daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Politics, Economics, Tourism and Business

Reply
 
Thread Tools
Old December 3rd, 2009, 06:21 AM   #1
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,409

[Indonesia] Energy Development: Project, News and Pics

Continue from Part 1

Govt eyes 46 percent growth in oil and gas infrastructure
The Jakarta Post , Jakarta | Wed, 12/02/2009 9:33 AM | Business

The government announced Tuesday its long-term oil and gas management road map, revealing its ambitious target to attract US$31.2 billion in investment for oil and gas infrastructure between 2010 and 2014.

Of the figure, 69.49 percent or $21.68 billion is targeted for investment in gas facilities, including liquefied natural gas (LNG) and liquefied petroleum gas, LPG refineries, receiving terminals and residential pipeline networks.

The remaining 30.51 percent or $9.52 billion is for oil facilities, including refineries and rigs.
In 2010, the government is targeting $2.94 billion of oil and gas infrastructure investment while in 2011 it is expected to increase this by 7.99 percent to $3.18 billion.

The government is looking at 2013 as the peak year for investment in oil and gas infrastructure during the period. With a target of $ 10.57 billion, this would represent more than double the level of investment in the previous year, at $ 4.32 billion.

The investment target is projected to grow at an average annual rate of 46 percent from 2010 to 2014.

An expert staffer for the energy and mineral resources ministry Kardaya Warnika said the government would focus on expanding gas to reduce dependency on the use of oil.

The development of new gas rigs will continue until 2014 with an average annual investment target of $3.22 billion per year.

“Next year, we will kick off the development of two new gas rigs, namely in Lapangan Rambutan in South Sumatra and in Pondok Tengah in West Java with a total investment of $2.42 billion,” the former Oil and Gas Executive Agency (BP Migas) chairman told a seminar.

The two new gas rigs are expected to produce up to 1,020 million standard cubic feet per day (MMSCFD).

In 2011, the government is planning to build five gas plants, namely Blok A in Nanggroe Aceh Darussalam, Jambi Merang in Jambi, Randublatung in Central Java, Gajah Baru in Natuna off-shore (Riau Islands), and Kepodang in Bawean off-shore (East Java).

The government is planning to build at least 16 new gas rigs by 2014 which can produce up to 20,261 MMSCFD.

To process the gas from the new rigs, the government is also planning to construct gas refineries, both LNG and LPG, with a total investment of $3.65 billion during the 2010-2014 period.

New oil rigs and refineries are expected to be constructed between 2010 and 2014, with an estimated total investment of $ 3 billion and $ 6.52 billion respectively, according to the published road map.

Abdul Qoyum Tjandranegara, an energy observer who was also the former president director of state-owned gas producer PT. PGN, criticized the government oil and gas long-term plan.

“Boosting gas production is good, but it would be a waste if the government exports gas,” he said.
Qoyum said that exporting gas would not be beneficial for the state.

“If we maximize the gas for domestic use, particularly for transportation and domestic use, we will not need to subsidize fuel as much as we do now,” he said.

Qoyum acknowledged that building gas infrastructure would be very expensive. “But it would definitely not exceed the Rp 212 trillion ($ 22.47 billion) that we spent to subsidize fuel in 2008,” he said. (bbs)
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old December 3rd, 2009, 03:25 PM   #2
Ocean One
Live On The Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Stuttgart, Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 9,659
Likes (Received): 429

Penggunaan Energi Panas Bumi Akan Ditingkatkan
Kamis, 03 Desember 2009

TEMPO Interaktif, Denpasar -Pemerintah mendorong penggunaan energi panas bumi untuk mengatasi krisis energi listrik di Indonesia. Energi panas bumi merupakan energi utama sebesar 48 persen untuk mengatasi kebutuhan akibat kekurangan energi listrik.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Zahedy Saleh dalam Seminar Panas Bumi di Nusa Dua, Bali, mengatakan pemerintah akan mengurangi penggunaan energi lain seperti minyak hingga 30 persen. ‘’Pemerintah akan menggunakan energi lain sebagai penyeimbang,’’ ujarnya.

Dia menjelaskan, penggunaan energi panas bumi itu sangat memungkinkan. Karena Indonesia memiliki potensi besar energi panas bumi. Namun selama ini penggunaan energi panas bumi masih terbatas karena minyak dan gas masih melimpah.

Kebutuhan akan energi panas bumi itu dinilai tidak terlalu mendesak. Setelah harga minyak naik, muncul dorongan memanfaatkan sumber lain seperti panas bumi. Menurutnya, potensi panas bumi tersedia dan adanya sumber pembiayaan untuk memanfaatkan energi panas bumi. ‘’Sudah ada tawaran-tawaran, tinggal merumuskan skema dan treatment agar pihak swasta berminat,’’ ujarnya.

Sementara itu anggota Dewan Energi Nasional Herman Darnel Ibrahim menyebutkan, saat ini Indonesia memiliki potensi energi panas bumi sekitar 28 Ribu Megawatt (MW). Yang sudah dimanfaatkan sebesar 1.189 MW. Sedangkan yang sedang dieksplorasi sebanyak 2.300 MW. Potensi panas bumi di Indonesia itu tersebar di sekitar 265 lokasi. Misalnya Dieng, Patuha, Wayang Windu, Kemojang dan lainnya.

Di Bali, energi panas bumi dikembangkan di Bedugul. Potensinya 200 MW. Namun kontrak pemanfaatannya hanya 75 MW. Menurut Herman, peluang investasi untuk energi panas bumi meliputi Jepang, Jerman, Amerika, Australia, New Zealand dan Iceland. ‘’Negara-negara tersebut memiliki potensi energi panas bumi yang cukup besar,’’ ujarnya.
Ocean One está en línea ahora   Reply With Quote
Old December 3rd, 2009, 03:51 PM   #3
Rock Star
Anarchy
 
Rock Star's Avatar
 
Join Date: Apr 2009
Posts: 671
Likes (Received): 1




Sumber : Media Indonesia



Rock Star no está en línea   Reply With Quote
Old December 4th, 2009, 12:25 AM   #4
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,409

PLN Bangun Gardu Induk
Jumat, 4 Desember 2009 | 03:39 WIB

Palembang, Kompas - PT PLN (Persero) mendapat pinjaman lunak dari Bank Dunia Rp 1,2 triliun untuk meningkatkan daya tegangan dari 70- 120 kilovolt menjadi 275 kv. Pinjaman yang juga dijamin pemerintah ini dipakai untuk membangun lima gardu induk di sepanjang Pulau Sumatera.

Demikian disampaikan Manajer Perencanaan PT PLN Pusat Pengatur dan Penyaluran Beban (P3B) Pulau Sumatera Eko Yudho Pramono dan Manajer Perencanaan PT PLN Sektor Bukittinggi Andrianto kepada wartawan, Kamis (3/12).

Eko menjelaskan, dana Bank Dunia tersebut akan digunakan untuk membangun lima unit gardu induk berkapasitas 275 kv di sepanjang Pulau Sumatera. Lokasi pembangunan berada di Bandar Lampung (Lampung), Lahat dan Lubuk Linggau (Sumatera Selatan), Muaro Bungo (Jambi), Pekan Baru (Riau), serta Medan (Sumatera Utara).

Pembangunan gardu induk berkapasitas 275 kv ini sangat diperlukan terkait dengan rencana penambahan sejumlah pembangkit sehingga perlu penyesuaian tegangan. Hal ini mengingat kapasitas gardu induk saat ini hanya 70 dan 120 kv.

”Makanya, Pulau Sumatera butuh peningkatan tegangan menjadi 275 kv. Masalah di Sumatera ini tidak hanya pada defisit daya, tetapi juga di tegangannya,” katanya.

Eko menjelaskan, PLN tidak mungkin bisa mentransmisikan tegangan yang besar kepada pelanggan jika kebutuhan daya listrik terus meningkat.

Dampak gempa

Di sisi lain, Manajer PT PLN Sektor Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Ombilin Lutfi mengatakan bahwa akibat bencana alam gempa bumi yang melanda Sumatera Barat beberapa waktu lalu, satu dari dua mesin pembangkitnya mengalami kerusakan. Akibatnya, terjadi penurunan kapasitas daya yang dihasilkan.

”Padahal, PLTU yang kami kelola termasuk pembangkit berkapasitas besar, mengingat satu unit pembangkit bisa menghasilkan daya 100 megawatt. Jadi, ada pengurangan daya sebesar 100 MW,” katanya.

Setelah diselidiki, PLN menyatakan bahwa terjadi kerusakan pada lempeng kumparan atau rotor. Perbaikannya harus mengganti bagian rotor sehingga PLN harus melakukan tender ulang pembelian rotor, mengikuti ketentuan Undang-Undang Pengadaan Barang dan Jasa.

Ditanya mengenai waktu, Lutfi menjelaskan butuh waktu sekitar 50 hari. Perbaikan dan pembelian harus dilakukan di Jakarta, sekaligus menunggu dikirimnya ke Kota Palembang. (ONI)
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old December 4th, 2009, 03:15 PM   #5
Rock Star
Anarchy
 
Rock Star's Avatar
 
Join Date: Apr 2009
Posts: 671
Likes (Received): 1

Bappenas Kaji Subsidi Langsung Listrik 450 Watt
Jumat, 4 Desember 2009 20:02 WIB | Ekonomi & Bisnis | Bisnis | Dibaca 37 kali

Jakarta (ANTARA News) - Sekretaris Menteri Negara PPN/ Sekretaris Utama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Syahrial Loetan mengatakan pihaknya masih mengkaji pemberian subsidi langsung bagi masyarakat yang menggunakan listrik 450 watt ke bawah.

"Masih dikaji mekanisme pemberiannya. Tapi kita harapkan, semua masyarakat yang menggunakan listrik 450 watt ke bawah, bisa dapat subsidi itu," katanya di Jakarta, Jumat, (5/12).

Ia mengatakan kajian terhadap subsidi listrik tersebut belum selesai. Bila nantinya telah selesai, kajian tersebut akan diusulkan kepada pemerintah.

Menurut dia, subsidi langsung kepada masyarakat bawah pengguna listrik 450 watt ke bawah ditujukan sebagai bentuk kompensasi agar daya beli masyarakat bawah tidak tergerus, di samping diharapkan dapat mengembangkan investasi listrik di Indonesia.

"Kalau listrik yang 450 Watt boleh kita subsidi, tapi kalau listrik untuk dunia usaha dan perumahan elit, ya boleh kita kasih tarif keekonomian. Ke depan memang harus perlahan-lahan agar investor punya ketertarikan investasi di sektor itu. Intinya, nanti akan ada masa transisi menaikkan tarif listrik, setidaknya kurun waktu tiga tahun," katanya.

Ia mengatakan, perkembangan investasi sektor listrik saat ini masih rendah, terutama karena masih dinilai kurang menguntungkan. Untuk mendorong agar perkembangan sektor kelistrikan menjadi lebih baik maka perlu adanya harga yang kompetitif.

Menurut dia, mendorong investasi sektor kelistrikan tersebut diharapkan juga akan mendorong investasi yang lainnya.

"Karena seringkali yang dikeluhkan selama ini jaminan terhadap pasokan listrik," katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi VI Bidang Industri, Perdagangan, UMKM dan BUMN DPR, Edhy Prabowo, mengatakan perlunya transparansi dalam pemberian subsidi.

"Pemerintah dan PLN harus transparan dulu tentang berapa jumlah daftar pelanggan yang bisa kena subsidi. Sebutkan semua jenis pelanggan yang ada agar jelas siapa saja yang harus disubsidi," katanya.

Menurut dia, pemberian subsidi listrik sebaiknya diberikan kepada pelanggan rumah tangga dengan kapasitas hingga 1300 watt, karena saat ini banyak pegawai negeri sipil (PNS) yang menggunakan daya istriknya 1300 watt. Sehingga menjadi pertimbangan penting untuk melibatkan pengguna listrik 1300 watt untuk memperoleh subsidi tersebut.

"Untuk pelanggan rumah tangga di atas 1300 watt, silahkan dilepaskan ke harga ekonomis," katanya.

Selain itu, ia mengatakan perlu juga dibedakan pemberian tarif listrik untuk dunia usaha, terutama untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Menurut dia, UMKM sebaiknya tidak dikenakan harga keekonomian.

"Karena UMKM menyumbang hingga 55% terhadap perekonomian Indonesia," katanya.
Rock Star no está en línea   Reply With Quote
Old December 4th, 2009, 03:16 PM   #6
Rock Star
Anarchy
 
Rock Star's Avatar
 
Join Date: Apr 2009
Posts: 671
Likes (Received): 1

Perpanjangan Waktu Pemadaman Bergilir Merugikan Pelanggan
Jumat, 4 Desember 2009 20:14 WIB | Ekonomi & Bisnis | Bisnis | Dibaca 24 kali


Jakarta (ANTARA News) - Tindakan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) kembali melakukan aliran listrik pelanggan, dinilai telah merugikan pelanggan yang sudah sangat bergantung pada kebutuhan energi listrik.

"Kembali adanya pemadaman bergilir telah menyakiti hati masyarakat. Saya heran, kok teganya PLN ingkar janji," kata Direktur Eksekutif Gerakan Masyarakat Pengawas Birokrasi (Gemawasbi) Nopber Siregar di Jakarta, Jumat.

Sebelumnya, pada (20/11), Manajer Distribusi PT PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang W Budi Nugroho berjanji PLN tidak akan lagi melakukan pemadaman bergilir, karena ada partisipasi dari pelanggan besar yang mencapai 150-200 MW.

Lebih lanjut Nopber mengatakan, pihaknya menyayang sikap PT PLN yang tak menepati janjinya. Apalagi, selama ini sebagian besar pelanggan PLN mengeluhkan pemadaman bergilir, karena merugikan masyarakat yang bergerak di sektor industri. "Ini kan aneh, kenapa harus berjanji, kalau memang belum sanggup melayani 100 persen kebutuhan masyarakat," tandas dia.

Berdasarkan investigasi Gemawasbi, Senin (30/11), gardu PLN di kawasan Cawang Jakarta Timur kembali mengalami gangguan, akibat dipicu oleh sebuah ledakan. Namun demikian, "ledakan kecil" di Gardu Induk Strategis (GIS) berkekuatan 66 KV itu, tidak dipublikasi secara resmi ke pers.

"PLN menolak memberikan alasan yang masuk akal tentang penyebab pemadaman bergilir yang kedua kalinya ini. Jika memang karena adanya kerusakan saat uji coba gardu Cawang, PLN seharusnya bersikap jujur ke publik," kata Nopber.

Ia berpendapat, sudah saatnya PLN melakukan pembenahan internal, di antaranya melakukan penerapan sanksi tegas kepada petugas teknis yang dianggap lalai atau bertanggung jawab terhadap insiden pemadaman listrik "part II".

Hingga berita ini disiarkan, belum ada keterangan resmi dari PLN tentang alasan pemadaman bergilir. Manajer Distribusi PT PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang W Budi Nugroho dan Direktur Operasional PLN Murtaqi Syamsudin tidak ada di tempat saat berita ini dikonfirmasi.
Rock Star no está en línea   Reply With Quote
Old December 4th, 2009, 03:20 PM   #7
Rock Star
Anarchy
 
Rock Star's Avatar
 
Join Date: Apr 2009
Posts: 671
Likes (Received): 1

Karyawan PLN Tolak Dahlan Iskan
Jumat, 4 Desember 2009 20:25 WIB | Ekonomi & Bisnis | Bisnis | Dibaca 89 kali



Jakarta (ANTARA News) - Karyawan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) secara tegas menolak Dahlan Iskan yang disebut-sebut bakal menjadi orang nomor satu di BUMN Kelistrikan itu.

"Selain yang bersangkutan diragukan kompetensinya, juga diduga kuat akan menimbulkan konflik kepentingan," kata Ketua Umum Serikat Pekerja (SP) PLN, Ahmad Daryoko saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Pada Jumat siang (4/12) ratusan karyawan PT PLN yang digerakkan oleh Serikat Pekerja PT PLN menggelar aksi unjuk rasa penolakan terhadap kemungkinan Dahlan Iskan jadi Dirut di PT PLN.

Konflik kepentingan yang mungkin timbul, kata Daryoko, karena sebenarnya Dahlan Iskan adalah pemilik PLTU Embalut 2 x 25 MW yang berlokasi di Kalimatan Timur.

"Masak, sebelumnya dia jadi penjual (listrik) lalu mau jadi Dirut. Lantas setelah menjadi dirut bisa berperan ganda sebagai penjual sekaligus pembeli," kata Ahmad.

Ahmad juga tidak menafikan pengalaman dan kesuksesan Dahlan Iskan mengembangkan kelompok usaha Jawa Pos. "Namun, untuk kompetensi di bidang ketenagalistrikan, kami sangat meragukan," katanya.

Dari sisi kepemimpinan pun ia masih kurang karena menurut Daryoko, ketenagalistrikan adalah bisnis energi yang padat teknologi dan padat modal.

Daryoko mengaku, unjuk rasa siang itu diikuti ratusan orang anggota SP PLN yang datang dari sejumlah DPD di Indonesia.

Mereka mewakili rekan-rekannya dari PLN Pusat, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Jawa Barat dan Jawa Timur.

Bahkan Haryoto dari DPP SP PLN Jawa Timur menegaskan bahwa mengaku tahu persis kurangnya kompetensi Dahlan Iskan jika memimpin BUMN setrum itu.

"Jika orang seperti Dahlan Iskan memimpin PLN, ia akan menganggap listrik sebagai komoditi," katanya.

Dengan memperlakukan listrik sebagai komoditi, tarif dasar listrik akan didorong lepas ke pasar. Akibatnya, menurut Haryoto, masyarakat yang dirugikan.

Sebelumnya, santer terdengar bahwa Dahlan Iskan akan segera menduduki pos baru sebagai Direktur Utama PT PLN.

Namun tidak begitu jelas kenapa pilihan jatuh ke Dahlan Iskan, pemilik pembangkit yang kini tengah menunggu keputusan renegoisasi harga karena dianggap rugi.

Daryoko juga mengatakan, kebijakan mengganti direksi PLN dinilai pula merupakan keputusan yang konyol.

"Persoalan PLN bukan pada siapa yang menduduki kursi direksi tapi karena pemerintah tidak punya komitmen memberdayakan PLN. Soal pembangkit, pemerintah tidak mampu menjamin pasokan gas dan batubara," katanya.

Ia menegaskan, seharusnya pemerintah berani memberlakukan DMO gas dan batubara. Jika tidak, akibatnya beberapa pembangkit tenaga gas menggunakan solar.

"Dibanding gas, konsumsi BBM untuk pembangkit menghabiskan anggaran Rp60 triliun per tahun. Itu uang rakyat dan output daya pembangkit berkurang 10-15 persen," jelas Daryoko.
Rock Star no está en línea   Reply With Quote
Old December 4th, 2009, 03:22 PM   #8
Rock Star
Anarchy
 
Rock Star's Avatar
 
Join Date: Apr 2009
Posts: 671
Likes (Received): 1

Seleksi Calon Direktur PLN Selesai Pekan Ini
Jumat, 4 Desember 2009 17:18 WIB | Ekonomi & Bisnis | Bisnis | Dibaca 97 kali

Jakarta (ANTARA News) - Uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon direksi PT PLN (Persero) di Kementerian BUMN selesai pekan ini, dan pekan depan akan diserahkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Pekan ini fit and proper test di Kementerian BUMN sudah selesai, pekan depan akan kita serahkan kepada Tim Penilai Akhir (TPA)," kata Menneg BUMN Mustafa Abubakar, di Kantor Kementerian BUMN, Jumat.

Presiden adalah Ketua TPA, dengan anggota Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Menteri Keuangan dan Menneg BUMN.

Mustafa menuturkan, saat ini seleksi calon Dirut PLN sedang berlangsung, dengan tiga calon yaitu satu dari eksternal dan dua dari internal.

Calon dari eksternal yaitu Dahlan Iskan, CEO Jawa Pos Group.

"Nama Dahlan Iskan sudah bisa diungkapkan karena pemberitaan kepada beliau sangat tinggi. Sedangkan yang dua lagi dari internal, kita tidak sebutkan," kata Mustafa.

Ia berpendapat, setelah melakukan wawancara sebanyak dua kali diperoleh gambaran bahwa ketiga calon tersebut memiliki kualitas.

Meski begitu Mustafa menyatakan, belum bisa menyebutkan nama-nama direksi yang akan diganti.

"Kita harus mengikuti prosedur dalam melakukan seleksi, baru kalau sudah jelas akan diumumkan," katanya.

Pemerintah telah membentuk tim antar departemen untuk mengevaluasi PLN secara menyeluruh mulai dari struktur organisasi manajemen, teknis operasional, hingga skema pembiayaan.

"Hasil evaluasi menjadi dasar bagi pemerintah untuk mengatasi masalah krisis listrik, termasuk merombak struktur organisasi," katanya.

Ia juga menambahkan, juga sedang dipertimbangkan dalam struktur organisasi PLN masih memerlukan seorang wakil dirut atau tidak.

"Belum diputuskan, akan tetapi kita akan pertimbangkan "plus minus"nya, katanya.

Selain PLN, Mustafa juga memastikan uji seleksi terhadap calon direksi yang kosong di Pertamina dapat selesai.

Saat ini posisi lowong di Pertamina yaitu direktur hulu, yang ditinggal Waluyo saat ini menjabat Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Posisi direktur hulu masih dirangkap oleh Dirut Pertamina Karen Agustiawan.

Mustafa juga menginformasikan bahwa sedang didiskusikan perubahan susunan komisaris PLN dan Pertamina.

Dari Pertamina, ada usulan perampingan jumlah komisaris dan penambahan direksi.

"Perombakan struktur direksi dan komisaris di PLN dan Pertamina, diharapkan tetap selesai sebelum akhir tahun," tegasnya.
Rock Star no está en línea   Reply With Quote
Old December 4th, 2009, 03:28 PM   #9
Rock Star
Anarchy
 
Rock Star's Avatar
 
Join Date: Apr 2009
Posts: 671
Likes (Received): 1

BP Migas Tandatangani Kontrak 366 Juta Dolar
Jumat, 4 Desember 2009 14:03 WIB | Ekonomi & Bisnis | Bisnis | Dibaca 119 kali

Kepala BP Migas R. Priyono. (ANTARA)
Jakarta (ANTARA News) - Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas), dalam siaran persnya, Jumat, menyatakan telah menandatangani perjanjian jual dan beli gas (PJBG) senilai 366 juta dolar AS dengan mitra-mitra bisnisnya, diantaranya dengan ExxonMobil, AS.

Penandatanganan yang dilakukan di Bandung hari ini dan disaksikan Kepala BP Migas R Priyono meliputi tiga kontrak atau PJBG.

Kontrak pertama adalah antara BP Migas dengan Medco E&P Indonesia dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk dimana gas diambil dari Blok South and Central Sumatra (SCS) yang dioperasikan Medco E&P, sebesar 20 BBTU per hari.

Gas akan dialiran selama dua tahun mulai efektif Desember 2009 untuk mendukung operasional pembangkit listrik di Jawa Bagian Barat.

Kontrak atau PJBG kedua adalah dengan PT Medco Lematang dan PT PGN (Persero) Tbk, dimana gas diambil dari Lapangan Singa, Blok Lematang yang dioperasikan Medco E&P, dengan volume 48,6 BBTU per hari.

Kontrak berlangsung tiga tahun, dimulai kuartal pertama 2010, dan akan digunakan untuk mendukung operasional pembangkit listrik di Jawa bagian Barat.

Terakhir, PJBG ketiga dilakukan bersama ExxonMobil Oil Indonesia dan PT Pupuk Iskandar Muda.

Dalam kontrak ini, gas diambil dari Lapangan Arun yang dioperasikan ExxonMobil sebesar satu kargo LNG atau setara 3.300 MMSCF dan akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasi PT PIM untuk Desember 2009 dan Februari 2010.

Priyono mengklaim, ketiga PJBG akan membantu pemenuhan kebutuhan gas pembangkit listrik dan industri pupuk.

Ia mengatakan PJBG antara ExxonMobil dengan PIM adalah rangkaian terakhir dari total enam kargo LNG.

"Untuk selanjutnya, kami berharap koordinasi dan kerjasama yang baik, dan juga dukungan dari semua pihak yang memiliki kepentingan untuk segera merealisasi PJBG-PJBG ini," kata Priyono.
Rock Star no está en línea   Reply With Quote
Old December 4th, 2009, 04:22 PM   #10
Ocean One
Live On The Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Stuttgart, Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 9,659
Likes (Received): 429

Indonesia Gaet Sasol Kembangkan Bahan Bakar Sintetis
Jum'at, 04 Desember 2009

TEMPO Interaktif, Jakarta - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Gita Wirjawan meneken nota kesepakatan dengan Ernst Oberholster, Managing Director Sasol Synfuels International, perusahaan penghasil bahan bakar sintetis, di London, Inggris, Kamis (3/12) waktu setempat, untuk menjajaki pengembangan fasilitas cool-to-liquid di Indonesia.

Nota kesepahaman ini melanjutkan kerja sama selatan-selatan serta kerja sama bilateral antara Indonesia dan Afrika Selatan di bidang pengembangan energi yang dirintis oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke negeri Nelson Mandela itu empat tahun silam.

Pemerintah optimistis teknologi Sasol memberikan keuntungan bagi Indonesia. "Teknologi tersebut dapat mendayagunakan cadangan batu bara Indonesia yang besar dan mengurangi ketergantungan Indonesia dari impor bahan bakar," kata Gita dalam keterangan tertulisnya kepada Tempo.

Teknologi yang dikembangkan Sasol rencananya akan dipakai untuk memproduksi sedikitnya 800 ribu barel bahan bakar guna memenuhi kebutuhan transportasi di Indonesia. Nilai proyek tersebut diperkirakan sedikitnya US$ 10 miliar atau Rp 95 triliun.

Indonesia saat ini merupakan pengimpor bahan bakar minyak lantaran melonjaknya konsumsi dalam negeri dan penurunan produksi. Teknologi cool-to-liquid menjadi salah satu pilihan karena menggunakan batu bara jenis lignite berkadar kalori rendah dan sulit diekspor karena harganya yang murah di pasar internasional. Indonesia memiliki sekitar 60 miliar ton cadangan batu bara, 85 persen di antaranya jenis lignite.

Sasol adalah produsen bahan bakar sintetis batu bara yang beroperasi dalam skala besar dengan kapasitas setara 160 ribu barel minyak mentah per hari. Keberhasilan Sasol dalam mengembangkan teknologi coal-to-liquid telah dimanfaatkan di Afrika Selatan dan Qatar.
Ocean One está en línea ahora   Reply With Quote
Old December 4th, 2009, 04:24 PM   #11
Ocean One
Live On The Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Stuttgart, Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 9,659
Likes (Received): 429

Aturan Percepatan Produksi Minyak Selesai Bulan Ini
Jum'at, 04 Desember 2009

TEMPO Interaktif, Jakarta - Pemerintah akan menyelesaikan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral soal peningkatan produksi minyak pada 21 Desember. Setelah peraturan disahkan, tahun depan pemerintah bersama kontraktor minyak mulai mengidentifikasi lapangan minyak yang berpotensi, dan setahun kemudian meningkatkan produksinya.

Demikian dikatakan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Evita Legowo di Jakarta, Jumat (4/2). Ia mengatakan pemerintah ingin kontraktor minyak mulai memproduksi lagi lapangan-lapangan tidak berproduksi namun masih berpotensi.

Untuk itu, kontraktor harus menginventarisasi kembali lapangan-lapangan minyaknya yang masih berpotensi. "Kalau yang masih berproduksi tidak kami ganggu," ujarnya. "Tapi kalau tidak berproduksi, kontraktor harus menyampaikan apa rencana mereka selanjutnya."

Menurut Evita, jika kontraktor tidak punya rencana untuk mengembangkan kembali lapangan yang tidak berproduksi namun berpotensi, maka dapat menyerahkan lapangan itu ke kontraktor lain. Sanksi untuk kontraktor yang tidak meningkatkan produksi, menurut Evita, masih dibicarakan dengan kontraktor. "Kami akan bicara lagi dengan mereka pekan depan," katanya.
Ocean One está en línea ahora   Reply With Quote
Old December 4th, 2009, 04:58 PM   #12
Ocean One
Live On The Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Stuttgart, Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 9,659
Likes (Received): 429

Dua Konsumen Domestik Dapat Kontrak Gas Baru
Jum'at, 04 Desember 2009

TEMPO Interaktif, Jakarta -Dua kontraktor minyak dan gas bumi menandatangani kontrak gas dengan dua konsumen dalam negeri.

Kedua kontraktor itu, Medco E&P dan ExxonMobil, ditunjuk oleh Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi untuk membantu pemenuhan kebutuhan gas pembangkit listrik dan industri pupuk.

Penandatanganan dilakukan pagi tadi (4/12) di Bandung dan disaksikan oleh Kepala Badan Pelaksana Kegiata Hulu Minyak dan Gas Bumi R Priyono.

"Nilai seluruh kontrak sebesar US$ 366 juta," ujarnya dalam siaran persnya.

Kontrak pertama adalah antara Medco E&P dengan PT Perusahaan Gas Negara Tbk untuk pasokan gas sebesar 20 BBTUD (miliar British Termal Unit per hari). Gas diambil dari Blok South and Central Sumatera dan akan dialirkan selama 2 tahun.

"Aliran gas akan mulai efektif pada Desember 2009," katanya. "Dan dipakai untuk mendukung operasional pembangkit listrik di Jawa Bagian Barat."

Kontrak kedua, antara Medco Lematang dengan PT Perusahaan Gas Negara yang juga ditujukan untuk pembangkit listrik Jawa Bagian Barat. Medco akan mengalokasikan gas dari Lapangan Singa, Blok Lematang untuk kontrak tiga tahun ini, dengan volume 48,6 BBTUD.

"Gas mulai dialirkan pada kuartal pertama 2010," ujar Priyono.

Kontrak terakhir adalah antara ExxonMobil dan PT Pupuk Iskandar Muda. ExxonMobil akan mengambil gas dari Lapangan Arun sebesar satu kargo gas alam cair (liquefied natural gas) atau 3.300 MMSCF (juta standar kaki kubik).

"Gas itu untuk memenuhi kebutuhan operasional Pupuk Iskandar Muda selama dua bulan, yaitu Desember 2009 dan Februari 2010," katanya.

Priyono mengatakan kerja sama antara ExxonMobil dan Pupuk Iskandar Muda ini merupakan rangkaian terakhir dari total penjualan setara enam kargo gas alam cair selama 2009 sampai Februari 2010.
Ocean One está en línea ahora   Reply With Quote
Old December 5th, 2009, 05:17 AM   #13
Ocean One
Live On The Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Stuttgart, Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 9,659
Likes (Received): 429

Investasi Energi Terbarukan akan Diberikan Kemudahan
Jumat, 04 Desember 2009



warta Ekonomi - Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) akan mengusahakan pemberian kemudahan-kemudahan investasi sektor energi terbarukan seperti tax holiday dan keringanan-keringanan pajak lain. Hal ini akan dibicarakan dengan Menteri Keuangan yang diharapkan selesai pada 100 hari pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono.

Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, menyatakan sejumlah kemudahan akan diberikan pemerintah bagi pengembangan investasi sektor energi terbarukan di Indonesia. Hal itu sedang dirumuskan pemerintah.

Beberapa contoh kemudahan yang akan diberikan pemerntah kepada investor energi terbarukan seperti tax holiday dan keringanan-keringanan pajak lain.

Kemudahan-kemudahan investasi sektor energi terbarukan, ujar Darwin, sedang dibicarakan dengan Menteri Keuangan. Pembahasan ini diharapkan selama 100 hari pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono.

Salahsatu kendala yang dihadapi DESDM dalam pembicaraan tersebut adalah pemberian kemudahan akan meningkatkan utilisasi atau pemanfaatan energi terbarukan.

Sebelumnya, pemberian kemudahan-kemudahan investasi sektor energi terbarukan hanya dapat mencapai pemanfaatan 70%-80%. Namun, Darwin berharap pemberian kemudahan-kemudahan dapat mendorong diversifikasi energi secara optimal.
Ocean One está en línea ahora   Reply With Quote
Old December 5th, 2009, 09:52 AM   #14
bozanova
Registered User
 
Join Date: Apr 2009
Posts: 29
Likes (Received): 0

PLTG Payapasir Power Plant



bozanova no está en línea   Reply With Quote
Old December 5th, 2009, 10:04 AM   #15
bozanova
Registered User
 
Join Date: Apr 2009
Posts: 29
Likes (Received): 0

PLTG Apung





bozanova no está en línea   Reply With Quote
Old December 9th, 2009, 12:36 AM   #16
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,409

Court orders PGN to pay $17m to partners
The Jakarta Post , Jakarta | Tue, 12/08/2009 10:05 AM | Business

The International Court of Arbitration (ICC) in Singapore has ordered Indonesia’s state gas distributor PT Perusahaan Gas Negara (PGN) to pay US$17.29 million to its partner companies following a fee dispute in a gas pipeline construction project.

The ICC ruled in favor of a group of contractors comprising PT Citra Panji Manunggal, PT Remaja Bangun Kencana Kontraktor and PT Winatek Widita, saying that PGN had paid them $17.29 million short of what it was supposed to, according to a statement filed at the Jakarta Stock Exchange.

The court also ordered PGN to cover the arbitration costs estimated at $215,000 and the contractors’ expenditure on their legal service fees which are estimated to have cost them a total of $428,009.

The contractors group, called “the CRW Joint Operation”, worked on PGN’s $486 million project to construct a gas pipeline from Grissik to Pagardewa in South Sumatra, stretching a total of 195 kilometers, with the pipeline having been finished in late 2007. Wahid Sutopo, PGN corporate secretary, said that the state company had made different project fee calculations from the ones calculated by the CRW group.

According to CRW, PGN failed to pay fees based on 13 variation orders on the project.

“We, however, maintain our position that we have properly paid the project fees. Our legal advisers are now studying the ICC’s ruling before we go for further legal efforts against it,” Wahid said in a phone interview on Monday.

He further denied that the judgement ruled by the court and the payments stipulated by it would constitute a big hit on the company.

“Our current liquidity is healthy. As of September, we recorded Rp 13.5 trillion [$1.43 billion] in revenue while our equity stayed at Rp 10 trillion,” Wahid said.

The Grissik-Pagardewa link, currently in operation, is part of PGN’s pipeline network connecting gas fields in Sumatra to consumers on the heavily populated island of Java.

The pipeline, with a capacity of 400 million standard cubic feet per day (MMSCFD), connects the Grissik gas field operated by ConocoPhillips and the Pagardewa field operated by state oil and gas firm PT Pertamina.

Gas from both fields is then piped underwater to reach Cilegon, Banten before being distributed to industrial and household consumers in Greater Jakarta.

The gas from Sumatra was also channeled to power plants in Cilegon, Banten and Bekasi, West Java, Sutopo said.

In total, PGN operates more than 2,100 kilometers of gas pipelines and several distribution outlets with a capacity of 1,005 MMSCFD of gas. It has allocated $250 million for capital expenditure this year to build pipelines in West Java as well as for carryover payments for the South Sumatra-West Java pipeline and associated maintenance work

Following the news, PGN’s shares dropped 3.7 percent to close Monday at Rp 3,950. (bbs)
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old December 9th, 2009, 07:02 AM   #17
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,409

Shell Bangun SPBU di Bandung Tahun Depan
Selasa, 08 Desember 2009 14:03 WIB

JAKARTA--MI: Tahun depan, PT Shell Indonesia berencana membangun SPBU baru di Bandung.

Ekspansi itu merupakan bagian dari tekad Shell untuk tetap mengajukan minatnya menjadi pendamping PT Pertamina (Persero) menjadi distributor Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Ini dikemukakan VP Country Manager Walih Saleh di Jakarta, Selasa (8/12).

Untuk itu, ujarnya, Shell sedang terus melakukan kajian, termasuk masalah pembebasan lahan. Shell tidak akan mundur dari distributor BBM bersubsidi.

Apalagi, Shell telah meminta kepada BPH Migas untuk diberikan perpanjangan waktu. Ini agar Shell bisa mempersiapkan diri menjadi distributor BBM bersubsidi pada 2010.

Menurut dia, hingga kini, PT Shell Indonesia tercatat telah memiliki sekitar 40 SPBU yang tersebar di Jabodetabek, Medan, dan Surabaya. (*/OL-04)
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old December 9th, 2009, 05:02 PM   #18
Ocean One
Live On The Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Stuttgart, Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 9,659
Likes (Received): 429

Terminal Penyimpanan Akan Dibangun
RABU, 9 DESEMBER 2009



JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mendorong percepatan pembangunan terminal penyimpanan dan regasifikasi gas alam cair atau LNG. Hal ini bertujuan mengatasi defisit gas di Indonesia, khususnya untuk pembangkit listrik.

Menurut Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral J Purwono, Selasa (8/12) di Jakarta, para menteri terkait meminta agar pembangunan terminal itu dipercepat guna memasok kekurangan gas.

Jika proyek pembangunan terminal penyimpanan dan regasifikasi LNG selesai, keperluan gas untuk PT Perusahaan Listrik Negara akan dipasok melalui terminal itu.

Pasokan gas itu bisa berasal dari sejumlah blok gas, seperti Tangguh, atau impor. ”Terminal itu akan dibangun di Teluk Jakarta dan di Medan,” ujarnya.

PT PLN, Pertamina, dan Perusahaan Gas Negara (PGN), di bawah koordinasi Menteri Negara BUMN membentuk konsorsium. Saat ini tiga BUMN yang tergabung dalam konsorsium itu sedang membahas struktur konsorsium dan sumber pendanaan.

Pada kesempatan terpisah, Sekretaris Korporat PT PGN M Wahid Sutopo mengatakan, pembangunan terminal penyimpanan LNG di Medan, Sumatera Utara, akan dilakukan PGN tahun 2010. Pihaknya sedang menjajaki kepastian pasokan gas.

Sementara itu, pembangunan konstruksi terminal penyimpanan dan regasifikasi terapung gas alam cair di Teluk Jakarta tahun depan dan diperkirakan selesai tahun 2012.

Berdasarkan kontrak, gas untuk terminal ini akan dipasok Total Indonesie dengan volume 11,75 juta ton untuk jangka waktu 10 tahun. Proyek itu terdiri dari pembangunan fasilitas untuk tempat bersandar dan pipa bawah laut yang menghubungkan ke fasilitas penerima di darat.

Direktur Utama PT PLN Fahmi Mochtar menjelaskan, kebutuhan pasokan gas untuk pembangkit listrik meningkat.

PLN siap membeli gas yang diolah dari gas alam cair melalui terminal terapung. Gas tersebut akan digunakan PLN untuk pembangkit besar.
Ocean One está en línea ahora   Reply With Quote
Old December 10th, 2009, 02:44 PM   #19
Ocean One
Live On The Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Stuttgart, Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 9,659
Likes (Received): 429

Wilayah Kerja Panas Bumi Akan Disurvei Pendahuluan
Selasa, 08 Desember 2009



Warta Ekonomi - Survei pendahuluan potensi wilayah kerja panas bumi akan dilakukan di 13 kota pada 2010 dengan biaya survei satu wilayah kerja panas bumi sekitar Rp1,5 miliar-Rp2 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). UU No. 22 tahun 2003 tentang Panas Bumi menyebutkan hal ini dikerjakan pemerintah yang juga dapat dikerjakan swasta atas perintah pemerintah.

Kepala Badan Geologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) R. Sukyar, menyatakan survei pendahuluan potensi wilayah kerja panas bumi akan dilakukan di 13 lokasi pada 2010. Ke-13 lokasi yang dimaksud adalah Gunung Kapur (Jambi), Arjuno Welirang (Jawa Timur), Laenia (Sulawesi Tenggara), Bora (Sulawesi Tengah), Lili (Sulawesi Barat), Toheru (Maluku), Kapahiang (Bengkulu), Limbong (Sulawesi Selatan), Krakal (Jawa Tengah), Lawu (Jawa Timur), Taliabu (Maluku Utara), Kandangan (Kalimantan Selatan), dan Pasaman Barat (Sumatera Barat).

Biaya survei 3D satu wilayah kerja panas bumi sekitar Rp1,5 miliar-Rp2 miliar. Hal ini ditentukan letak lokasi tersebut. Dana ini akan diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Survei pendahuluan potensi wilayah kerja panas bumi, ujar Sukyar, akan dilakukan pemerintah. Hal ini berdasarkan UU Panas Bumi No. 22 tahun 2003.

Walaupun demikian hal ini dapat dikerjakan pihak lain berdasarkan perintah pemerintah. Dengan begitu swasta dapat melakukan survei pendahuluan potensi wilayah kerja panas bumi.

Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi DESDM J. Purwono, mengemukakan risiko dapat diminimalisasi dengan survei pendahuluan potensi wilayah kerja panas bumi. Langkah itu juga dapat memudahkan peserta lelang wilayah kerja panas bumi untuk penawaran.
Ocean One está en línea ahora   Reply With Quote
Old December 21st, 2009, 04:31 PM   #20
Ocean One
Live On The Ocean
 
Ocean One's Avatar
 
Join Date: Oct 2009
Location: Stuttgart, Jakarta, Makassar n Palopo
Posts: 9,659
Likes (Received): 429

SENIN, 21 DESEMBER 2009
Soppeng Kembangkan Energi Bio Gas

WATANSOPPENG – Kabupaten Soppeng melalui Dinas Peternakan dan Perikanan setempat sejak 2008 lalu telah mengembangkan energi bio gas di beberapa kecamatan di daerah tersebut.

Upaya tersebut disambut positif Bupati Soppeng Andi Soetomo. “Hal ini sangat bagus baik dari segi kesehatan lebih lebih dari segi ekonomi dan perlu terus dikembangkan,” ungkapnya saat melakukan peninjauan di salah satu unit bio gas di Takkalala Kecamatan Marioriwawo pekan lalu.

Data yang dihimpun Harian Seputar Indonesia (SI), instalasi bio gas yang dibangun di wilayah tersebut menelan anggaran sekitar Rp13 juta pada tahun anggaran 2009. Bahkan, orang nomor satu di Bumi Latemmamala ini menyaksikan langsung prosesi bio gas hingga disuplai dan menyalakan sebuah kompor gas.

Menurut dia,hal ini sangat positif baik dari kesehatan lingkungan maupun dari segi ekonomi karena ibu rumahtangga atau masyarakat tidak perlu lagi membeli gas elpiji.“Jadi pengembangan bio gas sangat tepat ketika pemerintah memprogramkan konversi minyak tanah ke gas elpiji,” tegas dia.

Kadis Peternakan dan Perikanan Soppeng Sugirman Djaropi menjelaskan,dari segi kesehatan lingkungan sangat aman karena kotoran sapi sudah tidak berbau karena kuman penyakit sudah terbunuh dan tidak panas lagi. Sementara dari segi ekonomi dengan tabung fermentasi 10 meter kubik bisa menyuplai tiga rumahtangga.

Sugirman menjelaskan, hitungannya pada tiap rumah tangga misalnya membutuhkan dua tabung gas elpiji 2kg maka,dalam sebulan menghemat enam tabung gas masing masing senilai Rp90.000 atau Rp540.000 per bulan. “Kalau dikali 12 bulan atau satu tahun maka dapat menghemat Rp6.480.000,” jelas Sugirman.

Dia menambahkan, hal tersebut baru dari segi gas, belum dari ampas kotoran yang sangat bagus untuk pupuk organik senilai Rp1.000 per kg. Untuk tangki pencerna katanya, 10 m3 dibutuhkan 5 ekor sapi yang normalnya menghasilkan kotoran 5-8 kg per-ekor perhari. “Cuma bagaimana agar sapinya dapat menghasilkan kotoran terus,”tuturnya.

Lebih efisien dan ekonomis dari segi tekhnis program bio gas juga mendidik petani untuk membiasakan mengandangkan ternak sapi yang berarti lebih mudah dikontrol dan pemberian pakan lebih teratur. Dari segi keamanan juga lebih terjamin dan bio gas sudah terintegrasi dengan pemeliharaan ternak sapi.

Selain di Kecamatan Marioriwawo yang dibangun dengan dana Rp13 juta, enam unit lainnya masing masing satu unit di Kecamatan Marioriawa, Lalabata, Donri Donri, Lilirilau, dan Kecamatan Liliriaja dua unit. “Untuk TA 2010 mendatang diprogram di Kecamatan Ganra dan Citta sehingga seluruh kecamatan sudah memiliki unit bio gas yang nantinya bisa dikembangkan masyarakat,” ungkap Kadis peternakan ini.

Bahkan pihaknya memogramkan pada 2010 mendatang.Apabila memungkinkan pengadaan tabung pencerna yang lebih besar, yakni selain dapat menghasilkan gas juga energi listrik di daerah pedesaan yang belum terjangkau aliran listrik.
Ocean One está en línea ahora   Reply With Quote
Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 11:35 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu