daily menu » rate the banner | guess the city | one on one

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Airports and Aviation


Reply

 
Thread Tools Display Modes
Old December 27th, 2011, 10:30 AM   #101
fajarmuhasan
Final Fantasy Mania
 
fajarmuhasan's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Posts: 6,047
Likes (Received): 52

Quote:
Originally Posted by Volksraad View Post
Selasa, 27/12/2011 11:27 WIB
Dahlan Iskan Usul Merpati Ditutup
Angga Aliya - detikFinance

Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengusulkan untuk menutup PT Merpati Nusantara Airlines (MNA). Pasalnya, setelah disuntik dana oleh pemerintah sampai kini tidak banyak perubahan.

Usulan itu disampaikan Dahlan dalam rapat bersama manajemen dan komisaris maskapai plat merah itu akhir pekan lalu. Komisaris Utama Merpati M. Said Didu yang juga hadir dalam rapat tersebut mengatakan, manajemen masih percaya Merpati bisa berkembang.

"Jadi kesimpulannya Merpati tetap jalan. Manejemen tetap yakin bisa menyelamatkan dan mengembangkan Merpati," katanya kepada detikFinance, Selasa (27/12/2011).
(ang/dru)

Selengkapnya di: http://finance.detik.com/read/2011/1...990101mainnews

Mudah2an Merpati tetap jalan, karena Merpati punya peran penting dalam mengemban tugas transportasi perintis di Indonesia yang sangat penting....
pasarnya digeser saja utk daerah terpencil dan dg pesawt baling-baling
tapi anehnya koq rugi kan jumlah penumpang banyak...atau tiketnya terlalu murah?
fajarmuhasan no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old December 27th, 2011, 11:35 AM   #102
tjokro_ragazzo
Petrificus Totalus!
 
tjokro_ragazzo's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: KB - AB - B
Posts: 4,855
Likes (Received): 46

Quote:
Originally Posted by greatstyo View Post
yah kalo menurut saya sih seminimal-minimalnya jangan sampe nekat pakai pesawat boros macam Avro RJ85/100 atau BAe 146.. untuk kapasitas yang setara mending cari 737-500 laah.. paling nggak MZ juga udah lumayan banyak mengoperasikan 737 Classic (-300/400)..

MA60 menurut saya sih nggak buruk-buruk amat ya.. saya udah 4 kali naik pesawat jenis ini dan nyaman-nyaman aja.. tapi kalau harus memilih ya tentu saya akan lebih tenang kalau naik ATR 42/72. dulu MZ sempat mengoperasikan ATR 72-200 tapi hanya sebentar (beberapa bulan) kemudian sudah dikembalikan ke lessor. lha gimana mau hemat, wong cuma mengoperasikan 1 unit aja. otomatis biaya maintenance membengkak, nggak sesuai sama hasil yang diperoleh..
Mungkin MA60 nya jangan ditambah lagi lah.. hehehe... tetap masih mending ATR-42/72 lah dengan jumlah 5-6 buah aja, untuk rute yg bisa dikatakan gemuk dan eksklusif,,,
__________________
siapin bekal, siapin kali.
ente jual, ane beli.
tjokro_ragazzo no está en línea   Reply With Quote
Old December 27th, 2011, 11:40 AM   #103
tjokro_ragazzo
Petrificus Totalus!
 
tjokro_ragazzo's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: KB - AB - B
Posts: 4,855
Likes (Received): 46

Quote:
Originally Posted by Volksraad View Post
Selasa, 27/12/2011 11:27 WIB
Dahlan Iskan Usul Merpati Ditutup
Angga Aliya - detikFinance

Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengusulkan untuk menutup PT Merpati Nusantara Airlines (MNA). Pasalnya, setelah disuntik dana oleh pemerintah sampai kini tidak banyak perubahan.

Usulan itu disampaikan Dahlan dalam rapat bersama manajemen dan komisaris maskapai plat merah itu akhir pekan lalu. Komisaris Utama Merpati M. Said Didu yang juga hadir dalam rapat tersebut mengatakan, manajemen masih percaya Merpati bisa berkembang.

"Jadi kesimpulannya Merpati tetap jalan. Manejemen tetap yakin bisa menyelamatkan dan mengembangkan Merpati," katanya kepada detikFinance, Selasa (27/12/2011).
(ang/dru)

Selengkapnya di: http://finance.detik.com/read/2011/1...990101mainnews

Mudah2an Merpati tetap jalan, karena Merpati punya peran penting dalam mengemban tugas transportasi perintis di Indonesia yang sangat penting....
apa kata om Dahlan saya ikut saja mah...

kidding... mungkin jangan cuma suntikan dana yg dilihat... tapi eksekusi nya... apakah sudah tepat...

Mungkin bisa dlbalikin ke Garuda lagi, jadi anak usaha untuk menyasar daerah timur... sdngkan Citilink untuk low cost regional (ASIA-PASIFIC)... Nama "Citilink" tidak kalah menjual untuk maskapai yang bisa menghubungkan kota2... Merpati, nama yang sangat lokal dan teringat di benak masyarakat...

sekedar prmikiran sederhana...
__________________
siapin bekal, siapin kali.
ente jual, ane beli.
tjokro_ragazzo no está en línea   Reply With Quote
Old December 27th, 2011, 03:48 PM   #104
Mimihitam
Pengguna Jelata
 
Mimihitam's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Location: Jakarta
Posts: 2,629
Likes (Received): 2

Kadang libur itu penting. Pada hari tanpa kesibukan itulah persoalan yang rumit bisa dibicarakan secara mendasar, detail, dan habis-habisan. Misalnya, pada hari libur Sabtu lalu. Enam jam penuh bisa membicarakan rumitnya persoalan Merpati Nusantara Airline.
Tidak hanya direksi dan komisaris yang hadir, tapi juga seluruh manajer senior. Ruang rapat sampai tidak cukup sehingga pindah ke ruang tamu yang secara kilat dijadikan arena perdebatan.

Meski saya yang memimpin rapat, tidak ada hierarki di situ. Segala macam jabatan dan predikat saya minta ditanggalkan. Tidak ada menteri, tidak ada Dirut, tidak ada komisaris, dan tidak ada bawahan. Semua sejajar sebagai orang bebas. Duduknya pun tidak diatur dan tidak teratur.



Operator laptop dan proyektornya sampai duduk di lantai. Kebetulan saya juga hanya memakai kaus dan celana olahraga. Belum mandi pula. Baru selesai berolahraga bersama 30.000 karyawan dan keluarga Bank Rakyat Indonesia se-Jakarta memperingati ultah ke-116 mereka yang gegap gempita.

Pindah dari acara BRI ke acara Merpati pagi itu rasanya seperti pindah dari surga ke Marunda. Dari perusahaan yang labanya Rp 14 triliun ke perusahaan yang ruginya tidak habis-habisnya. Dari jalannya operasional saja Merpati sudah rugi besar.

Apalagi, kalau ditambah beban-beban utangnya. Tiap bulan pendapatannya hanya Rp 133 miliar. Pengeluarannya Rp 178 miliar. Pesawatnya tua-tua. Sekali dapat yang baru MA 60 pula.

Suasana kerja di Merpati pun sudah seperti perusahaan yang no hope! Maka, jelaslah bahwa persoalan Merpati tidak bisa diselesaikan dengan cara biasa.

Restrukturisasi perusahaan dengan cara modern sudah dicoba sejak dua tahun lalu. Belum ada hasilnya “bahkan tanda-tandanya sekali pun. Upaya restrukturisasi ini telah menghabiskan enersi luar biasa. Lebih-lebih menghabiskan waktu dan kesempatan.
Panjangnya proses pengadaan pesawat Tiongkok MA 60 membuat peluang lama hilang begitu saja. Rute-rute kosong yang semula akan diisi MA 60 telanjur dimasuki Wing dan Susi Air yang lebih kompetitif. MA 60 yang menurut para pilot merupakan pesawat yang bagus, lebih berat lagi bebannya setelah terjadi kecelakaan di Kaimana.

Peristiwa yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan kualitas pesawat itu ikut membuat Merpati ibarat petinju yang sudah sempoyongan tiba-tiba terkena pukulan berat.

Sebelum kecelakaan Kaimana, penumpang sebenarnya lebih senang naik MA 60. Pesawat ini sengaja didesain untuk negara tropis. AC-nya bisa berfungsi sejak penumpang masuk pesawat. Tidak seperti pesawat baling-baling lain yang panas udara kabinnya luar biasa dan baru berkurang setelah beberapa menit di udara.

Merpati memang sering kehilangan momentum. Bahkan, seperti sudah kehilangan momentum sejak dari lahirnya. Ketika kali pertama dipisahkan dari Garuda, pesawat-pesawatnya diambil, tapi utangnya ditinggalkan. Beban-beban lain juga menumpuk.
Semua itu enak sekali dijadikan kambing hitam oleh manajemen. Setiap manajemen yang gagal punya alasan pembenarannya. Kadang manajemen lebih sibuk mengumpulkan kambing hitam daripada bekerja keras dan melakukan efisiensi.

Benarkah tidak ada hope lagi di Merpati?

Itulah yang melalui forum pada hari libur Sabtu lalu ingin saya ketahui. Terutama sebelum saya membuat keputusan yang tragis: ditutup! Segala macam usaha sudah dilakukan.
Dua bulan lalu sebenarnya saya sudah menyederhanakan manajemen Merpati. Jabatan wakil Dirut saya hapus. Jumlah direktur saya kurangi. Ini agar manajemen lebih lincah. Juga terbebas dari beban psikologis karena wakil Dirutnya lebih senior dari sang Dirut.
Rupanya itu belum cukup. Saya harus masuk lebih ke dalam. Tiba-tiba saya ingin berdialog langsung. Dialog yang intensif dan tanpa batas. Dialog dengan jajaran yang lebih bawah.

Di masa lalu saya sering mendapat pengalaman ini: banyak ide bagus justru datang dari orang bawah yang langsung bekerja di lapangan. Bukan dari konseptor yang bekerja di belakang meja.

Memang ada rencana pemerintah dan DPR untuk membantu keuangan Merpati Rp 561 miliar. Tapi, akankah uang itu bermanfaat? Atau hanya akan terbang terhambur begitu saja ke udara? Seperti ratusan miliar uang-uang negara sebelumnya?

Tentu saya tidak ingin seperti itu. Harus ada jaminan ini: dengan suntikan tersebut Merpati bisa hidup dan berkembang. Tidak seperti suntikan-suntikan uang ratusan miliar rupiah di masa lalu. Ini juga harus menjadi uang terakhir dari negara untuk Merpati. Sudah terlalu besar negara terus menyuntik Merpati, dengan hasil yang masih begitu-begitu saja.

Karena itu, saya kemukakan terus terang di forum: daripada uang Rp 561 miliar tersebut terhambur ke udara begitu saja dan karyawan pada akhirnya kehilangan pekerjaan juga, lebih baik Merpati ditutup sekarang juga. Uang itu bisa dibelikan kebun kelapa sawit. Tiap karyawan mendapat pesangon 2 ha kebun sawit.

Orang Riau punya dalil: satu keluarga yang punya 2 ha kebun sawit, sudah bisa hidup sampai menyekolahkan anak ke ITB! Memiliki 2 ha kebun sawit lebih memberikan masa depan daripada terus menjadi karyawan Merpati.

Tentu ide ini membuat pertemuan heboh. Sekaligus peserta pertemuan tertantang untuk menolaknya. Mereka tidak rela kalau Merpati harus mati. Kebun sawit bukan bandingan untuk masa depan. Oke. Saya setuju. So what? Kalau dari operasionalnya saja sudah rugi, masih adakah alasan untuk mempertahankannya?

Maka, saya ajukan ide untuk melakukan pembahasan topik per topik. Ini untuk mengecek apakah benar masih ada harapan?

Topik pertama adalah: bagaimana membuat pendapatan Merpati lebih besar daripada pengeluarannya. Kalau tidak ada jalan yang konkret di topik ini, putusannya jelas: Merpati harus ditutup.

Asumsinya: bagaimana bisa memikul beban yang lain kalau dari operasionalnya saja sudah rugi besar. Berapa pun modal digerojokkan tidak akan ada artinya. Lebih baik untuk beli kebun sawit!

Meski logika sawit begitu jelas dan rasional, rupanya masih banyak yang takut mengubah jalan hidup. Ketika hal itu saya kemukakan, seseorang nyeletuk dari arah belakang. “Salah Pak Dahlan! Bukan kami takut menjadi petani sawit, tapi Merpati ini masih punya peluang besar,” katanya. “Asal semua orang di Merpati punya etos kerja yang hebat,” tambahnya.
Etos kerja ini begitu sering dia sebut sebagai penyebab utama kesulitan Merpati sekarang ini. Dia sangat percaya etos itulah kuncinya, sehingga sepanjang enam jam rapat itu dia selalu dipanggil dengan nama Pak Etos.

Pak Etos mungkin benar. Tapi, itu masih kurang konkret. Yang diperlukan adalah usul konkret dan realistis. Yang bisa membuat pendapatan lebih besar daripada pengeluaran. Yang bisa dilaksanakan dalam keadaan Merpati as is.

Pagi itu begitu sulit mencari ide yang membumi. Saya pun lantas teringat pada gurauan pedagang-pedagang sukses seperti ini: “Tuhan itu baik. Tapi, uanglah yang bisa membuat orang mengatakan Tuhan itu baik”.

Rupanya perlu rangsangan material untuk melahirkan ide-ide kreatif. Rupanya perlu dana untuk mendatangkan Tuhan. Maka, saya tawarkan di forum itu: peserta rapat yang mengusulkan ide terbaik akan saya beri hadiah satu mobil baru, Avanza, dari kantong saya pribadi.

Rapat pun menjadi heboh. Gelak tawa memenuhi ruangan. Ide belum muncul, tapi warna mobil sudah harus dibicarakan. Setuju: warna krem! Neraka sawit ternyata tidak menarik. Surga Avanzalah yang menggiurkan. Pantaslah kalau Jakarta macet!

Tuhan rupanya benar-benar datang. Inspirasi bermunculan. Hampir semua peserta rapat mengangkat tangan. Mereka berebut mendaftarkan ide. Angkat tangan lagi untuk ide kedua. Ide ketiga. Bahkan, ada yang sampai mendaftarkan lima ide.

Setelah terkumpul 53 ide, barulah diperdebatkan. Mana yang konkret dan mana yang terlalu umum. Mana yang menghasilkan rupiah, mana yang menghasilkan semangat. Mana yang membuat pendapatan lebih besar, mana yang membuat pengeluaran lebih kecil.
Ide-ide itu kemudian di-ranking. Dari yang terbaik sampai yang terkurang. Dari yang terbanyak menghasilkan rupiah sampai yang menghasilkan etos. Perdebatan amat seru karena masing-masing mempertahankan idenya. Terjadi diskusi yang luar biasa intensif, mengalahkan rapat kerja bagian pemasaran.

Dari ranking yang dibuat, memang sudah bisa diketahui siapa yang bakal dapat mobil.

Tapi, ada yang protes. “Sebaiknya hadiah baru diberikan setelah ide itu jadi kenyataan,” teriaknya.

Rupanya, dia ingin membuktikan bahwa meski idenya kalah ranking, dalam pelaksanaannya kelak akan mengalahkan juara ranking itu. Setuju. Kita lihat dulu kenyataan di lapangan. Peluang bagi ide yang ranking-nya di bawah pun masih terbuka.

Tentu ide-ide itu masih dirahasiakan. Ini terutama karena masih akan dirumuskan dalam bentuk program kerja nyata di lapangan. Tapi, semua ide memang sangat menarik. Dari sinilah bisa diketahui bahwa Merpati seharusnya tidak akan rugi secara operasional. Kalau ini terlaksana, pemilik dana tidak akan ragu membantu. Alhamdulillah. Tuhan memberkati.
Topik berikutnya adalah MA 60. Bagaimana kinerjanya selama ini? Apakah bisa menghasilkan uang dan terutama bagaimana mengembalikan citra yang rusak akibat kecelakaan Kaimana?

Banyak juga ide gila yang muncul. Termasuk ide bahwa khusus untuk MA 60 sebaiknya dicarikan pilot bule. Seperti pesawatnya Susi Air. Orang kita lebih percaya kepada bule daripada bangsa sendiri. Ketidakpercayaan orang terhadap MA 60 bisa ditutup dengan pilot orang bule. Huh!

Saya benci dengan ide ini.

Tapi, demi Merpati saya menerimanya!

Maka, setelah enam jam berdebat, tepat pukul 16.00, rapat pun diakhiri dengan lega. Saya bisa segera pulang untuk mandi pagi! (*)

Dahlan Iskan

Menteri BUMN

http://goodnewsfromindonesia.org/201...-sang-merpati/
__________________
Si Tou Timou Tumou Tou
—Sam Ratulangi, manusia hidup untuk menghidupkan manusia lain, human live for the people
Mimihitam no está en línea   Reply With Quote
Old December 28th, 2011, 12:37 AM   #105
sasamakan
Tukang Makan
 
sasamakan's Avatar
 
Join Date: Sep 2009
Location: Jakarta and Luzern (Lucerne)
Posts: 1,745
Likes (Received): 13

Kalau ide cemerlang itu tidak berhasil juga, kalo pendapat saya pribadi sih ditutup saja.
Bukannya gimana, memang merpati ini punya sejarah panjang sebagai perusahaan penerbangan perintis, tapi jika ada kompetitor yang bisa lebih baik dari Merpati, berarti memang ada something wrong dengan manajemen merpati selama ini. No offense ya
__________________
Please stop throw the food while your neighbour still suffer from a hunger.You can go to any restaurant as you want but please finish the food that available on your plate if it still okay (A message from me who work in a restaurant as a waiter)
Visit my cheap blog : http://budhiastramade.tumblr.com/
sasamakan no está en línea   Reply With Quote
Old December 28th, 2011, 04:12 AM   #106
fajarmuhasan
Final Fantasy Mania
 
fajarmuhasan's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Posts: 6,047
Likes (Received): 52

Quote:
Originally Posted by sasamakan View Post
Kalau ide cemerlang itu tidak berhasil juga, kalo pendapat saya pribadi sih ditutup saja.
Bukannya gimana, memang merpati ini punya sejarah panjang sebagai perusahaan penerbangan perintis, tapi jika ada kompetitor yang bisa lebih baik dari Merpati, berarti memang ada something wrong dengan manajemen merpati selama ini. No offense ya
harus ada jangka waktu dari aplikasi ide ide yg ditulis pak DI
misal 3 bulan gak ada efeknya..langsung ditutup saja
fajarmuhasan no está en línea   Reply With Quote
Old December 28th, 2011, 07:24 AM   #107
tjokro_ragazzo
Petrificus Totalus!
 
tjokro_ragazzo's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: KB - AB - B
Posts: 4,855
Likes (Received): 46

satu lagi perdebatan yang perlu dilakukan, bersama pengguna,,, a.k.a customer... maskapai seperti apa yg diinginkan...

Saya rasa, walaupun membuang waktu, cara seperti ini ada baiknya mengingat etos kerja pegawai salah satunya...
__________________
siapin bekal, siapin kali.
ente jual, ane beli.
tjokro_ragazzo no está en línea   Reply With Quote
Old December 28th, 2011, 08:52 AM   #108
hen_mart2006
We Are Bedulur Galo
 
hen_mart2006's Avatar
 
Join Date: May 2007
Location: Palembang City
Posts: 514
Likes (Received): 6

Bisakah Merpati Hidup Lagi?

Quote:
Di masa lalu saya sering mendapat pengalaman ini: banyak ide bagus justru datang dari orang bawah yang langsung bekerja di lapangan. Bukan dari konseptor yang bekerja di belakang meja.

Memang ada rencana pemerintah dan DPR untuk membantu keuangan Merpati Rp 561 miliar. Tapi, akankah uang itu bermanfaat? Atau hanya akan terbang terhambur begitu saja ke udara? Seperti ratusan miliar uang-uang negara sebelumnya?
Berita Selengkapnya... http://www.jpnn.com/read/2011/12/27/...ti-Hidup-Lagi-
hen_mart2006 no está en línea   Reply With Quote
Old December 29th, 2011, 07:55 PM   #109
acoolguyfromnz
Registered User
 
Join Date: Oct 2010
Posts: 2,889
Likes (Received): 68

@sasamakan,

G setuju dgn pendapat anda. Jadi saya gak setuju dgn pendapat pak DI. Saya lebih suka ganti CEO Merpati daripada menutup perusahaan itu. Kalau Merpati di tutup:
1. Bagaimana dgn dana rakyat yg sudah di tanam di perusahaan itu? Dana itu gak gratis loh, kita pinjam dgn bunga tinggi dan dalam bentuk kurs mata uang asing
2. Bagaimana dgn human capitalnya serta assetnya? Begitu juga bagaimana potensi kehilangan pendapatan jika Merpati jadi perusahaan sehat.

Saya gak tau kenapa Merpati gak bisa terbang tinggi padahal kan pasarnya masih di Indonesia yg dihadapi juga masih consumer indonesia dan Merpati sudah tau berapa kemampuan daya beli rakyat Indonesia dan karakter mereka.

Alasan saya menolak di tutup:
1. Ekonomi Indonesia harus bertumpu pada swasta dan BUMN. Dgn demikian ekonomi akan lebih cepat akselerasinya.
2. Sudah banyak uang di buang di perusahaan ini.
3. Different chefs have different products, bisnis di tangan emir, CEO garuda, bisa lebih kinclong dari pada di tangan CEO Merpati.

Garuda di tangan Emir jadi money maker. Jadi sebenarnya jika Merpati gak bisa terbang tinggi itu karena management dan orgnya2 tdk maksimal belajar dan membuat strategy business.

Kalau sekian tahun masih saja gak ada peningkatan, mungkin CEO merpati bukan org yg tepat dan mungkin Merpati bukan usaha yg tepat buat CEOnya.
acoolguyfromnz está en línea ahora   Reply With Quote
Old December 30th, 2011, 09:52 AM   #110
Volksraad
semangat pembangunan
 
Volksraad's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Posts: 962
Likes (Received): 20

setuju dengan bro acoolguyfromnz, pasar penerbangan di Indonesia ini besar, bahkan untuk penerbangan2 perintis seperti Merpati, tapi kenapa Merpati tidak bisa meraih keuntungan, bahkan terus merugi walaupun telah disuntik dana yang besar dari Pemerintah..

Sepertinya management menjadi masalah mendasar bagi Merpati, karena walaupun sudah didukung dengan dana yang besar, tetapi Merpati seperti tidak bisa keluar dari stigma negatif sebagai perusahaan yang rugi, bahkan seperti sudah tersalip oleh Susi Air yang jelas mulai jauh sesudah Merpati berdiri..

Tapi langkah yang dilakukan Pak Dahlan Iskan menurut saya sudah tepat, beliau mencoba mengubah image Merpati menjadi perusahaan yang lebih baik, terutama dengan penggunaan pilot-pilot asing serta rencana-rencana lain yang lebih membuat image Merpati menjadi lebih baik. Jadi jelas bahwa Merpati perlu "captain" baru yang dapat membawa Merpati terbang lebih tinggi...
Volksraad no está en línea   Reply With Quote
Old January 8th, 2012, 07:15 PM   #111
rahul medan
Registered User
 
rahul medan's Avatar
 
Join Date: Jun 2011
Location: medan, north of sumatra
Posts: 16,296
Likes (Received): 562

Tergelincir, Roda Merpati Keluar Runaway
Diterbitkan pada 8 January, 2012 dalam rubrik Nasional

Terjadi saat Mendarat dan Berbelok di Ujung Landasan

SAMPIT – Pesawat Merpati jenis MA- 60 PK-MZM tergelincir saat hendak memutar balik di landasan Bandara H Asan Sampit, Sabtu (7/1) sore sekira pukul 15.45 WIB. Tidak ada korban dalam kecelakaan ini, seluruh penumpang berhasil di evakuasi ke apron.

Pantuan di lokasi kejadian, pesawat buatan Cina ini salah satu dari roda bagian kiri keluar runway. Akibatnya, roda amblas masuk ke dalam tanah, tepatnya sekitar 600 meter mendekati Turning Area (tempat berputar) sebelah barat.

read more...
__________________
Kuala Namu International Airport
Kesabaran yang berbuah manis

rahul medan está en línea ahora   Reply With Quote
Old January 9th, 2012, 03:04 PM   #112
tjokro_ragazzo
Petrificus Totalus!
 
tjokro_ragazzo's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: KB - AB - B
Posts: 4,855
Likes (Received): 46



Again... Padahal teh...mau bangkit yak...
__________________
siapin bekal, siapin kali.
ente jual, ane beli.
tjokro_ragazzo no está en línea   Reply With Quote
Old January 9th, 2012, 03:59 PM   #113
hafis
Registered User
 
hafis's Avatar
 
Join Date: Sep 2010
Location: ÜT: 0.4800707,101.4150851
Posts: 1,134
Likes (Received): 0

Baru aja ngepak'in sayap
Udah tergelincir lagi
Moga kejadian ini membuat merpati memotivasi menjadi lebih baik
hafis no está en línea   Reply With Quote
Old January 10th, 2012, 03:30 AM   #114
acoolguyfromnz
Registered User
 
Join Date: Oct 2010
Posts: 2,889
Likes (Received): 68

Business is a mind game therefore Merpati should be able to "wow" us better than other competitors! Kalau SEA Games Palembang bisa bikin "wow" sekarang giliran Merpati

Last edited by acoolguyfromnz; January 10th, 2012 at 05:28 AM.
acoolguyfromnz está en línea ahora   Reply With Quote
Old January 10th, 2012, 07:19 AM   #115
spetznaz_kdi
Registered User
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 469
Likes (Received): 5

Kalo menurut saya, filosofisnya tutup merpati dan dirikan merpati baru yang punya rencana bisnis yang lebih baik...

seperti mandala, tutup dulu, setelah bikin konsep bisnis bagus, lalu buka lagi...

Resikonya bakalan terjadi PHK atau merumahkan ribuan karyawan merpati, dan ini yang paling berat...
spetznaz_kdi no está en línea   Reply With Quote
Old January 11th, 2012, 04:09 AM   #116
blablanonsense
Fiat Voluntas Tua
 
blablanonsense's Avatar
 
Join Date: May 2008
Location: Parijs van Jawa, Merlion City
Posts: 1,999
Likes (Received): 132

bubarkan serikat pekerja yang nyeleneh dan nuntut macam-macam. Kalau dibangkrutkan, apa terbebas dari kewajiban bayar hutang?
__________________
Wonderful Indonesia

Tolak penggantian nama Bandara Sepinggan! Nama Sepinggan sudah melekat di masyarakat dan penggantian nama hanya pemborosan uang semata!.
We are against the renaming of Sepinggan International Airport, Balikpapan. Viva Sepinggan!


Click here to sign the petition.
blablanonsense está en línea ahora   Reply With Quote
Old January 11th, 2012, 11:41 AM   #117
spetznaz_kdi
Registered User
 
Join Date: Jun 2008
Posts: 469
Likes (Received): 5

gak, hutang merpati tetp ada, tapi dilunasi dengan menjual seluruh aset merpati (pesawat, tanah, bangunan, aset lancar, dll). Berapapun sisa asetnya itu yang dijadikan modal awal New Merpati, ditambah PMP... Klo ternyata aset merpati gak cukup bayar utang, maka ya ditanggung New Merpati, dan dilakukan restrukturisasi hutang dengan kreditur, seperti yang dilakukan Garuda terhadap hutang2nya...

Soal PMP milyaran atau mungkin trilyunan sebelumnya yang digelontorkan pemerintah akan hilang, lah karena merugi makanya hilang,

Bisa saja gak ditutup, asal bisa dapet CEO sekaliber Robby Djohan saat menyelamatkan Garuda...

Yang jadi pertanyaan saya, kenapa langkah yang diterapkan ke Garuda tidak diterapkan ke Merpati? Apakah kondisi Merpati saat ini jauh lebih buruk dari kondisi Garuda tahun 1998?
spetznaz_kdi no está en línea   Reply With Quote
Old January 11th, 2012, 01:17 PM   #118
iAndy-JaKaRtA
ARTPOP 2013
 
iAndy-JaKaRtA's Avatar
 
Join Date: Oct 2008
Location: Singapore
Posts: 1,639
Likes (Received): 4

Ngebaca opini pak dahlan bikin ngakak deh euy!

Yah, gimana ya spetzanz_kdi, kondisi Merpati untuk saat ini memang lagi terpuruk-puruknya. Mungkin separah Garuda waktu 1998, tapi kalau dibandingkan dengan sekarang ya, jauh lebih buruk. Mungkin saja langkah yang diterapkan Garuda mungkin ga bakal ampuh bagi Merpati.

Mungkin ide ini lebih baik lagi, Pak Dahlan. Gimana kalau Merpati diakusisi 100% sama Garuda, brand Merpati hilang, dan teknik Garuda handle utang dimulai lagi? Gimana?

Akusisi macam ini biasa di industri penerbangan lho pak. Buktinya udah ada tuh di industri penerbangan USA dan industri penerbangan China.

Just my two cents
__________________
100% ASLI BUKAN KLONINGAN
FOLLOW ME AT TWITTER.COM/SADONOANDREW
iAndy-JaKaRtA no está en línea   Reply With Quote
Old January 11th, 2012, 03:04 PM   #119
greatstyo
Registered User
 
greatstyo's Avatar
 
Join Date: Jun 2009
Location: Surabaya yang HOT!!
Posts: 1,895
Likes (Received): 28

Merpati diakuisisi Garuda? Aduuh jangan deh.. Kondisi keuangan GA sekarang ini juga belum bagus-bagus banget. Lagipula kalau menjadi bagian GA, ini MZ mau masuk market yang mana? Hampir semua rute domestik jet sudah dikuasai GA. Bahkan 90% rute jet MZ juga diterbangi GA. Dari sisi aset, juga tidak ada yang bisa dibanggakan dari MZ tuh termausk gedung-gedung dan pesawatnya. Pesawat jet udah tua-tua. Ada pesawat baru itupun baling-baling, MA60 pula.. Kalau MZ bergabung ke GA justru akan membebani keuangan GA cukup parah.. Utang numpuknya nggak kira-kira juga.. Yang bisa diandalkan mungkin hanya rute perintisnya saja, selain itu nggak ada lagi rasanya..


Delta mengakuisisi Northwest atau United mengakuisisi Continental, selain aset berupa pesawat yang sangat menggiurkan juga rute-rute, hub, serta ijin rute dari maskapai yang diakuisisilah yang menjadi incaran.. tau sendiri slot penerbangan domestik di US maupun US-Eropa sudah sedemikian padatnya..
__________________


My Travel Blog





*Sedang malas baca cerpen*
greatstyo no está en línea   Reply With Quote
Old January 11th, 2012, 10:46 PM   #120
acoolguyfromnz
Registered User
 
Join Date: Oct 2010
Posts: 2,889
Likes (Received): 68

@spetznaz,

Memang Merpati bisa melakukan spt yg anda katakan, spt model GM sekarang. Resikonya ya itu akan ada gelombang PHK. Untungnya dgn model begitu, Merpati benar2 akan tampil dgn management baru, org2 baru.

Herannya yah kenapa gak di cari org seperti Robi Johan? Atau kalau masih gak bisa, kenapa gak hire GM asing spt yg Nissan-Renault lakukan?
acoolguyfromnz está en línea ahora   Reply With Quote


Reply

Tags
airlines, aviation, merpati airlines

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 05:22 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.7
Copyright ©2000 - 2013, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.1.2 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2013 DragonByte Technologies Ltd.
vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2013 DragonByte Technologies Ltd. (Resources saved on this page: MySQL 23.08%)

SkyscraperCity - In Urbanity We Trust

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu