|
|
| daily menu » rate the banner | guess the city | one on one |
|
|
#161 |
|
adem
Join Date: Feb 2012
Location: Semarang
Posts: 2,940
Likes (Received): 127
|
oh, airasia punya pesbuk dkk toh ?? aku aja nda tau... taunya dari iklan koran.......
MZ sudah saatnya kembali ke masa jaya... semoga dibawah dirut yang baru, dan atasan pak dahlan iskan, bisa membuat MZ maju.......
__________________
I LOVE SEMARANG A peaceful & Unique city...
JT - JonathanTerbang - a bit of My Adventure and My Life - Airbus Rasa Boeing My Web is Done : AgeniTour & DataKosTembalang |
|
|
|
|
|
#162 | |
|
Registered User
Join Date: Jun 2009
Location: Surabaya yang HOT!!
Posts: 1,896
Likes (Received): 28
|
Quote:
![]() Baik di Twitter maupun FB, AirAsia maupun Indonesia AirAsia melakukan interaksi dengan pelanggannya dengan sangat baik. Bahkan beberapa kali saya bertanya tentang hal-hal teknis, admin bisa menjawab pertanyaan dengan sangat baik. Dalam hal berjejaring sosial, menurut saya belum ada maskapai di Indonesia yang bisa menyaingi Indonesia AirAsia. Paling mendekati hanya Citilink. Namun untuk Citilink sering kali masih belum bisa menjawab masalah-masalah teknis. Sedangkan untuk yang lain rasanya bikin akun di FB dan Twitter hanya untuk ikut2an saja. Kebanyakan tidak terurus. Untuk Merpati, yang saya sesalkan, adminnya nggak bisa berinteraksi dengan para follower. Admin terus saja melakukan flooding twit mempromosikan rute dan harga pada saat itu. Padahal untuk harga kan follower bisa mengecek langsung ke website tanpa perlu melakukan flooding twit. Jika mau menggunakan peluang, sosial media bisa menjadi media promosi yang menarik dan sangat efektif serta murah (malah gratis). Contoh nyata yang sukses di sosial media ya Indonesia AirAsia dan Citilink.
|
|
|
|
|
|
|
#163 |
|
adem
Join Date: Feb 2012
Location: Semarang
Posts: 2,940
Likes (Received): 127
|
emang nda tau oq mas.. hehe..
ya murahh cuma gaji adminnya aja...
__________________
I LOVE SEMARANG A peaceful & Unique city...
JT - JonathanTerbang - a bit of My Adventure and My Life - Airbus Rasa Boeing My Web is Done : AgeniTour & DataKosTembalang |
|
|
|
|
|
#164 | |
|
Registered User
Join Date: Jun 2009
Location: Surabaya yang HOT!!
Posts: 1,896
Likes (Received): 28
|
Quote:
|
|
|
|
|
|
|
#165 |
|
RapidRail
Join Date: Sep 2007
Posts: 73
Likes (Received): 0
|
kayaknya merpati perlu revamp habis2an nih kalau mau atrract international tourist/traveller market, apalagi kalo melihat pernyataan CEO baru di artikel sebelumnya yang secara spesifik mau membuka market Malaysian (or probably other countries without any volcanoes)untuk destinasi ring of fire di Indonesia. certainly they'll target more on group travellers with more money, rather than budget travellers, Coz rajaampat, wakatobi, etc, cater more to rich travellers, i think.
Not sure about what our tourism department have done to introduce Indonesian volcanoes as a presentable tourists attraction, but if Merpati is being serious about this, they'll need to jump start on promoting those places themselves and closely associate their service with the airports nearby, otherwise people would prefer better known airlines such as garuda or airasia or lion. Lion Air has Wings with great networks , and probably garuda's CRJs are coming to feed the bigger birds very soon. If the ring of fire destination is proven to be commercially viable, somewhat i'm sure these two giants will get their smaller wings to these places as well. How would Merpati fit into becoming Garuda's feeder then? IMO They're going to need hefty mount of budget just to communicate if they're really going to introduce their 'ring of fire' service. with current 2 billion rupiahs per day loss? I dont think this plan will materialise soon Sriwijaya seems to have very few -if not, no specially allocated- budget for any ad campaign on TV or major print media unlike Airasia, but they somehow 'grow' with their market. I might be a bit bias here but somewhat SJ is being relatively consistent with their service and somewhat they've managed to create trust (at least for me) despite of their aging aircrafts. and i think Merpati should consider this rather than aggresively shift to a new market without any proven demand. If not becoz Merpati is a BUMN (and SJ's plan to purchase new embraers), i would probably say teaming up with SJ is a good idea . They're kinda feel alike arent they? Last edited by RapidRail; May 17th, 2012 at 09:09 PM. |
|
|
|
|
|
#166 | |
|
doing|well|by doing good
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 26,073
|
Merpati to close down one-fifth of its routes
Quote:
__________________
asean basketball league palembang 2013 The Green Metropolitan Free Medical, Educational, WiFi and MICE City 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City SSCI Palembang's Facebook ASEAN Environment Sustainable City for Clean Land 2011 Palembang wins Nation’s Cleanest Metro City Award 2011 (since 2007)
|
|
|
|
|
|
|
#167 |
|
badabua
Join Date: Jan 2009
Location: jakarta
Posts: 128
Likes (Received): 0
|
merpati harus kreatif rute baru seperti rute Tanjung Karang -Padang, Medan-Palembang dll untuk menjaring konsumen yang baru
![]()
__________________
beli tiket di web maskapai ada biaya debitcard 10-15 ribu, disini dapat potongan mulai Rp 5.000 ayo pesen tiket pesawat dan kereta api murah silahkan klik disini |
|
|
|
|
|
#168 |
|
Registered User
Join Date: Jun 2008
Posts: 470
Likes (Received): 5
|
rute beru lagi? dah berapa kali merpati buka tutup rute, kayak rute coba2 tanpa ada survey dulu...Sebenernya permasalahan utama merpati sekarang itu bagaimana meyakinkan konsumen bahwa terbang bersama merpati itu aman dan nyaman... rute merpati sekarang menurut saya sudah cukup tinggal digarap maksimal aja... Hasil obrol2 dan tanya2 teman2 konsumen pesawat, merpati tidak jadi pilihan dikarenakan: 1. Banyak konsumen (paling gak di kawasan domisili saya di Sultra), pesawat MA-60 itu diragukan safety-nya, dan yang jelas gak senyaman ATR-72 atau Do-328 karena goncangan pesawatnya keras. Insiden Kaimana dan stigma produk China masih kuat di kalangan masyarakat, jadinya daripada naik merpati mendingan naik Wings Air atau Express Air sekalipun tiketnya lebih mahal, jika gak dapet Wings Air atau Express, klo gak penting2 amat ditunda atau dipercepat saja drpada naik merpati... 2. Delay merpati menakutkkan, delaynya kadang gak cuma 1-2 jam, kadang sampai 24 jam, sampe ada teman saya trauma naik merpati gara2 delaynya yang menakutkan... 3. Merpati suka sekali mengubah jadwal, masih terkait dengan no. 2 diatas. makanya temen saya yang jualan tiket tidak merekomendasikan merpati, utamanya klo akan ada penerbangan connecting karena kebiasaan rubah jadwal itu... minggu lalu tante saya kena kejadian ini, jadwalnya diundur 1 jam, dan realisasinya terlambat lagi 1 jam, simpulannya ada delay 2 jam dari jadwal semula... PR merpati itu adalah bagaimana meyakinkan konsumen klo mereka aman dan nyaman, dan sepertinya memang perlu penyegaran persosnil, khususnya manajemen dan marketing... |
|
|
|
|
|
#169 |
|
Registered User
Join Date: Oct 2010
Posts: 2,911
Likes (Received): 75
|
Consumers never lie.Thanks Spetznaz KDI
|
|
|
|
|
|
#170 | |
|
Registered User
Join Date: Jun 2011
Location: medan, north of sumatra
Posts: 16,343
Likes (Received): 573
|
Quote:
__________________
Kuala Namu International Airport
Kesabaran yang berbuah manis |
|
|
|
|
|
|
#171 |
|
Registered User
Join Date: Jun 2009
Location: Surabaya yang HOT!!
Posts: 1,896
Likes (Received): 28
|
![]() Itu sudaaaah!! Dari dulu juga banyak yang usul kalau Merpati main di rute-rute perintis saja dengan pesawat baling-baling. Ops jetnya Merpati itu ancur-ancuran dan katanya malah disubsidi oleh ops baling-baling di rute perintis. Kalau nggak ada rute perintis mungkin Merpati sudah mati.. Ada baiknya kalau Merpati hanya mengoperasikan MA60 dan Twin Otter saja. Buang deh itu semua pesawat jet. Pasti akan lebih efisien. Lebih baik lagi tambah pesawat baling-baling seperti ATR 72-500 dalam jumlah yang agak banyak (10-15 unit) paling nggak biar biaya operasional dan maintenance bisa ditekan. Kalau dirasa ATR 72-500 biaya sewanya kemahalan ya nambah MA60 lagi aja. Toh MA60 bukan pesawat yang jelek2 amat..
|
|
|
|
|
|
#172 |
|
Registered User
Join Date: May 2010
Location: Semarang
Posts: 3,191
Likes (Received): 70
|
Kembali lagi ke asalnya.... Tetapi kalau memang diniatkan pasti bisa. Memang mengandalkan subsidi jadinya... asal lancar saja ndak masalah. Untuk itu harus digunakan pjenis-jenis pesawat yang cocok untuk penerbangan perintis. Pesawat harus tangguh... kalau perlu yang lekat dengan versi militer seperti N219/NC212, CN 235.
Dan bisa juga mengembangan rute perintis dalam suatu image "merintis jalur baru" yang merupakan misi, tetapi harus didukung oleh berbagai pihak, misal pemerintah. Penerbangan jenis ini misalkan merintis jalur tertentu yang diperkirakan akan menjadi profit. Rute ini bisa dimulai dari pesawat kapasitas kecil dan bila berkembang bisa diganti dengan kapasitas lebih besar sambil pemerintah juga mulaimengembangkan bandaranya dari status bandara perintis kecil menjadi bandara kelas diatasnya. Nanti kalau rute tersebut sudah mulai ramai Merpati berhak mendapatkan semacam royalti atas rintisannya. Hal ini karena merintis rute yang ndak normal sangat sulit (walaupun bersubsidi).. ketahanan menekuni rute rintisan tersebut adaah harga yang mahal sekali, termasuk punya nilai sosial yang tinggi.... ini harus dihargai. Royalti tadi diberikan oleh maskapai lain yang pada saat dia masuk rute tersebut sudah menjadi rute yang layak komersial. Ini idealis sekali.... namun memanglah demikian... coba bayangkan betapa merintis jalur itu sulit sekali. Dulu waktu kecil saya di kota Palu (1981), di bandara kota ini (Mutiara) ada 2 pesawat NC212 MZ yang diparkir bermalam dan setiap hari melayani penerbangan perintis ke Toli-toli, Poso, Luwuk. Banyak sekali penumpang terbantu adanya rute perintis ini karena waktu itu untuk menuju Poso saja dibutuhkan waktu sehari karena jalan raya masih model off road dan harus pakai jip 4x4. Belum lagi yang di pedalaman kalimantan, Maluku, Papua dan Nusa tenggara... kondisinya sama juga. Dan tentunya untuk rute-rute tersebut, maskapai yang mau adalah maskapai yang "mau ditugaskan" saja. Swasta apa ada yang mau? dengan kondisi tarif harus normal dan occupancy yang kadang tak tercukupi.
__________________
Kesuksesan itu selalu datang pada saat yang tepat p.a.d.a....s.a.a.t....s.e.m.u.a....s.i.a.p
|
|
|
|
|
|
#173 |
|
Registered User
Join Date: Apr 2012
Location: North West Sumatra
Posts: 517
Likes (Received): 14
|
Bos Merpati Akui Maskapainya Sulit Bersaing dengan Lion Air
Ya ga mungkin lah untuk waktu dekat ini,, mungkin 5-10 tahun kedepan juga belum tentu terkejar. |
|
|
|
|
|
#174 |
|
Registered User
Join Date: Oct 2010
Posts: 2,911
Likes (Received): 75
|
@YB Murty,
subsidi lagi subsidi lagi. Apa nggak ada kata lain selain subsidi. Terus kalau semua di subsidi plus di korupsi apa ada sisa buat infrastruktur? We should only invest to something that can earn money. Meaning we want our money work hard for us not the other way around. Coba jika anda punya uang $1000 terus semua minta subsidi termasuk tetangga anda, itu artinya anda kerja rodi. Bodoh sekali kita kalau kita di paksa kerja rodi buat korupsi dan kenyamanan hidup segelintir orang spt jamannya Suharto. Ntar jatuhnya lu bayar hutang LN lagi plus tingginya harga barang karena tingginya demand kurs mata uang asing akibat hutang negara. Anak cucu bayar hutang buat CEO yg gak bisa kerja. CEO di gaji buat menyehatkan perusahaan bukan utk menjadikan BUMN ini BUMN sakit. Kalau gak bisa cari CEO dari negara2 eropa saja atau org Amerika mumpung mereka lagi butuh duit. Jadi mereka akan terima mau di gaji berapa saja. There are millions talented people around the globe there that are willing to do anything for money. We only need someone that is worth money to earn more money. If he can earn money please work for us, if he cant it is better for him to find a better job. Kalau cuma buat subsidi mending di tutup saja Merpati. Kita sudah kaya hutang masih di suruh hutang lagi. It is really bad money management by making such decision. Seharusnya suku bunga dunia lagi murah begini dan dunia butuh uang, kita bargain bayar hutang. The biggest problem of Merpati is they have bad products handled by wrong people. Last edited by acoolguyfromnz; June 21st, 2012 at 05:18 PM. |
|
|
|
|
|
#175 |
|
Registered User
Join Date: Jun 2009
Location: Surabaya yang HOT!!
Posts: 1,896
Likes (Received): 28
|
![]() Benar, sekarang bukan lagi jamannya subsidi. Sekarang perusahaan itu harus cari untung. Sekarang bisa dilihat, dengan CEO yang tepat GA bisa melakukannya. Saya sangat setuju jika terus-menerus menghabiskan uang rakyat yang bayar pajak, lebih baik Merpati ditutup saja.
|
|
|
|
|
|
#176 |
|
Registered User
Join Date: May 2010
Location: Semarang
Posts: 3,191
Likes (Received): 70
|
ya sudah lah... kan tadi memang diarahkan jadi perintis... siapa sih penerbangan yang mau jadi perintis yang rendah sekali yieldnya,... tetapi kalo itu ndak ada penerbangannya akan jadi susah bagi masyarakat terpencil. Apakah masyarakat itu dipindah ke kota? Subsidi itu fair dan wajar. Jangan hanya liat kalo pesawat itu barang mahal terus kita sampai "njengking" ngebayangin terus mahalnya sistem ini... dan terus larinya hanya bisnis melulu. Rumah sakit itu daya sosialnya wajib tinggi namun sekarang sudah tergerus pada sisi Bisnis... dan harus untung. Kalo memang ndak mau pakai dana subsidi pemerintah ya sudahlah... saya tantang para Maskapai yang saat ini sedang untung untuk merelakan keuntungannya dalam bentuk CSR dengan program subsidi penerbangan perintis... atau maskapai tersebut... kalau pengen yakin CSRnya ndak dikorupsi supaya mengadakan sendiri pesawat perintisnya dan mengelola sendiri rute perintis tersebut. Berani ndak para maskapai yang sudah untung itu?
Sistem penerbangan itu mahal tetapi bukan berarti itu hanya untuk rute gemuk dan yang mempercepat datangnya untung. Perusahaan pun kalau cari untung terus pasti suatu saat akan tenggelam juga... contohnya banyak sekali : Adam pengen untung dan jeblok akhirnya, Mandala terseok-seok.... semuanya karena pengen untung. Keuntungan itu jangan terlalu dikejar.... jalankan dulu dan layanilah semua dengan baik.
__________________
Kesuksesan itu selalu datang pada saat yang tepat p.a.d.a....s.a.a.t....s.e.m.u.a....s.i.a.p
|
|
|
|
|
|
#177 | |
|
Selir Hati
Join Date: Feb 2008
Location: Livable City
Posts: 9,750
Likes (Received): 107
|
Jum'at, 22 Juni 2012 ,
Merpati Mulai Raup Laba Quote:
http://www.jpnn.com/index.php?mib=be...tail&id=131528
__________________
"Berusaha bersahabat dengan ketidaknyamanan, walaupun terkadang sulit, seperti dua sisi uang logam yang saling berdampingan, juga dengan kenyataan dlm hidup, positif dan negatif selalu berdampingan..." From B A L I K P A P A N with Love ♥,- |
|
|
|
|
|
|
#178 |
|
Registered User
Join Date: Jun 2009
Location: Surabaya yang HOT!!
Posts: 1,896
Likes (Received): 28
|
Siapa bilang rute perintis yieldnya kecil? Garuda ngiler sama rute ini karena yield besar.. Susi Air suksesssss dengan puluhan pesawat kecil2 tanpa subsidi lhoooo! Dan 99% rutenya adalah rute perintis.. Yang menghidupi karyawan2 Merpati saat ini juga rute perintis, bukan rute jet. Kalstar beberapa waktu yang lalu sempat menghentikan operasi pesawat jetnya karena dianggap memakan hasil dari rute perinstis pesawat ATR-nya.. Wings Air sukses besar dengan rute-rute perintis yang disinergikan dengan rute jet Lion Air. Kalau mau serius, Merpati malah akan sukses di rute perintis tanpa mengharapkan subsidi..
|
|
|
|
|
|
#179 |
|
Registered User
Join Date: Oct 2010
Posts: 2,911
Likes (Received): 75
|
@greatstyo,
Yup, that is right. Kalau untung, merpati can fly higher and higher. People could get new toys and better service that worth money can buy. Tinggal di benahi agar Merpati bisa jadi trully world class airways yg head to head dgn world class airways lainnya. Senangkan kalau semuanya world class. Kita akhirnya terbiasa utk bersaing tanpa terasa. |
|
|
|
|
|
#180 | ||
|
Registered User
Join Date: Apr 2012
Location: North West Sumatra
Posts: 517
Likes (Received): 14
|
Merpati Targetkan Keterisian Penumpang 100% pada Musim Liburan
JAKARTA--MICOM: Vice President Public Relation PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) Sudiyarto mengatakan Merpati menargetkan tingkat keterisian penumpang (load factor) pada musim liburan (peak season) mencapai 100% atau kenaikan sebesar 10% bila dibandingkan target perseroan. Sedangkan, untuk target jumlah penumpang, Merpati menargetkan kenaikan 10-15% bila dibandingkan tahun lalu. "Target keterisian penumpang 90%, sekarang baru tercapai 88-89%, tentunya dengan peak season, harapannya 100%," katanya, ketika dihubungi, Jakarta, Sabtu (23/6). Sudiyarto menjelaskan PT Merpati Nusantara Airlines akan mengoperasikan dua unit tambahan pesawat jenis Boeing 737-300 dan 737-400. Keduanya dialokasikan untuk penambahan frekuensi penerbangan perseroan, baik itu bagi Indonesia Bagian Barat dan Timur. "Ketika masuk musim Lebaran, dua pesawat ini sudah selesai masa perawatannya," ungkapnya. Quote:
|
||
|
|
|
![]() |
| Tags |
| airlines, aviation, merpati airlines |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|