search the site
 daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > Regional Construction and Development > General Construction and Development



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old May 7th, 2013, 06:58 PM   #21
Namewee
Dilarang
 
Namewee's Avatar
 
Join Date: Feb 2011
Location: Makassar, Sulawesi Utara
Posts: 9,058

Sedikit OOT, Inalum sendiri kabarnya akan diambil alih pemerintah Indonesia dari investor jepang

Nantinya mungkin produk-produk industri dari Sei Mangke yang akan mendominasi di Kuala Tanjung
__________________
Tidak akan pernah maju orang-orang yang tidak objektif
Namewee no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
Old May 8th, 2013, 04:00 AM   #22
Tawon
Registered User
 
Join Date: Jul 2011
Location: Balige, Siantar, Washington
Posts: 951
Likes (Received): 189

Saya kira bukan hanya Sei Mangke atau SUMUT. Saat ini, pelabuhan Belawan saja sudah melayani ekspor-impor untuk provinsi-provinsi lain, disamping Sumut. Jadi, Kuala Tanjung dirancang untuk menjadi hub bagi seluruh Indonesia untuk kargo dari dan ke arah barat Indonesia. Lokasinya di Selat Malaka yang dilintasi hampir separuh kapal barang dunia membuatnya mudah untuk mendapatkan kapal pengangkut dan exportir/importir tidak harus menunggu lama.

Last edited by Tawon; May 8th, 2013 at 07:01 AM.
Tawon no está en línea   Reply With Quote
Old May 8th, 2013, 11:36 PM   #23
BeWiseMan
freewill
 
BeWiseMan's Avatar
 
Join Date: Jan 2013
Location: Jekate
Posts: 1,413
Likes (Received): 359

Quote:
Originally Posted by Namewee View Post
Sedikit OOT, Inalum sendiri kabarnya akan diambil alih pemerintah Indonesia dari investor jepang

Nantinya mungkin produk-produk industri dari Sei Mangke yang akan mendominasi di Kuala Tanjung
Benar, kerjasama dengan negara Jepang akan berakhir. Beritanya sudah lama:



Pemerintah Bakal Rebut Kembali Inalum di 2013


Quote:
Jakarta - Pemerintah kembali menegaskan rencana untuk mengambil alih PT Indonesia Asahan Aluminium atau Inalum setelah kontrak antara pemerintah dengan Konsorsium Pengusaha Aluminium Jepang berakhir pada 2013.

"Pada intinya pemerintah ingin mengambil alih 100% saham Inalum, dan berdasarkan kontrak, Indonesia memiliki hak untuk mengambil alih 100%," ungkap Menteri Perindustrian MS Hidayat di Jakarta, akhir pekan lalu.

Mantan ketua kadin tersebut mengatakan setelah pemerintah mengambil alih Inalum baru akan diputuskan dan menentukan dari mana sumber dana untuk membayar dan menentukan Bahan Usaha Milik Negara (BUMN) mana yang akan bertanggung jawab. "Setelah Inalum diambil alih oleh pemerintah, performanya harus lebih baik dari sekarang dan tidak boleh menurun, saya akan membuat rencana bisnis untuk hal itu," tambah Hidayat.

Hidayat menyatakan, pembuatan rencana bisnis tersebut akan dilakukan setelah proses pengambilalihan agar di Sumatera Utara bisa berdiri kelompok industri aluminium yang terbesar. "Nanti di Sumatera Utara bisa berdiri cluster industri aluminium yang terbesar dan akan meningkatkan kapasitas produksinya dari 240 ribu ton menjadi 410 ribu ton," kata Hidayat.

Sementara itu, seusai melakukan rapat koordinasi sektor industri, Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, juga mengatakan hal senada terkait dengan keinginan pemerintah untuk mengambil alih Inalum. "Berdasarkan laporan dari tim negosiasi inalum, saat ini kita sudah berada di posisi yang tepat, di mana pada 2013 kontrak inalum akan berakhir dan pemerintah dengan tim sudah melakukan beberapa pembicaraan serta mempersiapkan diri untuk mengambil alih ketika kontrak tersebut habis," kata Hatta.

Hatta mengatakan bahwa untuk dana pengambilalihan inalum itu, mesih dalam proses pembicaraan apakah nantinya pembiayaan berasal dari APBN atau yang lain, namun pada prinsipnya, inalum akan kembali ke Indonesia pada 2013. "Setelah proses ambil alih selesai, tahap kedua baru akan kita pikirkan tentang mitra kerja Inalum, namun yang pasti posisinya harus beralih dulu ke Indonesia," tambah Hatta.

Dia juga mengata'kan bahwa akan mencari jalan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan mengaitkan dengan bahan mentah di Indonesia. Untuk itu, ungkap Hatta, saat ini pemerintah segera menyiapkan pendanaan sebesar US$ 700 juta guna mengakuisisi sejumlah aset: Inalum yang dimiliki oleh konsorsium pengusaha aluminium asal Jepang.

Hatta mengungkapkan sumber pendanaan akan diperoleh dari APBN yang akan didukung oleh pusat investasi pemerintah (PIP). Dia menilai penyusunan dana menjadi prioritas sebelum mengagendakan pola kemitraan dan proses tender. Hatta berjanji proses akuisisi 58,87% saham milik konsorsium pengusaha Jepang akan segera dituntaskan pasca masa kontrak dengan pihak Jepang berakhir pada. 2013. Pemerintah Indonesia hingga kini menguasai saham minor Inalum sebesar 41,13%.

Indonesia, seru Hatta, kini berada dalam posisi tawar yang menguntungkan. Pemerintah ingin mengoptimalkan pasokan aluminium untuk kebutuhan dalam negeri dan rrienghentikan aktivitas ekspor 60% ke Jepang dari total produksi mencapai 225.000 ton per tahun.

Menurut Hatta, ke depan pemerintah tetap akan membuka kesempatan kerja sama baik dengan perusahaan asing maupun swasta. Bahkan, pemerintah daerah juga akan didorong terlibat sehingga dapat berkontribusi bagi pendapatan daerah. "Intinya Inalum harus kembali dulu 100% jadi milik Indonesia. Asing dan swasta boleh saja, namun kami mej ngutamakan perusahaan BUMN yang akan menjalankan usahanya," tukas Hatta.
http://www.kemenperin.go.id/artikel/...Inalum-di-2013

Related news

Quote:
JAKARTA - Pemerintah memastikan untuk mengelola kepemilikan PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum), yang saat ini sebagian besar saham perusahaan dimiliki oleh Jepang, pada Oktober 2013.

"Kita tidak mengurungkan niat untuk tetap Oktober itu beralih ke Indonesia," ujar Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa usai rapat koordinasi membahas Inalum di Jakarta, Selasa (16/4).

Hatta mengatakan proses renegosiasi dengan pemerintah Jepang masih berlangsung, terutama terkait penilaian audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atas nilai aset perusahaan Inalum.
read more...

http://www.investor.co.id/tradeandse...h-inalum/58965
__________________
Ini bentuk kepedulianku...
BeWiseMan no está en línea   Reply With Quote
Old May 12th, 2013, 04:10 AM   #24
BeWiseMan
freewill
 
BeWiseMan's Avatar
 
Join Date: Jan 2013
Location: Jekate
Posts: 1,413
Likes (Received): 359

Good news

Pelabuhan Kuala Tanjung: Pembangunan Masuki Tahap Amdal

Quote:
MEDAN. Pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara, Sumut sudah memasuki tahap penyusunan analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal), sehingga pembangunan fisiknya dapat dimulai pada 2014.
Asisten Corporate Secretary Humas Pelindo I Medan Eriansyah mengaku tahapan pembangunan pelabuhan Kuala Tanjung baru memasuki penyusunan Amdal, sedangkan studi kelayakan dan desain egineering detail (DED) sudah selesai.

“Kini tahapan pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung sudah memasuki penysunan Amdal. Diharapkan pembangunan fisik sudah bisa dimulai pada 2014,” ujarnya menjawab Bisnis di Medan, awal bulan lalu.
Tahun lalu, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Medan menjalin kerja sama dengan PT Pembangunan Perumahan (PP) dan PT Hutama Karya untuk membangun Pelabuhan Kuala Tanjung, Sumut sebagai hub port dengan investasi sedikirnya Rp4 triliun.
Menurut Eriansyah, sesuai jadwal yang ditetapkan, memang kemajuan pembangunan Kuala Tanjung masih pada tahap yang wajar mengingat perizinan yang harus dipenuhi sebanyak 11 jenis dari Kementerian Perhubungan dan Kabupaten Batubara.
Salah satu bentuk perizinan itu adalah izin masterplan, sedangkan izin lain sedang menunggu sesuai dengan tahapan penyelesaian penyusunan studi Amdal.

Pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung, Sumut masuk dalam Master Plan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) untuk menundukung kawasan industri hilir sawit di Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Sumut.
Selain itu, Kuala Tanjung diprogram untuk menunjang penurunan biaya logistik yang masuk dalam sistem logistik nasional (silognas).
Menurut Eriansyah, Pelindo I Medan akan membangun terminal curah cair dengan investasi sekitar Rp 567 miliar.
Rencana pembangunan tersebut, lanjutnya, terkait dengan rencana menyeluruh dari pembangunan Kuala Tanjung sebagai hub port di pantai timur Sumut untuk mengimbangi pelabuhan Singapura dan Port Klang, Malaysia. (Sumber: bisnis.com)
http://www.inaport1.co.id/?p=2647

Quote:
Pada 2013, Pelindo I juga membentuk enam anak perusahaan, diantaranya pengembangan Pelabuhan Belawan, pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung, pengembangan Bidang Logistik, pengembangan Rumah Sakit di Belawan, yang akan ditingkatkan menjadi Rumah Sakit type C, dan pengembangan Bidang Galangan Kapal dan Properti.
http://ekbis.sindonews.com/read/2013...an-pasar-bawah
__________________
Ini bentuk kepedulianku...

Last edited by BeWiseMan; May 12th, 2013 at 06:25 PM.
BeWiseMan no está en línea   Reply With Quote
Old May 13th, 2013, 05:21 PM   #25
rahul medan
Registered User
 
rahul medan's Avatar
 
Join Date: Jun 2011
Location: medan, north sumatra
Posts: 32,410
Likes (Received): 11880


Quote:
BONGKAR MUAT NAIK Aktivitas bongkar muat di terminal peti kemas BICT baru-baru ini. Selama triwulan I-2013, aktivitas bongkar muat di terminal peti kemas (Belawan International Container Terminal/BICT) naik sekitar 18,28% yakni dari 320.708 teus pada periode 2012 menjadi 378.708 teus. (medanbisnis/wismar simanjuntak)
Quote:
Hari ini Pkl. 07:51 WIB
Terminal CPO Kapasitas 6 Juta Ton akan Dibangun di Kuala Tanjung

MedanBisnis – Belawan.
Tahun ini Pelindo I Medan akan membangun terminal minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) berkapasitas 6 juta ton di Pelabuhan Kuala Tanjung. Nantinya kapal besar dengan DWT 40.000-70.000 ton akan bisa masuk ke terminal curah cair ini. “Pada bulan Juli 2013 terminal curah cair berkapasitas 6 juta ton CPO mulai dibangun di Pelabuhan Kuala Tanjung. Dana pembangunan sebesar Rp 600 miliar bersumber dari Pelindo I,” kata Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Pelindo I Medan Bambang Eka Cahyana kepada wartawan di Medan, pekan lalu.

Pembangunan terminal curah cair ini guna mendukung suksesnya program pemerintah yakni Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) wilayah Barat untuk menciptakan konektivitas nasional dan kelancaran sistem logistik nasional.

Menurut Bambang, terminal CPO di Pelabuhan Kuala Tanjung ini mampu menampung kapal berbadan besar hingga bobot mati 40.000 - 70.000 dead weight tonage (DWT) mengalahkan terminal curah cair Pelabuhan Belawan yang hanya bisa disinggahi kapal tanker berbobot mati 25.000 ton. “Kedalamannya mencapai minus 16 meter karena pelabuhannya alam,” ujar Bambang.

Dijelaskannya, pembangunan terminal curah cair di Pelabuhan Kuala Tanjung akan dimulai bulan Juli 2013 atau bersamaan dengan dimulainya pembangunan dermaga tahap pertama sepanjang 350 meter di terminal peti kemas Belawan International Container Terminal (BICT).

Namun terminal curah cair ini akan dioperasikan pada semester II-2014 atau selambat-lambatnya awal 2015. Pembangunanya lebih cepat dari dermaga BICT karena target pembangunannya hanya setahun.

Bambang juga mengatakan, sampai saat ini sudah ada 3 investor asing yang berminat mendukung proyek pembangunan terminal curah cair di Pelabuhan Kuala Tanjung. Ketiga investor tersebut yakni Unilever, investor dari Singapura dan perusahaan pupuk dari Hungaria.

Dukungan yang mereka berikan adalah dalam hal menjamin volume barang (throughput). “Hingga kini sudah ada 3 investor asing yang berminat mendukung pembangunan terminal curah cair Pelabuhan Kuala Tanjung yang merupakan salah satu proyek strategi Pelindo I tahun 2013,” kata Bambang. (wismar simanjuntak)
..

Mantap 2 Pelabuhan besar di Sumut yakni Pelabuhan Belawan dan Kuala Tanjung akan mendongkrak perekonomian Sumut. Di luar Bandara Besar, KEK dan industri di Sumut.
__________________
Medan The City of Million Smiles
The Living of Million Dreams

rahul medan no está en línea   Reply With Quote
Old May 13th, 2013, 05:42 PM   #26
BeWiseMan
freewill
 
BeWiseMan's Avatar
 
Join Date: Jan 2013
Location: Jekate
Posts: 1,413
Likes (Received): 359

Yup...senang mendengarnya...kita harap semua tahapan pengembangan pelabuhan ini berjalan lancar Btw, mr/mrs Lombok kok gak pernah muncul yah hehehe.
__________________
Ini bentuk kepedulianku...

rahul medan liked this post
BeWiseMan no está en línea   Reply With Quote
Old May 13th, 2013, 07:47 PM   #27
a4win
Registered User
 
a4win's Avatar
 
Join Date: Nov 2012
Location: R.Prapat-Medan-Munich
Posts: 981
Likes (Received): 407

Uda ngak sabar lihat semua Projek Infrastruktur di Sumut Selesai.
a4win no está en línea   Reply With Quote
Old May 15th, 2013, 05:42 PM   #28
BeWiseMan
freewill
 
BeWiseMan's Avatar
 
Join Date: Jan 2013
Location: Jekate
Posts: 1,413
Likes (Received): 359

Another good news

Menanti Kuala Tanjung Pelabuhan Internasional

Quote:
Tidak ada pilihan lain, selain menjadikan Pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara, sebagai pelabuhan pengembangan ekspor impor dari Pelabuhan Belawan. Apalagi, mengingat pelabuhan utama terbesar ketiga di Indonesia itu kondisinya saat ini mengalami kesulitan untuk menampung ledakan produksi dari hasil-hasil tanaman perkebunan, pertanian dan industri tidak hanya dari Provinsi Sumatera Utara saja. Tapi juga dari Riau, Sumatera Barat dan Aceh.

Terlebih lagi jika Kawasan Kluster Industri Sei Mangkei sudah mulai beroperasi, bakalan pelabuhan peninggalan Belanda ini kerepotan dan tak mampu melayaninya.Dari sisi lokasi, Pelabuhan Kuala Tanjung berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Pelindo I Medan, dianggap sangat ideal untuk dikembangkan sebagai pelabuhan terbesar di Indonesia. Letaknya yang berada di lintasan pelayaran kapal dagang dunia, menjadikan pelabuhan ini begitu strategis. Apalagi kedalaman laut di Kuala Tanjung yang mencapai 14 meter, dan lebih dalam dari Pelabuhan Belawan yang hanya 9 – 10 meter, sangat memungkinkan untuk dikembangkan agar bisa disinggahi kapal-kapal berbobot besar.

Sebagai perusahaan pengelola kepelabuhanan di Indonesia, Pelindo I Medan yang membawahi 26 pelabuhan di tiga provinsi (Sumut, Riau dan Aceh), tengah mempersiapkan Kuala Tanjung menjadi pelabuhan internasional, sekaligus sebagai pelabuhan terbesar di Indonesia. Kesiapan ini adalah untuk menampung limpahan produksi komoditas perkebunan dan industri dari beberapa kabupaten di Sumut dan Riau. Kabupaten Asahan, Simalungun, Labuhan Batu Utara (Labura), Labuhan Batu Selatan (Labusel), Serdang Bedagai merupakan tetangga Kabupaten Batubara, dan merupakan sentra perkebunan kelapa sawit, karet dan coklat terbesar di Sumut.

Sebagai langkah awal, seperti yang pernah disampaikan Direktur Utama Pelindo I Medan, Alfred Natsir, perusahaan di bawah BUMN tersebut dalam tahun 2013 ini akan membangun dermaga terminal CPO (crude palm oil – minyak kelapa sawit) dengan biaya sebesar Rp 567,5 miliar.

Fasilitas pendukung lainnya yang akan dibangun di dermaga ini adalah tangki timbun untuk menampung CPO sebanyak 12 unit (masing-masing berkapasitas 8.000 ton) dan pipa penyaluran sebanyak 24 jalur. Pipa ini nantinya akan tersambung ke proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yakni Kawasan Kluster Industri Sei Mangkei di Kabupaten Simalungun. Sebagai tahap pertama akan dipersiapkan lahan untuk pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung, seluas 25 hektare.

Untuk dermaga terminal CPO tersebut rencananya akan dibangun menjorok kearah laut sepanjang 2,3 kilometer. Dan aktivitas bongkar muatnya di dermaga ini akan menggunakan loading point (sistem pompa melalui pipa). Mengingat kedalaman pelabuhan Kuala Tanjung saat ini mencapai 14 meter, memungkin kapal-kapal tangker yang mengangkut CPO berbobot besar bisa merapat di pelabuhan ini.

Tahun 2015 merupakan tahun pencanangan pengoperasian proyek Sei Mangkei yang merupakan bagian dari MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi). Waktu yang tersisa 2 tahun lagi, bukanlah waktu terlalu lama. Apalagi dari Sei Mangkei ke Kuala Tanjung, juga akan dibangun jaringan rel kereta api. Fungsinya juga sebagai sarana angkutan hasil-hasil produk Sei Mangkei ke Kuala Tanjung. Jika pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung terealisasi, para investor di Sei Mangkei pun sangat terbantu.
http://www.bumn.go.id/pelindo1/publi...internasional/

Mau tak mau harus dikembangkan...we have no choice...semoga lancar jaya...lanjut.
__________________
Ini bentuk kepedulianku...

Last edited by BeWiseMan; May 15th, 2013 at 05:51 PM.
BeWiseMan no está en línea   Reply With Quote
Old May 17th, 2013, 05:31 PM   #29
rahul medan
Registered User
 
rahul medan's Avatar
 
Join Date: Jun 2011
Location: medan, north sumatra
Posts: 32,410
Likes (Received): 11880

Quote:
Pengembangan Kuala Tanjung Jadi Perhatian Nasional

MedanBisnis – Batu Bara.
Rencana pengembangan hub port (pelabuhan penghubung) Kuala Tanjung Kecamatan Sei Suka Batu Bara sudah tak lama lagi dikerjakan bahkan saat ini sudah menjadi perhatian seluruh Provinsi di Indonesia.

Hal terungkap ketika pihak Ditjen Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri mengelar rapat Fasilitasi Penataan Daerah Lingkungan Kerja (DLKR) dan Daerah Lingkungan Kepentingan Pelabuhan (DLKP) di Asean Internasional Hotel Medan, Rabu(15/5).

Rapat tersebut dihadiri Direktorat Jenderal Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri I Made Suwandi, Sekda Kota Medan, Bupati Batu Bara OK Arya Zulkarnain, Direktur Utama PT Pelindo I (Persero) Medan diwakili Direktur Oprasional Pelindo I Iman Amat Sulaiman, Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah, Direktur Pelabuhan dan Pengerukan Ditjen Hubia Kemenhub, Pejabat Dishub Jambi, Dishub Lampung, Kepala Bappeda Bontang Kalimantan Timur, Kepala Bappeda Sumut dan Kepala Bappeda Kabupaten Batu Bara.

Dalam rapat tersebut, I Made Suwandi menyampaikan perencanaan infrastruktur darat dan laut yang mendukung pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung serta grand design wilayah-wilayah di sekitar Kawasan Pelabuhan Kuala Tanjung perlu diketahui semua pihak. Di mana keberadaan pelabuhan itu untuk mendukung kawasan industri Sei Mangkei di Kabupaten Simalungun yang jaraknya cukup dekat dengan Kabupaten Batu Bara.

Bupati Batu Bara, OK Arya Zulkarnain, mengatakan, potensi pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung dari sisi jalur perdagangan internasional jika pelabuhan tersebut dibangun dan dapat beroperasi dengan baik, akan meningkatkan wilayah hinterland.

OK Arya juga memaparkan dari sisi Sistem Logistik Nasional (Sislognas) tentang konsep-konsep pengembangan Hub Laut Internasional di Indonesia serta fungsi dan peranan Pelabuhan Kuala Tanjung di dalam mendukung kawasan industri, perdagangan dan logistik nasional.

Menurut OK Arya, rencana pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung milik PT Pelindo I (Persero) sebagai hub port Indonesia telah menarik minat banyak investor baik investor domestik maupun asing. “Sudah ada beberapa pengusaha dari luar Negeri melihat langsung potensi pelabuhan Kuala Tanjung diantaranya dari Hungarian Sphaera and FoodVersum Commercial House Inc dari Hungaria yang sangat tertarik untuk pengembangan logistik dan storage warehouse produk pangan,” sebutnya.

Pihaknya lanjujt Bupati, juga pernah mendapat kunjungan dari Lembaga Kerja Sama Ekonomi, Sosial dan Budaya Indonesia-China (LIC) Sumut yang membawa pengusaha asal Guangdong, Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Mereka meninjau langsung Pelabuhan Kuala Tanjung.

Menurut OK Arya, pelabuhan internasional Kuala Tanjung yang akan dibangun sangat menarik bagi investor. Sebab, selain letaknya strategis tepat berada di Selat Malaka, keberadaan Pelabuhan Internasional tersebut nantinya termasuk dalam rangkaian program MP3EI dan Master Plan Nasional Pelabuhan Kuala Tanjung akan menjadi hub port Indonesia bagian Barat menjadi pendukung utama kawasan industri Sei Mangkei.

“Posisinya yang berdampingan langsung dengan pelabuhan besar dunia seperti PSA Singapura, Pelabuhan Tanjung Pelepas dan Pelabuhan Port Klang Malaysia, membuat Kuala Tanjung mempunyai peluang yang sama besar untuk menjadi pelabuhan besar seperti milik negara tetangga,” katanya.

Direktur Oprasional PT Pelindo I Iman Amat Sulaiman mengatakan, pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung, sudah memasuki tahap penyusunan analisa mengenai dampak lingkungan (amdal), bahkan detail engineering design (DED) sudah selesai dikerjakan sehingga pembangunan fisiknya dapat dimulai pada 2014.

Menurut Iman, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Medan kemungkinan akan menjalin kerja sama dengan PT Pembangunan Perumahan (PP) dan PT Hutama Karya untuk membangun Pelabuhan Kuala Tanjung sebagai hub port dengan investasi sedikirnya Rp 4 triliun.
(bistok siagian)
..


Superb banget masa depan Sumut. Bandara International yg keren ada 2, Pelabuhan International yg keren juga ada 2
__________________
Medan The City of Million Smiles
The Living of Million Dreams

rahul medan no está en línea   Reply With Quote
Old May 20th, 2013, 05:41 PM   #30
rahul medan
Registered User
 
rahul medan's Avatar
 
Join Date: Jun 2011
Location: medan, north sumatra
Posts: 32,410
Likes (Received): 11880

Quote:
Kuala Tanjung akan Jadi Saingan Utama Pelabuhan Singapura

MedanBisnis – Batu Bara. PT Pelabuhan Indonesia I (Pelindo) akan membangun terminal peti kemas dan curah CPO di sekitar pelabuhan Kuala Tanjung Kecamatan Sei Suka Batu Bara setelah mendapat izin dari kementerian terkait.

“Potensi pelabuhan Kuala Tanjung sebagai Hub Port memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi sebab berada di Selat Malaka yang merupakan alur kapal-kapal Main Line Operator (MLO) reguler,” kata Bupati Batu Bara OK Arya Zulkarnain, Jumat (17/5).

OK Arya menyebutkan, khusus arus peti kemas yang menyinggahi Selat Malaka setiap tahun mencapai 45 juta teus dan merupakan pasar transhipment yang paling potensial di dunia. “Secara objektif pembangunan terminal peti kemas dan terminal curah CPO akan mewujudkan Hub Port Indonesia dengan biaya logistik nasional yang bersaing,” ujarnya.

Saat ini besarnya potensi peti kemas yang berada dari selat Malaka jumlahnya mencapai 45,85 juta teus terdiri dari Pelabuhan Singapura 28,4 juta teus, Tanjung Pelapas 6,5 juta teus, Port Klang Malaysia 8,8 juta teus, Penang 1,1 juta teus, Belawan 0,8 juta teus, dan Batam 0,25 juta teus.
Menurut OK Arya, karena Selat Malaka merupakan alur kapal-kapal Main Line Operator Reguler maka Hub Port Kuala Tanjung yang akan dibangun nanti menjadi saingan utama dari pelabuhan di Singapura sebab memiliki kapasitas kurang lebih 20 juta teus peti kemas dengan kedalaman laut 17 mLWS, mampu menampung kapal besar.

Pengamat kawasan industri Burhan mengatakan, pengembangan kawasan industri di Batu Bara dikhawatirkan tidak maksimal sehingga menghambat tumbuhnya investasi akibat beberapa regulasi belum direvisi serta beberapa aturan terkait dan rumitnya birokrasi di daerah.

Menurut Burhan, kendala utama yang dihadapi pengembang kawasan industri adalah Peraturan Menteri Negara Agraria nomor 2 tahun 1999 mengenai Pembatasan Izin Lokasi Pembangunan yang hanya mencapai 400 hektare.

“Apabila aturan tentang pembatasan luas kawasan industri tersebut tidak direvisi maka akan mengakibatkan investasi pengusaha untuk pembangunan infrastruktur dan pematangan lahan tidak dapat mencapai skala ekonomis yakni sedikitnya 1.000 hektare,” jelas Burhan.

Dia menambahkan pembentukan kawasan industri yang terintegrasi dengan berbagai sarana pendukung lainnya seperti pelabuhan dan bandara akan sulit dicapai apabila aturan tersebut masih belum direvisi.

Selain aturan tersebut, lanjutnya, UU nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup juga akan menjadi sandungan karena kebijakan tersebut membuat investor kesulitan akibat birokrasi menjadi berbelit-belit. "Maunya birokrasi terkait proses perizinan dilakukan secara terpadu dengan sistem satu atap sehingga tidak perlu waktu lama ketika pengurusannya," ujarnya.

Saat ini kata dia, pemerintah akan membuat dua pelabuhan penghubung berskala internasional di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara dan Bitung di Sulawesi Utara. Ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2012 tentang Cetak Biru Sistem Logistik Nasional (Sislognas) yang baru diterbitkan pada 5 Maret 2012.

Menurut Burhan, cetak biru ini menjadi panduan tegas bagi palaku bisnis logistik dan perusahaan penyedia jasa angkutan dalam menyediakan layanan logistik, termasuk layanan pelabuhan, jalan raya dan maritim.

“Pelabuhan Kuala Tanjung Batu Bara untuk melayani arus pelayanan Barat menuju Eropa dan Amerika sedangkan Pelabuhan Bitung untuk melayani arus pelayanan dari selatan (Australia) menuju kawasan Jepang dan Korea,” sebutnya.( bistok siagian)
..
__________________
Medan The City of Million Smiles
The Living of Million Dreams

rahul medan no está en línea   Reply With Quote
Old May 25th, 2013, 04:39 PM   #31
BeWiseMan
freewill
 
BeWiseMan's Avatar
 
Join Date: Jan 2013
Location: Jekate
Posts: 1,413
Likes (Received): 359

Rabu, 22 Mei 2013 21:35 WIB
Ada Ekspansi 21 Modul di Kuala Tanjung

Quote:
Tribun-Medan.com, Medan-Tidak hanya di Pelabuhan Belawan, ekspansi besar-besaran juga akan dilakukan di Pelabuhan Kuala Tanjung untuk memaksimalkan pelayanan kepada konsumen. Eriansyah mengakui pihaknya sedang menggadang Expansion Program yang rencananya akan dikerjakan mulai 2013 hingga tahun 2015. Program ini bertujuan untuk membangun Indonesia Hub Container Port di Pelabuhan Kuala Tanjung.

Program ini terbagi dalam dalam 21 modul, dimana setiap modul terdiri dari pembangunan Dermaga sepanjang 1000 m dengan kedalaman 17 m LWS. Untuk mendukung ekspansi juga akan dilakukan pembangunan Container Yard seluas 40 hektare, pengadaan Container Crane (Post Panamax Size ) sebanyak 10 (sepuluh) unit, dan Transtainer (one over six) sebanyak 30 (tiga puluh) unit.

"Progresnya kita harapkan bisa cepat. Sekarang Master Plan telah disahkan oleh Kementerian Perhubungan, Engineering design (DED) telah selesai dan Amdal dalam proses pengesahan Menteri KLH. Kita memang berharap besar pada Pelabuhan Kuala Tanjung," jelas Humas Pelindo I, Eriansyah.

Ia menilai kedepannya Pelabuhan Kuala Tanjung merupakan salahsatu mata rantai utama sistem logistik nasional yang memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran arus barang/produk dan mempengaruhi harga jual sebuah produk. Untuk itu ia berharap pengelolaan pelabuhan semakin efisien agar produk yang melewati pelabuhan tersebut semakin kompetitif.
http://medan.tribunnews.com/mobile/i...-kuala-tanjung
__________________
Ini bentuk kepedulianku...

Last edited by BeWiseMan; June 1st, 2013 at 07:29 AM.
BeWiseMan no está en línea   Reply With Quote
Old June 1st, 2013, 07:32 AM   #32
BeWiseMan
freewill
 
BeWiseMan's Avatar
 
Join Date: Jan 2013
Location: Jekate
Posts: 1,413
Likes (Received): 359

[IMG]https://encrypted-tbn2.************/images?q=tbn:ANd9GcQGZFK0UTguMm2Hn3GHRobO8NUfwqe-Z6qnZ71hponzfs7dech46w[/IMG]

http://www.inaport1.co.id/?attachment_id=2901



http://liputanbisnis.com/2013/05/17/...tian-nasional/
__________________
Ini bentuk kepedulianku...
BeWiseMan no está en línea   Reply With Quote
Old June 1st, 2013, 08:40 AM   #33
blablanonsense
Fiat Voluntas Tua
 
blablanonsense's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Planet Earth
Posts: 6,157
Likes (Received): 1574

Quote:
Originally Posted by EenyMeenyMinyMo View Post
Yang penting servisnya bisa sebaik negara tetangga dan harga bersaing
Ini dia masalahnya... biaya di Port of Singapore itu sangat rendahhhh loh... karena buat menarik perusahaan buat beroperasi di sini dan biar jangan kabur. Bisa gak ya Kuala Tanjung menyaingi (cepat, aman, dan kalau bisa biaya cuma handling fee saja)?
__________________
CONGRATULATIONS


ARISKA PUTRI PERTIWI
MISS GRAND INTERNATIONAL 2016

MISS GRANDSLAM 2017
blablanonsense no está en línea   Reply With Quote
Old June 6th, 2013, 04:27 PM   #34
BeWiseMan
freewill
 
BeWiseMan's Avatar
 
Join Date: Jan 2013
Location: Jekate
Posts: 1,413
Likes (Received): 359

Pelabuhan Kuala Tanjung akan Mampu Tekan Biaya Logistik RI

Quote:
MEDAN. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Batubara Iskandar Lubis menambahkan sangat menyabut baik komitmen dari Pelindo untuk fokus dalam mengembangkan terminal peti kemas Pelabuhan Kuala Tanjung.

Dia mengatakan perhatian itu sangat dibutuhkan untuk membantu mewujudkan Kuala Tanjung menjadi pusat pelabuhan Indonesia di masa mendatang karena berada di kawasan strategis dan berpotensi dikembangkan menjadi pelabuhan terbesar di Indonesia.

Dengan begitu, paparnya, Indonesia lebih siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean yang dijadwalkan berlaku pada 2015. Dia menilai jika telah beroperasi Kuala Tanjung akan mampu menekan biaya logistik RI yang cukup tinggi dari biaya di negara Asean lain.

“Sekarang baru ada empat terminal di Pelabuhan Kuala Tanjung, antara lain satu terminal milik Pelindo I, dua terminal lagi milik PT Inalum, dan sisanya milik sebuah perusahaan swasta yang diperuntukan untuk kalangan sendiri,” katanya kepada wartawan pada pertengahan bulan Mei 2013 lalu. Dari Pemkab Batu Bara, paparnya, pihaknya terus berupaya untuk mempercepat penyediaan infrastruktur, seperti akses jalan, menuju pelabuhan. Pihaknya tengah memperbaiki dua jalur masuk ke pelabuhan.

“Sebanyak dua dari sembilan ruas jalan menuju pelabuhan tersebut sudah kami perbaiki, yakni ruas jalan Lomo Manis menuju Simpang Dolok. Satu lagi ruas jalan dari Simpang Dolok ke Pelabuhan Kuala Tanjung,” ujar Iskandar.
Dia mengatakan dana pembangunan infrastruktur ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Baru Bara, bukan menggunakan dana alokasi khusus dari Kementerian Pekerjaan Umum.
Pelindo I melaporkan realisasi kunjungan kapal selama Kuartal I/2013 mencapai 15.874 call, meningkat 0,64% dibandingkan dengan angka selama periode yang sama tahun lalu sebanyak 15.773 call.

“Kinerja perusahaan pada triwulan pertama tahun ini menunjukan pertumbuhan yang positif jika dibandingkan dengan tahun lalu pada periode yang sama. Bukan hanya kunjungan kapal yang meningkat, tetapi juga bongkar muat baik general cargo maupun petikemas,” jelasnya.
http://www.inaport1.co.id/?p=3259

Maju terus...
__________________
Ini bentuk kepedulianku...
BeWiseMan no está en línea   Reply With Quote
Old June 7th, 2013, 04:43 PM   #35
typhoonbringer
Registered User
 
Join Date: Aug 2009
Posts: 2,436
Likes (Received): 71

wah mantep ni, biar port klang ada sainganya...cari kapal dari situ susahnya minta ampun
typhoonbringer no está en línea   Reply With Quote
Old June 7th, 2013, 07:00 PM   #36
rahul medan
Registered User
 
rahul medan's Avatar
 
Join Date: Jun 2011
Location: medan, north sumatra
Posts: 32,410
Likes (Received): 11880

Kuala Tanjung

Ada 4 jembatan pelabuhan yg panjang banget dan sepintas jadi ingat suramadu
image hosted on flickr

IMG_5200 by rahul549, on Flickr

image hosted on flickr

IMG_5201 by rahul549, on Flickr

image hosted on flickr

IMG_5202 by rahul549, on Flickr
__________________
Medan The City of Million Smiles
The Living of Million Dreams


BeWiseMan, niko-parna liked this post
rahul medan no está en línea   Reply With Quote
Old June 7th, 2013, 07:02 PM   #37
rahul medan
Registered User
 
rahul medan's Avatar
 
Join Date: Jun 2011
Location: medan, north sumatra
Posts: 32,410
Likes (Received): 11880

image hosted on flickr

IMG_5203 by rahul549, on Flickr

image hosted on flickr

IMG_5205 by rahul549, on Flickr


Proyek ini kereeen bangett.. Sumut top deh
__________________
Medan The City of Million Smiles
The Living of Million Dreams


BeWiseMan, niko-parna liked this post
rahul medan no está en línea   Reply With Quote
Old June 7th, 2013, 08:14 PM   #38
BeWiseMan
freewill
 
BeWiseMan's Avatar
 
Join Date: Jan 2013
Location: Jekate
Posts: 1,413
Likes (Received): 359

Wow...pelabuhan yang akan dikembangkan menjadi saingan negara jiran
__________________
Ini bentuk kepedulianku...
BeWiseMan no está en línea   Reply With Quote
Old June 7th, 2013, 09:13 PM   #39
vozka
Registered User
 
vozka's Avatar
 
Join Date: Nov 2012
Location: Bumi Nusantara
Posts: 176
Likes (Received): 51

Quote:
Originally Posted by rahul medan View Post
Kuala Tanjung

Ada 4 jembatan pelabuhan yg panjang banget dan sepintas jadi ingat suramadu
image hosted on flickr

waah blusukannya jauh amat bg
t jembatan kan memang sudah ada sejak pelabuhan inalum beroperasi kan ?
vozka no está en línea   Reply With Quote
Old June 11th, 2013, 02:22 PM   #40
BeWiseMan
freewill
 
BeWiseMan's Avatar
 
Join Date: Jan 2013
Location: Jekate
Posts: 1,413
Likes (Received): 359

Kuala Tanjung Overview


Kuala Tanjung Factory

Quote:
PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk’s Oleochemical in Kuala Tanjung is located nearby Inalum access road at Kuala Tanjung, Batubara region, North Sumatera, Indonesia. The area is facing over directly to Malacca strait, the busiest international shipping line in the world, reachable about 2 hours drive (120 km) from Medan, North Sumatera.

It covers the area of 74 Ha out of total land area of 114 Ha, containing fatty acid, fatty alcohol, glycerin, kernel crushing and CPO refinery and fractionation facilities in an advanced oleochemical processing technology from reputable licensors in the industry.

Having its own jetty, Kuala Tanjung Oleochemical complex is planned to be able to handle direct shipment from the facility to customers, reducing logistics barrier and lead time that will eventually provide better service to our esteemed customers.
http://www.bakriesumatera.com/new/in...278&Itemid=107
__________________
Ini bentuk kepedulianku...
BeWiseMan no está en línea   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Related topics on SkyscraperCity


All times are GMT +2. The time now is 09:51 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.11 Beta 4
Copyright ©2000 - 2017, vBulletin Solutions Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2017 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2017 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu