daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Nationwide Fabric > Urban Transportation, Sports Facilities and Infrastructures



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


Reply

 
Thread Tools
Old October 23rd, 2011, 03:25 PM   #1
TFM1
Registered User
 
Join Date: Oct 2011
Location: makassar, bogor, tangerang selatan, jakarta
Posts: 10,038
Likes (Received): 604

MAKASSAR & MAMMINASATA| Streetscape & City's Transportation Images and Issued ‎


Makassar's
n Mamminasata
Streetscape and
transportation


images dan issued related, will be post here..




DEFINITION

- Makassar -
>> Ibu kota provinsi Sulawesi Selatan <<
- Mamminasata -
> Kota Makassar <
> Kota Maros Baru (Kab Maros) <
> Kota Sungguminasa (kab Gowa) <
> Kab Takalar <

Quote:
Terbitnya Peraturan Presiden Nomor 55/2011 yang berisi aturan tentang pembangunan kawasan Mamminasata sebagai kawasan strategis nasional menjadi angin segar untuk kemajuan pembangunan kawasan tersebut.

TRANSPORTATION

== EXISTING==
ANGKOT/PETE-PETE
4.000 unit
25 Trayek (Rute Angkot Makassar)
Quote:
jumlah angkot di Makassar sebanyak 4.013 unit akan ditertibkan. Dari jumlah itu pada 2010 hanya 3.201 petepete yang mengurus perbaruan izin trayek.
“Jadi di Makassar sekarang beroperasi 812 unit petepete liar karena tidak lagi dinyatakan lulus uji kelayakan,” tandasnya.
http://www.bisnis-kti.com/index.php/...k-baru-angkot/
DAMRI
70 Unit
4 Rute
Quote:
Di antaranya: Sentral- Sungguminasa, Panampu-Sungguminasa, Makassar-Pare dan jalur khusus Bandara Sultan Hasanuddin-Lapangan Karebosi.
Saat ini Unit pelaksana teknis DAMRI wilayah Makassar hanya memiliki 45 armada
http://www.beritakotamakassar.com/in...d&newsid=52044
Quote:
2012, 25 Damri Baru Beroperasi
Diusulkan Dishub, Beroperasi di Mamminasata
MAKASSAR, BKM -- Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel telah mengusulkan 25 unit armada Damri ke Kementerian Perhubungan. Armada tersebut nantinya akan dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat di wilayah Mamminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa, Takalar) tahun 2012 mendatang.
http://www.beritakotamakassar.com/in...d&newsid=52044
TAXI
2500 unit
11 perusahaan taksi
- BOSOWA Taksi
- Lima Muda Taksi
- Gowata Taksi
- Metro Makassar Taksi
- Putra Taksi
- Puskud Taksi
- Gowa Mas Taksi
- Mitra Taksi
- Airport Taksi
- Taksinya koprasi TNI (Lupa namanya)
- Bintang Taksi (atau apa gitu namanya, lupa)



==COMING SOON==
BUS WAY
artikel terkait ada di thread ini
peta = ada
artikel = ada

WATER BUS
artikel terkait ada di thread ini
peta = ada
artikel = belum ada
MONORAIL
artikel terkait ada di thread inipeta = ada
artikel = ada

KRL

artikel terkait ada di thread ini
peta = ada
artikel = ada





MAP

Peta proyeksi sistem transportasi maamminassata 2014


prediksi diatas untuk tahun 2014, kecuali kereta api menuju manado mungkin rute ke manadoo baru ada ditahun 2017, tapi untuk ke pare2 akan ada di tahun 2014 kalau lancar

Peta Jalur Mono Rail
Mamminasata


kedua peta diatas saya buat dengan sumber referesi berita2 terkait poyek pembangunan busway, monorail juga KA dan juga dari sumber resmi dari pemkot n pemprov

Peta moda transportasi air
sumber:Pemkot Makassar


Peta moda Transportasi khusus

sumber:Pemkot Makassar


Peta Jaringan Jalan

sumber:Pemkot Makassar


Bypass Mamminasata
Quote:
Originally Posted by J. Patra View Post
benul..bener n betul.. Moncngloe belakangnya lg NHP..
tp kalo aku coba lihat di gambar rencana Trans Mammisata n coba ku kawinkan dengan gambar dr google map, jalannya menempel di bahagian belakang BTP..
Sori editan apa adanya..

Last edited by TFM1; December 16th, 2011 at 08:42 AM.
TFM1 no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old October 23rd, 2011, 03:28 PM   #2
TFM1
Registered User
 
Join Date: Oct 2011
Location: makassar, bogor, tangerang selatan, jakarta
Posts: 10,038
Likes (Received): 604




Jalur Mamminasata Dimulai 2010-2015


Pembangunan jariangan jalan yang menghubungkan empat wilayah yakni Makassar, Maros, Sungguminasa, dan Takalar atau jalur Mamminasata akhirnya dimuali 2010 hingga 2015.

Penanggungjawab Mammintasata Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Yurnita Hadrawi mengatakan, pemerintah pusat telah menyetujui pengucuran anggaran untuk proyek Mamintasata. Kepastian anggaran turun setelah pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang rencana tata ruang wilayah nasional yang menyinggung pembangunan jalur Mamminasata.

Perencanaan proyek juga diperkuat dengan pembuatan Praturan Presiden yang tengah digodok di Sekretaris Negara. "November 2009, peraturannya dijadwalkan turun," kata Andi Yurnita di Makassar.

Andi Yurnita menyebutkan, proyek jariangan jalan Mamminasata meliputi empat bagian yakni Trans Sulawesi, Bypass Mamminasata, Jalan radial Abdullah Dg Sirua dan Jalan radial Hertasning. Empat bagian tersebut merupakan hasil kajian Japan International Cooperation Agency (JICA) bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sejak 2003-2008.
"Tujuannya untuk memudahkan transportasi dan membuat kawasan pemukiman dan bisnis baru," terangnya.

Lanjut Andi Yurnita, Trans Sulawesi sepanjang 34,86 kilo meter dibangun diatas lahan Kabupaten Maros, Kota Makassar, dan Kabupaten Gowa. Proyek ini mulai di Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, di wilayah Bandara Sultan Hasanuddin, menyusuri Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar. Tepat didepan Kampus STIMIK Dipanegara di Jalan Perintis, proyek menikung ke arah selatan melewati Jl Borong hingga ke Jl Syeh Yusuf. Untuk Jl Perintis tembus ke Jl Syeh Yusuf disebut pula Middle Ring Road atau Jalan Lingkar Tengah.

Penyelesaian proyek Trans Mamminasata didukung dengan mengusulkan dana ke pemerintah pusat sebesar Rp 815 miliar. Sementara anggaran pembebasan lahan dibebankan pada pemerintah Maros, Makassar dan Gowa. "Laporan yang kami terima pembebasan lahan mulai dilakukan," ujar Andi Yurnita di Makassar.

Sementara itu, Bypass Mamminasata sepanjang 49,1 kilo meter dimulai dengan membangun jalan dari Kecamatan Maros Baru, melewati Kecamatan Moncolloe Kabupaten Maros. Kemudian dilanjutkan di Kecamatan Pattalassang, berakhir di Kecamatan Galesong Kabupaten Gowa.Untuk Bypass, anggaran yang diusulkan ke pemerintah pusat sebesar Rp 854 miliar," ungkapnya.

Andi Yurnita menyebutkan, wilayah tersebut masih berupa hutan dan jalan setapak. Namun pemerintah kini memasangi patok dibeberapa bagian untuk mempermudah penemuan lokasi.

Untuk mengamankan status lahan, Pemerintah mengeluarkan surat edaran kepada warga setempat. Pemerintah tak ingin lahan warga diperjual belikan, karena bisa berpengaruh dengan harga jual lahan. "Harga lahan disesuaikan NJOP (Nilai Jual Objek Pajak). Nah, kalau diperjual belikan, harganya bisa turun," terangnya.

Sedangkan Jalan radial Abdullah Dg Sirua sepanjang 7,3 kilo meter melewati Inspeksi Kanal di sekitar Jalan Dr Laimena, kemudian Kecamatan Pattalassang Kabupaten Gowa, dan berakhir di Kecamatan Moncolloe Kabupaten Maros.

Sejauh ini, lanjut Andi Yurnita, 60 persen jalan telah diaspal. Sesuai rencana, jalan diperlebar dari empat meter menjadi 25 meter. Sementara anggaran untuk fisik proyek ditalangi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebesar Rp 271,69 miliar.
"Keberadaan jalan radial untuk memudahkan akses lalulintas di Bypass dengan Trans Sulawesi," terangnya.

Sedangkan Jalan radial Hertasning sepanjang 7,2 kilo meter dari Jalan Hertasning Kota Makassar hingga di Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa, tepatnya di Jalan Tun Abdul Razal. Rencana lebar jalan 34 meter, untuk memudahkan arus lalulintas memasuki Bypass Mamminasata.
"Gowa sudah siap melakukan pebabasan lahan 2010, dilanjutkan pengerjaan proyek," terangnya.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Makassar, Muhammad Ansar mengatakan, dari empat bagian jaringan jalan Mammintasata. Pemerintah Kota Makassar fokus pada pembangunan Jalan Lingkar Tengah (Middle Ring Road) yang menghubungkan Jalan Perintis Kemerdekaan-Jalan Syeh Yusuf sepanjang 7,1 kilo meter.

Sejak Tahun 2002-2004, pemerintah telah membebaskan lahan sepanjang 3 kilo meter dari arah Jalan Perintis ke Jalan Borong--jalur yang menemus ke Jalan Syeh Yusuf--. Alokasi dana yang digunakan Rp 11 miliar. Namun pembebasan lahan sempat terhenti mulai 2005-2009, pemerintah mengaku kekurangan dana. "Pembebasan lahan sesuai kemampuan," terang Ansar.

Untuk 2010, pemerintah mengusulkan anggaran pembebasan lahan sebesar Rp 4 miliar dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Ansar berharap anggaran tersebut mampu membiayai pembebasan lahan Jalan Lingkar Tengah. "Selama ini pembebasan lahan tidak ada masalah, karena sebagian besar berupa lahan tidur dan rawa," terangnya.

TRI SUHARMAN
ket foto : http://img5.imageshack.us/img5/8602/...anjalanmks.jpg

sumber

Last edited by TFM1; October 23rd, 2011 at 03:34 PM.
TFM1 no está en línea   Reply With Quote
Old October 23rd, 2011, 03:40 PM   #3
TFM1
Registered User
 
Join Date: Oct 2011
Location: makassar, bogor, tangerang selatan, jakarta
Posts: 10,038
Likes (Received): 604

KERETA API, BRT, DAN MONORAIL TERINTEGRASI

Syahrul Minta Proyek KA Dipercepat



Jumat, 07 Oktober 2011 23:36
ShareThis

JAKARTA– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel meminta pembangunan infrastruktur moda transportasi massal Kereta Api (KA) di wilayah Sulawesi segera direalisasikan.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Sulsel sangat siap dan mendukung percepatan pembangunan perkeretaapian di wilayah Sulawesi. Hal tersebut dianyatakan padarapat pematangan rencana pembangunan perkeretaapian wilayah Sulawesi di kantor Kementerian Perhubungan di Jakarta, kemarin.

Rapat tersebut dipimpin Dirjen Perkeretaapian Tundjung Inderawan dan diikuti Wali Kota Parepare Syamsu Alam, Bupati Barru Idris Syukur,Wakil Bupati Maros Harmil Mattotorang,Wakil Bupati Pangkep Rahman Assegaf, Wakil Bupati Gowa Razak Badjidu, dan Bupati Takalar Ibrahim Rewa.

Dalam pertemuan itu disepakati model kereta api yang dibangun di Sulsel merupakan jenis kereta api umum serta barang dan penumpang.“Sulsel sebagai prioritas utama dengan pembangunan rel kereta api Makassar-Parepare sepanjang 128 kilometer,dengan biaya USD258 juta,” kata Syahrul di Jakarta kemarin. Dari hasil penelitian awal, anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan jaringan kereta api mencapai Rp20 miliar- Rp30 miliar per kilometernya.

Dana tersebut sudah termasuk anggaran pembebasan lahan yang ditanggung oleh pemerintah daerah (pemda) masingmasing. Olehnya itu, pemprov dan kabupaten/kota diminta untuk melakukan pematangan penyusunan jaringan kereta api paling lambathinggaakhir2011ini.Dengan demikian,pembebasan lahan yang dilalui bisa dimulai tahun 2012.Tahap awal akan dimulai dengan membuka jaringan kereta api Makassar-Parepare sepanjang 128 kilometer.

Jalur ini nantinya akan dikoneksikan dengan jalur kereta api yang membelah pulau Sulawesi bagian selatan hingga utara sepanjang 2.000 kilometer, sebagai pengembangan Koridor Sulawesi dalam MP3EI. Dirjen Perkeretaapian Tundjung Inderawan mengatakan, jaringan kereta api di Sulawesi diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi Sulawesi khususnya Sulsel sebagai gerbang utama kawasan timur Indonesia.

Sehari sebelumnya, GubernurSulseljugamelakukanrapat bersama gubernur se-Sulawesi dan tiga menteri yaitu Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa,Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, dan Menteri Koperasi dan UMKM Syarif Hasan.Rapat itu membahas implementasi Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Indonesia (MP3EI) 2011-2025 di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Sulsel,Masykur Sultan mengatakan, pertemuan kemarin turut membahas butir- butir memory of understanding (MoU) antara Pemerintah Pusat,Pemprov, serta tujuh kabupaten/ kota mengenai percepatan perkeretaapian Makassar- Parepare. Rencananya, MoU ini akan ditandatangani pada perayaan HUT Sulsel ke- 342,19 Oktober 2011.

“Sampai sekarang ini belum ada studi tentang itu. Jumlah anggaran yang dibutuhkan baru prediksi.Dari penjelasan Dirjen Perkeretaapian, anggaran yang dibutuhkan Rp20 miliar- Rp30 miliar per kilometer. Nanti FS (feasibility study) yang menentukan, serta apa kendalanya,” kata Masykur yang turut menghadiri pertemuan di Gedung Kemenhub kemarin.

Dia mengatakan,kereta api Makassar-Parepare ini juga akan dikoneksikan dengan monorel Mamminasata serta Bus Rapid Transportation (BRT) Trans Mamminasta,yang melibatkan Pemerintah Pusat dan konsorsium bersama Kalla Group dengan Para Group milik Chairul Tanjung.“Ini akan menjadi cikal bakal sistem perkeretaapian di Sulawesi.Pertemuan tadi juga fokus membahas moda transportasi Mamminasata. Kita harapkan tahun 2012 pembangunannya sudah bisa berjalan,” katanya.

Selain itu, ketiga moda transportasi masa depan Sulsel ini juga akan dibuatkan masterplan dari seluruh moda transportasi untuk mengatasi kemacetan yang terjadi sekarang ini.Jalur kereta api,monorel, dan BRT Mamminasata, akan dipertemukan dalam satu titik, kemudian jalurnya dipecah ke beberapa titik.

“Dari data masterplan kita,jumlah pergerakan orang di kawasan Mamminasata saat ini mencapai 1,6 juta orang setiap harinya. Prediksi kita di tahun 2015, ini sudah mencapai 2,5 juta. Karena itu, perancangan ini untuk melihat titik simpul dan dimana membagi jalur dari ketiga alat transportasi ini,”kata Masykur.

Forum Parlemen Se-Sulawesi


Forum Parlemen (DPRD) se-Sulawesi menyatakan dukungannya untuk percepatan pembangunan infrastruktur lintas provinsi yang digagas Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI). Kesepakatan forum parlemen ini menjadi salah satu rekomendasi saat menggelar pertemuan bersama dengan Badan Kerjasama Pembangunan Regional Sulawesi di Clarion Grand Hotel, Makassar,kemarin.

Ketua DPRD Sulsel Moh Roem mengatakan, rencana pembangunan koridor Sulawesi, termasuk pengadaan kereta api lintas Sulsel dan Sulawesi Utara,harus disikapi secara serius, karena terkait peningkatan ekonomi.“Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari usulan Fadel Muhammad (Ketua Kordinator Pengembangan Koridor Sulawesi), mengenai pembangunan jalur transportasi lintas provinsi untuk kemajuan ekonomi,”ujar Roem,usai rapat kordinasi dengan para pimpinan DPRD se-Sulawesi.

Menurut dia, pembangunan jalur transportasi massal lintas provinsi membutuhkan anggaran besar sehingga butuh keseriusan dan kerja sama yang baik.Apalagi,untuk membagun rel kereta api, membutuhkan anggaran sekitar Rp7 miliar hanya dalam jarak 1 kilometer. Nilai itu belum termasuk pembebasan lahan, rangkaian gerbong Rp17 miliar untuk estimasisi 250 penumpang.

“PT INKA dari madiun yang mengerjakan itu,dan itu sudah cukup murah bila dibandingkan perusahaan lainnya.Biayanya sangat besar hingga puluhan triliun. Makanya, kita berharap agar komunikasi antar lembaga legislatif akan banyak manfaat dengan pemikiran yang berkembang,” tandas politisi Partai Golkar ini. Pernyataan senada disampaikan Ketua DPRD Gorontalo, Marten A Taha.

Menurut dia, pembangunan rel kereta api lintas Sulawesi sulit direalisasikan jika tidak dipersiapkan dengan matang termasuk bantuan Pemerintah Pusat. Proyek jangka panjang ini masuk di masterplan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia. Jarak rel kereta api yang dibutuhkan mencapai 2.000 kilometer antara Kota Makassar, Gorontalo dan Manado.

“Pembangunan kereta api tersebut akan sulit tanpa dukungan dari pemerintah pusat termasuk investor sebagai pendukung pembangunan kereta api ini. Kita berharap, pertemuan seperti ini, bisa terus diintesifkan,” katanya. Rencana itu juga harus disertai dengan konsep Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), agar pembangunan kedepannya bisa lebih terarah, dan tidak semrawut.

Sebab hingga saat ini, dari enam provinsi di Sulawesi, baru tiga yang mempunyai RTRW, yakni Gorontalo, Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan.“Pada dasarnya pembangunan infrastruktur harus didukung dengan konsep RTRW,”kata Marten.

Sementara itu, pengamat pemerintahan dari Universitas Hasanuddin Prof Dr Aminuddin Ilmar mengatakan, Forum Parlemen Sulawesi ini sengaja digagas untuk menyamakan persepsi tentang pembagunan di Sulawesi dengan target jangka panjang, sehingga mampu direalisasikan ke tingkat pusat.“ Semua dikembalikan kepada keputusan yang ada,agar Forum Parlemen ini bisa menjadikan acuan dalam hal usulan percepatan pembangunan di pusat,”katanya. Seputar Indonesia-wahyudi/arif saleh


sumber
TFM1 no está en línea   Reply With Quote
Old October 23rd, 2011, 03:43 PM   #4
wawawa
Registered User
 
Join Date: Aug 2011
Posts: 342
Likes (Received): 11

menarik kalau kereta api ada di Sulawesi, selain buat pembangunan ekonomi (ini sih gak usah diomongin lagi), buat saya pribadi akan enak travelling keliling pulau ini...
wawawa no está en línea   Reply With Quote
Old October 23rd, 2011, 04:15 PM   #5
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 30,328

great thread
__________________
welcome you participants asean university games Palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old October 23rd, 2011, 04:17 PM   #6
TFM1
Registered User
 
Join Date: Oct 2011
Location: makassar, bogor, tangerang selatan, jakarta
Posts: 10,038
Likes (Received): 604

Sabtu, 25 Juni 2011

Mamminasata : Konsep Pengembangan Wilayah Kota Makassar

Sudah lama rasanya konsep Mamminasata terngiang di telinga saya. Banyak kemudian harapan jika konsep ini berjalan di kemudian hari. Jalan pintas, tidak macet, tidak berdebu menjadi impian saya. Namun hingga hari ini kemacetan Makassar masih saya rasakan tiap hari. Jalan Perintis Kemerdekaan seakan hanya satu-satunya jalan penghubung Makassar - Maros (terutama bagi saya pengendara motor, yang tinggal di Antang dan bekerja di Maros). Simpang siur mengenai proyek ini kemudian mmuncul. Apakah konsep Mamminasata akan terwujud? (jadi ji kah kodong??). Nah berikut beberapa informasi yang saya dapatkan dari hasil googleing mengenai Mamminasata yang merupakan konsep pembangunan wilayah kota Makassar.


Menurut Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, proyek jalan lingkar yang akan menggunakan anggaran APBN sebesar Rp276 miliar ini masih menunggu pembangunan dua jembatan yakni jembatan yang di atas Sungai Tallo dan kanal PDAM, sehingga ia meminta masyarakat bersabar. Proyek middle ring road ini jalan terus. Selain kedua jembatan itu, masalah yang dihadapi yakni belum terbitnya Peraturan Presiden (SUDAH TERBIT) tentang terkait megaproyek Mamminasata. Menurutnya program ini harus mendapat dukungan dari berbagai pihak sebab akan dibiayai oleh JICA dan Bank Pembangunan Jepang.

Ilham mengaku jika pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran Rp5 miliar untuk pengerjaan sebagian material jalan. Proyek pembebasan lahan ini sendiri sudah sampai 90 persen. Rencananya, pengerjaan "middle ring road" terdiri dari tembusan Jalan Perintis Kemerdekaan hingga jalan Sultan Alauddin.

Pengerjaan jalan lingkar tengah terdiri dari tembusan Jalan Perintis Kemerdekaan-Jalan Leimena (1,114 km), Jalan Leimena-Borong Raya (1,878 km), dan Jalan Borong Raya-Sultan Alauddin. Akses jalan ini diharapkan menjadi penghubung alternatif untuk mengurangi kemacetan kendaraan di jalur poros utama dari timur ke barat. Pembangunan jalur lingkar tengah ini juga akan dibarengi dengan pembuatan jalur alternatif di kawasan waduk tunggu Bitoa. Jalur itu untuk menghindari kemacetan di wilayah Kelurahan Antang dan Kecamatan Manggala. (Antara, 15 Juni 2011).

Berikut adalah rincian jalan Mamminasata :

Section A (Maros-Middle Ring Road)







Pengembangan jalan pada bagian ini adalah pelebaran jalan nasional dari 4 jalur menjadi 6 atau 8 jalur. Kecuali jalan di dalam kota Maros, 4 jalur yang ada akan dibangun kemudian. Jalur jalan dimulai di kota Maros dan melalui jalan nasional sampai ke persimpangan Jl.Ir.Sutami (dekat pintu masuk ke Kota Makassar) dan kemudian melewati Jl.Perintis Kemerdekaan sampai dengan persimpangan middle Ring Road yang direncanakan di dekat Jembatan Sungai Tallo.

Banyak bangunan dan rumah-rumah di sepanjang rute, terutama di sekitar bandara, Mandai, Biringkanaya dan Daya. Volume lalu lintas diperkirakan lebih tinggi dari jalur lain dan populasi kepadatan juga relatif tinggi. Beberapa masjid ada di sepanjang jalan dan rumah sakit umum Daya di titik lintas kota (RS Daya). Terdapat beberapa pasar besar dan kecil sehingga jalan ini sangat penting bagi kehidupan sehari-hari. Kondisi lingkungan alam dan keanekaragaman hayati flora dan fauna diasumsikan pada dataran rendah.

Dampak negatif yang signifikan adalah akuisisi tanah dan pemukiman kembali di kasus pelebaran jalan yang ada. Tampaknya kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu hal penting pada lingkungan sosial. Dimasa depan, kualitas udara dan tingkat kebisingan akan menjadi memburuk karena peningkatan volume lalu lintas. Namun, dampak positif pada penurunan kemacetan lalu lintas sangat diharapkan. Kegiatan ekonomi lokal dan pemanfaatan sumber daya lokal juga akan berdampak positif.


Section B (Middle Ring Road)



Melewati daerah perkotaan Makassar, melewati daerah kepadatan penduduk yang tinggi dan sebagian jalur jalan pada kanal drainase. Rute ini melintasi Sungai Tallo setelah memasuki Ring Road Jl.Perintis Kemerdekaan dari Tengah. Saat ini kondisi lingkungan alam dan keanekaragaman hayati relatif tinggi. Populasi penduduk dari Abdullah Daeng Sirua menuju Sungguminasa di Gowa cukup tinggi.

Kecelakaan lalu lintas adalah item penting untuk dipertimbangkan pada jalur ini. Pencemaran air dan kebisingan selama konstruksi substruktur Jembatan Sungai Tallo perlu diantisipasi. Kualitas udara dan kebisingan akan memburuk di masa depan karena meningkatnya volume lalu lintas.


Section C (Sungguminasa - National Road)




Pembangunan jalan baru sangat direkomendasikan. Rute baru melintasi Sungai Jeneberang setelah Sungguminasa. Sawah dan desa menyebar di sepanjang rute baru di selatan Sungai Jeneberang. Kepadatan populasi relatif kecil.


Section D (Boka - Takalar)









Konsep pengembangan Bagian D adalah pelebaran jalan nasional yang ada dari 2-jalur jalan menjadi 4-jalur jalan. Ada sebuah kanal irigasi di sisi timur sepanjang jalan. Dalam perjalanan ke Takalar, ada kota kecil (Limbung di Gowa dan Palleko di Takalar). Kepadatan penduduk di sepanjang sisi jalan relatif tinggi. Budidaya padi irigasi dominan sepanjang jalan. Jumlah resettlements (rumah dan bangunan) yang besar sebagai pelebaran dapat dibuat pada sisi barat karena saluran irigasi ini
terletak di sebelah timur.

Hertasning Road

Jalan Kabupaten (Bagian D dari Jalan Hertasning) yang terletak di Pattallassang di
Gowa akan diperlebar dari 2-jalur jalan menjadi 4-jalur jalan. Sawah dan budidaya tanaman dominan dan kepadatan penduduk relatif rendah.

Abdullah Daeng Sirua Road

Rute ini menghubungkan pusat Kota Makassar dengan kota baru yang disarankan (kota satelit) di Gowa dan Maros di masa depan. Ini juga akan secara langsung menghubungkan situs baru TPA Mamminasata. Rute yang diusulkan di Kota Makassar dimulai pada pusat kota di mana terdapat bangunan padat penduduk. Bagian B - Bagian D melewati sepanjang kanal air hingga Makassar/ Perbatasan Maros dan konsep proyek pembangunan jalan 2-jalur baru di ROW dari kanal PDAM atau perbaikan jalan inspeksi PDAM yang ada.


sumber

Last edited by TFM1; November 26th, 2011 at 05:29 AM.
TFM1 no está en línea   Reply With Quote
Old October 23rd, 2011, 04:23 PM   #7
TFM1
Registered User
 
Join Date: Oct 2011
Location: makassar, bogor, tangerang selatan, jakarta
Posts: 10,038
Likes (Received): 604

Monorail dibangun Busway tetap jalan
Busway Akan Lalui Kawasan Mamminasata

Tribun Timur - Sabtu, 24 September 2011 12:32 WITA
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jalan masuk ke dalam kawasan Makassar, Maros, Sungguminasa, dan Takalar (Mamminasata) akan dilalui bus rapid transit atau busway.

Kementerian Perhubungan RI menjadikan rencana pembangunan jalur dan pengadaan busway sebagai program prioritas.

Direktur Bina Sarana Transportasi Perkotaan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, Elly A Sinaga dalam pertemuan dengan Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gowa, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Maros, dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar, Kamis (22/9/2011), menyampaikan program prioritas ini.

"Ibu Direktur datang ke Makassar untuk meminta dinas perhubungan yang masuk wilayah Mamminasata untuk menyerahkan data pendukung sarana untuk program bus rapid transit. Data pendukung ini akan dianalisa dan menentukan terealisasinya program prioritas ini," jelas Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Chairul Andi Tau saat ditemui di Kantor DPRD Kota Makassar, Jumat (23/9/2011).

Mantan Camat Tamalate, Makassar ini menambahkan program busway ini diusahakan berjalan bersamaan dengan pembangunan monorel, tahun 2013. Realisasi program ini sulit tercapai pada tahun 2012 karena anggaran tidak bisa diusulkan Anggaran pembangunan bersumber dari APBN.

Busway ini nantinya akan melaju di atas jalur middle ring road dan ring road. Jalan lingkar luar tersebut sedang dibangun sambil menunggu pembebasan lahan.(*)3

sumber

Last edited by TFM1; October 23rd, 2011 at 04:39 PM.
TFM1 no está en línea   Reply With Quote
Old October 23rd, 2011, 04:26 PM   #8
TFM1
Registered User
 
Join Date: Oct 2011
Location: makassar, bogor, tangerang selatan, jakarta
Posts: 10,038
Likes (Received): 604

Quote:
Originally Posted by wawawa View Post
menarik kalau kereta api ada di Sulawesi, selain buat pembangunan ekonomi (ini sih gak usah diomongin lagi), buat saya pribadi akan enak travelling keliling pulau ini...
betul akan sangat nyaman mengelilingi sulawesi, khususnya sulawesi selatan...

apalagi kereta api ini di proyeksi akan menghubungkan 5 ibu kota provinsi di sulawesi, makassar, palu, mamuju, gorontalo, dan manado

kalau lereta udah jadi, bro wawawa jalan2 ke sulawesi ya...

Quote:
Originally Posted by paradyto View Post
great thread
thanks mas Paradyto, berkat saranmulah ini thread bisa hadir...
TFM1 no está en línea   Reply With Quote
Old October 23rd, 2011, 04:58 PM   #9
TFM1
Registered User
 
Join Date: Oct 2011
Location: makassar, bogor, tangerang selatan, jakarta
Posts: 10,038
Likes (Received): 604

15 Damri Layani Kawasan Mamminasata


Tribun Timur - Rabu, 13 April 2011 16:12 WITA






MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Pemerintah


Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel menyiapkan 15 unit bus damri yang akan beroperasi di kawasan Makassar, Sungguminasa, Maros, dan Takalar (Mamminasata). Rencananya, bus yang dilengkapi dengan AC tersebut akan beroperasi di awal 2012 mendatang.

Rencana tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Andi Masykur Sultan, saat menggelar jumpa pers di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (13/4/2011).

Menurut Masykur, 15 unit angkutan yang diberi nama "armada printis" tersebut sepenuhnya sumbangsih pemerintah pusat, dan tidak diambil dari APBD.

"Kita rencanakan, kendaraan tersebut sudah bisa beroprasi di pada 2012 mendatang, nantinya armada yang dilengkapi dengan Ac itu akan beroperasi di jalan lingkar yang menghubungkan beberapa kabupaten kota, dan tentunya jasanya lebih murah" jelas Masykur.

Masykur mengakui konsep armada printis tersebut sedikit banyaknya mengikuti konsep busway yang beroprasi di Jakarta. Salah satunya khusus armada tersebut akan dibangunkan sejumlah halte sebagai tempat menurunkan dan mengangkut penumpang.(*)

sumber

TFM1 no está en línea   Reply With Quote
Old October 23rd, 2011, 05:00 PM   #10
TFM1
Registered User
 
Join Date: Oct 2011
Location: makassar, bogor, tangerang selatan, jakarta
Posts: 10,038
Likes (Received): 604

2.358 Taksi Beroperasi di Mamminasata
Tribun Timur - Selasa, 24 Mei 2011 17:20 WITA






Laporan: Hasriyani Latif

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM -- Bisnis transportasi di Makassar, khususnya taksi kian menggiurkan. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya perusahaan taksi baru yang bermunculan. Sementara itu, taksi lama juga tak ketinggalan melakukan peremajaan guna memberikan layanan prima kepada pelanggan.

Dari data yang diperoleh di Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan (Sulsel), ada 10 perusahaan yang bermain di segmen bisnis ini dengan jumlah armada puluhan hingga ratusan unit per perusahaan. Jika di total, ada ribuan taksi yang beroperasi di kawasan Makassar dan sekitarnya.

Perusahaan yang dimaksud adalah PT Bosowa Utama, PT Lima Muda Nusantara, Puskud Hasanuddin, PT Lima Muda Mitra, Gowata Taksi, Kopsidara, Gowa Makassar Taksi, Putra Transport, CV Anugrah Karya, dan Metro Makassar Taksi.

Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Masykur A Sulthan, yang ditemui di kantornya, Selasa (24/5), mengatakan, dari keseluruhan operator taksi tersebut, sedikitnya 1.469 armada taksi yang beroperasi di kawasan Makassar, Maros, Sungguminasa, dan Takalar (Mamminasata), diluar kawasan bandara.

Jumlah ini, katanya, bisa mencapai 2.385 armada jika disesuaikan dengan izin operasi. "Jika disesuaikan dengan izin operasi, yang tercatat sebanyak 2.385 armada. Namun dari keseluruhan izin ini, yang tidak beroperasi tercatat sebanyak 916 armada," katanya.

Jumlah yang tidak berizin ini, jelas Masykur, ada yang sudah rusak atau tidak layak pakai, namun perusahaan tak menggantinya. Selain itu, ada juga yang belum lengkap izin.

Berdasarkan hasil kelayakan, untuk kawasan Mamminasata jumlah armada yang beroperasi bisa mencapai 2.500 unit taksi.

"Berdasarkan hasil kelayakan, di kawasan Mamminasata, armada taksi yang beroperasi bisa mencapai 2.500 unit. Sementara di Kota Palopo saja bisa diperhitungkan hingga 1.000 unit taksi," katanya. (*)

sumber

TFM1 no está en línea   Reply With Quote
Old October 24th, 2011, 09:13 AM   #11
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 30,328

2500 unit, banyak juga yah? pengusaha lokal semua ya?
Kalau Daerah Bantimurung juga termasuk Mamminasata?
__________________
welcome you participants asean university games Palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old October 24th, 2011, 10:41 AM   #12
TFM1
Registered User
 
Join Date: Oct 2011
Location: makassar, bogor, tangerang selatan, jakarta
Posts: 10,038
Likes (Received): 604

Quote:
Originally Posted by paradyto View Post
2500 unit, banyak juga yah? pengusaha lokal semua ya?
Kalau Daerah Bantimurung juga termasuk Mamminasata?
semuanya pengusaha lokal, yang paling besar adalah Taksi Bosowa, yang sudah mendunia (ada di jabodetabek) Putra Taksi, ada lima lagi perusahaan taksi, dua pemain lama (sejak 2000) yaitu, gowata, limamuda, kemudian ada tiga pemain baru yaitu losari taksi, primkopwil, dan metro makassar

bantimurung masuk wilayah kabupaten maros, namun bukan mamminasata, mamminasata hanya wilayah pusat kota maros nya saja...
TFM1 no está en línea   Reply With Quote
Old October 24th, 2011, 11:07 PM   #13
Comeliness
Registered User
 
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,310


Quote:
Rabu, 19 Oktober 2011, 14:32 WITA |
Tujuh Bupati Teken MoU Perkeretaapian Sulsel

Makassar (ANTARA News) - Sebanyak tujuh bupati/wali kota menandatangani nota kesepakatan (MoU) pembangunan jaringan perkeretaapian Sulawesi Selatan dalam upacara peringatan hari jadi Sulsel ke-342 di Makassar, Rabu. Para bupati/wali kota ini menandatangani MoU dengan gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Direktur PT Kereta Api Indonesia (KAI) Ignasius Jonan, untuk pembangunan jaringan Kereta Api (KA), Kota Makassar, Maros, Sungguminasa/Gowa, Takalar (Mamminasata) dan jaringan KA Makassar-Parepare.

Penandatanganan tersebut dilakukan Wali Kota Makassar Ilham Arif Sirajuddin, Bupati Maros Hatta Rahman, Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo, Bupati Takalar Ibrahim Rewa, Bupati Pangkep Syamsyuddin Hamid, Bupati Barru Idris Syukur, dan Sekda Parepare Muhammad Hatta. Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Sulsel, Masykur A Sulthan, mengatakan, MoU tersebut berisi tentang tahapan pekerjaan dan pembagian tanggung jawab antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.

"Kesepahaman ini turunan dari naskah kesepahaman bersama Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi Sulsel. Langkah penyiapan lahan bisa dimulai 2012 dan rencana pembangunan konstruksi 2013, kalau seluruh prosesnya berjalan lancar," ucapnya. Masykur Sulthan mengemukakan, anggaran pembebasan lahan untuk pembangunan rel dan stasiun KA akan ditanggung bersama provinsi serta kabupaten/kota.

Read more: http://www.antara-sulawesiselatan.co...taapian-sulsel
Comeliness no está en línea   Reply With Quote
Old October 24th, 2011, 11:18 PM   #14
Comeliness
Registered User
 
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,310

http://www.skyscrapercity.com/showth...513843&page=55
Quote:
Originally Posted by Sony Sjklw View Post
Mei 2009

credit to HR
http://www.skyscrapercity.com/showth...513843&page=77
Quote:
Originally Posted by kubel View Post
Tampak di foto2 diatas Jln. Sudirman, Mks.
Comeliness no está en línea   Reply With Quote
Old October 25th, 2011, 02:57 AM   #15
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 30,328

ini Gw ambil dari multiply Gw, yang lain bisa dilihat





Sumber: http://dafrianto75.multiply.com/phot...t_expectation#
__________________
welcome you participants asean university games Palembang 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea   Reply With Quote
Old October 25th, 2011, 04:31 AM   #16
TFM1
Registered User
 
Join Date: Oct 2011
Location: makassar, bogor, tangerang selatan, jakarta
Posts: 10,038
Likes (Received): 604

Quote:
Originally Posted by paradyto View Post
ini Gw ambil dari multiply Gw, yang lain bisa dilihat





Sumber: http://dafrianto75.multiply.com/phot...t_expectation#
thanks bang Dyto...

Quote:
Originally Posted by Comeliness View Post
kayaknya foto lama deh nih bang... soalnya resto eat out, di karebosi belom jadi, n pager arebosi make pake seng...
TFM1 no está en línea   Reply With Quote
Old October 25th, 2011, 06:30 PM   #17
Comeliness
Registered User
 
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,310

Quote:
Originally Posted by paradyto View Post
ini Gw ambil dari multiply Gw, yang lain bisa dilihat

Itu yg difoto jalan dimana sih?

Quote:
Originally Posted by paradyto View Post
Keane yg cute & foto2 yg di multiply itu keren2.
Thanks utk foto2nya.
Comeliness no está en línea   Reply With Quote
Old October 25th, 2011, 08:55 PM   #18
Comeliness
Registered User
 
Join Date: Mar 2010
Posts: 5,310

Quote:
Originally Posted by TFM1 View Post
kayaknya foto lama deh nih
Memang foto2 lama ngambilnya di P&D yg nggak banyak pilihan utk foto2 jalan karena kebanyakan foto2 proyek/gedung2.

Quote:
Originally Posted by TFM1 View Post
bang... soalnya resto eat out, di karebosi belom jadi, n pager arebosi make pake seng...
Gw malah nggak kepikiran ttg EO & Karebosi sebab fokusnya bukan ke proyek tapi ke jalan Sudirman dan transportasi umum kayak pete-pete yg ada difoto.
Comeliness no está en línea   Reply With Quote
Old October 26th, 2011, 01:04 AM   #19
TFM1
Registered User
 
Join Date: Oct 2011
Location: makassar, bogor, tangerang selatan, jakarta
Posts: 10,038
Likes (Received): 604

Quote:
Originally Posted by Comeliness
Memang foto2 lama ngambilnya di P&D yg nggak banyak pilihan utk foto2 jalan karena kebanyakan foto2 proyek/gedung2.

Gw malah nggak kepikiran ttg EO & Karebosi sebab fokusnya bukan ke proyek tapi ke jalan Sudirman dan transportasi umum kayak pete-pete yg ada difoto.

Oooo pantes aja, kok supir angkotnya masih pada muda... Rupaya foto lama... Wkwkwk

Perlu hunting foto2 jalan di makassar lagi nih, tapi butuh posisi yg tinggi untuk mengambifoto jalanan yang bagus, dan ini kesulitannya...
__________________
ISRAEL MEMBANTAI PALESTINA
425 Tewas (anak-anak, orang tua, orang cacat, warga sipil dll)
3.500 Luka-luka, Ratusan Rumah Hancur, Puluhan Fasilitas Publik Luluh Lantak
TFM1 no está en línea   Reply With Quote
Old October 26th, 2011, 04:56 AM   #20
Marsya
Registered User
 
Join Date: Oct 2007
Posts: 305
Likes (Received): 6

from mbah google:
Jl. Tol Seksi I dan II



Flyover Urip Sumoharjo

Marsya no está en línea   Reply With Quote


Reply

Tags
makassar, transportation

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 09:27 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu