daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine
Old November 28th, 2011, 01:57 AM   #201
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 30,368

PLN kurangi pengoperasian PLTD sistem Sumbagsel
Minggu, 27 November 2011 19:15 WIB

Palembang (ANTARA News) - PLN akan mengurangi pengoperasian pembangkit diesel di sistem kelistrikan Sumatera bagian selatan (sumbagsel) mulai tahun 2012, sehubungan dengan beroperasinya sejumlah pembangkit baru non-BBM pada tahun mendatang.

"Porsi pembangkit diesel di sistem Sumbagsel pada akhir 2012 diharapkan tinggal lima persen saja dibandingkan 16 persen saat ini yang dapat menghemat biaya pembelian bahan bakar minyak hingga Rp2,8 triliun," kata Manajer Produksi PT PLN Pembangkitan Sumbagsel, Irwansyah Putra di Palembang, Minggu.

Irwansyah mengatakan sistem Sumbagsel akan segera mendapat tambahan pasokan daya yang cukup signifikan pada tahun 2012. Untuk pembangkit batubara, dalam waktu dekat siap beroperasi PLTU Sibalang di Lampung 2X100 MW dan PLTU Teluk Sirih di Sumatera Barat 2X115 MW. Kedua pembangkit yang termasuk dalam program percepatan pembangunan pembangkit listrik 10 ribu MW tahap I itu masing-masing beroperasi Maret dan September 2012.

Source: http://www.antaranews.com/berita/286...stem-sumbagsel
__________________
welcome you participants asean university games Palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old November 28th, 2011, 10:18 AM   #202
Volksraad
semangat pembangunan
 
Volksraad's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Posts: 1,058
Likes (Received): 65

Dahlan Iskan: Indonesia Must Accelerate Development of Nuclear Energy
Jimmy Hitipeuw | Senin, 28 November 2011 | 14:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - State enterprises minister Dahlan Iskan said Indonesia must accelerate the use of nuclear energy as an alternative energy source to replace fuel oils whose reserves are limited.

"A nuclear-powered plant to be or not to be must be developed. If we wish to have a reliable and cheap source of energy nuclear technology will be the answer," he said at a national seminar on national energy policy towards self-sufficiency here on Monday.

The former president director of state-owned electricity company PT PLN said a nuclear power is a long-term alternative energy toward national energy self-sufficiency and resilience. "Fear about the danger of nuclear must be eradicated as the fact is not like that."

He said the Fukushima power plant in Japan was damaged only after it was by and earthquake that caused tsunami.Basically the Fukushima nuclear reactor had been designed as a very strong plant. "So strong that I believed, could even withstand a Boeing 747 plane that hit it. But because of an earthquake the reactor failed to stand."

The minister however said that none had been killed in connection with the destruction of the nuclear reactor. "So, actually there is nothing to worry about with regard to nuclear reactor development in the country," he said.

Dahlan said small reactors could first be built in the country as a start having say a capacity of 200 KW. With regard to funding he said funds could be derived from state-owned companies’ corporate social responsiblity schemes.

A lecturer from the Bandung Institute of Technology (ITB), Tatang H Soerawidjaja said the need for a nuclear reactor had been urgent. He said the government has set an electricity consumption target of 2,500 kWh per capit per year in 2025 and 7,000 kWh in 2050.

So, in the next 14 years the country’s electricity consumption should increase fourfolds from around 620 kWh at present, he said. The huge rise in electricity demand in a relatively short time is unlikely able to be met without nuclear power plant development."

The chief of the Indonesian Renewable Energy Community (METI), Hilmi Panigoro, meanwhile said the development of PLYN (nuclear power plants) must be made a main target in new and renewable energy development. At present, he said, at least 16 countries have already developed nuclear as an alternative energy supply source.

"Global dependency on nuclear energy is rising along with the increasing demand of electricity." He said some countries reduced the capacity of their nuclear power plants after the Fukushima incident and what happened after that was shortage rose or demand for fossil fuels spiked.
Sumber : antara

Source: http://english.kompas.com/read/2011/...Nuclear.Energy
Volksraad no está en línea   Reply With Quote
Old December 1st, 2011, 10:22 AM   #203
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 30,368

GOOD NEWS FROM US!!

Alhamdulillah! Semalam ditelp dari Jakarta, dan berita yang baik diterima, dengan usaha yang baik juga, akhirnya membuahkan hasil buat semua pekerja di Lingkungan PT Medco E&P Indonesia - Rimau Block, South Sumatra, Guys We've got GOLD!!!

Blok Rimau MedcoEnergi raih PROPER emas
Kamis, 1 Desember 2011 08:19 WIB

Quote:
Palembang (ANTARA News) - PT Medco Energi Internasional Tbk. (MedcoEnergi) meraih penghargaan tertinggi dalam keikutsertaan Program Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup, dan telah diterima di Jakarta, Rabu (30/11) malam.

Senior Manager of Relations PT Medco E&P Indonesia, Joang Laksanto, didampingi stafnya, Danof Daniel dan Fahrozi Ibrahim, menyampaikan penjelasan kepada ANTARA di Palembang, Kamis, MedcoEnergi menjadi perusahaan migas eksplorasi dan produksi (EP) pertama yang berhasil memperoleh peringkat Emas untuk Blok Rimau di Sumatera Selatan (Sumsel) itu.

Selain itu, MedcoEnergi juga memperoleh Peringkat Hijau untuk tiga (3) blok migas EP lainnya.

Penghargaan PROPER tersebut diserahkan oleh Wakil Presiden RI Boediono kepada Director & Chief Operating Officer E&P MedcoEnergi, Frila Berlini Yaman, dalam acara "Malam Anugerah Program Penilaian Peringkat Persahaan (PROPER) 2010-2011", di Jakarta, 30 November 2011.

Blok-blok yang mendapatkan penghargaan tersebut, selain Blok Rimau (Sumsel) yang merupakan blok migas EP pertama yang memperoleh Peringkat Emas, juga Blok South Sumatra Extension (Sumsel), Blok Tarakan (Kalimantan Timur), dan Blok Kampar (Riau) yang memperoleh Peringkat Hijau.

Sedangkan Blok Sembakung (Kalimantan Timur) mendapatkan peringkat Biru.

Penghargaan PROPER bertujuan untuk mendorong peningkatan kepedulian perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup.

Tahun 2010 lalu, program ini melibatkan tiga aspek penilaian, yaitu limbah cair, emisi gas buang, dan pengeloaan limbah B3, di samping aspek lainnya, seperti pelaksanaan AMDAL (analisa mengenai dampak lingkungan).

Sedangkan tahun 2011, terdapat delapan (8) aspek penilaian untuk meraih PROPER Emas dan Hijau yang telah dilaksanakan oleh MedcoEnergi, di antaranya sistem manajemen lingkungan yang handal, program konservasi energi dan sumber daya alam, program efisiensi energi, pengelolaan limbah B3 yang handal, dan pengelolaan limbah domestik yang handal, kata Joang pula.

Menurut dia, aspek penilaian lainnya dalah mempunyai arah kebijakan tentang konservasi keanekaragaman hayati, Waste Treatment Center (pusat pengelolaan limbah buangan), dan sekolah alam untuk petani atau masyarakat sekitar, sehingga bisa melakukan upaya pengembangan ekonomi secara berkelanjutan dan mandiri, seperti program padi SRI Organik dan budidaya lele organik.

Harapan ke depan dan tuntutan yang paling besar adalah pelaksanaan program konservasi energi sumber daya alam dan keanekaragaman hayati, serta upaya-upaya yang nyata untuk pengurangan emisi dan peningkatan program Community Development, ujar Joang lagi.

"Keberhasilan MedcoEnergi meraih penghargaan ini, menjadikan komitmen Perusahaan untuk melestarikan lingkungan hidup semakin kuat," ujar dia.

MedcoEnergi adalah perusahaan terbuka di Indonesia yang memiliki kelompok usaha terpadu di bidang energi dengan fokus usaha pada aktivitas eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi, serta gas metana batu bara.

Joang menjelaskan, MedcoEnergi juga merupakan produsen LPG, bio-etanol, dan menggeluti kegiatan perdagangan dan distribusi HSD (solar untuk mesin diesel), serta mengoperasikan beberapa pembangkit listrik dan memasok tenaga listrik kepada PLN.

MedcoEnergi memiliki operasi di beberapa Provinsi di Indonesia, serta di negara lain, seperti Oman, Yaman, Libya dan Teluk Meksiko di Amerika Serikat. (ANT-311*B014)
Editor: B Kunto Wibisono
Source: http://www.antaranews.com/berita/287...ih-proper-emas
__________________
welcome you participants asean university games Palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old December 6th, 2011, 10:52 AM   #204
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 30,368

Daftar Perusahaan di Indonesia peraih PROPER 2011 - 2012

Quote:
Originally Posted by paradyto View Post
Alhamdulillah! Semalam ditelp dari Jakarta, dan berita yang baik diterima, dengan usaha yang baik juga, akhirnya membuahkan hasil buat semua pekerja di Lingkungan PT Medco E&P Indonesia - Rimau Block, South Sumatra, Guys We've got GOLD!!!










Kalau mau Gw tampilin semua untuk kategori Biru - Merah - Hitam, nanti bakal penuh nih

cheers

Source: Laporan Hasil Penilaian: Program Penilaian Peringkat Kerja Perusahaan dalam Pengelolaan Linfkungan Hidup 2011, Sekretariat Proper, kementrian Lingkungan Hidup Indonesia.
__________________
welcome you participants asean university games Palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018

Last edited by paradyto; December 6th, 2011 at 11:14 AM.
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old December 19th, 2011, 06:20 AM   #205
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 30,368

15 oil, gas projects to begin production in 2012
Rangga D. Fadillah, The Jakarta Post, Jakarta | Sun, 12/18/2011

Quote:
Upstream oil and gas regulator BPMigas announced Sunday that 15 oil and gas projects would begin production in 2012.

The projects are expected to produce a total of 1.15 million standard cubic feet per day (mmscfd) of gas and 32,200 barrels of oil per day (bpd).

The agency’s deputy of operations, Rudi Rubiandini, said the majority of the projects would kick off in mid and late next year.

“The projects will hence contribute 400 mmscfd of gas and 15,000 bpd of oil to the country’s annual production average,” he said in a press statement sent to The Jakarta Post.

Among the 15 projects are the 39th, 40th and 54th projects at the West Madura offshore (WMO) block in East Java, with Pertamina Hulu Energi WMO being the operator. The three projects are estimated to produce 13,600 bpd from the third quarter of next year.

The project at the South Mahakam 1 and 2 fields in the Mahakam block in East Kalimantan will start in the fourth quarter of 2012. The projects, operated by France-based Total E&P, are predicted to contribute 250 mmscfd of gas and 20,600 bpd of oil.

Another big project is the Terang Sirasun Batur field in East Java, which is operated by Kangean Energy and estimated to produce 300 mmscfd of gas in the second half of next year.
source: http://www.thejakartapost.com/news/2...tion-2012.html
__________________
welcome you participants asean university games Palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old December 27th, 2011, 04:27 PM   #206
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 30,368

PLN to cut oil consumption by 30 pct in 2012
Tue, December 27 2011

Quote:
Jakarta (ANTARA News) - State electricity company PT PLN has set itself the target of lowering its power plants` fuel oil consumption in 2012 by 30 percent to 7.49 million kiloliters from the estimate of fuel consumption this year.

"The decline in the use of fuel oil in 2012 is in line with the increasing target of fuel mix usage and gas supply," PLN President Director Nur Pamuji said after attending a meeting at the State Enterprises Ministry here on Tuesday.
source: http://www.antaranews.com/en/news/78...30-pct-in-2012
__________________
welcome you participants asean university games Palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old January 1st, 2012, 03:41 PM   #207
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 30,368

BAHAN BAKAR GAS: Pemerintah berencana bagikan 1.000 lebih converter kit

Quote:
Setelah pembangunan sejumlah stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) di Palembang, jelasnya, pemerintah juga akan membangun masing-masing 4 SPBG di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo pada tahun ini.

Apabila pada 2011, converter kit yang dibagikan berjumlah 500 buah, yakni untuk Palembang 200 dan DKI 300, maka pada tahun ini akan dibagikan 1.000 lebih converter kit untuk Jawa dan Bali. Menurutnya, selain pembagian converter kit tersebut, pemerintah juga akan mengupayakan penugasan khusus kepada badan usaha tertentu untuk ikut mensukseskan program tersebut, sama halnya seperti konversi minyak tanah ke elpiji.
source: http://www.bisnis.com/articles/bahan...-converter-kit

Govt to campaign for liquefied gas in cars in 2012

Quote:
The Energy and Mineral Resources Ministry will prioritize programs on gasoline consumption control and gasoline-to-gas conversion in 2012. “[These programs] will use a great deal of our energy in 2012,” the ministry’s director general for oil and gas affairs, Evita H. Legowo, said Monday as quoted by tribunnews.com. Evita said the programs would provide an option of liquefied gas for vehicles, mainly for car users who had switched from using subsidized fuel to non-subsidized fuel. The plan, she said, would be carried out in April, when adjustments to subsidized fuel were made. As part of the conversion program, the government is going to build four gas-filling stations (SPBG) in Surabaya, Sidoarjo and Gresik, all in East Java, and offer 1,000 free converter kits to members of the public who are willing to use the liquefied gas later this year, according to Evita.

In 2011, she said, the government built four gas-filling stations in Palembang, South Sumatra, and gave away 500 converter kits in Jakarta and Palembang. (drs)
source: http://www.thejakartapost.com/news/2...cars-2012.html
__________________
welcome you participants asean university games Palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018

Last edited by paradyto; January 3rd, 2012 at 08:18 AM.
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old January 24th, 2012, 02:11 PM   #208
Mimihitam
Pengguna Jelata
 
Mimihitam's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Location: Jakarta
Posts: 2,701
Likes (Received): 37

Finlandia-Estonia Tertarik Kembangkan Energi Baru di Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah investor asal Finlandia dan Estonia menyatakan ketertarikannya mengembangkan energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia.

Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Kardaya Warnika usai mendampingi Menteri ESDM Jero Wacik bertemu delegasi bisnis Finlandia dan Estonia di Jakarta, Selasa mengatakan, kedua negara tersebut mempunyai teknologi dan sudah mengembangkan EBT dengan cukup maju.

"Ada sekitar 10 perusahaan yang menyampaikan minatnya. Mereka ada yang menawarkan teknologi dan ada yang mau investasi. Kami sangat `welcome` dengan keinginan itu, karena sesuai dengan program prioritas pemerintah mengembangkan EBT," katanya.
Rombongan Finlandia dan Estonia tersebut dipimpin Minister for European Affairs and Foreign Trade, Finlandia, Alexander Stubb.

Kardaya mengatakan, perusahaan asal Estonia tertarik mengembangkan minyak yang berada di lapisan batuan dangkal (oil shale) di Indonesia.

"Dia (Estonia) mempunyai teknologinya dan sudah maju dalam `oil shale` di negaranya," katanya.

Saat ini, tercatat 90 persen sumber energi kelistrikan di Estonia berasal dari "oil shale."

Lainnya, ada pula perusahaan yang menawarkan teknologi biomassa yang lebih efisien.
"Intinya, mereka antusias mengembangkan EBT di Indonesia," ujarnya.

Sementara, Direktur Bioenergi Kementerian ESDM Maritje Hutapea menambahkan, pihaknya sudah mengembangkan EBT bersama Finlandia di Kalimantan Tengah dan Riau.
"Kami ada ada proyek-proyek bioenergi di Riau dan Kalimantan," ujarnya.

Proyek-proyek tersebut merupakan implementasi Energy and Environment Partnership Programme (EEP).

Payung hukum program tersebut adalah "letter of intent" on EEP Indonesia Cooperation antara Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Kementerian ESDM dengan Duta Besar Finlandia pada 26 April 2010 dan perjanjian implementasi antara Dirjen EBTKE Kementerian ESDM dan Duta Besar Finlandia pada 14 Februari 2011.

Sesuai kerja sama berjangka waktu Maret 2011-Maret 2014 tersebut, Pemerintah Finlandia memberikan dana hibah empat juta euro untuk membiayai proyek energi terbarukan di Riau dan Kalteng.

Proyek-proyek tersebut direncanakan berjalan di Riau sebanyak lima dan tiga lainnya di Kaltim dengan jadwal penandatangan kontrak pada 2012 ini.

Sementara, Indonesia belum memiliki kerja sama EBT dengan Estonia.

http://id.berita.yahoo.com/finlandia...111431924.html
__________________
Si Tou Timou Tumou Tou
—Sam Ratulangi, manusia hidup untuk menghidupkan manusia lain
Mimihitam no está en línea   Reply With Quote
Old January 25th, 2012, 09:12 PM   #209
dasarKAMPUNGAN
(˘⌣˘)ε˘`)
 
Join Date: Apr 2011
Posts: 173

PLN Bangun Puluhan PLTA US$7,7 Miliar
Rabu, 25 Januari 2012 | 15:29

JAKARTA - PT PLN (Persero) merencanakan pembangunan puluhan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berdaya total 7.680 MW dengan perkiraan investasi US$7,7 miliar yang akan dimulai tahun 2012 hingga 2025.

"Dari 96 titik PLTA dengan kapasitas daya 12.800 MW, sekitar 60% atau 7.680 MW di antaranya akan dikerjakan PLN dan sisanya akan ditawarkan ke swasta," kata Dirut PLN Nur Pamudji saat berbicara dalam Musyawarah Nasional Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) di Jakarta, Rabu.

http://www.investor.co.id/energy/pln...7-miliar/28699
__________________
Alhamdulillah... It's a Boy!!!
dasarKAMPUNGAN no está en línea   Reply With Quote
Old January 25th, 2012, 11:14 PM   #210
bakpao
Registered User
 
Join Date: Aug 2011
Posts: 388
Likes (Received): 0

great news!
bakpao no está en línea   Reply With Quote
Old January 26th, 2012, 05:18 AM   #211
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 30,368

Converting to gas ... why not?

Quote:
An LGV converter kit comprises eight components: liquefied petroleum gas (LPG) refueling port, LPG tank, multivalve, reducer, filter, injector rail, change-over switch and gas ECU. For CNG, the components are almost the same, the differences are only in its tank and valve.

Currently, PT Autogas only has two workshops, in Serpong and Palembang, South Sumatra. Another workshop at Gunung Sahari in Central Jakarta is still being prepared.

The government plans to order PT Dirgantara Indonesia to produce converter kits.
source: http://www.thejakartapost.com/news/2...s-why-not.html
__________________
welcome you participants asean university games Palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old February 1st, 2012, 08:59 AM   #212
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 30,368

Baru 6 Kota Nikmati Jaringan Gas Rumah Tangga

Quote:
Jakarta - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (KESDM) sejak 2008 terus mengembangkan jaringan infrastruktur gas bumi untuk rumah tangga. Saat ini ada sekitar 6 kota telah menikmati gas bumi melalui jaringan pipa-pipa langsung ke rumah-rumah.

Direktur Hulu Direktorat Jendral Kementerian ESDM, A.Edy Hermantoro, mengatakan ke enam kota yang saat ini sudah menikmati gas bumi rumah tangga diantaranya, Palembang, Surabaya, Bekasi, Depok, Medan dan Blora.

"Pada 2008 kita sudah selesaikan front end engineering design (FEED) untuk bisa distribusikan gas bumi ke pelanggan rumah tangga di enam kota tersebut, dan pada 2009 kita juga sudah selesaikan pembangunan jaringan gas bumi di Palembang," ujar Edy, pada Raker Melalui Video Conference KESDM Dengan Walikota Palembang, Surabaya, dan Tarakan dalam Rangka Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Pembangunan Jaringan Gas Bumi Untuk Rumah Tangga, Selasa (31/1).

Saat ini setidaknya, kata Edy, di Palembang khususnya di Kelurahan Lorok Pakjo dan Siring Agung, sudah dialiri kurang lebih 3.311 rumah tangga dengan pasokan dari Medco E&P sebesar 1 mmscfd.

"Sedangkan di Surabaya khususnya Kelurahan Kali Rungkut dan Rungkut Kidul sudah dialiri 2.900 rumah dengan mengandalkan pasokan dari Lapindo Brantas sebesar 2 mmscfd," ungkapnya.

Di Tarakan, yang sudah 116 tahun penghasil gas, baru tahun 2010 sekitar 3.366 rumah tangga sudah bisa menikmati gas bumi, dengan pasokan dari Medco E&P sebanyak 0,7 mmscfd.

Dirjen Migas, Evita Herawati Legowo, menambahkan pemanfaatan gas bumi untuk rumah tangga ini memang lebih diutamakan di daerah yang memiliki potensi gas bumi. "Akan sukar jika kita mengembangkan gas bumi untuk rumah tangga, tetapi di daerahnya tidak memiliki potensi gas bumi. Dan harganya pun terlampau jauh lebih mahal," katanya.

Sementara bagi daerah yang memiliki gas bumi, penggunaan gas sangat besar manfaatannya. Dari sisi efesiensi penggunaan gas bumi jauh lebih hemat dari pada gas LPG. "Gas bumi sangat efesien, lebih aman bahkan lebih hemat dibandingkan menggunakan gas LPG apalagi minyak tanah," katanya.

Pemerintah lanjut Evita, saat ini terus berupaya mengurangi energi minyak. Sesuai Perpres 5 tahun 2006, energi mix Indonesia masih 50% menggunakan minyak bumi. "Dengan besarnya potensi gas bumi Indonesia, sementara minyak bumi cenderung terus berkurang, maka, program ini akan terus pemerintah galakkan," tandas Evita.

Dari Raker Melalui Video Conference tersebut juga bagaimana respon warga yang telah merasakan manfaat gas bumi sangat besar. Bahkan ada 'kecemburuan' daerah lain yang tidak kebagian pemasangan gas bumi. Menurut Ahmad, warga Rungkut Kidul, Surabaya mengatakan, adanya gas bumi sangat menguntungkan dirinya.

"Selain aman, bersih dan hemat, harganya lebih murah dibandingkan bahan bakar lain termasuk LPG, bahkan bagi yang mempunyai usaha, penggunaan gas bumi untuk usahanya bisa menghemat 50% biaya produksi," tandas Ahmad. dtf
source: http://www.surabayapost.co.id/?mnu=b...772b0674a318d5
__________________
welcome you participants asean university games Palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old February 1st, 2012, 03:06 PM   #213
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 30,368

Five cities to enjoy 16,000 new gas connections this year: Government

Quote:
The Energy and Mineral Resources Ministry revealed on Tuesday that it planned to add 16,000 new household gas connections in five cities across the country this year with a total investment of
Rp 230 billion (US$25.58 million).

The ministry said the chosen cities were Prabumulih in South Sumatra, Jambi, Cibinong and Cirebon in West Java, and Kalidawir in East Java.

“The city gas program aims to benefit people living near gas fields,” the ministry’s director general for oil and gas, Evita Herawati Legowo, said.

Since the program began in 2009, 38,085 households have been connected to gas in eight cities in Java, Kalimantan, Sumatra and Sulawesi, plus 11 apartments in Greater Jakarta.

In 2009, the government installed city gas infrastructure in Palembang, South Sumatra, and Surabaya, East Java. Palembang currently has 3,311 connections with a total gas supply of 1 million standard cubic feet per day (mmscfd) from Medco, while Surabaya has 2,900 connections with a supply of 2 mmscfd from Lapindo Brantas.

In 2010, the government expanded the program to Tarakan in East Kalimantan with 3,366 connections and a gas supply of 0.7 mmscfd from Medco, Depok in West Java with 4,000 connections and a supply of 1 mmscfd from Pertamina EP, Bekasi in West Java with 1,800 connections and 1 mmscfd from Pertamina EP, and Sidoarjo in East Java with 4,000 connections and 2 mmscfd from Lapindo Brantas.

Last year, the government established 3,960 connections in Bontang, East Kalimantan, with a gas supply of 2 mmscfd from Total E&P, 4,172 connections in Sengkang, South Sulawesi, with 2 mmscfd from Energy Equity, 2,828 connections in Bekasi with 1 mmscfd from Pertamina EP, 2,500 connections in Sidoarjo with 2 mmscfd from Lapindo Brantas, and 5,254 connections in 11 Greater Jakarta apartments with 1 mmscfd from state gas distributor PT PGN.

Evita said more gas connections would be installed in other cities over the coming years.

“In addition to the 16,000 new connections, we are also carrying out front-end engineering design [FEED] and detailed engineering design [DED] in Sorong [West Papua], Balikpapan [East Kalimantan], Subang [West Java], Lhokseumawe [Aceh], Cilacap and Semarang [Central Java],” she said after a video conference session with the mayors of Tarakan, Palembang and Surabaya at her office in Jakarta.

The construction of the gas connections in the six cities is scheduled to begin in 2013.

Also in the same year, FEED and DED programs will be conducted in Samarinda (East Kalimantan), Muara Enim (South Sumatra), Lampung and Pekanbaru (Riau). The construction in the four cities would be kicked off in 2014.

“We hope that in each gas-producing city, there can be two subdistricts to benefit from the city gas connection, with a total number of customers between 3,000 and 4,000,” Evita said.

During the video conference, the three mayors confirmed that the operation of the city gas infrastructure had not created profits since the consumption of gas was still lower than the amount allocated. The cities had to pay for the amount of gas already agreed with gas suppliers, although consumption did not reach that amount, they said.

“We will work to solve this problem. We have to change the model of the gas sales agreement so that operators of each city’s gas don’t experience losses,” Evita promised.
source: http://www.thejakartapost.com/news/2...overnment.html
__________________
welcome you participants asean university games Palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old February 3rd, 2012, 06:10 PM   #214
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 30,368

Sumatera Selatan Over Daya Listrik

Quote:
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sistem kelistrikan di Sumatera Selatan saat ini memiliki cadangan daya 1.200 Megawatt (MW) dari total kebutuhan 600 MW.

Itu artinya provinsi ini kelebihan daya listrik. Sementara sisa daya yang ada disalurkan ke sistem interkoneksi Sumatera.

"Secara sistem dan kondisi pembangkit, daya listrik di Sumsel ini berlebih. Bahkan, listrik Sumsel disalurkan provinsi lain melalui sistem interkoneksi," kata Manager Distribusi PT PLN (Persero) Wilayah S2JB, Ir Bob Syahrir, kepada Sripoku.com, Jumat (3/2).

Terkait rencana Pemkot Palembang akan membangun PLTGM di Boombaru kapasitas 15 MW, Bob Syahril, mengatakan, PLN khusus di S2JB sudah beberapa kali melakukan kontrak jual beli listrik swasta atau IPP independent power producer. Seperti PLTGM Borang, beberapa PLTU seperti di Muluttambang dan PLTG Simpang Belimbing dan Inderalaya, Ogan Komering Ilir (OKI).

Kontrak jual beli listrik dengan IPP dilakukan karena keuangan PT PLN baik di APBN dan Anggaran PLN sendiri terbatas untuk membangun pembangkit. Makanya, swasta diminta berpartisipasi. Dan dalam pelaksanaannya, tentu melalui proses lelang.

Bob Syahril juga belum dapat mengomentari PLTGM yang akan dibangun Pemkot Palembang, termasuk kapan selesai dan berapa harga jual per kWh ke PLN.

"Kita tidak bisa langsung beli begitu saja listrik swasta karena ada aturan kementerian dan direksi PT PLN," katanya.

Dikatakan, PLN akan membeli listrik swasta jika harganya di bawah harga jual ke konsumen dan berdasarkan dari hasil kajian faktor finansial dan operasional.

Ditanya mengenai listrik di Palembang sering terjadi pemadaman, Bob Syahril, mengatakan, "Pemadaman yang terjadi bukan faktor daya kurang tetapi non teknis," katanya.

Non teknis yang dimaksud, ungkapnya, adalah adanya pohon roboh yang menimpa jaringan listrik, gangguan trafo, layang-layang dan pencurian jaringan.
source: http://palembang.tribunnews.com/2012...r-daya-listrik
__________________
welcome you participants asean university games Palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old February 7th, 2012, 02:51 AM   #215
TFM1
Registered User
 
Join Date: Oct 2011
Location: makassar, bogor, tangerang selatan, jakarta
Posts: 10,038
Likes (Received): 604

Pembangkit Listrik Baru Di Sulawesi Selatan
2011-2012

1. PLTU Jeneponto dengan daya 2x100 MW
2. PLTU Barru 2x50 MW
3. PLTU Poso 3x60MW
4. PLTA Karama 3.200 MW
5. PLTU Jeneponto Blok I 2x125 MW (finished 2011)
6. PLTU Jeneponto Blok 2 300 MW
7. PLTU OSO Group 2x200 MW
8. PLTG sengkang blok 2 60 MW (finished 2011)
9. PLTA sengkang 2x100 MW
10. PLTMH Gowa 16 MW

Total tambahan energi di akhir tahun 2013 nanti 3.906

----------------------------------------------------------------------------------

Proyek PLTA Karama Dilanjutkan Tuesday, 07 February 2012

http://www.seputar-indonesia.com/edi...t/view/467347/

Proyek PLTU OSO Mulai Dikerjakan April Tuesday, 07 February 2012

http://www.seputar-indonesia.com/edi...t/view/467358/
__________________
ISRAEL MEMBANTAI PALESTINA
425 Tewas (anak-anak, orang tua, orang cacat, warga sipil dll)
3.500 Luka-luka, Ratusan Rumah Hancur, Puluhan Fasilitas Publik Luluh Lantak

Last edited by TFM1; February 7th, 2012 at 02:57 AM.
TFM1 no está en línea   Reply With Quote
Old February 14th, 2012, 01:52 AM   #216
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 30,368

DPD RI Dukung Gugatan Sumsel terhadap UU Migas

Quote:
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Gugatan judicial review Provinsi Sumatera Selatan terhadap undang-undang minyak bumi dan gas (Migas), mendapat dukungan penuh dari anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI utusan Sumsel.

Angka 15 persen laba bersih dari bagi hasil Migas selama ini dinilai terlalu kecil dan harus ditingkatkan menjadi 50 persen.

Salah seorang anggota DPD RI, Abdul Aziz, kepada Sripoku.com mengatakan, bagi hasil Migas yang ditentukan pemerintah pusat selama ini tidak layak dan jauh dari rasa keadilan.

Sebab angka ini tidak sesuai dengan dampak kerusakan yang ditimbulkan lantaran proses mendapatkan Migas tersebut. Belum lagi jumlah 15 persen ini harus dibagi-bagi ke seluruh daerah.

“Memang sudah seharusnya daerah penghasil mendapat bagian yang pantas. Makanya kita terus memberikan dorongan kepada pemerintah Sumsel untuk memenangkan gugatan merevisi UU itu di Mahkamah Konstitusi,” ujar Aziz usai mengikuti rapat di Ruang Bina Praja Pemprov Sumsel, Senin (13/2).

Dikatakan, saat ini proses gugatan revisi UU masih pada tahap persidangan. Pihaknya yakin apa yang menjadi tuntutan Sumsel akan terwujud dengan direvisinya UU Migas dimaksud.

Sumsel akan terus berjuang keras untuk meningkatkan realisasi Dana Bagi Hasil (DBH) minyak bumi dan gas (Migas).

Judicial Review terhadap Undang-undang No 33 Tahun 2004 di Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi harga mati.
source: http://palembang.tribunnews.com/2012...hadap-uu-migas
__________________
welcome you participants asean university games Palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old March 25th, 2012, 07:01 AM   #217
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 30,368

Produksi Minyak Medco Kaltim 3.500 Barel per Hari

Quote:
BALIKPAPAN--MICOM: Medco Energi mengangkat sebanyak 3.400-3.500 barel minyak per hari dari sumur-sumur minyaknya di Kalimantan Timur.

"Selain itu, juga ada gas sebanyak 4.000 kaki kubik per hari," ungkap Joang Laksanto, Manajer Senior Relation Division Medco Energi E&P di Balikpapan, Minggu (25/3).

Total produksi minyak dan gas (migas) per hari mencapai 7.500 barel dan setara barel minyak per hari.

Sumur-sumur minyak dan gas Medco ada di lapangan-lapangan Tarakan, Sembilang, dan Nunukan. Seluruhnya di utara Kalimantan Timur, di wilayah administrasi Kota Tarakan dan Kabupaten Nunukan.

Selain itu, dijelaskan Laksanto, Medco juga tengah melakukan pengeboran-pengeboran eksplorasi di Bengara, blok migas tak jauh dari Tarakan.

Hingga Oktober 2011, bersama dengan Blok Rimau di Jambi, Blok South and Central Sumatera di Sumatera Selatan, Blok Bengara sudah menghabiskan biaya eksplorasi 17 juta dolar AS.
source: http://www.mediaindonesia.com/read/2...Barel-per-Hari
__________________
welcome you participants asean university games Palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old May 1st, 2012, 01:41 AM   #218
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 30,368

Gas producers team up with regional heads

Quote:
The government has brought its plan to boost the utilization of natural gas in the transportation sector a step closer to reality after the signing of memorandum of understanding (MoU) between gas producers and regional administrations in Jakarta on Monday.

Under the agreement, a total of 35.5 million standard cubic feet per day (mmscfd) of gas will be supplied to Greater Jakarta (Jakarta, Bekasi, Bogor, Depok and Tangerang); Surabaya, Gresik and Sidoarjo in East Java; and Palembang in South Sumatra.

For Greater Jakarta, the 23.1 mmscfd of gas will be delivered by PT Pertamina EP, Medco E&P Indonesia, PT Pertamina Hulu Energi North West Java Offshore (PHE ONWJ), PT Perusahaan Gas Negara (PGN) and Joint Operation Body Pertamina-Talisma Jambi Merang.

Three cities in East Java — Surabaya, Gresik and Sidoarjo — will obtain 10.2 mmscfd of gas from PHE West Madura Offshore (WMO), while Palembang will receive 2.2 mmscfd of gas from Great Palembang Infrastructure Development (SP2J) and Pertamina EP.

Energy and Mineral Resources Minister Jero Wacik said the MoU signing would pave the way for faster implementation of the conversion of oil-based fuels to gas. Through the signing, he also expected the support of regional administrations.

“Many businessmen have complained that it’s difficult to get permits to build gas stations. We request all regents, mayors and governors to ease the permit-making process,” he told reporters at a press conference after the signing.

Currently there are six compressed natural gas (CNG) stations in Greater Jakarta and Surabaya and 11 fuel stations providing liquefied gas for vehicles (LGV). Four more CNG stations are now under construction in Palembang.

The government has issued an assignment letter to Pertamina to build 54 CNG stations and 108 LGV stations in Java and Bali in 2012.

This year, the government plans to distribute 25,500 converter kits to government cars and public transportation vehicles to allow them to use gas-based fuels. This program is expected to cut the country’s subsidized fuel consumption by 0.3 million kiloliters, worth Rp 1.5 trillion (US$163.46 million).

However, Jero revealed there was still a barrier in boosting the utilization of gas-based fuels — the price. The price of CNG is currently pegged at Rp 3,100 per liter, equal to Premium (subsidized fuel).

“The gap between the CNG and Premium prices is still close. Premium is only Rp 4,500 per liter. If our proposal to increase the price to Rp 6,000, I believe we can accelerate the conversion program,” he explained.

Medco E&P Indonesia president director Frila Berlini Yaman said under the MoU, her company would deliver 2 mmscfd of gas to Greater Jakarta starting in 2013 for a three-year contract period.

The Energy and Mineral Resources Ministry’s director general for oil and gas, Evita Herawati Legowo, said using gas would benefit both the government and the people. People would enjoy cheaper prices and more environmentally-friendly fuels, she continued.

“For the government, the use of more gas will certainly reduce the amount we must spend on subsidies for oil-based fuels,” Evita emphasized.
source: http://www.thejakartapost.com/news/2...nal-heads.html
__________________
welcome you participants asean university games Palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old May 13th, 2012, 09:12 PM   #219
fuadhasan
Registered User
 
Join Date: May 2012
Posts: 5
Likes (Received): 0

@mas paradyto

sebelumnya salam kenal mas, selama saya jadi silent reader di forum ini kalau gak salah lihat mas paradyto ini pernah posting kalau kerja di medco ya mas...hehehe, saya mau tanya tetang pengelolaan barang tambang di negeri ini mungkin ini radak OOT dikit. tapi mohon dimaklumi.

jadi gini mas, jujur saya sebagai orang awam berita yang saya tangkap sering simpang siur dan malah membuat saya bingung tentang yang namanya pengelolaan sumber daya alam di negeri ini. khususnya SDA tambang. nah yang mau saya tanyakan adalah tentang barang tambang yang operatornya perusahaan asing. misal nih mas, chevron ngebor minyak blok A, nah itu minyak menjadi sepenuhnya milik itu perusahaan atau gimana? terus minyak itu dibawa ke kilangnya chevron atau pertamina? terus juga yang mau saya tanyakan operator tambang itu apakah sma seperti ketika menghire pegawai di perusahaan kita. jadi kita membayarnya karena kita membeli usahanya?

mohon maaf kalau kalimatnya kurangn sopan mas, maklum masih SMA mas
#trimakasih dan salam dari jember....hehehe
fuadhasan no está en línea   Reply With Quote
Old July 9th, 2012, 12:25 PM   #220
Andre_theRising
I'll ride the wind..
 
Andre_theRising's Avatar
 
Join Date: Sep 2011
Location: Singapore, Bhubaneswar-India, Medan,Bandung-Indonesia
Posts: 4,900
Likes (Received): 6

berita gini yang awak suka..

Quote:
Wah, Listrik dari Cangkang Sawit & Serbuk Kayu Hadir di Medan
Rista Rama Dhany - detikfinance
Senin, 09/07/2012 16:01 WIB



Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik meresmikan 2 unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Biomassa masing-masing berkapasitas 15 MW milik PT Growth Asia di Kawasan Industri Medan (KIM) 3, Medan, Sumatera Utara.

PT Growth Asia adalah perusahaan di bawah manajemen usaha Growth Steel Group (GSG) dengan bisnis inti industri baja terintegrasi.

Dikutip detikFinance dari siaran pers Kementererian ESDM, Senin (9/7/2012), PLTU Biomassa 2 x 15 MW ini dibangun pada 2011 dan menggunakan bahan bakar dari energi terbarukan, yaitu cangkang sawit, sekam padi, tongkol jagung dan serbuk kayu (Waste to Energy).

Pembangunan PLTU Biomasa ini pada dasarnya dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Namun daya yang dihasilkan melebihi kebutuhan, sehingga ada kelebihan (excess power) sebesar 20 MW. Kelebihan daya listrik tersebut dijual ke PT. PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara.

Sebelumnya, PT Growth Sumatera Industry, juga salah satu perusahaan di bawah manajemen Growth Steel Group, telah membangun 1 x 15 MW pada tahun 2008 dan 1x 15 MW di 2010. Sebanyak 15 MW dipakai sendiri dan kelebihan daya sebesar 15 MW dijual ke PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara.

Sampai dengan Juni 2012, total daya listrik yang telah dijual oleh Growth Steel Group melalui PT.Growth Sumatera Industry dan PT. Growth Asia ke PT PLN sebesar sebesar 35 MW (dari total kapasitas 60 MW). Dengan harga rata-rata solar untuk industri Rp. 10.000/liter serta harga tenaga listrik Rp. 975/kWh (Permen ESDM No. 4 Tahun 2012), maka keberadaan PLTU Biomasa milik Growth Steel Group telah menghasilkan penghematan sebesar Rp. 621 Milyar/tahun.

Dengan penguasaan teknologi sistem fabrikasi peralatan pembangkit dan tenaga kerja milik sendiri, PT Growth Asia telah mampu menciptakan pembangunan PLTU Biomassa dengan kandungan lokal yang mencapai 70%.

Pembangunan PLTU Biomassa ini selain meningkatkan ketahanan energi dan kemandirian energi sekaligus mampu mengurangi emisi gas rumah kaca karena biomasa adalah bagian dari energi terbarukan atau energi bersih, sehingga melalui peningkatan pembangunan PLTU Biomassa akan mempercepat pembangunan energi berkelanjutan.

Provinsi Sumatera Utara memiliki limbah biomassa yang cukup besar yang terdapat di perkebunan kelapa sawit, daerah pertanian lainnya dan pada industri-industri kayu sehingga dengan adanya PLTU Biomassa milik Growth Steel Group ini diharapkan akan mendorong investor lainnya untuk membangun PLTU Biomassa sejenis yang pada akhirnya akan membantu meningkatkan pasokan listrik di wilayah Sumatera Utara.
http://finance.detik.com/read/2012/0...adir-di-medan?
__________________
Stay young, your time is gonna come
Andre_theRising no está en línea   Reply With Quote
Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 09:56 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu