daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Pictures of Indonesia > Sulawesi, Kalimantan, Papua and Other Cities Pictures



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old December 12th, 2011, 02:50 AM   #341
Putra Bantaeng
Registered User
 
Putra Bantaeng's Avatar
 
Join Date: Oct 2010
Location: South Sulawesi And East Java
Posts: 1,735
Likes (Received): 109

Quote:
Originally Posted by TFM1 View Post
wah ada buleknya.... jarang2 banget sebuah kabupaten bisa mengundang banyak investor seperti ini... kagum sama bantaeng...
iya kemarin perwakilan investor dan sejumlah bupati daru luar dan dalam Sul-Sel hadir...
Putra Bantaeng no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old December 12th, 2011, 04:05 AM   #342
Putra Bantaeng
Registered User
 
Putra Bantaeng's Avatar
 
Join Date: Oct 2010
Location: South Sulawesi And East Java
Posts: 1,735
Likes (Received): 109

Bantaeng jadi contoh otda yang baik

BANTAENG: Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Pemerintahan dan Reformasi Birokrasi Ryaas Rasyid berharap Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, menjadi percontohan pelaksanaan Otonomi Daerah (Otda) yang baik.

“Saya berharap, daerah ini bisa menjadi kebanggaan terhadap kemajuan pelaksanaan Otonomi Daerah,” kata Ryaas Rasyid ketika berbicara di depan aparat Pemda dan unsur Muspida di Bantaeng, Selasa.

Ceramah umum yang dipandu Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Bantaeng, 7 Desember 2011.

Peringatan HUT yang akan diwarnai penandatanganan naskah kerjasama MoU (Memorandum of Understanding) dengan berbagai pihak, termasuk rencana penanaman modal dari pengusaha Rusia, Jepang dan Korea tersebut akan dilakukan di Balai Kartini Bantaeng.

Menurut mantan Menteri Otonomi Daerah itu, pemerintahan yang baik harus diawali oleh pemimpin yang baik. Karena itulah, Otoda dimaksudkan memberikan kebebasan kepada daerah untuk menentukan pemimpinnya.

Karena itulah, ia mengingatkan kepada seluruh aparat dan masyarakat untuk tidak menganggap remeh pemilihan pemimpin. “Salah memilih pemimpin, negara bisa bangkrut. Demikian pula sebaliknya, negara bisa maju karena pemimpinnya,” urai Ryaas Rasyid.

“Sayangnya, sistem pemilihan pemimpin kita selama ini tidak dibarengi seleksi yang benar,” jelas Ryaas yang berharap peran partai dalam melakukan kaderisasi pemimpin.

Partai seharusnya menyeleksi kader terbaiknya untuk menjadi pemimpin maupun yang akan duduk di lembaga legislatif sehingga nama partai tetap harum di tengah masyarakat.

“Kita cenderung memilih figur yang banyak uangnya, padahal itu sangat keliru karena justru berdampak terhadap jual beli suara yang juga berarti menjual masa depan dan harapan masyarakat,” ujarnya.

Seharusnya, dengan Otoda, muncul orang-orang yang penuh tanggung jawab terhadap daerahnya. “Dia malu melakukan penyelewengan di daerahnya yang tentu saja masih merupakan kerabat,” urainya lagi.

Ini sangat penting sebab inti dari pemerintahan adalah pemimpin. Untuk itu diperlukan pemimpin yang memiliki integritas atau kepribadian yang sudah teruji, memiliki komitmen serta memiliki kemampuan (prestasi).

Kalau negeri ini memiliki pemimpin sesuai kategori tersebut, Indonesia akan muncul sebagai negara terkaya di dunia sebab potensi sumber daya alam kita yang luar biasa.

Bayangkan saja, sudah puluhan tahun dikorupsi, negeri ini tidak bubar. Karena itu, bila dimenej dengan baik, tentunya tak akan ada lagi kemiskinan.

Sayangnya, terang mantan Rektor Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) itu, ada yang tidak adil yang dihasilkan sistem manajemen kita sebab yang butuh pemerintah itu hanya masyarakat level bawah. Inilah yang harus diurus.

Malaysia berhasil melakukan pembenahan di level bawah sehingga rakyatnya tidak mau lagi kerja kasar. Gaji guru bahkan tertinggi di negeri tersebut. Itulah sebabnya, negeri jiran itu mendatangkan tenaga kerja dari luar negaranya untuk sektor pekerjaan kasar tersebut.

Ia juga menunjuk negara Burma yang pernah menjadi negara yang sangat maju. Bahkan, tahun 1960-an Perdana Menterinya menjadi Sekjen PBB. Tapi, sejak era 1980-an sampai sekarang, negeri ini menjadi terpuruk akibat kudeta militer.

“Kini, negara itu menjadi negara terbelakang di Asia. Bandingkan dengan Korea Selatan dan Singapura yang tidak memiliki sumber daya alam memadai. Singapura bahkan menjadi negara yang memiliki income tertinggi di dunia. Itu karena pemimpinnya,” ujarnya.

Negara kota itu juga bisa mengangkat negaranya menjadi negara teladan sehingga Cina belajar ke negeri ini. Pemimpin negara sebesar Cina saja mau belajar, kenapa Indonesia tidak, padahal Singapura memiliki pemerintahan yang sangat baik, urainya.

Agar kita bisa maju, ia mengingatkan para pemimpin daerah agar dapat memenej daerahnya dengan baik agar kelak jasa yang telah ditanam tetap dapat dikenang sepanjang masa.

Inti dari memenej tersebut adalah efisiensi dan transparansi, termasuk dalam pengangkatan pejabat. “Jangan mau dipengaruhi pendukung, pembisik, keluarga, partai dsb apalagi memperjualbelikan jabatan. Sebaiknya, jelaskan kepada publik agar orang yang tidak memiliki kompetensi tidak berada di area itu, karena hal demikian juga melanggar hak publik,” terangnya.

Yang terpenting, tambah Ryaas Rasyid lagi, mengacu pada prioritas program yang memberi ruang pada perbaikan pendidikan sebab tidak ada bangsa yang bisa maju tanpa pendidikan.

Bahkan, saat terjadi bencana sekalipun, hasil dari pendidikan tidak akan hilang. Demikian pula di bidang kesehatan, jelas Ryaas yang memberi tips kepada daerah yang ingin maju agar memberi prioritas kepada pihak yang bisa membuka lapangan kerja.

“Berikan prioritas, bebaskan mereka dari berbagai jenis pungutan dan berterima kasih kepada masyarakat yang mau bekerja. Kita berterima kasih karena dengan bekerja, dia tidak menjadi pencuri,” ucapnya.

Menurut pakar pemerintahan itu, Pemerintah yang baik adalah yang sedikit memungut dan dapat mendorong masyarakat berkembang karena inilah yang bisa menggerakkan ekonomi.

Beri pemberdayaan agar masyarakat mampu. Ini juga yang menjadi prinsip pemerintahan. Bukan memungut, kecuali kalau memang sudah pantas dan menciptakan lapangan kerja.

Ia juga mengemukakan pentingnya jiwa besar seorang pemimpin karena kebenaran bisa datang dari mana saja. “Jangan monopoli kebenaran hanya karena sudah menjadi pejabat karena kebenaran itu hak Tuhan,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdulah berharap, masukan dari pakar Pemerintahan Prof Ryaas Rasyid menjadi semangat terhadap aparatur daerah untuk memajukan Bantaeng.

“Mari kita bekerja saling bahu membahu untuk melakukan perbaikan sehingga kelak Bantaeng betul-betul menjadi contoh pelaksanaan otonomi daerah di negeri ini,” ujarnya.

Bupati juga mengemukakan sistem rekruitmen pejabat, termasuk jabatan Sekda yang sudah dilakukan secara transparan dalam bentuk lelang jabatan. (Antara/roy)

Sumber : http://www.bisnis-kti.com/index.php/...tda-yang-baik/
Putra Bantaeng no está en línea   Reply With Quote
Old December 12th, 2011, 04:09 AM   #343
Putra Bantaeng
Registered User
 
Putra Bantaeng's Avatar
 
Join Date: Oct 2010
Location: South Sulawesi And East Java
Posts: 1,735
Likes (Received): 109

Luar Biasa, Dubes dan Menteri di Hari Jadi 757 Bantaeng

Peringatan Hari Jadi Bantaeng ke-757, tanggal 7 Desember 2011, menurut rencana akan dihadiri dua orang Duta Besar (Dubes) negara sahabat dan dua orang menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu, serta dua orang bupati dari luar Provinsi Sulawesi Selatan.




Inilah maket rumahsakit internasional yang sedang dibangun di Kota Bantaeng/Foto:Ist

Dubes yang diundang menghadiri upacara peringatan Hari Jadi kabupaten yang terletak sekitar 120 km di arah selatan Kota Makassar ini, masing-masing Dubes Jepang dan Dubes Rusia. Sedangkan menteri adalah Menteri Perdagangan, Jero Wacik, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, DR. Mari Eka Pangestu.

Dua orang bupati dari luar Provinsi Sulawesi Selatan, masing-masing, Bupati Karangasem dari Provinsi Bali dan Bupati Gunung Kidul dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kehadiran kedua bupati ini dalam rangka untuk menandatangani kesepakatan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bantaeng di momentum Hari Jadi ke-757 Bantaeng tersebut.

Kerjasama yang akan dilakukan antara Pemkab Bantaeng dengan Pemkab Karangasem, antara lain, bersepakat untuk membuka jalur transportasi laut antara Pelabuhan Bantaeng dan Pelabuhan Karangasem. Selain dimanfaatkan untuk meluaskan pemasaran timbal-balik hasil-hasil produksi dari kedua daerah, jalur ini juga dapat dikembangkan sebagai jalur pariwisata, membuka destinasi baru Indonesia yaitu Bali - Bantaeng (Sulsel) yang juga melintasi Taman Laut Nasional Taka Bonerate di Kabupaten Kepulauan Selayar.



Bupati Bantaeng HM.Nurdin Abdullah di perkebunan strawbery Kawasan Ulu Ere/Foto:Ist

Kerjasama yang akan dilakukan antara Pemkab Bantaeng dengan Pemkab Gunung Kidul berkisar sektor pertanian rakyat dalam rangka meningkatkan produksi dan produktivitas, terutama dengan masyarakat petani yang berdiam di wilayah-wilayah marginal serta dataran tinggi.

Selain itu, pihak panitia Hari Jadi ke-757 Bantaeng juga mengundang sejumlah sejumlah pihak yang dalam tiga tahun terkhir ini dinilai telah banyak memberikan bantuan dan kerjasama terhadap pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Bantaeng. Maupun yang berencana untuk menjalin kerjasama pengembangan usaha dan ekonomi masyarakat di Bantaeng.

Seperti Senator Di Raja Malaysia. Kehadiran tamu kehormatan Negara jiran ini diharapkan dapat melihat langsung kondisi Kabupaten Bantaeng, dan dapat mempermantap kerjasama yang telah dijajaki untuk pengembangan dan pengolahan sejumlah produk lokal Bantaeng. Semisal yang sudah dilakukan untuk pengolahan Nira menjadi cuka.



Site plan pengembangan Pantai Marina Korong Batu di Bantaeng

Demikian halnya dengan tamu kehormatan dari Korea Selatan, Cina, Rusia dan Jepang. Pihak investor dari Jepang sudah membuka industri pengolahan ikan di Kota Bantaeng, dan pengembangan tanaman Talas Safira.

Kerjasama yang telah dilakukan Pemkab Bantaeng yang sejak tiga tahun lalu berada dalam kepemimpinan Bupati HM.Nurdin Abdullah, yang meraih doctor di Kyushu University, Jepang, dengan pemerintah dan investor Jepang terhadap kedua komoditi tersebut. Dinilai banyak pihak sebagai model kerjasama yang patut ditiru dan dikembangkan dalam rangka percepatan pengolahan sumberdaya alam yang saling menguntungkan di Indonesia.

Betapa tidak, kerjasama yang dilakukan Pemkab Bantaeng dengan pihak Jepang tak hanya menguntungkan usaha rakyat di Bantaeng, tapi juga kepada daerah lain di Sulawesi Selatan maupun di luar Provinsi Sulawesi Selatan. Dengan kehadiran pabrik industri pengolahan ikan di Bantaeng, untuk memenuhi bahan baku 40 ton ikan per hari terpaksa harus didatangkan dari sejumlah kabupaten lain, bahkan dari Provinsi Sulawesi Tenggara.

Demikian juga kerjasama pengembangan tanaman talas. Sampai saat ini pengembangan tanaman yang jadi bahan baku makanan yang diminati di Jepang tersebut, dalam dua tahun terakhir ini Bantaeng baru dapat memenuhi sekitar 10 ribu ton setahun. Sedangkan kebutuhan talas Safira di Jepang, saat ini, mencapai 360 ribu ton setiap tahun, yang sebagian kecil saat ini cuma dipasok dari Cina.

Dalam kalkulasi usaha, pengembangan tanaman talas di lahan setiap hektar dapat menghasilkan sampai Rp 400 juta setiap tahun, jika dihitung berdasarkan harga sekarang Rp 5.000/kg dan dengan 2 kali saja panen setiap tahun. Dengan sistem teknologi pertanian, tanaman ini memungkinan dilakukan pengembangan dengan masa panen 3 kali setahun. Suatu penadapatan berpuluh kali lebih besar yang dapat diraih dibandingkan dengan pengembangan hasil yang diperoleh dari jenis pengembangan tanaman lain di luas lahan yang sama.

Sayangnya, peluang pasar talas yang telah dibuka oleh Bantaeng di Jepang sampai saat ini masih banyak pemerintah daerah lainnya di Sulsel yang terlihat ‘malu-malu’ untuk tidak mau ikut mengisi kesempatan emas ini, padahal wilayahnya cocok untuk pengembangan tanaman Talas Safira tersebut.

Kehadiran Dubes Rusia di Hari Jadi Bantaeng ke-757, tentu saja, sangat diharapkan dapat mempermantap keyakinan para investor Rusia yang beberapa waktu lalu sudah pernah meninjau langsung kondisi dan potensi pesisir Bantaeng dalam rangka rencana membangun industri pengolahan rumput laut.

Dua orang menteri yang hadir, tentu saja, juga sangat diharapkan untuk mempermantap keinginanan Pemkab Bantaeng untuk membangun wilayahnya sebagai daerah terkemuka dan sebagai wilayah pusat pelayanan di selatan Sulawesi Selatan.

Pemkab Bantaeng sendiri sudah memulai menjadikan wilayahnya sebagai pusat pelayanan dan jasa di kawasan selatan Sulawesi Selatan, antara lain dengan menghadirkan depo pelayanan gas untuk 6 kabupaten di wilayah selatan Sulawesi Selatan. Sekarang ini sedang dibangun sebuah rumah sakit modern 8 lantai di Kota Bantaeng, ibukota Kabupaten Bantaeng. Rumah sakit berstandar internasional tersebut akan menjadi pusat pelayanan dan rujukan berbagai jenis penyakit. Bahkan sudah ditandatangani kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, menjadikan rumah sakit di Bantaeng ini sebagai pusat layanan penyakit jantung dan pembuluh darah di kawasan timur Indonesia.

Kehadiran Menteri Perdagangan di Hari Jadi Bantaeng ke-757, tentu saja sangat berkaitan dengan pengembangan usaha ekonomi rakyat. Di Bantaeng saat ini sedang dibangun sebuah Pasar Tradisional Modern yang akan menjadi model pengembangan pasar-pasar tradisional di Indonesia.

Dalam sektor pariwisata, Kehadiran Menteri Pariwisata, tentu saja sangat diharapkan dapat mewujudkan keinginan Pemkab Bantaeng untuk membuka destinasi baru Bali - Bantaeng. Pembukaannya, selain dapat mengatasi masalah sepinya kunjungan wisatawan ke Taman Laut Nasional Taka Bonerate yang ada di antara lintasan alur pelayaran laut Bali - Bantaeng. Juga pembukaan destinasi Bali - Bantaeng akan sangat memacu daya tarik kunjungan wisata ke Sulawesi Selatan. Lantaran dari Bantaeng sudah amat dekat mencapai obyek wisata Tanjung Bira dan Pembuatan perahu Phinisi di Kabupaten Bulukumba. Demikian juga dengan obyek wisata alam Malino, Kabupaten Gowa yang hanya sekitar 20-an km dari kawasan Ulu Ere yang kini sedang giat dikembangkan sebagai kawasan agro wisata oleh Pemkab Bantaeng. Kawasan Ulu Ere dengan spesifikasi kehidupan masyarakat pegunungan (800 - 1.300 dpl) sebagai petani tanaman horti serta sejumlah buah-buahan dan tanaman hias dataran tinggi.

Dalam tiga tahun terakhir, kawasan ini sudah ditata begitu rupa dengan pengembangan tanaman buah appel, strawberry, dan sejumlah bunga bernilai ekonomis tinggi, seperti bunga krisan. Panorama Kawasan Ulu Ere melebihi keindahan dan kesejukan kawasan wisata Malang di Jawa Timur.

Pengembangan obyek wisata Pantai Marina di arah Timur Kota Bantaeng saat ini ikut melengkapi tata massa bertumbuhnya Bantaeng sebagai sebuah Kota Baru, Pusat Pertumbuhan dan Pelayanan Jasa di selatan Sulawesi Selatan.

Ketika memperingati Hari Jadi Bantaeng ke-757 tahun, Bupati Bantaeng HM.Nurdin Abdullah sebenarnya baru mulai memasuki tahun keempat masa pengabdiannya yang diamanahkan oleh masyarakat ‘Butta toa’ - Bantaeng dari sejak dilantik 6 Agustus 2008 hingga 2013 nanti. Sejumlah kemajuan dan prestasi di tingkat regional maupun nasional telah dicapai Kabupaten Bantaeng dalam tiga tahun terakhir di tangan kepemimpinan Bupati HM.Nurdin Abdullah.

Namun dalam sejumlah kesempatan berbincang dengan Bupati Bantaeng tersebut, beruralangkali dikatakan yang paling penting dilakukan oleh seorang pemimpin adalah ber-nawaitu baik, ikhlas berkerja untuk membangun wilayah atau daerah yang harus berdampak meningkatkan kehidupan dan kesejahteraan rakyat.

Ketika Komisaris PT Maruki Internasional Indonesia ini dilantik jadi orang nomor satu di Bantaeng, inkam perkapita masyarakat hanya berkisar Rp 5 juta (2008), saat ini telah naik melebihi Rp 10 juta (2011). Angka pengangguran dari sekitar 9 persen lebih sudah turun menjadi sekitar 5 persen. Demikian pula angka kemiskinan telah turun dari sekitar 11 persen (2008) menjadi sekitar 10 persen (2011). Seiring dengan itu Angka Harapan Hidup masyarakat Bantaeng naik dari 70 tahun (2008) menjadi lebih 73 tahun di tahun 2011, lebih tinggi dari Angka Harapan Hidup Sulawesi Selatan yang sampai saat ini masih sekitar 70 tahun. Luar biasa…

Dirgahayu 757 Tahun Kabupaten Bantaeng!

Sumber : http://regional.kompasiana.com/2011/...-757-bantaeng/
Putra Bantaeng no está en línea   Reply With Quote
Old December 12th, 2011, 04:12 AM   #344
Putra Bantaeng
Registered User
 
Putra Bantaeng's Avatar
 
Join Date: Oct 2010
Location: South Sulawesi And East Java
Posts: 1,735
Likes (Received): 109

Bantaeng Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Sulsel



Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bantaeng telah membangun dalam kebersamaan untuk kesejahteraan rakyat. Ini memorandum yang harus terus dipertahankan, agar kebersamaan dan kepedulian yang tulus sehingga daerah ini lebih maju dari daerah lainnya. Karena itu gubernur berharap agar pemerintah terus bekerja melakukan yang terbaik untuk memenuhi harapan rakyat dalam menunjang kesejahteraan. Hal tersebut dikatakan Gubernur Sulawesi Selatan, H. Syahrul Yasin Limpo saat memberi sambutan pada puncak Peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Bantaeng, Rabu, 7 Desember 2011.

Sementara itu, Bupati Bantaeng, H. M. Nurdin Abdullah dalam sambutannya mengatakan, daerahnya akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi Sulsel menyusul dibangunnya berbagai industri seperti industri rumput laut di Kecamatan Pajukukang dan industri pangan dan pupuk organik. Investor asal Rusia yang akan membangun industri rumput laut dan Korea akan membangun industri inpus sebagai hasil kerjasama Pemprov. Sulawesi Selatan bersama Pemkab. Bantaeng. Semua itu dilakukan untuk mensejahterahkan masyarakat di daerah tersebut, khususnya untuk peningkatan pendapatan petani dan nelayan yang produksi rumput laut, pangan dan ikannya terus mengalami peningkatan.

Dalam peringatan Hari Jadi itu, pemerintah Kabupaten Bantaeng juga menerima hibah berupa dua mobil ambulans dan satu unit pemadam kebakaran yang diserahkan Managing Direktur Toyota Ehime Motor Coorporation, Jepang, Tatsumi Takemoto. Mobil ambulans tersebut dilengkapi peralatan pemeriksaan dan operasi jantung dalam mobil itu dan penyakit lainnya, sedangkan mobil pemadam kebakaran mampu memusnahkan kobaran api yang terjadi di lantai 50. Selain itu, sebagai kado Hari Jadi Bantaeng industri pupuk untuk kawasan Indonesia Timur juga bakal dibangun di Kawasan Industri Bantaeng, termasuk penandatangan (MoU) Pemkab. Bantaeng dengan Pemerintah Kabupaten Karang Ngasem, Bali dalam bidang pariwisata serta suplai benih dan pupuk organik. Bahkan ada pula kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta untuk bidang pengembangan pertanian.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Ketua DPRD Sulsel, H. M. Roem, Asisten I Bidang Pemerintahan Sulsel, A. Herry Iskandar, Kepala Biro Humas dan Protokol, Pemprov. Sulsel, H. Agus Sumantri serta sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Hj. Nanna / Yuni (Kamis, 8 Desember 2011)

Sumber : http://www.sulsel.go.id/content/bant...ekonomi-sulsel
Putra Bantaeng no está en línea   Reply With Quote
Old December 12th, 2011, 01:31 PM   #345
TFM1
Registered User
 
Join Date: Oct 2011
Location: makassar, bogor, tangerang selatan, jakarta
Posts: 10,035
Likes (Received): 604

wow dubes dan menteri, di hut Makassar dan Sulsel saja setahu saya tidak ada menteri ataupun dubes yang datang...
TFM1 no está en línea   Reply With Quote
Old December 13th, 2011, 02:24 AM   #346
Putra Bantaeng
Registered User
 
Putra Bantaeng's Avatar
 
Join Date: Oct 2010
Location: South Sulawesi And East Java
Posts: 1,735
Likes (Received): 109

Bupati Bantaeng Serahkan Ambulance ke Gubernur

Makassar (ANTARA News) - Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah menyerahkan satu unit ambulance kepada Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo.

Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Sulsel Agus Sumantri di Makassar, Senin, menjelaskan, gubernur menginginkan ambulance tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas di wilayah Provinsi Sulsel.

"Ambulance tersebut dapat difungsikan kapan saja, seperti saat kunjungan gubernur ke daerah," ujarnya.

Ia menambahkan, ambulance tersebut dilengkapi dengan teknologi kesehatan yang cukup mutakhir diantaranya dilengkapi dengan alat pacu jantung dan alat deteksi penyakit dalam. "Seperti ruang I.C.U (Intensive Care Unit) berjalan," ujarnya.

Ambulance tersebut merupakan satu dari dua unit ambulance bantuan pemerintah Jepang melalui Ehime Toyota Motor Corporation ke Pemerintah Kabupaten Bantaeng bersama satu unit mobil pemadam kebakaran pada peringatan HUT ke-757 Kabupaten Bantaeng, Rabu 8 Desember 2011.

Penyerahan dilakukan Managing Director Ehime Toyota Jepang Tatsumi Takemoto kepada Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah. (T.KR-RY/S016)

COPYRIGHT © 2011

Sumber : http://www.antara-sulawesiselatan.co...ce-ke-gubernur
Putra Bantaeng no está en línea   Reply With Quote
Old December 13th, 2011, 02:24 AM   #347
Putra Bantaeng
Registered User
 
Putra Bantaeng's Avatar
 
Join Date: Oct 2010
Location: South Sulawesi And East Java
Posts: 1,735
Likes (Received): 109

Sepeda Jelajah Makassar-Bantaeng Kembali Digelar

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Pemda Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, kembali menggelar Sepeda Jelajah Makassar-Bantaeng 2011 dalam rangkaian peringatan hari jadi ke 757 Kabupaten Bantaeng.

Ketua Harian Sepeda Jelajah H Asri usai rapat panitia di ruang pola Kantor Bupati Bantaeng, Senin, mengatakan, kegiatan untuk kali kedua ini setelah kegiatan yang sama 2009 lalu, akan dilepas di batas Kota Makassar-Kabupaten Gowa pada 24 Desember 2011.

Pesertanya diperkirakan sebanyak 500 orang yang terdiri atas pecinta olahraga sepeda dan komunitas sepeda di daerah berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar akan dibagi dalam tujuh etape.

Etape I dari batas Kota Makassar-Kota Takalar, etape II Kota Takalar-Karama di Kabupaten Jeneponto, etape III Karama-Tamalatea, etape IV Tamalatea-Kota Jeneponto.

Etape V Kota Jeneponto ? Togo-Togo, etape VI Togo-Togo-Lapangan Tino dan etape VII Lapangan Tino menuju Kota Bantaeng dan finis di rumah jabatan Bupati Bantaeng.

Menurut H Asri yang didampingi Koordinator Pelaksana Syamsuri, pelaksanaan Sepeda Jelajah kali ini tidak mengikutsertakan anak sekolah. Karena itu, usia peserta dibatasi 17 tahun ke atas dan dipastikan berbadan sehat dan mampu.

Untuk menentukan berbadan sehat atau tidak, tim medis dari Brigade Siaga Bencana (BSB) akan melakukan pemeriksaan sehari sebelum meninggalkan Kabupaten Bantaeng.

Bahkan, tambah Syamsuri, pemeriksaan sudah bisa dilakukan saat melakukan pendaftaran. Karena itu, tempat pendaftaran dilakukan di Kantor Bapedalda yang juga merupakan markas BSB.

"Sebelum meninggalkan Kota Bantaeng, peserta juga akan diberikan pengarahan agar mengetahui rute perjalanan serta kecepatan yang harus ditempuh setiap peserta karena kegiatan ini bukan balap sepeda," ujarnya.

Sepeda Jelajah Makassar-Bantaeng bukan balap sepeda sehingga kecepatan rata-rata diukur hanya 20 kilometer/jam, urainya.

Pada penyelenggaraan Sepeda Jelajah pertama 2009 diikuti Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah bersama Muspida di daerah berjuluk Butta Toa. (T.KR-HK/F003)

COPYRIGHT © 2011

Sumber : http://www.antara-sulawesiselatan.co...embali-digelar
Putra Bantaeng no está en línea   Reply With Quote
Old December 13th, 2011, 03:27 AM   #348
Putra Bantaeng
Registered User
 
Putra Bantaeng's Avatar
 
Join Date: Oct 2010
Location: South Sulawesi And East Java
Posts: 1,735
Likes (Received): 109

Pariwisata Bantaeng Butuh Rp10 Miliar

BANTAENG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bantaeng memperkirakan anggaran perbaikan lokasi pariwisata di Bantaeng selama 2011 mencapai sekitar Rp10 miliar.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantaeng Asri Sahrun, anggaran tersebut sudah ada yang digunakan dan masih menunggu pembahasan.Anggaran yang paling besar dibutuhkan adalah lokasi wisata pemandian di Kecamatan Ere Merasa sekitar Rp6,5 miliar. AdapununtukPantaiMarina Korong Batu, proses pembangunan tahap kedua diperkirakan mencapai Rp1 miliar dan sementara menunggu bantuan dari Pemprov Sulsel.“Sementara itu,kami juga tengah menyusun untuk sarana dan prasarana dari APBN sekitar Rp2,7 miliar,” ungkapnya,kemarin.

Pihaknya tengah gencar melakukan perbaikan di beberapa lokasi wisata yang ada di Bantaeng. Tujuannya, Bantaeng tidak hanya menjadi tempat persinggahan, melainkan sebagai tujuan wisata (destinasi area). Untuk menunjang hal tersebut, pihaknya terus membangun dan salah satunya yang tengah difokuskan adalah rest area di Pantai Marina. Pihaknya juga tengah menggarap lokasi agrowisata di Kecamatan Uluere dengan menyiapkan lokasi kebun apel dan stroberi serta taman bunga.

Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah mengatakan bahwa selain melakukan perbaikan di bidang pertanian, Pemkab juga melakukan perbaikan di beberapa lokasi wisata sehingga Bantaeng bisa menjadi salah satu lokasi wisata tujuan di wilayah selatan Sulsel. rahmi djafar

Sumber : http://www.seputar-indonesia.com/edi...t/view/451122/
Putra Bantaeng no está en línea   Reply With Quote
Old December 13th, 2011, 03:28 AM   #349
Putra Bantaeng
Registered User
 
Putra Bantaeng's Avatar
 
Join Date: Oct 2010
Location: South Sulawesi And East Java
Posts: 1,735
Likes (Received): 109

Stasiun Pengisian Air Bersih- PDAM Butuh Dana Rp1 Miliar

BANTAENG – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bantaeng berencana membangun unit stasiun pengisian air bersih (SPAB) di Pelabuhan Mattoangin.Anggaran pembangunan SPAB diperkirakan mencapai Rp1 miliar.


Menurut Direktur PDAM Bantaeng Andi Nur Jaya, pembangunan unit pengisian air tersebut diperuntukkan bagi kapal-kapal pengangkut rumput laut yang ada di Pelabuhan Mattoanging, Bantaeng, agar tidak terjadi kekurangan air bersih. Selain itu, program tersebut untuk mendukung rencana Pemkab Bantaeng yang telah melakukan kerja sama dengan Rusia dalam pengelolaan rumput laut. “Anggarannya diperkirakan mencapai Rp1 miliar dan baru kami usulkan kepada pusat pada APBN 2012,”katanya, kemarin.

Saat ini PDAM Bantaeng telah menyiapkan jaringan air ke lokasi Pelabuhan Mattoanging. Pasokan air itu kapasitasnya mencapai 100 hingga 200 liter per detik. Rencana pembangunan unit tersebut bersandar pada Peraturan Pemerintah No 16/2005 tentang Penyediaan Air Bersih. PDAM Bantaeng pun berjanji masyarakat berpenghasilan rendah bisa menikmati air bersih. Saat ini pihaknya sementara fokus terhadap pembangunan dua instalasi pengisian air (IPA) yang ada di Bantaeng. Kedua IPA itu, yaitu IPA Sinoa dan IPA Mandaragi.

PDAM Bantaeng juga telah melakukan terobosan dengan menurunkan tarif bagi pelanggan rumah tangga sampai 10%, pemberian santunan kematian Rp5 juta per pelanggan, dan pemberian insentif bagi desa yang memiliki mata air bersih sebesar Rp500.000 per desa per bulan. Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah mengatakan, telah menerima laporan dari PDAM terkait rencana tersebut, hanya masih dalam pembahasan. Terkait dengan rumput laut, pihaknya telah melakukan kerja sama dengan Rusia sehingga pantai di Bantaeng sepanjang 22 km dipersiapkan sebagai lahan rumput laut. rahmi djafar


Sumber : http://www.seputar-indonesia.com/edi...t/view/451123/
Putra Bantaeng no está en línea   Reply With Quote
Old December 13th, 2011, 07:26 AM   #350
TFM1
Registered User
 
Join Date: Oct 2011
Location: makassar, bogor, tangerang selatan, jakarta
Posts: 10,035
Likes (Received): 604

maket rumah sakit internasionalnya bagus, model nya modern dan cukup besar... Site plan pantai marine muanteb...

Selain dua proyek diatas, ada proyek apalagi yg lg U/C di bantaeng bro?
TFM1 no está en línea   Reply With Quote
Old December 14th, 2011, 02:46 AM   #351
Putra Bantaeng
Registered User
 
Putra Bantaeng's Avatar
 
Join Date: Oct 2010
Location: South Sulawesi And East Java
Posts: 1,735
Likes (Received): 109

Quote:
Originally Posted by TFM1 View Post
maket rumah sakit internasionalnya bagus, model nya modern dan cukup besar... Site plan pantai marine muanteb...

Selain dua proyek diatas, ada proyek apalagi yg lg U/C di bantaeng bro?
Banyak bro mulai dari rumah susun, industri dll... plus nanti akan ada pembangunan venue buat porda 2014...
Putra Bantaeng no está en línea   Reply With Quote
Old December 14th, 2011, 06:28 AM   #352
TFM1
Registered User
 
Join Date: Oct 2011
Location: makassar, bogor, tangerang selatan, jakarta
Posts: 10,035
Likes (Received): 604

wah di posting disini donk proyek yang lagi U/C... atau dibikin thread Bantaeng P&D di subforum Construction dan Development...

ada forumer yang domisili di bantaeng ga ya?
TFM1 no está en línea   Reply With Quote
Old December 14th, 2011, 08:47 AM   #353
Putra Bantaeng
Registered User
 
Putra Bantaeng's Avatar
 
Join Date: Oct 2010
Location: South Sulawesi And East Java
Posts: 1,735
Likes (Received): 109

Quote:
Originally Posted by TFM1 View Post
wah di posting disini donk proyek yang lagi U/C... atau dibikin thread Bantaeng P&D di subforum Construction dan Development...

ada forumer yang domisili di bantaeng ga ya?
nah itu dia bro dulux nih thread Bantaeng P&D tp ku pindahkan... sepertinya belum ada bro...
Putra Bantaeng no está en línea   Reply With Quote
Old December 14th, 2011, 09:05 AM   #354
TFM1
Registered User
 
Join Date: Oct 2011
Location: makassar, bogor, tangerang selatan, jakarta
Posts: 10,035
Likes (Received): 604

wah emang bener2 dah ini sulsel, kekurangan stok forumer... kapan pulang kampung ke bantaeng, kalau balik sempatkan foto2 ya...

oiya, dulu thread ini thread P&D dan ada di subforum C&D ya?
TFM1 no está en línea   Reply With Quote
Old December 15th, 2011, 02:52 AM   #355
Putra Bantaeng
Registered User
 
Putra Bantaeng's Avatar
 
Join Date: Oct 2010
Location: South Sulawesi And East Java
Posts: 1,735
Likes (Received): 109

Quote:
Originally Posted by TFM1 View Post
wah emang bener2 dah ini sulsel, kekurangan stok forumer... kapan pulang kampung ke bantaeng, kalau balik sempatkan foto2 ya...

oiya, dulu thread ini thread P&D dan ada di subforum C&D ya?
iya bro pastinya.. yup C&D... ku lebih tertarik ma Banateng dr pada Thread lain khususx surabaya dan Bandara Juanda..
Putra Bantaeng no está en línea   Reply With Quote
Old December 15th, 2011, 04:53 AM   #356
TFM1
Registered User
 
Join Date: Oct 2011
Location: makassar, bogor, tangerang selatan, jakarta
Posts: 10,035
Likes (Received): 604

sama dengan saya, lebih tertarik sama thread di sulsel, daripada thread di tempat tinggal saat ini...
__________________
ISRAEL MEMBANTAI PALESTINA
425 Tewas (anak-anak, orang tua, orang cacat, warga sipil dll)
3.500 Luka-luka, Ratusan Rumah Hancur, Puluhan Fasilitas Publik Luluh Lantak
TFM1 no está en línea   Reply With Quote
Old December 15th, 2011, 09:07 AM   #357
Putra Bantaeng
Registered User
 
Putra Bantaeng's Avatar
 
Join Date: Oct 2010
Location: South Sulawesi And East Java
Posts: 1,735
Likes (Received): 109

Quote:
Originally Posted by TFM1 View Post
sama dengan saya, lebih tertarik sama thread di sulsel, daripada thread di tempat tinggal saat ini...
betul.. betul.. betul..
Putra Bantaeng no está en línea   Reply With Quote
Old December 16th, 2011, 10:50 AM   #358
TFM1
Registered User
 
Join Date: Oct 2011
Location: makassar, bogor, tangerang selatan, jakarta
Posts: 10,035
Likes (Received): 604

dopos
__________________
ISRAEL MEMBANTAI PALESTINA
425 Tewas (anak-anak, orang tua, orang cacat, warga sipil dll)
3.500 Luka-luka, Ratusan Rumah Hancur, Puluhan Fasilitas Publik Luluh Lantak
TFM1 no está en línea   Reply With Quote
Old December 19th, 2011, 03:43 AM   #359
Putra Bantaeng
Registered User
 
Putra Bantaeng's Avatar
 
Join Date: Oct 2010
Location: South Sulawesi And East Java
Posts: 1,735
Likes (Received): 109

Kebun Apel dan Stroberi, Alternatif Baru Berwisata

PERKEBUNAN Apel dan Stroberi Muntea terletak 15 Km dari ibu kota Kabupaten Bantaeng.Perkebunan seluas 60 hektare (Ha) ini tepatnya berada di Dusun Muntea Desa Bonto Lojong,Kecamatan Uluere,Kabupaten Bantaeng.

Berada di perbukitan, suasana Perkebunan Apel dan Stroberi Muntea terasa sejuk dan masih diselimuti kabut tipis.Pada lereng-lereng bukit berjajar rapi tanaman apel dan stroberi yang diselingi tanaman khas pegunungan, seperti wortel,bawang merah, dan kentang. Dari atas perbukitan,terlihat hamparan pemandangan laut biru nan luas dan di tepi pantai tampak deretan perumahan penduduk yang rapi.

Suasana yang sejuk,hamparan tamanan apel dan stroberi yang tertata rapi,pemandangan yang luas dan apik,menjadi andalan Perkebunan Apel dan Stoberi Muntea sebagai alternaif tujuan wisata baru di Bantaeng. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng mulai merintis Perkebunan Apel dan Stoberi Muntea sejak 2008 untuk menjadi lokasi Argowisata.

Beberapa waktu lalu, SINDO bersama Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah berkesempatan mengunjungi Perkebunan Apel dan Stroberi Muntea,merasakan kesejukan dan keindahan alam di sana. “Kebun apel ini,sengaja kami kembangkan di kawasan perbukitan.Ini untuk menawarkan lokasi baru untuk berwisata,” ungkap Bupati Bantaeng,HM Nurdin Abdullah.

Dia beralasan dipilihnya tanaman apel dan stroberi karena kondisi di Muntea yang berada di perbukitan dan udara yang sejuk,sangat cocok untuk kedua tanaman tersebut. Saat ini ada sekitar 20.000 pohon apel di areal seluas 40 hekatere dan sekitar 40.000 pohon stroberi di lahan seluas 1 hektare. Perkebunan Apel dan Stroberi Muntea sudah dua kali panen dan memetik manisnya buah-buah yang eksotis.

“Ada 10.500 apel dan sekitar 5.625.000 stroberi yang sudah dipanen.Akhir tahun ini kami akan melakukan panen apel lagi,”jelas Nurdin Abdullah. Produksi apel dan stroberi ini memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Kehadiran Perkebunan Apel dan Stroberi Muntea secara tidak langsung menggerakan perekonomian masyarakat sekitar.

“Pemkab hanya menyiapkan bibit dan kebutuhan lainnya,sementara warga yang pelihara,”jelas Kepala Dinas Pertanian Bantaeng,Syamsu Alam.Dia menambahkan, untuk pengembangan tanaman apel dan stroberi membutuhkan anggaran sekitar Rp750 juta,khususnya untuk pengadaan bibit. rahmi djafar

Sumber : http://www.seputar-indonesia.com/edi...t/view/452785/
Putra Bantaeng no está en línea   Reply With Quote
Old December 19th, 2011, 03:43 AM   #360
Putra Bantaeng
Registered User
 
Putra Bantaeng's Avatar
 
Join Date: Oct 2010
Location: South Sulawesi And East Java
Posts: 1,735
Likes (Received): 109

Geliat Butta Toa Jadi Pusat Ekonomi di Selatan

Kabupaten Bantaeng yang terletak tepat di selatan Sulawesi Selatan sekitar 120 Km dari Kota Makassar,terus memperlihatkan ambisi meraih predikat pusat perekonomian di wilayah Selatan.


Di bawah kepemimpinan Prof Dr Ir HM Nurdin Abdullah,M Agr,Kabupaten Bantaeng menggalakkan pembangunan ekonomi dengan memfokuskan pada tiga bidang,yaitu pertanian,industri,dan pariwisata. Dengan mengusung tagline “The New Bantaeng” Bupati Nurdin Abdullah menitikberatkan pembangunan pada bidang bidang pertanian dengan porsi 74%.Lalu dikombinasikan dengan pembangunan bidang industri dan pariwisata.

Sejumlah terobosan telah dibuat dan terus dikembangkan pada 2012 untuk menegaskan keinginan pemerintah di daerah berjuluk Butta Toa atau Tanah Bersejarah ini menjadi pusat perekonomian di selatan Sulawesi Selatan. Salah satunya adalah dengan menetapkan zonasi untuk ekonomi baru di seluruh Bantaeng yang memiliki luas 395,83 Km persegi.

Ada tiga zona yang ditetapkan,yaitu zona pesisir,dataran rendah, dan dataran tinggi. Zona pesisir yang memiliki panjang garis pantai 22 km ditargetkan untuk pengembangan rumput laut dan wisata pantai.Zona dataran rendah untuk pengembangan padi, jagung,cokelat,dan talas. Sedangkan zona dataran tinggi untuk meningkatkan budidaya tanaman sayursayuran, apel,stroberi,dan agrowisata.

“Saya tidak berambisi agar Bantaeng mengungguli daerah lain.Saya hanya ingin membangun Bantaeng dengan kondisi alam dan potensinya yang selama ini belum digali secara maksimal.Kalau diibaratkan,saya berusaha membangunkan orang tidur,” papar Nurdin. Sejak kepemimpinan Nurdin Abdullah pada 2008, sudah terlihat hasilnya. Pertumbuhan ekonomi Bantaeng dari 2008 sampai 2010 menunjukkan peningkatan dari 6,73% menjadi 7,9%.

Begitu pula dengan pertumbuhan sektor pertanian dari 5,77% pada 2008 menjadi 7,65% pada 2010. Peningkatan di sektor pertanian,tak lepas dari dukungan sektor industri.Untuk pembangunan sektor Industri Pemkab Bantaeng menitikberatkan pada industri kemasan dan pemasaran. Salah satu industri kemasan di Bantaeng telah mengekspor 40 ton ikan per hari ke Jepang dan produk itu dikenal dengan nama Surimi. Pada Januari 2012, investor asal Korea Selatan siap membangun industri cairan infus di Bantaeng dan diperkirakan bisa menyedot sebanyak 1.000 tenaga kerja .

Investor asal China pun siap bekerja sama dalam pengolahan tepung tapioka dari ubi kayu dan investor Korea Selatan bertindak sebagai mitra pemasaran. Sadar akan potensi keindahan alam,Pemkab Bantaeng pun fokus membangun sektor pariwisata. Untuk itu,telah disiapkan zona dataran tinggi untuk pengembangan agrowisata.

Misalnya Perkebun apel dan stroberi di Muntea,wisata pantai,wisata alam bebas, seperti air terjun dan permandian alam. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Bantaeng Asri Sahrun mengatakan,anggaran untuk pengembangan sektor pariwisata mencapai Rp10 miliar. Dana itu digunakan untuk memperbaiki infrastruktur pariwisata, seperti pantai marina dan rest area.

“Jadi Bantaeng nanti bukan hanya sebagai tempat singgah,tapi jadi tujuan wisata,”ujarnya. Asri menambahkan,masih ada sekitar 15 lokasi wisata di Bantaeng yang belum dikelola.Itu merupakan potensi untuk menjadi andalan pariwisata Bantaeng. Meskipun sudah fokus pada tig sektor pembangunan tersebut,Bupati Nurdin Abdullah masih menyimpan keinginan menyiapkan Bantaeng sebagai Kota Jasa.

Hal itu ditunjukkan dengan rencana pembangunan rumah sakit bertaraf internasional yang menelan anggaran Rp160 miliar yang didanai APBN. Untuk tahap awal pembangunan rumah sakit seluas 1,5 hektare dikucurkan dana Rp20 miliar dan pembangunan ditarget selesai selama 2 tahun.Rumah sakit ini bekerja sama dengan pusat jantung RS Wahidin Makassar untuk wilayah Selatan Sulsel dan RS Star Six terkait pembangunannya. “Pembangunan rumah sakit internasional berlantai delapan ini agak berat,namun saya akan berusaha untuk mendapat dukungan dana,” janji Nurdin. rahmi djafar

Sumber : http://www.seputar-indonesia.com/edi...t/view/452786/
Putra Bantaeng no está en línea   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 10:17 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu