daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Airports and Aviation



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old December 16th, 2009, 09:07 PM   #1
bama84
Registered User
 
Join Date: May 2008
Posts: 1,478
Likes (Received): 43

Riau Airlines- The spirit of Riau

buat teman2 yang tertarik bicara soal Riau airlines, ini saya buatkan threadnya. silakan ngepost isu dan gambar tentang riau Airlines
bama84 no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old December 17th, 2009, 04:38 AM   #2
bama84
Registered User
 
Join Date: May 2008
Posts: 1,478
Likes (Received): 43

Riau Airlines
From Wikipedia, the free encyclopedia



Founded 2002
Hubs Sultan Syarif Qasim II International Airport
Fleet size 7
Destinations 23
Headquarters Pekanbaru, Indonesia
Key people
Website http://www.riau-airlines.com

Riau Airlines is an airline based in Pekanbaru in the Indonesian province of Riau, Sumatra. It operates domestic and international services. Its main base is Sultan Syarif Qasim II International Airport, Pekanbaru.[1]

Contents [hide]
1 History
2 Destinations
2.1 Asia
2.1.1 Southeast Asia
3 Fleet
4 External links
5 References

[edit] History
The airline was established on 12 March 2002 and started operations in December 2002. It is the only one of Indonesia's commercial airlines headquartered outside Jakarta, the Indonesian capital. It is also the only commercial airline owned by local government. It is majority-owned by the Provincial Government of Riau and some other provinces such as Lampung, Bangka Belitung and Bengkulu. Aside from provincial governments, it is also owned by some cities and Regencies in Sumatera.

It was previously formed to connect cities within Riau which has many airports, however it has expanded its area of operations which currently are connecting all major cities in Sumatra island. It has also expanded to operate services to Kalimantan on Borneo island, Denpasar on Bali and Kupang in Central of Indonesia.
bama84 no está en línea   Reply With Quote
Old December 17th, 2009, 08:41 AM   #3
ydkurniawan
Registered User
 
Join Date: Aug 2008
Location: Duri-Bandung-Jakarta-Pekanbaru
Posts: 290
Likes (Received): 11

awalnya antusias nyobain naik RAL tp yg didapat kekecewaan, 3x naik RAL rute PKU-CGK selalu delay, dr delay 30 menit sampai delay 2,5 jam, mungkin sebaiknya RAL fokus ke rute2 jarak pendek aja, ga harus buka rute ke CGK yg udah byk bgt saingannya, contohnya rute PKU-MES yg selalu penuh dan harga termurahnya bisa 400 rban, just my opinion....
ydkurniawan está en línea ahora   Reply With Quote
Old December 17th, 2009, 10:50 AM   #4
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Jakarta, Pekanbaru, Tangerang
Posts: 29,574
Likes (Received): 376

Rute PKU-CGK udah ditutup .... tukar sama PKU-MES

Rupanya pesawat AvroRJ100 gak sanggup buat terbang sampe ke Jakarta dengan harga tiket sekarang, makanya selalu merugi... Dan ini baru kebongkar pas Rapat Mendadak Manajemen dan Pemegang Saham di RAL. Katanya, PENUH PUN PESAWATNYA TETAP RUGI--kalau pake harga tiket RAL sekarang ....

Ditukar deh DIRUT nya sekarang...
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea   Reply With Quote
Old December 17th, 2009, 04:52 PM   #5
GARUDA 777
Registered User
 
GARUDA 777's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: Jakarta - Padang
Posts: 1,190
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by rilham2new View Post
Rupanya pesawat AvroRJ100 gak sanggup buat terbang sampe ke Jakarta dengan harga tiket sekarang, makanya selalu merugi... Dan ini baru kebongkar pas Rapat Mendadak Manajemen dan Pemegang Saham di RAL. Katanya, PENUH PUN PESAWATNYA TETAP RUGI--kalau pake harga tiket RAL sekarang
Terlepas dari masalah maintenance, kenapa RAL tidak mengikuti trend airlines dunia yg skrg lagi gencar2nya menggunakan Embraer 170/190? Buruan RAL, tahu2 nanti Citilink Garuda sudah memanfaatkannya duluan lo .
GARUDA 777 no está en línea   Reply With Quote
Old December 17th, 2009, 09:12 PM   #6
bama84
Registered User
 
Join Date: May 2008
Posts: 1,478
Likes (Received): 43

Quote:
Originally Posted by GARUDA 777 View Post
Terlepas dari masalah maintenance, kenapa RAL tidak mengikuti trend airlines dunia yg skrg lagi gencar2nya menggunakan Embraer 170/190? Buruan RAL, tahu2 nanti Citilink Garuda sudah memanfaatkannya duluan lo .
Embraer 170/ 190 ? Apasih kelebihannya dari pesawat sekarang RJ 100 ? Kalau aku jadi Direktur RAL, aku pesan pesawat CN 235 buat melayani rute Pekanbaru- Jakarta, soalnya lebih irit bahan bakar .
bama84 no está en línea   Reply With Quote
Old December 17th, 2009, 09:45 PM   #7
David-80
Le Nozze di Figaro...
 
David-80's Avatar
 
Join Date: Oct 2003
Location: Planet Earth
Posts: 7,000

Quote:
Originally Posted by bama84 View Post
Embraer 170/ 190 ? Apasih kelebihannya dari pesawat sekarang RJ 100 ? Kalau aku jadi Direktur RAL, aku pesan pesawat CN 235 buat melayani rute Pekanbaru- Jakarta, soalnya lebih irit bahan bakar .
ada data kalo CN235 lebih irit bahan bakar?

cheers
__________________
Intel Inside, Idiot outside
David-80 no está en línea   Reply With Quote
Old December 18th, 2009, 01:43 AM   #8
nowan
Registered User
 
Join Date: Sep 2009
Posts: 1,203

Quote:
Originally Posted by GARUDA 777 View Post
Terlepas dari masalah maintenance, kenapa RAL tidak mengikuti trend airlines dunia yg skrg lagi gencar2nya menggunakan Embraer 170/190? Buruan RAL, tahu2 nanti Citilink Garuda sudah memanfaatkannya duluan lo .
Embraer 170/190. Boleh juga tuh.. jet ekonomis. Katanya fasilitas perawatannya juga ada di Singapura, deket.
nowan no está en línea   Reply With Quote
Old December 18th, 2009, 09:24 AM   #9
GARUDA 777
Registered User
 
GARUDA 777's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: Jakarta - Padang
Posts: 1,190
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by nowan View Post
Embraer 170/190. Boleh juga tuh.. jet ekonomis. Katanya fasilitas perawatannya juga ada di Singapura, deket.
Thanks for the additional info, nowan
GARUDA 777 no está en línea   Reply With Quote
Old December 18th, 2009, 09:33 AM   #10
GARUDA 777
Registered User
 
GARUDA 777's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: Jakarta - Padang
Posts: 1,190
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by bama84 View Post
Embraer 170/ 190 ? Apasih kelebihannya dari pesawat sekarang RJ 100 ? Kalau aku jadi Direktur RAL, aku pesan pesawat CN 235 buat melayani rute Pekanbaru- Jakarta, soalnya lebih irit bahan bakar .
Kelebihannya secara detail gw gak tahu ya, secara gw gak expert mendalam banget seperti forumers di thread sebelah. Tapi generally sih gw bisa ambil beberapa point yg bikin gw suggest ke Embraer 170/190.

1. Embraer produk anyar sementara RJ100 produk awal thn 90an awal

2. Embraer dipilih banyak airlines Eropa, US, dan beberapa negara di Asia. Kalo gak ada kelebihannya kayaknya gak mungkin ya diambil oleh mereka yang bisa dibilang lebih ekonomis pemikirannya

3. Embraer hanya bermesin jet 2 buah, sementara RJ100 bermesin 4 buah, kebayang dong ekonomis yg mana. Yah, ibarat airlines besar dalam memilih B777 ketimbang A340 deh

Yah, kayaknya segitu aja tuh kalo pemikiran gw mengenai kelebihan Embraer dari RJ100 .

CN235 utk PKU-CGK? Even Merpati aja kayaknya udah ogah2an pake tuh pesawat. Mana cukup jauh lagi jaraknya utk sekelas dia. Rute CGK-Bandar Lampung aja mpot2 an dulu tuh, secara ada aja masalahnya. Yg rodanya gak mau keluar lah (pengalaman teman gw), yg mesin rusak lah. So, kayaknya bisa dibilang kembali ke jaman purba deh kalo milih CN235. But anyway, gw gak yakin juga apa Merpati masih mengoperasikannya?
GARUDA 777 no está en línea   Reply With Quote
Old December 18th, 2009, 08:26 PM   #11
bama84
Registered User
 
Join Date: May 2008
Posts: 1,478
Likes (Received): 43

Quote:
Originally Posted by GARUDA 777 View Post
Kelebihannya secara detail gw gak tahu ya, secara gw gak expert mendalam banget seperti forumers di thread sebelah. Tapi generally sih gw bisa ambil beberapa point yg bikin gw suggest ke Embraer 170/190.

1. Embraer produk anyar sementara RJ100 produk awal thn 90an awal

2. Embraer dipilih banyak airlines Eropa, US, dan beberapa negara di Asia. Kalo gak ada kelebihannya kayaknya gak mungkin ya diambil oleh mereka yang bisa dibilang lebih ekonomis pemikirannya

3. Embraer hanya bermesin jet 2 buah, sementara RJ100 bermesin 4 buah, kebayang dong ekonomis yg mana. Yah, ibarat airlines besar dalam memilih B777 ketimbang A340 deh

Yah, kayaknya segitu aja tuh kalo pemikiran gw mengenai kelebihan Embraer dari RJ100 .

CN235 utk PKU-CGK? Even Merpati aja kayaknya udah ogah2an pake tuh pesawat. Mana cukup jauh lagi jaraknya utk sekelas dia. Rute CGK-Bandar Lampung aja mpot2 an dulu tuh, secara ada aja masalahnya. Yg rodanya gak mau keluar lah (pengalaman teman gw), yg mesin rusak lah. So, kayaknya bisa dibilang kembali ke jaman purba deh kalo milih CN235. But anyway, gw gak yakin juga apa Merpati masih mengoperasikannya?
o jadi RJ-100 mesinnya lebih banyak, jadi lebih boros bahan bakar. Kalau mesinnya lebih banyak, otomatis lebih kencang dong tuh pesawat, soalnya tenaga yang dihasilkan sudah pasti lebih besar. Mungkin RJ-100 cocoknya buat rute jarak jauh, seperti Pekanbaru- Makasar, yang membutuhkan kecepatan waktu. Pesawat biasa 3 jam, dengan RJ-100 bisa 2 jam.

CN 235 buat rute PKU-JKT mengapa tidak ? tentu bukan penerbangan langsung pekanbaru Jakarta, tapi mampir dulu ke Jambi- Palembang-Lampung-Jakarta buat angkut penumpang, Jadi kayak bus gitu lo... Otomatis biaya bisa lebih murah. Kalo masalah roda ngga mau keluar, saya pikir itu masalah teknis dan itu bisa diatasi. Mesin rusak ? Jangan salah, yang bikin mesin
CN-235 itu perusahaan amerika GE ( general electric). Mereka sudah berpengalaman. Asal mesinnya barang baru, ngga mungkin rusaklah, kalaupun rusak/cacat, kan masih ada garansi.
bama84 no está en línea   Reply With Quote
Old December 18th, 2009, 09:30 PM   #12
David-80
Le Nozze di Figaro...
 
David-80's Avatar
 
Join Date: Oct 2003
Location: Planet Earth
Posts: 7,000

Quote:
CN-235 itu perusahaan amerika GE ( general electric). Mereka sudah berpengalaman. Asal mesinnya barang baru, ngga mungkin rusaklah, kalaupun rusak/cacat, kan masih ada garansi.
Oh, jadi kalo brand new, ga rusak ya? Ic ic. wah ilmu baru nih, jadi kalo pesawat nya mesin nya udah lama pasti rusak..dan kalo baru nggak mungkin rusak...kalo rusak ada garansinya....berarti sama ya kayak beli AC...





Cheers
__________________
Intel Inside, Idiot outside
David-80 no está en línea   Reply With Quote
Old December 19th, 2009, 12:32 AM   #13
nowan
Registered User
 
Join Date: Sep 2009
Posts: 1,203

Quote:
Originally Posted by GARUDA 777 View Post
Thanks for the additional info, nowan
no worries mate, but still needs to confirm

Quote:
Originally Posted by bama84 View Post
o jadi RJ-100 mesinnya lebih banyak, jadi lebih boros bahan bakar. Kalau mesinnya lebih banyak, otomatis lebih kencang dong tuh pesawat, soalnya tenaga yang dihasilkan sudah pasti lebih besar. Mungkin RJ-100 cocoknya buat rute jarak jauh, seperti Pekanbaru- Makasar, yang membutuhkan kecepatan waktu. Pesawat biasa 3 jam, dengan RJ-100 bisa 2 jam.
Walau mesin lebih banyak, kecepatannya ya hampir sama aja dg pesawat jet komersil lainnya mas. Sekitar mach 0.8 (800-900km/jam). Mau lebih cepat lg ya naik pswat supersonic concorde, atau jet tempur
Kapasitas mesin2 jet RJ100 lebih kecil sptnya jadi dipasang 4 buah. Posisi sayap mungkin jg berpengaruh dalam pemilihan jenis dan jumlah mesin demi stabilitas. RJ100 bertipe anhedral (sayap di atas) sementara kebanyakan pswt jet komesial lainnya dihedral (di bawah). Ntahlah.. saya ga terlalu ngerti. Tapi yang jelas, merawat 4 mesin kan lebih repot dibanding 2 mesin

Quote:
Originally Posted by bama84 View Post
CN 235 buat rute PKU-JKT mengapa tidak ? tentu bukan penerbangan langsung pekanbaru Jakarta, tapi mampir dulu ke Jambi- Palembang-Lampung-Jakarta buat angkut penumpang, Jadi kayak bus gitu lo... Otomatis biaya bisa lebih murah. Kalo masalah roda ngga mau keluar, saya pikir itu masalah teknis dan itu bisa diatasi. Mesin rusak ? Jangan salah, yang bikin mesin CN-235 itu perusahaan amerika GE ( general electric). Mereka sudah berpengalaman. Asal mesinnya barang baru, ngga mungkin rusaklah, kalaupun rusak/cacat, kan masih ada garansi.
Untuk rute2 dekat RAL menggunakan pswat propeler (baling2), fokker 50 kalo ga salah ya. Nah ini yg bisa dibandingkan dg CN 235, bukan yg jet RJ100 itu . Sbnarnya bangga jg sih kalo kita pakai produksi negara sendiri, apalagi kalau proyek N250 dulu sukses. Perawatan pesawat mrpakan hal yg krusial agar pswat selalu layak terbang dan senantiasa dlm kondisi prima. Tidak perlu harus selalu baru. Cara merawat yg benar ini yg masih menjadi PR besar maskapai2 Indonesia.

Ngemeng2, slogan RAL kok mirip Qantas ya?

Last edited by nowan; December 19th, 2009 at 12:55 AM.
nowan no está en línea   Reply With Quote
Old December 19th, 2009, 06:20 AM   #14
GARUDA 777
Registered User
 
GARUDA 777's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: Jakarta - Padang
Posts: 1,190
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by bama84 View Post
o jadi RJ-100 mesinnya lebih banyak, jadi lebih boros bahan bakar. Kalau mesinnya lebih banyak, otomatis lebih kencang dong tuh pesawat, soalnya tenaga yang dihasilkan sudah pasti lebih besar. Mungkin RJ-100 cocoknya buat rute jarak jauh, seperti Pekanbaru- Makasar, yang membutuhkan kecepatan waktu. Pesawat biasa 3 jam, dengan RJ-100 bisa 2 jam..
Memang lebih kencang, tapi range terbang RJ100 tidak panjang. Setahu gw hanya utk rute2 pendek. Kita kan juga belum tahu seberapa kencang sih Embraer itu dibanding dengan RJ, yg pasti mereka punya tipe Long Range (LR) . For sure, efisiensi bahan bakar selalu menjadi prioritas airlines, apalagi jaman sekarang.

Quote:
Originally Posted by bama84 View Post
CN 235 buat rute PKU-JKT mengapa tidak ? tentu bukan penerbangan langsung pekanbaru Jakarta, tapi mampir dulu ke Jambi- Palembang-Lampung-Jakarta buat angkut penumpang, Jadi kayak bus gitu lo... Otomatis biaya bisa lebih murah. Kalo masalah roda ngga mau keluar, saya pikir itu masalah teknis dan itu bisa diatasi. Mesin rusak ? Jangan salah, yang bikin mesin
CN-235 itu perusahaan amerika GE ( general electric). Mereka sudah berpengalaman. Asal mesinnya barang baru, ngga mungkin rusaklah, kalaupun rusak/cacat, kan masih ada garansi.
Hari gini kan orang pada efisiensi waktu, masak mau mencak menclok sono sini Masalah mesin rusak emang sering banget kok tuh CN235. Kenyataannya pun airlines domestic yg lain pun tidak ada yg berminat dengannya selain Merpati. Malah gw curiga, jangan2 Merpati dipaksa tuh sama pemerintah untuk menggunakannya spy kelihatan laku. Ujung2nya kebanyak di grounded tuh, trus malah Merpati pesan BAE-ATP segala.
GARUDA 777 no está en línea   Reply With Quote
Old December 19th, 2009, 06:24 AM   #15
GARUDA 777
Registered User
 
GARUDA 777's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: Jakarta - Padang
Posts: 1,190
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by nowan View Post
Untuk rute2 dekat RAL menggunakan pswat propeler (baling2), fokker 50 kalo ga salah ya. Nah ini yg bisa dibandingkan dg CN 235, bukan yg jet RJ100 itu .
Nah betul nih, kalo yg ini baru bisa dibandingin. Tapi kayaknya tetap unggul Fokker 50 deh . Sorry, bicara real aja, bahkan airlines regional seperti Firefly dan Bangkok Airways aja lebih memilih F50 dan ATR42/72 ketimbang CN235. Pastinya pemilihan tersebut kan setelah melihat praktek di lapangannya .
GARUDA 777 no está en línea   Reply With Quote
Old December 22nd, 2009, 07:40 AM   #16
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Jakarta, Pekanbaru, Tangerang
Posts: 29,574
Likes (Received): 376

Ini gambar lama, gambar tahun 2007

Salah satu kontributor gambar2 Pekanbaru waktu aku mulai gabung ke SSC beberapa tahun yang lalu, fitrizandra pernah posting beberapa kali gambar Riau Airlines.

Ini gambar penerbangan Riau AIrlines , DUMAI-PEKANBARU (25 menit). Pakai Fokker-50..

1 Ohh, naik pesawat yang dinamakan KAMPAR


2 Mari lihat pramugari nya


3 Pramugari menawarkan permen kepada penumpang
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell

Last edited by rilham2new; December 22nd, 2009 at 08:12 AM.
rilham2new no está en línea   Reply With Quote
Old December 22nd, 2009, 07:43 AM   #17
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Jakarta, Pekanbaru, Tangerang
Posts: 29,574
Likes (Received): 376

Kantor Pusat RIAU AIRLINES (gabung sama kantor DInas Perhubungan Provinsi Riau) ... sedang dibangun kantor baru .... hehehe udah U/C

__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea   Reply With Quote
Old December 22nd, 2009, 07:46 AM   #18
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Jakarta, Pekanbaru, Tangerang
Posts: 29,574
Likes (Received): 376

Armada Fokker-50 di PINANG KAMPAI AIRPORT (Dumai)

1
image hosted on flickr


2
image hosted on flickr
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea   Reply With Quote
Old December 22nd, 2009, 02:35 PM   #19
agasi93
Registered User
 
agasi93's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: Bandung, Duri dan Muscat
Posts: 75
Likes (Received): 1

Quote:
Originally Posted by rilham2new View Post
Armada Fokker-50 di PINANG KAMPAI AIRPORT (Dumai)

1
image hosted on flickr


2
image hosted on flickr
Aaaaah Pinang Kampai Dumai! kangen banget deh
dulu tiap tahun Dumai-Jakarta terus, tapi ke Halim, pake Pelita sih..

btw, orang baru nih, salam kenal yaa semua (y)

nimbrung sama pembicaraan diatas nih
kalo menurut saya sih memang mending RAL melayani rute regional pulau sumatera dulu aja khususnya provinsi Riau, banyak bandara perintis loh di riau.

trus kalo buat rute antara kota-kota besar bisa pake RJ-100 nya dan rute perintisnya pake F-50 tapi kalo mau nambah armada perintisnya pake pesawat DI yang CN-235 sama NC-212-400 juga ok ok aja. Pertumbuhan RAL kan lebih baik kalau bertahap2.

Ayo maju Riau Airlines, kebanggaan orang Riau nih..
__________________

siraitjohn liked this post
agasi93 no está en línea   Reply With Quote
Old December 27th, 2009, 02:47 PM   #20
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Jakarta, Pekanbaru, Tangerang
Posts: 29,574
Likes (Received): 376

Sebenarnya kebanyakan gambar RAL memang diambil di Pinang Kampai ... Soalnya kalau dari Pekanbaru, orang sipil susah ngambil gambarnya .. Soalnya lokasi parkirnya terlalu ke sebelah kanan (Utara??) apron bandara SSK II...

F-50 were parked at Pinang Kampai AIrport - Dumai , along with Pelita Air ....
* Dari RiauPos edisi cetak 26 Desember 2009
image hosted on flickr


Ini gambar F-50 di (katanya) Bandara Pekanbaru, ... tapi stahu aku APron Pekanbaru itu terbuat dari Beton, bukan aspal
* Dari RiauPos edisi cetak 25 Desember 2009
image hosted on flickr


Riau Airlines' CSR - ANak SD diberi pengajaran ttg dunia penerbangan
* Dari RiauPos edisi cetak 24 Desember 2009
image hosted on flickr
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 12:12 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu