daily menu » rate the banner | guess the city | one on one

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Skybazaar of Indonesia > Archive


Closed Thread

 
Thread Tools Display Modes
Old March 2nd, 2011, 06:59 AM   #141
v-sun
_-_-_-_-_-_
 
v-sun's Avatar
 
Join Date: Oct 2008
Location: B A N D U N G
Posts: 7,650
Likes (Received): 96

Selasa, 01/03/2011 17:22 WIB
Masuk Bandung, Pelancong Diimbau Pilih Gerbang Tol Selain Pasteur
Tya Eka Yulianti : detikBandung

detikcom - Bandung, Setelah penutupan Gerbang Tol Padalarang Barat, kendaraan yang biasanya bertumpuk di titik tersebut diprediksi akan berpindah ke Gerbang Tol Pasteur, yang merupakan akses favorit para pelancong masuk Bandung. Pengguna jasa jalan tol pun diimbau untuk memilih gerbang tol lainnya untuk menghindari kemacetan.

Hal itu diungkapkan Humas Jasa Marga Purbaleunyi, Iwan Mulyawan saat dihubungi detikbandung via telepon selularnya, Selasa (1/3/2011).

"Karena di Padalarang Barat lancar, kendaraan diprediksi akan langsung lari ke Pasteur. Weekend ini juga kan ada tanggal merahnya, diprediksi bakal ramai. Saya imbau dari sekarang agar memilih gerbang tol lain selain pasteur supaya tidak macet," ujar Iwan.

Untuk mengantisipasi kemacetan pada akhir pekan, 8 gardu di Gerbang Tol Pasteur akan dioperasikan seluruhnya. "Dari 8 gardu yang ada, semuanya akan kami optimalkan supaya lancar dan tidak tersendat," katanya.

Di Gerbang Tol Padalarang Barat volume kendaraan yang melintas setiap harinya rata-rata 40 ribu kendaraan. Jumlah tersebut akan jauh meningkat saat weekend
atau hari libur.

Ada beberapa gerbang tol lainnya yang bisa menjadi alternatif pilihan bagi pengguna jalan tol untuk bisa masuk ke Bandung, di antaranya Pasir Koja, Buah Batu, Moch Toha, Kopo, dan Cileunyi.

http://www.detik.com/read/2011/03/01...teur?881104485
__________________
B A N D U N G menginspirasi.
v-sun no está en línea  

Sponsored Links
 
Old March 10th, 2011, 07:05 AM   #142
Mimihitam
Pengguna Jelata
 
Mimihitam's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Location: Jakarta
Posts: 2,629
Likes (Received): 2

Jasa Marga to seek Rp17.5t loan to build toll roads
The Jakarta Post | Thu, 03/10/2011 12:09 PM | Business

Toll operator PT Jasa marga (JSMR) is seeking Rp 17.5 trillion (nearly US$ 9 billion) in loans to build 200 kilometers of toll roads over the next three years.

JSMR president director Frans Sunito said the company’s investment would reach Rp 25 trillion for the next three years.


“We will borrow loans to meet 70 percent of our investment target,” Frans said Wednesday as quoted by kontan.co.id.

“The rest will come from our own capital.”

He added that Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI) and BCA were planning to provide the loans.

JSMR toll roads projects included the 11.4-kilometer Serangan-Tanjung Benoa road in Bali, which will start mid-2011.

http://www.thejakartapost.com/news/2...oll-roads.html
__________________
Si Tou Timou Tumou Tou
—Sam Ratulangi, manusia hidup untuk menghidupkan manusia lain, human live for the people
Mimihitam no está en línea  
Old March 11th, 2011, 10:28 AM   #143
Mimihitam
Pengguna Jelata
 
Mimihitam's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Location: Jakarta
Posts: 2,629
Likes (Received): 2

2011, Ganti rugi tol Solo-Mantingan di Sindon selesai
By on 11 Maret 2011

Boyolali (Solopos.com)–Tahun 2011 ganti rugi tanah dan bangunan yang terkena proyek tol Solo-Mantingan di Desa Sindon Kecamatan Ngemplak diperkirakan selesai.

Dari 183 bidang milik warga sebanyak 146 telah mendapat ganti rugi. Sisanya sejumlah 37 bidang belum mendapat ganti rugi dan masuk pada tahap keenam. “Pemberian ganti rugi sudah sampai tahap kelima. Sisa 37 bidang, 30 bidang telah diserahkan surat serta syarat-syaratnya,” tutur Kepala Desa Sindon, Supardi saat ditemui Espos di Balai Desa, Kamis (10/3/2011).

Supardi menambahkan 30 bidang milik warga telah diserahkan tinggal menunggu 7 bidang sisanya kemudian diproses. Sejumlah 37 bidang tersebut masuk tahap keenam ganti rugi jalan tol Solo-Mantingan. Proses ganti rugi diutamakan tanah pekarangan dan sawah milik warga. Sementara jalan dan saluran milik kas desa sebanyak 25 bidang akan diurus setelah semua milik warga selesai. Hanya beberapa bidang milik warga yang belum mau menyerahkannya. “Mereka masih kurang setuju dengan harga yang ditawarkan. Akan tetapi, kami optimis 2011 soal ganti rugi sudah selesai,” papar Supardi.

Harga yang disepakati oleh warga pun beragam dan terbagi-bagi dalam beberapa kelas. Di antaranya tanah pekarangan satu Rp 300.000, tanah pekarangan dua Rp 275.000, tanah pekarangan tiga Rp 250.000. Sementara untuk sawah dibagi sawah satu Rp 175 ribu dan sawah dua Rp 150.000.

“Selama proses ini dari awal hingga tahap kelima lumayan lancar. Tidak ada tanah sengketa. Tanah yang telah ditinggal pemiliknya pun ahli warisnya jelas,” papar Supardi. Tahun 2011 anggaran dari pemerintah lebih banyak sehingga persoalan ganti rugi di beberapa desa di Kecamatan Ngemplan diperkirakan cepat selesai.

(m90)

http://www.solopos.com/2011/boyolali...-selesai-88638
__________________
Si Tou Timou Tumou Tou
—Sam Ratulangi, manusia hidup untuk menghidupkan manusia lain, human live for the people
Mimihitam no está en línea  
Old March 12th, 2011, 07:49 AM   #144
Mimihitam
Pengguna Jelata
 
Mimihitam's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Location: Jakarta
Posts: 2,629
Likes (Received): 2

Thousands face eviction for toll road project

The construction of a toll road is set to evict thousands of residents in North and East Jakarta.
Governor Fauzi Bowo said the city was in need of 5.3 hectares of land to construct a toll road in Sunter, North Jakarta.

“There’s going to be quite a lot of land purchased in the area. We will construct the elevated toll road above the main road,” he told reporters at City Hall on Friday.

Construction of the first two of the six new toll roads, which will connect Semanan to Pedongkelan in West Jakarta and Sunter in North Jakarta to Pulogebang in East Jakarta, will begin in November.

The city has earmarked Rp 11.1 trillion (US$1.2 billion) for the Semanan-Pedongkelan and Sunter-Pulogebang toll roads, which in total will be 27.7 kilometers long.

The city will also purchase plots of land along Jl. Raya Pegangsaan Dua in North Jakarta to widen the road from its current width of 20 meters to 50 meters.

Fauzi said that although the land purchases would involve the eviction of residents living in the area, he believed there would be no resistance since the project was for public infrastructure.

“They know already that the land they are using has been allocated for the road construction. The allocation is regulated in the city’s spatial plan,” the governor said.

However, Nurkholis Hidayat, director of the Legal Aid Institute (LBH) Jakarta, said separately that he doubted the land acquisition would be trouble-free.

“Many times in the past, the administration has failed to settle numerous conflicts triggered by disputed land claims and residents’ refusal to move that span many years. It is likely that the same thing will happen in Sunter,” Nurkholis told The Jakarta Post.

For example, he said, the city had yet to settle payments with residents evicted for the Kebon Jeruk-Penjaringan section of the Jakarta Outer Ring Road.

Nurkholis said the administration had failed to provide comprehensive information on road construction, leaving residents unaware that they may be evicted at anytime.

“Often, the administration arbitrarily decides on the price of the plots of land, leaving residents at a disadvantage,” he said.

Land disputes have been known to cause social unrest that sometimes leads to bloodshed.

A major land dispute that triggered public unrest occurred in Koja, North Jakarta, that resulted
in a clash between authorities and locals in April last year, during which three people were killed
and approximately 200 others were injured.

Hasan Basri Saleh, the city’s assistant for economic and administrative affairs who is in charge of
the toll road project, was unavailable for comment on the plan concerning evictions.

The land earmarked for acquisition is apt to fall into the hands of land speculators, as happened in other areas as the bill on land acquisition is still being discussed by the House of Representatives.

The four other toll roads in the project are in Ulujami in South Jakarta–Tanah Abang in Central Jakarta, Pasar Minggu in South Jakarta–Casablanca in East Jakarta, Duri Pulo in Central Jakarta–Kampung Melayu in East Jakarta and Kampung Melayu–Kemayoran in Central Jakarta.

The six toll roads will span 67.74 kilometers in total and be managed and operated by city-owned PT Jakarta Toll Road Development.

The planned toll roads are part of the city’s attempt to provide more road space in the capital. Jakarta has 7,650 kilometers of highways while the ratio of road development and vehicle growth has been unbalanced.

The number of vehicles has been increasing at high speed with an average of 1,500 new motorcycles and 500 new cars hitting the roads daily while the development of new roads reaches only 0.1 percent annually.

—JP/Andreas D. Arditya

http://www.thejakartapost.com/news/2...d-project.html
__________________
Si Tou Timou Tumou Tou
—Sam Ratulangi, manusia hidup untuk menghidupkan manusia lain, human live for the people
Mimihitam no está en línea  
Old March 12th, 2011, 09:54 AM   #145
tata
there's no free lunch
 
tata's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: JAKARTA
Posts: 2,592
Likes (Received): 0

Mudah2an gak salah thread.

Konstruksi jalan layang non-tol Antasari - Blok M.
Note: Pengerjaan dilakukan pada malam hari utk menghindari kemacetan yg lebih buruk lagi.

__________________
JAKARTA Public Transportation:

Bus Rapid Transportation Database, BRT Part 1, BRT Part 2
tata no está en línea  
Old March 12th, 2011, 02:40 PM   #146
Wicak_15
I Love my Country
 
Wicak_15's Avatar
 
Join Date: Jan 2010
Location: Jakarta
Posts: 2,385
Likes (Received): 196

Bro, JLNT udah ada thread sendiri. Linknya: http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=1300927
Wicak_15 no está en línea  
Old March 12th, 2011, 03:40 PM   #147
tata
there's no free lunch
 
tata's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: JAKARTA
Posts: 2,592
Likes (Received): 0

@ wicak_15: terima kasih koreksinya
__________________
JAKARTA Public Transportation:

Bus Rapid Transportation Database, BRT Part 1, BRT Part 2
tata no está en línea  
Old March 14th, 2011, 03:23 AM   #148
eurico
Yes they are
 
Join Date: Nov 2006
Posts: 14,014
Likes (Received): 175

Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu Terkatung-katung

Selasa, 8 Maret 2011 | 21:04 WIB


BEKASI, KOMPAS.com — Kelanjutan pembangunan jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) sepanjang 21,1 kilometer belum jelas sehingga sulit untuk bisa terlaksana tahun 2011. Hal ini disebabkan belum jelasnya tindak lanjut dari perusahaan yang diberi kepercayaan membangun jalan bebas hambatan itu.
Ruas tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu terhenti pembangunannya sejak 1997 akibat krisis ekonomi. PT Kresna Kusuma Dyandra Marga, pemegang konsesi tol in,i tidak mampu menyediakan modal Rp 2 triliun dari investasi Rp 6 triliun.

”Kalau tol Becakayu masih jauhlah. Belum jelas tindak lanjutnya hingga kini,” ujar Wakil Wali Kota Bekasi Rahmad Effendi di Bekasi, awal pekan ini.

Ia mengatakan, keberadaan tol Becakayu sangat diperlukan dalam mengurai kemacetan yang terjadi di sepanjang Jalan KH Noor Ali, Bekasi, menuju Cawang. Kelanjutan proyek itu juga berpengaruh pada jalur busway menuju Bekasi yang hingga kini belum terealisasi.

Ruas tol Becakayu terhenti pembangunannya sejak 1997 akibat krisis ekonomi. PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) sebagai pemegang konsesi tol ini tidak mampu menyediakan modal sebesar Rp 2 triliun dari total investasi Rp 6 triliun.

Investor tol tersebut sudah memperoleh komitmen kredit dari sindikasi 15 bank yang dipimpin oleh PT Bank Negara Indonesia Tbk senilai Rp 4,01 triliun atau 70 persen dari total biaya investasi proyek tersebut.

Ketua Asosiasi Tol Indonesia (ATI) Fatchur Rochman mengatakan hingga kini investor masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat terkait dengan hasil evaluasi yang akan diberlakukan pada kelanjutan proyek Becakayu itu.

Menurut dia, jika kelanjutan proyek dinilai masih layak, akan ada banyak perusahaan yang mau ikut bergabung di dalamnya atau bermitra dengan PT Kresna Kusuma Dyandra Mega sebagai konsorsium saat ini.

Adapun terkait dengan kemungkinan pembengkakan biaya investasi dan kenaikan tarif tol, ia enggan berkomentar. ”Saya masih belum bisa memberikan komentar banyak karena prosesnya masih dievaluasi, tapi sepanjang proyek itu layak saya rasa investor masih ada yang tertarik,” ujarnya.


source: http://properti.kompas.com/read/2011...rkatung.katung
__________________
Never interrupt your enemy when he is making a mistake
eurico no está en línea  
Old March 14th, 2011, 03:25 AM   #149
eurico
Yes they are
 
Join Date: Nov 2006
Posts: 14,014
Likes (Received): 175

Pemerintah Harus Tegas pada Investor Tol Mangkrak

Selasa, 8 Maret 2011 | 20:56 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com — Dewan Perwakilan Rakyatmeminta pemerintah bersikap tegas terhadap para investor jalan tol menyusul masih mangkraknya pembangunan 24 ruas tol di Indonesia.
Pembangunan tol di Indonesia masih kalah bersaing dengan negara lain, seperti di Malaysia. Padahal, sebelumnya, negara tersebut malah belajar dari Indonesia terkait pembangunan tol.

”Ini akan kami pertanyakan saat rapat kerja dengan pemerintah berikutnya. Mestinya tegas dong, terutama terhadap investor tidur,” kata Wakil Ketua Komisi V DPR Mulyadi seusai bedah buku Good Corporate Governance di Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan, jangan hanya kendala lahan yang dipersoalkan, tetapi sebenarnya dia tak punya uang. Menurut dia, pemerintah harus memastikan dan mengevaluasi bagaimana kontrak dengan investor selama ini karena hal ini terkait dengan percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Mulyadi menjelaskan, pembangunan tol di Indonesia masih kalah bersaing dengan negara lain, misalnya Malaysia. Padahal, sebelumnya, negara tersebut malah belajar dari Indonesia terkait pembangunan tol. ”Sekarang tol di Malaysia jauh di atas Indonesia. Sedangkan Timor Leste sudah mencanangkan 1.000 kilometer tol,” katanya.

Persoalan jalan tol di Indonesia, jelas dia, memang selalu terkait dua hal ,yakni investor jalan tol itu sendiri serta pengadaan lahan untuk pembangunan. Meski Undang-Undang Pengadaan Lahan belum dirampungkan, tambah dia, seharusnya pembangunan tetap berjalan.

”Tidak bisa pembangunan terhambat hanya karena perundangan lahan belum rampung. Saya tidak yakin masalahnya bukan hanya tanah,” katanya. Untuk perundangan tersebut, kata Mulyadi, akan diselesaikan sesuai dengan Program Legislatif Nasional (Prolegnas) tahun ini.

”Ditjen Bina Marga juga akan dimintai pertanggung jawaban soal ini,” katanya. Sebelumnya, pemerintah menyatakan 24 ruas tol yang mangkrak lolos evaluasi. Evaluasi di antaranya mengenai nilai kelayakan finansial dan ekonomi ruas tol yang dikelola, sedangkan masalah tanah masih menunggu RUU Pengadaan Lahan.

Enam bulan

Pada bagian lain, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak mengakui, persoalan lahan memang kendala utama yang dihadapi investor jalan tol. ”Sekarang sedang dibahas di DPR. Kami berharap meski belum ada UU itu, sudah ada dana bergulir, ada land caping, konsinyasi, ini terus kita lakukan,. Namun, setelah UU itu ada, tinggal dibebaskan,” katanya.

Terkait dengan dukungan pemerintah terhadap investor dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) yang baru dengan investor tol, Hermanto meyakinkan bahwa dalam PPJT yang baru itu memungkinkan investor memperoleh jalan keluar yang pasti jika dalam prosesnya ada persyaratan yang belum terpenuhi.

”Itu yang pertama. Kedua, pembebasan lahannya dapat dilakukan pada akhir 2012, yakni ketika UU Pengadaan Lahan sudah tersedia sehingga kalaupun ada default, bisa ditunjuk yang lain,” katanya.


source: http://properti.kompas.com/read/2011...r.Tol.Mangkrak

__________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________

paling males kalau ada komentar dulu negara itu belajar ke Indonesia, dulu guru2nya diimpor dari Indonesia bla bla bla.....
__________________
Never interrupt your enemy when he is making a mistake
eurico no está en línea  
Old March 14th, 2011, 06:25 AM   #150
bama84
Registered User
 
Join Date: May 2008
Posts: 1,056
Likes (Received): 8



bisa2 kita kesalip sama timor leste. Tiru Cina, mereka bangun jalan tol 6000 km / tahun.
bama84 no está en línea  
Old March 14th, 2011, 09:16 AM   #151
peseg5
SSC Indonesia
 
peseg5's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: Jakarta
Posts: 3,219
Likes (Received): 15

Quote:
Originally Posted by eurico View Post
__________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________

paling males kalau ada komentar dulu negara itu belajar ke Indonesia, dulu guru2nya diimpor dari Indonesia bla bla bla.....
Tapi emang faktanya gitu, mo gimana lagi. Maka kita Indonesia jangan gengsi untuk belajar lagi ke bekas muridnya.

Salah satu root cause-nya dalam investasi jalan tol itu kan ada di pembebasan lahan. Pemerintah (pusat dan daerah) mungkin perlu lebih agresif lagi dan berkontribusi total untuk membantu dalam urusan pembebasan lahan.

Tapi yang jelas terlepas ada masalah, tetap saja masa depan bisnis jalan tol di Indonesia saya prediksi CERAH BANGET. Ini kalau bicara jangka panjang ya.

Patokannya: Lalu lintas tahunan untuk mayoritas ruas tol yg dikelola Jasa Marga itu tumbuh positif minimal 2%. Pertumbuhan penjualan otomotif juga positif, pertumbuhan properti dan lahan baru juga positif. Korelasinya positif terhadap jelas positif terhadap lalu lintas di jalan tol.

Makanya rajinlah beli saham JSMR (Jasa Marga) setiap bulan minimal 1 lot. Saya prediksi 15-20 tahun mendatang returnnya bisa minimal 4 kali lipat dari harga sekarang (400%).
__________________
The only thing necessary for the triumph of evil is for good man to do nothing.
(Edmund Burke 1729-1797)

peseg5 no está en línea  
Old March 14th, 2011, 10:24 AM   #152
Mimihitam
Pengguna Jelata
 
Mimihitam's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Location: Jakarta
Posts: 2,629
Likes (Received): 2

Jasa Marga Siap Bangun Tol Nusadua-Ngurahrai Tanjung Benoa

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk, akan membangun jalan tol Nusadua-Ngurahrai Tanjung Benoa, Bali pada tahun ini. Direktur Utama Jasa Marga Frans S Sunito menyebut, panjang tol yang akan dibangun ini nantinya mencapai 11,5 kilo meter. "Kami memperkirakan investasi lebih dari Rp 2 triliun," ujar Frans kepada KONTAN, kamis (3/3).

Menurut Frans, saat ini pihak PT Jasa Marga telah mengajukan proposal tersebut kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Dia juga menuturkan, sumber dana pembangunan ini berasal dari PT Jasa Marga dan pinjaman bank.

Lanjut Frans, konsep usulan yang diajukan kepada pemerintah sama dengan konsep jalan tol biasanya. Pembangunan infrastruktur dan sistem pengoperasikan jalan tol tidak berbeda dengan jalan tol di tempat lain. Dia memperkirakan proses pembangunan tol ini nantinya akan membutuhkan waktu sektiar satu tahun.

Terkait lalu lintas harian rata-rata (LHR) kendaraan di jembatan Tanjung Benoa, dirinya yakin jalan tol tersebut akan mencapai trafik lalu lintas dengan perhitungan yang maksimal. "Dari segi trafik apakah Tanjung Benoa akan menguntungkan. Kita melihat itu tentu secara komprehensif, jangka panjangnya. Kalau jasa marga mau masuk pasti ada satu pertimbangan bisnisnya," imbuh Frans. (Noverius Laoli/KONTAN)

http://properti.kompas.com/read/2011....Tanjung.Benoa
__________________
Si Tou Timou Tumou Tou
—Sam Ratulangi, manusia hidup untuk menghidupkan manusia lain, human live for the people
Mimihitam no está en línea  
Old March 14th, 2011, 04:03 PM   #153
VRS
Registered User
 
VRS's Avatar
 
Join Date: Jun 2006
Location: Jakarta
Posts: 20,820
Likes (Received): 226

jalan tol jakarta...



Uploaded with ImageShack.us
VRS no está en línea  
Old March 14th, 2011, 04:07 PM   #154
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 28,662
Likes (Received): 48

Jalan Tol Jakarta - Merak, 26 km menjelang Tomang.
Gambar diambil kemungkinan besar sekitar tahu 1990-an awal (gak tahu kapan pastinya, tapi kemungkinan antara 1980-an akhir sampai 1990-an awal


image hosted on flickr


Sumber dari sini
Code:
http://www.flickr.com/photos/27859365@N07/2607131300/in/set-72157605730847165/
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new no está en línea  
Old March 14th, 2011, 07:16 PM   #155
peseg5
SSC Indonesia
 
peseg5's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: Jakarta
Posts: 3,219
Likes (Received): 15

Mantab ham vintage-nya !!

Tebakan gw ini pas jaman2 warkop DKI nih.

Btw, ada perubahan warna dasar signage ya di tahun di gambar tersebut dengan keadaan saat ini. Tapi jenis font tulisannya masih sama, hanya ditambah lebih bold untuk signage yang ada saat ini.
__________________
The only thing necessary for the triumph of evil is for good man to do nothing.
(Edmund Burke 1729-1797)

peseg5 no está en línea  
Old March 14th, 2011, 07:38 PM   #156
blablanonsense
Fiat Voluntas Tua
 
blablanonsense's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Parijs van Jawa, Merlion City
Posts: 2,029
Likes (Received): 136

warna signages nya seperti di film2 barat zaman dahulu. Go retro go!
blablanonsense no está en línea  
Old March 15th, 2011, 04:13 AM   #157
Wicak_15
I Love my Country
 
Wicak_15's Avatar
 
Join Date: Jan 2010
Location: Jakarta
Posts: 2,385
Likes (Received): 196

Quote:
Originally Posted by rilham2new View Post
Jalan Tol Jakarta - Merak, 26 km menjelang Tomang.
Gambar diambil kemungkinan besar sekitar tahu 1990-an awal (gak tahu kapan pastinya, tapi kemungkinan antara 1980-an akhir sampai 1990-an awal


image hosted on flickr


Sumber dari sini
Code:
http://www.flickr.com/photos/27859365@N07/2607131300/in/set-72157605730847165/
Tanah sekelilingnya masih kosong. Beda sama sekarang, udah jadi pabrik pintu YKK. Anyway signages-nya mirip di Eropa (malah berasa di Eropa).
Wicak_15 no está en línea  
Old March 15th, 2011, 03:01 PM   #158
VRS
Registered User
 
VRS's Avatar
 
Join Date: Jun 2006
Location: Jakarta
Posts: 20,820
Likes (Received): 226

masuk toll masih harga brp gan? Di Sundul gan picturenya
VRS no está en línea  
Old March 17th, 2011, 06:26 PM   #159
SkySpeed
Just Ordinary User
 
Join Date: Nov 2007
Posts: 279
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by rilham2new View Post
Jalan Tol Jakarta - Merak, 26 km menjelang Tomang.
Gambar diambil kemungkinan besar sekitar tahu 1990-an awal (gak tahu kapan pastinya, tapi kemungkinan antara 1980-an akhir sampai 1990-an awal


image hosted on flickr


Sumber dari sini
Code:
http://www.flickr.com/photos/27859365@N07/2607131300/in/set-72157605730847165/
uweddeee... cadas geng mobilnya...

berarti ini sekitar Serpong ya? atau Karawaci. tulisannya seperti di luar negri. walau menurut saya lebih bagus tulisan sekarang. lebih gampang dibaca.
__________________
~_~'
SkySpeed no está en línea  
Old March 18th, 2011, 04:30 AM   #160
tollfreak
Valid User
 
tollfreak's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: Jakarta
Posts: 1,828
Likes (Received): 2

Karawaci sekitar km 22 tol jakarta merak...berarti sekitar bitung ya?
tollfreak no está en línea  


Closed Thread

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 02:35 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.7
Copyright ©2000 - 2013, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.1.2 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2013 DragonByte Technologies Ltd.
vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2013 DragonByte Technologies Ltd. (Resources saved on this page: MySQL 23.08%)

SkyscraperCity ☆ High there, what's up!

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu