daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Politics, Economics, Tourism and Business

Reply
 
Thread Tools
Old August 11th, 2012, 01:49 AM   #1
Namewee
Dilarang
 
Namewee's Avatar
 
Join Date: Feb 2011
Location: Makassar, Sulawesi Utara
Posts: 6,076

Bahasa Indonesia - the National Language of Indonesia | Learn, Issues & News

Mari berbagai informasi tentang semua hal yang berkaitan dengan bahasa Indonesia



__________________
N K R I
Negara "Kriminal" Republik Indonesia
Namewee no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old August 11th, 2012, 01:49 AM   #2
Namewee
Dilarang
 
Namewee's Avatar
 
Join Date: Feb 2011
Location: Makassar, Sulawesi Utara
Posts: 6,076

Selayang Pandang Sejarah Bahasa Indonesia

Bila bicara tentang sejarah Bahasa Indonesia, tentu tidak dapat lepas dari Bahasa Melayu. Bahasa melayu merupakan salah satu rumpun dari Bahasa Austronesia dan dituturkan lebih dari 250 juta jiwa. Bahasa Melayu sendiri sudah mengalami periode yang sangat panjang di bumi Nusantara. Tercatat semenjak abad ke-7, bahasa Melayu telah menjadi lingua france di Nusantara ini. Ini dibuktikan dengan ditemukannya prasasti-prasasti berbahasa melayu di daerah-daerah yang dikuasai Wangsa Syailendra dan Kerajaan Sriwijaya hingga di Pulau Luzon, Filipina

Ada 3 periode perkembangan bahasa Melayu sebelum menjadi Bahasa Indonesia yang kita kenal seperti sekarang ini, yaitu :

1. Bahasa Melayu Kuno
Bahasa Melayu Kuno diyakini sebagai bahasa paling awal dari Bahasa Melayu. Kosakata Bahasa Melayu Kuno banyak dipengaruhi oleh Bahasa Sanskerta. Bahasa ini terlahir di masa pemerintahan Kerajaan Sriwijaya dan berkembang ke daerah-daerah lain di Nusantara. Prasasti tertua yang ditemukan berbahasa Melayu Kuno adalah prasasti Kedukan Bukit yang bertanggalkan 683 masehi. Sementara satu-satunya prasasti berbahasa Melayu Kuno yang ditemukan diluar Indonesia adalah prasasti Keping Tembaga Laguna

2. Bahasa Melayu Klasik
Belum bisa dipastikan bahasa Melayu Klasik merupakan perkembangan dari Bahasa Melayu Kuno yang dipakai di era pemerintahan Kerajaan Sriwijaya. Bukti-bukti sejarah hanya menunjukan bahwa bahasa ini berkembang pesat dikalangan Kerajaan Malaka dan Kerajaan Aceh.
Prasasti-Prasasti yang bertuliskan bahasa melayu klasik :
a. Prasasti Pagaruyung, Minangkabau (1356)
Bahasa pada prasasti ini hanya berbeda sedikit dengan prasasti-prasasti berbahasa melayu kuno
b. Prasasti Minyetujoh, Aceh
Prasasti berbahasa melayu klasik pertama yang ditemukan mengandung istilah-istilah dari bahasa Arab
c. Prasasti di Kuala Berang, Terengganu (1303-1387)
Prasasti ini merupakan prasasti berbahasa melayu klasik pertama yang menggunakan tulisan jawi (tulisan arab)

3. Bahasa Melayu Modern
Karangan-karangan Munsyi Abdullah yang merupakan keluarga dari Kerajaan Malaka dianggap sebagai awal penggunaan bahasa melayu modern. Namun standarisasi Bahasa Melayu pertama kali dilakukan oleh Raja Ali Haji yang merupakan seorang keturunan Bugis-Melayu.
Lewat bukunya yang berjudul "Pedoman Bahasa", Raja Ali Haji menuliskan dasar-dasar tata Bahasa Melayu. Mahakaryanya, Gurindam Dua Belas (1847), menjadi pembaru arus sastra pada zamannya. Bukunya berjudul Kitab Pengetahuan Bahasa, yaitu Kamus Loghat Melayu-Johor-Pahang-Riau-Lingga penggal yang pertama, merupakan kamus ekabahasa pertama di Nusantara. Ia juga menulis Syair Siti Shianah, Syair Suluh Pegawai, Syair Hukum Nikah, dan Syair Sultan Abdul Muluk.
Karya-karya Raja Ali Haji inilah yang menjadi rujukan bagi kolonial Belanda di Indonesia dan Kolonial Inggris di Malaysia untuk mengembangkan bahasa Melayu di masing-masing negara
Peristiwa pembagian wilayah Indonesia dengan Malaysia oleh Belanda dan Inggris disebut Traktat London yang juga menyebabkan semakin lebarnya jurang perbedaan antara Bahasa Indonesia dengan Bahasa Malaysia
Sumber : Wikipedia dan beberapa sumber lainnya
__________________
N K R I
Negara "Kriminal" Republik Indonesia

Last edited by Namewee; August 11th, 2012 at 03:00 AM.
Namewee no está en línea   Reply With Quote
Old August 11th, 2012, 01:54 AM   #3
Namewee
Dilarang
 
Namewee's Avatar
 
Join Date: Feb 2011
Location: Makassar, Sulawesi Utara
Posts: 6,076

Selayang Pandang Sejarah Bahasa Indonesia


Pada masa penjajahan, kolonial Hindia-Belanda menyadari bahwa bahasa Melayu dapat dipakai untuk membantu administrasi bagi kalangan pegawai pribumi karena penguasaan bahasa Belanda para pegawai pribumi dinilai lemah. Dengan menyandarkan diri pada bahasa Melayu Tinggi (karena telah memiliki kitab-kitab rujukan) sejumlah sarjana Belanda mulai terlibat dalam standardisasi bahasa. Promosi bahasa Melayu pun dilakukan di sekolah-sekolah dan didukung dengan penerbitan karya sastra dalam bahasa Melayu. Akibat pilihan ini terbentuklah "embrio" bahasa Indonesia yang secara perlahan mulai terpisah dari bentuk semula bahasa Melayu Riau-Johor.

Pada awal abad ke-20 perpecahan dalam bentuk baku tulisan bahasa Melayu mulai terlihat. Pada tahun 1901, Indonesia (sebagai Hindia-Belanda) mengadopsi ejaan Van Ophuijsen dan pada tahun 1904 Persekutuan Tanah Melayu (kelak menjadi bagian dari Malaysia) di bawah Inggris mengadopsi ejaan Wilkinson. Ejaan Van Ophuysen diawali dari penyusunan Kitab Logat Melayu (dimulai tahun 1896) van Ophuijsen, dibantu oleh Nawawi Soetan Ma’moer dan Moehammad Taib Soetan Ibrahim.

Intervensi pemerintah semakin kuat dengan dibentuknya Commissie voor de Volkslectuur ("Komisi Bacaan Rakyat" - KBR) pada tahun 1908. Kelak lembaga ini menjadi Balai Poestaka. Pada tahun 1910 komisi ini, di bawah pimpinan D.A. Rinkes, melancarkan program Taman Poestaka dengan membentuk perpustakaan kecil di berbagai sekolah pribumi dan beberapa instansi milik pemerintah. Perkembangan program ini sangat pesat, dalam dua tahun telah terbentuk sekitar 700 perpustakaan. Bahasa Indonesia secara resmi diakui sebagai "bahasa persatuan bangsa" pada saat Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Penggunaan bahasa Melayu sebagai bahasa nasional atas usulan Muhammad Yamin, seorang politikus, sastrawan, dan ahli sejarah. Dalam pidatonya pada Kongres Nasional kedua di Jakarta, Yamin mengatakan,
"Jika mengacu pada masa depan bahasa-bahasa yang ada di Indonesia dan kesusastraannya, hanya ada dua bahasa yang bisa diharapkan menjadi bahasa persatuan yaitu bahasa Jawa dan Melayu. Tapi dari dua bahasa itu, bahasa Melayulah yang lambat laun akan menjadi bahasa pergaulan atau bahasa persatuan.

Selanjutnya perkembangan bahasa dan kesusastraan Indonesia banyak dipengaruhi oleh sastrawan Minangkabau, seperti Marah Rusli, Abdul Muis, Nur Sutan Iskandar, Sutan Takdir Alisyahbana, Hamka, Roestam Effendi, Idrus, dan Chairil Anwar. Sastrawan tersebut banyak mengisi dan menambah perbendaharaan kata, sintaksis, maupun morfologi bahasa Indonesia.

Sumber : Wikipedia
__________________
N K R I
Negara "Kriminal" Republik Indonesia
Namewee no está en línea   Reply With Quote
Old August 11th, 2012, 02:06 AM   #4
Namewee
Dilarang
 
Namewee's Avatar
 
Join Date: Feb 2011
Location: Makassar, Sulawesi Utara
Posts: 6,076

Beberapa peristiwa besar yang mengiringi perkembangan Bahasa Indonesia


1. Tahun 1908 pemerintah kolonial mendirikan sebuah badan penerbit buku-buku bacaan yang diberi nama Commissie voor de Volkslectuur yang kemudian pada 1917 menjadi Balai Pustaka

2. Tanggal 28 Oktober 1928 secara resmi Muhammad Yamin mengusulkan agar bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan Indonesia.

2. Tahun 1933 berdiri sebuah angkatan sastrawan muda yang menamakan dirinya sebagai Pujangga Baru yang dipimpin oleh Sutan Takdir Alisyahbana.

4. Tahun 1936 Sutan Takdir Alisyahbana menyusun Tatabahasa Baru Bahasa Indonesia.

5. Tanggal 18 Agustus 1945 ditandatanganilah Undang-Undang Dasar 1945, yang salah satu pasalnya (Pasal 36) menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara.

6. Tanggal 16 Agustus 1972 H. M. Soeharto, Presiden Republik Indonesia, meresmikan penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD) melalui pidato kenegaraan di hadapan sidang DPR yang dikuatkan pula dengan Keputusan Presiden No. 57 tahun 1972.

7. Tanggal 28 Oktober s.d 3 November 1988 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia V di Jakarta. Kongres ini dihadiri oleh kira-kira tujuh ratus pakar bahasa Indonesia dari seluruh Indonesia dan peserta tamu dari negara sahabat seperti Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Belanda, Jerman, dan Australia.

8. Tanggal 28 Oktober s.d 2 November 1993 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia VI di Jakarta. Pesertanya sebanyak 770 pakar bahasa dari Indonesia dan 53 peserta tamu dari mancanegara meliputi Australia, Brunei Darussalam, Jerman, Hongkong, India, Italia, Jepang, Rusia, Singapura, Korea Selatan, dan Amerika Serikat. Kongres mengusulkan agar Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa ditingkatkan statusnya menjadi Lembaga Bahasa Indonesia, serta mengusulkan disusunnya Undang-Undang Bahasa Indonesia.


9.Tanggal 26-30 Oktober 1998 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia VII di Hotel Indonesia, Jakarta. Kongres itu mengusulkan dibentuknya Badan Pertimbangan Bahasa.

Sumber : Wikipedia
__________________
N K R I
Negara "Kriminal" Republik Indonesia
Namewee no está en línea   Reply With Quote
Old August 11th, 2012, 02:16 AM   #5
Namewee
Dilarang
 
Namewee's Avatar
 
Join Date: Feb 2011
Location: Makassar, Sulawesi Utara
Posts: 6,076

Video seorang bule yang menunjukan ketertarikannya terhadap Bahasa Indonesia. Pasti anda akan senyum-senyum sendiri mendengar bule tersebut berbicara

__________________
N K R I
Negara "Kriminal" Republik Indonesia
Namewee no está en línea   Reply With Quote
Old August 11th, 2012, 02:51 AM   #6
Namewee
Dilarang
 
Namewee's Avatar
 
Join Date: Feb 2011
Location: Makassar, Sulawesi Utara
Posts: 6,076

Penulis Australia Luncurkan Buku Cerita Anak Indonesia
Buku cerita berbahasa Indonesia itu berjudul Petualangan Anak Indonesia
Selasa, 31 Juli 2012 | 15:08


Quote:
Seorang penulis muda asal Sydney, Australia, meluncurkan buku cerita misteri dan petualangan berbahasai Indonesia untuk anak Indonesia.

Siaran pers Kedutaan Besar Australia di Jakarta pada Selasa (31/7) menyatakan, bahwa buku berjudul Petualangan Anak Indonesia ini, ditulis kali pertama oleh Nicholas Mark pada 2007.

Buku itu ditulis untuk tugas kuliahnya di tahun pertama bahasa Indonesia sebagai bagian dari sarjana seni dan hukum di Universitas Sydney, Australia.

Atas dukungan dosen dan terinspirasi dari pengalamannya tinggal dan bepergian di Indonesia, Mark menulis dua cerita lagi, dan karyanya itu menarik minat dari penerbit Indonesia, Galangpress.

Ketiga cerita tersebut menampilkan empat tokoh pemuda dan petualang Indonesia: Wayan, Mutia, Nanda, dan Dani. Berlatarbelakang tempat di Bali, Yogyakarta, dan Sumatera, serta menampilkan monster, telur emas sihir, burung mistik, penyihir, peri, lorong rahasia, rahasia nenek moyang, dan gunung berapi.

Untuk peluncuran bukunya, Mark tampil di SD Santa Ursula di Jakarta pada Jumat (27/7), dimana Mark berbagi cerita mengenai petualangannya dengan para siswa.
Sumber
__________________
N K R I
Negara "Kriminal" Republik Indonesia
Namewee no está en línea   Reply With Quote
Old August 11th, 2012, 07:08 PM   #7
Namewee
Dilarang
 
Namewee's Avatar
 
Join Date: Feb 2011
Location: Makassar, Sulawesi Utara
Posts: 6,076

Beberapa kata yang sama antara bahasa Indonesia dengan Malaysia namun berebeda makna

Tandas = menjelaskan sesuatu dengan tegas (Indonesia), jamban (Malaysia)

Banci = seseorang berjenis pria dan wanita (Indonesia), sensus (Malaysia)

Bual = omong kosong (Indonesia), ngobrol (Malaysia)

Budak = hamba sahaya (Indonesia), anak-anak (Malaysia)

Butuh = perlu (Indonesia), alat kelamin pria (Malaysia)

Gampang = mudah (Indonesia), anak luar nikah (Malaysia)

Jimat = benda yang dianggap bertuah (Indonesia), hemat (malaysia)

kapan = bila (Indonesia), kain kafan (Malaysia)

Kerajaan = Sistem pemerintahan yang dipimpin raja (Indonesia), semua bentuk pemerintahan (Malaysia)

Kereta = semua kendaraan beroda baik ditarik mesin atau makhluk hidup (Indonesia), mobil (Malaysia)

Pusing = pening (Indonesia), berkeliling (Malaysia)

Percuma = sia-sia (Indonesia), gratis (Malaysia)

Punggung = bagian belakang tubuh (Indonesia), pantat (Malaysia)

Kelamin = Penentu seseorang pria atau wanita (Indonesia), keluarga/saudara (Malaysia)

Curang = Tidak adil (Indonesia), selingkuh (Malaysia)



Pasti orang Malaysia akan marah besar kalau kita bicara, "bolehkah saya numpang menulis dipunggung anda?"
__________________
N K R I
Negara "Kriminal" Republik Indonesia

Last edited by Namewee; August 12th, 2012 at 02:24 AM.
Namewee no está en línea   Reply With Quote
Old August 11th, 2012, 07:10 PM   #8
Namewee
Dilarang
 
Namewee's Avatar
 
Join Date: Feb 2011
Location: Makassar, Sulawesi Utara
Posts: 6,076

delete
__________________
N K R I
Negara "Kriminal" Republik Indonesia
Namewee no está en línea   Reply With Quote
Old August 11th, 2012, 07:29 PM   #9
atmada
Dandanggula
 
atmada's Avatar
 
Join Date: Jan 2008
Location: Solo-Banjarbaru
Posts: 5,462

Thread bagus . Bisa dimulai dari yang sederhana-sederhana dulu, penulisan, penggunaan huruf kapital, titik, koma, atau penyingkatan kata, itu yang biasanya diabaikan. Saya sendiri juga masih (terus) belajar sih.
__________________
Religion is regarded by the common people as true, by the wise as false, and by the rulers as useful (Seneca)
atmada no está en línea   Reply With Quote
Old August 12th, 2012, 02:06 AM   #10
Namewee
Dilarang
 
Namewee's Avatar
 
Join Date: Feb 2011
Location: Makassar, Sulawesi Utara
Posts: 6,076

Quote:
Originally Posted by atmada View Post
Thread bagus . Bisa dimulai dari yang sederhana-sederhana dulu, penulisan, penggunaan huruf kapital, titik, koma, atau penyingkatan kata, itu yang biasanya diabaikan. Saya sendiri juga masih (terus) belajar sih.
Kalau sudah berbicara EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) dan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), bahasa Indonesia jadi terasa sulit. Contoh dalam penulisan beberapa kata dibawah ini

Tanjungpinang >< Tanjung Pinang (kata yang benar adalah Tanjungpinang)
*setiap nama daerah yang dua kata penulisannya digabung (Kecuali nama-nama daerah yang memakai arah mata angin contohnya Jakarta Barat)
Sepakbola >< Sepak bola (kata yang benar adalah sepak bola)
Adakalanya >< Ada kalanya ( kata yang benar adalah adakalanya)
Masjid >< Mesjid (kata yang benar adalah masjid)
Saksama >< Seksama (kata yang benar adalah saksama)
Sekadar >< Sekedar (kata yang benar adalah sekadar)
Antri >< Antre (kata yang benar adalah antre)
Atlit >< Atlet (kata yang benar adalah atlet)
Apotek >< Apotik (kata yang benar adalah apotek)
Atmosfir >< Atmosfer (kata yang benar adalah atmosfer)
Cidera >< Cedera (kata yang benar adalah cedera)
Cendekiawan >< Cendikiawan (kata yang benar adalah cendekiawan)
Pinalti >< Penalti (kata yang benar adalah penalti)
Personil >< Personel (kata yang benar adalah personel)
Piranti >< Peranti (kata yang benar adalah peranti)
Nasehat >< Nasihat (kata yang benar adalah nasihat)
Intelijen >< Intelejen (kata yang benar adalah intelijen)
Praktik >< Praktek (kata yang benar adalah praktik)
Kukuh >< Kokoh ( kata yang benar adalah kukuh)
Kuintal >< Kwintal (kata yang benar adalah kuintal)
Karier >< Karir (kata yang benar adalah karier)
Fondasi >< Pondasi (kata yang benar adalah fondasi)
Napas >< Nafas (kata yang benar adalah napas)
skuat >< Skuad (kata yang benar adalah skuat)
Mentri >< Menteri (kata yang benar adalah menteri)
Sumatera >< Sumatra (kata yang benar adalah Sumatera)
Indera >< Indra (kata yang benar adalah indera)
Putra >< Putera (kata yang benar adalah putra)
Nakhoda >< Nahkoda (kata yang benar adalah Nakhoda)
Takhta >< Tahta (kata yang benar adalah takhta)
Syaraf>< Saraf (kata yang benar adalah saraf)
Azan >< Adzan (kata yang benar adalah azan)
Analisis >< Analisa (kata yang benar adalah analisis)
Realita >< Realitas (kata yang benar adalah realitas)
Selebritas >< Selebriti (kata yang benar adalah selebritas)
Telanjur >< Terlanjur (kata yang benar adalah telanjur)
Telantar >< Terlantar (kata yang benar adalah telantar)
Andal >< Handal (kata yang benar adalah andal)
Ramadhan >< Ramadan (kata yang benar adalah ramadan)
Pastor >< Pastur (kata yang benar adalah pastor)
Doa >< Do'a (kata yang benar adalah doa)
*Tanda apostrof hanya digunakan sebagai penyingkat dalam bahasa Indonesia contoh 17 Agustus '45
Rapot >< Rapor (kata yang benar adalah rapot)
Miliar >< Milyar (kata yang benar adalah miliar)
Senin >< Senen (kata yang benar adalah senin)
Taqwa >< Takwa (kata yang benar adalah takwa)
Frustrasi >< Frustasi (kata yang benar adalah frustrasi)
Malapraktik >< Malpraktik (kata yang benar adalah malapraktik)

Mayoritas orang Indonesia pasti lebih sering menggunakan kata yang salah dibandingkan kata yang benar. Jangankan kita yang urang awam, lembaga negara pun juga sering salah dalam mengeja kata
__________________
N K R I
Negara "Kriminal" Republik Indonesia

Last edited by Namewee; August 12th, 2012 at 08:17 PM.
Namewee no está en línea   Reply With Quote
Old August 12th, 2012, 06:35 AM   #11
vailixi
Registered User
 
vailixi's Avatar
 
Join Date: Jul 2012
Location: Tokyo
Posts: 424
Likes (Received): 87

Tulisan ini membuktikan bahwa Malaysia dan Indonesia bersaudara...
vailixi no está en línea   Reply With Quote
Old August 12th, 2012, 03:29 PM   #12
bakaneko
Registered User
 
bakaneko's Avatar
 
Join Date: Oct 2005
Location: Jakarta Pusat
Posts: 1,432
Likes (Received): 208

Kesalahan yang umum terjadi, mengenai kata depan di dengan imbuhan di-.

Di sebagai kata depan haruslah ditulis terpisah dengan kata yang mengikutinya.
Di- sebagai imbuhan haruslah ditulis tersambung dengan kata yang mengikutinya.

Untuk memudahkan, secara sederhana bisa dijelaskan bahwa, jika diikuti nama tempat, maka kata di harus dipisah, sedangkan jika diikuti kata kerja, maka harus disambung.

Contoh:

Di sebagai kata depan:
Benar >< Salah

di sini >< disini
di sana >< disana
di belakang >< dibelakang
di rumah >< dirumah
di atas >< diatas
di bawah >< dibawah

Di- sebagai imbuhan:
Benar >< Salah

dikerjakan >< di kerjakan
dilarang >< di larang
dibuat >< di buat
dicoret >< di coret
ditulis >< di tulis
ditanggung >< di tanggung

Contoh kalimat:
Benar: Buku itu disimpan oleh Nani di dalam tasnya.
Salah: Buku itu disimpan oleh Nani didalam tasnya.
Salah: Buku itu di simpan oleh Nani didalam tasnya.
Salah: Buku itu di simpan oleh Nani di dalam tasnya.

Last edited by bakaneko; August 12th, 2012 at 03:36 PM.
bakaneko no está en línea   Reply With Quote
Old August 12th, 2012, 03:37 PM   #13
D3Y
Jiva & Kasabian
 
D3Y's Avatar
 
Join Date: May 2010
Location: Cilegon "BERSERI"
Posts: 10,930
Likes (Received): 1535

thread yang bagus
btw kamus gaol-nya tante debby sahertian sah gak masuk sini ?
* bahasa resmi salon tuh
__________________
The Right Man at The Right Time and The Right Place
He is Ridwan Kamil
D3Y no está en línea   Reply With Quote
Old August 12th, 2012, 04:00 PM   #14
atmada
Dandanggula
 
atmada's Avatar
 
Join Date: Jan 2008
Location: Solo-Banjarbaru
Posts: 5,462

Quote:
Originally Posted by Namewee View Post
Kalau sudah berbicara EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) dan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), bahasa Indonesia jadi terasa sulit.
Betul. Indikatornya nilai ujian anak SMP atau SMA sekarang, rata-rata pasti lebih bagus nilai matematika daripada nilai Bahasa Indonesianya.
__________________
Religion is regarded by the common people as true, by the wise as false, and by the rulers as useful (Seneca)
atmada no está en línea   Reply With Quote
Old August 12th, 2012, 04:46 PM   #15
yudibali2008
BANИED
 
yudibali2008's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Ziemia
Posts: 30,983

nice thread bro

Quote:
Originally Posted by Namewee View Post
Mari berbagai informasi tentang semua hal yang berkaitan dengan bahasa Indonesia





Tapi saya pribadi lebih suka menyebut "saya" dari pada "aku", karena kata "aku" terdengar agak berlebihan/sombong/ke-aku-an. Kata "saya" lebih terdengar halus. Saya Cinta Bahasa Indonesia.....lebih enak didengar

cuma pendapat pribadi saya saja......
__________________
masalah buat u? go get some help la.....
yudibali2008 no está en línea   Reply With Quote
Old August 12th, 2012, 04:56 PM   #16
Namewee
Dilarang
 
Namewee's Avatar
 
Join Date: Feb 2011
Location: Makassar, Sulawesi Utara
Posts: 6,076

Quote:
Originally Posted by yudibali2008 View Post
nice thread bro





Tapi saya pribadi lebih suka menyebut "saya" dari pada "aku", karena kata "aku" terdengar agak berlebihan/sombong/ke-aku-an. Kata "saya" lebih terdengar halus. Saya Cinta Bahasa Indonesia.....lebih enak didengar

cuma pendapat pribadi saya saja......
Sebenarnya saya juga sependapat dengan yudibali. Kata aku cocoknya hanya dalam pergaulan dengan teman sepermainan atau orang-orang yang benar-benar sudah dekat dengan kita.

Bagi pejabat-pejabat negara sangat dipantangkan untuk memakai kata aku. Bayangkan kalau SBY telat dalam sidang kemudian berkata, "maaf aku terlambat. Sidang hari ini resmi aku buka".
__________________
N K R I
Negara "Kriminal" Republik Indonesia

Last edited by Namewee; August 12th, 2012 at 05:27 PM.
Namewee no está en línea   Reply With Quote
Old August 12th, 2012, 06:06 PM   #17
sherif_claude
Registered User
 
sherif_claude's Avatar
 
Join Date: Jan 2011
Location: Padang Your Motherland
Posts: 4,932
Likes (Received): 453



Kalau tidak salah dengar presiden kita sekarang sering menyebut Indonesia dengan sebutan Endonesia.
__________________
Cintailah Pekerjaanmu maka:
"every day is a holiday"

Last edited by sherif_claude; August 12th, 2012 at 06:16 PM.
sherif_claude no está en línea   Reply With Quote
Old August 12th, 2012, 07:17 PM   #18
Namewee
Dilarang
 
Namewee's Avatar
 
Join Date: Feb 2011
Location: Makassar, Sulawesi Utara
Posts: 6,076


Tunggu saja sampai ada ahli bahasa yang menegur seperti eyang Soeharto dulu

Melihat Perbedaan Singkatan dengan Akronim

Singkatan adalah bentuk yang dipendekkan yang terdiri dari satu huruf atau lebih sedangkan akronim adalah gabungan huruf atau suku kata atau bagian lain yang ditulis dan dilafalkan sebagai kata yang wajar. Pada umumnya sering ditemukan penggunaan titik pada singkatan. Pada sebuah akronim tidak dibenarkan penggunaan titik karena akronim dianggap sebagai sebuah kata

Penggunaan singkatan
1. Singkatan nama orang, gelar, sapaan, jabatan, atau pangkat diikuti dengan tanda titik.
Contoh : A.H. Nasution, sdr., Dr. Susilo Bambang Yudoyono
2. Singkatan nama resmi lembaga pemerintahan dan ketatanegaraan, badan/organisasi, serta nama dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal kata ditulis dengan huruf kapital tanpa tanda titik.
contoh : KPK
3. Singkatan umum yang terdiri dari tiga huruf atau lebih diikuti satu tanda titik. Tetapi, singkatan umum yang terdiri hanya dari dua huruf diberi tanda titik setelah masing-masing huruf.
Contoh : jml. (tiga huruf), n.b. (dua huruf)
4. Lambang kimia, singkatan satuan ukur, takaran, timbangan, dan mata uang asing tidak diikuti tanda titik.
Contoh : Rp, Cu, cm

Penggunaan akronim
1. Akronim nama diri yang berupa gabungan huruf awal dari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapital.
Contoh : LAN
2. Akronim nama diri yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal kapital.
Contoh : Bulog
3. Akronim yang bukan nama diri yang berupa gabungan huruf, suku kata, ataupun huruf dan suku kata dari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kecil.
Contoh : pemilu (ditulis huruf kecil semua)

Pertanyaan : Antara KTP dan SIM mana yang singkatan dan mana yang akronim??
Jawaban : SIM adalah akronim karena dapat dijadikan sebuah kata Sementara KTP bukanlah akronim karena tidak dapat dijadikan kata. Sebuah kata haruslah mengandung huruf konsonan dan huruf vokal yang sesuai kaidah kosakata dalam bahasa Indonesia
__________________
N K R I
Negara "Kriminal" Republik Indonesia

Last edited by Namewee; August 15th, 2012 at 05:31 AM.
Namewee no está en línea   Reply With Quote
Old August 12th, 2012, 08:59 PM   #19
Namewee
Dilarang
 
Namewee's Avatar
 
Join Date: Feb 2011
Location: Makassar, Sulawesi Utara
Posts: 6,076

Selingan

Sebuah kelas bahasa Indonesia di Amerika


nlpeter, bule Belanda yang konsisten melakukan covered lagu-lagu Indonesia dan digarap serius
__________________
N K R I
Negara "Kriminal" Republik Indonesia

Last edited by Namewee; August 12th, 2012 at 11:01 PM.
Namewee no está en línea   Reply With Quote
Old August 14th, 2012, 11:48 AM   #20
simplyrammy
Registered User
 
simplyrammy's Avatar
 
Join Date: Jun 2011
Location: The Swinging City
Posts: 1,391
Likes (Received): 125

Thread yang bagus nih lumayan untuk menambah ilmu bahasa, berhubung dulu berlajar Bahasa Indonesia hanya sampai kelas 1 SMP

Sekalian nanya deh,
Manakah yang termasuk dalam bahasa Indonesia yang benar?

China, Cina atau Tiongkok

Jilbab, Kerudung atau Hijab


Dan apa sih perbedaan dari ketiga kata tersebut?
simplyrammy no está en línea   Reply With Quote
Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 11:26 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu