daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Skybazaar of Indonesia > Archive

Closed Thread
 
Thread Tools
Old September 22nd, 2010, 04:29 AM   #121
fahminanda
Registered User
 
fahminanda's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: PEKANBARU-RIAU
Posts: 2,557
Likes (Received): 125

Takut Pengangguran Tinggi, Disdukcapil Pekanbaru Razia Pendatang

Untuk menghindari meningkatnya jumlah pengangguran di Kota Pekanbaru, kedua kalinya selama pasca Lebaran 1431 Hijriah, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru menggelar razia KTP di pintu masuk Kota Pekanbaru. Kali ini, Disdukcapil yang dibantu tim yustisi Kota Pekanbaru menjaga pintu masuk dari arah timur, yakni Jalan Imam Munandar.

“Khusus hari ini (Selasa, 21/9/2010), kita berhasil menemukan 109 kasus. 88 orang warga yang tak membawa KTP, 8 orang KTP tak berlaku, dan 13 orang KTP asal daerah lain di luar Riau,” terang Kepala Disdukcapil Kota Pekanbaru, M Noer, kepada riaubisnis.com, Selasa (21/9/2010) di kantor Wali Kota Pekanbaru.

Razia KTP ini dilakukan berdasarkan Instruksi Wali Kota Pekanbaru, Herman Abdullah serta program Disdukcapil Kota Pekanbaru. Menurut M Noer, Pemko Pekanbaru sangat khawatir, pasca Lebaran, banyak pendatang dari daerah lain yang mengadu nasib untuk mencari pekerjaan di Pekanbaru.

“Apalagi pendatang yang tak memiliki keahlian, dapat mengakibatkan bertambahnya jumlah pengangguran dan pekerjaan ilegal, seperti menjadi gelandangan pengemis, mencuri, dan lain sebagainya,” khawatir M Noer.

109 kasus yang ditertibkan Disdukcapil, kata M Noer, pihaknya langsung melakukan tilang di tempat. Dengan kesalahan yang bervariasi, Disdukcapil berhasil menghimpun uang tilang sebesar Rp 1.090 ribu. “Uangnya kita masukkan ke kas daerah,” ujarnya.

Walaupun belum didata secara akurat, dari hasil razia KTP pasca Lebaran, ada peningkatan jumlah pelanggaran administrasi kependudukan dari 2009 lalu. “Kalau prediksi saya, ada peningkatan sekitar 10 persen dari tahun lalu. Yang jelas, kita terus berusaha agar Kota Pekanbaru menjadi kota yang tertib administrasi kependudukan,” tegas M Noer.

Sebelumnya, Senin (20/9/2010), Disdukcapil melakukan penertiban serupa di terminal Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Bandarraya Payung Sekaki. Dari razia ini, Disdukcapil berhasil menjaring warga yang tak membawa KTP sebanyak 43 orang.(*)


WAJIB DIDATA


sumber : riau bisnis
__________________
I'm Riau
fahminanda no está en línea  

Sponsored Links
 
Old September 22nd, 2010, 06:19 AM   #122
ahansaputra
Teleng ateku bamu...
 
ahansaputra's Avatar
 
Join Date: Aug 2010
Location: Jakarta
Posts: 237
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by rilham2new View Post
Yup bener banget ... SINAR MAS GROUP..

Di Riau, SINAR MAS cukup banyak usahanya. Sebut saja INDAH KIAT PULP PAPER di Perawang, ARARA ABADI di Siak, SMART TELECOM di Pekanbaru, dan juga ada EKA HOSPITAL di Pekanbaru.

Hmm, ada lagi yang bisa menjabarkan hegemoni SINAR MAS di Provinsi Riau ??
sawit juga banyak lho punya sinar mas di riau, lebih dari 70.000 Ha tersebar di kampar, Inhu, Rohil, siak...............
ahansaputra no está en línea  
Old September 22nd, 2010, 11:28 AM   #123
jendry
jendriuno@blogspot.com
 
jendry's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: Riau Raya
Posts: 9,969
Likes (Received): 135

bener banget bang, mereka memang banyak berinvestasi di riau
__________________


YangSelalu Baru YaPekanbaru'
jendry no está en línea  
Old September 22nd, 2010, 12:01 PM   #124
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Jakarta, Pekanbaru, Tangerang
Posts: 29,510
Likes (Received): 361

Quote:
Originally Posted by ahansaputra View Post
sawit juga banyak lho punya sinar mas di riau, lebih dari 70.000 Ha tersebar di kampar, Inhu, Rohil, siak...............
Arara Abadi itu punya SInar Mas Group, hehehe
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  
Old September 22nd, 2010, 12:22 PM   #125
jendry
jendriuno@blogspot.com
 
jendry's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: Riau Raya
Posts: 9,969
Likes (Received): 135

indah kiat aja punya banyak anak perusaan di riau
__________________


YangSelalu Baru YaPekanbaru'
jendry no está en línea  
Old September 22nd, 2010, 01:08 PM   #126
drie
Registered User
 
Join Date: Feb 2010
Posts: 14,692

lagi, lagi dan lagi, Kota Pekanbaru lagi - lagi mendapatkan Penghargaan dari pemerintah pusat sebagai Kota Tertib lalu lintas dan angkutan di Indonesia, Terimaksih Dato' Bandar Setia Amanah Herman Abdullah, engkau memang sukses membawa Kota ini menuju sebuah kemajuan


Tujuh Kali Pekanbaru Meraih Penghargaan WTN


Pengaturan lalu-lintas di Kota Pekanbaru tergolong yang terbaik di Indonesia. Terbukti dengan diraihnya Penghargaan Wahana Tata Nugara (WTN) sebanyak tujuh kali.

Riauterkini.com
-PEKANBARU- Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru kembali meraih penghargaan tertib lalulintas dan angkutan dari pemerintah RI berupa 'plakat Wahana Tata Nugraha (WTN) 2010' sesuai SK Menteri Perhubungan. Anugerah WTN bagi Kota Pekanbaru, ini merupakan yang ketujuh kalinya sejak tahun 2003. Meski meraih prestasi yang patut dibanggakan, Walikota Pekanbaru Herman Abdullah tetap berharap agar peningkatan prestasi dan pengelolahan tata tertib lalu lintas selalu ditingkatkan.

Hal itu disampaikan oleh walikota, disela-sela menghadiri acara pengembangan sistim transit menuju kota yang lebih layak, di Hotel Pangeran, Selasa (22/9/10), mengatakan kepada wartawan, “ Kembali kita bisa berbangga atas prestasi yang telah kita raih selama berturut-turut tujuh kali sejak tahun 2003, meskipun WTN merupakan suatu pembinaan yang ditujukan kepada Pemda guna mewujudkan tatanan lalulintas dan angkutan kota yang tertib dan teratur. Namun hal itu menunjukkan tatanan lalulintas dan angkutan kota Pekanbaru, sudah mencapai tertib dan teratur. Namun begitu selain berbangga kita juga harus terus meningkatkan kuliatas pengelolaan tatanan lalulintas, agar prestasi tersebut terus kita raih, “ ungkap walikota bangga.

Penyerahan piala akan dilakukan pada, hari Selasa 28 September 2010, oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta., rencanya yang akan menghadiri menerima penghargaan WTN, adalah Wakil Walikota Erizal Muluk, dengan didampingi Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pekanbaru Syafridun Sayuti, sebab dalam kesempatan tersebut walikota berhalangan hadir, karena ada acara lawatan ke China bersama, pihak Institute for Transportation and Development Policy (ITDP), menindaklanjuti dari seminar diatas. Prestasi tersebut mampu diraih Kota Pekanbaru, berkat kerja sama dan koordinasi yang baik antara aparat Kepolisian, Dishubkominfo, serta kesadaran yang cukup bagus dari masyarakat.

Penghargaan WTN untuk ketujuh kalinya ini bagi Pekanbaru, mendapat ucapan selamat secara langsung oleh Direktur pengembangan sistem transportasi perkotaan RI, Elly Sinaga, “ Suatu prestasi yang patut diacungkan jempol untuk Kota Pekanbaru, mampu meraih hingga tujuh kali penghargaan WTN, sementara ada daerah lainya yang belum bisa meraihnya,” ujar Elly memberi apresiasi.
drie no está en línea  
Old September 22nd, 2010, 06:16 PM   #127
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Jakarta, Pekanbaru, Tangerang
Posts: 29,510
Likes (Received): 361

Hmm, WTN ini yang dinilai tabiat warganya atau cara penataan lalu lintasnya oleh DISHUB Kota ???

Kalau kelengkapan marka jalan di ruas protokol, rambu-rambu, penataan persimpangan, peletakan pos polisi, dan perparkiran di ruas protokol memang Pekanbaru cukup baik. Pemerintahnya udah kerja, tapi masih ada "sebagian" warganya belum cukup bekerja keras untuk mengapresiasi semua tanda-tanda jalan raya itu.

Simpang2 di Pekanbaru kebanyakan simpang 3 atau 4 yang simpel dan teratur, karena kotanya didesain seperti itu. Gak ada simpang 5, 6, atau persimpangan yang saking dekatnya jadi semerawut. Di Ruas protokol pula jarak antara simpang lampu merah pun jauh-jauh. Hal ini mampu menciptakan keteraturan dengan sendirinya, walaupun rakyatnya belum tentu mau ikutan teratur.

Cuman hipotesa biasa, bisa jadi salah :p .... Tapi, cara kerja DISHUB Pekanbaru dalam memberlakukan sistem buka tutup persimpangan (dan U-TURN) dalam rangka rekayasa lalu lintas dan mengelakkan kemacetan di jam pergi dan pulang kantor memang patut diacungi jempol sih :p~ ... Pekanbaru macet tuh paling banter di kawasan persimpangan dan di sekitaran pusat perbelanjaan saja
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell

Last edited by rilham2new; September 22nd, 2010 at 06:22 PM.
rilham2new no está en línea  
Old September 22nd, 2010, 06:29 PM   #128
jendry
jendriuno@blogspot.com
 
jendry's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: Riau Raya
Posts: 9,969
Likes (Received): 135

aku liat masyarakat juga sangat patuh dalam hal brlalu lintas bang terutama dalam hal menaati rambu - rambu, yang kurang itu mengemudi nya yang masih ugal - ugalan di jalanan...


contohnya aja di sekitaran tempat aku di simpang lampu merah jalan durian - rajawali itu kan bukan jalan utama kota, polisi juga gak ada mangkal di sana tapi soal ketertiban lalu lintas, cukup buat kita tersenyum lah..


beda hal kalau di jjalan utama yang setiap simpang nya ada pos polisi disana, yang mata nya liar ke penjuru arah


jangan kan yang tidak memakai perrlengkapan mengemudi, yang pakai pun kadang kadang di stop nya juga,.. mana ada yang berani melanggar
__________________


YangSelalu Baru YaPekanbaru'
jendry no está en línea  
Old September 23rd, 2010, 03:31 AM   #129
ahansaputra
Teleng ateku bamu...
 
ahansaputra's Avatar
 
Join Date: Aug 2010
Location: Jakarta
Posts: 237
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by jendry View Post
aku liat masyarakat juga sangat patuh dalam hal brlalu lintas bang terutama dalam hal menaati rambu - rambu, yang kurang itu mengemudi nya yang masih ugal - ugalan di jalanan...

Kalau masalah yang ugal2an secara umum memang masih ada dan cukup banyak dimana2 bang, dinegara yang bisa dibilang tertib dalam segala hal aja masih sering ditemukan hal tersebut, soalnya rata2 pelakunya anak muda yang masih mencari jatidiri
ahansaputra no está en línea  
Old September 23rd, 2010, 06:48 AM   #130
jendry
jendriuno@blogspot.com
 
jendry's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: Riau Raya
Posts: 9,969
Likes (Received): 135

untuk hal ugal - ugalan itu memang tak di pungkiri kalau di setiap kota ada hal semacam itu, jangan kan anak muda anak tua pun gak mau kalah.
jendry no está en línea  
Old September 23rd, 2010, 07:23 AM   #131
drie
Registered User
 
Join Date: Feb 2010
Posts: 14,692

Benahi Bus Trans Metro,
Pekanbaru Undang Mantan Walikota dari Kolombia

Pemko Pekanbaru berupaya meningkatkan pelayanan Bus Trans Metro dengan mengundang mantan Walikota Bugota, Kolombia. Sistem Busway Bogota merupakan yang terbaik di dunia.

Riauterkini-PEKANBARU- Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru, menunjukkan keseriusanya dalam mengelola, jasa transprortasi yang berbentuk Busway dengan armada Transmetro Pekanbaru. Tidak tanggung-tangung dalam mewujudkan keseriusanya Pemko telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU), antara Pemko dengan Kementrian Perhubungan RI, Gesellschaft fur Technische Zusammenarbeit (GTZ) Lembaga nirlaba, Jerman yang bergerak dibidang kerjasama internasional, serta dengan Institute for Transportation and Development (ITDP), yang disepakati pada bulan April 2010 dan akan berakhir pada September 2011.

Kerjasa itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas fungsi busway, yang bertujuan meningkatkan minat masyarakat terhadap jasa busway. Juga untuk menciptakan lingkungan yang sehat dari mencemaran pulusi udara, dengan cara mengurangi volume kendaraan pribadi. Untuk itu hari ini Selasa (22/9/10) bertempat di Hotel Pangeran Dishub Kota Pekanbaru, dengan ITDP, dan GTZ mengadakan seminar sehari, yang bertema Pengembangan sistem Translit Menuju Kota yang Lebih Layak Huni. Seminar tersebut menghadirkan pembicara mantan Walikota Bogoto, Kolombia Uneri Que Penalosa, yang dianggap telah berhasil dalam menciptakan sistem Bus Rapid Translit (BRT). Juga menghadirkan Pimpinan tim pengembangan kerjasama, GTZ Hans Ulrich Fuhrke. Seminar tersebut dibuka langsung oleh perwakilan Kementrian Perhubungan RI, Direktur pengembangan sistem transportasi perkotaan Elly Sinaga, yang dihadiri oleh Walikota Pekanbaru Herman Abdullah, serta pihak Dishub.

Saat wawancara dengan wartawan, mantan Walikota Bogota, Kolombia Uniri Que Penalosa mengatakan, “ Saya sangat senang sekali dengan langkah yang diambil oleh Walikota Pekanbaru Herman Abdullah, yang telah mengambil langkah sangat baik, dalam menjalin hubungan kerjasa meningkatkan kualitas fungsi busway, sekaligus memperhatikan lingkungan yang sehat, saya melihat Kota Pekanbaru mempunyai kapasitas yang cukup baik dalam pengembangan busway, namun untuk mewujudkan itu walikota harus memperhatikan sistem pengelolaan yang baik, seperti kualitas sarana yang menyangkut keperluan busway, dan yang paling penting dampak pulusi udara buruk harus dihindari, dengan mengurangi volume kendaraan pribadi, “ jelas mantan Walikota Bogota.

Lain halnya dengan Pimpinan tim pengembangan kerjasama, GTZ Hans Ulrich Fuhrke, yang menilai pengelolaan busway di Pekanbaru dinilai masih banyak kekurangan, “ Kalau boleh saya jujur setelah kemarin saya langsung melihat keadaan dilapangan, atau yang menjadi pusat koridor busway, saya melihat masih banyak kekurangan yang harus dibenahi, seperti manajemen pengelolaan yang tidak rapi, terlalu lama waktu bagi penumpang yang sedang antri, serta penempatan koridor yang kurang baik, namun dengan adanya kerjasa ini, kedepanya akan sama-sama kita perbaiki, “ ujar Hans.***(yunk)
drie no está en línea  
Old September 23rd, 2010, 07:45 AM   #132
drie
Registered User
 
Join Date: Feb 2010
Posts: 14,692

ITDP Menuju Kota Bersih Ramah Lingkungan
Jalan Besar Tidak Jaminan Lalulintas Lancar


PEKANBARU (RiauPos.com) - Mantan Wali Kota Bogota, Colombia, Enrique Peqalosa, juga sebagai pelopor sistem Bus Rapid Transit (BRT) lebih dikenal dengan busway di kota Bogota mengatakan, jalan besar tidak ada jaminan lalulintas itu lancar, justru malah sebaliknya seiring dengan perkembangan penduduk yang banyak menggunakan kendaraan, bisa saja membuat tidak nyaman.


‘’Jalan besar itu tidak ada jaminan lalulintas lancar, oleh karena itu mari kita satu visi, bagaimana kondisi ini bisa dirasakan dengan nyaman oleh masyarakat,’’ ujar Peqalosa melalui juru bicaranya kepada Riau Pos usai pembukaan seminar yang bertemakan Pengembangan Sistem Transit Menuju Kota yang Lebih Layak Huni.’’

Dikatakannya, saat ini, komitmennya yang sangat kuat dapat dengan sukses mendobrak tren kota, di mana warganya yang telah terbiasa untuk bepergian dengan kendaraan bermotor pribadi berpindah menggunakan angkutan umum.

Menurutnya BRT, sistem SAUM nya ini akan berlanjut atau tidak. Dan Pekanbaru itu dibangun bukan untuk hari ini tapi untuk 20-40 tahun ke depan. Di mana penduduk akan meningkat padat, di mana penduduk akan beralih dari sepeda motor ke mobil.

‘’Dengan begitu, walaupun dibangun jalan besar, tetap saja jalanan akan macet karena mobil akan bertambah banyak seiring dengan pertumbuhan penduduk,’’ jelasnya.

Ditegaskannya, kota yang baik bukanlah kota di mana orang-orang pada pergi ke mal, namun kota yang baik itu adalah orang kaya dan miskin bisa menikmati sarana umum. Bisa berjalan di trotoar dan nyaman untuk keluar rumah tanpa ada kecelakaan.

‘’Untuk Pekanbaru, BRT saat ini baru awal, hanya saja harus diciptakan jalur khusus untuk SAUM tersebut, kalaupun macet orang akan lebih cepat dari pada dia naik mobil pribadi. Dan ini yang terjadi di kota lainnya,’’ katanya lagi.

Hal ini terungkap dalam seminar yang dimulai pukul 09.40 WIB di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (22/9). Hadir dalam acara tersebut, Wali Kota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Syafrudin Sayuti, Dirjen Perhubungan Darat yang diwakili Bina Sistem Perkotaan, Eli Sinaga, mantan Wali Kota Bogota, Enrigue Penalosa, Direktur ITDP, Nilatia Mukmin, dan para unsure muspida tingkat I dan II lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur ITDP, Nilatia Mukmin menjelaskan kegiatan seminar ini terlaksana berkat kerja sama yang erat antara Pemko dengan Dinas Perhubungan Darat Kota Pekanbaru. ‘’Kami ingin kedepannya Kota Pekanbaru menjadi kota percontohan bagi kota-kota lainnya, khususnya dalam segi transportasi,’’ katanya.

Nilatia mengatakan, pihaknya melihat bahwa Kota Pekanbaru kedepan akan menjadi kota yang layak huni
. Makanya hari ini ITDP sengaja menghadirkan mantan Presiden Bogota, Enrique Penalosa dalam seminar tersebut. Kita berharap dari Seminar ini akan tercipta suatu visi yang lebih baik dalam hal penataan angkutan massal, katanya.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat yang diwakili Bina Sistem Perkotaan, Eli Sinaga mengatakan, dengan adanya Bus Trans Metro, ini merupakan sebuah terobosan yang cukup baik dalam hal mengatasi kemacetan di Kota Pekanbaru.

Wali kota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah mengatakan, keinginan Pemerintah Kota Pekanbaru untuk menghadirkan Bus Trans Metro ini adalah berkat petunjuk dari pemerintah pusat, khususnya Dirjen Perhubungan Darat. Karena mengingat angkutan yang ada sekarang ini sudah sangat semrawut. Menaik dan menurunkan penumpang dengan sesuka hati saja. Sehingga menimbulkan kecelakaan yang cukup tinggi.(gus/lim)


----------------------------------------------------

Sepertinya Pekanbaru bisa dikatakan sebagai salah satu kota di Indonesia yang sukses dalam mengopersikan Busway, terbukti banyaknya masukan dan perhatian yang positif terhadap TRAMP ini. meskipun masih banyak kekurangan disana - sini, tapi menurutku ini hanya masalah waktu untuk menuju Trans Metro laebihg baik kedepannya. Toh TRAMP sendiri baru beroperasi 1 tahun. jadi masih belum terlambat untuk mebuat perubahan - perubahan yang baik bagi kemajuan TRAMP kedepannya
drie no está en línea  
Old September 24th, 2010, 01:07 PM   #133
jendry
jendriuno@blogspot.com
 
jendry's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: Riau Raya
Posts: 9,969
Likes (Received): 135

Pojok Bursa Efek di UIN Suska Riau Resmi Berdiri




Mimpi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau memiliki Pojok Bursa Efek di kampusnya akhirnya terwujud. Kamis (23/9/2010), Pojok bursa hasil kerja sama antara UIN Suska Riau dengan BNI Securities dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi berdiri.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Ilmu sosial UIN Suska Riau, Azwar Harahap, mengatakan berdirinya Pojok Bursa di kampusnya dapat meningkatkan minat mahasiswa mempelajari pasar modal.

“Ini sudah menjadi bagian dari mimpi Kami. Ketika (Pojok bursa, red) berdiri tentunya menjadi nilai tambah terutama bagi para civitas akademika UIN Suska yang berminat terjun berinvestasi di pasar modal,” ujarnya saat acara Peresmian Pojok Bursa efek di UIN Suska Riau, Pekanbaru, Kamis (23/9/2010).

Sementara itu di tempat yang sama, Direktur Keuangan dan SDM PT BEI, Supandi, menilai sudah saatnya perusahaan sekuritas menggarap potensi market yang ada di kampus. Sebabnya, sebagian besar warga kampus memang belum terjamah pasar modal. Dengan hadirnya Pojok Bursa maka dapat merangsang warga kampus untuk terjun ke pasar modal.

“Ini juga bentuk kepedulian kami dalam rangka mensosialisasikan pasar modal kepada masyarakat dengan cara mengedukasi warga kampus UIN Suska Riau,” ungkap Supandi.

Senada dengan Supandi, Direktur BNI Securities, Idhamsyah, mengatakan pojok bursa merupakan salah satu bentuk edukasi pasar modal kepada masyarakat, khususnya kalangan akademis.

Dengan didirikannya Pojok bursa, diharapkan kalangan akademis kian familiar dengan pasar saham. Dan mempermudah transaksi saham bagi investor dari kalangan kampus.

“Kita ingin memasyarakatkan pasar modal. Dan kita mulai dari kalangan kampus. Dengan begitu, minat masyarakat untuk berinvestasi dengan pasar modal makin meningkat,” tuturnya.

Idham menjelaskan, cukup bermodalkan uang Rp 5 juta saja, maka civitas akademika UIN Suska Riau sudah bisa bertransaksi di lantai bursa. “Memang untuk sementara ini kita tidak targetkan transaksi minimalnya. Tapi tidak menutupi kemungkinan ke depan, pojok bursa ini akan terus berkembang dan transaksinya makin membesar,” tukas dia. (*
jendry no está en línea  
Old September 25th, 2010, 12:24 PM   #134
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Jakarta, Pekanbaru, Tangerang
Posts: 29,510
Likes (Received): 361

Quote:
Originally Posted by drie View Post
ITDP Menuju Kota Bersih Ramah Lingkungan
Jalan Besar Tidak Jaminan Lalulintas Lancar


PEKANBARU (RiauPos.com) - Mantan Wali Kota Bogota, Colombia, Enrique Peqalosa, juga sebagai pelopor sistem Bus Rapid Transit (BRT) lebih dikenal dengan busway di kota Bogota mengatakan, jalan besar tidak ada jaminan lalulintas itu lancar, justru malah sebaliknya seiring dengan perkembangan penduduk yang banyak menggunakan kendaraan, bisa saja membuat tidak nyaman.


‘’Jalan besar itu tidak ada jaminan lalulintas lancar, oleh karena itu mari kita satu visi, bagaimana kondisi ini bisa dirasakan dengan nyaman oleh masyarakat,’’ ujar Peqalosa melalui juru bicaranya kepada Riau Pos usai pembukaan seminar yang bertemakan Pengembangan Sistem Transit Menuju Kota yang Lebih Layak Huni.’’

Dikatakannya, saat ini, komitmennya yang sangat kuat dapat dengan sukses mendobrak tren kota, di mana warganya yang telah terbiasa untuk bepergian dengan kendaraan bermotor pribadi berpindah menggunakan angkutan umum.

Menurutnya BRT, sistem SAUM nya ini akan berlanjut atau tidak. Dan Pekanbaru itu dibangun bukan untuk hari ini tapi untuk 20-40 tahun ke depan. Di mana penduduk akan meningkat padat, di mana penduduk akan beralih dari sepeda motor ke mobil.

‘’Dengan begitu, walaupun dibangun jalan besar, tetap saja jalanan akan macet karena mobil akan bertambah banyak seiring dengan pertumbuhan penduduk,’’ jelasnya.

Ditegaskannya, kota yang baik bukanlah kota di mana orang-orang pada pergi ke mal, namun kota yang baik itu adalah orang kaya dan miskin bisa menikmati sarana umum. Bisa berjalan di trotoar dan nyaman untuk keluar rumah tanpa ada kecelakaan.

‘’Untuk Pekanbaru, BRT saat ini baru awal, hanya saja harus diciptakan jalur khusus untuk SAUM tersebut, kalaupun macet orang akan lebih cepat dari pada dia naik mobil pribadi. Dan ini yang terjadi di kota lainnya,’’ katanya lagi.

Hal ini terungkap dalam seminar yang dimulai pukul 09.40 WIB di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (22/9). Hadir dalam acara tersebut, Wali Kota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Syafrudin Sayuti, Dirjen Perhubungan Darat yang diwakili Bina Sistem Perkotaan, Eli Sinaga, mantan Wali Kota Bogota, Enrigue Penalosa, Direktur ITDP, Nilatia Mukmin, dan para unsure muspida tingkat I dan II lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur ITDP, Nilatia Mukmin menjelaskan kegiatan seminar ini terlaksana berkat kerja sama yang erat antara Pemko dengan Dinas Perhubungan Darat Kota Pekanbaru. ‘’Kami ingin kedepannya Kota Pekanbaru menjadi kota percontohan bagi kota-kota lainnya, khususnya dalam segi transportasi,’’ katanya.

Nilatia mengatakan, pihaknya melihat bahwa Kota Pekanbaru kedepan akan menjadi kota yang layak huni
. Makanya hari ini ITDP sengaja menghadirkan mantan Presiden Bogota, Enrique Penalosa dalam seminar tersebut. Kita berharap dari Seminar ini akan tercipta suatu visi yang lebih baik dalam hal penataan angkutan massal, katanya.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat yang diwakili Bina Sistem Perkotaan, Eli Sinaga mengatakan, dengan adanya Bus Trans Metro, ini merupakan sebuah terobosan yang cukup baik dalam hal mengatasi kemacetan di Kota Pekanbaru.

Wali kota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah mengatakan, keinginan Pemerintah Kota Pekanbaru untuk menghadirkan Bus Trans Metro ini adalah berkat petunjuk dari pemerintah pusat, khususnya Dirjen Perhubungan Darat. Karena mengingat angkutan yang ada sekarang ini sudah sangat semrawut. Menaik dan menurunkan penumpang dengan sesuka hati saja. Sehingga menimbulkan kecelakaan yang cukup tinggi.(gus/lim)


----------------------------------------------------

Sepertinya Pekanbaru bisa dikatakan sebagai salah satu kota di Indonesia yang sukses dalam mengopersikan Busway, terbukti banyaknya masukan dan perhatian yang positif terhadap TRAMP ini. meskipun masih banyak kekurangan disana - sini, tapi menurutku ini hanya masalah waktu untuk menuju Trans Metro laebihg baik kedepannya. Toh TRAMP sendiri baru beroperasi 1 tahun. jadi masih belum terlambat untuk mebuat perubahan - perubahan yang baik bagi kemajuan TRAMP kedepannya
Sangat setuju dengan artikel ini, jalan besar dan lebar belum tentu lalu lintasnya lancar. Jangan terjebak dengan trik-trik melebarkan jalan untuk megurangi kemacetan.

Kata mantan walikota Bogota, kalau itu yang kita lakukan ... Itu ibaratnya menyiram api tapi pakai bensin.

Aku sangat setuju ide di mana fasilitas umum yang dikelola pemerintah tidak hanya dimanfaatkan masyarakat golongan bawah, tapi juga golongan atas.

Pekanbaru ALHAMDULILLAH sudah punya perpustakaan SOEMAN HS yang bahkan dikunjungi oleh orang-orang bermobil yang datang dari penjuru kota, dan cukup rutin sampai membuat parkiran ramai dengan mobil...
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  
Old September 27th, 2010, 08:38 AM   #135
sejar
me..
 
sejar's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: Pekanbaru, Bandung
Posts: 634
Likes (Received): 0

Koleksi foto dari antarariau.com..

Gelanggang remaja



Pekanbaru center



Mantap



Pelataran mesjid agung annur
sejar no está en línea  
Old September 27th, 2010, 08:19 PM   #136
jendry
jendriuno@blogspot.com
 
jendry's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: Riau Raya
Posts: 9,969
Likes (Received): 135

Rabu, Piala WTN Diarak Keliling Pekanbaru



PEKANBARU,METRORIAU.COM - Besok Rabu (29/9), Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) untuk ke-7 kalinya diraih Kota Pekanbaru, diarak keliling kota dipertontonkan kepada masyarakat. Rute pawai direncanakan dimulai dari Bandara Sultan Syarief Qasim (SSQ) II dan berakhir di Kantor Walikota Pekanbaru.

Demikian disampaikan Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru, Drs Erizal Muluk, Senin (27/9), kepada metroriau.com usai memimpin rapat persiapan penyambutan Piala WTN, di Kantor Walikota Pekanbaru. Katanya, piala diserahkan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada Selasa (28/9), namun piala WTN baru sampai ke Pekanbaru Rabu (29/9).

Dikatakannya, penghargaan tertib lalulintas dan angkutan dari pemerintah RI ini sudah yang ketujuh kalinya diterima Kota Pekanbaru, kategori Kota Besar se-Indonesia. ''Ini sudah menjadi komitmen kita, karena setiap tahun diraih, tidak mungkin dilepas lagi,'' ujarnya.

Ditambahkan Wawako, Piala WTN ini, langsung diterimanya mewakil Walikota yang bertepatan melakukan studi banding ke Guangzhou (China).''Insya Allah, saya langsung menerima penghargaan tersebut didamping dinas terkait, yakni Dishubkominfo, Polisi dan lainnya,''jelasnya.

Lewat Piala WTN ini, lanjut Erizal, membuktikan kalau tatanan lalulintas dan angkutan kota di Pekanbaru sangat baik. Ia menambahkan, prestasi tersebut mampu diraih Kota Pekanbaru tidak lain, berkat kerja sama dan koordinasi yang dilakukan aparat Kepolisian, aparat Dinas Perhubungan serta kesadaran yang tinggi dari masyarakat sendiri.

Kedepan, Erizal berharap masyarakat dapat lebih berperan aktif lagi, dalam menjaga dan memelihara ketertiban lalu lintas. ''Kita berterima kasih kepada masyarakat dalam turut menjaga dan memelihara ketertiban lalu lintas. Kedepan, prestasi ini dapat dipertahankan lagi,''ucapnya. (Lena)
__________________


YangSelalu Baru YaPekanbaru'
jendry no está en línea  
Old September 28th, 2010, 10:20 AM   #137
chow
gomuzzz
 
Join Date: Jul 2009
Posts: 749
Likes (Received): 1

Quote:
Originally Posted by sejar View Post
Koleksi foto dari antarariau.com..


Pekanbaru center

wah yang ini keren bener viewnya...
chow no está en línea  
Old September 28th, 2010, 11:11 AM   #138
jendry
jendriuno@blogspot.com
 
jendry's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: Riau Raya
Posts: 9,969
Likes (Received): 135

90 Warga Terjaring Razia KTP Pemko Pekanbaru


Pasca Lebaran Pemko Pekanbaru menggencarkan razia pendatang baru. Sebanyak 90 warga terjaring karena tak memiliki KTP.

Riauterkini-PEKANBARU- Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcatpil) Kota Pekanbaru, Selasa (28/9/10) menggelar razia Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kecamatan Rumbai tepatnya di Simpang Bingung. Dalam razia tersebut sebanyak 90 warga terjaring dengan rincian 73 warga tidak pempunyai KTP, dan 17 lainya dengan status KTP sudah tidak berlaku (mati), Untuk kelancaran, razia KTP ini, Disdukcatpil melibatkan Satpol Pamong Praja , pihak Kepolisian dan yang tergabung dalam tim Yustisi.

Sementara itu dana dari denda razia KTP terkumpul sebesar Rp 10.480.000, sudah termasuk dana luar daerah 19 orang. Besaran denda sendiri maksimalnya Rp 50.000, namun denda ini sifatnya tidak dipaksakan, sebab dalam razia tersebut, ada warga yang hanya pembayar Rp 10.ribu, atau Rp 20.ribu. “ Meskipun denda yang ditetapkan Rp 50 ribu, namun karena bersifat maksimal, maka tidak seluruh pelanggar terkena denda maksimal. Malah ada yang hanya kita denda Rp 10 ribu. Mau bagaimana lagi, kalau memang benar-benar tidak punya duit, memang jika merujuk pada Undang-undang No.23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, khususnya pasal 91 ayat 1 denda maksimal Rp 50 ribu ” ujarnya Kabid Pendataan Penduduk Hermayati.

Ditempat yang berbeda Kepala Disdukcatpil M. Noer, mengatakan kepada wartawan, “ Seperti yang sudah kami informasikan, jika usai lebaran kami akan menggelar razia KTP ditempat-tempat umum, terlebih di pintu masuk kota, hal ini kita lakukan untuk menertibkan Pekanbaru dari penduduk yang tidak jelas. Mangkanya selalu saya katakan bagi penduduk Pekanbaru yang sudah lama menetap wajib mempunyai KTP, tidak ada alasan bagi mereka tidak mempunyai KTP, sebab pelayanan KTP gratis sudah ada, jadi kami sangat menyayangkan jika setiap razia masih banyak terjaring warga Pekanbaru yang tidak mempunyai KTP, “ ujar M. Noer.***(yunk)
__________________


YangSelalu Baru YaPekanbaru'
jendry no está en línea  
Old September 30th, 2010, 02:28 PM   #139
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Jakarta, Pekanbaru, Tangerang
Posts: 29,510
Likes (Received): 361

Quote:
Originally Posted by rilham2new View Post
Banyak gambar di halaman sebelah yang baru diposting

-----------------
Halte TRANS METRO PEKANBARU - Kantor POS
image hosted on flickr
Tambahan ...

Suasana di dalam HALTE TMP - Kantor Pos

1
image hosted on flickr


2
image hosted on flickr
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  
Old September 30th, 2010, 04:10 PM   #140
jendry
jendriuno@blogspot.com
 
jendry's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: Riau Raya
Posts: 9,969
Likes (Received): 135

taman mini di jalan cut nyak dien inilah yang selalu jadi korban pedagang kaki lima di malam hari.




image hosted on flickr






image hosted on flickr






image hosted on flickr
jendry no está en línea  
Closed Thread

Tags
melayu, pekanbaru, riau, sumatra

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 07:43 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu