang signifikan.
iya betul.
Intinya fungsi polder itu sebetulnya spt pompa raksasa yang bisa mengatur ketinggian air di salah satu sisi. Misal sisi dalam Jakarta mau diatur (disedot) dan dibuang ke laut, bisa dengan sistem polder ini.
Klo ga salah di Belanda itu ada 2 lapis giant sea wall utk yg di sisi yg head to head dengan daratan Almere saja. Masing2 giant sea wall meregulate/mengatur ketinggian air di sisi sebelah dalam. Itu makanya di Belanda itu air tidak pernah mungkin terlalu tinggi atau terlalu rendah...stabil terus di ketinggian tertentu karena emg bisa diatur gitu. Hebat ya. So far sih, manusia Belanda masih bisa mengendalikan alam mereka itu. Yah paling agak dihantui juga sih klo pas nature lagi raging di luar perhitungan mereka.
Temen gw prnh becanda, klo Belanda kelelep lari ke mana...lari ke Jerman kali ya masih mending Jkt kelelep, ngungsi ke Bogor masih negara sendiri
InfraObr no está en línea   Reply With Quote
Old January 24th, 2013, 04:38 PM   #95
G27
Registered User
 
Join Date: Nov 2012
Posts: 964
Likes (Received): 95

Atasi Banjir, Jokowi Percepat Proyek Tanggul Foke

http://megapolitan.kompas.com/read/2...campaign=Khlwp

Quote:
"Pembangunan Giant Sea Wall akan kita percepat," kata Jokowi di Jakarta, Kamis (24/1/2013).

Untuk dapat merealisasikan proyek itu, dalam waktu dekat ini, Pemprov DKI akan meminta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) agar segera merealisasikan proses pembangunan tanggul tersebut.

"Kami juga akan meminta Bappenas dan UKP4 untuk langsung mempercepat persiapan pembangunannya," tegasnya.

Menurutnya, pembangunan tanggul laut raksasa ini membutuhkan waktu lebih dari 10 tahun. Ia juga mengakui telah mendapatkan konsep dan detail pembangunan tembok raksasa tersebut.

"Jadi memang sudah saya tekankan, kalau giant sea wall itu perlu sekali untuk menghadang rob besar. Tapi sekali lagi, ini menyangkut anggaran besar dan waktu yang cukup lama," kata Jokowi.

Tanggul raksasa ini merupakan gagasan Fauzi Bowo. Tanggul itu dipercaya tak hanya berfungsi menghalau air laut, tapi juga untuk memarkirkan air yang mengalir dari sungai agar tak langsung terbuang ke laut. Oleh karena itu, tanggul akan berbentuk waduk raksasa.

Proyek itu diperkirakan merogoh kocek hingga Rp 50 triliun. Rencananya untuk pembiayaan tanggul raksasa itu tidak hanya ditanggung oleh pemerintah, tapi juga investor. Sebab, kalau menunggu pemerintah pusat, tanggul tidak akan terwujud dalam waktu dekat.
G27 no está en línea   Reply With Quote
Old January 24th, 2013, 04:58 PM   #96
hesitancy
Death Metal
 
hesitancy's Avatar
 
Join Date: Mar 2012
Location: Horror Art City
Posts: 2,449
Likes (Received): 109

Banyak duit ya..... wkwkwkwkwk 50T .......
hesitancy no está en línea   Reply With Quote
Old January 24th, 2013, 05:16 PM   #97
embassyofaudrey
Registered User
 
embassyofaudrey's Avatar
 
Join Date: Feb 2012
Location: in u'r heart
Posts: 6,463
Likes (Received): 2514

kmaren katanya mau bangun smart tunnel, skarang tanggul. realisasinya mana.. ? T___T
__________________
"Tolong di Pastikan dengan 620Juta itu...Eeeee Harus jernih, Karena dengan air mancur itu Yang Terpancurkan Akhirnya KITA " - Numero Uno
embassyofaudrey no está en línea   Reply With Quote
Old January 24th, 2013, 06:49 PM   #98
G27
Registered User
 
Join Date: Nov 2012
Posts: 964
Likes (Received): 95

Quote:
Originally Posted by embassyofaudrey View Post
kmaren katanya mau bangun smart tunnel, skarang tanggul. realisasinya mana.. ? T___T
batalin ajalah itu smart tunnel, proyek ga jelas...
G27 no está en línea   Reply With Quote
Old January 25th, 2013, 11:56 AM   #99
InfraObr
Registered User
 
InfraObr's Avatar
 
Join Date: Mar 2012
Location: JKT, AMS
Posts: 851
Likes (Received): 174

Quote:
Originally Posted by G27 View Post
batalin ajalah itu smart tunnel, proyek ga jelas...
Smart tunnel sih ok tapi apa efektif?
Mungkin ambil jalan tengahnya aja, maksudnya, buat drainase yg cukup besar diameter 5m (ukuran tepatnya bs dicalibrate ahlinya) dan menyeluruh di jalan2 besar DKI.
Ga usah super giant spt smart tunnel yg sampai bertingkat2 di dalamnya dah gt cuma 1 jalur. Smart tunnel mungkin bisa mencegat debit air banjir kiriman. Tapi kalau jalan2 ibukota tergenang murni krn curah hujan yg tinggi, misal yg menggenang di Thamrin, gimana mengalirkan air curah hujan ke smart tunnel? Bingung lagi kan?
InfraObr no está en línea   Reply With Quote
Old January 25th, 2013, 04:13 PM   #100
ChibaTadayoshi
Penikmat Arsitektur
 
ChibaTadayoshi's Avatar
 
Join Date: Feb 2012
Posts: 3,810
Likes (Received): 1294

nih ada link kajian banjir jakarta thn 2005

http://www.kitlv-journals.nl/index.p...File/3615/4375

Ada sodara yg kawin ama insinyur sipil Belanda. Teman-teman si suami di Delft universiteit ikutan proyek bendungan ini. Mereka ngakunya proyek dam raksasa ini mahal tapi percuma, tapi tetap bekerja krn proyek pesenan. Mereka bilang sumber utama banjir Jakarta bukan naiknya permukaan laut, tp hujan yg kagak jelas dibuang kemana.
ChibaTadayoshi no está en línea   Reply With Quote


Reply

Tags
jakarta

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Related topics on SkyscraperCity


All times are GMT +2. The time now is 09:14 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.11 Beta 4
Copyright ©2000 - 2017, vBulletin Solutions Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2017 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2017 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu