daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy | DMCA | news magazine | posting guidelines

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Pictures of Indonesia > Sumatra Island



Global Announcement

As a general reminder, please respect others and respect copyrights. Go here to familiarize yourself with our posting policy.


View Poll Results: have you visit west sumatera?
Yes,of course 33 42.86%
Not yet,may be next time 29 37.66%
yes,Pulang Kampuang 17 22.08%
Multiple Choice Poll. Voters: 77. You may not vote on this poll

Reply

 
Thread Tools
Old March 4th, 2013, 12:06 PM   #401
Dhany Ramadhan
Registered User
 
Dhany Ramadhan's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Pulau Sumatera
Posts: 814
Likes (Received): 84

Quote:
Originally Posted by picalsikai View Post
ada lagi yang lebih gokil
Ngakak nonton vidionya
Dhany Ramadhan no está en línea   Reply With Quote

Sponsored Links
 
Old March 5th, 2013, 05:09 AM   #402
Namewee
Dilarang
 
Namewee's Avatar
 
Join Date: Feb 2011
Location: Makassar, Sulawesi Utara
Posts: 6,072

Entah kenapa kalau wilayah pesisir sumbar, sangat jarang menemukan bangunan beraksitektur rumah gadang, kecuali bangunan2 baru terutama milik pemerintah. Setidaknya itu berdasarkan pengamatan saya ketika mengunjungi Padang, Pariaman, Padang Pariaman, hingga ke air bangis
__________________
N K R I
Negara "Kriminal" Republik Indonesia
Namewee no está en línea   Reply With Quote
Old March 5th, 2013, 06:45 AM   #403
aartalent
A'ARTalent Gallery
 
aartalent's Avatar
 
Join Date: Oct 2012
Location: Padang, Jambi, Jakarta
Posts: 3,284
Likes (Received): 407


Mungkin artikel ini sedikit bisa menjawab...


Rumah Gadang Orang Padang
October 2012, 11:28



Tidak banyak perhatian orang-orang mengenai ru*mah gadang di Kota Padang. Mungkin karena bentuk fisik, arsitekturnya, berbeda dengan rumah-rumah gadang di daerah darek Minangkabau. Sehingga kini, baik masyarakat atau pemerintah terkesan agak abai akan keberadaan bangunan tersebut.

Umumnya, bangunan tradisi yang berada di daerah pesisir pantai Minangkabau dipengaruhi oleh tradisi bangunan luar seperti Aceh dan juga Betawi (di jaman kolonial). Tetapi tradisi bangunan darek pada rumah pesisiran tersebut tetap menonjol, terutama dalam hal teknologi pembangunannya.
Hasil penelitian oleh Drs Nas*bahry Couto, M. Sn. dan Ir. Har*maini Darwis, M. Sc. tentang orfologi bentuk bangunan tradisi Mi*nang*kabau sebagai refleksi budaya, menunjukkan pola perubahan rumah gadang di daerah pesisir Minang*kabau, khususnya di Kota Padang, telah melalui proses panjang. Rumah gadang di Padang disebut juga dengan Kajang Padati.

Dari gambar-gambar hasil beberapa penelitian rumah tra*disional Kajang Padati di daerah Pauh, menunjukkan bahwa berbeda dengan darek, atapnya tidak berben*tuk gonjong. Tata ruangnya juga sudah diperuntukkan untuk anak laki-laki tinggal di rumah hunian.
Hal ini berbeda dengan bangu*nan darek yang tidak membolehkan anak laki-laki desa tinggal di rumah gadang. Unsur-unsur luar yang masuk dapat di lihat dari bentuk tangga yang mirip dengan bentuk tangga Gayo Aceh, dan juga ukirannnya.
Selain itu, jumlah tiang pada bangunan pesisir umumnya lebih sedikit dari pada bangunan darek (antara 12-20 tiang). Sedangkan ukiran atau hiasan bangunan umumnya menampakkan pengaruh Aceh Selatan.

Tapi sayangnya, rumah-rumah gadang di Kota Padang tersebut kini menunggu kepunahan. Dari pan*tauan Haluan beberapa waktu belakangan di daerah Kuranji, Pauh dan Koto Tangah, banyak dari rumah tersebut yang menunggu hancur. Sebagian tidak dihuni. Sebagian lagi dihuni tapi tidak terawat dengan baik akibat pemilik tidak sanggup melakukan perawa*tan.

Dalam kesejarahan tentang rumah gadang dengan gaya melayu (Aceh) di Kota Padang, tercatat bahwa arsitektur tersebut termasuk salah satu monopoli kerajaan Aceh sekitar tahun 1500. Di tahun tersebut juga terjadi perkawinan putera Minangkabau dengan puteri Aceh . Perkawinan memburuk sehingga Aceh kecewa dan menye*rang Minangkabau selain itu juga untuk menguasai sumber komoditas perdagangan tetapi yang dapat dikuasai hanya pantai barat.

Berujung pada tahun 1607 ketika kekuasaan Aceh memuncak di pesisir barat. Semasa itu, Raja Aceh adalah Sultan Iskandar Muda. Dalam mempertahankan kekuasaannya, Aceh tidak hanya bertindak sebagai pemonopoli perdagangan tetapi ikut campur mengatur dalam hal adat dan kebudayaan dengan mengeluarkan peraturan. Termasuk salah satu aturannya berbunyi, bahwa rumah gadang tidak boleh meniru rumah gadang di darek, tetapi paduan Aceh dengan Minangkabau

Akan tetapi, selain itu, be*berapa peneliti berpendapat bahwa perbedaan rumah gadang di daerah dengan daerah pesisir seperti Padang, karena persoalan topografi wilayah yang tidak memungkinkan membangun rumah gadang seperti di darek.
Di luar segala perdebatan tentang arsitektur, kini rumah gadang dengan gaya melayu di Kota Padang, tinggal menunggu hancur atau dirobohkan dan diganti ba*ngu*nan modern. Lainnya, ko*lektor-kolektor peminat barang antik atau peminat furnitur antik mengintai untuk membeli bagian yang akan mereka koleksi. (Esha Tegar Putra)
http://haluanmedia.com/budaya/2012/1...ng-padang.html

Last edited by aartalent; March 5th, 2013 at 06:54 AM.
aartalent no está en línea   Reply With Quote
Old March 5th, 2013, 07:14 AM   #404
Namewee
Dilarang
 
Namewee's Avatar
 
Join Date: Feb 2011
Location: Makassar, Sulawesi Utara
Posts: 6,072

Terima kasih informasinya

Ternyata pengaruh Minangkabau bersaing dengan pengaruh-pengaruh tradisi lainnya di pesisir sumbar (Terutama kota Padang)
__________________
N K R I
Negara "Kriminal" Republik Indonesia
Namewee no está en línea   Reply With Quote
Old March 5th, 2013, 08:42 AM   #405
Manassa
PrayForTheWorld
 
Manassa's Avatar
 
Join Date: Oct 2010
Location: here
Posts: 424
Likes (Received): 71

Menikmati Danau Bermuka Dua


Suasana Danau Tarusan Kamang di Jorong Halalang Nagari Kamang Mudiak, kecamatan Kamang Magek, kabupaten Agam, Sumatera Barat. Tempo/Febrianti

Quote:
TEMPO.CO. Jakarta Danau di Sumatera Barat ini terbilang unik. Namanya, Danau Tarusan Kamang. Letaknya berada di kaki bukit barisan, Kamang Mudiak, Kabupaten Agam atau sekitar 20 kilometer dari Bukittinggi.

Keunikan danau seluas 38 hektare terletak pada prilaku airnya. Suatu waktu danau itu terlihat begitu luas. Namun tiba-tiba airnya menjadi surut, dan dalam sepekan bisa menjadi hamparan padang rumput nan hijau. Karena itu, warga sekitar biasa menyebutnya sebagai danau dua muka.

Kondisi ini bisa terjadi karena sungai bawah tanah. Sebagai danau karst, ketika air tanah naik, maka lorong-lorong di bawah bukit batu gamping akan menyebulkan air dan menutupi padang rumput. Tampaklah danau yang luas. Dan Danau Tarusan Kamang bisa terlihat indah. Sebaliknya, ketika air sungai bawah tanah turun, air tersedot hingga hanya tampak padang rumput.

Tidak ada waktu pasti, kapan danau surut dan berapa lama danau kering. Terakhir, pada tahun lalu, Danau Tarusan Kamang kering selama satu tahun. Air baru muncul lagi lima bulan lalu. Saat ini kawasan itu masih menjadi danau, tempat anak-anak berenang dan warga mencari ikan.
...
http://www.tempo.co/read/news/2013/03/05/204465103/Menikmati-Danau-Bermuka-Dua
Manassa no está en línea   Reply With Quote
Old March 5th, 2013, 12:54 PM   #406
Dhany Ramadhan
Registered User
 
Dhany Ramadhan's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Pulau Sumatera
Posts: 814
Likes (Received): 84



Nasi Padang M Nasir di Singapura Bikin Ketagihan

SINGAPURA, KOMPAS.com - Lokasinya sangat strategis, di Killiney Road, 69, tepatnya di dekat stasiun MRT Somerset. Tidak mengagetkan jika warga Indonesia yang baru berbelanja di Orchard, terutama pada jam makan siang, memilih singgah mencicipi nasi padang di Warung Nasi M Nasir.

Kepopuleran kuliner ini juga terlihat dari wajah Barat dan Jepang yang hilir mudik di tempat ini. Kompas.com melakukan wawancara dengan Siti Amanah, sosok koki yang menjadi kunci kesuksesan Warung Nasi M Nasir. Rendang sapi adalah kebanggaan wanita dari Solok, Sumatera Barat ini.

Tidak sedikit tamu yang bergerak spontan ke dapur memuji rendang racikan Siti yang memiliki tekstur kenyal dan memanjakan lidah Anda. Tingkat kepedasan yang cukup "berani" bisa memuaskan penggemar makanan pedas. Proses memasak selama 4 jam hingga tidak ada air dan kering menjadi "hukum wajib" wanita bertangan dingin yang sudah pernah diwawancarai TV Singapura ini.

Irene Saksono, pekerja profesional, menuturkan mencicipi kuliner M Nasir membuatnya seakan berada di tanah air karena rasanya yang autentik dan lezat untuk ukuran nasi padang di Singapura. "Kuliner yang tepat untuk yang kangen makanan Padang," ujarnya.

Irene sering menyantap ayam goreng dipadu dengan bumbu yang lezat. Siti menyebut bumbu merupakan adonan sendiri dan salah satu resep rahasia pribadinya.

Jangan lupa untuk mencicipi side dishes seperti sayur lodeh dengan aroma yang menggoda, sambal goreng yang pedasnya membakar bibir Anda, daun ubi berwarna hijau segar yang menambah selera makan, tempe, dan perkedel yang gurih. Tentu saja, makan nasi padang tidak akan lengkap tanpa kerupuk udang.

Warung Nasi M Nasir buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga pukul 22.00. Dengan porsi yang besar dan harga terjangkau sekitar 5-6 dollar Singapura (sekitar Rp 40.000 - Rp 48.000), Anda jangan sampai melewatkan nasi padang yang dikunjungi sekitar 500 orang setiap hari ini. Percayalah, dijamin Anda ketagihan dan pasti kembali lagi...
Dhany Ramadhan no está en línea   Reply With Quote
Old March 5th, 2013, 05:17 PM   #407
Dhany Ramadhan
Registered User
 
Dhany Ramadhan's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Pulau Sumatera
Posts: 814
Likes (Received): 84

Pengantin Minang Goyang Harlem Shake, LKAAM: Ini Memiriskan
monday. 04 maret 2013

RADEN SALEH, METRO-Booming Harlem Shake, ikut menggoyang ranah Minang. Sebuah video di situs You Tube menampilkan tarian serampangan yang dilakukan pada acara pernikahan. Yang lebih memiriskan video penari Harlem Shake tersebut menggunakan pakaian tradisi Minangkabau.
Video tersebut, di-upload Qubicphotography pada 17 Februari 2013 lalu, berjudul Harlem Shake Indonesia (wedding Nana and Firman). Pada video berdurasi 0.31 menit tersebut, berawal ketika penganten wanita menari-nari sendiri. Di belakangnya, para undangan tengah berbaris untuk bersalaman dengan penganten pria dan keluarga penganten. Tak lama, pengunjungpun ikut bergoyang acak-acakan bersama.
Hal tersebut menuai kecaman dari beberapa pemerhati budaya, baik itu Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) dan budayawan Sumbar. Menurut mereka, itu adalah ajaran latah yang tidak di-filter dan hanya akan menimbulkan kontroversial.
Ketua LKAAM Sumbar, M Sayuti Dt Rajo Pangulu mengatakan, tradisi seperti itu tidak bisa dipakai di dalam adat Minangkabau. Dia menyebut, masyarakat Minang hendaknya berpikir dalam menerima setiap tradisi luar yang masuk.
“Itu adalah kebudayaan yang tidak perlu dicontoh. Masak, dalam acara helatan ada joget semacam itu, kalau ingin berkesenian juga kan ada Tari Piring, Pasambahan dan kesenian tradisional lainnya,” ucap M Sayuti saat ditemui POSMETRO, Senin (4/3).
‘Harlem Shake’, tarian ini lahir dari seorang disk jockey (DJ) bernama Baauer di Brooklyn, Amerika Serikat yang merilis lagu electronic dance music (EDM) berjudul ‘Harlem Shake’. Awal Februari 2013, Harlem Shake langsung menjadi fenomena massa selevel PSY, penyanyi Gangnam Style asal Korea. Orang-orang dengan gaya apa dan latar belakang apapun melakukan ‘Harlem Shake.’
Kini di Youtube telah ada lebih dari 100 ribu posting-an video ‘Harlem Shake’ dan mampu meroket menjadi nomor satu dalam daftar 100 lagu hot. Hal yang ”lucu” adalah video Harlem Shake milik Baauer sendiri tidak pernah ada. Di Youtube, yang ada hanya versi resmi dalam bentuk audio, yang telah dilihat orang 14 juta kali.
M Sayuti berharap, masyarakat Minang khususnya pemilik alek, agar tidak terlalu menelan mentah-mentah apa yang masuk. Kalau tetap ingin menggunakan tradisi luar dalam acara adat, hendaknya ada kreasi yang tetap memasukkan unsur-unsur adat.
“Ini sudah melanggar aturan adat Minangkabau, harusnya setiap melaksanakan perayaan yang sakral harus dibarengi dengan penyerapan dan sesuai dengan standar adat yang ada di daerah kita,” beber M Sayuti.
Menampar Muka Sendiri
Beredarnya video goyangan Harlam Shake yang memakai pakaian adat Minang oleh sepasang pengantin di acara resepsi pernikahannya, membuat Budayawan Sumbar Suhendri prihatin. Menurutnya, ini sangat menampar muka masyarakat Minangkabau, karena berani memadukan unsur adat Minangkabau dengan budaya lain.
Pasalnya, goyangan Harlam Shake memperagakan goyangan seperti orang bodoh. “Ini akibat semakin kualitas kesenian Minangkabau di mata generasi muda, jadinya mereka tidak bisa membatasi dan membedakan budaya asli dengan budaya luar. Jadi mereka tidak sadar akan mencoreng budaya mereka sendiri,” kata Suhendri.
Diakuinya, untuk membendung pengaruh luar masuk ke ranah Minangkabau memang tidak dapat dihindari. Akan tetapi, generasi muda harus mampu berpikir kritis agar tidak latah.
“Walaupun tidak bisa kita hindari adanya pengaruh luar masuk ke ranah minang, akan tetapi perlulah generasi muda ini berpikir secara kritis. Jangan latah dalam menerima budaya luar. Seperti anak kecil yang ikut-ikutan trend masa kini,” katanya.
Untuk tidak mengulangi adanya kejadian serupa, Suhendri menekankan agar dunia pendidikan benar-benar mendidik generasi muda untuk memaknai nilai-nilai budaya karena dari sanalah dasar prilaku dan karakter generasi penerus dalam menyelamatkan krisis budaya saat ini.
“Peran dunia pendidikan untuk menyelamatkan krisis budaya Minangkabau di mata generasi muda sangat besar. Karena di sanalah dasar mereka memaknai nilai-nilai budaya minang. Jadi dunia pendidikan harusnya merasa tertampar atas beredarnya video seperti ini,” katanya. (g/cr20)
Dhany Ramadhan no está en línea   Reply With Quote
Old March 6th, 2013, 10:11 AM   #408
aartalent
A'ARTalent Gallery
 
aartalent's Avatar
 
Join Date: Oct 2012
Location: Padang, Jambi, Jakarta
Posts: 3,284
Likes (Received): 407


Dhanny.., copas artikel sebaiknya sertakan linknya..
aartalent no está en línea   Reply With Quote
Old March 6th, 2013, 10:28 AM   #409
Dhany Ramadhan
Registered User
 
Dhany Ramadhan's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Pulau Sumatera
Posts: 814
Likes (Received): 84

Quote:
Originally Posted by aartalent View Post

Dhanny.., copas artikel sebaiknya sertakan linknya..
maaf maaf bgt,, saya suka lupa uda
Dhany Ramadhan no está en línea   Reply With Quote
Old March 7th, 2013, 10:11 AM   #410
Dhany Ramadhan
Registered User
 
Dhany Ramadhan's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Pulau Sumatera
Posts: 814
Likes (Received): 84

Sumbar Kembangkan Kawasan Wisata

PADANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait terus mengembangkan kawasan wisata alam dan budaya yang ada di daerah itu untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

"Pengembangan kawasan wisata itu dilaksanakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta telah dialokasikan dana mencapai Rp 620 juta untuk program ini," kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno di Padang, Kamis (7/3/2013).

Dua program yang dilaksanakan tahun anggaran 2013 yakni peningkatan kawasan wisata alam dengan anggaran Rp 350 juta dan pengembangan kawasan wisata budaya dengan biaya Rp 270 juta.

Pemprov Sumbar dalam pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2011-2015 di bidang pariwisata menargetkan akan meningkatkan kualitas 222 obyek wisata di daerah tersebut.

"Peningkatan kualitas obyek wisata itu dilakukan selain melibatkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, juga Dinas Prasarana Jalan dan Tata Ruang Permukiman serta Badan Koordinasi Penanaman Modal Sumbar," katanya.

Untuk pelaksanaan peningkatan kualitas 222 obyek wisata tersebut, Pemprov Sumbar membutuhkan dana mencapai Rp 16,78 miliar selama lima tahun kegiatan ini. Untuk 2013 dilakukan peningkatan kualitas pada 52 obyek wisata, pada 2014 akan dilaksanakan untuk 53 obyek dan di 2015 sebanyak 64 obyek wisata ditingkatkan kualitasnya.

Peningkatan kualitas obyek wisata dilakukan dengan menambah dan mencukupkan sarana prasarana pendukung, termasuk ruas jalan menuju tempat kunjungan para wisatawan tersebut.

Sumbar telah ditetapkan pemerintah pusat sebagai daerah tujuan wisata utama nasional di wilayah Barat Pulau Sumatera. Daerah ini memiliki banyak obyek wisata andalan didukungan keberagaman seni budaya dan makanan khas daerah.

Objek wisata andalan daerah ini antara lain, kota wisata Bukittinggi, Kota Budaya Batusangkar, wisata Bahari Kepulauan Mentawai, wisata sejarah Padang "Kota Tua", wisata Sawahlunto kota sejarah tambang batubara.

Kemudian, wisata Pantai Padang, Pariaman dan Painan Pesisir Selatan, wisata religius Makam Syech Burhanuddin, wisata alam seperti, Danau Maninjau, Singkarak, Di Atas dan Danau Di Bawah, Lembah Harau dan Lembah Anai.

Sumbar juga memiliki dua taman nasional, yakni Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dan Taman Nasional Siberut (TNS) Pulau Siberut, Mentawai. Sumbar juga dikenal sebagai daerah wisata kuliner dengan makanan paling terkenal Rendang dan kerupuk Balado.
http://travel.kompas.com/read/2013/0...Kawasan.Wisata
Dhany Ramadhan no está en línea   Reply With Quote
Old March 7th, 2013, 10:41 AM   #411
Namewee
Dilarang
 
Namewee's Avatar
 
Join Date: Feb 2011
Location: Makassar, Sulawesi Utara
Posts: 6,072

Mentawai kalau digarap serius bakal keren banget. Apalagi kalau seandainya memiliki bandara seperti di nias.

Untuk kota yang sudah terkenal sejagat raya (lebay mode on) seperti Bukittinggi misalnya, mungkin akan lebih maksimal bila dibangun theme park atau sejenisnya
__________________
N K R I
Negara "Kriminal" Republik Indonesia
Namewee no está en línea   Reply With Quote
Old March 7th, 2013, 12:41 PM   #412
Dhany Ramadhan
Registered User
 
Dhany Ramadhan's Avatar
 
Join Date: Oct 2011
Location: Pulau Sumatera
Posts: 814
Likes (Received): 84

Quote:
Originally Posted by Namewee View Post
Mentawai kalau digarap serius bakal keren banget. Apalagi kalau seandainya memiliki bandara seperti di nias.

Untuk kota yang sudah terkenal sejagat raya (lebay mode on) seperti Bukittinggi misalnya, mungkin akan lebih maksimal bila dibangun theme park atau sejenisnya
setuju uda nam, mentawai bakal menjadi wisata paling populer di Sumatera tapi sayang, pemerintah stempat tdk bisa mengolah dengan serius
Dhany Ramadhan no está en línea   Reply With Quote
Old March 7th, 2013, 06:13 PM   #413
picalsikai
Registered User
 
picalsikai's Avatar
 
Join Date: Jul 2010
Location: Batusangkar>Padang>Jakarta>Surabaya
Posts: 1,393
Likes (Received): 90

Quote:
Originally Posted by Namewee View Post
Mentawai kalau digarap serius bakal keren banget. Apalagi kalau seandainya memiliki bandara seperti di nias.

Untuk kota yang sudah terkenal sejagat raya (lebay mode on) seperti Bukittinggi misalnya, mungkin akan lebih maksimal bila dibangun theme park atau sejenisnya
betul, sekarang lagi musim nih bangun theme park daerah tinggi dan sejuk, seklian bikin yang bgaus jangan tanggung2, bikin yang keren kaya jatim park 1 atau 2 misalnya, sangat baik dicontoh dan secara ngga langsung mengangkat ekonomi warga sekitar
picalsikai no está en línea   Reply With Quote
Old March 10th, 2013, 09:12 AM   #414
urix99
Minangkabau Contributor
 
urix99's Avatar
 
Join Date: Apr 2011
Location: West Sumatera - East Kalimantan,Indonesia /\ Pics Contributor
Posts: 4,344

maninjau dan 3 gunung berjejer







Quote:
Mungkin tidak banyak dari kita yang mengetahui bahwa Danau Maninjau ini mempunyai sebuah catatan penting bagi kemajuan penerbangan amfibi negeri kita.
Menurut buku Rajawali Laut (sejarah penerbangan TNI-AL), di awal tahun 1960an ketika Penerbangan Angkatan Laut tengah di bangun dan memiliki beberapa unit pesawat Amphibi jenis UF-2 Albatross, para pilotnya dilatih untuk mengoperasikannya di air, salah satu tempat latihan yang tergolong mempunyai tingkat kesulitan cukup tinggi adalah danau Maninjau ini, namun mereka dapat mengoperasikannya (takeoff dan landing) dengan sempurna

http://www.indoflyer.net/Forum/tm.as...55661;�
urix99 no está en línea   Reply With Quote
Old March 11th, 2013, 07:22 AM   #415
urix99
Minangkabau Contributor
 
urix99's Avatar
 
Join Date: Apr 2011
Location: West Sumatera - East Kalimantan,Indonesia /\ Pics Contributor
Posts: 4,344

kantor DPRD Solok



arosuka kab. solok



http://www.panoramio.com/photo/25681949





http://www.panoramio.com/photo/47681317

Last edited by urix99; March 11th, 2013 at 07:41 AM.
urix99 no está en línea   Reply With Quote
Old March 11th, 2013, 07:39 AM   #416
ujib
Registered User
 
ujib's Avatar
 
Join Date: Jun 2012
Location: Padang | Jakarta | Yogyakarta
Posts: 521
Likes (Received): 49

Quote:
Originally Posted by picalsikai View Post
betul, sekarang lagi musim nih bangun theme park daerah tinggi dan sejuk, seklian bikin yang bgaus jangan tanggung2, bikin yang keren kaya jatim park 1 atau 2 misalnya, sangat baik dicontoh dan secara ngga langsung mengangkat ekonomi warga sekitar
Setuju banget ini, hal ini seperti Theme Park yang ada di Malang, sekarang lagi menjadi salah satu destinasi wisata populer di Malang. Emang udah saatnya Sumbar punya theme Park. Trus di tiap kota itu kalo bisa di bikin Sign kaya "Hollywood" yang sekarang udah dimiliki sama Sawahlunto...
ujib no está en línea   Reply With Quote
Old March 11th, 2013, 07:42 AM   #417
urix99
Minangkabau Contributor
 
urix99's Avatar
 
Join Date: Apr 2011
Location: West Sumatera - East Kalimantan,Indonesia /\ Pics Contributor
Posts: 4,344

balaikota solok



http://www.panoramio.com/user/612717...to_id=56098685

kantor bupati solok selatan



http://www.panoramio.com/photo/29019003
urix99 no está en línea   Reply With Quote
Old March 11th, 2013, 07:48 AM   #418
urix99
Minangkabau Contributor
 
urix99's Avatar
 
Join Date: Apr 2011
Location: West Sumatera - East Kalimantan,Indonesia /\ Pics Contributor
Posts: 4,344

Mesjid solok



http://www.panoramio.com/photo/62068050


kantor bupati padang pariaman



http://www.panoramio.com/photo/60666008
urix99 no está en línea   Reply With Quote
Old March 11th, 2013, 08:36 AM   #419
aartalent
A'ARTalent Gallery
 
aartalent's Avatar
 
Join Date: Oct 2012
Location: Padang, Jambi, Jakarta
Posts: 3,284
Likes (Received): 407

Tari Piring di Samping Phinisi, Jual Rendang dan Nasi Padang
Ambil Peran di Bursa Pariwisata Terbesar Dunia ITB Berlin
Padang Ekspres • Senin, 11/03/2013 12:35 WIB • M NAZIR RAHMI- Berlin • 14 klik


Internationale Tourismus Borse (ITB) Berlin 2013 memang luar biasa. Ajang bursa pariwisata bergengsi kelas dunia yang dilangsungkan di Messe Berlin, Jerman, pada 6-10 Maret 2013 menampilkan beragam kemolekan alam dan budaya dari 188 negara di dunia. Negara bergolak sekalipun seperti Mali misalnya, tetap menjual pariwisatanya.
MESSE Berlin, tempat pelaksanaan ITB Berlin sangat luas. Mengitarinya selama dua jam, belum semua stan terje*lajahi. Ada 26 halls di bangunan seluas 160.000 meter persegi. Ada 10.086 eksibitor mema*merkan beragam produk dan jasa dari 188 negara. Mau menjelajahinya, harus siapkan tenaga ekstra.
Penampilan dari Sumatera Barat tak kalah hebatnya. Tari Carano dengan musik talem*pong dan saluang, membuat suasana di paviliun Indonesia heboh. Apalagi tarian diiringi dengan lagu minang, membuat penonton makin ramai di de*pan panggung.
Ketika seorang penari mem*bawa bungkusan ke te*ngah pang*gung, banyak pasa*ngan mata terheran. Si penari membuka bungkusan dan ter*nyata ada pecahan kaca, banyak mata ter*he*ran-heran. Ada apa gerangan.
Tiga penari membawa pi*ring di tangan pun muncul di tengah pagung. Dengan hen*takan musik Minang, mereka menari dengan dinamis. Ya, tari piring yang ditampilkan oleh Sanggar Setampang Baniah yang dibawa istri Gubernur Sumatera Barat, Nevi Irwan Prayitno. Lalu berikutnya me*nyusul tiga penari lain dengan membawa payung.
Saat penari menghentak-hentakan kaki di atas pecahan kaca, banyak penonton agak menjauh dari panggung. Takut kena lentingan kaca. Tapi rasa kagum dari penonton datang setelah tari usai. Banyak yang minta foto bersama para penari.
“Kita ingin terus mena*namkan kesan di masyarakat dunia bahwa Sumatera Barat itu tempat wisata yang bagus. Budayanya beragam. Tari-tarian mempesona. Maka*nan*nya enak-enak,” kata istri Gu*bernur Sumatera Barat, Nevi Irwan Prayitno kepada Riau Pos di lokasi pameran.
Menurut Nevi, di ITB Berlin Sumatera Barat membawa penari dari Sanggar Setampang Baniah. Mereka menampilkan tari piring dan payung serta be*berapa tarian lainnya. “Kita da*tang ke sini sebanyak 21 orang.* Ter*banyak itu untuk pe*n*a*ri. Ma*kanya, selama di sini ke*sempatan yang ada digu*nakan un*tuk mem*perkenalkan Suma*te*ra Barat di mata dunia,” kata Nevi.
Rencananya, kata Nevi, tari-tarian Minang ditam*pil*kan di acara pembukaan. Tapi kare*na padatnya acara, batal dilak*sanakan. “Makanya, mu*lai tang**gal 6 hingga 7 Maret, kita akan terus tampil di pang*gung. Kita terus tampilkan tari-tarian Minang. Kita juga diliput CNN dan RBB Tv,” ujar Nevi lagi.
Keseriusan menggarap pa*ri*wisata juga diakui H Yul*man Hadi, Ketua Fraksi Partai Gol*kar DPRD Sumatera Barat yang turut mendampingi Nevi di ITB Berlin.
“Kita terus minta diang*garkan dan menyetujui dana membangun wisata di daerah. Ada yang mengusulkan kita setujui. Ma*sing-masing daerah diberi dana untuk pengem*bangan wisata,” kata Yulman.
Wali Kota Sawahlunto Ir Amran Nur juga terlihat dalam rombongan Sumatera Barat. Sawahlunto yang sudah berha*sil membangun tempat pari*wisata baru terus ingin eksis di mata wisatawan domestik dan mancanegara.
Sawahlunto adalah bukti nyata pengelolaan yang serius dalam industri pariwisata di Sumatera Barat. Diakui, Wako, dari tahun ke tahun tingkat kunjungan terus meningkat. Banyak orang datang, banyak pula yang bisa dijual. Infra*struktur pun terus disiapkan pemko.
Penampilan budaya sa*ngat*lah penting dalam ITB Berlin. Apalagi Indonesia satu tempat dengan negara-negara Asia lainnya yang punya bu*daya beragam. Ada Kamboja, Cina, Ko*re, Hongkong, Jepang, Laos, Ma**cao, Malaysia, Mo*ngo*lia, Myanmar, Filipina, Singapura, Tai*wan, Thailand dan Vietnam. Se*mua negara ini memiliki cita ra**sa tari dan penampilan budayanya.
Apalagi Indonesia setiap tahunnya bertetanggaan de*ngan Malaysia. Selalu saling ingin unggul dari yang lainnya. Jika Indonesia membawa ba*nyak swasta ke ITB Berlin, Malaysia juga tak ketinggalan. Mereka juga membawa swas*ta. Malaysia menam*pilkan semua negerinya dengan bera*gam wisata.
Di paviliun Indonesia, juga ada stand Garuda Indonesia. Ada juga booth Papua-Indonesia. Ada tempat spa. Pam*plet Nasi Padang dengan ren*dang**nya serta nasi goreng ba*nyak dijumpai. Tentu saja tak keting*galan batik. Tempat ma*kan yang ada masakan tra*di*sio*nal Indonesia selalu ramai pe*ngun*jung, walau yang ma*sak*nya terlihat banyak orang Thailand.
ITB Berlin yang diseleng*garakan selama empat hari telah menghasilkan transaksi yang luar biasa dalam dunia pariwisata. Bagi Indonesia, Jerman adalah tempat stra*tegis. Wisatawan Jerman yang berkunjung ke Indonesia se*panjang 2012 tercatat ada 153.000 orang dan mereka adalah quality tourist alias wisatawan berkualitas atau berkelas. Mereka membelan*jakan uangnya lebih banyak yaitu sekitar 2.240 dolar AS dan masa tinggal lebih lama rata rata selama 2 pekan.
Industri pariwisata Indonesia menunjukan perkem*bangan cukup penting akhir-akhir ini. Total kunjungan wisatawan mancanegara yang membelanjakan dolarnya di Indonesia tercatat lebih dari 8 juta orang atau tumbuh sebe*sar 5 persen dari tahun sebelumnya.
Pariwisata juga salah satu sektor penting penggerak laju perekonomian Indonesia.(*)
http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=41370

Last edited by aartalent; March 11th, 2013 at 08:41 AM.
aartalent no está en línea   Reply With Quote
Old March 11th, 2013, 08:59 AM   #420
aartalent
A'ARTalent Gallery
 
aartalent's Avatar
 
Join Date: Oct 2012
Location: Padang, Jambi, Jakarta
Posts: 3,284
Likes (Received): 407

[QUOTE=urix99;101117917]
kantor bupati padang pariaman



http://www.panoramio.com/photo/60666008[/QUOTE

aartalent no está en línea   Reply With Quote


Reply

Tags
indonesia, sumbar

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 01:10 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu