daily menu » rate the banner | guess the city | one on one

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Skybazaar of Indonesia > Archive


Closed Thread

 
Thread Tools Display Modes
Old February 10th, 2011, 01:56 PM   #121
rizki2lancer
Kreatifis Visioner
 
rizki2lancer's Avatar
 
Join Date: Mar 2010
Location: Bandung
Posts: 114
Likes (Received): 0


Lumayan terang
Semoga kedepannya lmpu bertenaga surya jadi standar di Indonesia. Amin!
__________________
|| Type-Moon || Key's Visual Art || Circus || P.A Works || Kyoto Animation || Kadokawa || Good Smile Company || ASCII Media Works || ufotable || Studio Ghibli ||
Series - Volume 1 || New Novel -Gestalt
Currently viewing : Jinrui wa Suitaishimashita
rizki2lancer no está en línea  

Sponsored Links
 
Old February 12th, 2011, 06:16 PM   #122
tollfreak
Valid User
 
tollfreak's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: Jakarta
Posts: 1,828
Likes (Received): 2

Proyek JORR-W2 Terhambat Pembebasan Lahan
http://www.poskota.co.id/berita-terk...mbebasan-lahan

Sabtu, 12 Februari 2011 - 19:24 WIB
| More

KEBAYORAN BARU (Pos Kota) – Upaya pembangunan proyek Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) West II, di Jakarta Selatan dipastikan terkendala dengan persoalan lahan. Sebab, 24 bidang tanah yang bakal terkena proyek ternyata dalam kondisi sengketa kepemilikan sehingga penyelesaian pembayarannya pun terpaksa dikonsinyasikan ke pengadilan.
Ketua Tim Pengadaan Tanah Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU), Ambardy Effendy, mengatakan, dari 24 bidang tanah yang bersengketa, 2 bidang di Kelurahan Petukanganselatan, 3 bidang di Kelurahan Ulujami, dan 19 bidang lainnya berada di Kelurahan Petukanganutara.
“Paling banyak di Kelurahan Petukangan Utara yang mencapai 19 bidang tanah,” kata Ambardy, saat pembayaran lahan JORR West II, di Walikota Administrasi Jakarta Selatan, kemarin.
Ia menambahkan saat ini ke-24 bidang tanah tersebut dalam proses pemberkasan. Namun demikian hingga target selesai pembebasan pada Maret mendatang, jumlah bidang yang dikonsinyasikan diperkirakan akan bertambah. Sebab masih ada pula beberapa warga yang menuntut pembayaran ganti rugi lebih besar dari yang telah ditetapkan. “Kita perkirakan jumlah yang dikonsinyasi hingga Maret mencapai 10 persen,” tambahnya.
Ketua Panitia Pembebasan Tanah (P2T) Jakarta Selatan, Syamsudin Noor, mengatakan hingga saat ini, sudah 310 bidang tanah yang telah dibebaskan dari 790 bidang. Setelah adanya Keputusan Gubernur Nomor 1907 tahun 2010 tentang Perubahan Ganti Rugi Tanah Untuk Pembangunan JORR W II, di Jakarta Selatan sendiri telah mencapai tahap ketiga pembayaran.
Ia merinci pada tahap pertama, telah dibayarkan 60 bidang dan tahap kedua sebanyak 150 bidang. “Untuk pembayaran tahap ketiga ini kita bayarkan 64 bidang dengan total pembayaran Rp 35 miliar,” kata Syamsudin yang juga Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan.
Namun, sayangnya proses pendataan dan pembayaran berjalan lambat, karena hingga saat ini masih terdapat warga yang tanahnya bakal terkena proyek JORR, namun bangunannya belum terdata oleh P2T. Firman (34) warga RT 01/04 Kelurahan Petukanganutara, Kecamatan Pesanggrahan, misalnya, ia merasa kecewa karena hanya lahannya saja yang terdata, sedangkan bangunan miliknya hingga kini belum terdata. Padahal dirinya telah mendapatkan undangan untuk pembayaran sebanyak tiga kali. “Sudah tiga kali ini saya datang ke acara pembayaran, tapi sampai saat ini pengukuran bangunan belum juga selesai,” tegasnya. (anton/B)
tollfreak no está en línea  
Old February 13th, 2011, 07:38 AM   #123
Wicak_15
I Love my Country
 
Wicak_15's Avatar
 
Join Date: Jan 2010
Location: Jakarta
Posts: 2,385
Likes (Received): 196

A. Ruas JORR W1

1.


2.


3.


4.


5.


6.


7.


B. Progress flyover Duri Kosambi

1. Sorry ya ketutupan bunga


2.
__________________
Protecting SSCi from the SCUM of the UNIVERSE!!!
Wicak_15 no está en línea  
Old February 14th, 2011, 08:23 AM   #124
VRS
Registered User
 
VRS's Avatar
 
Join Date: Jun 2006
Location: Jakarta
Posts: 20,820
Likes (Received): 226

duri kosambi flyover dibuat utk menghidari rel kereta api..??
VRS no está en línea  
Old February 14th, 2011, 12:09 PM   #125
Wicak_15
I Love my Country
 
Wicak_15's Avatar
 
Join Date: Jan 2010
Location: Jakarta
Posts: 2,385
Likes (Received): 196

Iya om.
__________________
Protecting SSCi from the SCUM of the UNIVERSE!!!
Wicak_15 no está en línea  
Old February 14th, 2011, 04:34 PM   #126
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,059
Likes (Received): 2

Batam Streetscape
By xentria

image hosted on flickr
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea  
Old February 14th, 2011, 04:35 PM   #127
DJ_Archuleta
Registered User
 
DJ_Archuleta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: ~Sumatera~
Posts: 3,059
Likes (Received): 2

Batam Streetscape
By xentria

image hosted on flickr
__________________
Sumatera Photo Gallery - Click Here for Sumatera Buildings
Architectures - | Medan | Batam | Pekanbaru | Palembang | Padang | Bangka-Belitung
DJ_Archuleta no está en línea  
Old February 15th, 2011, 07:46 AM   #128
RAGIL77
Registered User
 
RAGIL77's Avatar
 
Join Date: Jul 2010
Posts: 461

Hasil Ukur Lahan Tol Dikomplain
Monday, 14 February 2011
SEMARANG(SINDO) – Panitia Pembebasan Tanah (P2T) proyek jalan tol Semaranag–Batang kemarin mengumumkan hasil pengukuran tanah di tujuh kelurahan di Kecamatan Ngaliyan.


Di hari pertama sosialisasi hasil ukur tersebut, P2T banyak mendapat komplain dari warga.Tujuh kelurahan yang telah selesai diukur adalah Kelurahan Purwoyoso, Tambakaji, Ngaliyan, Bambankerep, Wonosari, Gondoriyo, dan Kelurahan Beringin. Sosialisasi dipusatkan di Kantor Kelurahan Purwoyoso dan dihadiri anggota P2T,Camat Ngaliyan, tujuh Lurah, serta perwakilan warga yang tanahnya terkena proyek. Komplain warga didominasi tidak cocoknya pengukuran lapangan dengan hasil pengumuman. Seperti diutarakan Sugiyo, 48, warga RT 1 RW 7,Purwoyoso.Ada 19 kepala keluarga (KK) di wilayah tempat tinggalnya yang tanahnya akan terkena proyek jalan tol.

Namun, tidak semua tanah warga masuk dalam daftar lahan yang terkena proyek.”Contohnya tanah saya 144 meter persegi, dilihat dari patok, berada di badan jalan tol. Tapi kenapa kok tidak masuk di daftar yang diumumkan hari ini. Ini kan membuat bingung,” paparnya. Sutaryo, 50,warga RW 13, Purwoyoso mengaku saat petugas melakukan pematokan, pihaknya mendapatkan kabar ada 55 bidang tanah di RW 13 yang terkena proyek.Ternyata, enam bidang di antaranya tidak masuk daftar lahan calon jalan tol. ”Padahal kalau melihat patoknya, enam bidang tanah itu nantinya berada di tengah as jalan tol,”katanya lagi.

Sementara itu,Paijo,52,warga RT 3 RW 8, Purwoyoso meminta agar P2T memasukkan sekalian sisa lahan miliknya seluas 3 meter persegi ke dalam daftar hasil ukur tersebut. ”Saat pengukuran antara tahun 2008–2009, dari 132 meter persegi tanah saya,yang tidak terkena cuma tiga meteran.Mbokitu sekalian dimasukkan ke daftar. Tapi anehnya, saat diumumkan hari ini, tanah saya yang terkena hanya 65 meter persegi,” ungkap Paijo. Sekretaris P2T Pemkot Semarang Nur Jannah menerangkan, warga diberi kesempatan selama tujuh hari untuk menyampaikan komplain atas hasil ukur yang diumumkan kemarin. ”Kita beri waktu hingga tanggal 21 Februari.”

”Komplain bisa disampaikan melalui lurah atau camat karena lurah dan camat memang masuk dalam anggota P2T. Selanjutnya, tim dari P2T nanti akan menginventarisasi komplain, kemudian dikaji dan turun ke lapangan,” paparnya. Anggota P2T Sapto Adi Prasetyo menambahkan, pihaknya hanya bisa memberi ganti rugi kepada warga yang tanahnya benar- benar terkena jalan tol. ”Di luar itu,seperti sisa 3 meter,kami tidak bisa berikan karena itu sudah melanggar hukum,” tandas Sapto. Terpisah, Humas Pemkot Semarang Achayani memaparkan, selain tujuh kelurahan yang tersebut di atas, maka masihada dua kelurahan lain yang wilayahnya akan dilintasi jalan tol Semarang– Batang.

Dua kalurahan tersebut yakni Kembangarum di Semarang Barat dan Podorejo di Ngaliyan.Berdasarkan pengukuran sementara, maka diketahui bahwa total lahan yang dibutuhkan untuk jalan tol mencapai 63,8 hektare,sepanjang 10,9 km. ”Kembangarum dan Podorejo masih dalam proses pengukuran. Untuk nilai ganti ruginya, nanti ditentukan setelah hasil pengukuran clear dan harus menggandeng tim appraisal,” paparnya. (agus joko)

sumber : http://www.seputar-indonesia.com/edi...t/view/381889/
RAGIL77 no está en línea  
Old February 16th, 2011, 01:27 AM   #129
Venantio
Yours to discover
 
Venantio's Avatar
 
Join Date: Nov 2007
Location: Toronto
Posts: 3,042
Likes (Received): 192

Quote:
Originally Posted by VRS View Post
terang lampu tsb sama dgn terang lampu listrik?
Maksudnya mungkin listrik biasa? Soalnya, tenaga surya itu pun juga tenaga listrik dengan pembangkitnya dari sel-sel penangkap sinar matahari (sel surya/solar cell).
Venantio no está en línea  
Old February 17th, 2011, 07:43 AM   #130
aa coy
Registered User
 
aa coy's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: citayam,bogor - cikupa,tangerang
Posts: 2,208
Likes (Received): 5

sekedar renungan, khususnya pemerintah RI bisa belajar dr sini & patut ditiru !
==========================================================
RADAR BOGOR : Rabu, 02 Februari 2011 , 10:11:00
Catatan Dahlan Iskan Direktrur Utama PLN
Dengan BBM, Bangun Jalan Tol

Memang tidak ada doktrin “belajarlah sampai ke India”, tapi tetap saja ada pelajaran menarik dari sana. Terutama bagaimana negara miskin dengan penduduk besar yang dengan demokrasinya yang liberal itu akhirnya menemukan juga jalan keluar untuk bangkit. CARA bangkitnya pun unik. Terutama dalam membangun infrastruktur dasar seperti jalan tol dan jalan raya nasional.

Karena itu, di sela-sela kunjungan Presiden SBY ke India, saya memerlukan tinggal lebih lama di India. Untuk melihat perkembangan pembangunanIndia dan manajemen distribusi listrik di sana.

Semula, bukan main juga sulitnya membebaskan tanah untuk jalan tol, pelabuhan, bandara dan jalan negara lainnya di India. Sampai kemudian, dibentuklah satu lembaga independen khusus untuk mengurus pembangunan, pemeliharaan, pengelolaan dan pengoperasian jalan raya. Disingkat National Highway Authority of India (NHAI). Inilah lembaga yang kemudian terbukti menjadi terobosan dalam mempercepat pembangunan jalan raya di India. Lembaga independen tersebut terdiri atas ahli konstruksi, ahli lalulintas, ahli hukum dan tokoh-tokoh tepercaya masyarakat.

Kehadiran tokoh tepercaya masyarakat itu diperlukan agar penentuan harga tanah tidak hanya memihak investor. Lembaga tersebut bertanggung jawab atas terbangunnya jalan raya sepanjang 60.000 km, termasuk ribuan kilometer jalan tol. Bahkan, bertanggung jawab juga menentukan aturan investasi, pedoman harga tanah, sampai ke soal perhitungan keuangan dan bisnisnya. Lembaga NHIA itulah yang terbukti menjadi kunci keberhasilan pertumbuhan ekonomi India yang begitu cepat lima tahun terakhir ini.

Dari mana India mendapat dana untuk pembangunan jalan tol yang begitu cepat? Ini juga bisa ditiru di Indonesia: dari pajakkhusus BBM. Setiap mobil yang membeli BBM dibebani tambahan setara Rp200/liter. Itu dinilai sangat adil. Yang memerlukan jalan raya adalah pemilik mobil. Yang mengeluh kalau jalan rayanya macet juga pemilik mobil. Apa salahnya kalau keluhan mereka diselesaikan dengan cara membebankan biayanya kepada mereka juga. Berkat jalanjalan yang lancar itu, ekonomi menjadi sangat baik. Setelah ekonomi baik, rakyat kecil ikut menikmati. Tidak pelak kalau pertumbuhan ekonomi India mencapai sembilan persen tahun lalu. Hanya kalah sedikit oleh Tiongkok.

Semula, memang banyak yang menentang pengenaan pajak khusus BBM itu. Namun, setelah dijalankan dengan tegas, akhirnya diterima juga tanpa keributan. Bahkan akhirnya disyukuri karena India mampu bangkit dan menjadi buah bibir dunia? Sistem tersebut juga membebaskan pemerintah dari sikap pro-kontra masyarakat. Soal ganti rugi tanah, misalnya, boleh saja pemilik tanah berkeberatan.

Tapi, karena penentuan harga tanah sudah sangat adil, keberatan itu diselesaikan dengan jalan hukum. NHAI menitipkan sejumlah uang sesuai tarif yang sudah ditentukan ke pengadilan. Sambil menunggu pengadilan, proyek jalan terus. NHAI juga yang menetapkan paket-paket proyeknya. Setiap paket pembangunan jalan tol atau jalan raya maksimum 50 km.

Dengan demikian, kalau yang akan dibangun 1.000 km, berarti ada 20 paket tender. Ketentuan tender masing-masing ruas tidak sama. Di ruas yang arus mobilnya sedikit, yang ditenderkan adalah berapa rupee si investor memerlukan subsidi dari NHAI. Perusahaan yang mengajukan penawaran subsidi paling rendah, dialah yang memenangkan tender itu. Sebaliknya, untuk ruas yang sangat ramai, tendernya terbalik. Investor yang bisa membayar kepada NHAI paling tinggi, dialah yang menang tender.

Itulah yang dimaksud dengan private public partnership di India. Dengan sistem tersebut, pembangunan jalan tol Golden Quadrilateral sepanjang lebih seribu kilometer bisa selesai dalam waktu kurang dari lima tahun. Karena itu, ibukota New Delhi yang di utara kini sudah bisa dihubungkan dengan jalan tol ke Mumbay di barat, Chennai di selatan, dan Kalkuta di timur kini sudah terhubung denganjalan tol.

Tanpa terobosan seperti itu, bisa dibayangkan alangkah sulitnya ekonomi India dengan beban penduduk 1,1 miliar sekarang ini. Karena sistem baru tersebut sudah berjalan lebih dari delapan tahun dan sudah bisa diterima dengan baik oleh masyarakat, pertumbuhan ekonomi yang cepat sekarang ini tidak akan tertahankan lagi.

Meski begitu, India tetap memerlukan waktu lebih lama untuk benar-benar bisa menjadi negara modern seperti Tiongkok. Negara itu telanjur terlalu miskin dengan beban penduduk yang begitu besar. Kebangkitan ekonominya tentu terjadi tidak sekaligus. Kota seperti New Delhi, Mumbai, dan Bangalore sudah terlihat menggeliat. Tapi, kota besar seperti Kalkuta, masih sulit diceritakan.

Saya memang perlu ke Kalkuta setelah mengikuti kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke New Delhi pekan lalu. Sekaligus ingin melihat pedesaannya. Saya ingin membandingkan apakah geliat kebangkitan pembangunan India itu bisa seperti Tiongkok, merata sampai ke pedesaannya. Saya masuk sampai ke sebuah desa perbatasan dengan Bangladesh. Gerakan bosan miskin itu seperti belum sampai di Kalkuta.

Kota Kalkuta jauh lebih parah dari yang saya bayangkan. Kepadatan penduduknya, kemiskinan, kekumuhan, kesemrawutan, bau busuk, kaki lima, bangunan reyot, dan sampah berhamburan di mana-mana seperti tidak ada batas akhirnya.

Kota besar berpenduduk 12 juta orang itu (sebesar Jakarta atau empat kali Surabaya) praktis seperti lautan slump. Bangunanbangunan kuno peninggalan Inggris tidak terasa lagi keanggunannya. Kalah oleh kekumuhan dan debu yang melingkupinya.

Sesekali semestinya para pimpinan negara, pejabat daerah, dan anggota DPR kita perlu kunker ke Kalkuta. Setidaknya untuk menjaga agar kotakota di Indonesia jangan sampai mundur seperti Kalkuta. Malam itu, setiba di sebuah hotel bintang lima di Kalkuta, kami (saya dan dua staf PLN) ingin langsung melihat-lihat kota. Petugas keamanan hotel terlihat heran, pada pukul 22.00 seperti itu kami ngotot mau jalan-jalan.

Tapi, belum lagi 200 langkah perjalanan kami, petugas tersebut mengejar kami. “Sebaiknya jangan diteruskan. Tidak aman,” katanya. Kami sendiri sudah mulai merasakan itu. Baru beberapa meter dari gerbang hotel, bulu kuduk mulai berdiri. Tidak ada lampu penerangan di trotoar itu. Begitu banyak orang yang duduk-duduk atau tiduran di trotoar. Bangkelan-bangkelan besar terlihat terikat di trotoar tersebut pertanda trotoar itu menjadi arena pedagang kaki lima saat siang. Padahal hotel tersebut berada di sebelah taman nasional, seperti Taman Monas kalau di Jakarta. Taman terbuka itu sebenarnya cukup luas. Desain awalnya juga terlihat bagus dan elite. Tapi, jantungnya Kota Kalkuta itu sangat tidak terurus.

Kami akhirnya pilih mempercepat tidur. Agar pagi-pagi bisa bangun untuk jalan pagi sambil melihat sudut kota yang lebih banyak. Ketika matahari belum terbit, jalan-jalan sudah ramai dengan lalu lintas orang serta kendaraan. Hari itu hari kemerdekaan India. Akan ada parade militer. Tapi, tidak terlihat sama sekali suasana pesta. Tidak ada bendera nasional, umbulumbul, atau hiasan. Tidak ada juga keinginan, misalnya agar paling tidak sehari itu, kotanya lebih bersih. Bahkan, barikadebarikadeuntuk mengatur lalu lintas hari itu terlihat lebih semrawut karena terbuat dari bambu-bambu tua yang dibelah.

Maka, pagi itu, selama sejam berjalan kaki, saya hanya bisa melihat kesemrawutan dan kekumuhan di sepanjang jalan. Di salah satu jalan di pusat kota, saya melihat begitu banyak orang mandi di trotoar. Hanya mengenakan celana dalam.

Rupanya, ada air PDAM yang sudah lama bocor di situ. Bisa untuk mandi gratis beramai-ramai. Saya menghitung ada berapa orang yang lagi mandi pagi di trotoar itu: 14 orang. Di sepanjang trotoar yang saya lalui, tidak hentihentinya pemandangan ini: orang berdiri di atas trotoar sambil menggosok gigi. Ada yang pakai sikat gigi, banyak juga yang pakai sepotong kayu, sebesar jeruji jendela yang kecil. Sesekali saya lihat mereka mematahkan kayu itu, lalu memasukkan kembali ke mulut.

Masih ada lagi fungsi lain trotoar di sana: untuk tempat memasak. Begitu banyak ibu-ibu yang memasak di pinggiran jalan. Demikian juga toilet umum, rupanya kurang diperlukan. Saya melihat di mana-mana orang bisa kencing sambil berdiri begitu saja di pinggir jalan.

Setelah lelah berjalan kaki, kami meloncat ke dalam trem listrik. Biar bisa menjangkau kota lebih jauh. Juga, siapa tahu bisa melihat satu bagian kota yang lain yang agak berbeda. Tapi, ternyata sama. Di mana-mana kami melihat pemandangan yang itu-itu juga. Praktis, hanya di dalam lingkungan hotel yang terlihat terawat indah.

Tidak adakah sisi positifnya? Tentu ada. Semiskin-miskinnya mereka dan sesemrawutsemrawutnya Kalkuta, penduduknya masih ingat melakukan sikat gigi. Itu pertanda bahwa penduduknya berpendidikan.

Di India, pendidikan memang utama, yang kelak bisa dipakai modal sosial untuk kemajuan India. Sisi positif lainnya adalah: semua kendaraan umum sudah menggunakan gas atau elpiji. Itu membuat kepadatan dan kesemrawutan lalu lintasnya tidak bertambah pengap oleh polusi. Dari sudut ini, Jakarta pun kalah.

Tentu tidak perlu diceritakan lagi perjalanan saya ke pedalaman. Termasuk bagaimana pengalaman kami naik kereta rakyat yang horornya sudah sering terlihat di televisi itu. Saya harus berdiri di sela-sela bungkusan sayur selama dua jam. Duduk di lantai pun dimarahi penumpang lain karena bisa untuk menambah satu lagi penumpang berdiri. Positifnya: rel di sana double- track sehingga perjalanan bisa lebih cepat. Meski harus berhenti di kira-kira 30 stasiun, tapi tidak membosankan karena setiap berhenti tidak lebih dari 1 menit.

Melihat Kalkuta hari ini, saya jadi memahami mengapa Inggris memindahkan ibu kota India keNew Delhi pada zaman dulu. Tidak ada harapankah Kalkuta? Ternyata ada. Di sebelah Kota Kalkuta ternyata kini sedang dibangun kota baru: Jyothibasu. Kota itu masih jauh dari jadi, tapi mulai terlihat menggeliat. Jaringan jalan-jalannya dan beberapa gedung tinggi yang modern mulai terlihat di sana.

Rupanya, Kalkuta memilih lebih dulu membangun sesuatu yang baru sama sekali daripada merenovasi kota lama yang begitu beratnya. Saya jadi ingin melihat lagi Kalkuta lima tahun mendatang. (*)

http://www.radar-bogor.co.id/index.p...etail&id=68140

Last edited by aa coy; February 17th, 2011 at 12:17 PM.
aa coy no está en línea  
Old February 17th, 2011, 10:22 AM   #131
David-80
Le Nozze di Figaro...
 
David-80's Avatar
 
Join Date: Oct 2003
Location: Planet Earth
Posts: 5,990

aa_coy jangan lupa link berita nya di cantumkan

cheers
__________________
Intel Inside, Idiot outside
David-80 no está en línea  
Old February 17th, 2011, 12:19 PM   #132
aa coy
Registered User
 
aa coy's Avatar
 
Join Date: Dec 2009
Location: citayam,bogor - cikupa,tangerang
Posts: 2,208
Likes (Received): 5

Quote:
Originally Posted by David-80 View Post
aa_coy jangan lupa link berita nya di cantumkan

cheers
done, pa moderator
aa coy no está en línea  
Old February 17th, 2011, 02:59 PM   #133
RAGIL77
Registered User
 
RAGIL77's Avatar
 
Join Date: Jul 2010
Posts: 461

Suara Pantura
16 Februari 2011
Pembebasan Tanah Dijadwal Ulang
BATANG - Keresahan sebagian masyarakat terkait ketidakjelasan pembebasan lahan tol Pemalang - Batang, tampaknya akan segera terjawab. Pemerintah bersama investor rencananya dalam waktu dekat akan segera melakukan proses pembebasan lahan di desa-desa yang akan dilalui jalan tol tersebut.

”Maret, kita akan menjadwalkan ulang pembebasan tanahnya,” ujar Ketua Tim Pengadaan Tanah (TPT) Ruas Jalan Tol Pemalang-Batang, Rasbadi ST,MT, Selasa (15/2).

Selain Tim Pengadaan Tanah (TPT), penjadwalan ulang pembebasan lahan tersebut juga akan melibatkan panitia pengadaan tanah di tingkat kabupaten serta investor. Penjadwalan ulang dilaksanakan Maret, sebab harus menunggu dilakukannya amandemen kontrak 22 Maret mendatang, antara kepala badan pengatur jalan tol dengan badan usaha jalan tol atau pihak investor. (H56-13)

http://suaramerdeka.com/v1/index.php...1/02/16/137039
RAGIL77 no está en línea  
Old February 18th, 2011, 02:57 PM   #134
drie
Registered User
 
drie's Avatar
 
Join Date: Feb 2010
Location: R I A U
Posts: 14,205

JALAN LINGKAR LUAR KOTA BANGKINANG, bagian dari jalan Lintas barat Prov. Riau

image hosted on flickr


image hosted on flickr


image hosted on flickr
__________________
"Biarlah Badan Berkalang Tanah. Biarlah Mati Tak Tersebut Budi. Tak Akan Surut Langkah Memajukan Bumi Melayu Ini,"

-H.M. Rusli Zainal-
drie no está en línea  
Old February 20th, 2011, 04:45 AM   #135
Wicak_15
I Love my Country
 
Wicak_15's Avatar
 
Join Date: Jan 2010
Location: Jakarta
Posts: 2,385
Likes (Received): 196

--Part 1--
Proyek pelebaran Jalan tol Jakarta-Tangerang

1.


2.


3.


4.


5.


6.


7.


8.


9.


10.
__________________
Protecting SSCi from the SCUM of the UNIVERSE!!!

Last edited by Wicak_15; February 20th, 2011 at 04:50 AM.
Wicak_15 no está en línea  
Old February 20th, 2011, 04:56 AM   #136
Wicak_15
I Love my Country
 
Wicak_15's Avatar
 
Join Date: Jan 2010
Location: Jakarta
Posts: 2,385
Likes (Received): 196

--Part 2--
Akses baru Pintu tol Lippo Karawaci

1.


2.


3.


4.


5.


6.


7.
__________________
Protecting SSCi from the SCUM of the UNIVERSE!!!
Wicak_15 no está en línea  
Old February 20th, 2011, 06:45 PM   #137
VRS
Registered User
 
VRS's Avatar
 
Join Date: Jun 2006
Location: Jakarta
Posts: 20,820
Likes (Received): 226

ah, jadi tak perlu lagi kita berhenti lampu merah sebelum masuk tol....*sekarang sudah langsung masuk tol via fly over...
VRS no está en línea  
Old February 21st, 2011, 06:28 AM   #138
v-sun
_-_-_-_-_-_
 
v-sun's Avatar
 
Join Date: Oct 2008
Location: B A N D U N G
Posts: 7,650
Likes (Received): 96

Jalan Nasional Cilacap-Ciamis Hancur

Minggu, 20 February, 2011 - 16:27

CILACAP, (PRLM).- Jalan nasional penghubung antara Jawa Tengah - Jawa Barat antara Rawaapu, Kecamatan Patimuan Cilacap hingga ke Kalipucang Ciamis kondisinya hancur. Jalan paling sibuk di jalur selatan Jateng-Jabar hanya bisa dilalui dengan kecepatan 20 kilometer per jam, sebab nyaris semua aspal sudah terkelupas dan meninggalkan lubang yang menganga.

Kerusakan jalan dimulai sejak dari Karangpucung - Sidareja - Patimuan sampai perbatasan antara Jawa Tengah-Jawa Barat di Kalipucang. Berbagai macam bentuk protes atas kerusakan jalan sudah dilakukan warga, sepanjang jalan antara Patimuan dan hingga perbatasan dipasang berbagai spanduk berisi kekecewaan mengenai ketidakpedulian pemerintah terhadap kerusakan jalan. Sejumlah jalan berlubang oleh warga ditanami pohon, bahkan di perempatan pasar Cinyawang Kecamatan Patimuan jalan berlubang ditanami padi sebagai bentuk protes kepada pemerintah.

Tanaman padi tersebut ditanam pada jalan berlubang sekitar 3 X 5 meter, warga menanam padi agar sebagai bentuk protes kepada pemerintah sekaligus sebagai pengaman, agar pengguna jalan tidak jatuh terperosok masuk ke dalam lubang yang cukup dalam. “Tanaman padi tersebut sudah panen dua kali dan panen ke tiga diperkirakan pada Maret mendatang. Itu artinya warga sudah memprotes kondisi jalan tersebut selama satu tahun namun hingga sekarang tidak kunjung ada perbaikan," kata Haryono (45) warga setempat.(A-99/A-147)***

http://pikiran-rakyat.com/node/135832
__________________
B A N D U N G menginspirasi.
v-sun está en línea ahora  
Old February 21st, 2011, 08:02 AM   #139
tollfreak
Valid User
 
tollfreak's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: Jakarta
Posts: 1,828
Likes (Received): 2

Konstruksi Tol Cikampek-Palimanan Mulai April 2011
Senin, 21 Februari 2011 | 10:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Konstruksi pembangunan jalan tol Cikampek-Palimanan diperkirakan akan dimulai April tahun ini. Pembebasan lahannya sudah mencapai 92 persen. Kalau pun hingga bulan ini masih ada yang belum sepakat dengan harga atau masih ada tanah yang dalam sengketa, Maret nanti pemerintah akan menempuh cara konsinyasi di pengadilan.

Dirjen Bina Marga Djoko Murjanto mengatakan, masih ada sedikit kendala terkait pembebasan lahan karena adanya perubahan rute di daerah Ciwaringin. "Daerah ini melewati pesantren,"ujarnya. Tapi dia bilang, sekarang dalam proses pembebasan lahan. "Sekarang masih menunggu surat perintah pembebasan (SP2) dari gubernur," ujarnya akhir pekan lalu.

Dia optimistis keseluruhan proses pembebasan lahan ini akan tuntas pada bulan April. Nah, kalau pemebebasan lahan sudah kelar, maka proses pembangunan pun segera dilakukan. "Kita akan langsung melakukan land clearing (pembukaan lahan)," ujarnya.

Direktur Bina Teknis Ditjen Bina Marga, Suharto menambahkan sebetulnya konstruksinya sudah bisa mulai dilakukan karena pembebasan lahannya sudah di atas 75 persen. "Tetapi karena kontraktornya dari Malaysia, mereka minta menunggu sampai 100 persen baru mau memulai," ujarnya.

Selain karena ada yang tidak sepakat dengan ganti rugi, ada juga tanah yang masih dalam status sengketa. "Ada yang kememilikannya diklaim lebih dari satu orang,"ujarnya. (Petrus Dabu/KONTAN)

http://properti.kompas.com/index.php...lai.April.2011
tollfreak no está en línea  
Old February 22nd, 2011, 02:45 PM   #140
RAGIL77
Registered User
 
RAGIL77's Avatar
 
Join Date: Jul 2010
Posts: 461

Ekonomi & Bisnis
22 Februari 2011
Pembebasan Lahan Tol Trans Jawa Sudah Capai 37%
JAKARTA- Proses pembebasan lahan proyek pembangunan jal tol Trans Jawa hingga kini sudah mencapai 37% dari total panjang 653 km.
Demikian dikemukakan oleh Purnomo, Direktur Bina Teknis Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, kemarin.
’’Pembebasan lahan itu menjadi prioritas karena kepadatan yang tinggi. Luas lahan yang dibebaskan antara lain ruas tol Pejagan-Pemalang. Prioritasnya Pejagan-Brebes dulu; pembebasan lahannya sudah 70%,’’ tuturnya.

Pembebasan lahan Cikopo/Cikampek-Palimanan sudah 92%; Pejagan-Pemalang seksi I 73%, seksi II 45%, dan seksi III belum; sedangkan Pemalang-Batang 3%.

’’Secara total Pemalang-Batang masih 3%. Di rusa itu ada dua seksi, seksi II belum sama sekali,’’ jelasnya.
Pada ruas Batang-Semarang yang terdiri atas lima seksi, lanjut dia, pembebasan lahan seksi I sudah mencapai 62%, sedangkan empat yang lainnya belum.

Selanjutnya, Semarang-Solo untuk seksi I, yaitu Semarang-Ungaran sudah 96% dan seksi II Ungaran-Bawen 72 %. Bawen-Sukoharjo masih negosiasi dengan Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) mengenai kelayakan proyek.

Pada ruas Solo-Mantingan/Ngawi, menurut Purnomo, secara keseluruhan proses pembebasan lahannya sudah 34%. Mantingan/Ngawi-Kertosono 27%, tetapi seksi Ngawi sekarang sudah 65%.
Sementara itu ruas Kertosono-Mojokerto secara keseluruhan sudah mencapai 67%, dan terakhir ruas tol Surabaya-Mojokerto pembebasan lahannya 40%.

http://suaramerdeka.com/v1/index.php...Sudah-Capai-37
RAGIL77 no está en línea  


Closed Thread

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 08:44 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.7
Copyright ©2000 - 2013, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.1.2 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2013 DragonByte Technologies Ltd.
vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2013 DragonByte Technologies Ltd. (Resources saved on this page: MySQL 23.08%)

SkyscraperCity - In Urbanity We Trust

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu