daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > Regional Construction and Development > General Construction and Development



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old July 24th, 2010, 07:22 AM   #121
nowan
Registered User
 
Join Date: Sep 2009
Posts: 1,226

Quote:
Originally Posted by gantengscool View Post

Cakep foto2nya mas..
Itu ada sebagian parit tertutupi tanah, apa habis longsor?
nowan no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
Old July 25th, 2010, 07:43 AM   #122
gantengscool
Enjoy di Joglosemar !
 
gantengscool's Avatar
 
Join Date: Feb 2008
Location: bagian dari 1,145 juta penduduk Solo
Posts: 10,805

Quote:
Originally Posted by nowan View Post
Cakep foto2nya mas..
Itu ada sebagian parit tertutupi tanah, apa habis longsor?

itu memang paritnya belum dibuat
gantengscool no está en línea   Reply With Quote
Old July 25th, 2010, 08:23 PM   #123
ssphila
Logoff, Sign out n Thanks
 
ssphila's Avatar
 
Join Date: Jan 2010
Posts: 8,951

Foto diambil sekitar 3 minggu lalu :



Maaf br bs upload skrg.
__________________

I really am sorry - keep on rockin' guys
\,,/(◣_◢)\,,/
ssphila no está en línea   Reply With Quote
Old July 26th, 2010, 03:56 PM   #124
NeeDHeLp
Registered User
 
Join Date: Jul 2010
Posts: 3
Likes (Received): 0

permisi mas-mas
mau nanya niy untuk yg pembangunan tol smg solo dengan box girder.
itu detailnya gmn yak?? nah itu kan ada traveller nya.gunanya bwt apa yak.
agag penasaran juga masalahnya.
thknss
NeeDHeLp no está en línea   Reply With Quote
Old July 26th, 2010, 04:57 PM   #125
Venantio
Je me souviens
 
Venantio's Avatar
 
Join Date: Nov 2007
Location: Toronto
Posts: 8,735
Likes (Received): 1623

Quote:
Originally Posted by RAGIL77 View Post
16 Juli 2010 | 00:03 wib | Daerah

Proyek Tol Semarang-Solo
Bibit: Hargai yang Sudah Kerja Keras
Semarang, CyberNews. Gubernur Bibit Waluyo kemarin enggan berkomentar mengenai kemunduran pembebasan lahan Jalan Tol Semarang-Solo seksi kedua (Ungaran-Bawen), yang diperkirakan Ketua Tim Pembebasan Tanah (TPT) Suyoto akan molor sampai Desember 2010, karena berbagai kendala yang ada. Bibit mengatakan, kemunduran pembebasan lahan jalan tol seksi kedua tersebut ia nilai realistis.

Di samping itu, Bibit juga menilai pengerjaan Jalan Tol Semarang-Solo seksi kesatu (Semarang-Ungara), sudah dilakukan secara optimal dan diyakini akan selesai pada akhir Agustus. Dia mengungkapkan, dirinya sangat bangga dan menghormati para para pekerja yang telah bersusah payah bekerja 24 jam per hari, masing-masing 3 x 8 jam per shift.
Bibit, saat meninjau perkembangan pengerjaan jalan tol seksi satu, Kamis (15/7), mengungkapkan, banyak hal yang harus dipahami dalam persoalan-persoalan menyangkut proyek tersebut. Sejauh ini, ia menilai, kendala yang ada merupakan persoalan wajar dan dapat dimaklumi.

Bibit meyakini semuanya akan dapat berjalan lancar. Pada Lebaran, pengerjaan jalan tol seksi satu diyakini 100 persen tuntas, dan dapat dilalui kendaraan Semarang-Ungaran. Untuk tuntas sampai Solo, ia memprediksi dapat tuntas pada tahun 2012. "Jadi kesemuanya itu bisa dihitung oleh para insinyur-insinyur kita yang ahli membuat jalan ini. Tidak usah berpretensi seolah kita ini sok sok pinter dari sarjana-sarjana yang sekolahan ini. Mari kita berdoa semuanya dapat berjalan lancar dengan kualitas yang baik," tuturnya.

( Yunantyo Adi , Saptono Joko Sulistyo/CN14 )
Gue kok nggak ngerti maksud perkataan yang ditebalin di atas?

Masing-masing 3x8 jam per shift? Yang bener aja? Jadi masing-masing pekerja shift-nya 24 jam? Itu mah sama aja nggak ada istirahat dan kerjanya terus-terusan 24 jam.... Jangan-jangan memang nggak ada shift?

Apa maksudnya "Masing-masing 8 jam per 3 shift"? Ataukah lebih jelasnya: "Para pekerja bekerja dalam 3 shift, masing-masing 8 jam"?
Venantio no está en línea   Reply With Quote
Old July 27th, 2010, 12:53 AM   #126
HERYONOTUGIJONO
Registered User
 
Join Date: Jul 2010
Posts: 6
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by gantengscool View Post
bukan rahasia lagi anggota DPRD banyak yg jadi makelar tanah di proyek tol ini



jadi ya....bisa menyimpulkan sendiri..
, MASIH AJA YA di jaman seperti ini. nanti kalo sdh kena KPK, baru deh nangis nangis minta belas kasihan. hehehe.....
HERYONOTUGIJONO no está en línea   Reply With Quote
Old July 27th, 2010, 04:30 AM   #127
RAGIL77
Registered User
 
RAGIL77's Avatar
 
Join Date: Jul 2010
Posts: 872

Berita Utama
27 Juli 2010
Izin Dispensasi Proyek Tol Diperpanjang

Penggantian Lahan Hutan
SEMARANG - Persoalan penggantian lahan hutan 22,4 hektare yang terkena proyek jalan tol Semarang-Solo dipastikan selesai. Kementerian Pekerjaan Umum telah menyurati Ditjen Bina Marga yang isinya memohon izin dispensasi diperpanjang hingga 9 Desember 2010.

Hal itu terungkap dalam pertemuan Kadinas Kehutanan Jateng Sri Puryono, Kadinas Bina Marga Jateng Danang Atmodjo, Kepala Perum Perhutani Unit I Jateng Heru Siswanto bersama dengan Komisi D DPRD Jateng, di Gedung Berlian, Semarang, Senin (26/7).

Menurut Sri Puryono, pihaknya sebetulnya pada Mei lalu sudah mengingatkan Kementerian Kehutanan tentang persoalan tersebut.

Sebagaimana diberitakan SM (20/7), Kasi Humas Perhutani Jateng Dadang Isdaryanto mengungkapkan, dispensasi penggantian lahan hutan yang terkena proyek jalan tol sudah melewati batas waktu yang ditentukan Kementerian Kehutanan sejak 8 Mei lalu. Oleh karena itu, pihaknya meminta pekerjaan jalan tol dihentikan.

Sementara itu, Heru Siswanto menambahkan, surat kepada Dirjen Bina Marga tersebut intinya adalah mengingatkan belum diserahkannya lahan pengganti, sementara dispensasi untuk penggantian lahan tersebut batas waktunya sudah habis. ”Surat kami itu, tidak dimaksudkan untuk menghentikan pekerjaan proyek Tol Semarang-Solo,”tegasnya.

Sedangkan, Ketua Komisi D DPRD Jateng Rukma Setia Budi memberi saran agar semua pihak tidak menyepelekan masalah administrasi. (H30,H23-53)
RAGIL77 no está en línea   Reply With Quote
Old July 27th, 2010, 10:17 AM   #128
nowan
Registered User
 
Join Date: Sep 2009
Posts: 1,226

Quote:
Originally Posted by gantengscool View Post
itu memang paritnya belum dibuat
oo..begitu, tak kira longsor.. trims

Quote:
Originally Posted by NeeDHeLp View Post
permisi mas-mas
mau nanya niy untuk yg pembangunan tol smg solo dengan box girder.
itu detailnya gmn yak?? nah itu kan ada traveller nya.gunanya bwt apa yak.
agag penasaran juga masalahnya.
thknss
Maksudnya saat pembuatan jembatannya ya?

Quote:
Originally Posted by gantengscool View Post
Tol Semarang-Solo seksi Semarang-Ungaran.
Seperti yang tampak di foto tsb, box girder itu kotak2 potongan/segmen jembatan yang tengahnya bolong itu. Form traveller-nya kerangka kantilever merah yang menempel di ujung, bukan crane yg berdiri tegak. Fungsinya sebagai perancah, tempat membuat cetakan (formwork) box girder.
Pembuatan box girder dimulai dari tengah (kolom jembatan). Setelah satu tahapan segmen selesai dicor dan kabel prategang diset, kedua form traveller -nya dipindahkan ke kanan dan ke kiri secara simetris untuk pembuatan segmen2 berikutnya. Harus seimbang karena tidak ada yang menopang di bawah (kantilever), makanya metode pembuatan jembatan ini disebut balanced cantilever .
Ya kira2 seperti itu.. (CMIIW coz i'm not a bridge engineer hehe..)
nowan no está en línea   Reply With Quote
Old July 27th, 2010, 04:05 PM   #129
NeeDHeLp
Registered User
 
Join Date: Jul 2010
Posts: 3
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by nowan View Post
oo..begitu, tak kira longsor.. trims



Maksudnya saat pembuatan jembatannya ya?



Seperti yang tampak di foto tsb, box girder itu kotak2 potongan/segmen jembatan yang tengahnya bolong itu. Form traveller-nya kerangka kantilever merah yang menempel di ujung, bukan crane yg berdiri tegak. Fungsinya sebagai perancah, tempat membuat cetakan (formwork) box girder.
Pembuatan box girder dimulai dari tengah (kolom jembatan). Setelah satu tahapan segmen selesai dicor dan kabel prategang diset, kedua form traveller -nya dipindahkan ke kanan dan ke kiri secara simetris untuk pembuatan segmen2 berikutnya. Harus seimbang karena tidak ada yang menopang di bawah (kantilever), makanya metode pembuatan jembatan ini disebut balanced cantilever .
Ya kira2 seperti itu.. (CMIIW coz i'm not a bridge engineer hehe..)
berarti pengecoran dilakukan di atas ya (cast in place).penegangannya tendonnya di lakukan abis pengecoran y??? gag d cor secara keselurahan dolo baru dilakukan stressing???
gmn kk need help niy.

makasiy atas share nya
NeeDHeLp no está en línea   Reply With Quote
Old July 28th, 2010, 12:39 AM   #130
nowan
Registered User
 
Join Date: Sep 2009
Posts: 1,226

wah, jadi serius pertanyaannya
Jawaban pastinya harus ditanyakan ke Adhi atau mungkin Freyssinet langsung...
atau ini malah konsultan/kontraktornya iseng tanya2 ke forum? hehe..

Melihat kehebohan di foto tsb, terkaan saya memang dicor ditempat.
Maksudnya sampai bentangannya penuh dulu baru dilakukan penarikan tendon? Kalau demikian apa yg menahan beban kantilevernya? Tendonnya kan nyawa dari sistem ini. Jika tidak dikencangkan di setiap step pemasangan girder, jadi loyo dong deknya.
Ya..kurang tahu jg sistem perkuatan spt apa yang mereka gunakan. Jadi sekali lagi jawaban pastinya harus ditanyakan ke konsultan/kontraktornya
CMIIW lagi..
nowan no está en línea   Reply With Quote
Old July 28th, 2010, 08:51 PM   #131
NeeDHeLp
Registered User
 
Join Date: Jul 2010
Posts: 3
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by nowan View Post
wah, jadi serius pertanyaannya
Jawaban pastinya harus ditanyakan ke Adhi atau mungkin Freyssinet langsung...
atau ini malah konsultan/kontraktornya iseng tanya2 ke forum? hehe..

Melihat kehebohan di foto tsb, terkaan saya memang dicor ditempat.
Maksudnya sampai bentangannya penuh dulu baru dilakukan penarikan tendon? Kalau demikian apa yg menahan beban kantilevernya? Tendonnya kan nyawa dari sistem ini. Jika tidak dikencangkan di setiap step pemasangan girder, jadi loyo dong deknya.
Ya..kurang tahu jg sistem perkuatan spt apa yang mereka gunakan. Jadi sekali lagi jawaban pastinya harus ditanyakan ke konsultan/kontraktornya
CMIIW lagi..
saya cuman mahasiswa yg penasaran kok makanya pgn nanya2.iya sampai bentangnya penuh.owhhh gtu ya
makasih mas atas shrarenya
NeeDHeLp no está en línea   Reply With Quote
Old August 1st, 2010, 05:55 PM   #132
gantengscool
Enjoy di Joglosemar !
 
gantengscool's Avatar
 
Join Date: Feb 2008
Location: bagian dari 1,145 juta penduduk Solo
Posts: 10,805

diskusi yang menarik
gantengscool no está en línea   Reply With Quote
Old August 2nd, 2010, 09:54 AM   #133
RAGIL77
Registered User
 
RAGIL77's Avatar
 
Join Date: Jul 2010
Posts: 872

31 Juli 2010
Jembatan Tol Terhambat

Alat Peluncur Kurang Panjang

SM/Saptono Joko S
SEMARANG - Setelah berjalan relatif optimal menyusul cuaca yang mulai membaik beberapa waktu terakhir, pembangunan jalan tol Semarang-Ungaran kembali mengalami hambatan. Panjang alat peluncur yang menyambungkan balok jembatan di Gedawang ternyata kurang pas.

Akibatnya, salah satu jembatan penghubung tersebut belum tersambung meski pilar sudah berdiri kokoh sejak lama. Gubernur Bibit Waluyo mengakui, keterlambatan pembangunan jembatan tersebut karena alat luncuran tidak pas sehingga harus segera diganti. Menurutnya, pembangunan jembatan itu menjadi tanggung jawab PT Waskita Karya. ”Dari keterangan pelaksana proyek, alat yang dibutuhkan sudah dikirim dari Surabaya dan Jakarta,” katanya.

Dia menjelaskan, meski alat pengganti segera tiba, perakitan dan penyambungan di lokasi tetap diperlukan. Diperkirakan waktu perakitan alat peluncur sepanjang sekitar 42 meter tersebut akan memakan waktu sedikitnya seminggu.

Pembangunan jalan tol Semarang-Ungaran menelan dana Rp 1,027 triliun, termasuk pembuatan tiga jembatan. Yakni jembatan Banyumanik I (Tembalang-Gedawang) yang tingginya 30 meter dan panjang 274 meter, jembatan Banyumanik II (Gedawang-Penggaron) dengan tinggi 54 meter dan panjang 400 meter, serta jembatan Gedawang (Gedawang-Beji) setinggi 22 meter dan panjang 470 meter.

Turun Hujan
Meski cuaca membaik, akhir Juli ini masih kerap turun hujan sehingga mengganggu pengeprasan bukit di Kalirejo, Ungaran. Sekali saja turun hujan lebat, lanjut Bibit, pengeprasan dipastikan terkendala.

”Kalau hujan turun, jalan jadi licin sehingga truk pengangkut material dari atas bukit tidak bisa bekerja. Tapi diharapkan pengeprasan bukit bisa segera rampung,” katanya.

Bukit cadas yang semula tingginya sekitar 30 meter itu sudah bisa dikepras setengahnya. Pengeprasan berjalan lambat karena kondisi medan yang sulit dan penuh bebatuan.

Meski demikian, pelaksana proyek memastikan sebelum awal Puasa bukit telah selesai dikepras. Pelaksana proyek memerlukan waktu maksimal tiga minggu untuk merampungkannya. Material dari bukit itu selanjutnya digunakan untuk menguruk proyek fisik di Leyangan, Ungaran.

”Dengan berbagai kendala yang ada, kami tetap berharap jalan tol Semarang-Ungaran bisa beroperasi sebelum Lebaran,” imbuh gubernur. (H23, H30-59)
RAGIL77 no está en línea   Reply With Quote
Old August 3rd, 2010, 04:07 AM   #134
RAGIL77
Registered User
 
RAGIL77's Avatar
 
Join Date: Jul 2010
Posts: 872

Berita Utama
03 Agustus 2010
Ganti Rugi Tol Rp 13,5 M Raib
Rekening Kosong

SM/Yunantyo Adi S UANG RAIB:Sejumlah warga Desa Jatirunggo, Kecamatan Peringapus, Kabupaten Semarang, memperlihatkan buku rekeningnya saat
mendatangi Komisi Informasi Publik (KIP) Jateng Jl Tri Lomba Juang, Semarang, Senin (2/8). (30)
SEMARANG - Sebanyak 98 warga Desa Jatirunggo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Senin (2/8) mendatangi Komisi Informasi Publik (KPI) Jateng di Jl Tri Lomba Juang, Semarang.

Mereka mengadukan uang ganti rugi lahannya yang terkena proyek jalan tol Semarang-Solo raib dari Bank Mandiri. Padahal, dalam buku rekening mereka tercantum jumlah saldonya.

Juru bicara warga, Trisno Nugroho, Alan Benardi, dan Puji Widianto mengungkapkan, sebanyak 98 keluarga itu mendapat ganti rugi atas tanah mereka yang dibeli Tim Pembebasan Tanah (TPT) Jalan Tol Semarang-Solo. Luas lahan warga yang terbeli mencapai 27,8 hektare, dengan nilai total Rp 13,5 miliar.

Pembayaran tanah dilakukan pada 29 April lalu di Balai Desa Jatirunggo. Masing-masing keluarga yang berhak menerima diberi rekening Bank Mandiri Tembalang untuk transfer pembayaran.
Namun, ketika warga ingin mengambil uang, rekening mereka kosong, tanpa tahu siapa yang mengambilnya.

Hanya dua warga yang rekeningnya masih utuh. Namun demikian, pihak bank juga tidak mau memberikan penjelasan terkait dengan hilangnya uang itu.

Suparno, warga Desa Jatirunggo Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang mengatakan, lahannya seluas sekitar 1.000 meter persegi dibeli TPT Jalan Tol Semarang-Solo dengan harga Rp 50 ribu/meter atau dengan total harga Rp 61,5 juta. Pembayarannya tidak diberikan secara tunai, namun mengunakan jasa Bank Mandiri KCP Undip Tembalang.
Pada saat akan dicairkan, uang itu sudah kosong. Siti (28), salah seorang warga mengatakan, tanah orang tuanya seluas 2.813 m2 dihargai Rp 127 juta juga mengalami hal serupa.

Informasi dari warga, harga ganti rugi masing-masing bervariasi, ada yang di bawah Rp 100 juta, ada yang antara Rp 100 juta-Rp 200 juta. Bahkan, ada juga yang dibeli antara Rp 200 juta - Rp 300 juta.

Menurut pengakuan mereka, ketika menanyakan ke bank, siapa yang mengambil uang di rekening mereka, warga tidak mendapatkan informasi secara pasti. Mereka hanya diberi tahu si pengambil bernama Agus. Ketika meminta rekening korannya, bank tidak bersedia memberikan.
Kemarin, warga menunjukkan buku rekening Bank Mandiri mereka ke KPI. Buku tersebut dipergunakan sebagai transfer pembayaran ganti rugi tanah.


Pengganti Lahan

Menurut pengakuan warga, lahan mereka itu merupakan tanah-tanah yang dibeli TPT sebagai pengganti lahan hutan di Penggaron seluas 22,4 hektare yang digusur untuk proyek jalan tol Semarang-Solo. Sesuai aturan, lahan hutan yang dipakai buat proyek harus diganti 1:2 atau 44,8 hektare.

Di Jatirunggo, lahan pengganti hanya seluas 27,8 hektare. Sedangkan kekurangannya seluas 17 hektare yang direncanakan di Desa Mluweh, Ungaran Timur, hingga kini pembebasannya belum selesai.
Ketua KIP Jateng Rahmulyo Adi mengatakan, pihaknya akan segera memproses masalah tersebut. Diharapkan, Bank Mandiri nantinya mau memberikan keterangan dengan jelas dan gamblang, sebab KIP tidak bisa hanya mendapatkan informasi secara sepihak dalam mengusut hal itu.
Wakil Ketua KIP Jateng Bona Ventura mengemukakan, jika perlu warga pun dapat menempuh upaya melaporkan berkenaan masalah tersebut.
Kepala Dinas Bina Marga Danang Atmodjo dihubungi semalam mengaku baru mengetahui informasi menyangkut hal itu. Ia berujar, dirinya belum bisa berkomentar berkenaan itu dan akan mengecek permasalahan tersebut.

Ketua Komisi D DPRD Jateng Rukma Setia Budi mengatakan, masalah tersebut sepertinya sudah bukan merupakan ranah Tim Pembebasan Tanah lagi dan sudah merupakan ranah bank. Kendati demikian, pemerintah harus mengetahui permasalahan itu. (H30,H23-53)
RAGIL77 no está en línea   Reply With Quote
Old August 10th, 2010, 04:10 AM   #135
RAGIL77
Registered User
 
RAGIL77's Avatar
 
Join Date: Jul 2010
Posts: 872

Berita Utama
10 Agustus 2010
Tol Solo-Semarang Perlu Dipercepat
SEMARANG - Anggota DPD RI, GKR Ayu Koes Indriyah berharap pembangunan tol Semarang-Solo perlu dipercepat. Alasannya, pergerakan perekonomian terbesar di Jawa Tengah justru berada di Solo. ‘’Pergerakan atau perputaran uang terbesar justru di Kota Solo, sehingga antara Solo dan Semarang harus dihubungkan dengan jalan tol. Hal itu untuk mempersingkat waktu tempuh,’’ katanya dalam percakapan dengan Suara Merdeka baru-baru ini di kantor Perwakilan DPD Jateng di Jl Imam Bonjol Semarang.

Kedatangannya di Kota Semarang dalam rangka menyerap aspirasi di berbagai daerah provinsi ini bersama tiga anggota lainnya, masing-masing Dr H Sulistiyo MPd, Denty Eka Widi Pratiwi SE, dan Poppy Dharsono. Menurut keluarga Keraton Surakarta Hadiningrat ini, waktu tempuh Semarang-Solo selama ini cukup. Dari Semarang, untuk mencapai Solo bisa tiga jam lebih. Kalau nantinya bisa dicapai dengan waktu yang singkat, tentu gerak ekonomi Jawa Tengah akan lebih baik lagi.
Mengkhawatirkan Sedangkan Denty Eka Widi Pratiwi SE berharap masalah rob di Kota Semarang perlu mendapat perhatian khusus, karena kondisinya sudah mengkhawatirkan. Mereka berempat sebagai anggota DPD RI asal Jateng sepakat membuat surat langsung ke Kementerian PU agar mengatasi rob ini secara khusus. Karena tidak bisa dibiarkan terlalu lama dan harus menunggu proyek-proyek lain yang berbarengan dengan ini. ‘’Apalagi Semarang sebagai ibu kota provinsi, maka pintu gerbang masuk harus diperhatikan sungguh-sungguh, baik oleh daerah sendiri maupun pusat,’’ ujarnya. (E1-20)
RAGIL77 no está en línea   Reply With Quote
Old August 11th, 2010, 04:27 AM   #136
RAGIL77
Registered User
 
RAGIL77's Avatar
 
Join Date: Jul 2010
Posts: 872

Berita Utama
11 Agustus 2010
Diperkirakan Lebaran Belum Bisa Dilewati
Jalan Tol Semarang-Ungaran

SEMARANG - Jalan tol Semarang-Ungaran diperkirakan belum bisa dilewati pada awal September atau saat mudik Lebaran. Anggota Komisi D DPRD Jateng, Khayatul Maki menyatakan, sejak awal dirinya pesimistis jalan tol Semarang-Ungaran bisa beroperasi sebelum Lebaran. Pasalnya, beberapa persoalan masih mengadang, terutama sulitnya negosiasi pembebasan tanah. Selain tanah, persoalan teknis dan cuaca juga menjadi faktor penghambat pelaksanaan proyek sepanjang 14,1 km tersebut.

”Percepatan yang dilakukan pelaksana proyek ternyata belum optimal. Kalau mau mengejar beroperasi sebelum lebaran, harus mengerahkan lebih banyak tenaga dan alat berat. Apalagi cuaca akhir-akhir ini juga cenderung bagus dan sudah jarang hujan,” katanya.

Ia menunjukkan, beberapa jembatan hingga kini juga belum tersambung penuh. Selain itu, pengerasan jalan pun masih ada beberapa titik yang belum rampung dengan sistem betonisasi. Anggota Komisi D yang lain, Heri Pudyatmoko meminta Pemprov Jateng bersikap tegas terhadap tiga pelaksana proyek tol Semarang-Ungaran. Sebab, sejak awal Gubernur Jateng Bibit Waluyo telah menyatakan proyek bisa rampung Juli dan beroperasi pada Agustus.

Didenda
Namun, perkembangan di lapangan, target itu pun diuubah, sehingga bisa dibuka sebelum Lebaran. ”Kalau pelaksana tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai tenggat waktu, ya didenda. Pemberian sanksi salah satu upaya agar pelaksana serius menyelesaikan proyek fisik,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Bina Marga Jateng Danang Atmojo menyatakan, pihaknya masih berusaha menyelesaikan pengerjaan fisik jalan tol. Ia mengakui, alat luncuran yang baru saat ini sudah mulai dirakit dan dipasang di lokasi guna menghubungkan jembatan di Susukan. Namun demikian, masih butuh proses. ”Nantinya kalau alat sudah siap juga akan dibantu dengan crane agar penghubung jembatan bisa segera terpasang,” katanya.

Sementara, pengeprasan bukit di Leyangan hingga kini juga belum rampung. Dari ketinggian awal sekitar 30 meter, baru sebagian saja yang telah dikepras. Masih adanya hujan, menjadikan pengeprasan bukit kurang optimal karena kendaraan berat tidak berani mengangkut material. ”Kami tetap berusaha bisa menyelesaikan sesuai jadwal, sebelum lebaran. Mohon doa restunya agar bisa selesai,” terangnya. (H23,H30-53)
RAGIL77 no está en línea   Reply With Quote
Old August 16th, 2010, 10:38 AM   #137
ssphila
Logoff, Sign out n Thanks
 
ssphila's Avatar
 
Join Date: Jan 2010
Posts: 8,951



Source : Suara Merdeka
__________________

I really am sorry - keep on rockin' guys
\,,/(◣_◢)\,,/
ssphila no está en línea   Reply With Quote
Old August 16th, 2010, 10:56 AM   #138
eurico
Moderator
 
Join Date: Nov 2006
Posts: 30,469
Likes (Received): 6380

udah gak sabar proyek ini segera jadi, kira2 gambar diatas segment mana yah? masih semarang-ungaran?
__________________
Don't Rich People Difficult
eurico no está en línea   Reply With Quote
Old August 16th, 2010, 02:43 PM   #139
Mimihitam
Pengguna Jelata
 
Mimihitam's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Location: Jakarta
Posts: 2,753
Likes (Received): 44

Quote:
Originally Posted by ssphila View Post


Source : Suara Merdeka
Wow keren
Mimihitam no está en línea   Reply With Quote
Old August 16th, 2010, 05:24 PM   #140
ssphila
Logoff, Sign out n Thanks
 
ssphila's Avatar
 
Join Date: Jan 2010
Posts: 8,951

Itu masih Semarang-Ungaran, gak tau jembatan gedawang atau penggaron. Sepertinya mmg bersabarnya harus sepanjang tol Smg-Solo...laaammmaaaa...

Tapi masih maklumlah liat medannya mmg sangat indah (berat).
__________________

I really am sorry - keep on rockin' guys
\,,/(◣_◢)\,,/

Last edited by ssphila; August 16th, 2010 at 05:32 PM.
ssphila no está en línea   Reply With Quote


Reply

Tags
semarang

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Related topics on SkyscraperCity


All times are GMT +2. The time now is 09:20 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.11 Beta 4
Copyright ©2000 - 2017, vBulletin Solutions Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2017 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2017 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu