|
|
|
| daily menu » rate the banner | guess the city | one on one |
|
|||||||
| Global Announcement |
|
SkyscraperCity needs your help to do some house cleaning! please click here for more info! |
![]() |
|
|
Thread Tools | Display Modes |
|
|
#81 |
|
Registered User
Join Date: Oct 2010
Location: Bantaeng, Surabaya, Sidoarjo, Tangerang, Jakarta
Posts: 1,271
Likes (Received): 21
|
RUMAH-RUMAH ADAT BANTAENG
1. RUMAH ADAT BALLA LOMPOA [IMG]http://i47.************/2n1e2ah.jpg[/IMG] Rumah ini dibangun oleh raja Bantaeng ke-2 Massaniga Maratuang pada abad ke-13. Pada zaman kejayaan kerajaan Bantaeng, rumah ini berfungsi sebagai istana raja. Mulai dari raja ke-2 Massaniga Maratuang, sampai kepada raja ke-32 Karaeng Pawilloi. Disamping itu, rumah ini dijadikan sebagai tempat besidang Bate Sampuloanrua (adat dua belas). Adat dua belas itu antara lain: Jannang Bissapole; Jannang Mappilawing; Jannang Tanga-tanga; Jannang Bungungloe; Jannang Mamampang; Jannang Katapang; Jannang Morowa; Jannang Ti’no; Jannang Tabaringang; Jannang Karunrung dan dua jannang lainnya. 2. RUMAH ADAT BALLA BASSIA 3. RUMAH ADAT BALLA TUJUA Balla Tujua berarti tuju buah rumah ini terletak di Perkampungan TUa Onto di Lereng Gunung Lompobattang di Desa Onto Kecamatan Bantaeng sekitar 12 km sebelah utara Ibukota Bantaeng. Balla Tujua merupakan salah satu situs perkampungan yang menempati areal tanah milik masyarakat yang luasnya sekitar 5 hektar, disekelilingnya ditumbuhi pohon-pohon yang tinggi hingga mencapai 60 meter serta rotan dan beberapa pohon lainnya. Didalam kawasan ini terdapat 7 buah rumah tinggal diaman ada 6 buah rumah diantaranya berukuran besar dan menghadap ke Utara, sedangkan yang satunya berukuran kecil menghadap ke Selatan. Selain itu, dikawasan ini terdapat bangunan tempat upacara untuk kegiatan pelantikan kepala kaum, pesta perkawinan, dan upacara kelahiran bayi, bangunan ini berupa rumah panggung dan pagar, yaitu Rumah Balla Lompoa, Balla To’do, dan Balla Ca’dia. Bangunan lainnya dikenal dengan nama Taka’ Bassia, yaitu bangunan bekas tempat penempaan besi, terletak di sebelah Selatan Balla Ca’dia. Masyarakat yang tinggal disana merupakan satu dari tuju kelompok masyarakat yang ada di Bantaeng pada zaman dahulu. Setiap kelompok masyarakat dipimpin oleh kepla kaum yang disebeu Totoa, dia dianggap tua atau dituakan dalam kelompoknya, selain itu dia dianggap memiliki kecakapan tertentu dan sebagai symbol kehadiran leluhur mereka. Cikal bakal kerajaan Bantaeng berasal dari Onto. Kepala kaum di Onto bergelar Rampang yang digantikan oleh Kareang Loe ri Onto, setelah wafat beliau pun digantikan oleh Punta Dolangang dengan gelar Dala Onto yang kemudian dilantik sebagai raja yang pertama di Bantaeng. 4. RUMAH ADAT BALLA TEMBO Sumber :
Last edited by Putra Bantaeng; January 24th, 2011 at 01:05 PM. |
|
|
|
|
|
#82 |
|
Registered User
Join Date: Oct 2010
Location: Bantaeng, Surabaya, Sidoarjo, Tangerang, Jakarta
Posts: 1,271
Likes (Received): 21
|
LOKASI PENCANANGAN PEMBANGUNAN BONTHAIN BEACH HOTEL
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() Sumber : Facebook Syahrul Bayan |
|
|
|
|
|
#83 |
|
Registered User
Join Date: Oct 2010
Location: Bantaeng, Surabaya, Sidoarjo, Tangerang, Jakarta
Posts: 1,271
Likes (Received): 21
|
Perkembangan Pengembangan Kawasan Wisata Pantai Marina Korong Batu
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() Sumber : Facebook Syahrul Bayan Last edited by Putra Bantaeng; October 25th, 2010 at 08:18 AM. |
|
|
|
|
|
#84 |
|
Registered User
Join Date: Oct 2010
Location: Bantaeng, Surabaya, Sidoarjo, Tangerang, Jakarta
Posts: 1,271
Likes (Received): 21
|
PABRIK GLOBAL SEAFOOD BANTAENG
Industri Pengolahan ikan PT Global Seafood International Indonesia (GSII) mulai berproduksi. Produksi perdana dalam bentuk surimi beku (frozen) tersebut akan diekspor ke Jepang. Pada produksi perdana tersebut, PT GSII mengolah 10 ton ikan yang dipasok oleh Perusda Baji Minasa Kabupaten Bantaeng. PERESMIAN PEMBANGUNAN BBH DAN EKSPOR PERDANA HASIL OLAHAN IKAN ASAL BANTAENG KE JEPANG ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() Sumber : Facebook Syahrul Bayan Last edited by Putra Bantaeng; October 25th, 2010 at 08:49 AM. |
|
|
|
|
|
#85 |
|
Registered User
Join Date: Oct 2010
Location: Bantaeng, Surabaya, Sidoarjo, Tangerang, Jakarta
Posts: 1,271
Likes (Received): 21
|
Gubernur Sulawesi Selatan dan Bupati Bantaeng
|
|
|
|
|
|
#86 |
|
Registered User
Join Date: Oct 2010
Location: Bantaeng, Surabaya, Sidoarjo, Tangerang, Jakarta
Posts: 1,271
Likes (Received): 21
|
PIALA ADIPURA TAHUN 2010
Kabupaten Bantaeng yang berjarak 120 kilometer selatan Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, berhasil meraih penghargaan tertinggi di bidang kebersihan lingkungan 2010, Piala Adipura untuk kategori kota kecil Pada 2009, Kabupaten Bantaeng berhasil meraih Piagam Adipura. Keberhasilan tersebut semakin memicu untuk meraih penghargaan tertinggi dalam bentuk Piala Adipura. penyerahan Piala Adipura akan dilakukan Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono kepada Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah di Istana Negara Keberhasilan ini sekaligus menjadikan Kabupaten Bantaeng sebagai daerah pertama di bagian selatan Sulsel yang berhasil meraih Piala Adipura untuk kategori Kota Kecil. ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() Sumber : Facebook Syahrul Bayan Last edited by Putra Bantaeng; October 25th, 2010 at 08:31 AM. |
|
|
|
|
|
#87 |
|
Registered User
Join Date: Oct 2010
Location: Bantaeng, Surabaya, Sidoarjo, Tangerang, Jakarta
Posts: 1,271
Likes (Received): 21
|
BANTAENG PERSIAPKAN EKSPOR BUNGA KE KOREA
Bantaeng, 10/3 – Selain talas, biji kapuk dan hasil perikanana, Kabupaten Bantaeng kini mempersiapkan ekspor bunga ke Korea. Jenis bunga yang dipersiapkan untuk ekspor tersebut adalah jenis krissan dan tulip. Kedua jenis bunga itu kini dikembangkan di Balai Benih Hortikultura Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantaeng di Kecamatan Ulu Ere. Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah ketika meninjau lokasi pengembangan bunga tersebut, Senin (8/3) berharap, masyarakat disekitar desa itu turut mengembangkan tanaman berwarna-warni tersebut. Bupati yang didampingi Kadis Pertanian dan Kehutanan Ir HM Akil Reza serta Kepala Seksi Pengembangan Produksi Hortikultura (Perlintan) dan Pengelolaan Lahan dan Air (PLA) Ir Moch Kamrah dan Kepala Instalasi Kebun Benih Hortikultura Loka, Ir Badawi mengatakan, untuk memantapkan posisi sebagai penghasil bunga, masyarakat diharap serius menjadikan kawasan tersebut menjadi Kampung Bunga. ‘’Insya Allah kalau kita serius, tanaman ini akan mendatangkan penghasilan yang lebih baik untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,’’ terang Nurdin Abdullah yang berharap lahan disekitar kawasan Balai Benih dapat dimanfaatkan dengan baik. Kepada petugas lapangan Dinas Pertanian juga diminta lebih rajin melakukan penataan agar terjadi variasi sebab bunga krissan bisa bertahan 15 hari di dalam pas bunga. Masih menurut Bupati Nurdin Abdullah, untuk tahap awal, bunga berbagai warna ini akan mensuplai kebutuhan bunga kota Makassar. Kebutuhan bunga ibukota provinsi Sulsel itu selama ini disuplai dari Surabaya, Jawa Timur. ‘’Bila kebutuhan bunga di Kota Makassar sudah tepenuhi, atau produksi kita bisa meningkat drastis, ekspor ke Korea juga bisa dilakukan sebab Negara itu membutuhkan banya bunga jenis krissan,’’ urainya. Untuk pengembangan kepada masyarakat, Bupati Bantaeng mengajak Camat dan Kepala Desa lebih berperan mengajak masyarakat menanam bunga. ‘’Bibit bunga krissan selama ini masih didatangkan dari Jawa, sedang bibit tulip di bawa langsung bapak bupati dari Belanda,’’ jelas Badawi. Bibit krissan yang dikembangkan sebanyak 3000 dan kini sudah berkembang menjadi 5000-an, sedang bunga dari Belanda (tulip) yang dikembangkan dalam green house bersama anggrek dan tanaman hias lainnya hasil kerjasama Koica Korea dan Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng itu kini baru tumbuh. Untuk membantu pengembangan ke masyarakat, Pemerintah Daerah (Pemda) akan terus mensupport dan menyiapkan infrastruktur hingga menjadi pertumbuhan ekonomi baru di wilayah pengunungan. Selain pengembangan bunga jenis krissan dan tulip, di kawasan milik Dinas Pertanian dan Hortikultura tersebut juga dikembangkan tanaman strawberry. Penanaman di dalam fasilitas screen house tersebut menunjukkan hasil yang lebih baik disbanding penanaman di alam terbuka. ‘’Penanaman di dalam screen house lebih baik karena penyiramannya teratur dan penyakitnya juga dideteksi sehingga berkembang lebih baik dibanding strawberry milik masyarakat yang ditanam di area terbuka,’’ tambah Moch Kamrah.(syafar_2002@yahoo.com) ![]() ![]() Sumber : Facebook Syahrul Bayan Last edited by Putra Bantaeng; October 25th, 2010 at 08:36 AM. |
|
|
|
|
|
#88 |
|
Registered User
Join Date: Oct 2010
Location: Bantaeng, Surabaya, Sidoarjo, Tangerang, Jakarta
Posts: 1,271
Likes (Received): 21
|
BUMN CHINA BANGUN INDUSTRI TAPIOKA DI BANTAENG
Bantaeng, (27/3) – Perusahaan milik negara (BUMN) China Guangxi State Farms Bureau melalui Guangxi Mingyang Biochemical Science & Technology, Inc segera membangun industri tapioka di Bantaeng. Belum disebutkan besaran investasi yang akan ditanam untuk pembangunan industri tersebut, namun lahan untuk pembangunan industri tersebut sudah siap. Para pengusaha dari negeri tirai bambu yang dipimpin Luo Yongkui, Deputy Director of Guangxi State Farms Bureau, Qin Qi-Mao, Vice Chairman of Guangxi Mingyang Biochemical Science & Technology, Inc, Zhao Shouwen, Vice President of Guangxi Mingyang. Selain itu hadir pula Gao Shouguo, Project Manager of Guangxi Mingyang, Zhu Xiaoming, Financial Assets Administration Office Director of Guangxi State Farms Bureau, Zhang Youmin, Program and Development Office Deputy Director of Guangxi State Farms Bureau serta Y.F Chan dari Kong Fung Development Co serta mitra kerjanya di Indonesia, Rudi Mattoaly. Kepastian pembangunan industri tapioka untuk dijadikan ethanol, tekstil dan kertas tersebut dikemukakan Luo Yongkui ketika melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan industri tersebut di Kecamatan Pa’jukukang. Peninjauan lokasi itu dipimpin langsung Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah bersama Asisten Ekbang HM Yasin, Kepala Bappeda Zainuddin Tahir, Kabag Perekonomian Asruddin dan sejumlah pejabat terkait lainnya. Luo Yongkui yang merupakan orang kedua pengambil keputusan di BUMN China tersebut mengatakan, tahap awal pihaknya akan mengirim ke China produksi tapioka dari Bantaeng sambil menunggu penyelesaian industri. Perluasan ke Bantaeng dimaksudkan untuk menekan beban biaya transport. ‘’Kalau industrinya di Guangxi, ongkosnya mahal. Makanya lebih baik di Bantaeng,’’ terang Lou Yongkui yang menyambut hangat kepedulian Bupati Bantaeng. ‘’Kami betul-betul merasa terharu dan berterima kasih atas kepedulian bapak bupati Bantaeng yang memberikan bantuan penyediaan lahan,’’ tambahnya lagi seraya mengatakan, tahun lalu bapak bupati juga sudah melihat industri kami di Guangxi. Kedatangan kami ke Bantaeng juga merupakan bukti keseriusan kami untuk terjalin harapan kerjasama yang sama-sama kami tunggu, tambah Lou Yongkui. TEKNOLOGI PRODUKSI Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah juga menyambut baik keseriusan mitranya dari BUMN China yang bergerak di bidang pengolahan tapioka. ‘’Ini merupakan realisasi dari undangan ke Guangxi saat berlangsung pelaksanaan Apec Oktober 2009,’’ ujarnya. Menurut Bupati Bantaeng, mitra kerjanya dari China itu berharap, Bantaeng menjadi pelopor hadirnya industri tapioka di Sulsel. ‘’Mereka juga menjanjikan teknologi pengembangan produksi,’’ tambahnya. Secara normal, produksi ubi hanya mencapai 40 ton/ha, namun dengan tambahan teknologi, produksi tersebut bisa meningkat menjadi 70 ton/ha. ‘’Bila industri sudah terbangun diharapkan daerah tetangga bisa menjadi pemasok bahan baku ubi tersebut,’’ urainya. Selain areal pertanaman di Kecamatan Pa’jukukang, beberapa daerah, seperti Wajo, Jeneponto dan beberapa daerah lainnya sudah menjanjikan areal penanaman ubi kayu untuk memenuhi permintaan industri yang berpangkalan di Kawasan Industri Bantaeng (KIBA). Bupati Nurdin Abdullah berharap kehadiran industri ini dapat menekan angka pengangguran sebab industri tepung ubi berkapasitas 10 ribu ton/tahun ini akan menyerap banyak tenaga kerja.(humas pemkab btaeng) ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() Sumber : Facebook Syahrul Bayan |
|
|
|
|
|
#89 |
|
Registered User
Join Date: Oct 2010
Location: Bantaeng, Surabaya, Sidoarjo, Tangerang, Jakarta
Posts: 1,271
Likes (Received): 21
|
JCH Bantaeng Dilepas 30 Oktober
Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, akan dilepas 30 Oktober 2010 oleh Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah di Masjid Agung Syeh Abdul Gani. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng Drs HM Adnan, MM di di Bantaeng, Senin, mengatakan, jumlah JCH yang akan dilepas sebanyak 186 orang, meningkat dibanding tahun lalu yang berjumlah 173 orang. Menurut dia, JCH Kabupaten Bantaeng masuk dalam kloter 31 (gelombang II). Dengan demikian, para jemaah akan masuk ke Asrama Haji Sudiang Makassar 2 November dan pada keesokan harinya akan meninggalkan tanah air menuju Mekah. Dia merinci, JCH Kabupaten Bantaeng sebenarnya berjumlah 189 orang, namun seorang jemaah dinyatakan hamil dan dua orang mutasi ke daerah lain sehingga total jemaah yang tersisa 186 orang. Para JCH tersebut kini sudah mengambil kelengkapannya, termasuki koper, terang HM Adnan. Menyikapi perkembangan jemaah di Tanah Suci, ia mengatakan, akan mengingatkan JCH pada hari pelepasan. "Kami akan mengingatkan jemaah untuk berhati-hati, termasuk penyimpanan pakaian Ihram agar jemaah tidak repot saat tiba di Bandara Internasional King Abdul Azis," ujarnya. Selama ini masih banyak JCH yang menyimpan pakaian Ihramnya di dalam koper, padahal jemaah kita masuk dalam gelombang II yang langsung ke Mekah. "Karena kita langsung ke Mekah, maka jemaah sudah harus berpakaian Ihram sejak di Bandara, makanya, pakaian Ihram sebaiknya disimpan di tas jinjingan," katanya. Tentang berita banyaknya JCH Indonesia yang tertipu di Tanah Suci, ia mengimbau JCH Bantaeng untuk berhati-hati selama menjalankan ibadah. Imbauan ini penting sebab banyak JCH yang berasal dari daerah pegunungan. "Jangan mudah percaya ajakan seolah ingin memberi bantuan. Demikian pula saat ke masjid. Jangan membawa uang berlebihan dan disimpan pada tas paspor karena sudah disiapkan fasilitas penyimpanan barang berharga di hotel," tambahnya. Khusus menjelang keberangkatan, dia mengajak JCH agar tetap menjaga kesehatan. Bahkan setelah tiba di Tanah Suci, jemaah harus banyak makan dan minum. (T.pso-102/F003) Last edited by Putra Bantaeng; October 26th, 2010 at 03:50 AM. |
|
|
|
|
|
#90 |
|
Registered User
Join Date: Oct 2010
Location: Bantaeng, Surabaya, Sidoarjo, Tangerang, Jakarta
Posts: 1,271
Likes (Received): 21
|
Bupati Ungkap Perkembangan Bantaeng di Forum MP
Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah mengungkap perkembangan pembangunan di Butta Toa (Bantaeng) dalam forum "Marketing Places" (MP) di Makassar. Bupati tampil sebagai pembicara pada seminar Marketing Places Momentum Sulawesi Selatan menjadi tujuan wisata dan Bisnis di Indonesia bersama Begawan Marketing Hermawan Kertajaya dan beberapa pembicara lainnya, Senin. Menurut Bupati, Kabupaten Bantaeng yang berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar merupakan kabupaten terkecil di Sulsel dengan luas wilayah 395 Km2. Bermodal pernah menjadi pusat pemerintahan (afdeling) dibagian selatan Sulsel, Bantaeng berhasil menarik sejumlah investor, termasuk industri pengolahan ikan milik PT Global Seafood International Indonesia (GSII) yang melalukan ekspor ke Jepang, dan industri pengisian gas elpiji. Selain industri pengolahan ikan dalam bentuk surimi beku (Frozen Surimi) tersebut, investor Jepang juga membangun industri pengolahan talas yang juga untuk memenuhi kebutuhan ekspor Jepang. Global Seafood menguasai 60 persen pasar talas dunia. Ini merupakan peluang untuk menjadikan produk tersebut menjadi ikon daerah karena komoditas ini diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui talas, terang Bupati, angka kemiskinan diyakini dapat ditekan karena pasarnya yang jelas. Hanya saja, tambahnya lagi, kita masih terkendala pengadaan bibit yang masih harus didatangkan dari Bio Trop, namun kini sudah mulai dikembangkan sendiri. Bupati Bantaeng berharap, 2012 daerah lain juga sudah bisa mengembangkan komoditas yang mengandung khasiat pencegah kanker dan diabetes ini, namun untuk ekspornya masih tetap dilakukan PT GSII Bantaeng. Komoditi lain yang sudah berhasil diekspor ke Korea adalah biji kapuk. "Bila produksi mencapai 3.000/ton/bulan, perusahaan di negeri ginseng tersebut akan membangun industri pengolahannya di Bantaeng," tambahnya. Potensi lain yang sedang dikembangkan adalah kawasan wisata pantai Marina Korong Batu serta wisata agro, apel dan strawberry di wilayah pegunungan di Kecamatan Ulu Ere. Kawasan wisata agro tersebut juga dilengkapi kawasan pengembangan bunga krisan yang selama ini sudah memasok pengusaha bunga di Makassar. Bupati Bantaeng berharap, fasilitas wisata tersebut sudah bisa dinikmati 2011. Khusus untuk membantu masyarakat di bidang kesehatan, Pemda menyiapkan Brigade Siaga Bencana (BSB) yang dilengkapi 18 dokter dan 10 perawat. Fasilitas tersebut siap memberikan pelayanan 24 jam tanpa dipungut biaya. Ia berharap, berbagai pembangunan yang sedang dipersiapkan tersebut menunjang pertumbuhan ekonomi untuk menjadikan Bantaeng sebagai daerah ekonomi baru di bagian selatan Sulsel. (T.pso-102/F003) |
|
|
|
|
|
#91 |
|
Registered User
Join Date: Oct 2010
Location: Bantaeng, Surabaya, Sidoarjo, Tangerang, Jakarta
Posts: 1,271
Likes (Received): 21
|
KABUPATEN BUTTA TOA BANTAENG
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() Sumber : Facebook Syahrul Bayan |
|
|
|
|
|
#92 |
|
Registered User
Join Date: Oct 2010
Location: Bantaeng, Surabaya, Sidoarjo, Tangerang, Jakarta
Posts: 1,271
Likes (Received): 21
|
PLN Bantaeng Nyalakan 656 Sambungan Pra Bayar
Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - PT PLN (Persero) Ranting Bantaeng, Sulawesi Selatan, Rabu, berhasil menyalakan 656 sambungan pelanggan baru yang menggunakan meteran pra-bayar. Dari jumlah tersebut, 240 sambungan di Kecamatan Bantaeng yang merupakan ibukota Kabupaten Bantaeng. Sisanya tersebar pada tiga unit Kantor Jaga masing-masing di Loka, Kecamatan Ulu Ere, Banyorang Kecamatan Tompobulu dan Campakaloe Kecamatan Bissappu. Aliran listrik baru ke sejumlah pelanggan baru tersebut berkapasitas 900 VA hingga 1.300 VA, sedang masyarakat yang kurang mampu, PLN masih menyiapkan daya berkapasitas 450 VA, tapi jumlahnya terbatas hanya 70 unit untuk ketiga desa tersebut. Penyalaan sambungan baru tersebut dilakukan dalam rangkaian Gerakan Sejuta Sambungan dalam Sehari serentak di seluruh Indonesia menyambut Hari Listrik Nasional (Harlitnas) ke-65. Peringatan Harlitnas di daerah berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar ditandai penyalaan sambungan baru pra bayar yang di pusatkan di Kompleks Perumahan PNS Griya Bonto Atu. Peringatan tersebut diwarnai penyalaan perdana yang dilakukan Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Syamsu Suli yang mewakili Bupati Bantaeng disaksikan Kepala Cabang PLN Bulukumba yang diwakili Ismail, Kepala Ranting PLN Bantaeng Ansyir Arsyad, Kabag Umum A Mappatoba, Kabag Humas dan Protokol Syahrul Bayan dan pejabat Pemda lainnya. Bupati Bantaeng dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Syamsu Suli menyambut baik program gerakan sejuta sambungan ini. Listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat, bahkan sudah menjadi indikator kemajuan suatu daerah sebab industri rumah tangga maupun industri besar membutuhkan daya listrik. Bupati Bantaeng bahkan menilai daya listrik ibarat darah dalam perekonomian. Karena itu, ia berharap, pembangunan ketenaga listrikan terus mendapat perhatian agar semakin banyak masyarakat menikmati listrik. Meski begitu, ia mengingatkan, peningkatan pelayanan tersebut tak sampai mengganggu sambungan yang sudah lama dinikmati masyarakat. "Jangan karena sambungan baru, lampu pelanggan lama justru padam," tandasnya seraya meminta kepada perusahaan milik Negara ini untuk tetap memberi perhatian terhadap kualitas pelayanan. (T.pso-102/F003) |
|
|
|
|
|
#93 |
|
Registered User
Join Date: Oct 2010
Location: Bantaeng, Surabaya, Sidoarjo, Tangerang, Jakarta
Posts: 1,271
Likes (Received): 21
|
Tenaga Medis Bantaeng Siap Bantu Korban Gempa
Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Tenaga medis di Kabupaten Bantaeng, baik dokter maupun juru rawat siap memberikan bantuan terhadap korban gempa bumi di Mentawai maupun letusan gunung merapi di Yogyakarta serta korban banjir bandang di Wasior, Papua Barat. Kepala Bidang Penunjang Medis RSUD Prof Dr Anwar Makkatutu, dr Sulthan di Bantaeng, Rabu, mengatakan, pihaknya siap diberangkatkan menghadapi tragedi kemanusiaan di berbagai tempat di Indonesia bila diperlukan. "Bila diperlukan, kami siap membantu. Apakah itu di Mentawai, di Yogya maupun di Wasior, Papua Barat," ujarnya menjawab pertanyaan pada persiapan penyerahan sumbangan 50 kantong darah untuk korban bencana alam di Wasior, Papua Barat. Menurut dia, para dokter dan tenaga medis di kabupaten berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar ini selalu siap membantu tragedi kemanusiaan dimanapun. Di Bantaeng sendiri sudah ada tanggap darurat yang dilengkapi Brigade Siaga Bencana (BSB) yang dilengkapi peralatan medis lengkap, termasuk ambulance yang siaga 24 jam. Melalui fasilitas tersebut, setiap ambulance dilengkapi tenaga dokter dan perawat yang siaga penuh. Selain mengirim bantuan darah ke Wasior, Kabupaten berjuluk Butta Toa ini juga telah mengirim relawan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bantaeng, Sulsel. (T.pso-102/F003) |
|
|
|
|
|
#94 |
|
Registered User
Join Date: Oct 2010
Location: Bantaeng, Surabaya, Sidoarjo, Tangerang, Jakarta
Posts: 1,271
Likes (Received): 21
|
Bantaeng Sumbang 50 Kantong Darah Korban Wasior
Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, melalui Unit Transfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Umum Prof Dr Anwar Makkatutu menyumbang 50 kantong darah untuk membantu korban banjir bandang di Wasior, Papua Barat. Ke-50 kantong darah berbagai jenis golongan tersebut akan diserahkan melalui UTD Pembina di Makassar untuk didistribusikan ke daerah bencana, kata dr Sulthan, Kepala Bidang Penunjang Medis RSUD Prof Dr Anwar Makkatutu di Bantaeng, Rabu. Sulthan bersama Kepala UTD RSUD Prof Anwar Makkatutu, dr Akbar Priyono mengatakan, sumbangan darah dari masyarakat Bantaeng itu akan diberangkatkan ke Wasior dengan pesawat pukul 05.00 WITA Kamis,(28/10). Menjawab pertanyaan, ia mengatakan, penyerahan sumbangan darah tersebut tak berpengaruh terhadap pelayanan darah di Bantaeng dan sekitarnya. Sebaliknya, bantuan ini akan sangat berarti bagi masyarakat Wasior yang membutuhkan. Menurut Sulthan, stok darah di UPT RSUD Prof Dr Anwar Makkatutu tetap tersedia. Kebutuhan darah di daerah ini sekitar 30 hingga 50 kantong/bulan. Kelebihan stok darah di UTD kali ini merupakan hasil donor darah untuk rekor MURI dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-431 Sulsel beberapa waktu lalu. Karena itu, ia berharap sumbangan untuk kemanusiaan ini tidak dijadikan alasan untuk kekhawatiran terhadap persediaan kita. "Stok darah tetap tersedia di UTD," tandasnya. (T.pso-102/F003) |
|
|
|
|
|
#95 |
|
Registered User
Join Date: Oct 2010
Location: Bantaeng, Surabaya, Sidoarjo, Tangerang, Jakarta
Posts: 1,271
Likes (Received): 21
|
Asah Nasionalisme, Wujudkan Bantaeng Terkemuka
Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah berharap seluruh komponen pemuda untuk dapat tetap mengasah nasionalisme dan jati dirinya agar dapat berkontribusi terhadap pembangunan. Itu penting, terutama untuk mewujudkan Kabupaten Bantaeng sebagai daerah terkemuka di bagian selatan Sulsel. Harapan tersebut dikemukakan ketika membuka Sarasehan Peningkatan Komitmen Persatuan dan Kesatuan Nasional tentang Peningkatan Wawasan Kebangsaan dengan Pendekatan Sosio Kultural di Bantaeng, Jumat. Sarasehan tersebut menampilkan Pendiri Yayasan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sulawesi (YPSDMS) Abd Rachman Sappara, Nurdin Halim dari DPRD Bantaeng, Dandim 1410 diwakili Pasiter Kapten Baharuddin, Kapolres AKBP Feri Handoko, dan Ketua KNPI Bantaeng Nur Fajri. Bupati Bantaeng yang diwakili Asisten I bidang Pemerintahan Drs Muslimin Maharang mengatakan, paham kebangsaan selama ini sudah mengalami pengaruh global. Karena itu, dibutuhkan wawasan kebangsaan yang baik yang pada dasarnya juga dari wawasan nusantara untuk merangkul semua kepentingan dan disertai disiplin nasional. Ia berharap, kegiatan sehari ini dapat dikelola dan dilakukan dengan baik dengan mengajak seluruh komponen pemuda dan menggunakan momen seperti ini untuk membangun daerah. Sebelumnya, Ketua Panitia Subhan Hasibu melaporkan jumlah peserta sarasehan yang diikuti 200 orang terdiri atas para Kepala Dinas, Kepala Badan, Camat, Lurah dan Kepala Desa serta tokoh masyarakat dan pemuda di Butta Toa (Bantaeng). Subhan mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman tentang nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat, meningkatkan koordinasi antarmasyarakat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain itu, untuk mengembangkan konsep rasa kebersamaan dalam berbangsa dan bernegara untuk menunjang pembangunan yang mengarah pada kesejahteraan dan perdamaian, serta mengajak setiap warga masyarakat untuk berparrtisipasi dan memberikan pencerahan tentang nilai kebangsaan kepada masyarakat lainnya. (T.pso-102/F003) |
|
|
|
|
|
#96 |
|
Registered User
Join Date: Oct 2010
Location: Bantaeng, Surabaya, Sidoarjo, Tangerang, Jakarta
Posts: 1,271
Likes (Received): 21
|
Budaya Butta Toa
Pesta Adat Pa’jukukang Pajukukang adalah nama sebuah desa, pemukiman penduduk yang berada di antara tambak, empang, dan pesisir pantai --yang mirip dengan pasar ikan. Lokasinya terletak sekitar 10 km sebelah Timur Kota Bantaeng. Pesta adat Pajukukang dikenal sejak abad ke- 14, sebuah pesta adat yang dilaksanakan setiap tanggal 10 Sya’ban tahun hijriah. Pada tanggal 10 Syaban 1423 Hijriah Pada perayaan pesta adat Pajukukang itu, kaum bangsawan, perangkat adat, dan rakyat biasa, semuanya bekumpul melakukan pertemuan untuk saling bersilaturrahmi dan bersukaria di antara mereka. Dalam pertemuan itu, mereka bersama-sama makan ikan yaitu jenis ikan belanak, bandeng, banjarak, dan kakap hasil tangkapannya di laut. Pesta adat itu sendiri dirayakan selama 7 han 7 malam. Acara pembukaan dilakukan di ibukota Kerajaan Gantarangkeke. Di sini ada prosesi ritual yang dikenal dengan nama Kawaru. Artinya, memuliakan atau menghormati. Mereka melakukan penghormatan kepada arwah nenek moyang di Balla Lompoa Gantarangkeke. Setelah itu, dilanjutkan deiigan adu ketangkasan dan tari-tarian. Acara berakhir setelah para penduduk di sana saling mengunjungi dan para tamu dijamu dengan makanan khas yang disebut Kaloli. Diposkan oleh Ahmad dzul Kifli Makmur Sumber :
|
|
|
|
|
|
#97 |
|
Registered User
Join Date: Oct 2010
Location: Bantaeng, Surabaya, Sidoarjo, Tangerang, Jakarta
Posts: 1,271
Likes (Received): 21
|
Lamalaka Beach and Park
[IMG]http://i48.************/1oq9zm.jpg[/IMG] Saat sore hari di Bonthain, para penghuni kota ini masing-masing mengunjungi tempat strategis guna melepas penat sehabis kerja seharian. Salah satu tempat yang layak jadi kunjungan menarik adalah Pantai Lamalaka Bantaeng. Lokasinya berada di seputaran Jl. Dr. Ratulangi Bantaeng. Mungkin saja masih banyak yang belum tahu persis seperti apa dan bagaimana suasana yang berlangsung di Pantai Lamalaka. Pantai Lamalaka dapat diakses dengan cepat dari berbagai sudut kota BONTHAIN. Posisinya amat strategis karena berada tidak jauh dari jalan poros Makassar-Bantaeng-Bulukumba. Sehingga, untuk berkunjung ke tempat ini dapat dilakukan kapan saja. Mengingat pula bahwa kota BONTHAIN amatlah kecil. wisatawan hanya membutuhkan waktu 15-30 menit saja untuk dapat mengelilingi pusat kota ini pada khususnya. Sementara untuk mengunjungi wilayah pelosok pedesaan yang terpencil sekalipun, Bonthain telah didukung dengan sarana infrastruktur jalan yang cukup memadai. Sekarang mari kita kupas sedikit tentang Pantai Lamalaka. Lokasi ini menjadi pusat kunjungan bagi masyarakat Bonthain khususnya di sore hari. Selain menikmati hembusan angin yang bertiup dari arah Laut Flores. Desiran ombak mampu menenangkan pikiran yang sebelumnya amat galau. Area sekitarnya ditata sedemikian rupa sehingga terbentuklah sebuah taman kecil yang dijadikan tempat melepas lelah sambil menikmati es cendol dan jajanan lainnya yang disajikan para pedagang di sekitarnya. Andai tertarik bersantap sore atau pun DINNER di sekitar area ini, wisatawan dapat mengunjungi Restoran AROMA LAUT yang letaknya ± 20 meter dari pusat area pantai. Jenuh dengan suasana mewah yang disajikan restoran. Kopi hangat khas Bantaeng turut pula disajikan di sebuah warung kopi yang dinamai Warkop 23. Lagi-lagi jaraknya hanya ± 10 meter dari pusat area pantai. Tidak hanya itu, pengunjung pun dapat menikmati fasilitas Wi-Fi yang disajikan Warkop 23 dan Restoran Aroma Laut. Mengingat jaraknya yang begitu dekat di kedua sisi Pantai Lamalaka, maka pengunjung dapat menikmatinya dengan koneksi yang lumayan stabil. Sumber : [IMG]http://i48.************/25ix2fc.jpg[/IMG] http://bonthain.blogspot.com/2010/02...-and-park.html |
|
|
|
|
|
#98 |
|
Registered User
Join Date: Apr 2009
Location: Malang, Sidoarjo
Posts: 1,291
Likes (Received): 1
|
untungnya Bantaeng sekarang punya Bupati yg bagus, bangun hotel di pantai pula.. dulu waktu bbrp kali lewat pantai disitu, kuliat pantainya bagus, pasirnya msih bersih, tp belum dikelola...
__________________
Visit Malang & Batu City, East Java, Indonesia |
|
|
|
|
|
#99 |
|
Registered User
Join Date: Oct 2010
Location: Bantaeng, Surabaya, Sidoarjo, Tangerang, Jakarta
Posts: 1,271
Likes (Received): 21
|
|
|
|
|
|
|
#100 |
|
Registered User
Join Date: Oct 2010
Location: Bantaeng, Surabaya, Sidoarjo, Tangerang, Jakarta
Posts: 1,271
Likes (Received): 21
|
|
|
|
|
![]() |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|