search the site
 daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > Regional Construction and Development > General Construction and Development



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old June 9th, 2017, 01:12 PM   #101
blablanonsense
Fiat Voluntas Tua
 
blablanonsense's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Planet Earth
Posts: 6,022
Likes (Received): 1436

Quote:
Originally Posted by ferindo View Post
Pengen cpt beresnya ini project, tol jkt-bdg gak bisA Di harapkan, masuk karawang Sudah padat, kmrin jkt bdg brngkt jam 3 sore nyampe jam 8 malan, kngen kayak dulu jkt bdg atau sbaliknya bisa cuma 2.5 jam, skrr argo parahyangan nampaknya laris, dua hari lalu pp penuh terus dan hari berikutx gak dpt tiket, krna ludes
Bukan nampaknya lagi, emang laris. Asal bisa sampe gambir, itu gambir-st hall 3 jam asalkan gak anjlok atau banyak anak-anak di kampung sepanjang jalur rel bermain di jalur rel. pernah dari 3 jam jadi 4 jam karena melaju sangat lambat akibat anak2 yg bermain di jalur rel pada hari Minggu pagi.
blablanonsense no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
Old June 9th, 2017, 04:24 PM   #102
ferindo
Registered User
 
ferindo's Avatar
 
Join Date: Nov 2011
Location: unidentified
Posts: 914
Likes (Received): 144

Iya dulu kan sangat sepi bahkan argo gede hanya kenangan,
ferindo no está en línea   Reply With Quote
Old June 9th, 2017, 06:31 PM   #103
4h3
"urban evolution"
 
4h3's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Pekanbaru - Bandung
Posts: 1,999
Likes (Received): 136

Quote:
Originally Posted by ferindo View Post
Pengen cpt beresnya ini project, tol jkt-bdg gak bisA Di harapkan, masuk karawang Sudah padat, kmrin jkt bdg brngkt jam 3 sore nyampe jam 8 malan, kngen kayak dulu jkt bdg atau sbaliknya bisa cuma 2.5 jam, skrr argo parahyangan nampaknya laris, dua hari lalu pp penuh terus dan hari berikutx gak dpt tiket, krna ludes
bulan ini dan bulan lalu lg sering bolak balik jkt-bdg, ntah karena momen kuran pas atau gimana, rata2 normalnya skrg 4 jam, 5 jam klo bdg-CGK
menjelang weekend atau Senin bisa 5-6 jam
pas menjelang long weekend bisa 10 jam
__________________
"developed country is not a place where the poor have cars,
it's where the rich use public transportation"

- mayor of bogota -


...
.

My Gallery - IG
4h3 no está en línea   Reply With Quote
Old July 25th, 2017, 01:32 AM   #104
cirkal
Registered User
 
Join Date: Apr 2012
Posts: 290
Likes (Received): 32


Menengok progres pembangunan Kereta Cepat Indonesia China di Walini, Purwakarta. Total Ada 16 terowongan


sumber : https://pbs.twimg.com/media/DEwwBfGUQAAIQ_J.jpg
__________________

Abe Kluin liked this post
cirkal no está en línea   Reply With Quote
Old July 25th, 2017, 01:38 AM   #105
cirkal
Registered User
 
Join Date: Apr 2012
Posts: 290
Likes (Received): 32

Permukiman di Cipinang Melayu Akan Ditertibkan untuk Proyek KA Cepat
Nursita Sari
Kompas.com - 24/07/2017, 19:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemprov DKI Jakarta akan menertibkan permukiman warga di Kompleks Trikora Landasan Udara Halim Perdanakusuma dan Cipinang Melayu, Jakarta Timur.

Sebab, di lokasi tersebut akan dibangun stasiun dan trase kereta api (KA) cepat Jakarta Bandung.

Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana menyampaikan, Pemerintah Kota Jakarta Timur telah melakukan sosialisasi kepada warga Cipinang Melayu terkait rencana penertiban ini.

"Masih dalam proses karena baru mulai. Kan kami sudah bantu sosialisasi yang jelas," ujar Bambang di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (24/7/2017).

Bambang mengatakan, ada tiga RW di Cipinang Melayu yang akan ditertibkan. Menurut dia, lahan milik warga yang terkena dampak penertiban akan dibebaskan oleh PT Kereta Cepat Indonesia Cina. Penertiban tersebut akan dibantu Satpol PP DKI Jakarta.

"RW 5, RW 4, dan RW 12 Kampung Cipinang Melayu, kurang lebih 200-300 KK (kepala keluarga)," kata Bambang.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu mengatakan, penertiban di Kompleks Trikora Lanud Halim Perdanakusuma akan disosialiasikan terlebih dahulu oleh TNI AU. Pihak TNI AU juga akan mendata warga yang menempati area tersebut.

"Mereka data, warga Jakarta bukan, KTP Jakarta bukan, pemilik bangunan bukan atau pengontrak, didata dulu, kemudian disosialisasikan. Setelah disosialiasikan mau dikemanain, ke rusun atau ke mana," ujar Yani saat ditemui terpisah.

Setelah itu, TNI AU dapat mengirim surat kepada Pemprov DKI Jakarta untuk menertibkan lahan milik negara tersebut.

"Penegak aturan kan satpol PP (sebagai eksekutor). TNI AU nanti bermohon kepada wali kota, wali kota nanti tindak lanjuti, kami sifatnya back up wali kota dari segi personel," ucap Yani.

Sumber : http://megapolitan.kompas.com/read/2...oyek-ka-cepat-
cirkal no está en línea   Reply With Quote
Old July 31st, 2017, 10:23 AM   #106
ahmadfaisolat
Registered User
 
Join Date: Dec 2016
Posts: 27
Likes (Received): 10

Quote:
Ambisi Jokowi di Balik Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

tirto.id - Satu siang, pertengahan Juli lalu, Jaja dan rekan-rekannya bergegas turun kembali ke parit. Ayunan tiga cangkul dan dua kantong goni membuka kegiatan mereka yang sudah dua pekan membuat parit.

Mereka mengenakan seragam oranye plus helm dan sepatu bot. Di dada kanan seragam tertulis HSRCC, kependekan dari High Speed Railway Contractor Consortium, gabungan 7 kontraktor yang mengerjakan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung sepanjang 142,3 kilometer bersama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sebagai pengembang proyek.

Perusahaan-perusahaan itu sudah menekan kontrak senilai 4,7 miliar dolar AS pada April 2017 lalu untuk pengerjaan rekayasa, pengadaan, dan konstruksi. Perusahaan negara PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) adalah satu dari ke-7 kontraktor tersebut. Enam perusahaan lain dari Tiongkok: China Railway International, China Railway Group Ltd., Sinohydro Corporation Ltd, CRRC Qingdao Sifang Co. Ltd, China Railway Signal & Communication Corporation Co. Ltd, dan The Third Railway Survey Design Institute Group Corporation.

Dalam proyek tersebut, WIKA menggenggam porsi 30 persen dari nilai kontrak Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Sisanya dibiayai oleh ke-6 perusahaan Cina tersebut. Mayoritas pembiayaan proyek akan dikucurkan lewat pinjaman dari Bank Pembangunan China (CDB), sementara empat perusahaan pelat merah lain dilibatkan buat menyediakan pembebasan lahan proyek.

Keempatnya—tergabung dalam konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI)—terdiri PT WIKA, PT Kereta Api Indonesia, PT Perkebunan Nusantara VIII, dan PT Jasa Marga. Pembagian semula proyek ini: PT PSBI memiliki saham 60 persen dan China Railway Corporation memiliki saham 40 persen di PT KCIC.

Sampai kini proyek yang ditaksir semula menghabiskan duit 5,1 miliar dolar AS atau setara Rp70 triliun ini tidak jelas, molor, perhitungan biayanya membengkak, dan problem pelik lain seperti proses pembebasan lahan yang mandek.

Di lapangan, reporter Tirto mendatangi lokasi yang sedang dikerjakan Jaja dan rekan buruh lain. Mereka adalah sekrup kecil dari megaproyek tersebut, yang lebih menampakkan ambisi Presiden Joko Widodo ketimbang hitungan cermat pemerintahannya yang getol menggenjot sejumlah proyek infrastruktur.

Jalur yang tengah dikerjakan Jaja dan rekan-rekannya berada di Desa Mandalasari, Bandung Barat. Desa ini pernah disambangi Jokowi pada 21 Januari 2016 dalam acara groundbreaking. Ia terletak di lokasi Perkebunan Walini yang disiapkan sebagai transit oriented development (TOD) kereta cepat seluas 2.800 hektare milik PTPN VIII.

“Di sini untuk stasiunnya, tetapi enggak tahu titiknya yang mana. Dengar-dengar juga harus selesai 2019. Ini sudah 2017. Enggak tahu nanti jadi enggak,” ucap salah satu rekan Jaja.

Di bagian lain, tampak tiga ekskavator, satu buldoser, satu loader, dan satu pemadat tanah. Namun tak semua alat berat itu dipakai. Usut punya usut, aktivitas ala kadar di tengah belantara hutan karet ini belum berjalan rutin. Beberapa kali kegiatan lapangan dihentikan dan alat berat dipindahkan.

Di sisi timur, berjarak belasan kilometer dari lokasi peletakan batu pertama proyek, ada lokasi batching plant kereta cepat seluas 3 ha di Kampung Cigentur. Lokasinya di pinggir Jalan Cikalongwetan, sekitar 200 meter dari Kantor Desa Mandalasari.

Dari pantauan kami, pertengahan Juli lalu, belum ada aktivitas kegiatan konstruksi yang penting sama sekali selain tumpukan material pasir dan batu di lokasi tersebut.

“Sekarang ada alat berat di TOD, ada sekitar 5 alat berat. Itu baru berjalan satu-dua bulan. Sebelumnya putus hingga empat bulan ke belakang sehingga pekerjaan berhenti,” kata Adey, kepala desa setempat, kepada kami.

Sembari tertawa, Adey hanya menduga-duga bahwa “mungkin uang belum cair” sehingga proyek berjalan putus-sambung. Itu juga yang bikin macet proses jual-beli lahan proyek seluas 4 hektare di desanya.

Setidaknya ada dua warga dari Kampung Cikuda yang belum sepakat soal biaya ganti rugi yang diberikan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China. Begitu pula di Desa Cikalong, Desa Rende, dan Desa Puteran. Desa-desa ini berada di Kecamatan Cikalongwetan.

Mereka termasuk dari 17 desa di antara 4 kecamatan di Kabupaten Bandung Barat yang akan dilintasi oleh trase atau sumbu jalan kereta cepat Jakarta-Bandung.

Perkara pembebasan lahan yang macet adalah imbas dari pembiayaan proyek yang terhambat: dana pinjaman dari Bank Pembangunan China dan duit patungan dari konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI).

Empat perusahaan negara di PT PSBI terseok-seok untuk menyetor dana. Keempatnya kesulitan memenuhi tambahan biaya buat membebaskan lahan, salah satunya PT KAI.

Menurut direktur keuangan Didiek Hartantyo, PT KAI—perusahaan negara yang berumur 71 tahun tersebut—belum mampu menyetor modal tahap kedua karena menunggu pendapatan dan pengerahan aset.

PT KAI telah menggelontorkan Rp478 miliar pada tahap pertama ke PT PSBI. Dana ini berasal dari pinjaman internal anak perusahaan. Pada awal pembentukan KCIC tahun 2015, empat perusahaan pelat merah dalam konsorsium kewalahan menyetor dana tunai patungan.

Pasalnya, dalam rencana bisnis megaproyek ini, mereka semula tidak memakai dana tunai. PT KAI, PT Jasa Marga, dan PTPN VIII memakai aset lahan sebagai lintasan kereta cepat.

Namun, karena ada perubahan sumbu jalan kereta cepat—semula dari Stasiun Gambir ke Stasiun Bandung diubah jadi Stasiun Halim Perdanakusuma ke Stasiun Bandung—nilai aset dalam penyertaan modal semakin kecil.

Karena perubahan itu, ujar Didiek, “Aset yang digunakan berkurang sehingga kita optimalkan dari aset Manggarai.”

PTPN VIII juga punya kesulitan modal tunai. Karena hal inilah akhirnya hanya PT KAI, PT WIKA, dan PT Jasa Marga yang menyetor modal tunai tambahan. Sebagai gantinya, PTPN VIII merelakan seluruh aset tanah di Walini sebagai bagian penyertaan modal. Kawasan Walini dikenal punya lanskap indah serta dalam perencanaan proyek kota baru oleh pemerintah Bandung Barat.

Pelbagai masalah ini memunculkan pertanyaan besar kepada PT KCIC sebagai pengembang megaproyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Direktur Utama PT KCIC Hanggoro Budi Wiryawan irit bicara saat dikonfirmasi reporter Tirto, “Saya belum kasih rilis, saya harus menghormati perintah atasan.”

“Nanti pada saatnya saya akan sampaikan begitu kondisi sudah lebih kondusif. Tahun lalu juga begitu, jadi saya tidak perlu klarifikasi,” lanjut Hanggoro saat ditemui di lantai lima Gedung WIKA, beberapa waktu lalu.

Sementara Komisaris PT KCIC Sahala Lumban Gaol menyatakan “tidak ada hambatan” yang penting pada proyek tersebut. “Semua sesuai rencana,” klaim Sahala saat ditemui di lobi Kementerian BUMN.

Apa yang disampaikan oleh Sahala menafikan kondisi di lapangan sejak omong-omong proyek ini tercetus pada 2015 dan peletakan batu pertama proyek oleh Jokowi pada awal tahun 2016.

Baru-baru ini Presiden Jokowi menghendaki perubahan komposisi saham Cina di proyek tersebut. Perusahaan Tiongkok diharapkan meningkatkan komposisi saham hingga 90 persen, sementara BUMN hanya 10 persen. Langkah Jokowi ini lebih terlihat biar proyek kereta cepat tidak mangkrak berlarut-larut.

Di sisi lain, Menteri BUMN Rini Soemarno—yang diberi tugas untuk mengevaluasi pembiayaan proyek bersama Menteri Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan—masih “optimistis” soal pencairan dana pinjaman dari China.

Dalam satu pernyataan di Istana Negara beberapa lalu, Soemarno mengatakan pembebasan lahan proyek kereta cepat baru 55 persen, tapi dengan capaian sebanyak itu, pinjaman tahap pertama sebesar 1 miliar dolar AS dari Bank Pembangunan China sudah bisa dicairkan.

“Jadi target kita untuk penarikan, kita harapkan bisa dilakukan di akhir minggu pertama bulan Agustus,” kata Rini.

Persoalan pinjaman memang jadi pelik dan berisiko gagal. Semula pemerintah tak mau ikut campur soal pembiayaan proyek. Namun, belakangan, Presiden Jokowi mengeluarkan beberapa regulasi yang bisa memberi ruang bagi pemerintah terlibat dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Regulasi itu termasuk Peraturan Presiden No. 3/2016 tentang proyek strategis nasional dan Perpres No. 107/2015 tentang proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Kereta Cepat Jakarta-Bandung masuk di urutan 60 dari 225 proyek strategis nasional. Artinya, pembangunan kereta cepat memang sangat mungkin mendapat jaminan dan anggaran dari pemerintah. Padahal, di sisi lain, Perpres 2015 menegaskan proyek tersebut tak memakai APBN atau dana jaminan pemerintah.

“Dalam proyek strategis nasional (ada proyek kereta cepat) itu udah enggak benar. Ada upaya colongan. Diam-diam memasukkan kereta cepat dalam daftar proyek strategis nasional,” kata Azas Tigor Nainggolan yang konsen pada isu transportasi.

Usai ada peraturan soal proyek yang dinilai “strategis” dalam skala nasional, di hari yang sama, 8 Januari 2016, Jokowi menginstruksikan kepada kejaksaan agung, menteri, kepolisian, dan pejabat lain untuk “mengambil langkah agar proyek strategis nasional berjalan dengan cepat.” Artinya, ada keistimewaan bagi proyek tersebut termasuk Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki pernah menyatakan khusus proyek kereta cepat Jakarta-Bandung tak akan memakai anggaran negara dan jaminan pemerintah, sebagaimana disebutkan lewat Perpres 107/2015.

Namun, dalih macam itu bisa dipatahkan karena Indonesia juga punya peraturan pemerintah—notabene lebih tinggi kedudukan hukumnya ketimbang Perpres—mengenai badan usaha milik negera. Dalam PP No. 45/2005 ada pasal yang menyebut pemerintah bisa menugaskan BUMN untuk memberi ganti rugi atas semua biaya jika secara keuangan tidak menguntungkan.

“Lebih tinggi PP daripada Perpres. Masa enggak terbalik cara berpikirnya,” tegas Tigor.

Selain itu, Jokowi juga telah mengelurkan perubahan aturan atas Perpres No. 58/2017, isinya termasuk menambahkan sejumlah proyek infrastruktur baru, dan menetapkan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di urutan ke-82 dari 248 proyek strategis nasional.

Perpres itu mengatur, salah satunya, proyek strategis nasional—yang bersumber dari anggaran pemerintah maupun nonpemerintah—harus dipercepat pelaksanaannya. Ia juga menegaskan bahwa Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bisa ditunjuk sebagai koordinator untuk mengusulkan perubahan proyek strategis nasional yang bersumber dari non pembiayaan negara.

Lagak tergesa-gesa demi mengamankan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung oleh Jokowi ini mengesankan cara pemerintahan sekarang yang ingin serba cepat tetapi luput perhitungan yang riil.

Itu dikemukakan oleh Djoko Setijowarno, akademisi teknik sipil dari Unika Soegijapranata, yang pernah menjadi pengurus Masyarakat Transportasi Indonesia. Keterlibatan negara luar, dalam hal ini perusahaan negara Cina semakin besar justru ketika proyek macam ini diklaim pemerintah punya nilai “strategis” secara nasional.

“Saya sudah beri masukan sejak awal. Harusnya kita siap dulu,” kata Setijowarno, “Jadi jangan membikin groundbreaking dahulu sementara tidak jelas perjanjiannya.”

“Akhirnya, kan, seperti ini … Sudah salah langkah. Yang rugi kita sendiri … Kita sudah keluarkan duit sementara yang janji (perusahaan negara Cina), satu Yuan pun belum keluar.”


(tirto.id - rej/fhr)

https://tirto.id/ambisi-jokowi-di-ba...a-bandung-ctEb

saya mendukung program pembangunan infrastruktur Pak Jokowi, namun ada 2 hal yg saya sayangkan dengan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung:
  1. Terburu-buru
  2. Menggandeng Cina

ahmadfaisolat no está en línea   Reply With Quote
Old July 31st, 2017, 12:13 PM   #107
mommooo
Registered User
 
Join Date: Apr 2012
Posts: 323
Likes (Received): 81

Let's see akhir tahun ini, kalau konstruksi masih 0% berarti fix kena tipu dan PHP..

Jujur gue masih berharap sama China, soalnya mereka total banget di Afrika. Entah kenapa lelet banget disini.
__________________

m4s1m4m liked this post
mommooo no está en línea   Reply With Quote
Old July 31st, 2017, 12:17 PM   #108
Alvian_2002A
Menyentuh Negeri Awan
 
Alvian_2002A's Avatar
 
Join Date: Apr 2015
Location: Depok
Posts: 131
Likes (Received): 29

Sebetulnya saya dari awal sudah sangsi akan proyek ini. Ongkosnya nanti juga akan mahal, apalagi pemerintah yang tampak bimbang, mau dilanjutkan atau tidak. Yang dapat manfaat paling ya cuma para orkay aja (karena harganya itu), IMO.

IMO juga, lebih baik deh kalau pemerintah meluruskan trase ka eksisting, serta elektrifikasi & DT. Minimal selurus tol cipularang (that's why ka tidak selaris tol), maka secara otomatis bakal bikin terowongan baru. Trasenya juga dimodifikasi seperti tol sehingga "zero" perlintasan sebidang. Selain hemat cost pembebasan lahan (karena tidak semua jalur baru), juga ramah lingkungan & harga tiket nanti juga tidak akan jauh-jauh dari harga ka eksisting. Plus juga nanti kereta bisa diupgrade speed-nya jadi KA kencang (di page sebelumnya udah diterangin, ka "cepat" & "kencang" itu beda loh). Jadi bisnis perkereta apian juga tidak akan runtuh.

Lagipula terlalu berlebihan kalau jalur ke Bandung ada 3 (tol, ka biasa, sama ka cepat) Lebih efisien kalau ada 2 kayak sekarang, tapi ka-nya diupgrade jadi ka kencang.

Last edited by Alvian_2002A; July 31st, 2017 at 12:28 PM.
Alvian_2002A no está en línea   Reply With Quote
Old August 2nd, 2017, 10:10 AM   #109
Cakwan
Registered User
 
Join Date: Jun 2009
Location: Lamongan-Gresik-Surabaya-Sidoarjo
Posts: 735
Likes (Received): 277

Mirip-mirip pendapat saya.
Saya kira KA cepat ini bakal PHP, atau sengaja dibuat PHP.

Bayangan saya karena Pakdhe sadar hasilnya kurang bermanfaat.
Lebih baik di Jawa full kereta kencang dan tanpa perlintasan sebidang, karena permasalahannya lebih simpel, dan tiketnya bakal terjangkau masyarakat luas.
Kereta cepat 160 kph JKT BDO bakalan mirip-mirip waktu tempuh KCIC

CMIIW.
__________________
Indonesia Maju 2045. 100 Tahun Indonesia Merdeka. Hiduplah Indonesia Raya!
semoga lebih cepat :)

Last edited by Cakwan; August 2nd, 2017 at 10:17 AM.
Cakwan no está en línea   Reply With Quote
Old August 3rd, 2017, 11:56 AM   #110
spetznaz_kdi
Registered User
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 1,572
Likes (Received): 153

Quote:
Originally Posted by mommooo View Post
Let's see akhir tahun ini, kalau konstruksi masih 0% berarti fix kena tipu dan PHP..

Jujur gue masih berharap sama China, soalnya mereka total banget di Afrika. Entah kenapa lelet banget disini.
Afrika paketan, bukan cuma kereta tapi proyek2 lainnya. sampe2 flotila PLAN jadi bodyguard.

Mau total sama China, bisa aja, tapi ikut apa kata mereka... Mau? Gua sih gak...
spetznaz_kdi no está en línea   Reply With Quote
Old August 3rd, 2017, 12:01 PM   #111
spetznaz_kdi
Registered User
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 1,572
Likes (Received): 153

Quote:
Originally Posted by Cakwan View Post
Mirip-mirip pendapat saya.
Saya kira KA cepat ini bakal PHP, atau sengaja dibuat PHP.

Bayangan saya karena Pakdhe sadar hasilnya kurang bermanfaat.
Lebih baik di Jawa full kereta kencang dan tanpa perlintasan sebidang, karena permasalahannya lebih simpel, dan tiketnya bakal terjangkau masyarakat luas.
Kereta cepat 160 kph JKT BDO bakalan mirip-mirip waktu tempuh KCIC

CMIIW.
Apakah itu menjadi alasan penyertaan China naik jadi 90%? BUMN tarik diri? Makin naik itu nilai investasinya, karena harus ada pembebasan lahan atau minimal sewa lahan dengan BUMN yang punya lahan.

Klo gitu gpp, yang penting kita jangan kalah set terutama soal tata ruang dan wilayah. Jangan sampe itu dikorbanin. Dibiayai China 100% juga gpp... Cuma klo gitu rasanya mereka gak mau, karena gak ada yang jamin klo bangkrut...
spetznaz_kdi no está en línea   Reply With Quote
Old August 5th, 2017, 05:00 AM   #112
muslim brotherhood
Registered User
 
Join Date: Jul 2017
Posts: 4
Likes (Received): 2

Quote:
Originally Posted by Alvian_2002A View Post
Sebetulnya saya dari awal sudah sangsi akan proyek ini. Ongkosnya nanti juga akan mahal, apalagi pemerintah yang tampak bimbang, mau dilanjutkan atau tidak. Yang dapat manfaat paling ya cuma para orkay aja (karena harganya itu), IMO.

IMO juga, lebih baik deh kalau pemerintah meluruskan trase ka eksisting, serta elektrifikasi & DT. Minimal selurus tol cipularang (that's why ka tidak selaris tol), maka secara otomatis bakal bikin terowongan baru. Trasenya juga dimodifikasi seperti tol sehingga "zero" perlintasan sebidang. Selain hemat cost pembebasan lahan (karena tidak semua jalur baru), juga ramah lingkungan & harga tiket nanti juga tidak akan jauh-jauh dari harga ka eksisting. Plus juga nanti kereta bisa diupgrade speed-nya jadi KA kencang (di page sebelumnya udah diterangin, ka "cepat" & "kencang" itu beda loh). Jadi bisnis perkereta apian juga tidak akan runtuh.

Lagipula terlalu berlebihan kalau jalur ke Bandung ada 3 (tol, ka biasa, sama ka cepat) Lebih efisien kalau ada 2 kayak sekarang, tapi ka-nya diupgrade jadi ka kencang.
saya sangat setuju dengan pemdapat anda. menurut saya jakarta bandung sudah cukup jika jalur ka existing di upgrade menjadi double track dan di elektrifikasi biar fraquensinya lebih banyak, dan di lurusin jalurnya.
muslim brotherhood no está en línea   Reply With Quote
Old August 5th, 2017, 06:26 PM   #113
ChibaTadayoshi
Penikmat Arsitektur
 
ChibaTadayoshi's Avatar
 
Join Date: Feb 2012
Posts: 3,597
Likes (Received): 1169

Quote:
Originally Posted by muslim brotherhood View Post
saya sangat setuju dengan pemdapat anda. menurut saya jakarta bandung sudah cukup jika jalur ka existing di upgrade menjadi double track dan di elektrifikasi biar fraquensinya lebih banyak, dan di lurusin jalurnya.
Bagaimana caranya anda minta tetap pakai jalur existing tapi di satu sisi minta jalurnya dilurusin?

Yang anda minta itu sebetulnya sama aja dgn bikin jalur baru. malah bisa lebih murah kl baru sekalian.
ChibaTadayoshi no está en línea   Reply With Quote
Old August 5th, 2017, 06:31 PM   #114
ferindo
Registered User
 
ferindo's Avatar
 
Join Date: Nov 2011
Location: unidentified
Posts: 914
Likes (Received): 144

Suka heran klo mau ada terobosan suka pesimis di tengah jalan,,, nanti kan tinggal sambung bdg - surabaya, yg aneh itu pemerintah,,
ferindo no está en línea   Reply With Quote
Old August 6th, 2017, 03:50 AM   #115
Djoko Lelono
just DUIT !!!
 
Djoko Lelono's Avatar
 
Join Date: Jul 2011
Location: jakarta pinggiran
Posts: 2,387
Likes (Received): 449

jalur rel eksis jkt-bd itu dirancang belanda gradien max 2.5 %. lebih landai dibandingkan jalur pertama yang lewat cianjur yang 3.6 % (cipatat-tagogapu). kalo mau diluruskan, kuatirnya nanti gradien ikut naik diatas 2.5 % pada beberapa titik. ini berpengaruh pada operasional kereta terutama yang masih ditarik lokomotif seperti kajj dan barang.

kalo memang keukeuh jalur eksis diluruskan, sebaiknya jalur lamanya tetap beroperasi untuk mengakomodasi kereta2 ber lokomotif tadi. sebab kalo tidak, kasian lok2 harus kerja keras ngabisin solar dan juga pasir kwarsa buat menapak naik tanjakan yang kelewat terjal. dan biaya operasional dan maintenan otomatis juga naik.

untuk kereta2 emu/krl, apalagi ka cepat tidak masalah tanjakan terjal.
__________________
lantaran kebodohannja si koesir, maka kemaren di pintoe besar ada satoe sado jang soedah dilanggar stoomtram. banjak diantara koesir sado jang bodoh dan tiada patoet mengoesiri.

(pembrita betawi, 16 april 1909)
Djoko Lelono no está en línea   Reply With Quote
Old August 6th, 2017, 05:08 AM   #116
Alvian_2002A
Menyentuh Negeri Awan
 
Alvian_2002A's Avatar
 
Join Date: Apr 2015
Location: Depok
Posts: 131
Likes (Received): 29

Quote:
Originally Posted by Djoko Lelono View Post
jalur rel eksis jkt-bd itu dirancang belanda gradien max 2.5 %. lebih landai dibandingkan jalur pertama yang lewat cianjur yang 3.6 % (cipatat-tagogapu). kalo mau diluruskan, kuatirnya nanti gradien ikut naik diatas 2.5 % pada beberapa titik. ini berpengaruh pada operasional kereta terutama yang masih ditarik lokomotif seperti kajj dan barang.

kalo memang keukeuh jalur eksis diluruskan, sebaiknya jalur lamanya tetap beroperasi untuk mengakomodasi kereta2 ber lokomotif tadi. sebab kalo tidak, kasian lok2 harus kerja keras ngabisin solar dan juga pasir kwarsa buat menapak naik tanjakan yang kelewat terjal. dan biaya operasional dan maintenan otomatis juga naik.

untuk kereta2 emu/krl, apalagi ka cepat tidak masalah tanjakan terjal.
Ya makanya itu diluruskan jalurnya sekalian satu paket sama elektrifikasi. Kan bayangan saya nanti kereta jkt-bandung (baik penumpang maupun barang) ganti (bukan tambahan ka eksisting loh ya) jadi kayak krl. Dan nanti bisa dinaikkan juga kecepatannya.

Jadi maksud saya, nanti ka diesel dipensiunkan dari jalur jkt-bandung, sehingga bisa dipakai buat rute-rute lain

Sorry oot
Alvian_2002A no está en línea   Reply With Quote
Old August 6th, 2017, 05:48 AM   #117
Djoko Lelono
just DUIT !!!
 
Djoko Lelono's Avatar
 
Join Date: Jul 2011
Location: jakarta pinggiran
Posts: 2,387
Likes (Received): 449

Quote:
Originally Posted by Alvian_2002A View Post
Ya makanya itu diluruskan jalurnya sekalian satu paket sama elektrifikasi. Kan bayangan saya nanti kereta jkt-bandung (baik penumpang maupun barang) ganti (bukan tambahan ka eksisting loh ya) jadi kayak krl. Dan nanti bisa dinaikkan juga kecepatannya.

Jadi maksud saya, nanti ka diesel dipensiunkan dari jalur jkt-bandung, sehingga bisa dipakai buat rute-rute lain

Sorry oot
gak bisa begitu. memang jalur ini hanya gopar saja yang lewat? itu ka macam serayu, harina, ciremei, lokal cibatu, gak bisa begitu saja diganti pake model krl/emu. apalagi ka barang

kalopun diganti lok listrik, jalur dengan gradien yang kelewat terjal >2.5% bisa sangat menyulitkan dia. sama saja dengan lok diesel. kecuali di dobel/tripel traksi. tapi malah jadi gak efisien.

kalo sudah ada hst, ya sudah cukup itu. jalur lama dibuat ka ber lokomotif, entah itu lok diesel atau listrik.
__________________
lantaran kebodohannja si koesir, maka kemaren di pintoe besar ada satoe sado jang soedah dilanggar stoomtram. banjak diantara koesir sado jang bodoh dan tiada patoet mengoesiri.

(pembrita betawi, 16 april 1909)
Djoko Lelono no está en línea   Reply With Quote
Old August 6th, 2017, 06:10 AM   #118
Alvian_2002A
Menyentuh Negeri Awan
 
Alvian_2002A's Avatar
 
Join Date: Apr 2015
Location: Depok
Posts: 131
Likes (Received): 29

Hmm, ok deh
Di trase eksisting bisa nggak ka kencang 160 kpj ? Asal tetap dt dilanjutin sampai full (dan upgrade minor rel, cmiiw). Tapi ya kendalanya di terowongan sasaksaat nih, memang harus dibikin baru sih kayak terowongan kebasen & notog yang baru imo.
Alvian_2002A no está en línea   Reply With Quote
Old August 6th, 2017, 07:14 AM   #119
erick17
Registered User
 
Join Date: Dec 2016
Posts: 74
Likes (Received): 13

Quote:
Originally Posted by Djoko Lelono View Post
gak bisa begitu. memang jalur ini hanya gopar saja yang lewat? itu ka macam serayu, harina, ciremei, lokal cibatu, gak bisa begitu saja diganti pake model krl/emu. apalagi ka barang

kalopun diganti lok listrik, jalur dengan gradien yang kelewat terjal >2.5% bisa sangat menyulitkan dia. sama saja dengan lok diesel. kecuali di dobel/tripel traksi. tapi malah jadi gak efisien.

kalo sudah ada hst, ya sudah cukup itu. jalur lama dibuat ka ber lokomotif, entah itu lok diesel atau listrik.
Yaa kan KA serayu, ciremai, harina, dll masih bksa lewat jalurnya dgn diesel ...
erick17 está en línea ahora   Reply With Quote
Old August 6th, 2017, 07:43 AM   #120
Djoko Lelono
just DUIT !!!
 
Djoko Lelono's Avatar
 
Join Date: Jul 2011
Location: jakarta pinggiran
Posts: 2,387
Likes (Received): 449

Quote:
Originally Posted by Alvian_2002A View Post
Hmm, ok deh
Di trase eksisting bisa nggak ka kencang 160 kpj ? Asal tetap dt dilanjutin sampai full (dan upgrade minor rel, cmiiw). Tapi ya kendalanya di terowongan sasaksaat nih, memang harus dibikin baru sih kayak terowongan kebasen & notog yang baru imo.
kalo di jalur relatif datar dan lurus (jkt-pwk, pdl-bd) mungkin masih bisa meskipun agak sulit. tapi kalo dijalur gunung (pwk-pdl) impossible. makanya kalo sudah ada hst buat apa diupgrade kecepatan jalur eksis? cost nya lebih baik dibuat elektrifikasi jkt-bd saja.

kalo dt, elektrifikasi, saya setuju. atau minimal elektrifikasi tanpa dt juga saya juga setuju. soal tunel sasaksaat sepertinya bisa dilalui krl asal pake krl buatan inka yang beratap relatif rendah dibanding ex japan. kalopun mentok listrik atas, bisa diakali pakai rel ketiga khusus di dalam tunel saja. tentunya modifikasi sistem dual ohc-3rd rail yang pake panto dan sepatu rel.

kalo ada duit ya mending ngebor baru saja.
__________________
lantaran kebodohannja si koesir, maka kemaren di pintoe besar ada satoe sado jang soedah dilanggar stoomtram. banjak diantara koesir sado jang bodoh dan tiada patoet mengoesiri.

(pembrita betawi, 16 april 1909)
Djoko Lelono no está en línea   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Related topics on SkyscraperCity


All times are GMT +2. The time now is 11:40 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.11 Beta 4
Copyright ©2000 - 2017, vBulletin Solutions Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2017 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2017 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu