daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Politics, Economics, Tourism and Business



Reply

 
Thread Tools
Old October 30th, 2007, 02:10 PM   #161
g4brielle
Jakarta Photos
 
g4brielle's Avatar
 
Join Date: Aug 2006
Posts: 851
Likes (Received): 4


GO PUBLIC: Wijaya Karya president director A. Sutjipto (center), accompanied by Jakarta Stock Exchange president director Erry Firmansyah (left), talks with State Minister for State-Owned Enterprises Sofyan Djalil on Monday, as the company begins life as a JSX-listed public company. The company's shares closed the day 40 percent higher at Rp 560. (JP/P.J. Leo)
g4brielle no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old November 5th, 2007, 09:40 AM   #162
raygava
Registered User
 
raygava's Avatar
 
Join Date: Apr 2007
Posts: 11
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by g4brielle View Post
continue to property market update

"Kenyataan tingkat pelanggaran tata ruang dan fungsi ruang begitu tinggi. inilah yang perlu ditangani oleh suaut badan khusus," kata Tatag Wiranto, Ketua Umum IAP dalam Kongres nasional organisasi itu di Jakarta pagi ini.

(tw)

bisnis.com
this guy is funny.
He forgot the fact that the developments in Jakarta are all-legit!..
why?.. coz they pay. money goes to the pocket of some legislators and everyone leaves the room happy. that's how everything's done.

The only thing this guy suggest is to pool the money to his pocket instead.
Hahahaa.. sometimes corrupt acts lead to corrupt mind.. and leads to stupid statements like this... (nurdin halid is another fine example.. sorry OOT )..
pls carry on.
__________________
Download raygava et al.'s album "Nafas Terakhir" (2004) and "Where I Belong EP" (2006) at Digital Beat Store, Blitz Megaplex, Grand Indonesia Jakarta and Parisj Van Java Mall Bandung.

Support good tastin' indie music!!
Support the etals!!
raygava no está en línea   Reply With Quote
Old November 5th, 2007, 01:00 PM   #163
materialistus
Registered User
 
Join Date: Dec 2006
Location: Dublin/Berlin/Danpasar
Posts: 398
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by raygava View Post
this guy is funny.
He forgot the fact that the developments in Jakarta are all-legit!..
why?.. coz they pay. money goes to the pocket of some legislators and everyone leaves the room happy. that's how everything's done.

The only thing this guy suggest is to pool the money to his pocket instead.
Hahahaa.. sometimes corrupt acts lead to corrupt mind.. and leads to stupid statements like this... (nurdin halid is another fine example.. sorry OOT )..
pls carry on.
Ha.. Ha... Ha..
materialistus no está en línea   Reply With Quote
Old November 12th, 2007, 04:46 AM   #164
g4brielle
Jakarta Photos
 
g4brielle's Avatar
 
Join Date: Aug 2006
Posts: 851
Likes (Received): 4

ASIA PACIFIC OFFICE MARKET OVERVIEW
Released by Colliers International - Regional Research
October 2007.

JAKARTA - INDONESIA

image hosted on flickr


image hosted on flickr

  • Office market conditions remained positive in 3Q 2007 and individual quality developments achieved new benchmark for rental rates.
  • The buoyant telecommunication sector was one of the key market drivers for office demand since the industry continued to expand and saw increasing number of new set up.
  • Amid the general positive market sentiment, construction of new developments particularly those with pre-commitment agreements with their tenants remained active.
  • In anticipation of rising new supply by the end of 2007, the overall take-up rate is predicted to ebb but the level of occupancy is going to stay high.
image hosted on flickr

g4brielle no está en línea   Reply With Quote
Old November 12th, 2007, 07:26 AM   #165
AceN
Half Geek
 
AceN's Avatar
 
Join Date: Apr 2007
Location: Iacárta
Posts: 10,819
Likes (Received): 1261

Thx for sharing kk
__________________
AceN no está en línea   Reply With Quote
Old November 28th, 2007, 12:28 PM   #166
Kailyas
Registered User
 
Kailyas's Avatar
 
Join Date: Nov 2007
Location: Jakarta
Posts: 1,367
Likes (Received): 4

PT. Jakarta Realty (perusahaan konsorsium APG dan Jakarta Propertindo), Minggu (4/10), menggelar acara Peluncuran Daisy Garden Tower sebagai menara terakhir dari lima menara apartemen Thamrin Residence.
Dalam kesempatan ini, Indra W. Antono, Direktur Pemasaran PT Jakarta Realty, mengungkapkan nada optimis akan prospek pemasaran Daisy Garden, dengan mengulang sukses dari pemasaran empat menara sebelumnya. Hal ini dikarenakan, sampai dengan saat ini permintaan masyarakat akan unit hunian di jantung Kota Jakarta masih besar.

''Pengembangan Daisy Garden merupakan kelanjutan atas keberhasilan pemasaran empat tower Thamrin Residence sebelumnya. Apalagi, Daisy Garden dirancang memiliki pemandangan (view) yang menarik dan bergaya arsitektur moderen minimalis dengan sertifikat strata title,'' tambah Indra Widjaya Antono, Direktur Pemasaran PT Jakarta Realty.

Mengenai Daisy Garden Tower sendiri, Indra memberikan penjelasan, tower ini dibangun setinggi 28 lantai dengan total 330 unit hunian. Adapun untuk tipenya, Daisy Garden memiliki beberapa pilihan yakni, 1 kamar tidur dengan luas 38.24 meter persegi, 2 kamar tidur (59.34 dan 70.86 meter persegi) serta 3 kamar tidur (86,59 dan 91.69 meter persegi).

Dengan lokasi yang prima di kawasan central business district/CBD dan berjarak hanya 150 meter dari Bundaran Hotel Indonesia, Daisy Garden Residences dipasarkan dengan kisaran harga mulai dari Rp 450 jutaan hingga Rp 1 milyar per unit. Untuk konsumen yang berniat menggunakan KPA (Kredit Pemilikan Apartemen), PT Jakarta Realty juga telah menjalin kerjasama pembiayaan konsumen dengan Lippo Bank.

Perkenalkan Executive City Home

Sejalan dengan peluncuran Daisy Garden, Apartemen Thamrin Residences juga memperkenalkan Executive City Home. Hunian yang sangat menawan ini berada di lantai dasar dan dengan jumlah hunian yang terbatas yakni hanya 72 unit.

Posisi hunian eksklusif ini sangat dekat dengan Thamrin Citywalk, dekat dengan restoran dan cafe serta memiliki lahan parkir tersendiri untuk setiap unitnya. ''Unit Executive ini memang sangat terbatas. Semua unitnya menghadap ke arah Timur. Dikenalkan dengan harga perdana dan sangat cocok untuk kalangan eksekutif yang memerlukan mobilitas tinggi. Kelebihan lain yang dimiliki hunian ini adalah unit ini menyatu dengan lobi Grand Thamrin yang bisa digunakan sebagai tempat pertemuan,'' tambah Indra lagi.
__________________
Be cool, humble, and smart!!!!
Kailyas no está en línea   Reply With Quote
Old November 28th, 2007, 12:29 PM   #167
Kailyas
Registered User
 
Kailyas's Avatar
 
Join Date: Nov 2007
Location: Jakarta
Posts: 1,367
Likes (Received): 4

REI Minta
Anggaran Perumahan
Dinaikkan


BOGOR - Real Estat Indonesia meminta kepada pemerintah agar menaikkan porsi anggaran perumahan sebesar 1% di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). "Hal tersebut bisa dilakukan jika dilakukan terobosan politik melalui posisi atau peran sektor perumahan sebagai salah satu sektor yang sejajar dengan sektor vital lain seperti pendidikan, kesehatan, dan pangan," kata Lukman Purnomosidi, ketua umum REI, di sela acara peresmian 100 ribu unit rumah sederhana sehat (RSH) kedua yang dibangun anggota Real Estat Indonesia (REI) di kompleks perumahan Citra Indah, Jonggol, Bogor, Jawa Barat.
Lukman mengatakan, mengambil asumsi APBN tahun ini, jika anggaran perumahan sebesar 1%, maka perumahan akan mendapatkan dana hingga Rp 8 triliun.

Menurut dia, jika sektor pendidikan yang sangat berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa telah mendapat dukungan anggaran 20% dari APBN, maka dalam pelaksanaannya memiliki keterkaitan dengan sektor lain, termasuk sektor perumahan. "Anak-anak dari keluarga yang telah memiliki rumah punya kesempatan lebih besar menikmati pendidikan. Karena, anak-anak tersebut bisa berkonsentrasi belajar lebih baik. Sedangkan anak-anak dari keluarga yang belum memiliki rumah kondisinya berbeda. Jika belum memiliki rumah, bagaimana anak-anak tersebut bisa belajar dengan baik," ujar Lukman.

Lukman menambahkan, selain kenaikan porsi anggaran 1% di APBN, pihak pemerintah daerah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten/Kota juga seharusnya menaikkan porsinya anggaran yang sama seperti di APBN.

Di tempat yang sama, Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera) M Yusuf Asy'ari mengatakan, pada prinsipnya pihak Kemenpera mendukung ide yang dilontarkan oleh REI. "Jika benar hal tersebut bisa terlaksana, maka akan semakin banyak masyarakat yang tadinya belum memiliki rumah akan memiliki rumah. Kami akan mengajukan usulan tersebut kepada Komisi V dan Komisi XI DPR RI," kata Yusuf.

Selain itu, jelas Yusuf, dana tersebut nantinya juga akan digunakan untuk memperkuat eksistensi pendanaan di Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas). Kemudian, juga akan dialokasikan untuk pembentukan Badan Layanan Umum (BLU) dimana salah satu fungsinya untuk menyediakan bank tanah bagi pembangunan perumahan RSH.

Akan Dibahas

Sementara itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berjanji akan membahas kemungkinan memperbesar porsi anggaran bagi penyediaan perumahan rakyat tersebut. "Saya akan meminta para Menteri untuk mencari perhitungan yang sinkron untuk menambah anggaran bagi pembangunan rumah rakyat," kata SBY.

Menurut SBY, perumahan merupakan kebutuhan dasar setelah pangan dan sandang. Oleh sebab itu, Pemerintah wajib membantu masyarakat yang kurang mampu memiliki rumah yang layak huni. Di satu sisi, SBY juga menginstruksikan kepada Kemenpera, Pemerintah Daerah (Pemda), dan perbankan agar memberikan kemudahan dalam bentuk peraturan yang realistis bagi kegiatan pembangunan rumah rakyat.

SBY meminta kementerian agar terus mengeluarkan dan memantau kebijakan yang memotivasi pembangunan RSH, salah satunya Peraturan Pemerintah (PP) No.31/2007 tentang Pembebasan PPn bagi RSH, Keputusan Presiden (Keppres) tentang Percepatan Pembangunan Rumah Susun Sederhana Milik dan kemungkinan insentif lainnya.

Lainnya, SBY berharap pihak Pemda menjalankan program RSH secara aktif dengan cara menyediakan lokasi pembangunan rumah baru. Bahkan, SBY meminta agar Pemda dapat memberikan keringanan atau menghapuskan biaya izin bangunan bagi RSH.
__________________
Be cool, humble, and smart!!!!
Kailyas no está en línea   Reply With Quote
Old November 28th, 2007, 12:40 PM   #168
Kailyas
Registered User
 
Kailyas's Avatar
 
Join Date: Nov 2007
Location: Jakarta
Posts: 1,367
Likes (Received): 4

Info Proyek Real Estate atau Properti
28-09-2007 13:36:28
Central Park Resmi Dibangun

Central Park


APG KUCURKAN RP 2,5 TRILIUN


JAKARTA - Agung Podomoro Group (APG) melalui anak usahanya, PT Tiara Metropolitan Jaya, resmi meluncurkan proyek multiguna (mixused) Central Park. Peluncuran tersebut ditandai dengan acara pemancangan tiang pertama (ground breaking), Rabu (19/9).

Berlokasi di Jalan S. Parman, Jakarta Barat, Central Park dibangun di atas lahan seluas sembilan hektare, yang merupakan bagian dari superblok Podomoro City di lahan seluas 22 hektare. Total investasi proyek tersebut ditaksir mencapai Rp 2,5 triliun. "Proyek ini akan menjadi flagship project dari APG. Central Park juga akan dilengkapi dengan kawasan hijau dan taman kota seluas 1,5 hektare," kata Ferdinand Boedi Poerwoko, chief executive officer Tiara Metropolitan Jaya, disela acara ground breaking proyek tersebut.

Ferdinand mengatakan, Central Park akan memiliki total luas bangunan 65.000 mē yang terdiri atas satu menara gedung perkantoran 36 lantai dengan luas nett saleable area 68.500 mē, hotel bintang empat 12 lantai dengan luas area gross 31.000 mē dan jumlah kamar 420 unit, tiga menara apartemen dengan jumlah unit mencapai 1.100 unit dan luas nett saleable area 85.000 mē, serta mal dengan luas nett leaseable area mencapai 110.000 mē. "Untuk mal akan dibangun 4,5 lantai plus satu lantai basement dengan jumlah gerai mencapai 348 unit, sedangkan tiga menara apartemen masing-masing akan dibangun 50 lantai," jelas Ferdinand. Dia menambahkan, untuk apartemen, luas per unit sekitar 50 mē - 120 mē dengan kisaran harga Rp 600 juta - Rp 1,5 miliar. Untuk perkantoran, per mē dijual seharga Rp 13 juta - Rp 15 juta per mē.

Direktur Komersial Ritel dan Shopping Center Centra Park Veri Y. Setiady mengatakan, mal tersebut akan menggunakan sistem sewa. Harga sewa per mē per bulan yang akan ditetapkan berkisar Rp 300 ribu - Rp 450 ribu. "Proyek ini dikembangkan dalam dua tahap. Tahap awal, kami membangun mal dan diharapkan bisa beroperasi pada September 2009. Central Park juga akan diposisikan sebagai mal yang berbeda dibanding mal yang telah ada," jelas Veri.

Menurut Veri, arsitek pembangunan Central Park dipercayakan kepada DP Architect, konsultan arsitek asal Singapura. Sedangkan arsitek rekanan dipercayakan kepada PT Arkipuri Internasional. Kemudian, PT Gistama Intisemesta, PT Skemanusa Konsultama Teknik, PT Wide and Woollard Indonesia, dan PT Total Bangun Persada dipercaya sebagai konsultan struktur, konsultan mekanik dan elektrik, quantity surveyor, dan kontraktor utama di proyek tersebut.

Podomoro City
Central Park merupakan bagian dari superblok Podomoro City yang luasnya mencapai 22 hektare. Saat ini bangunan yang telah berdiri dan sedang dibangun di Podomoro City antara lain apartemen Mediterania Garden Residences (MGR) I dan II, serta apartemen Royal Mediterania Garden Residences. Total unit apartemen yang dibangun di MGR I sebanyak 2.734 unit, sedang di MGR II sebanyak 3.087 unit. Sementara di Royal Mediterania Garden Residences dibangun 3.096 unit apartemen. Total penghuni yang telah mendiami unit hunian di Podomoro City ditaksir mencapai 10.000 orang.

Data yang dihimpun menunjukkan, hingga saat ini selain sejumlah proyek yang ada di Podomoro City, APG telah membangun 38 proyek yang terdiri atas landed house (13 proyek), apartemen (13), shopping center (2), dan mixused (9). Beberapa proyek yang dikembangkan APG adalah Gading Mediterania Residences, The Jakarta Residences, Mediterania Boulevard Residences, Thamrin Residences, Mediterania Gajah Mada Residences, Sudirman Park, dan Mediterania Lagoon Residences.

Selain itu, APG menggarap sejumlah proyek lain seperti Permata Hijau Residences, Mediterania Marina Residences, The Pakubuwono Residences, Mediterania Palace Residences, apartemen The Peak, dan Apartemen Menteng Eksekutif. Kemudian, Jakarta City Center, Senayan City, CBD Pluit, Seasons City, Braga City Walk, The Plaza Semanggi, Mangga Dua Square, Kelapa Gading Square, Lindeteves Trade Center, Blok M Square, Perumahan Sunter Podomoro, Bukit Golf Mediterania, Bukit Mediterania Samarinda, Telaga Gading Serpong, dan Sunter Mediterania.
__________________
Be cool, humble, and smart!!!!
Kailyas no está en línea   Reply With Quote
Old November 29th, 2007, 03:01 PM   #169
V-ni@star
Registered User
 
Join Date: Nov 2007
Posts: 11
Likes (Received): 0

pembangunan mall dan apartement yg semakin marak bertolak belakang sekali dengan nasib golongan menengah kebawah!!!!
mereka terus digusur karena kepentingan pengembang yang lebih "berduit" dan celakanya pemerintah lebih memihak kepada mereka daripada mensejahterakan kehidupan yang layak yang katanya "setiap warga negara memiliki hak atas tempat tinggal."
beitu banyak modal yang dikucurkan untuk pembangunan mall dan apartemen.
bagaimana nasib warga berpenghasilan rendah yang juga punya hal didalam ruang kota???????
apakah tidak ada kerelaan dari pihak pengembang untuk memperhatikan nasib "teman-teman" mereka yang lebih membutuhkan uang tersbeut daripada dipakai untuk para konsumtif???
konflik sosial terus berlanjut, mau jadi apa jakarta kalau masih seperti ini???
V-ni@star no está en línea   Reply With Quote
Old November 29th, 2007, 05:09 PM   #170
materialistus
Registered User
 
Join Date: Dec 2006
Location: Dublin/Berlin/Danpasar
Posts: 398
Likes (Received): 0

It's not the developer's fault. The people in the government are primitive and corrupt. The developer just use those qualities of our government for their advantage.
materialistus no está en línea   Reply With Quote
Old November 29th, 2007, 07:34 PM   #171
Omluki
Bla bla bla
 
Join Date: May 2005
Location: Jakarta, the big durian
Posts: 231
Likes (Received): 12

Quote:
Originally Posted by V-ni@star View Post
pembangunan mall dan apartement yg semakin marak bertolak belakang sekali dengan nasib golongan menengah kebawah!!!!
Tapi pembangunan mall juga membuka lapangan kerja untuk kelas menengah bawah lo... (selain mendorong sikap enterpreuner).. Satu mall setidaknya membuka 2000 - 3000 lapangan kerja.

Don't get me wrong, I share your concerns.... but you know, there's no magic wand for every problems...
__________________
The Tower of Babel: The Tower of Confusion
Omluki no está en línea   Reply With Quote
Old November 30th, 2007, 08:40 AM   #172
abijafar
Registered User
 
Join Date: Jun 2007
Posts: 101
Likes (Received): 0

kalau pembangunan mall biasanya khan pakai ganti rugi yang wajar.. lagian itu bukan fasilitas publik jadi tidak ada unsur paksaan... seharusnya.. jadi kalau memang penduduknya mau digusur yah nggak papa toh.. itu khan B to B (bussiness to bussiness)
abijafar no está en línea   Reply With Quote
Old November 30th, 2007, 09:15 AM   #173
laba-laba
Resetter
 
laba-laba's Avatar
 
Join Date: Oct 2004
Location: Medan
Posts: 7,357
Likes (Received): 851

kan banyak yang tergusur bisa naek haji ato beli rumah bagus...
__________________
Medan city pics :
http://medanphoto.multiply.com

Medan movies - http://www.youtube.com/Medanmovie
laba-laba no está en línea   Reply With Quote
Old November 30th, 2007, 09:56 AM   #174
Kailyas
Registered User
 
Kailyas's Avatar
 
Join Date: Nov 2007
Location: Jakarta
Posts: 1,367
Likes (Received): 4

Engga ada masalah tergusur agar ganti ruginya pantas dan engga ada unsur paksaan.
__________________
Be cool, humble, and smart!!!!
Kailyas no está en línea   Reply With Quote
Old November 30th, 2007, 11:41 AM   #175
materialistus
Registered User
 
Join Date: Dec 2006
Location: Dublin/Berlin/Danpasar
Posts: 398
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by Omluki View Post
Tapi pembangunan mall juga membuka lapangan kerja untuk kelas menengah bawah lo... (selain mendorong sikap enterpreuner).. Satu mall setidaknya membuka 2000 - 3000 lapangan kerja.

Don't get me wrong, I share your concerns.... but you know, there's no magic wand for every problems...
Well, apparantly there is a magic wand for this one : get leaders with a bit of brain and heart, not some greedy cavemen. change the mindset.
materialistus no está en línea   Reply With Quote
Old December 1st, 2007, 01:54 PM   #176
V-ni@star
Registered User
 
Join Date: Nov 2007
Posts: 11
Likes (Received): 0

Quote:
Originally Posted by Omluki View Post
Tapi pembangunan mall juga membuka lapangan kerja untuk kelas menengah bawah lo... (selain mendorong sikap enterpreuner).. Satu mall setidaknya membuka 2000 - 3000 lapangan kerja.

Don't get me wrong, I share your concerns.... but you know, there's no magic wand for every problems...
it is ok.. i really appreciate ur reply here
i know there is no magic here..
memang membuka tenaga kerja
ttp hanya satu juta tenaga kerja yg terserap menurut data. masih ada 95% lainnya yg pengangguran...
nah apakah pembangunan masih mengubah segalanya scr signifikan...?
memang pembangunan itu perlu. yg namanya urbanisasi pasti ada pertumbuhan ekonomi. ttp pemerintah terlalu berpihak kepada pihak pengembang. pdhal mereka trs mengusur. apa gak aksian mrk yg digusur. memang ilegal, ttp menurut uu stiap warga negara berhak mendapatkan tempat tinggal.
jd uu itu dihilangkan saja sudah.
jika qta ingin membenarkan pihak pengembang pun gak bisa, krn sering kali mereka melakukan tindakan ilegal juga untuk mengusir mrk.
coba deh cari inf soal pembangunan season city di jakarta barat...
i got a book here about it...n i living close to them, not really close
but i saw wat happened there

coba qta tiru bangkok..
pemda bangkok menjadi penengah antara pemilik tanah dan masyarakat
mrk td memihak kpd siapapun.
bygkan kalau pemda qta seperti itu.
senang kan..
korupsi di pemerintah qta memang sudah parah. gak heran yg tahun 1980 jak setara dgn seoul, kl dkk.
skrg malah tertinggal jauh.
V-ni@star no está en línea   Reply With Quote
Old December 4th, 2007, 11:31 AM   #177
Kailyas
Registered User
 
Kailyas's Avatar
 
Join Date: Nov 2007
Location: Jakarta
Posts: 1,367
Likes (Received): 4

Grand Ballroom Terluas di Asia ada di Ritz-Carlton


Laporan Wartawan Kompas R Adhi Kusumaputra




JAKARTA, KOMPAS- The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place yang berlokasi di Sudirman Central Business District (SCBD) Sudirman Jakarta menjadi hotel yang memiliki grand ballroom terluas di kawasan Asia.

Grand Manager The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place, Karim Tayach kepada Kompas dalam acara perkenalan ballroom kepada para tamu Senin (3/12) malam mengatakan, dengan luas 7.400 m2 dan tinggi 10,8 meter, ballroom ini mampu menampung sekitar 10.000 orang. "Ini menjadikan hotel ini hotel grandballroom terluas dan terbesar di Asia. Ini sangat bagus untuk promosi Jakarta," kata Karim, yang memiliki dua kewarganegaraan, Tunisia dan Jerman.

Menurut Karim, fungsi ballroom ini bisa untuk tempat konser musik, selain untuk pertemuan, konferensi, peluncuran produk, sampai pada pesta pernikahan. Hotel bintang lima dan hotel butik paling mewah di Jakarta ini memiliki 62 kamar hotel dan 139 kamar apartemen dengan tipe satu, dua dan tiga kamar.Kamar hotel ini mulai dari lantai 21 sampai 25. Sedangkan kamar apartemen dari lantai 26 sampai 39.

Public Relations Manager The Ritz-Carlton Jakarta Pacific Place, Dewi Damayanti, menambahkan, hotel ini memiliki restoran serving premium grill yang dinamakan Pacific Restaurant and Lounge di lantai enam. Club Floor berada di lantai 21, sedangkan fasilitas spa dan rekreasi termasuk kolam renang di lantai 8.
__________________
Be cool, humble, and smart!!!!
Kailyas no está en línea   Reply With Quote
Old December 4th, 2007, 11:36 AM   #178
Kailyas
Registered User
 
Kailyas's Avatar
 
Join Date: Nov 2007
Location: Jakarta
Posts: 1,367
Likes (Received): 4

Liputan Khusus
29-11-2007 13:31:23
Bank Perumahan
Sangat Diperlukan
Masyarakat
Berpendapatan Rendah

Kabag Penelitian BTN Sasmaya Tuhulele, Deputi bidang Pembiayaan Kementerian Negara Perumahan Rakyat Iskandar Saleh, Direktur Pusat Studi Properti Indonesia Panangian Simanungkalit


Pemerintah diminta untuk mempertahankan bank perumahan yang sanggup menyalurkan kredit bagi masyarakat berpendapatan rendah (MBR).
Rangkuman opini tersebut disampaikan beberapa pembicara yang hadir dalam business talk bertajuk "Mencari Format Kebijakan Pemerintah dalam Pembiayaan Perumahan Rakyat" yang diselenggarakan Forum Wartawan Perumahan Rakyat (Forwapera), di Hotel Yasmin, Cipanas, pertengahan November 2007 lalu.

Pengamat properti Panangian Simanungkalit menyatakan, belum tertariknya perbankan besar masuk ke sektor menengah-bawah karena belum adanya kebijakan yang terkoordinasi di tingkat pengendali (pemerintah).

"Akibatnya muncul isu merger atau akuisisi. Padahal keberadaan bank fokus seperti BTN, harus tetap dipertahankan jika pemerintah ingin kebutuhan masyarakat akan perumahan yang terjangkau tetap terpenuhi," ujarnya lagi.

BTN Kelola Dana Bank Dunia

Sementara itu, Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Negara Perumahan Rakyat Iskandar Saleh menyatakan, saat ini tengah dibuat kajian oleh Bapenas dan Kementerian Negara Perumahan Rakyat, agar BTN dapat mengelola dana Bank Dunia sebesar Rp 5 Trilyun untuk membiayai pembangunan rumah susun sederhana (rusuna).

"Kebijakan ini diambil oleh Kementerian Negara Perumahan Rakyat untuk mengoptimalkan kinerja dan performa BTN sebagai bank yang fokus dalam pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpendapatan rendah," imbuh Iskandar lagi.

Dilain pihak, anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi BUMN, Hasto Kristiyanto menyatakan, apabila pemerintah ingin mengoptimalkan peran bank BUMN dalam menjalankan misinya maka diperlukan sebuah kebijakan politik yang tegas.

"Pemerintah itu memiliki power yang besar. Dalam rangka mendukung program perumahan ini, cukup mengeluarkan kebijakan dalam bentuk PP maupun Perpres. Misalnya saja dengan penempatan sebagian keuntungan BUMN ke dalam BTN untuk mewujudkan program perumahan tersebut," tambah Hasto lagi.
__________________
Be cool, humble, and smart!!!!
Kailyas no está en línea   Reply With Quote
Old December 4th, 2007, 12:39 PM   #179
lombok
BANNED
 
lombok's Avatar
 
Join Date: Aug 2007
Posts: 2,811
Likes (Received): 121

Harus dicek lagi ? gimana dengan China mungkin punya hotel ballroom yang paling besar ? or India ?
lombok no está en línea   Reply With Quote
Old December 4th, 2007, 03:07 PM   #180
rilham2new
Obsolete User
 
Join Date: Oct 2006
Location: Riau, Jakarta Barat, Brunswick West (VIC)
Posts: 29,123
Likes (Received): 217

Quote:
Originally Posted by laba-laba View Post
kan banyak yang tergusur bisa naek haji ato beli rumah bagus...
Betul sekali ... .. Tapi kalau untuk kasus Jakarta ,,, rumah mereka yang semula di pusat kota bisa langsung tercampak ke pinggiran kota ...

Dan mereka (yang tergusur) harus mencari pos-pengeluaran lagi untuk transportasi ke tempat kerja ... Karena jarak dari rumah ke tempat kerja sangat jauh .. Lagipula sembari menunggu rumah baru mereka dibangun,, mereka terpaksa tinggal di rumah sanak saudara mereka ..
__________________
"2 + 2 = 5". By George Orwell
rilham2new está en línea ahora   Reply With Quote


Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 03:15 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu