daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > Metropolitan Construction and Development > Semarang



Reply

 
Thread Tools
Old June 26th, 2008, 04:28 AM   #1
glitz_boy
Registered User
 
Join Date: Feb 2006
Location: Singapore - Surabaya
Posts: 1,039
Likes (Received): 2

[SEMARANG] Paragon City Mall & Crowne Plaza Hotel | 13 floors + 2 basements

Project Info:
No. of Floor: 12 Storey hotel with 7 storey podium.
Location: Jalan Pemuda, Semarang City, Central Java

Will upload the rendering later ....
glitz_boy no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old June 26th, 2008, 06:52 AM   #2
AceN
Half Geek
 
AceN's Avatar
 
Join Date: Apr 2007
Location: Iacárta
Posts: 11,119
Likes (Received): 1731

udah pernah di upload boy ada di thread Semarang
__________________
Centroval Studio | The Archivetecture
NEW COLLECTION ! -> 22 April 2014 : Changi Airport Collections | Previous Collection -> 9 January 2014 : Jakarta - Singapore - Seoul Skyline
AceN no está en línea   Reply With Quote
Old June 26th, 2008, 09:22 AM   #3
titus15
Registered User
 
titus15's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 9,718
Likes (Received): 655

^ ditunggu rendering terakhirnya...
titus15 no está en línea   Reply With Quote
Old June 26th, 2008, 05:19 PM   #4
glitz_boy
Registered User
 
Join Date: Feb 2006
Location: Singapore - Surabaya
Posts: 1,039
Likes (Received): 2

The Rendering .....
image hosted on flickr
glitz_boy no está en línea   Reply With Quote
Old June 27th, 2008, 04:40 AM   #5
Patronusa Pastel
Registered User
 
Join Date: Mar 2007
Location: Semarang, Central Java and Bandung, West Java
Posts: 108
Likes (Received): 2

Wahh....akhirnya di Semarangada bangunan Folding.

Arsiteknya siapa yahh?? Lokal ato dari Singapore??

Tenant nya bakal apa aja??? Saya cuma tahu Hypermart sama Parisian
__________________
10 things that i remembers most of SEMARANG :
1. Take a walk from Citraland Mall to Plaza Simpanglima l... (thanks for the skybridge)
2. Go to one of many cafe's in Candi areas.
3. I missed coconuts ice in Jalan Dr.Cipto.
4. Watch movie or just hangout in E Plaza, a lifestyle entertainment centre.
5. Go bowling in astro cafe.
6. I really like chinese food in Semarang.
7. The old city of Semarang (Dutch heritage) it just.... magnificant
8. Visit dugderan (in Ramadhan time)
9. Dine in Gombel Area.
10. Just love to go back HOME!!
Patronusa Pastel no está en línea   Reply With Quote
Old June 27th, 2008, 06:07 AM   #6
bozhart
Unregistered User
 
bozhart's Avatar
 
Join Date: Sep 2006
Location: Java Island
Posts: 3,500
Likes (Received): 9

Wow ... thanks glitz_boy !

Dari mana rendering ini? Apa ada rendering dari sudut lain?

Ini rendering lain:
bozhart no está en línea   Reply With Quote
Old June 27th, 2008, 06:45 AM   #7
AceN
Half Geek
 
AceN's Avatar
 
Join Date: Apr 2007
Location: Iacárta
Posts: 11,119
Likes (Received): 1731

Paragon City, Pertaruhan Nama Besar Po
Ditulis pada Juni 23, 2008 oleh hildalexander

Konstelasi bisnis dan industri properti Kota Semarang, tampaknya mulai semarak. Tidak lagi tertinggal dari kota-kota lainnya di Jawa Tengah seperti katakanlah Solo dan Yogyakarta. Ini ditandai dengan masuknya pengembang skala nasional Duta Pertiwi yang menggandeng mitra lokal. Mereka membangun mixed use development Pemuda Mas yang merangkum Hotel Dusit Pemuda, DP Mall, kompleks ruko dan apartemen Pemuda Mas. Belum lagi Grup Gajahmada Indra Sejati yang kini tengah menggeber pembangunan Hotel Ibis Simpang Lima.

Nah, tak mau kalah langkah dengan pengembang lainnya, Golden Flower Group milik keluarga besar Po Soek Kok melalui Golden Flower Group Real Estate (GFGRE) ‘turun gunung’ dengan megaproyek Paragon City. Sebagaimana diketahui, Po merupakan pengusaha besar Semarang dengan bisnis inti garmen berorientasi ekspor. Paragon City ini merupakan proyek properti pertamanya di Indonesia. Tak heran jika Po mengerahkan segenap potensinya guna merealisasikan obsesi Paragon City sebagai yang terbesar dan pertama yang membidik ceruk pasar middle up Semarang. Upaya ini diawali dengan menempatkan William Po dan Nico Po, putera pertama dan bungsunya, sebagai duet pelaksana proyek di bawah bendera anak usaha GFGRE yakni PT Cakrawala Sakti Kencana.

Selain itu, proyeksi nilai investasinya mencapai lebih dari satu triliun rupiah. Tentu saja, membutuhkan struktur pendanaan yang kuat. Namun keluarga Po hanya menyiapkan ekuitas perusahaan sebesar 30%, selebihnya pinjaman bank 30% serta (yang terbesar) uang muka dan installment konsumen. Nama besar Po cukup membuat beberapa lembaga keuangan asal Singapura dan Timur Tengah tertarik untuk ikut berpartisipasi. Tak main-main, nama-nama sekaliber Temasek, Farallon, dan Strands Ltd. melalui anak usahanya masing-masing, berniat meminang Paragon City. Hanya, belum satu pun di antara mereka yang mendapat persetujuan dari keluarga Po. Karena, “Ini pertaruhan nama besar keluarga. Kami harus ekstra hati-hati. Saat ini kami fokus untuk mampu mewujudkan Paragon City menjadi kenyataan. Dengan terbangunnya proyek ini, dapat dijadikan barometer tingkat perekonomian Semarang khususnya, dan Jawa Tengah umumnya,” ujar Presiden Direktur PT Cakrawala Sakti Kencana, Nico Po.

Paragon City sendiri terdiri atas pusat belanja bertema lifestyle and entertainment mall dengan total luas bangunan mencapai 120.000 m2 (terbagi dalam dua fase pengembangan), hotel bintang 4 plus sebanyak 250 kamar, dan future development akan dibangun extension mall yang sama besarnya dan satu menara apartemen sebanyak 250 unit. Sebagai sebuah integrated development, Paragon City juga bakal dilengkapi dengan convention center seluas 2.000 m2 yang berkapasitas 2.000 orang. Pembangunan konstruksinya telah dimulai dengan peletakan batu pertama pada 14 Juli lalu dan direncanakan rampung pada 2009, bertepatan dengan pembukaan even pariwisata Semarang Pesona Asia. “Kami berupaya sekuat tenaga agar delivery time tepat waktu. Karena convention center Paragon City telah dijadikan sebagai salah satu venue untuk acara Semarang Pesona Asia,” ungkap Nico.

Bagaimana prospeknya? Mari kita ulas daya kompetisinya. Pemuda Mas mungkin mixed use project yang setara dan dapat dikomparasikan dengan Paragon City. Mengingat keduanya kebetulan berlokasi di tempat yang sama yakni Jalan Pemuda, salah satu koridor utama dalam distrik bisnis Semarang. Aroma kompetisi frontal (head to head), tercium kental di sini. Pemuda Mas selangkah lebih maju karena telah mencuri start dan konstruksinya kelar Agustus ini, ditandai dengan pembukaan gerai Carrefour pertama di Semarang. Kendati demikian, “Kami tidak gentar karena segmentasi pasar yang dibidik berbeda. Kami mengkhususkan diri untuk kelas menengah atas dengan tipikal travellers, sering bepergian dengan pesawat dan spends a lot of money yang tidak dapat diakomodasi oleh mal lainnya seperti Citraland,” tukas Nico.

Rivalitas paling seru mungkin akan dialami oleh masing-masing pusat belanjanya, yang sama-sama berstatus leased mall. Sebagaimana pusat belanja milik Duta Pertiwi lainnya, DP Mall bersanding dengan Carrefour. Dilihat dari sisi ini, DP sedikit dapat membusungkan dada. Nama besar Carrefour sebagai hipermarket pelopor yang beroperasi di Indonesia diprediksi mampu mendongkrak tingkat keramaian dan pengunjung DP Mall. Sementara Paragon City telah mendapat konfirmasi positif dari Hypermart milik Grup Lippo.

Menurut Senior Manager Retail DTZ (konsultan marketing Paragon City) David Leoric, kendati sama-sama hipermarket, namun ada diferensiasi yang signifikan. “Barang-barang yang disediakan Carrefour lebih berupa mass product, sedangkan Hypermart mengandalkan produk-produk berkelas khusus, seperti hasil pertanian organik, dan lain-lain. Jadi kelasnya lebih cocok untuk Paragon City yang menyasar segmen menengah atas,” paparnya.

Namun, jangan dilupakan pula, bahwa untuk menghidupkan sebuah mal seraksasa Paragon City tidak cukup hanya mengandalkan satu anchor tenant. Apalagi dengan harga sewa yang terbilang tinggi antara Rp300 ribu-400 ribu/m2. Jauh di atas DP Mall yang mematok angka Rp200 ribu-250 ribu/m2. Besaran harga sewa ini menjadi lebih sensitif mengingat kesamaan lokasi dan perbedaan tipis dalam identifikasi kelas. “Minimal harus ada tiga sampai empat anchor tenant untuk menjamin keramaian traffic,” saran pengamat ritel dan Direktur ProLease, Suwito Santoso.
Dus, masih banyak variabel lainnya yang sangat menentukan sukses tidaknya Paragon City. Salah satunya, faktor non teknis. Meskipun untuk pusat belanja, Jakarta masih menjadi kiblat, namun lokalitas Semarang jangan dilupakan. Oleh karenanya, tenan besar yang dipilih pun sebisa mungkin mendekati ‘kelokalan’ pasar.

Selain itu, penciptaan profesionalisme manajemen mal, mutlak dilakukan. PT Cakrawala Sakti Kencana harus merekrut para profesional di bidangnya dan juga membuat rencana strategis yang diputuskan secara profesional pula. Intervensi keluarga dalam bisnis ritel memang dibutuhkan, namun harus proporsional. Untuk urusan satu ini, Duta Pertiwi boleh dijadikan acuan. Semua pusat belanja dan perdagangan yang dibangunnya dikelola secara profesional dan mampu mencatat tingkat okupansi rata-rata di atas 80%.

Dan meski menurut Corporate Secretary PT Duta Pertiwi Tbk., Feniyati Tenggara, bahwa yang mengoperasikan DP Mall adalah sister company Duta Pertiwi, namun perang urat syaraf berupa publikasi dan ekspose media tentang think tank di balik pusat belanja ini adalah Duta Pertiwi, sudah membentuk opini publik. Ini adalah nilai lebih yang bisa dijadikan amunisi tambahan oleh DP Mall.

Mencermati perkembangan aktual tersebut, PT Cakrawala Sakti Kencana tidak berdiam diri. Selain melakukan studi kelayakan dengan mengandalkan kantor konsultan Jones Lang LaSalle, mereka, di antaranya, bergerilya mendekati tenan-tenan besar ternama. Contohnya, untuk department store, telah ada tiga kandidat utama yakni Metro Department Store, Parisian Department Store (milik PT Matahari Putra Prima Tbk), dan Sogo Department Store. Belum lagi yang mengajukan diri macam Java Department Store, Lotus Department Store, Cahaya Department Store. Hanya saja, tiga nama terakhir ini berkasta lebih rendah dari tiga nama awal.

Sementara nama tenan besar ‘bergenre’ hiburan, jaringan bioskop XXI telah masuk daftar yang akan meramaikan Paragon City. Menempati empat studio besar berkapasitas lebih dari 900 penonton, XXI dipercaya akan menjadi sentra hiburan buat keluarga menengah atas kota ini. Ia dua kelas di atas Studio 21 yang sudah ada di Mal Citraland. Jelas, untuk segmen ini Paragon City lebih unggul dibandingkan DP Mall. Karena, walau bagaimanapun, yang namanya bioskop tak dapat lepas dari tradisi kultur kaum urban.

Di sini masyarakat kota Semarang akan teraglomerasi menjadi to see and to be seen people. Jika fasilitas hiburan ini disandingkan dengan tenan gaya hidup lainnya seperti fashion and food yang sesuai, bisa jadi, Paragon City akan menjelma menjadi sentra gaya hidup dan hiburan terpenting. Dari catatan DTZ, terdapat international brand macam Starbucks, Guess, Giordano, telah menempati daftar tunggu. Sekadar informasi, merek-merek ini ditolak masuk Citraland karena kelasnya ketinggian.

Untuk hotelnya, PT Cakrawala Sakti Kencana telah bekerjasama dengan jaringan Intercontinental Hotel Group. Mereka menggandeng Holiday Inn sebagai operator hotel untuk jangka waktu kontrak kerja selama 20 tahun. Dengan rate room Rp550 ribu untuk kamar standar berukuran 45 m2 dan Rp700 ribu untuk presidential suite berdimensi 120 m2, jelas lebih nyaman. Dari patokan angka ini saja sudah bisa dilihat bahwa Holiday Inn seakan menjadi penantang Hotel Ciputra terutama untuk international travellers.

Holiday Inn diproyeksikan akan menjadi penguasa pasar. Peluangnya terbentang luas. Karena, selama ini kebutuhan hotel untuk masyarakat menengah ke atas atau para pebisnis yang datang ke Semarang belum sepenuhnya terakomodasi. “Kondisinya oversubscribed. Rata-rata tingkat okupansinya nyaris mendekati angka 90%. Dengan banyaknya even pariwisata skala internasional yang diadakan di Semarang, peluang Holiday Inn menjadi pilihan utama sangat besar” ungkap David.

Golden Flower Group Real Estate

Sejatinya, Golden Flower Group Real Estate (GFGRE) bukanlah pendatang baru di bisnis dan industri properti. Divisi properti milik pengusaha Po Soek Kok ini telah lama berkiprah. Wilayah garapan pertamanya adalah negeri jiran, Singapura. Di sini GFGRE telah mengembangkan dua properti besar; commercial office building dan high end luxurious condominium. Berlokasi di kawasan Orchard Road dan Raffles Place. Sementara di Indonesia, Paragon City merupakan proyek pertamanya. Dalam waktu dekat, mereka juga berencana akan mengembangkan land bank lainnya di kawasan Kuningan, tepatnya Jl HR Rasuna Said, menjadi commercial office building setinggi 35 lantai dan di daerah Mega Kuningan sebagai residential apartment dengan pengelolaan hotel kelas bintang 5. “Total luas land bank kami mencapai 400 hektar yang tersebar di Semarang dan Jakarta. Kami akan menerapkan sustainable property development di Indonesia dan Asia,” ungkap Presiden Direktur PT Cakrawala Sakti Kencana, Nico Po.
__________________
Centroval Studio | The Archivetecture
NEW COLLECTION ! -> 22 April 2014 : Changi Airport Collections | Previous Collection -> 9 January 2014 : Jakarta - Singapore - Seoul Skyline
AceN no está en línea   Reply With Quote
Old June 27th, 2008, 06:46 AM   #8
AceN
Half Geek
 
AceN's Avatar
 
Join Date: Apr 2007
Location: Iacárta
Posts: 11,119
Likes (Received): 1731

Quote:
Originally Posted by bozhart View Post
Wow ... thanks glitz_boy !

Dari mana rendering ini? Apa ada rendering dari sudut lain?

Ini rendering lain:
i love the cladding
__________________
Centroval Studio | The Archivetecture
NEW COLLECTION ! -> 22 April 2014 : Changi Airport Collections | Previous Collection -> 9 January 2014 : Jakarta - Singapore - Seoul Skyline
AceN no está en línea   Reply With Quote
Old June 27th, 2008, 07:00 AM   #9
Cah SMG
Registered User
 
Cah SMG's Avatar
 
Join Date: May 2006
Location: South Jakarta
Posts: 844
Likes (Received): 5

Wah... bangunan di Semarang selalu mentok 12 lantai... Dengan dana satu triliun, mereka bisa bangun 50 lantai
__________________
"I'm not 16 so therefore my opinion is of no consequence."
Cah SMG no está en línea   Reply With Quote
Old June 27th, 2008, 11:09 AM   #10
titus15
Registered User
 
titus15's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 9,718
Likes (Received): 655

^ga papa... mentok 12. Jadi unik dibanding kota-kota besar lainnya....
Tapi kalo bikin yang 30-40 (120m) lantai di kawasan gombel/tembalang kayaknya menarik tuh... Bisa-bisa dari rooftopnya bisa lihat semua gunung di kawasan Jawa Tengah sekaligus melihat laut jawa dan seluruh kota...
titus15 no está en línea   Reply With Quote
Old June 27th, 2008, 11:10 AM   #11
titus15
Registered User
 
titus15's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 9,718
Likes (Received): 655

Quote:
Originally Posted by glitz_boy View Post
The Rendering .....
image hosted on flickr
Kalo liat desainnya , kayaknya seperti kapal pesiar yang mewah...
titus15 no está en línea   Reply With Quote
Old June 27th, 2008, 11:21 AM   #12
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,535
Likes (Received): 32

nice guys!
=NaNdA= no está en línea   Reply With Quote
Old June 27th, 2008, 02:11 PM   #13
glitz_boy
Registered User
 
Join Date: Feb 2006
Location: Singapore - Surabaya
Posts: 1,039
Likes (Received): 2

Another Rendering ....
image hosted on flickr
glitz_boy no está en línea   Reply With Quote
Old June 27th, 2008, 02:13 PM   #14
glitz_boy
Registered User
 
Join Date: Feb 2006
Location: Singapore - Surabaya
Posts: 1,039
Likes (Received): 2

@patronusa .... Architect ... i think its SMC Alsop, Singapore Office.
glitz_boy no está en línea   Reply With Quote
Old June 28th, 2008, 01:29 PM   #15
titus15
Registered User
 
titus15's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 9,718
Likes (Received): 655

Quote:
Originally Posted by glitz_boy View Post
Another Rendering ....
image hosted on flickr
Bener kalo dari sisi belakang gini jadi kayak kapal pesiar...
titus15 no está en línea   Reply With Quote
Old June 28th, 2008, 05:07 PM   #16
Omluki
Bla bla bla
 
Join Date: May 2005
Location: Jakarta, the big durian
Posts: 258
Likes (Received): 26

Smart design; prepare for a big ROB.

Visitor of this mall would have additional bonuses, shopping and shipping, ah ha ha
__________________
The Tower of Babel: The Tower of Confusion
Omluki no está en línea   Reply With Quote
Old June 29th, 2008, 04:14 AM   #17
bozhart
Unregistered User
 
bozhart's Avatar
 
Join Date: Sep 2006
Location: Java Island
Posts: 3,500
Likes (Received): 9

Quote:
Originally Posted by glitz_boy View Post
Another Rendering ....
Thanks. Kalau ini di bagian belakang (selatan), berarti di rendering glitz_boy yg pertama itu bagian timur. CMIIW...

========================
Quote:
Originally Posted by titus15 View Post
Tapi kalo bikin yang 30-40 (120m) lantai di kawasan gombel/tembalang kayaknya menarik tuh...
Ini yg bikin gw bingung. Katanya KKOP membatasi tinggi gedung max 12 lantai atau sekitar 60 meter tetapi tinggi perbukitan Candisari sudah 100 meter lebih apalagi di sana ada hotel Grand Candi yg tinggi gedungnya sekitar 60 meter, berarti tinggi atap Grand Candi ini bisa 160 meter bila diukur dari kota bawah. Bukit Gombel lebih tinggi lagi 200 - 250 meter, juga ada banyak tower2 100 meter lebih, jadi tinggi tower2 ini 300 - 350 meter dari kota bawah. Apa ini nggak melanggar KKOP?
bozhart no está en línea   Reply With Quote
Old June 29th, 2008, 04:31 AM   #18
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,535
Likes (Received): 32

dihitungnya dari pondasi kali om..

bukan dari level permukaan laut..
=NaNdA= no está en línea   Reply With Quote
Old June 29th, 2008, 06:12 AM   #19
AceN
Half Geek
 
AceN's Avatar
 
Join Date: Apr 2007
Location: Iacárta
Posts: 11,119
Likes (Received): 1731

Quote:
Originally Posted by Omluki View Post
Smart design; prepare for a big ROB.

Visitor of this mall would have additional bonuses, shopping and shipping, ah ha ha
__________________
Centroval Studio | The Archivetecture
NEW COLLECTION ! -> 22 April 2014 : Changi Airport Collections | Previous Collection -> 9 January 2014 : Jakarta - Singapore - Seoul Skyline
AceN no está en línea   Reply With Quote
Old June 29th, 2008, 06:37 AM   #20
titus15
Registered User
 
titus15's Avatar
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 9,718
Likes (Received): 655

Quote:
Originally Posted by Omluki View Post
Smart design; prepare for a big ROB.

Visitor of this mall would have additional bonuses, shopping and shipping, ah ha ha
Emangnya kapal Nabi Nuh...??? hehe...
titus15 no está en línea   Reply With Quote


Reply

Tags
central java, indonesia, semarang

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 02:21 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu