daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Pictures of Indonesia > Java Island Skylines and Building Pictures



Reply

 
Thread Tools
Old April 30th, 2013, 03:56 AM   #101
Wonk Qimplink
Registered User
 
Wonk Qimplink's Avatar
 
Join Date: Feb 2013
Location: Tegal
Posts: 630
Likes (Received): 121

Wilayah Kec. Tegal Selatan

Masjid Besar Tegal Selatan (komplek Lapangan Kec. Tegal Selatan)









_________________________________

Masjid Besar Uswatun Khasanah (Tegal Selatan) merupakan salah satu masjid besar di wilayah Kec. Tegal Selatan, dan berdiri di kel. Bandung. Dana pembangunan masjid besar ini menelan biaya lebih dari 1 M, dimana dana tersebut diperoleh dari masyarakat dan sebagian besar bantuan dari Bapak Hasan Bisri (sekarang menjabat Wakil Ketua BPK Jakarta), dimana beliau merupakan putra kelahiran tegal.

Last edited by Wonk Qimplink; April 30th, 2013 at 07:45 AM.
Wonk Qimplink no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old April 30th, 2013, 06:40 AM   #102
faiz irsyad
Registered User
 
faiz irsyad's Avatar
 
Join Date: Jan 2013
Location: japan van java
Posts: 1,527
Likes (Received): 171

Quote:
Originally Posted by Wonk Qimplink View Post
INFOPANTURA.COM – Kota Tegal – Tegal Pesisir Carnival ( TPC ) ke – 2 tahun 2013 telah dilaksanakan pada Minggu ( 28/4/2013 ) siang tadi. Namun kemeriahannya justru dirasakan berkurang dari pelaksanaan tahun sebelumnya. Baik dari waktu penyelenggaraan hingga peserta yang mengikutinya.

Seperti disampaikan Cari (45) yang sengaja datang bersama keluarganya untuk menonton acara tersebut. Menurutnya pelaksanaan TPC tahun ini tidak tepat waktunya. Hal ini dikarekan penyelenggaraan pada siang hari dirasakan cukup panas. Sehingga saat terkena sinar matahari yang terik, banyak riasan dari peserta yang basah oleh keringat. “ Apalagi saat ini cuacanya sangat panas, tentu para peserta akan merasakan kepanasan dan banyak riasan yang basah oleh keringat. Hal ini sangat mengganggu penampilan mereka “ ujarnya.

Cari juga sangat menyesalkan para peserta yang mengikuti TPC juga lebih sedikit dari sebelumnya. Jika pada tahun lalu ada barisan Forkompinda, SKPD, dan instansi lainnya. Kali ini hanya menampilkan barisan Drumband, SKPD dan peserta dari pelajar saja.

“ Karena sedikit, tentu pelaksanaannya sangat cepat. Dan kostum yang dikenakan juga terbatas “ imbuhnya.

Hal senada disampaikan Ira (19), menurutnya selain karena kostum yang dikenakan terbatas, riasan yang ditampilkan juga kurang unik. “ Ya, tampilannya hanya seperti pawai biasa. Hanya saja bedanya kostumnya yang dibuat sedemikian rupa. Jadi kurang gregetnya “ katanya.

Terpisah Sumito, SIP penggagas TPC I berharap kegiatan semacam itu dapat digelar dalam bentuk festival. Tentu saja dengan mengundang peserta lain daerah. “ Dengan demikian, pariwisata di Kota Tegal akan jalan, hotelnya juga jalan, kuliner apalagi dan lainnya “ sebutnya.

Sekedar diketahui, penyelenggaraan TPC menelan anggaran hingga Rp. 300 juta. Anggaran tersebut diambilkan dari APBD II Kota Tegal. Untuk lebih jelasnya baca ‘ Boros, anggaran Karnaval Capai Ratusan Juta’.(teguh@infopantura.com)

baca ‘ Boros, anggaran Karnaval Capai Ratusan Juta’.
http://www.infopantura.com/boros-ang...aval-hut-kota/
Quote:
Originally Posted by Wonk Qimplink View Post
1. Masjid Besar Tegal Selatan (komplek Lapangan Kec. Tegal Selatan)


ya mas lebih meriah taun kemarin ,

tu fotonya ga keluar mas..
__________________



faiz irsyad no está en línea   Reply With Quote
Old April 30th, 2013, 07:51 AM   #103
Wonk Qimplink
Registered User
 
Wonk Qimplink's Avatar
 
Join Date: Feb 2013
Location: Tegal
Posts: 630
Likes (Received): 121

Lapangan Kec. Tegal Selatan





Kantor Camat Tegal Selatan



Puskesmas Bandung (Tegal Selatan)



Kantor Lurah Bandung



Griya Batik Tulis Tegal





Wonk Qimplink no está en línea   Reply With Quote
Old April 30th, 2013, 10:18 AM   #104
faiz irsyad
Registered User
 
faiz irsyad's Avatar
 
Join Date: Jan 2013
Location: japan van java
Posts: 1,527
Likes (Received): 171

wuih gede juga tuh..hhee ini nih yg namaya pengabdian. sejauh mana pun merantau tak akan lupa daerahnya. hee maksih pak hasan bisri.
kapan berdirinya mas??
ayo mas semngat lagi huntingnya..daerah kecamatan margadana dan tegal selatan perlu di ekspos. serta kab.tegal
__________________



faiz irsyad no está en línea   Reply With Quote
Old April 30th, 2013, 10:47 AM   #105
Wonk Qimplink
Registered User
 
Wonk Qimplink's Avatar
 
Join Date: Feb 2013
Location: Tegal
Posts: 630
Likes (Received): 121

Quote:
Originally Posted by faiz irsyad View Post
wuih gede juga tuh..hhee ini nih yg namaya pengabdian. sejauh mana pun merantau tak akan lupa daerahnya. hee maksih pak hasan bisri.
kapan berdirinya mas??
ayo mas semngat lagi huntingnya..daerah kecamatan margadana dan tegal selatan perlu di ekspos. serta kab.tegal
sebenarnya dah berdiri lama sekitar 3 tahunan (di era menjelang berakhirnya jabatan pak adi winarso) dan beliau yg meresmikannya.
iya nich semangat hunting sich ada, cuma blm sempet aja jalan2 sekedar cari obyekan. pengin juga ke slawi (lumayan jauh), margadana, insya Allah kalo ada kesempatan.
Wonk Qimplink no está en línea   Reply With Quote
Old April 30th, 2013, 01:37 PM   #106
faiz irsyad
Registered User
 
faiz irsyad's Avatar
 
Join Date: Jan 2013
Location: japan van java
Posts: 1,527
Likes (Received): 171

Quote:
Originally Posted by Wonk Qimplink View Post
sebenarnya dah berdiri lama sekitar 3 tahunan (di era menjelang berakhirnya jabatan pak adi winarso) dan beliau yg meresmikannya.
iya nich semangat hunting sich ada, cuma blm sempet aja jalan2 sekedar cari obyekan. pengin juga ke slawi (lumayan jauh), margadana, insya Allah kalo ada kesempatan.
oh gitu..sip lah mas...pgn juga ke slawi.hhaa..nanti kalo sudah plg ane bantu jepret lagi dah daerah kab.tegal...
__________________



faiz irsyad no está en línea   Reply With Quote
Old May 1st, 2013, 07:07 AM   #107
faiz irsyad
Registered User
 
faiz irsyad's Avatar
 
Join Date: Jan 2013
Location: japan van java
Posts: 1,527
Likes (Received): 171

Dekranasda Gelar Lomba Rancang Busana Batik Tegalan

KOTA TEGAL - Indonesia adalah negara yang memiliki kekayaan Busana khas daerah yang begitu beragam. Hampir semua daerah di Indonesia memiliki busana khas daerah. Namun upaya untuk mengangkat dan melestarikan busana khas daerah tersebut masih butuh usaha bersama untuk bisa lebih mengangkat busana khas daerah agar lebih dikenal lagi, dan dicintai oleh bangsanya sendiri.

Salah satunya upaya mengangkat industri batik Tegalan, Kain Jumputan dan Tenun, agar terus berkembang serta memiliki daya saing tinggi terus dilakukan pemerintah Kota Tegal. melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kota Tegal bersama Disperindag Kota Tegal akan menggelar Lomba Rancang Busana “Eksotika Batik, Tenun dan Jumputan Kota Tegal” pada 15 Juni 2013 mendatang, di Pendopo Balaikota Tegal.


Hal tersebut disampaikan Ketua Dekranasda Kota Tegal Rosalina Ikmal, di kantor PKK komplek Balaikota Tegal, Senin (30/4). Menurutnya lomba tersebut sebagai wadah bagi perancang busana batik, tenun dan jumputan untuk mengekspresikan karya terbaik. Kepesertaaan lomba ini terbuka untuk umum, tidak hanya untuk warga kota Tegal saja. Namun menurutnya yang di perhatikan adalah siapa pun pesertanya, bahan dasar kain yang digunakan harus kain produk lokal Tegal dan Pendaftaran paling lambat pada 10 juni 2013.


Peserta bisa memilih bahan dasar yang akan digunakan sebagai bahan dalam rancang busana mereka, bisa batik, tenun ataupun jumputan. Akan ada rancangan busana wanita dan busana pria pria yang dilombakan.


Menurut Rosalina Ikmal penyelenggaraan lomba rancang busana ini sebetulnya akan diadakan pada bulan April, dalam rangka meramaikan hari jadi kota Tegal, namun jadwal kegiatan yang begitu padat, selaku penyelenggara sepakat untuk menyelenggarakan di bukan Juni mendatang.


Panitia lomba akan mengundang Juri Nasional dan dari Provinsi, bagi para pemenang lomba penitia menyediakan uang pembinaan dan tropi untuk juara satu sampai juara harapan. Penilaian menitik beratkan pada hasil rancangannya, setelah itu diperagakan di depan juri. Ada yang menarik pada perlombaan ini yakni, masing-masing peserta mencantumkan, harga atau biaya produksi yang dikeluarkan oleh peserta untuk memproduksi hasil rancangannya.


Dengan acara ini, produk karya batik, tenun dan jumputan kota Tegal bisa dikenal oleh orang diluar Tegal. Sekaligus menganggkat pengrajin yang ada di kota Tegal, yang sebetulnya sudah lama ada namun belum berkembang.
"Diharapkan kegiatan ini dapat mempromosikan produk batik, tenun dan jumputan guna membuka akses pasar yang lebih luas, dengan tetap menjaga kemurnian proses pembuatan yang mengandung nilai seni dan budaya," ujarnya (humas kota tegal/P)


http://www.jatengprov.go.id/?documen...mid=wartadaera
__________________



faiz irsyad no está en línea   Reply With Quote
Old May 2nd, 2013, 10:45 AM   #108
Wonk Qimplink
Registered User
 
Wonk Qimplink's Avatar
 
Join Date: Feb 2013
Location: Tegal
Posts: 630
Likes (Received): 121

Galangan Kapal Maribaya Kec. Kramat Kab. Tegal milik PT Citra Bahari Shipyard



Wonk Qimplink no está en línea   Reply With Quote
Old May 5th, 2013, 08:00 AM   #109
Wonk Qimplink
Registered User
 
Wonk Qimplink's Avatar
 
Join Date: Feb 2013
Location: Tegal
Posts: 630
Likes (Received): 121

Gerbang batas kota/kab. tegal



Ruko kawasan batas kota





Wonk Qimplink no está en línea   Reply With Quote
Old May 5th, 2013, 08:06 AM   #110
Wonk Qimplink
Registered User
 
Wonk Qimplink's Avatar
 
Join Date: Feb 2013
Location: Tegal
Posts: 630
Likes (Received): 121

Gedung Samsat Online Kota Tegal di Jl. Kapten Sudibyo (Eks Prosida)









Wonk Qimplink no está en línea   Reply With Quote
Old May 6th, 2013, 04:15 PM   #111
faiz irsyad
Registered User
 
faiz irsyad's Avatar
 
Join Date: Jan 2013
Location: japan van java
Posts: 1,527
Likes (Received): 171

VIDEO: HUT Kota Tegal 433, Walikota Tegal Gunakan Bahasa Tegalan

Liputan6.com, Tegal : Pada umumnya penyelenggaraan upacara bendera menggunakan bahasa nasional atau Bahasa Indonesia. Namun, berbeda pada upacara yang digelar di Kota Tegal, Jawa Tengah, yang menggunakan bahasa Tegalan sebagai bahasa resmi upacara.

Dalam tayangan Liputan 6 SCTV, Minggu (14/4/2013), Pemkot Tegal menggelar upacara bendera menggunakan bahasa tegalan di alun-alun Kota Tegal. Meski, unik lucu namun upacara hari jadi Kota Tegal itu tetap berlangsung khidmat.

Seluruh bahasa yang digunakan dalam rangkaian kegiatan upacara ini menggunakan bahasa tegalan. Selain itu, seluruh pegawai di jajaran lingkungan Pemkot Tegal juga mengenakan baju batik tegalan.

Bahkan dalam sambutannya selaku inspektur upacara Walikota Tegal Ikmal Jaya juga menggunakan bahasa Tegalan. ang walikota mengajak seluruh masyarakat Tegal untuk tetap mempertahankan dan melestarikan kebudyaan asli Tegal yang salah satunya adalah bahasa asli Tegalan.(Adi)

http://news.liputan6.com/read/561019...bahasa-tegalan


Nasib Bahasa Tegal yang Semakin Terpinggirkan

TEGAL, suaramerdeka.com - LAGU berjudul “Jaman Bocah” yang diciptakan dan dinyanyikan almarhum Bram Moersas terdengar mengalun dari Kantor Suara Merdeka Perwakilan Tegal, Sabtu malam (3/5). Lagu berdialek tegalan berirama rancak itu seakan mengingatkan masa-masa kecil Sang Penyanyi ketika masih bersama teman-temannya di Tegal.
Tak hanya itu, sejumlah tamu undangan yang hadir dalam acara "Ndopok Bareng Nang Warung Poci Suara Merdeka" ikut larut dan turut bernyanyi menirukan lirik lagu tersebut. Sekitar 80 orang dari empat daerah yaitu Kota Tegal, Brebes, Slawi dan Pemalang meluangkan waktu untuk ikut membedah rubrik warung poci yang biasa menyapa pembaca Suara Merdeka setiap hari Senin pagi.
Mereka berasal dari berbagai kalangan, baik kelompok seniman, penulis dan tokoh masyarakat. Bahkan, sejumlah pejabat pun turut hadir seperti Wali Kota H Ikmal Jaya SE Ak, Ketua DPRD H Edy Suripno SH, Kompol Warsidin SH (suami Bupati Brebes), Staf Ahli Bupati Tegal, Drs Adi Mardiatno dan Pemimpin Redaksi (Pimred) Suara Merdeka, Amir Machmud NS.
Meski perhelatan tersebut dikemas secara sederhana, hanya lesehan diatas karpet serta ditemani teh poci dan camilan seadanya, suasana diskusi tetap berlangsung semarak. Untuk memeriahkan acara seniman Dyah Setyowati menyumbangkan puisi berdialek tegalan dengan judul Sabenere Inyong Isin.
Kepala Pemasaran Suara Merdeka Perwakilan Tegal, Eko Fitriyanto mengatakan, acara tersebut digelar sebagai salah satu bentuk sumbangsih Suara Merdeka untuk menguri-uri bahasa tegal. Selain itu, untuk memeriahkan HUT Kota Tegal ke-433 dan dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional.
Pimred Suara Merdeka, Amir Machmud NS menambahkan, dengan kegiatan itu bisa menjadi embrio untuk pertemuan-pertemuan selanjutnya. Dengan demikian, rubrik bahasa tegal di Suara Merdeka maupun Harian Tegal bisa untuk pengembangan bahasa serta kekayaaan lokal di Tegal dan sekitarnya.
Menurut dia, selain bahasa, bagian dari nilai karakter daerah Tegal juga bisa dilihat dari batik. Batik Tegal motifnya mirip batik Bakalan Madura, Lasem dan batik Bakaran Pati. Cirinya ada motif persingungan bentuk perlawanan di daerah pesisiran.
Hal itu sama seperti bahasa tegalan yang juga bentuk bahasa perlawanan terhadap kemampanan dan sebagai ungkapan lokalitas dari beragam bahasa. "Acara semacam ini sebelumnya juga dilaksanakan dalam lauching buku berbahasa Pekalongan yang ditulis Iyeng Setyowati. Kami berharap dengan adanya kegiatan ini bisa untuk pengembangan bahasa daerah," katanya.
Wali Kota H Ikmal Jaya SE Ak, moci sambil ndopok atau lebih dikenal dengan istilah cipok merupakan bentuk silaturahmi untuk mencari solusi terhadap persoalan. Pemkot Tegal terima kasih terhadap upaya Suara Merdeka dan Harian Tegal yang menguri-nguri bahasa tegal. Sebab, apabila dibiarkan generasi muda semakin tidak tahu dengan bahasa tegal yang merupakan bahasa ibu, sehingga semakin terpinggirkan dan bisa punah. Padahal, bahasa tegalan merupakan ciri khas, seperti slogan Banteng Loreng Binonceng yang artinya orang Tegal apa anane blaka suta. "Saya berharap rubrik warung poci bisa ditambah dan bisa rutin setiap hari untuk ngurip-uripe bahasa tegal," ujarnya.
Sementara itu, wartawan senior Nuryanto Aji yang didaulat sebagai pembawa acara, ketika mulai menyampaikan pembukaan langsung disambut gelak tawa hadirin. Meski sejak lahir hingga sekarang tinggal di Tegal dan sehari-hari sering mengucapkan dialek tegalan, ternyata bahasa yang disampaikan campur aduk. Terkadang menggunakan bahasa tegalan sambil diselingi bahasa Indonesia, sehingga terkesan belepotan.
Moderator diskusi, Atmo Tan Sidik mengatakan, sesuai dengan data UNESCO sebanyak 726 bahasa lokal yang merupakan kekhasan dan bentuk kelokalan telah punah. Sedangkan, kondisi saat ini untuk bahasa tegal, penulis artikel media seperti Toto Subandrio yang dikenal jago dalam penulisan bahasa Indonesia, ternyata cukup kesulitan untuk menulis artikel menggunakan bahasa tegal.
Hal itu juga disampaikan Staf Ahli Bupati Tegal, Drs Adi Mardiatno yang mengakui kesulitan saat menulis bahasa tegal untuk sambutan bupati. Padahal, pada intinya bahasa tegal yaitu bahasa yang disampaikan sehari-hari. Karena itu, perlu ada yang nguri-uri agar tidak punah. "Bahasa tegal idealnya untuk puisi karena sangat sulit dibakukan," katanya.
Menanggapi masalah itu, Dalang Ki Anton Surono menyatakan, meski bahasa tegal tidak bisa dibakukan, namun bisa menjadi identitas untuk budaya lokal. Sebab, gaya bahasa dan nadanya bisa menunjukkan asal orang. Selama ini tulisan yang disampaikan Dr Maufur dan Yono Daryono di rubrik Warung Poci Suara Merdeka merupakan suatu proses dalam berbahasa tegal untuk bisa terus berkembang.
Sedangkan, Hadi Utomo yang sebelumnya pernah membuat kamus bahasa tegal menjelaskan, bahasa tegal tidak bisa menjangkau pemikiran moderen. Namun, merupakan bahasa yang digunakan secara turun temurun tanpa diajarkan di meja sekolah. Hal itu berbeda dengan bahasa Jawa maupun bahasa Sunda. Oleh karena itu, akan kesulitan orang tegal apabila disuruh sambutan pakai bahasa tegal.
Kondisi demikian, berbeda lagi dengan bahasa Indonesia yang setiap hari selalu dipakai dan diajarkan dalam dunia pendidikan. Meskipun demikian, bahasa Indonesia juga belum bisa menjangkau secara keseluruhan, seperti kata compact disk (CD) dikamus menjadi cakram padat. Tapi dalam realisasinya ketika digunakan sangat tidak mungkin ketika pergi ke toko elektronik menyatakan beli cakram padat. Pasti tidak dikenal dan tidak dilayani.
Menurut dia, orang Tegal juga paling penthol (bagus) dalam membuat kata-kata dengan seenaknya.
Cara menulis juga tidak teratur. Hal itu berbeda dengan orang Solo dengan bahasa Jawa Honocoroko.....nya. Apalagi, di Tegal ada perubahan fonen dibandingkan daerah lain, karena tidak ada gurunya maupun sekolahnya. "Bahasa tegal jangan dibakukan karena akan mati karena dengan kondisi sekarang akan terus berkembang," katanya.
Dalang Ki Barep menyerukan, agar tidak malu maupun mengejek bahasa tegal karena bahasa tegal juga dipakai dalam sastra dunia pedalangan. Justru kami meminta kepada Pemkot untuk terus ngopeni bahasa tegalan dan tradisi lokal sebagai khasanah kekayaan lokal.

Tokoh Seniman Tegal, Nurngudiono dan Mantan Ketua Dewan Pendidikan, H Sisdiono Ahmad mengatakan, orang tegal seharusnya bangga dengan bahasanya. Bahasa tegal harus ada yang menjaga melalui sastra, penyair, tulisan maupun lagu berdialek tegal. Selain itu, setiap bahasa punya keunggulan, jadi bahasa tegal jangan direndahkan dari bahasa lain karena dialeknya juga mencerminkan kondisi masyarakat. "Karena itu, kami sangat berterima kasih terhadap Suara Merdeka yang mau menjaga bahasa tegal," ujarnya.

http://www.suaramerdeka.com/v1/index...Terpinggirkan-

betul juga apa yang diomongin ki entus.
ini lah kebudayaan tegal sebenarnya.. patut bangga kami masih memiliki budaya asli bahkan bahasa tegal di sebut sebagai bahasa jawa kuno, ini lah tegal kota bagi budayawan,seniman dan sastrawan PENTOLAN.
jangan malu dengan budaya kita sendiri. bangga dan lestarikan lah budaya kita serta bangun,majukan dan kembangkan lah daerah tegal dan sekitarnya

lihat juga potret perlawanan tegal.

http://www.youtube.com/watch?v=_ycLleC7qk0
__________________




Last edited by faiz irsyad; May 6th, 2013 at 04:21 PM.
faiz irsyad no está en línea   Reply With Quote
Old May 7th, 2013, 05:47 AM   #112
faiz irsyad
Registered User
 
faiz irsyad's Avatar
 
Join Date: Jan 2013
Location: japan van java
Posts: 1,527
Likes (Received): 171

jalan2 protokol








__________________




Last edited by faiz irsyad; May 7th, 2013 at 06:20 AM.
faiz irsyad no está en línea   Reply With Quote
Old May 7th, 2013, 05:52 AM   #113
faiz irsyad
Registered User
 
faiz irsyad's Avatar
 
Join Date: Jan 2013
Location: japan van java
Posts: 1,527
Likes (Received): 171







mantap nih kawasan dprd (kota lama)





poltran
__________________




Last edited by faiz irsyad; May 12th, 2013 at 02:41 PM.
faiz irsyad no está en línea   Reply With Quote
Old May 12th, 2013, 05:20 PM   #114
syech udin
Man Of Steel
 
syech udin's Avatar
 
Join Date: Sep 2011
Location: pwt-kbmn
Posts: 783
Likes (Received): 92

Pabrik2 teh di tegal dan slawi ada berapa yah 'n udah di ekspose di mari belum ?
kalo belum ane boleh request dong poto2 pabrik2 teh di tegal dan slawi hehe..
syech udin no está en línea   Reply With Quote
Old May 12th, 2013, 09:53 PM   #115
faiz irsyad
Registered User
 
faiz irsyad's Avatar
 
Join Date: Jan 2013
Location: japan van java
Posts: 1,527
Likes (Received): 171

Quote:
Originally Posted by syech udin View Post
Pabrik2 teh di tegal dan slawi ada berapa yah 'n udah di ekspose di mari belum ?
kalo belum ane boleh request dong poto2 pabrik2 teh di tegal dan slawi hehe..
wah katah sekali mas syeh...,hehe...kira2 ada puluhan pabrik...menyusul dah
__________________



faiz irsyad no está en línea   Reply With Quote
Old May 30th, 2013, 06:15 PM   #116
faiz irsyad
Registered User
 
faiz irsyad's Avatar
 
Join Date: Jan 2013
Location: japan van java
Posts: 1,527
Likes (Received): 171

"Cipok", Sensasi Pesisir Tegal




Oleh Sonya Hellen Sinombor dan Siwi Nurbiajanti KOMPAS.com — Jarum jam hampir menunjukkan pukul 24.00, Kamis (4/8/2011). Namun, seorang pria setengah baya masih saja asyik menikmati teh poci di warung kaki lima di depan sebuah toko di Jalan Ahmad Yani, Kota Tegal, Jawa Tengah. "Kalau belum moci jadi sulit tidur, tidak bisa nyenyak," ujarnya seraya menuangkan teh dari poci ke cangkir. Malam langsung jadi berbinar.
Pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes yang belakangan memperkenalkan diri dengan nama Heri Susanto (54) tersebut mengaku minum teh poci adalah bagian yang tak terpisahkan dalam ritme kehidupannya sehari-hari. Minum teh poci alias moci sudah dilakoninya sejak tahun 1980-an.
Bagi penikmat teh, menikmati teh dalam poci tidak sekadar menikmati minuman teh yang panas, manis, kenthel (kental), dan wangi, tetapi juga menemukan kehangatan berkumpul bersama teman-teman di tempat lesehan moci. Begitu akrabnya teh poci bagi masyarakat sampai-sampai ada anekdot tentang teh poci, yakni cipok alias moci karo ndopok, artinya minum teh poci sembari ngobrol omong kosong kian kemari.
Bahkan, mantan Wali Kota Tegal Adi Winarso konon setelah berkeliling kota di malam hari sering mampir moci di lesehan dan berdialog dengan sejumlah komunitas masyarakat Tegal.
Minum teh poci, menurut budayawan Tegal, Atmo Tan Sidik, selalu hadir dalam kehidupan masyarakat dan menjadi simbol kehidupan. "Sering diungkapkan mangan warek, nyandang rapet, turune anget, wedange buket, pasuduluran kraket. Dalam ungkapan itu, yang dimaksud dengan wedang, ya minum teh," ujarnya.
Demikian nikmatnya menikmati teh poci pun membuat orang tidak menyadari bahwa hari sudah larut malam. "Kadang pukul 02.00 baru tutup, bahkan tidak jarang pukul 03.00," kata Kholifah (37) yang akrab dipanggil Mbak Ipah, pedagang lesehan di Jalan Ahmad Yani, Kota Tegal. Kawasan ini populer dikenal sebagai kawasan Tegal Laka-laka.
Harga satu teko (poci) teh poci dengan dua cangkir gerabah berisi gula pasir atau gula batu Rp 3.500-Rp 5.000. Sementara itu, untuk tuangan air kedua atau dalam bahasa Tegal disebut jok, pedagang menyajikannya secara cuma-cuma.

Jangan diaduk
Untuk menikmati sensasi teh poci, ada rahasianya. "Jangan diaduk, ya, gulanya," ujar Buyung (40), pedagang lesehan di Jalan Letjen Suprapto, Kota Tegal.
Konon, jika gulanya diaduk, justru akan menimbulkan rasa manis yang berlebihan. Sebab, biasanya gula batu atau gula pasir yang disajikan di cangkir melebihi takaran normal. Alasan lain karena panas teh akan mengaduknya sendiri secara perlahan. Aturan ini memang tidak tertulis, tetapi tumbuh secara lisan dan terpelihara di masyarakat.
Menurut sejumlah pedagang, teh poci memang harus dibuat kental agar bisa dituang air mendidih hingga beberapa kali. Penikmat teh poci biasanya akan meminta tambahan air mendidih atau disebut jok untuk poci yang sudah kosong. Untuk satu poci, cukup memasukkan satu bungkus kecil teh seduh seberat 9 gram.
Poci juga harus tersaji panas, dengan menggunakan air mendidih. "Teh poci harus dari air mendidih karena proses senyawa teh dengan tanah sebagai bahan pembuatan poci akan menimbulkan buih," ujar Nurngudiono, seniman Tegal.
Tak hanya penyajian dan cara menikmati teh poci yang unik. Dalam kepercayaan masyarakat Tegal, minuman dalam poci akan lebih nikmat apabila poci yang digunakan sudah berumur tua. Semakin poci berkerak, semakin mantap rasa teh poci yang dihasilkan. "Kalau dicuci keraknya akan hilang, rasanya jadi hambar," kata Rasem (52), pedagang teh poci di Jalan Setiabudi.
Tutik (57), pemilik warung Tuti Toyo di Jalan Tentara Pelajar, Kota Tegal, mengaku pernah menggunakan poci berusia lebih dari 15 tahun. Saat itu, ia masih mengelola Warung Pian, salah satu warung tertua di Tegal (berdiri pada 1926), yang sebelumnya dikelola oleh mendiang suaminya, Toyo.

Sedia teh poci
Di Kota Tegal, jumlah pedagang makanan dan minuman mencapai 2.822 orang. Data dari Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Tegal, sebanyak 903 pedagang berada di wilayah Kecamatan Tegal Timur, 801 orang di Kecamatan Tegal Barat, 678 orang di Kecamatan Tegal Selatan, dan 440 orang di Kecamatan Margadana.
Kepala Seksi Perdagangan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Tegal Suliyanta mengatakan, para pedagang makanan di Kota Tegal dipastikan menyediakan teh poci sebagai menu mereka. Hal itu karena minum teh dalam poci merupakan budaya yang mengakar dalam kehidupan masyarakat Tegal.
Di Kabupaten Tegal, situasinya sama. Menurut Kepala Seksi Bimbingan Usaha Dinas Perindustrian dan Pedagangan Kabupaten Tegal Nurhadi Setyawan, hampir semua pedagang makanan menyediakan teh dalam poci. Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tegal, jumlah pedagang kaki lima dan lesehan di Kecamatan Slawi dan Adiwerna mencapai 144 orang.
Tidak sulit membeli poci karena di pinggir jalan di Kecamatan Talang dan Adiwerna, Kabupaten Tegal, seperti di jalur Tegal-Purwokerto dan Jalan Kolonel Sugiyono, Kota Tegal, banyak pedagang teh poci.
Sejumlah pedagang poci di wilayah Desa Pesarean, Adiwerna, Kabupaten Tegal, mengakui, wadah poci didatangkan dari Klampok, Kabupaten Banjarnegara. Menurut salah seorang pedagang poci, Ahmad (36), meskipun bukan asli buatan Tegal, banyak poci bertuliskan "Poci Khas Tegal". "Itu karena poci sudah sangat khas Tegal," katanya.
Puncak penjualan poci ia rasakan tahun 1997-2000 saat krisis moneter hingga pascakrisis moneter. Larisnya penjualan teh poci seiring banyaknya korban pemutusan hubungan kerja yang membuka usaha lesehan atau warung makan sehingga permintaan poci meningkat. Saat itu dalam sehari Ahmad bisa menjual 300-500 poci.
Mufasirin (40), pedagang poci di Jalan Raya Adiwerna, Kabupaten Tegal, menyatakan, saking melegendanya, poci menjadi salah satu oleh-oleh khas yang banyak diburu warga dari luar Tegal. Ia sering menjual poci kepada wisatawan dari Jakarta, Surabaya, bahkan luar negeri. Satu set (poci dengan tiga cangkir dan satu nampan) dijual Rp 20.000.
Begitulah sensasi budaya moci yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat pesisir di Tegal. Sensasi minum teh yang tidak akan ditemui di daerah lain meski peralatan minum teh yang digunakan sama.
__________________



faiz irsyad no está en línea   Reply With Quote
Old May 31st, 2013, 08:02 PM   #117
faiz irsyad
Registered User
 
faiz irsyad's Avatar
 
Join Date: Jan 2013
Location: japan van java
Posts: 1,527
Likes (Received): 171

ini isi kandungan yg luar biasa... , pokoke siapapun walikota tegal ane dukung dan ikuit promosiin tegal ini , saya harap semua elemen masyarakat mau bahu membahu membantu perekonomian dan pembangunan tegal tercinta ini.

selayang pandang terakhir dibuat tahun 2012, melihat potensi tersebut menjadi semakin optimis saja sejak walikota adi winarso sampai skrg perubahanya sangat sighnifikan
sekrang semakin banyak pendatang yg kesini pasti akan mempunyai kenangan tersendiri karena org tegal selalu terbuka dan budayanya yang khas.



source : http://www.youtube.com/watch?v=8J70ZNmtR0E

perubahan 2013 : rita park, condotel, HMS, dll
__________________



faiz irsyad no está en línea   Reply With Quote
Old June 1st, 2013, 06:02 AM   #118
Wonk Qimplink
Registered User
 
Wonk Qimplink's Avatar
 
Join Date: Feb 2013
Location: Tegal
Posts: 630
Likes (Received): 121

Masjid RSUI Harapan Anda Tegal

Tampak depan dengan tamannya yang menghijau


Taman depan Masjid yang cukup rindang




Tampak samping


Menara yang menyerupai masjid Makkah








__________________

faiz irsyad liked this post
Wonk Qimplink no está en línea   Reply With Quote
Old June 1st, 2013, 05:30 PM   #119
faiz irsyad
Registered User
 
faiz irsyad's Avatar
 
Join Date: Jan 2013
Location: japan van java
Posts: 1,527
Likes (Received): 171

tegal pesisir karnaval 2012


sumber : http://www.youtube.com/watch?v=SlQhL-5g0OQ


sumber : http://www.youtube.com/watch?v=Q1OfTuIsyNo


sumber : http://www.youtube.com/watch?v=rhss7RuOFKU

tegal pesisir karnaval 2013


sumber : http://www.youtube.com/watch?v=NS0fImoYPJA


sumber : http://www.youtube.com/watch?v=UhkfWDdSR88

band hardcore tegal
judul lagu : trying to rise- tegal kota bahari


sumber : http://www.youtube.com/watch?v=DUoXEuZPuJQ
__________________




Last edited by faiz irsyad; June 2nd, 2013 at 02:05 PM.
faiz irsyad no está en línea   Reply With Quote
Old June 2nd, 2013, 01:17 PM   #120
faiz irsyad
Registered User
 
faiz irsyad's Avatar
 
Join Date: Jan 2013
Location: japan van java
Posts: 1,527
Likes (Received): 171

hotel karlita dari berbgai sudut










fly over jalingkut










aktivitas gerbong yg berhenti di utara stasiun besar tegal




jalan2 protokol





__________________



faiz irsyad no está en línea   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 11:41 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu