|
|
| daily menu » rate the banner | guess the city | one on one |
|
|
#10401 |
|
City Reformist
Join Date: Sep 2002
Location: Surabaya, Indonesia
Posts: 3,379
Likes (Received): 21
|
Surabaya Emporis Total Point: 648, tapi ini blom termasuk proyek2x dgn jumlah lt tdk jelas, seperti Spazio.
__________________
**From Surabaya With Love** |
|
|
|
|
|
#10402 |
|
gumiho
Join Date: Apr 2008
Location: ujung galuh - matraman - blambangan
Posts: 8,521
|
Waow, arek ngalam!
Cool idea! Boleh juga tuh, pasti bakal jadi konsep yang berbeda dan baru. @arek ngalam: Jadi itu maksudnya underpass dimulai dari depan Siola dan sampai di depan tunjungan plasa gitu ya? |
|
|
|
|
|
#10403 |
|
Registered User
Join Date: Jan 2011
Posts: 210
Likes (Received): 0
|
![]() Underpassnya mulai awal Tunjungan (Siola) sampai Tunjungan Habis (TP) tapi kalau terlalu panjang ya ngak dihabisin semua. Ide ini terinspirasi dari Bund di Shanghai. Thanks
__________________
INSPIRING :) |
|
|
|
|
|
#10404 |
|
Registered User
Join Date: Apr 2006
Posts: 2,168
Likes (Received): 1
|
Empat Jembatan Baru Rp 14,7 M Dibangun
Jumat, 27/05/2011 | 11:30 WIB Surabaya- Pemkot Surabaya berencana membangun empat jembatan baru lagi. Jembatan baru ini berbeda dengan rencana Pemkot membangun dua jembatan baru yang sebelumnya diungkapkan, yakni jembatan menghubungkan Jl Jagalan-Jl Kalisasri senilai Rp 2,9 miliar dan jembatan kembar di Jl Sulawesi yang menghubungkan Keputran-Bagong senilai Rp 3,5 miliar. Keempat jembatan baru itu tersebut masing-masing jembatan di Kalidami dengan anggaran Rp 4,2 miliar, jembatan di Platuk Donomulyo senilai Rp 3,5 miliar, jembatan di Jl Tambakwedi senilai Rp 3,5 miliar serta jembatan di Jl Jatisrono senilai Rp 3,5 miliar. Berati total anggaran pembangunan empat jembatan tersebut Rp 14,7 miliar “Rencana pembangunan jembatan itu sudah direncanakan sejak 2010 dan kami harapkan bisa dimulai tahun ini,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Pemkot Surabaya, Erna Purnawati di kantornya, Jumat (27/5). Menurut Erna, keenam rencana pembangunan jembatan tersebut nantinya untuk memperlancar lalu lintas di kawasan masing-masing. Seperti jembatan di kawasan Kalidami untuk mempelancar lalu lintas di kawasan tersebut. Demikian pula rencana pembangunan di kawasan Tambakwedi. Selama ini kawasan tersebut terbelah kali Tambakwedi. “Nantinya, kawasan itu kami sambung dengan jembatan baru,” ungkapnya. Sedangkan jembatan baru di Jl Undaan untuk menghubungkan Jl Kalianyar dan Jl Jagalan. Jembatan ini nantinya untuk menyambung kedua jalan tersebut, karena selama ini terpotong Kali Undaan. “Jalan dibangun pertengahan 2011 dengan alokasi anggaran sekitar Rp 3 miliar,” jelasnya. Selama ini, masih kata Erna, kendaraan dari arah Jl Kalianyar yang akan menuju ke Jl Jagalan harus berbelok ke kiri agak jauh di Jl. Undaan Wetan. Kemudian, putar balik ke Jl Undaan Kulon dan baru setelah itu belok kiri ke Jl Jagalan. Demikian pula sebaliknya, arus kendaraan dari arah Jl Jagalan yang ingin menuju Jl Kalianyar harus belok kiri ke Jl Undaan Kulon dan putar ke kanan di Jl Undaan Wetan. Selanjutnya, belok kiri menuju Jl Kalianyar. Menurut dia, kondisi yang demikian tentu tidak efektif, terutama saat banyak kendaraan yang mau putar balik di Jl Undaan wetan maupun Jl Undaan Kulon. Untuk itu, pembangunan jembatan sebidang itu mutlak dilakukan Nantinya, lanjut dia, setelah ada jembatan Pengampon arus kendaraan dari Jl Kalianyar menuju Jl Jagalan atau sebaliknya, bisa langsung melintas di atas jembatan baru itu. “Perwujudan pembangunan jembatan ini agar arus kendaraan di sekitar Jl Jagalan, Undan dan Jl Kalianyar tidak krodit yang menjadi penyebab kemacetan di sana,” ungkap Erna. Adanya jembatan ini, tambahnya, sebenarnya juga untuk memperlancar akses timur-barat Surabaya. Karena, jembatan ini bisa memperlancar arus lalu lintas dari Kenjeran- Tugu Pahlawan-Dupak-Margomulyo. Sedangkan untuk pengaturan lalu lintas setelah jembatan ini selesai, pemkot akan memasang lima titik traffic light di sana. Cuma, karena anggaran untuk ini belum dianggarkan, maka anggarannya akan dianggarkan tahun depan. DED Selesai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan kota Hendro Gunawan mengatakan, keenam jembatan itu detail engineering design (DED)-nya sudah tuntas. Pelaksanaan bisa tahun ini. “Bila, pembangunannya tidak tuntas tahun ini bisa dilanjutkan dengan tahun anggaran tahun depan,” kata Hendro. Agar pelaksanaan pembangunannya bisa berkelanjutan Pemkot mengusulkan pelaksanaannya dibangun dengan sistem multiyears. Sehingga kalau tahun ini hanya selesai 50%, maka sisanya yang 50% dituntaskan tahun depan. Khusus pembangunan di Jl Sulawesi yang menghubungkan kawasan Keputran-Bagong dijadikan satu paket dengan pembabesan lahan di kawasan keputran Pasar kecil. Pembebasan lahan tersebut untuk memperlebar Jl. Keputran yang sekarang masih sempit. “Kami harapkan, semua jembatan itu bisa dimulai akhir tahun ini,” terangnya. Sementara Kasi Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Tunjung Iswandaru mengatakan, memang ada program enam jembatan baru. Pembangunan enam jembatan itu nanti diperlukan rekayasa lalu lintas. “Kami sudah siapkan rekayasa lalu linatsnya, begitu jembatannya selesai dibangun rekayasa lalu lintas langsung siap,” ujarnya. Selain itu, Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, perkembangan pembangunan di Surabaya terus melebar ke arah barat dan timur. Perkembangan ini seiring pula dengan bertambahnya kendaraan, sehingga pengaturan lalu lintas (lalin), terutama di persimpangan ruas jalan, seperti di sekitar Jl Kalianyar-Jl Jagalan, di Jl Sulawesi harus diutamakan. Mengingat, banyaknya persimpangan jalan di Surabaya lanjut dia, Dishub akan memasang 103 traffic light di ruas-ruas jalan utama. Pemasangannya akan dipasang di titik-titik persimpangan yang butuh penambahan traffic light. Ada lima lokasi yang butuh penambahan traffic light di wilayah Barat, yakni di Jln. Banyu Urip, daerah Darmo Permai, dan Jl Tandes. Namun, penambahan traffic light di sana kemungkinan baru akan terealisasi tahun depan, karena keterbatasan anggaran. Simon Lekatompessy, Wakil Ketua komisi C DPRD Kota Surabaya mengatakan, memang arus lalu lintas di Surabaya semakin padat. Semua kawasan yang arus lalulintasnya mendekati kemacetan harus dicarikan solusinya. Salah satu solusinya dengan membangun jembatan, seperti jembatan di Jl Undaan yang menghubungkan Jl Kalianyar-Jl Jagalan. “Saya setuju saja ada pembabangunan enam jembatan itu,” katanya.pur Rencana Jembatan Baru di Kota Surabaya Nama Jembatan Anggaran Lebar Jembatan di Jl Sulawesi Rp 3,5 M 8 meter Jembatan di Jl Kalinyar-Jagalan Rp 2,9 M 8 meter Jembatan di Kalidami Rp 4,2 M 8 meter Jembatan di Platuk Donomulyo Rp 3,5 M 8 meter Jembatan di Jl Tambakwedi Rp 3,5 M 8 meter Jembatan di Jl Jatisrono Rp 3,5 M 8 meter Sumber: Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Surabaya www.surabayapost.co.id |
|
|
|
|
|
#10405 | |
|
Registered User
Join Date: Nov 2006
Location: Surabaya-Taoyuan
Posts: 404
Likes (Received): 0
|
Quote:
1. Surabaya Hotel ( Central Surabaya ) 1 tower (Planning) 2. Grand City Hotel ( Central Surabaya ) 1 tower (Unknown) 3. Surabaya Design Centre ( Central Surabaya ) 1 tower (Planning) 3. Apartment Puncak Permai ( West Surabaya ) 6 tower (U/C) 4. Union Square ( West Surabaya ) 7 tower (Unknown) 5. Graha Suryainti ( West Surabaya ) 1 tower (Unknown) 6. Ciputra University ( West Surabaya ) 7 tower (U/C) 7. Ciputra World Surabaya ( West Surabaya ) 7 tower (U/C) 8. The Summit Apartment ( West Surabaya ) 6 tower (Unknown) 9. Time Square Surabaya ( West Surabaya ) 2 tower (Planning) 10. Darmo Hill Apartment ( West Surabaya ) 4 tower (Planning) 11. Pakuwon City Superblock ( East Surabaya ) 7 tower (Proposed) 12. Icon 21 ( East Surabaya ) 1 tower (Proposed) 13. Apartment Prapen ( South Surabaya ) 2 tower (Unknown) 14. Whiz Hotel 1 tower (Proposed) Dulu pernah ada render L.J Fullerton (40-45 F) dan Elmi Hotel ( 50-60 F ), tapi sudah tidak pernah dibahas lagi, dari segi lokasi L.J Fullerton berada di Surabaya Barat tepat di seberang Ciputra World saat ini, kalau Elmi Hotel kemungkinan berlokasi di CBD Surabaya, disana memang masih banyak tanah besar ( sebelah McD Basra dan belakang L.J Meritus ) yang kemungkinan cocok untuk dibangun highrise 50-60F, jikalau kedua proyek ini seandainya jadi dibangun dan bangunan lainnya sudah rampung, maka tahun 2015, setidaknya nilai Surabaya mungkin bisa 1000 pt, go go Surabaya Last edited by wangweijie84; May 28th, 2011 at 05:29 AM. |
|
|
|
|
|
|
#10406 |
|
Registered User
Join Date: Apr 2006
Posts: 2,168
Likes (Received): 1
|
Statement Walikota Surabaya mengenai Transportasi Massal di Surabaya
Sabtu 28 Mei 2011 Pukul 11.20 Listen ithttp://www.suarasurabaya.net/rod/player.php |
|
|
|
|
|
#10407 |
|
Kiasu, R U ?
Join Date: Jan 2010
Posts: 8,238
|
Permisi numpang ngepost di trit Sby.
======== PTPP tunda spin off unit properti ...... Perusahaan ini masih membutuhkan anak usahanya untuk membangun sejumlah hotel. "Kami akan bangun hotel di Bandung, Semarang, Surabaya dan Padang," kata Betty. Menurut Betty, PTPP sudah memiliki lahan di empat kota tersebut, hingga tinggal membangun. Perusahaan akan membangun hotel dengan fasilitas bintang tiga plus. Manajemen PTPP menghitung, setelah keempat hotel tersebut selesai dibangun, kontribusi pendapatan PP Property akan naik menjadi 15%. "Saat ini masih kecil, di bawah 5%," ucap Betty. Nantinya, hotel-hotel tersebut akan berada di bawah asuhan manajemen Park Hotel. Ini adalah satu-satunya hotel milik PTPP yang terletak di Cawang, Jakarta. ........... Source : http://investasi.kontan.co.id
__________________
mung abang2lambe Simply SKIP ►► |
|
|
|
|
|
#10408 | |
|
sobat padi
Join Date: Jan 2011
Location: depan wartel
Posts: 600
Likes (Received): 10
|
Quote:
yang completed nilainya yang pernah aku post sekitar 443 point, klo ditambah yang lagi uc bisa jadi 663 point,, spazio itu tiga tower masing masing (aku hitung manual) 34, 28, 24 lantai. yang bakal 50 lantai kita tunggu saja perkantoran di CW dan Pakuwon City
__________________
-del- |
|
|
|
|
|
|
#10409 |
|
Registered User
Join Date: Dec 2010
Location: 수라바야
Posts: 894
Likes (Received): 29
|
Trillium
![]() fr.fbtrlm |
|
|
|
|
|
#10410 |
|
Registered User
Join Date: Jun 2010
Location: Surabaya - Aachen
Posts: 284
Likes (Received): 1
|
Nice picture!!Betonnya tapi sudah lumutan y? Coba kalo bersih lebih mantap lagi tuh
__________________
Dir allein gebührt die Ehre, Du allein bist würdig und heilig, Du bist Gottes Sohn.. |
|
|
|
|
|
#10411 |
|
gumiho
Join Date: Apr 2008
Location: ujung galuh - matraman - blambangan
Posts: 8,521
|
Friday, 27 May 2011 - 15:27:56 WIB
The New System for AKAP Bus Ticket Posting By : vikhi septia Having accomplished the bridge and gate in stage II, the construction of Purabaya is going to reach stage III by completing 3 out of 10 gates for departure lanes of AKAP. Dishub will build 26 gates which are divided in two categories namely 10 gates for Interprovincial buses/AKAP and 16 for Intercity buses/AKDP. The progress is constructing plate and column for the second floor which take 4 months. The Head of UPTD Purabaya terminal May Ronald, MM stated that, �The gate was constructed in the middle of May�. It is planned that the entire gates could be accomplished in September. To provide more security, the waiting room in the new building will be equipped with several lockets serving destinations from Surabaya to Jakarta and Denpasar. Dishub will provide 30 lockets and address 1 locket for each bus companies (PO)�, explained May Ronald. In the similar occasion, May Ronald also hopes that there is socialization to the entire officers, bus crews and passengers concerning the new system after the completion of gate for departure lanes. This refers to the letter No. AJ.106/1/9/DJPD/2011, dated 29th April 2011, delivered by the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia, through the Directorate General of Land Transport regarding the endorsement of try out in tipe-Aterminal, namely Purabaya terminal which urges Surabaya Transport Agency to try out the terminal. �The 10 gates will serve interprovincial destinations namely Jogja, Semarang, Tasik (AKAP for economy class), and intercity destinations such as Malang, Tulungagung, Madiun, Probolinggo, and Madura and the rest of them are intended to night bus(Jakarta and Denpasar). http://www.dishubsurabaya.org/englis...us-ticket.html |
|
|
|
|
|
#10412 |
|
gumiho
Join Date: Apr 2008
Location: ujung galuh - matraman - blambangan
Posts: 8,521
|
Hotel di Basra, depan LJ
![]()
Last edited by sbyctzn; May 29th, 2011 at 11:02 PM. |
|
|
|
|
|
#10414 |
|
City Reformist
Join Date: Sep 2002
Location: Surabaya, Indonesia
Posts: 3,379
Likes (Received): 21
|
udah top out keliatannya!? Dan udah banyak terpasang dinding-nya, so gedung ini nggak akan really glassy keliatannya. oh no. ya semoga saja design tdk buruk ato jadul...
__________________
**From Surabaya With Love** |
|
|
|
|
|
#10415 | |
|
Registered User
Join Date: Sep 2009
Location: Surabaya
Posts: 208
Likes (Received): 0
|
Usulanku untuk akses jalan tol menuju SSC (Surabaya Sport Centre)
======================================= Berita terkait : Quote:
![]() ![]() Apakah ada tambahan usulan ? |
|
|
|
|
|
|
#10416 |
|
Registered User
Join Date: May 2011
Posts: 3
Likes (Received): 0
|
absen, saya newbie disini. salam kenal
|
|
|
|
|
|
#10417 |
|
gumiho
Join Date: Apr 2008
Location: ujung galuh - matraman - blambangan
Posts: 8,521
|
@setiajie:
wow, ide yang sangat bagus!! Memang sudah seharusnya begitu tuh, sepertinya rencananya jalan akses yang dimaksud pemkot ya seperti itu. @eshiluth welcome.... |
|
|
|
|
|
#10418 |
|
ordinary jackass
Join Date: Aug 2010
Location: surabaya
Posts: 349
Likes (Received): 10
|
emang kurang lebih jalan aksesnya seperti itu.. cman masih tahap perencanaan n perijinan ke pengelola jalan tolnya (ini yg bakal ribet kayaknya)... jadi penyediaan aksesnya bukan cuman ke stadion GBT, tapi jg ke TPA Benowo (yg masih tahap lelang investasi pengelolaan sampah modern.. kalo ngga salah.. jadi ngga nimbulkan bau lg) ama ke rencana pengembangan pelabuhan lamong bay, trs rencana pengembangan waterfront city, ama terminal TOW... kabarnya sih lahan disitu yg saat ini masih tambak udah dimiliki oleh beberapa pengembang yang siap membantu pemkot untuk penyediaan jalan aksesnya...(lingkar luar barat) jadi ya tinggal nunggu waktu aja.. ampe kawasan ini makin berkembang...
|
|
|
|
|
|
#10419 | |
|
Registered User
Join Date: Sep 2009
Location: Surabaya
Posts: 208
Likes (Received): 0
|
Quote:
Keuntungan membangun akses jalan tol di perbatasan barat Surabaya : ======================================== Mengurangi kemacetan di dalam kota maupun jalan tol dalam kota Surabaya, karena orang yang dari Mojokerto atau Sidoarjo bisa lewat jalan tol usulan saya ini jika mau ke daerah Citraland bahkan daerah Pakuwon serta Darmo Permai tanpa melewati jalan Mayjend Sungkono dan H.R. Muhammad. Dan langsung bisa menuju ke Gresik dan pelabuhan. |
|
|
|
|
|
|
#10420 |
|
Registered User
Join Date: Apr 2006
Posts: 2,168
Likes (Received): 1
|
Atasi Kemacetan di Surabaya, MTI Usul Hidupkan Trem
Senin, 30 Mei 2011 | 19:37 WIB Dibaca: 148 Cetak Artikel Kirim Artikel ILUSTRASI - Trem modern yang digunakan di Kota Amsterdam. Foto: ist/hollandstopovers.com SURABAYA | SURYA Online - Jalur trem (kereta yang dijalankan oleh tenaga listrik atau lokomotif kecil) di Jalan Diponegoro-Pasar Kembang, Kota Surabaya, yang sekarang akan dibangun jembatan layang (flyover) perlu dihidupkan kembali sebagai upaya untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di kawasan tersebut. “Jalur trem di kawasan tersebut cukup layak untuk mengurangi kemacetan dibandingkan dengan pembangunan ‘flyover’,” kata Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Joko Setijo, di Surabaya, Senin (30/5/2011). Menurut Joko, pemerintah pusat harus segera mewujudkan hal itu, karena sangat disayangkan kalau jalur trem dihapus, lalu di lokasi itu justru ditancapkan bangunan flyover. “Jalur trem di Jalan Diponegoro tercatat mulai dari kawasan Karangpilang-Wonokromo-Jalan Diponegoro-Jalan Pasar Kembang-Stasiun Pasar Turi-Jalan Indrapura dan tembus ke kawasan Ujung di Tanjung Perak itu sangat bermanfaat dan mampu mengurang polusi udara jika jalur trem yang ada berupa trem listrik,” ujar Joko. Bahkan, lanjut Joko, pembangunan jalur trem lebih murah dibandingkan dengan pembangunan flyover. Berdasarkan penghitungan MTI, pembangunan jalur trem hanya menghabiskan biaya sekitar Rp 13 miliar per kilometer. Bila jalur trem Ujung-Karangpilang sepanjang 21 km dihidupkan kembali hanya membutuhkan biaya Rp 273 miliar. Meski biaya ini belum termasuk halte, stasiun, dan depo, namun biaya itu dipandang lebih kecil dari pembangunan jalan layang Diponegoro-Pasar Kembang yang panjangnya sekitar 705 meter, tapi membutuhkan anggaran Rp 175 miliar per kilometer. “Dari dua sisi itu saja, trem banyak untungnya daripada flyover, karena itu kami harapkan jalur trem di Diponegoro dihidupkan kembali seperti zaman Belanda sampai sekitar 1960-an,” kata Joko. Terkait dengan ini, pihak MTI mendapat kabar dari konsul Indonesia di Jerman bahwa beberapa kota di negara itu akan menghibahkan tremnya ke Surabaya. “Syarat utama untuk bisa mendapatkan hibah trem tersebut di antaranya Surabaya harus menjadi ’sister city’ dengan salah kota di Jerman, yakni kota Hamburg atau Bremen. Kalau sudah ada hubungan sister city dengan salah satu kota itu, Jerman akan menghibahkan tremnya ke Surabaya,” papar Joko Setijo. www.surya.co.id |
|
|
|
![]() |
| Tags |
| development, east java, indonesia, surabaya, suroboyo |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|