|
|
| daily menu » rate the banner | guess the city | one on one |
|
|
#11361 | |
|
Registered User
Join Date: Sep 2009
Location: Surabaya
Posts: 208
Likes (Received): 0
|
Quote:
Sabar bro, belum tentu juga bakal dilaksanakan kok. Sebenarnya ada sih cara supaya ngga banyak membuang ribuan pohon-2. Salah satu cara relokasi pohon-2. Kalau bisa harus menanam pohon di jalan tol juga. Aku ngga egois lho, cuman mencoba membuat suatu pemecahan arus lalu lintas dari arah selatan menuju utara Surabaya.Saya amati rata-2 kemacetan itu dimulai dari Sidoarjo tepatnya perempatan Gedangan sampai dengan bundaran Aloha, saya punya pemikiran solusi ini bisa diatasi dengan membangun jalan akses baru menuju ke arah (arah barat) jalan tol Tanjung Perak - Waru, harapannya kendaraan berat R4 keatas yang melintas terutama dari lokasi industri Gedangan bisa langsung dibuang menuju jalan tol tanpa melewati Bundaran Waru. Kalau sudah ada jalanan ini, saya rasa tidak perlu lagi jalan tol tengah kota. Untuk arah dari bundaran Aloha sampai dengan bundaran Waru, jika sudah berhasil mengurangi kendaraan berat R4 keatas saya rasa akan lancar saja. Untuk arah dari bundaran Waru sampai dengan bundaran Dolog, bagaimana dibuat rekayasa lalu lintas saja supaya pembagian arus lebih lancar ke A. Yani dan Jemursari. Cara ini bisa dengan underpass / flyover atau system traffic light seperti pertigaan Raya Diponegoro dengan Raya Darmo. |
|
|
|
|
|
|
#11362 |
|
Registered User (?) :D
Join Date: Aug 2011
Location: Malang, East Java, Indonesia
Posts: 618
|
Ada yang tau proyek hotel Santika yang kedua di Jemursari? Untuk lantainya 12 lokasinya di daerah belakang Holland Bakery Jemur sari
mungkin ada yang tau renderingnya???? Sekian
__________________
|
|
|
|
|
|
#11363 |
|
Registered User
Join Date: Sep 2009
Location: Surabaya
Posts: 208
Likes (Received): 0
|
|
|
|
|
|
|
#11364 | |
|
Tribalwars
Join Date: Nov 2007
Location: Mlg, Sby, Sgp
Posts: 170
Likes (Received): 0
|
Quote:
Hotel Santika di sby yg lain, yg skrg lagi dibangun ama Waringin di gubeng, 17 lantai.
__________________
http://en6.twplus.org/signature/id/1527060.png |
|
|
|
|
|
|
#11365 |
|
City Reformist
Join Date: Sep 2002
Location: Surabaya, Indonesia
Posts: 3,379
Likes (Received): 21
|
Bukannya itu udah jadi? Hotel Santika di Jemursari kan, 10 lt seingat saya, bukan 12.
__________________
**From Surabaya With Love** |
|
|
|
|
|
#11366 | |
|
gumiho
Join Date: Apr 2008
Location: ujung galuh - matraman - blambangan
Posts: 8,518
|
Quote:
Serius itu lahan sekecil itu mau dibuat 17 lantai? Btw, mungkin yg dimaksud r e i z a itu ya Santika Jemur yg 10 lantai itu. |
|
|
|
|
|
|
#11367 | |
|
Registered User
Join Date: Apr 2006
Posts: 2,168
Likes (Received): 1
|
Quote:
Di Singapore saja, Jalan Tol Tengah Kota itu tidak ada, banyak bypass nya. dan yang aku suka mereka itu justru semangat membangun Transportasi Massal ketimbang Jalan Tol, harusnya kita seperti itu. Jadi Penghijauan juga tidak rusak, polusi tak banyak, oarng banyak jalan. Jadi sehat deh kota nya. Kalo Underpass dari Jemursari ke Ayani aku setuju... harusnya memang dibangun underpass bisa perlintasan sebidang yang crowded bisa terpecahkan. |
|
|
|
|
|
|
#11368 |
|
Registered User (?) :D
Join Date: Aug 2011
Location: Malang, East Java, Indonesia
Posts: 618
|
Untuk nama hotelnya masih belum tahu pasti Santika, tapi kabarnya seperti itu. Lokasinya beda sama hotel Santika Jemursari yang sudah jadi, lokasinya sebelah baratnya Santika Jemursari yang sudah jadi. Sekarang masih tahap sosialisasi sama warga sekitar.
__________________
|
|
|
|
|
|
#11369 | |
|
Registered User
Join Date: Feb 2009
Posts: 1,260
Likes (Received): 7
|
Quote:
__________________
Brace yourself |
|
|
|
|
|
|
#11370 |
|
Registered User
Join Date: Sep 2009
Location: Surabaya
Posts: 208
Likes (Received): 0
|
Sebenarnya semua jalan bebas hambatan di Indonesia bisa bersifat non-tol asalkan pemerintah mau membiayai operasional jalannya. Jadi jalan bebas hambatan gratis tis ... (tapi faktanya ?)
|
|
|
|
|
|
#11371 | |
|
Registered User
Join Date: Apr 2006
Posts: 2,168
Likes (Received): 1
|
Quote:
yang penting adalah kita orientasi nya harus ke transportasi massal bukan pengembangan jalan terus
|
|
|
|
|
|
|
#11372 | |
|
Registered User
Join Date: Sep 2009
Location: Surabaya
Posts: 208
Likes (Received): 0
|
Quote:
|
|
|
|
|
|
|
#11373 | |
|
Registered User
Join Date: Aug 2008
Posts: 145
Likes (Received): 0
|
Quote:
bagus la..... boleh kasi potret lokasinya? tx anyway |
|
|
|
|
|
|
#11374 | |
|
amazing..
Join Date: Sep 2010
Location: Surabaya
Posts: 1,632
Likes (Received): 30
|
Quote:
![]() Proyek di Raya Gubeng memang proyek Hotel Santika 17 Lantai, dan lahan itu ternyata gak sekecil yang dibayangkan karena lahan sebelahnya menurut info sudah dibeli
__________________
waiting for HIS time.. |
|
|
|
|
|
|
#11375 |
|
Registered User
Join Date: Dec 2004
Location: INA
Posts: 912
Likes (Received): 36
|
|
|
|
|
|
|
#11376 |
|
amazing..
Join Date: Sep 2010
Location: Surabaya
Posts: 1,632
Likes (Received): 30
|
![]() Yup, benar
__________________
waiting for HIS time.. |
|
|
|
|
|
#11377 |
|
Registered User
Join Date: Aug 2008
Posts: 145
Likes (Received): 0
|
|
|
|
|
|
|
#11378 |
|
Registered User
Join Date: Apr 2006
Posts: 2,168
Likes (Received): 1
|
Mungkin ini tata ruangnya diperuntukan untuk High Rise, agak maju sedikit kan sudah ada gedung tinggi warna hijau itu kan?? mungkin karena infrastructure nya sudah bagus, ( Pedestriannya ) maka mulai deh dilirik buat hotel. Tapi kayaknya gubeng ini akan jadi CBD baru deh
|
|
|
|
|
|
#11379 |
|
Registered User
Join Date: Apr 2006
Posts: 2,168
Likes (Received): 1
|
elasa, 06/09/2011 14:12 WIB
Bappenas: 80% Anggaran Daerah Habis Buat Gaji PNS Ramdhania El Hida - detikFinance Jakarta - Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan belum ada daerah yang memiliki komposisi anggaran yang mencerminkan pembangunan daerah. Deputi Bidang Pengembangan Regional dan Otonomi Daerah Bappenas Max Hasudungan Pohan menyatakan anggaran daerah idealnya 70% untuk pembangunan. Sementara 30% untuk belanja rutin dan pegawai. "Kalau saya, nih menurut saya 30:70. Sebesar 30% itu tuh nanti kalau sudah stabil. Belanja rutin, belanja pegawai dan sebagainya sekitar 30%, 70% selebihnya untuk dorong pembangunan," ujar Max saat ditemui di kantornya, Jalan Diponegoro, Jakarta, Selasa (6/9/2011). Saat ini, lanjut Max, kebanyakan daerah menghabiskan 70-80% anggarannya hanya untuk belanja rutin dan pegawai. "Itu kebanyakan pembiayaan untuk belanja rutin. Jadi memang kalau dikatakan kapasitas untuk membiayai belanja modal dan sebagainya, belanja pembangunan memang masih perlu ditingkatkan. Perlu ada saving yang lebih besar lagi," ujarnya. Max menyarankan agar pemerintah daerah tidak lagi mengandalkan pembiayaan pembangunan dari APBN. Pemda, lanjutnya, perlu mencari pembiayaan lain seperti melalui hibah maupun menggaet pihak swasta. "Misalnya dengan kalau obligasi mungkin masih agak sulit, tapi dengan mitra-mitra pembangunan internasional, misalnya, kita bisa bukan pinjaman, mungkin dengan hibah atau bantuan-bantuan asing untuk mempercepat. Kemudian dana-dana masyarakat, dunia usaha, swasta," tandasnya. www.detikfinance.com ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() kalau Surabaya bagaimana ya rasionya?? Ada yang tau??? |
|
|
|
|
|
#11380 |
|
Registered User
Join Date: Apr 2006
Posts: 2,168
Likes (Received): 1
|
FR Jemursari-Siwalankerto Dimulai
Selasa, 06/09/2011 | 11:54 WIB
SURABAYA – Kendati progres pembangunan frontage road (FR) di sisi barat Jl. A Yani belum jelas, namun pemkot tetap melanjutkan FR sisi timur Jl A Yani. FR itu tetap akan dibangun sampai tembus ke jalan tol Waru-Juanda. Rencana ini sudah digagas pemkot guna mempelancar arus lalu lintas dari arah Surabaya ke Waru, Sidoarjo dan Juanda. Setelah pembangunan tahap pertama, yakni di depan RSAL dr Ramelan-Giant (Maspion Square) selesai dan melaksanakan pembangunan tahap kedua, yakni antara pertigaan Jl.Margorejo-Jl.Jemursari, kini melakukan pembebasan lahan milik warga Jemur Ngawinan. Pembebasan lahan dan bangunan rumah warga Jemur Ngawinan itu untuk kelanjutan pembangunan FR Jemursari-Siwalankerto. “Pembebasan lahan dan rumah milik warga Jemur Ngawinan sedang kami lakukan dan sebagain warga sudah ada yang sudah melepas tanahnya,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP), Sealsa (6/9). Untuk pembebasan lahan dan pembangunan jalan frontage road di sana Pemkot menyediakan anggaran sekitar Rp 25 miliar. Bila tidak ada aral melintang proses pembebasan lahan di sana akan kelar akhir 2011. Dari hasil evaluasi DPUBMP proses pembebasan lahan dan bangunan antara Jl Jemursari-Siwalankerto yang tersulit adalah pembebasan lahan masjid di Jemur Ngawinan. Masjid tersebut kabarnya berdiri di tanah wakaf milik warga. Bila yang mewakafkan sudah tidak ada dan keluarganya minta dibangunkan masjid baru Pemkot akan kesulitan mencarai lahan penggantinya. Meski demikian, lanjut dia, pihaknya akan tetap berupaya agar proses pembebasan masjid tersebut tidak berjalan lama. Sehingga pelaksanaan pembangunan FR Jemursari-Siwalankerto tidak molor seperti yang terjadi di depan IAIN. Setelah itu, katanya, FR di sana akan disambung dengan jalan antara Siwalankerto ke bundaran waru dan tol Waru-Juanda. Jalur di sana sudah ada dan tinggal menyambungkan begitu saja. Ditemui terpisah, salah satu warga Jemur Ngawinan H Samsul Bahri mengatakan, hingga kini belum ada ganti rugi pembebasan lahan. “Jangan bohongi rakyat. Cepat dibayar, “ katanya. Ia mengaku memiliki bangunan seluas 8,5x18 meter persegi dan akan mendapatkan ganti rugi Rp200 juta. Namun hingga saat ini uang ganti rugia belum diterima. “Sudah sekitar 1 tahun Pemkot berjanji akan melunasi,” kata mantan Ketua RW Jemur Ngawinan ini. Ia menjelaskan, untuk pembebasan Musala Hidayatulloh yang berdiri di Kampung Jemur Ngawinan warga tidak tidak meminta ganti rugi dalam bentuk uang, melainkan dibangunkan musala baru. “Harus diganti atau dipindahkan ke tempat lain,” katanya. Reka Jalan Seiring pembangunan FR sisi timur itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mulai merencanakan pengaturan lalu lintasnya. Kasi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Tundjung Iswandaru menuturkan, di jalan tambahan itu Dishub telah merencanakan pemakaian tiga lajur. Tiga lajur itu nanti untuk motor, mobil penumpang umum (MPU), dan mobil pribadi. Dishub juga tengah menyiapkan halte untuk naik turunnya penumpang kendaraan umum di FR. Namun, lokasi titik-titiknya masih dibahas dengan Dinas PU Bina Marga Surabaya. . Kabid Sarana dan Prasarana Dishub Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat menambahkan, karena MPU wajib melewati FR sebagai pendukungnya maka harus disiapkan halte. ”Haltenya mungkin sederhana, didesain sedemikian rupa yang tidak terlalu memakan tempat,” katanya. Penempatan halte tersebut sekaligus menjawab keluhan pengusaha angkutan. Sehingga, sudah tidak ada alasan lagi bagi para sopir angkot untuk tidak masuk ke FR tersebut. Saat awal dikonsep, lanjutnya, Dishub sebenarnya juga merancang frontage road mampu dilewati bus kota dan minibus. Namun, ternyata angkutan berbodi besar itu tidak memungkinkan membelok keluar-masuk frontage road. Apalagi, tahun ini frontage road baru dibangun hanya mulai RSAL dr Ramelan sampai pertigaan Margorejo saja. ”Haluan bus ternyata tidak memungkinkan untuk belok masuk dan keluar frontage road,” jelasnya.pur,m39 www.surabayapost.co.id |
|
|
|
![]() |
| Tags |
| development, east java, indonesia, surabaya, suroboyo |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|